Category: Berita

WhatsApp Image 2021-01-29 at 13.46.56 (1)

Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Luthi Al Muhlisin, Kepala BPIP Ingatkan Sebagai Muslim Tidak Boleh Menghakimi Keagamaan Seseorang

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima vandel dari BPIP pada saat peletakan batu pertama pembangunan Masjid Luthi Al Mukhlisin di Desa Bolon, Kecamatan Colomadu, Jumat, (29/01)

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Yudian Wahyudi

 

KARANGANYAR – Peletakkan batu pertama Pembangunan Masjid Luthfi Al Mukhlisin di Desa Bolon, Kecamatan Colomadu Karanganyar dihadiri oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Yudian Wahyudi. Pada kesempatan itu, Prof Yudian mengajak umat muslim tidak boleh menghakimi keagamaan seseorang. Di Indonesia yang berlandaskan Pancasila, diberikan kebebasan beragama. Namun kebebasan itu harus konstitusional atau tidak menganggu orang lain. Semua harus taat pada peraturan perundangan yang ada.

“Kehadiran masjid dalam rangka beribadah kepada Allah SWT. Beribadah di negara Pancasila semua harus taat pada peraturan perundangan yang ada. Kehadiran masjid ini dalam rangka mewujudkan cita-cita Negara yakni hidup rukun, damai, sentosa di dunia dan di akhirat,” papar Prof Yudian saat memberikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Luthfi Al Mukhlisin di Desa Bolon, Kecamatan Colomadu, Karanganyar pada Jumat (29/01).

Dia mencermati nama Luthfi Al Mukhlisin adalah sebuah kehalusan dan niat baik. Pihaknya mengajak semua untuk mendukung pembangunan masjid di Desa Bolon tersebut.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap proses pembangunan masjid berjalan lancar, berkah, memberikan manfaat bagi semua masyarakat. Atas nama Pemkab Karanganyar mengucapkan terima kasih dan semoga siapa saja yang berkontribusi dalam pembangunan ini mendapatkan amal sholeh. Agama tentu tidak baik klau hanya diceritakan saja. Namun yang lebih bagus adalah melaksanakan seperti pembangunan masjid pada pagi hari ini. “Semoga Masjid ini dapat meningkatkan ibadah kita kepada Allah SWT dan memberikan manfaat kepada semua,” tambahnya.

Selain itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi. Jateng, Musta’in Ahmad menyatakan  Alhamdulillah bisa hadir  dan menjadi saksi pembangunan masjid. Masjid adalah tempat sujud, dan beribadah. Filosofinya, kepala yang diagung-agungkan tunduk dan patuh kepada Allah dalam suasana beribadah. “kita abdi dan hamba SWT, diawali Allah Akbar yang merupakan penghormatan, dan mengakuan kalau kita sangat kecil sangat kecil. Sholat yang dimulai dengan mengangkat kedua tangan dan diakhiri salam sebagai isyarat ketundukkan vertical serta mengajarkan kerendahan hati,” ujar mantan kepala Kemenag Kabupaten Karanganyar tersebut. (hr/adt)

Read More
4FFA180A-1F74-4E93-9DB3-D875480B9AA5

Instruksi Bupati Karanganyar Nomor 180/3 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)

Instruksi Bupati Karanganyar Nomor 180/3 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Download versi lengkap 

Read More
IMG-20210126-WA0025

Hasil Bulan Dana PMI Tahun 2020 Capai Rp 1 Miliar Lebih

Kominfo

Penyerahan dana CSR dari Bank Daerah Karanganyar peduli berupa sebuah sepeda motor untuk tim relawan, Selasa (26/1/2021)

KARANGANYAR- Pengumpulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karanganyar tahun 2020 terkumpul sebesar 1,2 miliar rupiah. Hasil bulan dana tersebut mencapai 94 persen dari target 100 persen. Diharapkan hasil dana ini diperuntukkan tepat sasaran yakni bencana dan kemanusiaan.

Kegiatan serah terima bulan dana PMI yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (26/1/2021) tersebut dilakukan penyerahan beberapa penghargaan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Penyerahan penghargaan tersebut meliputi: Juara PMI Kecamatan setoran lunas tercepat pemasukan bulan dana PMI Tahun 2020 dengan target Rp. 31 juta sampai dengan Rp. 50 juta rupiah yakni Jumapolo, Jumantono, Karangpandan. Juara PMI Kecamatan setoran lunas tercepat pemasukan bulan dana PMI tahun 2020 dengan target Rp. 51 juta sampai dengan Rp. 87 juta 600 ribu yakni Mojogedang, Kebakramat, Karanganyar. Pemilihan Unit PMR Mula Teladan Tahun 2020, Unit PMR Wira Teladan Tahun 2020, Unit KSR Teladan Tahun 2020, Relawan Teladan Tahun 2020.

Selanjutnya, Bupati Karanganyar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada semua pihak yang telah memberikan perhatiannya kepeduliaannya terhadap program sosial kemanusiaan yang tercakup dalam PMI.

“Semoga kebaikan ini yang akan menjadikan amal jariyah kita di akhirat nanti sebagai bekal kita, tanggung jawab kita sebagai manusia yang peduli akan adanya musibah maupun bencana kemanusiaan,” tuturnya.

Diharapkan tugas kemuliaan ini bisa dapat menularkan kepada orang orang disekitar kita untuk tetap peduli dan empati terlebih masih dalam masa pandemi Covid-19.
Bupati menekankan tetap perketat Prokes 3 M yakni Menggunakan Masker, Mencuci tangan dengan air mengalir dan Menjaga Jarak.
” Saya ingatkan untuk tidak berkerumun,”tandasnya.

Diskominfo (dn/ind)

 

Read More
IMG-20210126-WA0053

Penyerahan Sertifikat dan Kartu Kepesertaan BP Jamsostek

Diskominfo

Sambutan Kepala Cabang BP Jamsostek Karanganyar, Gunardi Hery Urando.

KARANGANYAR – Pelaksanaan Apel Besar Kecamatan Karanganyar yang diikuti oleh perwakilan PNS dan Non PNS baik yang ada di Kecamatan Karanganyar maupun Kelurahan se Kecamatan Karanganyar berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Karanganyar, Selasa (26/01/2021).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka penyerahan sertifikat dan kartu kepesertaan program BP Jamsostek (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan) kepada pegawai Non PNS kelurahan se Kecamatan Karanganyar. Acara berlangsung singkat dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Camat Karanganyar, Parman sangat mengapresiasi dan mendukung program BP Jamsostek , dia menjelaskan sekitar seratus lebih THL (Tenaga Harian Lepas) se Kecamatan Karanganyar perlu dilindungi dan mendapat perhatian, tanpa support dari pemerintah hal itu tidak bisa terwujud.

Ditempat yang sama Kepala Cabang BP Jamsostek Karanganyar, Gunadi Hery Urando berharap dengan adanya kartu kepesertaan BP Jamsostek pegawai Non PNS bisa bekerja lebih aman, nyaman dan tenteram. Karena tiap bulan tidak hanya dapat gaji atau honor namun juga memperoleh perlindungan sosial.

“97 orang pegawai Non PNS Kelurahan se Kecamatan Karanganyar sudah tercover BP Jamsostek , sementara untuk peserta perangkat desa se Kabupaten Karanganyar sudah tercover semuanya, diharapkan bagi yang belum segera menyusul,” ungkap Gunardi.

Lebih lanjut disampaikan jika BP Jamsostek sudah banyak membayarkan klaim jaminan. Ada santunan yang diberikan apabila mengalami resiko namun ada juga kewajiban pembayaran iuran setiap bulan.

Peserta akan menerima satu kartu yang berisi dua macam program, yakni jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, dengan hanya membayar iuran sebesar Rp. 11.000,- perbulan. “Mudah-mudahan program ini bisa membumi dan memasyarakat ke seluruh lapisan pekerja di Kabupaten Karanganyar khususnya Non ASN” tambahnya.

Selama Tahun 2020 BP Jamsostek Karanganyar sudah memberikan santunan klaim 5.450 kasus dengan total pembayaran sebesar Rp. 30.016.203.849,-, jaminan yang diberikan meliputi Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pensiun (JP). Diskominfo (An/In)

 

Read More
bps2

Eksekutif Summary Hasil SP2020

Sensus Penduduk Kabupaten Karanganyar

Berdasarkan data diketahui jumlah penduduk Kabupaten Karanganyar berjumlah 931.963 Jiwa. Dengan Sex Ratio 99,4, angka tersebut bermakna bahwa di setiap 100 penduduk
perempuan di Karanganyar terdapat 99 laki-laki. Dengan perbandingan persentase penduduk Perempuan sebanyak 50,2 % dengan total jumlah penduduk 467.179 jiwa dan penduduk Laki-Laki sebanyak 49,8 % dengan total jumlah penduduk 464.784 jiwa.

 

Untuk detail keterangan lebih lengkapnya bisa langsung cek di dokumen berikut ini :

download  

 

Read More
bupati vaksin

Bupati Karanganyar Disuntik Vaksin Pertama Kali

Bupati Karanganyar, Juliyatmono disuntik pertama kali

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Cristanto disuntik vaksin covid 19

KARANGANYAR – Gerakan melawan covid 19 terus digelorakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar. Buktinya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono di vaksin covid 19 pertama kali di Puskesmas Karanganyar, Senin (25/01). Diikuti oleh Wakil Bupati, Rober Cristanto, Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo, Dandim 0727 Karanganyar, Letkol Inf Ikhsan Agung Widyo Wibowo, Kapolres Karanganyar AKBP Muchammad Syafi Maulana dan jajaran petugas medis.

Usai disuntik, Bupati  Karanganyar,  Juliyatmono mengaku tidak sakit. Malah sebaliknya, ia merasa sehat dan bugar. “Ini bukti surat vaksin saya setelah disuntik vaksin Covid 19. Aman tidak sakit dan rasanya makin sehat saja,” ujar Juliyatmono usai disuntik vaksin  Sinovac.

Orang nomor satu di Karanganyar itu menjelaskan fakta membuktikan dirinya bersama 9 orang tokoh di Karanganyar sudah disuntik vaksin dan disaksikan secara umum. Menurut Juliyatmono, proses vaksinasi hari pertama tersebut berjalan lancar dan jauh dari   yang dikhawatirkan banyak orang. “Kami semua sudah membuktikan langsung semua berjalan baik terutama setelah disuntik,” ujarnya.

Untuk itu Juliyatmono meminta semua warga Karanganyar khususnya dan warga negara Indonesia umumnya agar segera menjalani suntik vaksin Covid-19 bagi yang sudah terdaftar namanya. Pasalnya, lanjut Juliyatmono, vaksin itu  terbukti aman dan sehat, sehingga mampu merangsang antibodi  guna melawan virus Covid-19.

Menurutnya,  ikhtiar atau usaha untuk sehat itu adalah kewajiban manusia. Apalagi negara sudah memfasilitasi semua  upaya itu dengan gratis. Karena itu,  saatnya warga negara  mendorong program kesehatan nasional tersebut. “Ini semua bagian dari usaha manusia untuk sehat dan menghindari penyakit. Mari seluruh warga Karanganyar segera suntik vaksin agar semua sehat kuat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD  Karanganyar, Bagus Selo merasa heran dan kaget setelah disuntik vaksin Covid-19. Pasalnya, semula dirinya sempat merasa sedikit khawatir takut. Namun setelah disuntik ternyata  tidak merasa sakit seperti yang dibayangkan sebelumnya. “Alhamdullilah makplong ternyata biasa saja tidak sakit dan serasa enteng (ringan) di badan,” ujarnya. (hr/tgr)

Read More
Para PKL menata dagangannya di Taman Pancasila

PKL Diperbolehkan Berdagang Sampai Jam 20.00 Malam. Besok Bupati dan Forkominda di Vaksin

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menghadiri sidang paripurna hari jadi DPRD ke 70

KARANGANYAR –  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diparpanjang hingga tanggal 8 Februari mendatang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab Karanganyar) bakal menyesuaikan perpanjangan tersebut. Namun demikian, Pemkab memberikan kelonggaran bagi pedagang (PKL) untuk berdagang di Alun-alun, dan Taman Pancasila hingga pukul 20.00 WIB.

“Mulai 26 Januari PKL silahkan berdagang kembali namun hanya sampai pukul 20.00 malam. Namun harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Kami akan terus mengevaluasi PPKM di Kabupaten Karanganyar,” papar Bupati Karaganyar, Juliyatmono usai menghadiri sidang paripurna DPRD dengan agenda Hari Jadi DPRD ke 70.

Sedangkan untuk yang hajatan atau acara lain dimohon untuk ditunda terlebih dahulu. Namun apabila hajatan terpaksa digelar harus tetap memenuhi protokol kesehatan. Hajatan diharapkan dengan sistem banyu mili. Datang, mengucapkan selamat dan makanannya dibawa pulang.

Rencananya, besok Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar serta Forkopimda akan divaksin pertama di Puskesmas Karanganyar. Diantaranya ada 10 orang, yakni Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, Ketua DPRD, Sekda dan petugas medis di Kabupaten Karanganyar. Rencanya vaksin akan dilakukan pukul 10.00 pagi. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2021-01-24 at 12.29.14

Memasuki Usia 70, DPRD Karanganyar Diharapkan Dapat Memberikan Kontribusi Yang Positif

Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo saat memberikan sambutan di Hari Jadi DPRD ke 70

 

KARANGANYAR – DPRD Kabupaten Karanganyar memasuki usia 70 pada tanggal 24 Januari 2021 ini. peringatan itu digelar secara sederhana dan virtual dengan menggelar sidang paripurna istimewa. pada kesempatan itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyatakan atas nama Pemkab dan masyarakat menyambut baik hari jadi DPRD ke 70 tahun. Orang nomor satu di Karanganyar berharap DPRD terus memberikan kontribusi yang produktif untuk kemajuan Kabupaten Karanganyar.

“Menjalankan fungsinya legislasi, anggaran dan pengawasan dengan baik sehingga Karanganyar maju dan berdaya saing. Semoga seluruh anggota DPRD sehat wal afiat dan terus untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” ujar Juliyatmono.

Untuk memasuki kehidupan baru, Bupati meminta untuk terus memperhatikan protokol Kesehartan. Pihaknya turus berupaya menekan angka covid 19 di Kabupaten karanganyar dengan regulasi yang ada dan meminta hal ini di dukung dukungan berbagai pihak. “Di hari jadi DPRD Karanganyar semoga masyarakat terus mencintai DPRD dan menghormati partai partai politik sebagai kontribusi nyata negara demokrasi melalui perwakilan. Burung manyar terbang sambil menari. tidak teraasa terbanya semakin tinggi. DPRD makin hari semakin dicintai,” pungkasnya.

Sementara Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo mengucapkan selamat datang dan terima kasih. Seperti diketahui bersama, Bangsa Indonesia sedang diuji dengan dengan berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tanah longsior, banjir dan pendami covid 19. Berawal masalah kesehatan itulah berdampak luas pada eknomi, kesehatan dan pariwisata. “Jumlah total kasus covid 19, di Karanganyar 1.502 kasus. ini menjadi perhatian serius, agar semua semua tetap mematuhi protokol kesehatan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten dan DPRD telah menetapkan 8 raperda, dua diantaranya Perda Pelayanan publik dan Preda keolahragaan. 8 perda tersebut membuktikan, di  usia 70 usia yang matang dan tetap melayani masyarakat. Biasanya di ultah DPRD ada berbagai lomba dan kegiatan, namun semua direncanakan harus berubah karena kondisi yang tidak memungkinkan. ”Ssemoga usia di matang DPRD ke 70 terus memenuhi harapan masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsinya,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2021-01-24 at 12.28.04 (1)

Tokoh Masyarakat, Gunawan Wirosaroyo Tutup Usia. Bupati Menilai Gunawan Tokoh Karanganyar Yang Penuh Gagasan dan Ide

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan atas meninggalnya Gunawan Wirosaroyo

KARANGANYAR – Kepergian tokoh masyarakat Karanganyar, Gunawan Wirosaroyo membuat publik Intanpari merasa kehilangan. Bupati Karanganyar, Juliyatmono menilai Gunawan Wirosaroyo adalah tokoh masyarakat yang penuh dengan gagasan dan ide. Bahkan, dua tahun lalu meskipun sudah ‘sepuh’ namun gagasan dan ide untuk membangun Karanganyar sangat luar biasa. Gunawan Wirosaroyo meninggal dunia Sabtu (23/01) karena sakit pengapuran. Semasa hidupnya pernah menjadi Ketua DPP PDIP serta anggota DPR RI dan Ketua pemenangan Pilkada Area Jawa-Bali

“Atas nama pemerintah dan pribadi, saya ngaturaken bela sungkowo awet sowanipun tokoh politik, tokoh masyarakat dan senior kita, Bapak Gunawan Wirosaroyo kepada Allah SWT. Saya menganggap Bapak Gunawan sebagai orang tua saya sendiri,” papar Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam Takziah di Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, (24/01).

Orang nomor satu di Karanganyar menilai sosok Gunawan adalah sosok yang pertama kali mengibarkan PDIP di Kabupaten Karanganyar di rumah Sastrio Suparjo. Bahkan, perjuangannya juga membuat Jokowi menjadi Presiden Republik Indonesia. Pihaknya mengajak untuk terus melanjutkan cita-cita beliau. “Semoga segala kebaikannya diterima oleh Allah SWT dan ditempatkan di surga-Nya. Meskipun saya berbeda partai, namun saya belajar dari kepemimpinan beliau,” tambahnya.

Sementara Ketua Komisi 2 DPRD Jateng, Sumanto mengatakan dirinya sebagai kader PDIP merasa sangat kehilangan meninggalnya Gunawan Wirosaroyo. “Sudah tidak asing lagi almarhum ini seorang guru politik bagi generasi PDIP saat itu yang hingga kini semangatnya terus terpatri,” tandasnya.

Menurut Sumanto, kegigihan Almahum Gunawan Wirosaroyo dikenal total dalam berjuang membesarkan partai PDIP yang mana saat itu sedang masa sulit bagi partai melawan rezim Orde Baru. Namun Almarhum  pantang mundur dan makin massig mendoktrinkan ilmu semangat kaderisasi kepada para kader baru.  Almarhum metupakan satu dari 50 orang bersejarah  di Indonedia yang ikut menandatangani pendiran partai PDIP,” ungkapnya

Pantauan Karanganyarkab.go.id. Ratusan karangan bunga membanjiri rumah Almarhum mantan politisi senior PDIP Gunawan Wirosaroyo di Desa Papahan, Tasikmadu, Karanganyar, Jateng, Minggu (24/01). Tampak karangan bunga dari Presiden Jokowi serta Megawati Soekarno Putri, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo serta dari sejumlah menteri hingga bupati dan walikota sejumlah daerah. Selain itu tampak hadir Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo, Ketua Komisi Dua DPRD Jateng Sumanto, Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto serta banyak tokoh daerah lainnya.

Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo sangat terkesan dengan sosok Almarhum saat memberikan wejangan pada kader muda PDIP. “Saya masih ingat pesannya bahwa roda itu pasti berputar, begitu juga dalam politik dan kekuasaan maka jangan nglokro tapi semangat menyambut kemenangan,” ujarnya.  Bagi Bagus Selo semangat baja Almarhum wajib terus diteladani seluruh kader PDIP diera sekarang ini.  (hr/adt)

Read More
DSC_2530

Pulang Ke Karanganyar Mau Menenangkan Diri. Sukoyo Salah Satu Korban Gempa Bumi Mamuju tuturkan Gempa Sangat Dahsyat

sukoyo

KARANGANYAR – Sukoyo, 45 salah satu korban Gempa Bumi di Mamuju, Sulawesi Barat mengaku masih trauma. Oleh sebab itu, bapak dua anak ini pulang ke Jumantono Karanganyar untuk menenangkan diri. Gempa yang terjadi pukul 02.30 malam terdengar suara gemuruh. “Saya keluar rumah, hotel dan mall di dekat rumah saya ambruk. Rumah saya sendiri retak retak dan tak berani masuk rumah,” papar Sukoyo.

Bapak yang sudah mencari nafkah di Mamuju 18 tahun lalu ini, sudah mempunyai warung atau toko. Kondisi tokonya retak retak dan tidak berani naik ke lantai 2. Saat kejadian gempa itu, dia bersama 4 orang anggota keluarga pergi ke bukit arau tempat tinggi. Takutnya terjadi tsunami seperti di Palu Sulawesi Tengah. “Dibukit itu saya menginap satu malam. Pulang tak berani masuk ke lantai 2 rumah. Kondisinya sudah retak retak,”tambahnya.

Pihaknya mengaku trauma karena kejadiannya hanya beberapa detik saja. Tapi sudah mampu membuat hotel dan mall hancur. Ada teman Sukoyo asal Sukoharjo dua orang meninggal. Pedagang bakso hanya membawa baju dan pakaian seadanya untuk pulang kampung. “Kebetulan ada hercules TNI yang kosong usai ngedrop bantuan. Kami diizinkan untuk bisa pulang ke jawa,” ungkapnya.

Sukoyo mengaku pulang sekitar hari Minggu yang lalu. Pihaknya terbang dari Mamuju ke Sulawesi Selatan. Disana menginap 3 hari. Kemudian pulang ke Solo dan menginap satu malam. Baru hari ini bisa pulang ke Karanganyar. (hr/adt)

Read More