Category: Berita

pelannntikan

Lantik Hari Ini, Bupati Minta Pejabat Baru Tambah “SPEED”

Bupati Karanganyar melantik sejumlah pejabat baru di Lingkungan Pemkab Karanganyar

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M. melaksnakan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar.

Bertempat di SIC Sambernyawa DISKOMINFO Kab. Karanganyar, Bupati Juliyatmono mengadakan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji secara langsung kepada Pejabat Esselon II dan secara virtual kepada Pejabat Esselon III dan IV. “Mutasi merupakan sesuatu yang normal dan kepercayan itu mohon dijaga dengan baik. Hindari prasangka yang tidak produktif dan diharapkan semua bisa berkolaborasi dengan siapapun,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai acara (05/08).
Keseluruhan Pejabat Struktural dilantik pada hari ini berjumlah 70 (tujuh puluh) orang diantaranya, Rusmanto, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (dahulu Camat Gondangrejo), Purwanti, Kepala Dinas Kesehataan (dahulu Plt Dinkes), Dwi Cahyono, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (dahulu Camat Ngargoyoso), dan Sundoro Budi Karyanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (dahulu Kepala BPBD).
Pada kesempatan tersebut Bupati meminta ASN yang dilantik hari ini untuk menduduki jabatan baru diminta untuk menambah speed dalam bekerja, sebab ditengah pandemi Covid-19 dengan sejumlah varian baru harus berpacu dengan waktu. Varian baru bermunculan namun tidak perlu ditakutkan. “Selamat berjuang dan bekerja dan tidak perlu proses serah terima dan langsung bekerja. ASN yang WFH dan WFO untuk ikut ambil bagian dan berpartisipasi dengan baik dalam penanganan Covid-19, yakni membantu kiri kanan baik tetangga,” pungkasnya.
Sementara Dwi Cahyono, Kepala Baperlitbang, usai dilantik mengatakan akan bekerja dengan maksimal dan memberikan yang terbaik. Pihaknya akan terus belajar dalam jabatan baru sesuai amanat baru. Termasuk akan menjalankan 3 M sesuai amanat Bupati Karanganyar dimana Korps Pegawai Negeri harus bisa Menentramkan, Menyejukkan dan Menginspirasi semua pihak khususnya di masa pandemi sekarang ini. (hr/dn)

Read More
SDA (1)

Pemkab. Karanganyar Raih Best Digital Performance Humas Terbaik se-Solo Raya

Pemkab Karanganyar mendapatkan Best Digital Performance humas terbaik se Solo Raya oleh Solopos Digital Award 2021

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab.) Karanganyar meraih Best Digital Performance Humas Terbaik se-Solo Raya oleh Solo Pos Digital Award (SDA), Rabu (04/08) secara virtual. Media terbesar di Surakarta tersebut menilai humas atau publikasi Pemkab. Karanganyar memiliki kinerja yang luar biasa dalam menggunakan platform media sosial. Upaya dalam mendekatkan masyarakat dan pemimpin dengan menggunakan berbagai aplikasi dinilai sangat tepat di era pandemi dan demokrasi 4.0.
“Media sosial bukan hanya untuk menyampaikan kinerja Pemerintah Daerah namun juga menjadi media interaksi. Bagaimana Pemerintah Daerah merespon ide, masukan bahkan kritikan dari
masyarakat. Inilah eranya Demokrasi 4.0,” ujar Pakar Media Sosial, Ismail Fahmi yang juga pendiri dari Drone Emprit.
Sementara itu, Koordinator Tim Riset SDA 2021, Danang Nur Ikhsan menyampaikan bahwa data terbaru dari We Are Social pada Januari 2021 menyebutkan sebanyak 202,6 juta penduduk di Indonesia merupakan pengguna Internet. Jumlah itu mencapai 73,7% dari total populasi penduduk. Selama periode 2020-2021, We Are Social mencatat pengguna Internet di Indonesia bertambah 27 juta orang. “SDA adalah riset digital yang dilakukan Solopos.com untuk melihat performa organisasi atau lembaga tertentu baik di website, mesin pencari [search engine] hingga media social. Pada 2021, SDA khusus menggelar riset digital terkait Pemerintah Daerah di Jawa Tengah. Pemerintah di Madiun Raya dan Kepala Daerah [Bupati/Walikota] di Jawa Tengah,” ungkap Danang.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan era digital memang mau tidak mau membuat siapapun dituntut untuk dapat mengunakan berbagai aplikasi media sosial. Tidak terkecuali Pemerintah juga terus berinovasi dengan mendekatkan diri kepada masyarakat melalui media sosial. “Saat ini sudah tidak ada jarak lagi antara Pemerintah dengan masyarakat, sebab masyarakat bisa langsung bertanya kepada Pemerintah melalui aplikasi yang tersedia. Yang jelas, Pemkab. harus responsif dan bergerak cepat,” ungkap Juliyatmono.
Jujur Juliyatmono mengatakan aspirasi masyarakat tidak hanya sanjungan namun lebih banyak cacian dan makian. Namun demikian, hal itu ditanggai dengan bijaksana. (hr)

Read More
BENKEU (2)

Pemberian Bankeu Sapras Pedesaan Rp 36,7 miliar, Bupati : Saya Tidak Ingin Ada Yang Fiktif

Bupati Karanganyar, Juliyatmono Apresiasi 121 Kepala Desa yang telah berjibaku menangani covid-19 secara virtual di Ruang SIC Diskominfo Karanganyar, Rabu, (04/08)

KARANGANYAR- Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) Karanganyar menggelontorkan bantuan keuangan (Bankeu) yang bersumber pada Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah sebesar 360 miliar 778 juta 600 ribu rupiah yang akan tersebar di 267 titik. Diharapkan bankeu ini  dapat meningkatkan sarana prasarana pedesaan, Rabu (4/8/2021).

Dalam arahannya, Bupati Karanganyar mengingatkan agar bankeu dikerjakan dengan baik,dikelola dengan tata kelola manajemen yang baik,  hindari hal hal yang bertentangan hukum. Karena semangat bantuan keuangan ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Pengerjaan SPJ harus tertib, sejumlah bantuan yang cukup besar segera dikerjakan agar bantuan cepat bergulir.

“Saya tidak ingin mendengar ada masalah. Jangan sampai ada yang fiktif. Tahun kemarin, Alhamdulillah tidak ada, saya ingatkan kepada Pak Kades supaya tidak membawa uang karena itu sangat rawan. Karena uang itu punya daya magnet menyihir orang sehingga sering menggampangkan dan melupakan,” pesan Bupati kepada sejumlah 121 Kepala Desa secara virtual.

Menurutnya sejumlah bantuan keuangan ke Kabupaten banyak yang tidak cair karena covid. Sementara bantuan pedesaan ini utuh tidak ada yang dikurangi. Untuk itu segera lengkapi bukti bukti administrasi agar pertanggung jawaban dengan baik.

“Intinya, saya tidak ingin ada yang fiktif, buatlah file yang baik agar kepercayaan ini makin tumbuh dan Pak Gubernur semakin senang karena dampak positifnya makin bagus untuk diberikan lagi bantuan,”terangnya.

Ditambahkan Bupati untuk kebijakan bantuan seperti sangat ditentukan situasional dan prosedur ini tetap melewati Pemerintah Kabupaten, sehingga kepada Bapak Ibu Kepala Desa jangan merasa mendapat uang sendiri sementara Bupati mengetahui karena Pimpinan Daerah yang menandatangani setiap proposal dilampiri rekomendasi pemerintah sehingga fungsi pemerintah melalui Dispermades, Inspektorat  dan terkait ikut mengawal, memperbaiki  administrasi agar tertata dengan baik, sejahtera semuanya bisa meningkat ekonominya.

Sementara itu Laporan Plt. Dispermades Karanganyar, Bambang Sutarmato mengatakan bantuan bankeu mengacu pada PERGUB no. 6 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian Bankeu Kepada Pemerintah Desa di Prov Jateng kepada Camat dan Kades. Bankeu sebesar 36,7 miliar rupiah tahun 2021 ini akan tersebar di 267 titik meliputi 121 desa untuk tahap pertama  dan sepuluh desa untuk tahap kedua.

“Selain untuk mendorong dan mempercapat pencairan bantuan sarpras, agar Camat mampu mendampingi dan memfasilitsi  desa untuk pertanggung jawaban keuangan,”pungkasnya.

Diskominfo (dn/ind)

Read More
Colomadu bagi oksigen (3)

Bupati Juliyatmono Minta Kebutuhan Isi Ulang Oksigen Kesehatan Dilayani Dengan Baik Sampai Pukul 16.00 WIB

Bupati Karanganyar, Juliyatmono hadir dan menyaksikan jalannya pembagian isi ulang oksigen gratis

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar kembali membagikan isi ulang oksigen kesehatan gratis untuk masyarakat. Kali ini, masyarakat yang ‘ketiban’ untung adalah masyarakat di wilayah Kecamatan Colomadu. Digelar mulai pukul 09.00 WIB, pelaksanaan pembagian isi ulang oksigen kesehatan tersebut berjalan dengan tertib dan lancar. Bupati Karanganyar, Juliyatmono turut hadir dan memberikan semangat kepada masyarakat yang sedang membutuhkan oksigen.
“Saya minta pelayanan isi ulang oksigen kesehatan gratis untuk masyarakat Colomadu dilayani sampai pukul 16.00 WIB. Saya pastikan semua dapat dilayani dengan baik,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usia mengecek langsung di Kecamatan Colomadu, Senin (02/08).
Kegiatan isi ulang oksigen kesehatan gratis ini akan terus digencarkan Pemkab. Karanganyar. Selanjutnya, rencana akan bergeser ke kecamatan yang lain. Melalui kegiatan ini, orang nomor satu di Karanganyar tersebut berharap semua dapat sehat. “Saya pastikan jika oksigen untuk masyarakat aman dan tercukupi,” imbuhnya.
Di sisi lain, Bupati Karanganyar meminta masyarakat Colomadu yang tengah menjalani Isolasi Mandiri (isoman) di rumah untuk dipusatkan di gedung Pusat Pengembangan dan Pelatihan Rehabilitasi Sumber Daya Masyarakat (PPRBM). Hal ini bertujuan untuk mencegah penularan ke keluarga atau masyarakat yang sehat, sehingga dapat menjalani isolasi terpusat di gedung PPRBM. “Tempatnya nyaman, luas dan tidak terlalu jauh dari tempat tinggal. Salah satu untuk menuntaskan Covid-19 yakni dengan isolasi terpusat,” imbuhnya.
Elly, warga Desa Gawanan, Colomadu menyambut baik langkah dan kehadiran Pemkab. Karanganyar membagikan isi ulang gratis oksigen dikarenakan masyarakat saat ini sulit mendapatkan oksigen. Elly mengaku bahwa untuk mendapatkan oksigen perlu waktu selama 2 (dua) hari. Pihaknya meminta kegiatan ini dapat berlangsung terus-menerus atau minimal satu bulan sekali. “Saya berterima kasih dengan Pemkab. Karanganyar yang luar biasa perhatiannya kepada masyarakat seperti kami. Saya memang butuh untuk mengobati kakak yang sakit jantung. Satu tabung ini biasanya hanya untuk tiga jam,” beber Ely.
Hal senada juga diungkapkan Partono, warga Baturan. Pensiunan tentara ini mengaku memang sulit untuk mendapatkan oksigen. Jika antri hari Senin, baru hari Kamis mendapatkan isi ulang. Harganya pun bisa mencapai Rp 70 ribu. Melalui isi ulang gratis ini masyarakat sangat terbantu. “Ini lumayan pakai banget, karena Pemerintah hadir untuk melayani masyarakat yang membutuhkan oksigen. Saya berharap kegiatan ini bisa terus dilakukan,” ungkap Partono. (hr/adt)

Read More
DSC_0201

Bupati Karanganyar Mengikuti Kegiatan Doa dan Zikir Bersama Presiden RI

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Karanganyar mengikuti zikir dan doa bersama Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Minggu (01/08).

Karanganyar – Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Karanganyar mengikuti zikir dan doa bersama Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Minggu (01/08).

Kegiatan dibuka oleh Ketua Majelis Dzikir Tasbih Indonesia, Dr. KH. Abdul Wahid, M.Ag yang juga selaku ketua penyelenggara kegiatan ini. Dalam sambutannya, disebutkan bahwa kegiatan doa dan zikir bersama ini dilangsungkan setiap tanggal 01 Agustus.

Menurut Dr. KH Abdul Wahid, zikir dan doa merupakan salah satu ikhtiar dari NKRI dalam menghadapi pandemi Covid-19.  Selain melakukan zikir dan doa bersama, gotong royong dan kebersamaan warga merupakan salah satu pondasi yang bisa mendasari kekuatan NKRI untuk melalui semua ini.

Tak ketinggalan, Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Qolil Qhoumas memberikan sambutan dengan mengajak peran serta masyarakat untuk mematuhi protokol 5M. Selain 5M, Menteri Agama juga mengajak masyarakat untuk menambah 1D, yakni doa.

Menurutnya, doa adalah senjata ampuh bagi orang beriman, doa adalah penenang jiwa. Doa yang dipanjatkan terus-menerus, diharapkan Allah bisa mengabulkan doa tersebut yang telah dipanjatkan dengan sepenuh hati oleh umat manusia yang beriman dan berhati tulus.

Demikian, Diskominfo. (Ard/Tgr)

Read More
IMG-20210802-WA0077

Pastikan Bansos tepat sasaran, Gubernur minta Dinsos buat Call Center

Kominfo

Bupati Karanganyar bersama Forkopimda mengikuti Vcon bersama Gubernur Jateng di ruang SIC Diskominfo Karanganyar dalam rangka upaya penanganan pandemi Covid-19 di Jawa Tengah, Senin (2/8/) siang.

KARANGANYAR– Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta Dinas Sosial (Dinsos) tiap daerah membuat call center dalam penyaluran bantuan sosial.

Langkah ini untuk mencocokkan data dan memastikan bantuan tepat sasaran.

Hal ini diungkapkan Ganjar Pranowo dalam Rakor Penanganan Covid-19 secara virtual dengan Forkompinda di wilayah Jawa Tengah.
Menurutnya, adanya call center untuk memudahkan masyarakat mengetahui informasi mengenai bantuan sosial (bansos) sehingga dapat mencegah gesekan di masyarakat.

Call center bermanfaat sebagai respon atas masyarakat. Sehingga dapat identifikasi tiap keluarga penerima, dan terjadi sinkronisasi data  antara pemerintah pusat dan daerah,” jelasnya.

Ditambahkannya hasil evaluasi PPKM level 4 ini secara umum mulai membaik. Pihaknya juga mengapresiasi TNI-Polri yang telah mendorong warga untuk melakukan isolasi terpusat.

“Kita harus tetap waspada. Saya juga ucapkan terima kasih kepada TNI-Polri yang terus melakukan sosialisasi kepada warga,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ganjar juga mengapresiasi animo masyarakat yang mulai meningkat untuk divaksin. Pihaknya akan mengatur agar target percepatan vaksinasi di wilayah Jawa Tengah dapat segera terealisasi.
Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20210731-WA0067

Evaluasi PPKM Jawa Bali, Bansos Harus Semakin Digencarkan

 

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama Forkopimda mengikuti vidcon bersama Menko Kemaritiman dan Investasi mengenai evaluasi PPKM

KARANGANYAR- Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada Evaluasi PPKM di Jawa dan Bali Sabtu (30/07) meminta daerah untuk menggencarkan Bantuan Sosial (Bansos). Hal ini dilakukan untuk membantu masyarakat miskin, pekerja harian dan PKL yang terdampak dari PPKM.

“Penyaluran Bansos baik dari pusat dan daerah harus semakin digencarkan,” papar Luhut dalam kesempatan Video Conference (Vidcon) dengan sejumlah Kepala Daerah di Jawa dan Bali.

Pada kesempatan itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan jajaran Forkopimda mengikuti Vidcon di ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati.

Koordinator PPKM Jawa dan Bali tersebut menambahkan bahwa tingkat mobilitas masyarakat mengalami peningkatan dalam seminggu terakhir sehingga langkah penyekatan perlu terus dilakukan untuk menahan mobilitas warga. Pihaknya meminta penegakan aturan PPKM level 3 dan 4 dilakukan secara tegas.

Selain itu, tingkat kematian yang meningkat harus segera diatasi dengan mengindentifikasi masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19, sehingga dapat dilakukan treatment dengan tepat. “Pasien Isolasi Mandiri (isoman) dengan resiko tinggi lebih baik diisolasi secara terpusat. Saya minta Pemerintah Daerah (Pemda) bekerjasama dengan TNI Polri untuk melakukan Tiga T yaitu, Testing, Tracing, dan Treatment, ” pungkas Luhut. (hr)

Read More
DSC_0185

Vaksinasi massal di De Tjolomadoe Kembali Digelar, Wakil Menteri Koperasi dan UKM Apresiasi Pelaksanaannya

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat mendampingi Wakil Menteri Koperasi dan UKM Jery Sambuaga ketika meninjau pelaksanaan vaksinasi massal yang diseleggarakan oleh HAPPINDO di De Tjolomadoe

KARANGANYAR – Bupati Juliyatmono, Wakil Bupati Rober Christanto dan Kepala Disdagnakerkop UKM Martadi, mendampingi Wakil Menteri (Wamen) Koperasi dan UKM Jerry Sambuaga saat melakukan kunjungan pelaksanaan vaksinasi massal di De Tjolomadoe, Sabtu (31/7/21).

Vaksinasi ini merupakan kali kedua yang diselenggarakan oleh Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) bersama Pemerintah Kabupaten Karanganyar, bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM yang ditujukan bagi masyarakat dan pelaku UKM di Solo Raya.

Kegiatan serbuan percepatan vaksinasi ini juga merupakan salah satu bukti kepedulian Pemerintah dalam rangka penurunan angka Covid-19. Berdasarkan data dari HIPPINDO, vaksinasi kali ini diikuti sejumlah 1.518 orang peserta yang terdiri dari 832 orang karyawan perusahaan serta 686 orang pelaku UKM di Solo Raya.

Bupati Juliyatmono dalam pidato sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi yang diselenggarakan oleh HIPPINDO sangat luar biasa dan keren sama halnya dengan pelaksanaan vaksinasi sebelumnya yang juga bertempat di De Tjolomadoe. “Ini kalau saya lihat bukan hanya sekedar vaksinasi massal, namun bisa juga disebut WISATA VAKSIN,” jelas Bupati.

Menurut orang nomer satu di Bumi Intan Pari ini, vaksinasi yang digelar HIPPINDO ini juga sedikit mempresentasikan potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Karanganyar yaitu karena diselenggarakam di De Tjolomadoe.

“Sudah tempatnya bagus, pelaksanaannya mewah, bagus dan komplit sarana prasarananya. Ini pasti membuat kesan tersendiri bagi masyarakat yang divaksinasi,” imbuhnya.

Sementara itu Jerry Sambuaga, Wamen Koperasi dan UKM yang kali ini hadir bersama Deputi Bidang Perdagangan Ahmad Zabadi, mengharapkan supaya vaksinasi massal ini dapat digenjot pelaksanaannya agar semua pelaku UKM dan karyawan perusahaan bisa segera mendapat vaksin sehingga memacu semua kegiatan di sektor perdagangan dan dapat meningkatkan laju perekonomian agar bisa segera pulih di tengah pandemi.

“Walau sudah divaksinasi masyarakat tetap harus taat protokol kesehatan, tidak boleh lengah. Ini hanya agar masyarakat lebih percaya diri untuk melakukan aktivitas di luar rumah dan perekonomian bisa pulih kembali,” jelas Wamen Jerry Sambuaga. Diskominfo(Ard/Tgr)

Read More
oksigen (2)

Pemkab. Karanganyar Bagi-Bagi Oksigen Gratis, Masyarakat ‘Langsung Menyerbu’

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengecek oksigen untuk diberikan masyarakat secara gratis


KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar bersama PT. Langgeng –Penyedia Oksigen— bagi-bagi oksigen gratis untuk masyarakat Bumi Intanpari di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jumat (30/07). Tak ayal, informasi melalui media sosial itu langsung diserbu masyarakat Karanganyar. Bahkan, ada yang rela menunggu satu jam untuk mendapatkan oksigen.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab. Karanganyar. Beberapa hari ini saya mencari-cari selalu kehabisan atau tidak ada barangnya. Begitu mendapat informasi, saya sudah datang pukul 10.30 untuk mendapatkan oksigen gratis tersebut,” papar Samsuri, warga Desa Ngringo, Kecamatan Jaten.
Dia mengakui mendapatkan informasi dari Group Isolasi Mandiri (Isoman). Samsuri mengatakan oksigen memang susah dicari, jika ada itupun harganya selangit. Biasanya harga per tabung ukuran 3 kg dijual dengan Rp 35.000, namun saat ini dijual dengan harga Rp 120.000 sampai Rp 150.000. Pihaknya berharap Pemkab. Karanganyar bisa terus menyediakan sehingga Samsuri tidak kesulitan. “Setiap hari saya butuh oksigen 3-4 tabung per hari untuk ibu yang tengah isoman di rumah. Saya berharap Pemkab. menyediakan terus,” tuturnya.
Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan kegiatan ini spontan kerjasama antara Pemkab. Karanganyar dan PT. Langgeng selaku perusahaan penyedia oksigen yang sudah lama bekerjasama dengan Pemkab. dalam pengisian ulang di RSUD Karanganyar. Kegiatan bakti sosial ini tentu saja langsung mendapat respon yang luar biasa dari masyarakat. “Hari ini bisa melayani 1.000 tabung oksigen untuk masyarakat, sehingga jangan kuatir jika kekurangan. Kami akan terus layani dan kami tidak ingin masyarakat Karanganyar kecewa,” imbuh pimpinan kebanggaan masyarakat Karanganyar tersebut.
Kegiatan ini akan terus dilakukan dan mungkin akan bergeser ke kecamatan yang dinilai rawan atau banyak terpapar Covid-19. Senin depan direncanakan akan ke Kecamatan Colomadu. “Jika ada berita kekurangan oksigen di Karanganyar itu berarti hoaks. Oksigen untuk kesehatan dan keselamatan kami pastikan terjaga dengan baik,” tegas Bupati Karanganyar. (hr/adt)

Read More
Pelantikan Pengurus Bznas (2)

Pelantikan Pengurus Baznas, Bupati Juliyatmono Minta Jangan Salah Gunakan Amanah Dari Masyarakat

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melantik pengurus Baznas periode 2021-2026

 

KARANGANYAR – Pengelolaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Kabupaten Karanganyar saat ini sedang berada pada masa puncaknya karena merupakan nomor satu terbaik di Jawa Tengah. Pencapaian yang luar biasa itu tidak terlepas dari intrik atau goncangan. Pengurus baru Baznas Karanganyar diminta untuk tidak menyalahgunakan kewenangan dan ini harus dijaga dengan baik karena amanah.
“Saya meminta pengurus baru untuk dijaga dengan baik Baznas ini. Ada kekeliruan kecil saja, Bupati yang dibully. Saya minta persoalan kekeliruan amplop ini jangan terulang kembali di Baznas,” pesan Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai melantik Ketua dan Wakil Ketua Baznas Masa Bakti 2021-2026.
Orang nomor satu di Karanganyar ini mengakui memang infak, zakat dan sodaqoh dari masyarakat Karanganyar luar biasa. Termasuk ASN di Kabupaten Karanganyar yang memberikan 2,5% dari pendatapatannya kepada Baznas. Bupati yakin semua ASN di Bumi Intan Pari ini masuk surga. “Kehadiran Baznas di Karanganyar untuk memerangi orang kikir dan pelit, mengajak masyarakat untuk menyeburkan sedekah, infak dan zakatnya,” imbuhnya.
Pengurus Baznas yag dilantik hari ini dengan Ketua H. Kafandi, M.Ag dan Wakil Ketua Laili Arif Jamaludin, Dr. Anas Aijudin, Sri Sukiyasto, dan Sarwanto. Pada kesempatan itu juga dihadiri Sekretaris Daerah Sutarno, Panitia Seleksi Samsi dan Kepala Diskominfo Sujarno.
Sementara Wakil Ketua Baznas Propinsi Jawa Tengah Drs. H M. Zain Yusuf mengatakan bahwa pengelolaan Baznas merupakan terbaik pertama di Jawa Tengah dan mungkin di Indonesia. Pengelolaan yang luar biasa itu tidak terlepas dari andil Pimpinan Daerah yang mendorong dan mendukung sepenuh hati. Pengelolaan yang terbaik ini mohon dipertahankan dengan baik. “Saya yakin pengurus baru akan lebih baik lagi,” ungkapnya.
Dia meminta kepengurusan yang baru untuk langsung bergerak dengan cepat. Mulai ditambah dengan sistem teknologi informasinya juga harus lebih baik. Bahkan, petugas pengumpul zakat sudah mencapai 2.000 orang lebih. (hr/adt)

Read More