Category: Berita

DSC_1573

Karyawan Bidang Industri Diminta Punya Dokumen Deklarasi Sehat

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengikuti vidcon tentang evaluasi penerapaan prokes dibidang industri

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono Sabtu Sore (21/08) mengikuti Rapat Evaluasi Penerapan Prokes di Lingkungan Industri melalui Video Conference (Vidcon) bersama Menko Marves, Luhut Pandjaitan. Pada kesempatan itu, Menko Marves meminta evaluasi dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Perindustrian mengenai laporan dan pengamatan Prokes di lingkungan perusahaan.
Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Herbuwono mengatakan karyawan perusahaan harus mendeklarasikan sehat. Deklarasi Sehat yang dimaksud semacam pengenal bahwa seseorang benar-benar sehat. Deklarasi Sehat bisa diisi secara online dan hasilnya bisa diprint/dicetak. Deklarasi Sehat itu menjawab seputar pertanyaan apakah sedang sakit, gejala sakit, riwayat pertemuan dan lain sebagainya. “Diharapkan dengan Deklarasi Sehat dapat bekerja dengan baik,” ungkapnya.
Selain itu, Dante juga menjelaskan perusahaan hendaknya memiliki Sistem Standar Protokol Kesehatan. Standar itu meliputi aktivitas dan strategi. Aktivitas dimaksud mencakup ventilasi ruangan, durasi pekerjaan, jarak dan kapan menggunakan dan melepas masker. “Harusnya ada standar yang jelas di perusahaan sehingga semua pekerja dapat bekerja dengan nyaman dan aman. Sedangkan yang dimaksud dengan menggunakan dan melepas masker adalah ada saat-saat seorang pekerja melepaskan masker untuk makan atau merokok. Termasuk aktivitas saat masuk dan keluar dari tempat kerja sehingga tidak berkerumun,” imbuhnya.
Sementara Mendagri, Tito Karnavian mengatakan Satgas Covid di daerah hendaknya membentuk Sub Satgas di lingkungan industri. Sub Satgas tersebut berfungsi untuk melihat penerapan Prokes dan yang mengingatkan untuk patuh Prokes,” tambahnya. “Tidak kalah pentingnya perusahaan-perusahaan besar ada klinik atau tempat untuk tes PCR sehingga diharapkan lebih mudah untuk mengetahui seseorang sedang terpapar atau tidak,” tandasnya. (hr/adt)

 

Read More
BNPB (4)

BNPB Bantu Peralatan Pasien Covid-19 Tempat Isolasi Terpusat di Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima bantuan dari BNBP di Kantor BPBD, Sabtu (21/08)

 

KARANGANYAR- Permintaan Bupati Karanganyar terkait pemenuhan kebutuhan peralatan pasien Covid-19 di Isolasi Terpusat (Isoter) langsung direspon cepat oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). BNPB memberikan bantuan peralatan tersebut di kantor BPBD Kabupaten Karanganyar dan diterima langsung oleh Bupati Karanganyar, Sabtu (21/8). Peralatan-peralatan tersebut terdiri dari kasur 500 buah, lemari kecil 500 buah, bantal 500 buah, velbed 500 buah, sarung bantal 1000 buah, sprei 1000 buah, selimut 500 buah, jemuran handuk 500 buah, tempat sampah 100 buah, dan tabung oksigen 50 buah.
“Permintaan Bupati Karanganyar langsung kami respon dengan menindaklanjutinya. Apa yang diminta semuanya dipenuhi,” papar Andria Yuferryzal, S.E. M.M, Deputi Bidang Penanganan Darurat, Sub Direktorat Dukungan Pengerahaan Sumber Daya Manusia BNPB.
Dia menambahkan meski tren pasien Covid-19 saat ini telah mengalami penurunan, namun peralatan untuk pasien yang berada di Isoter tetap disiapkan sehingga nantinya jika ternyata kembali ada lonjakan kasus Pemkab sudah siap mengantisipasinya. Andria juga menyampaikan bahwa proses pengiriman peralatan-peralatan tersebut memerlukan waktu kurang lebih 3 hari.
Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan ungkapan terima kasih kepada BNPB yang dengan cepat telah merespon permintaan Pemkab Karangantar akan peralatan yang dibutuhkan untuk tempat Isoter. Hanya dalam hitungan hari, respon langsung ditindaklanjuti dengan droping alat tersebut. Secara simbolis, Pemkab Karanganyar menerima dan langsung meneruskannya ke tempat Isoter di Gedung Wanita dan BLK. “Pasien Covid-19 tentu akan lebih senang karena peralatan baru, mulai dari kasur hingga jemuran handuk,” ujar Juliyatmono.
Orang nomor satu di Karanganyar ini menambahkan bahwa meski tren kasus covid-19 menurun, namun Pemkab akan terus mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes). Prokes menjadi keharusan supaya aktivitas masyarakat kembali dibangkitkan dan ekonomi dapat tumbuh kembali. Bupati juga menyampaikan bahwa saat ini pengelola tempat wisata sudah meminta untuk dibuka, namun pihaknya akan melihat kesiapannya. Misalnya objek wisata, akan dilihat dulu seperti apa petugas menerapkan Prokes dan bagaimana kesiapan petugas tersebut memantau tingkat kunjungan wisata. “Covid-19 ini yang tidak disukai adalahkerumunan sehingga kita berupaya supaya tingkat kunjungan wisata 25 persen dari kapasitas yang ada. Hal ini untuk menghindari kerumunan,” ungkapnya. (hr/adt)

 

 

Read More
vaksin jenaw

300 Dosis Vaksin Untuk Warga Jenawi Dan Sekitarnya

Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar mengkunjungi vaksinasi massal di Desa Menjing, Kecamatan Jenawi

KARANGANYAR – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar vaksinasi bagi warga Desa Menjing Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar, Kamis (19/8). Vaksinasi digelar di Balai Desa Menjing dengan melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Jenawi. Ada 300 dosis vaksin Astrazeneca yang disediakan dalam kegiatan vaksinasi tersebut
Dalam kesempatan itu, Kepala BNPT, Komjen. Pol Boy Rafli Amar meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi serta memberikan santunan kepada korban tindak pidana terorisme. “Kita bersyukur hari ini kita bisa menggelar kegiatan vaksinasi di Kabupaten Karanganyar, khususnya di Kecamatan Jenawi, Desa Menjing. Vaksinasi di Jenawi merupakan kegiatan yang diprakarsai oleh BNPT dan secara khusus mengundang mitra-mitra BNPT yang ada di wilayah Soloraya ini” papar Komjen. Pol Boy Rafli Amar dalam kesempatan wawancara dengan wartawan.
Menurutnya, vaksinasi ini merupakan bentuk ikhtiar untuk melawan virus Covid-19. Kegiatan ini juga sebagai upaya dalam rangka percepatan vaksinasi. “Karena kita tahu, sebagaimana harapan Bapak Presiden Jokowi setidaknya akhir tahun ini, dari 237 juta penduduk Indonesia bisa divaksinasi,” ucapnya.
Dia berharap semua mitra BNPT dapat turut serta aktif mensosialisasikan vaksin kepada masyarakat luas sehingga dapat membantu menangkal adanya hoax atau misinformasi yang sengaja disebarluaskan kepada masyarakat. “Seperti Mas Jack Harun ini bersama dengan teman-teman. Kita harap hoax ataupun misinformasi yang dengan sengaja disebarluaskan, yang menyampaikan bahwa vaksin itu tidak baik, bahwa vaksinasi adalah sebuah hal yang tidak perlu diikuti. Ini adalah sebuah informasi menyesatkan. Tentu ini merugikan masyarakat kita,” ungkapnya.
Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut baik kegiatan tersebut. Pihaknya mengatakan vaksinasi ini digelar juga sebagai upaya untuk mencegah Covid-19 di Kabupaten Karanganyar. Selain itu, Bupati Karanganyar mengatakan usaha terus dilakukan Pemkab agar mendapatkan sarana untuk isolasi terpusat (Isoter). Rencananya dalam waktu dekat akan didrop dan menjadi milik Pemkab. Sehingga ke depan sudah tidak ada kesulitan lagi. “Jika sarana prasana Isoter sudah terpenuhi maka jika ada lonjalan-lonjakan tidak terduga, Pemkab sudah siap. Semua pasien terpapar Covid-19 hendaknya dimasukkan isoter karena hal ini sebagai tindakan paling aman menyelamatkan semuanya,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
joso nangis (2)

Dapat bantuan Kursi Roda, Joso ‘Mrebes Mili’ dan Ucapkan Terima Kasih

Joso (baju merah) mrebes mili (menangis) saat ditengok Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto di rumahnya di Desa Matesih, Kecamatan Matesih

 

KARANGANYAR – Rejoso Joso Wiyono, 50 warga Dusun Mragen, Matesih, Kecamatan Matesih ‘mbrebes mili’ (menangis) saat dikunjungi Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto. Tangisan itu untuk meluapkan rasa haru, karena mendapat bantuan kursi roda dari Baznas Karanganyar yang disampaikan secara langsung oleh orang nomor dua di Karanganyar. Pasalnya, kursi roda lama (bantuan dari PMI) berbunyi nyaring saat dipakai untuk pergi ke masjid.

“Saya senang sekali, mendapatkan perhatian yang sangat luar biasa. Saya didatangi langsung dan diberikan kursi roda yang baru,” papar Joso sambil mengusap air mata yang keluar dari matanya.

Bapak dari dua anak ini memang sudah 10 tahun menghabiskan lebih banyak waktu di kursi roda. Pekerjaan Joso sebelumnya adalah sebagai pencuci bus umum di Matesih. Dia menceritakan bahwa pernah jatuh sebanyak lima kali saat bekerja. Pada saat jatuh yang terakhir memang tidak begitu dirasakan, namun lama kelamaan kakinya menjadi kesemutan dan tidak bisa berjalan. “Bantuan kursi roda dari PMI sendiri sudah 8 tahun. Saya sangat bersyukur mendapat kursi roda baru,” ungkap Joso yang sudah tidak bekerja lagi.

Praktis, kehidupan sehari-hari dibantu warga sekitar. Saat ini, anaknya yang pertama sudah bekerja dan yang kedua menikah ikut bersama suami. Sedangkan isterinya sudah meninggal kurang lebih 4 tahun yang lalu.

Sementara Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto datang didampingi Kepala Desa Matesih Andrianto  dan kadus Warsito bersilaturahmi  ke rumah pak Jozo. Dengan silaturahmi tersebut, Wakil Bupati berharap pak Joso lebih bersemangat dan sembuh seperti sedia kala.  (hr/adt)

 

 

Read More
DSC_0836

UPACARA PENURUNAN BENDERA MERAH PUTIH, BUPATI DAN FORKOPIMDA IKUTI SECARA VIRTUAL

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengikuti upacara penurunan bendera secara virtual

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati, Rober Cristanto dan jajaran Forkopimda mengikuti upacara penurunan bendera dengan Presiden RI secara virtual di ruang Anthorium Rumdin Bupati.  upacara tersebut juga diikuti sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Karanganyar.

Upacara Penurunan Bendera Merah Putih pada HUT RI ke-76 di Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/08) berlangsung khidmat. Dalam upacara tersebut bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Kasdim 0727 Karanganyar, Mayor Inf Sudarmin. Upacara penurunan bendera Merah Putih yang berlangsung pada pukul 17.00 WIB, dilaksanakan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) dan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya berhasil dengan sukses.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati, Rober Cristanto dan jajaran Forkopimda mengikuti upacara penurunan bendera dengan Presiden RI secara virtual di ruang Athorium Rumdin Bupati. (adt/hr)

Read More
DSC_1398

Hormati Jasa Para Pahlawan, Gelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci

Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi Maula menjadi ispektur upacara renungan suci di Taman Makam Pahlawan Dharma Tunggal Bakti

 

KARANGANYAR – Apel Kehormatan dan Renungan Suci untuk menghargai jasa para pahlawan yang gugur di medan perang dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan Dharma Tunggal Bakti, Senin  (17/8) pukul 00.00.

Apel kehormatan ini diikuti oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar beserta Forkopimda. Serta diikuti anggota TNI, Polri. Apel renungan suci dipimpin Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi Maula.

Peserta mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan suci dengan khidmat. Sebelum dilaksanakan penyalaan api sebagai symbol penghormatan bagi jasa para pahlawan yang membela Indonesia untuk merdeka dan mempertahankan keutuhan wilayah NKRI. Selanjutnya di atas makam terdapat lampu kuning yang dihidupkan untuk menerangi Taman Makam Pahlawan Malam itu. Demikian Diskominfo (Hr/Adt)

Read More
DSC_1311

Peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI, Momen Untuk Saling Menguatkan, Berbagi dan Membantu Diantara Kita

 

 

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan tumpeng kepada Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo dalam malam tirakatan HUT Kemerdekaan RI ke 76

Dirut RSUD Karanganyar, dr Iwan Setiawan

KARANGANYAR – Peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia ditengah Pandemi Covid-19 hendaknya dijadikan momentum untuk saling menguatkan, berbagi dan membantu diantara kita. Sebab semua masyarakat mengalami dan merasakan dampak yang luar biasa terhadap Covid-19. Dengan saling menguatkan, menambah keimanan, serta berbagi kepada yang membutuhkan dan tetap menjalankan protokol kesehatan merupakan cara terbaik melawan Covid-19. Hal itu disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam Malam Tirakatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI yang digelar sangat terbatas dengan penerapan prokes di ruang Paripurna DPRD Karanganyar, Senin (16/08)
Orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar tersebut juga mengingatkan untuk mengambil semangat dan jiwa patriotisme para pahlawan bangsa yang gugur di medan laga membela kemerdekaan. Hekekatnya saat ini, kita semua pun tengah berperang melawan musuh yang tak tampak yakni Covid-19. Dengan mengorbarkan semangat kebangsaan semoga Covid-19 segera sirna dari bumi pertiwi. “Tenaga kesehatan, Babinkantibmas, Babinsa dan kita semua harus bahu membahu melawan Covid-19. Dengan kebersamaan ini, Covid-19 dapat melemah dan kita bisa merdeka dari cengkeram Virus Covid-19,” papar Juliyatmono.
Pihaknya mengajak seluruh masyarakat Karanganyar untuk menggunakan senjata ampuh melawan Covid-19 yaitu dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan. Bupati juga menyampaikan bahwa vaksinasi di Kabupaten Karanganyar mencapai 56 persen.
Hadir dalam kesempatan itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), dr. Iwan Setiawan. Dokter spesialis THT ini memaparkan perjuangan nakes sebagai garda terdepan Covid-19 seperti halnya ketika berjuang dalam meraih kemerdekaan bangsa ini. Para pejuang bangsa dengan tekad yang kuat, ikhlas, pantang menyerah dan tidak memikirkan hidup dan mati. Demikian juga yang dilakukan nakes, meski tahu resiko terpapar virus sangat tinggi namun tidak mundur. Para pejuang kesehatan terus memberikan pelayanan terbaik. “Jika yang satu kena, maka yang lain tidak menggurutu dan langsung mengganti. Semangat kesetiakawanan dan pantang menyerah ini, terus dilakukan para nakes,” ungkapnya.
Setidaknya ada 3 (tiga) orang tenaga kesehatan yang meninggal dunia karena Covid-19. Yakni dr. Sutiyono spesialis kandungan, dr. Septiarko spesialis anak dan perawat senior Bambang Joko Triyanto. Proses dari terpapar Covid-19 sampai meninggal dunia berlangsung sangat cepat. Kejadian ini tidak memundurkan tekad dn semangat teman teman nakes dalam berjuang melawan Covid-19. “Kemerdekaan bangsa diartikan keberhasilan mengusir penjajah. Kemerdekaan bangsa dari Covid-19 dengan mengusir racun racun virus,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
DSC_8363

Peringatan HUT Ke 76 Kemerdekaan Republik Indonesia : Momentum Untuk Menghormati Jasa Tenaga Kesehatan Ditengah Pandemi

 

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar beserta jajaran FORKOPIMDA lengkap juga semua Kepala OPD hadiri upacara peringatan HUT Ke 76 Republik Indonesia di Alun-alun Karanganyar, Selasa(17/8/21).

Bertindak sebagai Inspiktur upacara adalah Bupati Karanganyar Juliyatmono, dan dengan peserta terbatas dari unsur TNI, Polri, BPBD, Dishub dan ASN dilingkup Pemerintah Kabupaten  Karanganyar.

Momentum peringatan HUT ke 76 Republik Indonesia kali ini terasa sangat istimewa, ini merupakan kali kedua pelaksanaan upacara peringatan HUT Republik Indonesai yang di gelar ditengah masa pandemi.

Dalam amanah upacara, Bupati Juliyatmono selaku inspektur upacara membacakan amanah dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

” Dengan menggunakan hazmat dalam upacara peringatan HUT ke 76 Republik Indonesia kali ini, kita memberikan penghormatan yang setinggi tingginya kepada para relawan tenaga kesehatan yang telah gugur mengabdikan jiwa raga bahkan keluarganya dalam berjuang melawan ganasnya virus covid-19 “, jelas Gubernur Ganjar dalam amanahnya yang dibacakan oleh Inspektur Upacara Bupati Juliyatmono.

Kita sama-sama tau banyak tenaga kesehatan yang sudah berjuang mati-matian, maka oleh itu sudah sepantasnya kita beri penghormatan.

” Selalu patuhi protokol kesehatan, agar Indonesia bumi pertiwi kita ini bisa segera membaik dan bangkit dari pandemi ini ”

DISKOMINFO(Ard/Tgr)

 

Read More
0024a52f-b93e-4d3a-b045-258eebc9b1f8

Paskibra Kabupaten Karanganyar Dikukuhkan Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM mengukuhkan Paskibra Kabupaten Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Minggu (15/08)

Karanganyar – Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Karanganyar, Minggu 15 Agustus 2021 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Paskibraka ini nantinya akan bertugas saat upacara peringatan HUT RI ke 76 pada tanggal 17 Agustus 2021 yang dilaksanakan di Alun-Alun Kabupaten Karanganyar.

Para anggota Pakibra ini sebelumnya menjalankan latihan yang cukup keras walaupun masih dalam masa pandemi. Prokes ketat juga diberlakukan selama latihan berjalan. Salah satunya adalah dengan pendisiplinan penggunaan masker selama latihan berlangsung.

Berikut biodata pembawa baki dan Komandan Paskibraka Pasukan 17 yang akan bertugas dalam Upacara Peringatan HUT RI ke 76.

Pembawa Baki

Nama: Erni Anggita Anatasya Putri

Asal Sekolah: SMKN 1 Karanganyar

Asal Kecamatan: Kecamatan Jenawi

 

 

Pembawa Baki

Nama: Diana Aulia Fitri

Asal Sekolah: SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar

Asal Kecamatan: Kecamatan Mojogedang

 

 

Komandan Paskriba Pasukan 17

Nama: Muh. Raditya Arva Pratama

Asal Sekolah: SMA N 2 Karaganyar

Asal Kecamatan: Kecamatan Karanganyar

 

 

Demikian DISKOMINFO (ard/tgr)

Read More
DSC_8211

Pemkab Karanganyar Terima Bantuan 93 Unit Oxigen Konsentrator Dari Walikota Surakarta

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar didampingi Kapolres juga Kajari menerima bantuan sejumlah 93 Oxigen Konsentrator dari Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka dihalaman Kantor Bupati Karanganyar, Senin(16/8/21).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gibran kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono di Setda Karanganyar pada Senin (16/8/2021). Sebelumnya 7 konsentrator oksigen telah diserahkan ke rumah sakit yang ada di Kabupaten Karanganyar.

“Selama pandemi ini apa yang terjadi di Karanganyar, Solo ini saling mempengaruhi karena penyebaran varian delta cepat sekali. Jadi kalau Karanganyar dalam keadaan baik, keadaan sehat, insyaallah Solo dalam keadaan sehat. Begitu juga sebaliknya,” kata Gibran usai menyerahkan bantuan.

Dia menyampaikan, sekalipun angka harian persebaran Covid-19 mengalami penurunan terkait persediaan oksigen harus tetap ada untuk mengantisipasi adanya gelombang berikutnya. Mengingat ketersediaan oksigen menjadi sangat krusial untuk menekan angka kematian karena Covid-19.

Bantuan konsentrator oksigen yang disalurkan ke Kabupaten Karanganyar dan Sukoharjo ini merupakan bantuan dari Singapura.

“Semoga tidak ada gelombang berikutnya tapi kita harus siap kapan saja. Untuk menekan angka kematian, oksigen menjadi paling utama dan sangat krusial. Hari ini kami berbagi untuk Kabupaten Karanganyar dan Sukoharjo,” ucapnya.

Gibran menuturkan, wilayah Solo Raya harus kompak kaitannya dengan penanganan pandemi Covid-19. Dia ingin kondisi berangsung pulih sehingga dapat menggenjot sektor ekonomi.
Menurutnya, kesehatan menjadi kunci dalam upaya pemulihan dampak pandemi Covid-19.

“Kita pengenlah cepat-cepat pulih. Kita cepat-cepat genjot ekonomi. Masak kita ngurusi corona saja. Harus mulai genjot ekonomi. Karena itu yang paling penting. Ekonomi, UMKM, pasar, seniman, harus kita genjot lagi. Kalau warga sehat, ekonomi akan berputar sendiri. Kuncinya kesehatan,” terangnya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi langkah dari Wali Kota Solo yang terjun langsung memberikan bantuan konsentrator oksigen ke wilayah sekitarnya.

“Ini tidak hanya surprise baki kami, Karanganyar. Tapi ini menciptakan self confident masyarakat,” jelasnya.

Dia mengatakan, secara teknis bantuan konsentrator oksigen ini akan disalurkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar ke rumah sakit dan isolasi terpusat. DISKOMINFO(Ard/Tgr).

Read More