Category: Kesehatan & Olahraga

web

40 Sekolah Ikuti Lomba Pencak Silat

Lomba Pencak Silat diikuti sebanyak perwakilan dari 40 sekolah, sebanyak kurang lebih 167 pelajar,

Lomba Pencak Silat diikuti sebanyak perwakilan dari 40 sekolah, sebanyak kurang lebih 167 pelajar sebagai rangkaian HUT DPRD Kabupaten Karanganyar ke 66 Tahun 2017

Karanganyar, Senin (16/01/2017)

Sebanyak 40 sekolah di Kabupaten Karanganyar ikuti Lomba Pencak Silat Tingkat Pelajar sebagai rangkaian Hari Jadi DPRD Kabupaten Karanganyar ke 66.

Lomba itu berlangsung dari 16-18 Januari 2017 (Senin-Rabu) bertempat di GOR RM Said, Tegalasri, Kecamatan Karanganyar. Kejuaraan Tingkat Kabupaten Karanganyar ini diikuti perwakilan 40 sekolah, sebanyak kurang lebih 167 pelajar, dan juga ada 154 pelatih.

Selain itu ada 14 kelas putra-putri, dengan berat beban dari 39 kilogram sampai dengan 67 kilogram. Untuk pemenang, akan diberikan piagam, tropy, dan uang pembinaan.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat membuka acara itu, mengatakan kejuaraan ini untuk menunjukan diri dari apa yang pernah dilatih, bagaimana hasilnya, apakah menjadi juara pencak silat.

“Kejuaraan ini bisa mendewasakan kita, jauh lebih baik lagi, fisik yang kuat dan saya berpesan untuk sportivitas, dan saling menghargai. Semoga pula dapat melahirkan atlet-atlet pencak silat yang terkenal dari Kabupaten Karanganyar,” kata Wakil Bupati Karanganyar, Senin (16/01) pagi, di GOR RM Said.

Ditempat yang sama Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar, Sumanto mengatakan, kegiatan ini untuk memperingati ulang tahun dan dari penelusuran sejarah, DPRD Kabupaten Karanganyar berdiri tanggal 24 Januari 1951.

“Ini merupakan even pencak silat, dan pada tingkat yang lebih atas juga dipertandingkan. Kejuaraan ini sebagai tolok ukur keberhasilan atlet-atlet dari Kabupaten Karanganyar,” kata Sumanto.

Disamping pencak silat, juga adakan dilaksanakan kegiatan olaharaga rangkaian HUT DPRD Kabupaten Karanganyar Tahun 2017, yakni lomba bulutangkis (21-23/01),Lari 10 Kilometer, Kamis (19/01), Sepakbola dan lomba renang Tingkat Jawa Tengah, Sabtu (21/01).pd

Read More
DSC_0050

433 Mahasiswa UTP Ditarik dari Lokasi KKN

kominfo

Senam Bengawan Solo : Ibu-Ibu PKK Kecamatan menampilkan senam hasil kreasi Mahasiswa UTP Surakarta.

Karanganyar, 16 Januari 2017

Penarikan sejumlah 433 mahasiswa KKN Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta yang tersebar di tiga puluh desa di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Jatiyoso, Jumapolo dan Matesih secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (16/01/2017).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar, Wakil Bupati didampingi Rektor UTP dan Kepala Baperlitbang Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa UTP Surakarta yang telah merampungkan Kuliah Kerja Nyata (KKN)  selama satu setengah bulan yang tersebar di tiga puluh desa. Kegiatan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam mengabdikan dirinya ditengah-tengah masyarakat lokasi KKN.

“Mahasiswa secara langsung belajar mandiri, mengasah skill dan tentunya memberikan kontribusi yang luar biasa bagi masyarakat sekitar,”tutur Bupati saat menyampaikan sambutannya.

kominfo

Berakhirnya KKN : Bupati Karanganyar, Juliyatmono secara simbolis melepas jaket yang diikuti seluruh mahasiswa KKN UTP, Senin (16/01).

Lebih lanjut ia mengatakan keberadaan mahasiswa KKN memberikan motivasi kepada masyarakat pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi akan merubah pola pikir dan merubah hidup seseorang menjadi baik dan lebih baik lagi.

Selanjutnya Bupati juga mengatakan adanya rencana pembangunan Kampus UTP terpadu di Karanganyar yang disampaikan oleh Rektor UTP, Prof. Dr. Ir. H. Ongko Cahyono, MSc kepada Bupati Juliyatmono selaku Pemerintah Kab. Karanganyar.

Menanggapi hal tersebut, Bupati mendukung penuh dan siap untuk membantu rencana pembangunan Kampus tersebut.

“Untuk membangun dan mendongkrak Karanganyar lebih baik, akan saya bantu sepenuhnya pembangunan Kampus UTP terpadu yang rencana akan dibangun di ring road Solo bagian utara, segera untuk dirancang pembangunannya”tandas Juliyatmono dihadapan jajaran OPD Karanganyar, Dosen Pembimbing Lapangan, Ketua KKN-PPM serta mahasiswa UTP.

Diharapkan dengan adanya pembangunan Kampus UTP terpadu akan ada benefit bagi Karanganyar agar lebih dikenal lagi sekaligus mendongkrak peningkatan pendidikan.

“Wajib belajar 12 tahun, pendidikan akan terus kita pacu. Untuk indeks pembangunan manusia, Karanganyar tertinggi se solo raya, ini karena terus ada kesadaran pentingnya jenjang pendidikan tinggi di masyarakat,”jelas Bupati.

DSC_0057

Bupati meninjau salah satu stand mahasiswa KKN yang mengangkat produk lokal desa Jatiyoso.

Sementara itu, Rektor UTP Surakarta, Prof. Dr. Ir. H. Ongko Cahyono, MSc dalam sambutannya berharap kerjasama yang baik ini akan terus berlanjut.

KKN mahasiswa UTP dari empat fakultas meliputi Fakultas Tehnik, Pertanian, Ekonomi dan Keguruan telah menjalankan programnya yakni penguatan ekonomi masyarakat dengan menggali potensi produk-produk lokal, meningkatkan dan pengembangan pemberdayaan olah raga seperti hasil kreasi senam Bengawan Solo.

Acara diakhiri dengan tinjauan berbagai stand potensi produk lokal hasil kreasi dan inovasi mahasiswa KKN sesuai dengan tema yang diusung Pemberdayaan Budaya Olah raga dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Produk Lokal.

Demikian Diskominfo (yoga/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
dsc_0054

Wujudkan Birokrasi Efektif dan Efisien, Pemkab Terapkan Aplikasi E-Administration

kominfo

Sosialisasi Administrasi Perkantoran Elektronis Kab. Karanganyar, Kamis (22/12).

Dalam rangka menunjang kinerja Birokrasi Pemerintahan terkait administrasi agar berjalan dengan efektif dan efisien baik dari segi waktu, tenaga dan sasaran pendistribusian. Pemkab Karanganyar dalam hal ini Bagian Pengolahan Data Elektronik (PDE) Setda Karanganyar bekerja sama dengan FKIP Perkantoran UNS mengadakan Sosialisasi Aplikasi Perkantoran Elektronis, Kamis (22/12/2016) di ruang Podang II Kantor Sekretariat Karanganyar.

Sosialisasi Aplikasi E-Administration ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan tentang aplikasi Administrasi Perkantoran Elektronis yang dikembangkan oleh Tim Peneliti Mail Handling system UNS untuk keperluan persuratan kedinasan.

“Supaya benar-benar dipahami dan selanjutnya ke depan diharapkan dapat menggunakan aplikasi Perkantoran Elektronis di SKPD masing-masing,”ujar Kabag. PDE, Dahono pada saat menyampaikan sambutannya dihadapan peserta sosialisasi yang diikuti kurang lebih 60 orang perwakilan SKPD yang menangani persuratan/tata naskah di lingkup Pemkab Karanganyar.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Aplikasi ini adalah memindahkan proses manual surat menyurat sesuai tata naskah ke sistem elektronik agar administrasi birokrasi berjalan efektif,efisien baik dari penanganan, pengambilan keputusan dan pendistribusian.

“Aplikasi E-administration ini sangat membantu mempercepat kerja sekaligus menghemat tenaga,”tambahnya.

kominfo

Peserta dari masing-masing SKPD ikuti sosialisasi Aplikasi E-administrasi.

Pada sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber Tim Peneliti Mail handling System UNS dengan materi tentang Teori aplikasi E-administration dan simulasi Aplikasi Perkantoran elektronis.

Demikian Dishubkominfo (ind)

Read More
aku-copy

PORKAB Di Tutup, Kecamatan Jaten Juara Umum

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan piala kepada Kecamatan Jaten sebagai Juara 1 Pekan Olahraga Kabupaten Karanganyar, yang diterima Camat Jaten, Sutrisno

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan piala kepada Kecamatan Jaten sebagai Juara 1 Pekan Olahraga Kabupaten Karanganyar, yang diterima Camat Jaten, Sutrisno

Karanganyar, Senin (19/12/2016)

Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Karanganyar secara resmi ditutup oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Minggu (19/12/2016) di GOR RM Said, sore. Kecamatan Jaten berhasil menjadi juara umum ke 1, dan berhasil memperoleh medali terbanyak.

Kecamatan Jaten memperoleh medali emas sebanyak sembilan medali, perak tujuh medali, perunggu empat medali. Kemudian juara ke 2 diraih Kecamatan Tasikmadu dengan memperoleh medali enam emas, empat perak, sembilan perunggu. Disusul Kecamatan Kebakkramat sebagai juara 3, dengan empat emas, lima perak, dan enam perunggu.

Tujuh Cabang Olahraga dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Karanganyar ke-1 Tahun 2016, yang berlangsung dari 14-18 Desember 2016.

Ketujuh cabang olahraga itu meliputi bulutangkis, tenis meja, sepak bola, futsal, bola voli, pencak silat, dan tae kwon do. Sedangkan PORKAB ini diikuti oleh 17 kontingen yang merupakan perwakilan dari 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, dengan jumlah keseluruhan 1.340 peserta.

Para atlet lomba juga memperebutkan penghargaan medali dengan jumlah total 408 medali. Terdiri dari emas dan perak masing-masing 102 medali, dan perunggu 204 medali.

Bupati Juliyatmono mengatakan, mengapressiasi dan berterima kasih atas penyelenggaraan PORKAB ini telah berjalan baik. Semua yang telah mendapatkan prestasi di jaga, di latih karena akan diuji tahun 2017 dalam even yang sama dan lebih meriah dan lebih besar hadiahnya.

“Hampir 17 Kecamatan merata perolehan medalinya, sejak emas, perak dan perunggu. Yang sudah juara 1,2 dan 3 bisa dijaga, namun yang belum masih ada kesempatan lagi,” katanya.

Semoga tradisi prestasi oleharaga ini akan mampu membawa yang lebih tinggi lagi, nasional dan internasional. Seperti di olahraga bela diri yang sudah memdapatkan prestasi di kancah internasional.

“Jadikan olahraga menjadi sebagai kebutuhan kita. Instansi di setiap Jumat untuk berolaharaga agar hidup sehat dan membangun kebersamaan,” katanya.pd

Read More
dsc_0544

Percepat Program Manajemen Kasus, KP2A Adakan Workshop

Kominfo

Workshop KP2A Karanganyar yang dibuka oleh dr. Hadiasri Widyasari, Kamis (15/12) di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati.

Ketua Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KP2A) Karanganyar, dr. Hadiasri Widyasari membuka langsung kegiatan Workshop Manajemen Kasus Bagi Pendamping di KP2A Karanganyar, Kamis (15/12) di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati.

Dalam sambutannya, dr. Hadiasri Widyasari mengatakan kepengurusan KP2A yang baru dilantik 7 November 2016 kemarin agar segera bergerak cepat dalam menjalankan program-programnya. Peningkatan kualitas pelayanan agar lebih terkoordinasi dengan baik, terlebih untuk KP2A lintas provinsi.

“Harapan saya, untuk KP2A Karanganyar semakin terkoordinasi, terintregasi untuk pendampingan kasus yang berdampak pada penurunan kekerasan pada perempuan dan anak”, himbaunya didepan peserta yang diikuti dari perwakilan Rumah sakit, Puskesmas, Kepolisian, BP3AKB dan anggota KP2A Karanganyar.

Workshop tersebut menghadirkan narasumber Sri Winarna dari BP3AKB Prop. Jateng dan fasilitator Akbar Halim dari Yayasan Bahtera Bandung.

Adapun tujuan workshop tersebut untuk meningkatkan kualitas layanan penanganan kasus perempuan dan anak di Kabupaten Karanganyar, dan meningkatkan kapasitas SDM penyedia layanan di dalam KP2A Karanganyar.

Sementara itu, Sri Winarna menegaskan apabila suatu masalah terkait kasus kekerasan pada perempuan dan anak tidak segera diselesaikan, mka permasalahan tersebut akan semakin meningkat ke tingkatan yang lebih buruk.

“berdasarkan data Kabupaten Karanganyar menduduki fase abu-abu, yang berarti masih rendah untuk kasus kekerasan perempuan dan anak, yakni dibawah 50 kasus, tapi tetap menjadi perhatian kita bersama”, pesannya.

Kominfo

Halim Akbar saat memeberikan materi Manajemen Kasus dihadapin peserta workshop.

Selanjutnya, Halim Akbar selaku fasilitator menekankan pentingnya manajemen kasus dalam membangun hubungan dengan melibatkan klien pada proses penanganan, mengenali kebutuhan klien, menyusun rencana penanganan, pelaksanaan pelayanan berupa pendampingan, monitor perkembangan klien dengan menerapkan penguatan dan sanksi bila dibutuhkan, membantu klien dalam resosialisasi, pengakhiran layanan, pencatatan kasus, serta advokasi untuk kepentingan klien bila dibutuhkan.

Demikian Dishubkimnfo (ind/ir)

Read More
kom_3206

Bupati Karanganyar : “Olahraga merupakan alat pemersatu Bangsa”

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Membuka Porkab Kabupaten Karanganyar Tahun 2016, Rabu Pagi (14/12)

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka Pekan Olahraga Kabupaten Karanganyar yang baru pertama kali diadakan di Bumi Intanpari ini dihadapan 1340 atlit yang akan berlaga. Jalannya upacara pembukaan sendiri berjalan dengan meriah diiringi dengan defile atlit dari 17 Kecamatan. Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkompinda Kabupaten Karanganyar, SKPD di lingkup Pemkab Karanganyar beserta induk organisasi olahraga yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Lebih lanjut Juliyatmono berpesan kepada para atlet untuk bertanding secara sportif, menang kalah itu hal biasa yang terpenting tunjukkan kemampuan diri yang optimal. Olahraga dapat dijadikan alat untuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan serta persahabatan antar insan olahraga.

“Pekan Olahraga semacam ini akan kami adakan setahun sekali, bertandinglah dengan jiwa sportifitas dan jiwa kebersamaan karena kita semua adalah saudara, kita gerakkan potensi yang ada sekarang dalam membangun Karanganyar kedepan lebih baik ”, tambah Juliyatmono saat memberikan sambutan Upacara Pembukaan PORKAB Karanganyar Tahun 2016 di Alun-Alun Karanganyar, Rabu Pagi (14/12)

Sebagai gambaran Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Karanganyar akan berlangsung mulai tanggal 14 Desember sampai dengan 18 Desember 2016 yang akan mempertandingkan 7 cabang olahraga meliputi cabang olahraga Bulu Tangkis, Tenis Meja, Sepak Bola, Futsal, Bola Voli, Pencak Silat dan Tae Kwon Do dimana para atlet nantinya akan memperebutkan 102 medali emas, 102 medali perak dan 204 medali perunggu. Porkab kali ini bertujuan sebagai persiapan atlet Kabupaten Karanganyar menghadapi Pekan Olahraga Propinsi (PORPROV) Jawa Tengah XV Tahun 2018 di Tegal. Demikian Dishubkominfo (ad/f3a)

Read More
img-20161204-wa0012

Kemensos Beri Santunan Korban Longsor

 

Kominfo

Mensos Khofifah Indra Parawangsa didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat meninjau lokasi longsor di dusun Bulurejo, Karangpandan, Karanganyar, Minggu sore (4/12).

Tiga korban tertimbun longsor di Dusun Bulurejo Kecamatan Karangpandan, Karanganyar mendapat santunan masing-masing lima belas juta rupiah dari Kementrian Sosial. Penyerahan santunan itu langsung diserahkan Menteri Sosial Khofifah Indra Parawangsa di Balai Desa Karangpandan Kecamatan Karangpandan, Minggu sore (4/12).

Penyerahan santunan korban tertimbun longsor diberikan kepada ahli waris korban oleh Menteri Sosial didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo bersama jajaran Forkompinda Karanganyar dan Forkompinca  Karanganyar.

Kominfo

Mensos Khofifah meninjau relawan bersama warga di dapur umum.

Dalam kesempatan tersebuit Mensos juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap satu korban yang masih tertimbun segera ditemukan.

“Atas nama pribadi saya turut berduka, atas musibah longsor yang terjadi. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap tabah,”ujarnya.

Usai memberikan bantuan terhadap tiga korban tertimbun longsor, Mensos meninjau lokasi bencana tanah longsor di Dusun Bulurejo Kec. Karangpandan yang menelan tiga korban jiwa yakni satu warga Kerjo dan dua warga Karangpandan. Mensos juga menyempatkan diri untuk melihat dapur umum dan posko pencarian korban.

Pada kunjungan tersebut, Mensos memberikan apresiasi terhadap para relawan yang terus berjuang untuk menemukan satu korban yang masih tertimbun,

Seperti diketahui longsor di Dusun Bulurejo, Kecamatan Karangpandan terjadi pada Selasa siang ((29/11) yang mengakibatkan sembilan petani tertimbun longsor. Enam korban selamat dari musibah sementara tiga lainnya tewas tertimbun longsor.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira)

Read More
img_2449

Siswa Siswi Karanganyar Deklarasikan Anti Narkoba

Kominfo

Foto bersama : Ketua P4GN Karanganyar, Rohadi Widodo bersama guru dan siswa-siswi SMAN 1 Karanganyar.

Dalam rangka memberantas narkoba dikalangan pelajar, P4GN Karanganyar bekerjasama dengan Jawa Pos mengadakan Sosialisasi Pemberantasan, Pencegahan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap  Narkoba (P4GN) di sebelas sekolah SMA/SMK di Kab. Karanganyar.

Roadshow deklarasi anti narkoba kali ini dilaksanakan di Aula SMA Negeri 1 Karanganyar, Senin (28/11). Wakil Bupati sekaligus Ketua P4GN Karanganyar, Rohadi Widodo dalam sambutannya menegaskan bahaya narkoba yang tidak hanya menyerang remaja tetapi sudah merambah ke dunia anak-anak, memang harus menjadi perhatian luar biasa dari semua pihak.

Kominfo

Ketua P4GN, Rohadi Widodo, saat memaparkan Narkoba yang menyerang dari berbagai kalangan, utamanya generasi muda, Senin (28/11) di Aula SMAN 1 Karanganyar.

“Merokok salah satu pintu masuk narkoba, karena dari merokok kemudian akan berlanjut ke minum-minuman keras sampai akhirnya narkoba, sex bebas dan Aids,” terang Wabup dihadapan siswa siswi pelajar SMA N 1 Karanganyar.

Ia juga mengutip pernyataan Panglima Tinggi TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo bahwa negara-negara yang berada di garis ekuator menjadi sasaran utama asing karena memiliki sumber daya alam yang melimpah, seperti negara Indonesia. Sehingga banyak cara yang dilakukan pihak-pihak luar untuk melakukan penjajahan jenis baru terhadap kekayaan alam Indonesia. 27 tahun lagi sudah dipastikan dunia akan krisis energi. Sedangkan dua persen penduduk Indonesia merupakan pencandu narkoba. Sekitar 15 ribu jiwa meninggal setiap tahun karena narkoba. Ini tujuannya untuk menciptakan Indonesia sebagai negara yang bodoh. Untuk itu Panglima TNI mengajak  kepada seluruh pemuda untuk mewujudkan bahwa Indonesia sebagai bangsa pemenang.

Lebih lanjut Wabup menceritakan kisah anak tukang sapu pasar Jungke Karanganyar yang kedapatan membawa sabu-sabu seberat 602 gram dan dikenai hukuman berat.

“Ini merupakan pembelajaran berharga untuk kita semua bahwa narkoba sudah menyerang dari berbagai arah. Tidak kenal usia, latar belakang ekonomi, status sosial,” tandasnya.

Diharapkannya dengan adanya Roadshow ini dapat membantu memberikan penjelasan tentang bahaya narkoba dikalangan pelajar sehingga terwujud anak-anak yang cerdas, berkualitas dan jauh dari narkoba.

Selanjutnya pada kesempatan tersebut di Deklarasikan Bahaya Narkoba yang dipimpin langsung Ketua P4GN, Rohadi Widodo dan diikuti seluruh siswa siwi SMA N 1 Karanganyar.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira)

Read More
kom_2166

Ribuan Peserta Ramaikan Sepeda Sehat Intanpari

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyerahkan hadiah utama sepeda motor kepada pemenang, Jumat Pagi (25/11)

Acara yang terselenggara atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan Solopos Event Organizer tersebut merupakan sebagai bentuk memeriahkan hari jadi Kabupaten Karanganyar Ke-99 sekaligus Hari PGRI Ke-71 dan Hari Korpri Ke-45. Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Forkompinda dan Jajaran SKPD di Lingkup Pemkab Karanganyar bersama dengan ribuan peserta mulai dari anak sekolah, pegawai dan masyarakat umum bersemangat mengikuti sepeda santai ini yang menempuh jarak 10 KM. Adapun start dan Finish berada di Plaza Alun-Alun Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyambut antusias atas terlaksananya acara ini dan mengajak masyarakat Karanganyar untuk menghormati Bapak Ibu Guru yang telah mengabdi dan mendidik putra putri kita disekolah.

“Melalui momen hari jadi Kabupaten Karanganyar Ke-99, Hari PGRI Ke-71 dan hari Korpri Ke-45, saya berharap masyarakat Karanganyar rukun damai dan menjaga Kabupaten Karanganyar tercinta ini dengan meneladani tri dharma Raden Mas Said yaitu Rumangsa Melu Handarbeni, Wajib Melu Hangrukebi, Mulat Sarira Hangrasa Wani”, tambah Bupati Karanganyar Juliyatmono dihadapan peserta Sepeda Sehat Intanpari di Plaza Alun-Alun Karanganyar, Jumat Pagi (25/11)

Ketua Panitia sekaligus Ketua PGRI Karanganyar, Aris Munandar melaporkan kegiatan sepeda santai kali ini diikuti oleh 9600 orang dimana peserta dan tidak dipungut biaya. Adapun hadiah dan doorprize yang telah disiapkan oleh pihak penyelenggara antara lain 2 buah sepeda motor, 12 buah sepeda gunung, 1 mesin cuci, 1 almari es dan masih banyak lagi.

Ditambahkan pula, di Hari Jadi Ke 99 Kabupaten Karanganyar dan Hari PGRI Ke 71, Bupati Karanganyar mendapatkan kado istimewa yaitu akan diberikannya penghargaan Dwija Karya Nugraha oleh Presiden RI besok pada tanggal 27 November 2016 di Jakarta. Penghargaan ini diberikan atas perhatian Bupati Karanganyar terhadap dunia pendidikan dan guru. Demikian Dishubkominfo (ad/f3a)

 

Read More
web-2-copy

Donor Darah Masal Capai 999 Kantong

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widdo juga ikut sebagai pendonor darah.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widdo juga ikut sebagai pendonor darah, pada acara Donor Darah Masal Kabupaten Karanganyar Tahun 2016.

Karanganyar, Rabu (23/11/2016)

Palang Merah Indonesia (PMI ) Cabang Karanganyar bekerjasama dengan PMI Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen dan Klaten mengadakan donor darah masal bagi warga Kabupaten Karanganyar, Rabu (23/11) di Gedung Wanita Karanganyar dan telah mencapai 999 kantong darah.

“Kami mempersilakan bagi warga yang bersedia untuk menjadi donor darah, tentunya dengan pemeriksaan awal, apakah bisa diambil darahnya atau tidak. Hingga akhir acara, telah mencapai 999 kantong darah,” kata Kepala PMI Cabang Karanganyar, Timotius Suryadi, di lokasi acara.

Dari pengamatan, nampak pendonor bagi kalangan ASN, TNI, Polri, dan warga lainnya memadati tempat acara. Setelah menimbang berat badan, diperiksa tensi tekanan darah, pendonor diperbolehkan untuk diambil darahnya.

“Syarat lain sehat,umur minimal 17 tahun sampai 60 tahun, berat badan minimal 45 kilogram, tidak punya riwayat HIV/AIDS, sipilis, donor darah minimal 3 bulan sekali maksimal 1 tahun 5 kali, dan tidak meminum obat dalam 2-3 hari,” kata Direktur Unit Donor Darah (UDD) PMI Cabang Karanganyar, dr Yaqub Iskandar.

Namun jika tekanan darah tidak normal, maka tidak boleh donor darah. Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widdo juga ikut sebagai pendonor darah.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan donor darah disamping bakti kemanusiaan, pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar ikut mendonorkan untuk kemanfaatan bagi siapapun yang membutuhkan.

“Ini juga sebagai promosi bahwa ASN bebas dari narkoba, karena tes juga melalui darah, kita akan lihat bagaimana. Dulu juga ada tes lewat urine mendadak,” kata Bupati.pd

Read More