Category: Kesehatan & Olahraga

web

Empat Puskesmas Dinilai Tim Surveyor Akreditasi FKTP

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan pada penerimaan Tim Surveyor Akreditasi FKTP

Karanganyar, Kamis (04/05/2017)

Empat Puskesmas di Kabupaten Karanganyar dinilai Tim Surveyor Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dari Kementerian Kesehatan, selama tiga hari, Kamis-Sabtu (04-06/05).

“Kedatangan kami kesini untuk melihat dari dekat, bagaimana pelayanan puskesmas. Kemudian dinilai untuk mendapatkan tingkat akreditasi,” kata Ketua Tim Surveyor Akreditasi FKTP, dr. Imam Triyanto, MPH, Rabu (03/05) malam, di Ruang Anthorium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Periode sebelumnya juga empat puskesmas, dan kali ini juga empat. Semoga juga lulus semua dan peringkat juga lebih tinggi,” katanya.

Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan baru saja Pemkab Karanganyar mendapatkan LPPD 2015, dengan peringkat dua besar tingkat Nasional.

“Tim untuk menyusun itu PNS masih muda-muda. Saya salut dan akan diberi penghargaan supaya tetap semangat. Harapan kami, puskesmas-puskesmas itu juga seperti mereka (berprestasi), bisa terakreditasi semua, dan juga diberi penghargaan” kata Bupati Karanganyar.

Terkait dengan kesehatan masyarakat, kebutuhannya juga semakin tinggi, tambahnya. Di tahun ini akan dibangun Puskesmas rawat inap di Kecamatan Mojogedang, juga Kecamatan Colomadu.

“Setiap tahun satu sampai tiga puskesmas dibangun yang representatif supaya memeriksa kesehatan juga nyaman,” kata Bupati.

Tim Surveyor selama tiga hari menilai Puskesmas Jaten 1, Tasikmadu, Kerjo, dan Kebakkramat 2. Setiap puskesmas dinilai tim yang terdiri dari tiga orang, berasal dari berbagai Provinsi di Indonesia dan Kementerian Kesehatan RI.

“Ada dua rawat jalan (Kebakkramat2 dan Tasikmadu), satu rawat inap (Kerjo), satu agak mengambang, diajukan rawat inap namun ketetapan dari Kemenkes masih rawat jalan (Jaten 1),” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo.

Di Kabupaten Karanganyar, yang sudah lulus mendapatkan akreditasi untuk tingkat Dasar yakni Puskesmas Jenawi, Puskesmas Mojogedang I, sedangkan tingkat Madya yakni Puskesmas Colomadu I, dan Puskesmas Gondangrejo.

“Ada 21 Puskesmas di Kabupaten Karanganyar, sudah lulus Dasar dan Madya ada empat, lalu ada 17 yang belum terakreditasi. Pada semester ini mengajukan empat puskesmas, sisanya 13 puskesmas akan diajukan pada semester dua, target tahun 2017 ini selesai semua di akreditasi,” kata Cucuk Heru Kusumo. (pd)

 

Read More
IMG_0479

Wujudkan Stop BABS Tahun 2017

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (memegang mike) menyampaikan sambutan sekaligus penjelasan pada acara Sambung Rasa di Halaman Radio Swiba (Kamis, 27/4/2017)

Karanganyar,  Kamis 27 April 2017

Tema tersebut diambil untuk acara Sambung Rasa di Halaman Radio SWIBA Kamis malam, 27 April 2017. Acara yang disiarkan secara live lewat Radio SWIBA 96.3 FM ini dihadiri oleh OPD terkait, yakni perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan, Dinas Komunikasi dan Informatika serta beberapa Camat dan perwakilan dari Kelurahan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang baru saja tiba dari kunjungan kerjanya ke Malaysia berkenan hadir pada acara tersebut dan memberikan sambutan.

Sekaligus  memberikan sambutan, Juliyatmono menanggapi pertanyaan dari penyiar Radio Swiba tentang Stop BABS. Beliau  menyampaikan bahwa Indeks Pembangunan Manusia sekarang memakai istilah Pembangunan Manusia Berkelanjutan. Diharapkan derajad kesehatan manusia terus membaik. Kualitas kesehatan manusia diukur melalui perilaku hidup sehat.

“Hidup sehat nanti polanya akan seperti apa, tahun ini akan kita deklarasikan. Sudah kami siapkan sticker dan pamflet untuk dipasang di rumah-rumah supaya orang tahu bagaimana melakukan upaya-upaya untuk membangun perilaku hidup sehat,” terang Juliyatmono.

“Hidup sehat tidak lepas dari aktifitas oleh raga, apapun jenis olahraganya, apa itu jalan kaki, bersepeda, berenang, yang penting bergerak. Kemudian hindari rokok, perbanyak makan buah, dan upaya-upaya yang lain dengan gerakan hidup bersih,” imbuh Juliyatmono.

Salah satu penyebab derajad kesehatan masih kurang adalah karena masyarakat masih belum mau meninggalkan tradisinya, kebiasaannya. Ada sebagian warga masyarakat yang tidak bisa buang air besar kalau tidak di sungai. Kebiasaan buruk ini harus dirubah.

“Masyarakat harus terus digembor-gemborkan untuk Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan),” tandas Juliyatmono.

Masyarakat masih melakukan BABS mungkin memang karena belum mempunyai jamban di rumah. Untuk mengatasai hal ini pemerintah konsekwen akan membantu jambanisasi.

“Kami sudah siapkan dana kira-kira 9 Miliar di APBD untuk menuntaskan masyarakat supaya stop BABS. Kalau kampungnya berjubel-jubel, berdekatan, tidak punya pakarangan, nanti kita buat jamban komunal seperti di Kemiri, Kebakkramat sehingga kampungnya menjadi bersih dan indah, ” tambah Juliyatmono.

Masyarakat di Karanganyar ini yang masih banyak tidak memiliki jamban, yang BAB nya  di pinggir sungai adalah dearah-daerah yang dekat dengan sungai yang aliran sungainya lancar. Daerah-daerah itu di adalah Tawangmangu, sebagian Karangpandan, Colomadu yaitu di Malangjiwan, Utara Gedongan, Klodran, Ngasem. Bahkan yang punya jamban pun malah mengalirkan buangannya ke sungai, tidak ada septi tank nya, seperti daerah-daerah di Gayamdompo, Gedong, Lalung bahkan Kota Karanganyar. Tentu saja ini mencemari sungai-sungai kita.

“Maka program Stop BABS akan kita tuntaskan tahun ini.  Kekurangan dana sudah kami mintakan ke beberapa CSR dari Perushaaan, BUMD kita, dari BAZNAS juga, kita keroyok bareng-bareng,” janji Juliyatmono.

Supaya gerakan ini ada payung hukum dan dasar pemberlakuannya maka dibuatkan regulasinya. Regulasi ini memuat keterlibatan semua pihak. Regulasi ini menjadi bukti konkrit keseriusan kita, sehingga hal ini tidak hanya berupa himbuan belaka, tetapi juga direncanakan dan dianggarkan.

“Akhir tahun nanti saya akan mengundang Ike Nurjanah, duta sanitasi Indonesia supaya melihat bukti-bukti bahwa program ini sudah berjalan dengan baik,” imbuh Juliyatmono. Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More
DSC_0031

Karanganyar Jadi Lokasi Orientasi Lapangan Peserta Diklatpim IV Kemenkes RI  

KOMINFO

Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi mewakili Bupati menyampaikan sambutannya pada penerimaan Diklat Pim IV Kemenkes RI, Rabu (26/4)

Karanganyar, Rabu 26 April 2017

Kabupaten Karanganyar menjadi lokasi orientasi lapangan peserta Benchmarking Diklat Pim IV Angkatan I Kementerian Kesehatan RI. Dalam kegiatan ini diikuti sebanyak 36 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Kunjungan tersebut diterima langsung Sekretaris Daerah, Samsi mewakili Bupati Karanganyar, Rabu (26/4/2017) di aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar.

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan beberapa program dibidang kesehatan yang telah terealisasi, diantaranya stimulan pembangunan jamban sebanyak 5.725 jamban yang bersumber dari APBD, dana desa, CSR dan implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

“Dibidang KB, kami memberikan penghargaan/insentif kepada para pria untuk mengikuti KB jangka panjang yaitu MOP (Vasektomi). Adanya pendirian kampong-kampung KB di Kabupaten Karanganyar,”ujarnya.

Lebih lanjut Sekda menjelaskan tahun 2015 memperoleh penghargaan  KB MKJP Tingkat Nasional dan Juara I BKB Provinsi Jawa Tengah.  Sedangkan untuk bidang pengelolaan keuangan dan aset daerah, Samsi mengatakan berkat kerja keras dan kerjasama dengan berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Karanganyar mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

“Aplikasi yang mendukung pengelolaan keuangan daerah ini, meliputi SIMBAPER, SIMDA Online, SSPD-BPHTB Online, SIM-PDRB,”terangnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang sekaligus Ketua rombongan, Asep Zaenal Mustafa, menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan ini dalam rangka pembekalan pembelajaran dari Benchmarking ke praktis sebagai agen perubahan untuk menjalankan program-program stake holder secara efektif sekaligus sebagai pengukuran kinerja.

“ Dengan mengadopsi dan mengadaptasi kemampuan keunggulan tempat yang dikunjungi diharapkan mampu memberikan banyak manfaat khususnya dibidang kesehatan,”harapnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
KOM_3600

Pembukaan Turnamen Bulu Tangkis Guyub Rukun Cup

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo melakukan foto bersama sebelum bertanding. Kamis (13/04/17)

Karanganyar, Senin 17 April 2017

Pembukaan turnamen bulu tangkis Guyub Rukun Cup diselenggarakan di gedung serba guna dusun Sabrang Kulon, Kecamatan Matesih,  Kabupaten Karanganyar, Kamis malam (13/04).

Acara pembukaan itu dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo beserta Camat Matesih dan kepala OPD Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan terima kasih atas diselenggarakannya turnamen bulu tangkis itu dan memberikan motivasi  kepada para pemuda Karang Taruna dusun Sabrang kulon untuk terus menjaga kerukunan dan membangun dusun Sabrang kulon.

“Kalian harus berbakti kepada orang tua yang telah membangun dusun Sabrang Kulon. Kalian adalah penerus generasi yang akan membawa Sabrang Kulon lebih guyub rukun, maju, dan lebih baik lagi,” kata Bupati.

Dalam kesempatan itu Bupati dan Wakil Bupati juga ikut bermain bulu tangkis sebagai penyemangat seluruh masyarakat dusun Sabrang Kulon yang hadir pada turnamen bulu tangkis tersebut.

Selain itu diadakannya turnamen ini adalah sebagai sarana membentengi anak – anak muda khususnya di dusun Sabrang Kulon dari kegiatan – kegiatan yang negatif dan menjadikan  olahraga sebagai  kegiatan yang positif serta dapat menciptakan kerukunkan pada seluruh masyarakat di dusun Sabrang Kulon. Demikian Diskominfo (rz)

Read More
IMG_9211

Study Banding Pengelolaan ZIS, DPRD Pemalang Kunjungi Karanganyar

kominfo

Bupati saat menerima kunjungan kerja Komisi D DPRD Kab. Pemalang di anthorium, Rabu (12/4).

Karanganyar, Rabu 12 April 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Ketua Baznas Karanganyar beserta jajaran Kepala OPD menerima kunjungan kerja (kunker) Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (12/4/2017).

Muhtarudin selaku Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang sekaligus Pimpinan rombongan menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan, untuk menggali informasi tentang kemasyarakatan terutama Baznas dan kesehatan. Dan berharap dapat menambah kinerja para anggota dewan Kabupaten Pemalang sehingga dapat melengkapi kekurangan yang ada.

Pada kunjungan tersebut, Bupati menjelaskan  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Karanganyar dalam perolehan, pengumpulan sampai pentashorufan zakat infak shodaqoh (ZIS) relatif lancar, sukses dan terus ada peningkatan.

“Rata-rata perolehan ZIS Karanganyar mencapai sembilan ratus juta rupiah setiap bulannya dan tertinggi  se Jawa Tengah.  Untuk 2017, target perolehan ZIS Karanganyar capai dua belas miliar rupiah setahun,”ujarnya.

Ia mengatakan, hasil dari pengumpulan ZIS tersebut dipergunakan untuk membantu masyarakat kurang mampu, memberikan bantuan yang bertujuan untuk kemashlahatan umat dan mengentaskan  kemiskinan.

“Baznas Karanganyar saat ini memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok kepada kaum dhuafa lanjut usia untuk lima orang ditiap desa seumur hidupnya. Ada 177 desa di wilayah Karanganyar sehingga ada 890 orang dhuafa yang menerima bantuan Baznas,”jelasnya.

Ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah dan Baznas siap menopang. Ada desa barokah berupa bantuan air bersih, sumur dalam, permodalan UMKM tanpa bunga dengan memberikan peralatan tepat guna, gaji PNS dipotong 2,5 persen yang muslim untuk Baznas dan PNS non muslim juga dipotong untuk sedekah/persembahan. Setiap bulan digelar pengajian dan pengumpulan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) ditiap-tiap kalurahan.

Pengumpulan ZIS ditiap RT dan RW sebesar sepuluh ribu rupiah setiap bulannya. Baznas juga membeli satu unit mobil ambulans dan mobil jenazah untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Baznas juga membangun RTLH sebanyak dua puluh rumah di Karangpandan, bantuan jambanisasi,  poliklinik dengan berobat secara gratis.

“Selain ada UU no. 23 tahun 2011 tentang Baznas, Peraturan  Pemerintah tentang Infak shodaqoh, Sosialisasi ZIS di OPD, BUMD, BUMD. Ada lima program Bupati untuk Baznas yakni Karanganyar Peduli, Karanganyar Cerdas, Karanganyar Taqwa, Karanganyar Sehat dan Karanganyar Makmur,”tuturnya.

Disampaikan juga pada kesempatan tersebut, hari ini Rabu (12/4) sore, Bupati Karanganyar akan menerima penghargaan dari Menteri Agama tentang Pengelolaan BAZNAS di Hotel Lor In Solo.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

Read More
DSC_0071

130 Mahasiswa Univet Ditarik dari lokasi KKN

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutannya pada penarikan mahasiswa KKN Univet di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (06/4).

Karanganyar, Kamis 6 April 2017

Penarikan sejumlah 130 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Veteran Bantara Sukoharjo yang tersebar di tiga belas desa di Kecamatan Gondangrejo secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (6/4/2017).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar didampingi Sekretaris Daerah, Rektor Univet Bantara Sukoharjo dan Kepala Baperlitbang Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa Univet Bantara Sukoharjo yang telah merampungkan KKN selama dua bulan yang tersebar di tiga belas desa. Kegiatan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam mengabdikan dirinya ditengah-tengah masyarakat.

“Mahasiswa secara langsung belajar mandiri, mengasah skill dan tentunya memberikan kontribusi yang luar biasa bagi masyarakat sekitar,”tutur Bupati saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan keberadaan mahasiswa KKN memberikan motivasi kepada masyarakat pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi akan merubah pola pikir dan merubah hidup seseorang menjadi baik dan lebih baik lagi.

“Semoga apa yang telah dirintis untuk dapat dikembangkan dengan baik, mampu merubah pola pandang akan pentingnya belajar, pola hidup sehat. Karena ilmu itu lebih penting dari harta yang dimiliki, dengan ilmu pula derajat kita dinaikkan,”terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menghimbau untuk menjaga citra Univet, karena almamater yang menyertai sukses kita semua di masa depan.

Sementara itu, Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Ir. Ali Mursyid, WN.MP berharap kerjasama yang terjalin dengan baik antara Pemerintah dan Univet dapat terus berjalan.

“Alhamdulillah mahasiswa kami telah selesai melaksanaka KKN dan secara resmi kami tarik untuk kembali belajar ke Kampus. Semoga kepercayaan masyarakat kepada mahasiswa KKN Univet lebih baik lagi,”ujarnya.

Selanjutnya, Bupati Karanganyar bersama Rektor Univet dan rombongan berkesempatan untuk melihat berbagai stand hasil kreasi dan inovasi mahasiswa KKN Univet, mulai dari kuliner produk lokal, kerajinan mebel, kerajinan tangan dari limbah rumah tangga sampai pupuk organik. Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

 

 

 

 

 

               

 

Read More
web (2)

Karanganyar Wakili Jawa Tengah Lomba Posyandu Tingkat Nasional

Ketua Tim Penilai Lomba Posyandu dari TP PKK Pusat, Endang Budi Pardini (berbatik cokelat) melihat pelaksanaan Posyandu Ngudi Sehat, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar, Siti Khomsiyah Juliyatmono.

Karanganyar, Selasa (04/04/2017)

Kabupaten Karanganyar mewakili Provinsi Jawa Tengah untuk Lomba Posyandu Tingkat Nasional Kategori Kabupaten. Posyandu Ngudi Sehat, di RW 24, Dukuh Gunungsari, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten berhasil maju setelah menang penilaian tingkat Provinsi Jawa Tengah pada bulan September 2016.

Untuk melihat langsung bagaimana pelaksanaan Posyandu Ngudi Sehat, Tim Penilai dari TP PKK Pusat mendatangi lokasi, Selasa (04/04) pagi.

Tampak hadir, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar, Siti Khomsiyah Juliyatmono, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar Hadiasri Widiasari Rohadi Widodo, dan pengurus.

“Kami disini datang untuk melihat langsung, cek dan ricek dari laporan yang kami terima,” kata Ketua Tim Penilai dari TP PKK Pusat, Endang Budi Pardini, saat dilokasi.

Di jelaskan olehnya, Kabupaten Karanganyar tahun 2017 ini pada Lomba Posyandu masuk enam besar nasional, bersaing dengan Kabupaten yang mewakili Provinsi Bangka Belitung, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, dan Sumatera Barat.

Sementara itu, Ketua Posyandu Ngudi Sehat, Sri Sutjiati melaporkan pelaksanaan Posyandu diadakan tanggal 9 setiap bulan. Adapun pelayanan berupa pendaftaran, penimbangan, pencatatan, penyuluhan menu makanan gizi seimbang, konsultasi ibu hamil, konsultasi pemakaian alat kontrasepsi, pelayanan pemberian vitamin A.

“Setelah penimbangan Ibu Balita diarahkan ke perkembangan kecerdasan anak.  Anak balita di ajarkan cuci tangan, tumbuh kembang balita, berinteraksi, juga mengenal warna,” katanya.

Kemudian pemberian gizi seimbang bagi balita dilanjutakan penyuluhan dari Disdukcapil Kabupaten Karanganyar bahwa ibu yang habis melahirkan bisa dibantu dibuatkan akta kelahiran.

“Apabila ada balita yang tidak bisa datang pada hari H, ada kader kami yang datang kerumah, menanyakan kenapa tidak datang, apakah sakit, jadi mengetahui penyebabnya,” katanya.(pd)

 

Read More
IMG_2892

Ketua TP.PKK Karanganyar Terima Tim Penilai Posyandu Nasional

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatrmono saat menyampaikan sambutannya pada penilaian Posyandu terbaik Nasional, Selasa (4/4).

Karanganyar, Selasa 4 April 2017

Dalam rangka penilaian pelaksana terbaik Posyandu tingkat Nasional, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Karanganyar, Siti Khomsa Juliyatmono menerima rombongan tim penilai dari pusat, Selasa (4/4/2017) di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut hadir Bupati Karanganyar, Ketua TP.PKK Provinsi Jawa Tengah, Dispermades Provinsi Jateng, Disdukcapil Provinsi Jawa Tengah, Sekretaris Daerah Karanganyar, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Karanganyar dan segenap keluarga besar TP.PKK Karanganyar.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan PKK sebagai salah satu oganisasi wanita memegang peran penting dan strategis dalam membantu Pemerintah untuk kemajuan pembangunan.

“Berbagai kegiatan dan lomba ini dimaksud untuk bisa terus memajukan PKK dengan segenap Pokja dan kreatifitasnya,”tuturnya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan Pemerintah melindungi ibu dan anak, pentingnya peran seorang ibu  harus mendapat perhatian serius dalam rangka menyayangi putra putrinya di dalam keluarga, karena keluarga merupakan kunci Ketahanan Negara.

“Doa ibu itu ijabah, yang sudah menjadi kodratnya melahirkan anak-anak yang sehat, cerdas, oleh karenanya program KB harus selalu bersinergi untuk generasi berkualitas,”kata Juliyatmono.

Pada penilaian tersebut, Posyandu Ngudi Sehat Desa Ngringo Kecamatan Jaten, Karanganyar berkesempatan maju lomba Posyandu terbaik tingkat Nasional mewakili Jawa Tengah.

Bupati berharap  hasil kerja keras PKK, Kader Posyandu dan seluruh yang terlibat dalam mendukung penilaian ini bertujuan untuk kebaikan semua.

“Alhamdulillah, Desa Ngunut Kecamatan Jumantono tahun 2016 lalu mendapat juara Nasional sebagai Desa Toga. Dan untuk Posyandu Ngudi Sehat Desa Ngringo Kecamatan Jaten ini, kita siap dengan segala konsekuensinya untuk menjadi evaluasi kedepan lebih baik lagi, syukur-syukur dengan cek lokasi, nantinya kita mendapatkan juara lagi,”harapnya.

Sementara itu, Ketua TP. PKK Karanganyar, Siti Khomsya Juliyatmono memaparkan jumlah maupun berbagai kegiatan yang dilakukan Posyandu Ngudi Sehat dalam rangka meningkatkan kualitas hidup ibu dan anak.

“Ada 1.385 Posyandu di wilayah Kabupaten Karanganyar dengan 8.386 Kader Posyandu, untuk Strata Posyandu meliputi Pratama sejumlah 53, Madya sejumlah 354, Purnama sejumlah 754 dan Mandiri sejumlah 132. Sedangkan Integrasi Posyandu terdiri dari integrasi Posyandu A sejumlah 199, B sejumlah 20 dan C sejumlah 23,”terangnya.

Ia menjelaskan berbagai kegiatan pelatihan dari dinas terkait bagi kader posyandu dari mulai pelatihan rajut, pelatihan menu kudapan dan sablon.

Selanjutnya Ketua TP.PKK Pusat, Endang Budi Pardini, pada kesempatan yang sama mengatakan maksud dan tujuan tim penilai posyandu terbaik tidak lain adalah untuk cek dan ricek laporan yang dikirim ke pusat, apakah sesuai dengan kenyataan dilapangan.

“Menilai ke lapangan Posyandu Ngudi sehat, mudah-mudahan sesuai apa yang dilaporkan ke pusat. Dari kadernya, pelaksanaan setiap bulannya, bagaimana kondisi dari sasaran posyandu tersebut. Semoga dari kerja keras dapat menghasilkan yang terbaik,”pungkasnya.

Setelahnya, rombongan tim penilai melanjutkan perjalanan untuk cek lapangan Posyandu Ngudi Sehat di Desa Ngringo, Jaten.

Demikian Diskominfo (ad/ft/ind)

 

Read More
KOM_2798

Pembukaan Jambore Pemuda Kabupaten Karanganyar

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Secara Simbolis Memasangkan ID Card Kepada Peserta Jambore Pemuda

Karanganyar, 4 April 2017

Pembukaan Jambore Pemuda Kabupaten Karanganyar dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cakra Palawa Sri Delingan, Selasa pagi (4/04) dihadiri oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo beserta  Kepala OPD, dan Forkompinda Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan Jambore Pemuda  akan dilaksanakan selama 3 hari 2 malam mulai 4 April sampai 6 April, jambore pemuda ini mengambil peserta dari perwakilan sekolah-sekolah di Kabupaten Karanganyar sejumlah 500 pemuda yang berusia 17 sampai 20 tahun. Terdiri dari 250 putra dan 250 putri.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Karanganyar menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini dan memberkian motivasi kepada para pemuda peserta kegiatan untuk terus semangat dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan jambore pemuda ini.

“Kalian adalah pemuda harapan bangsa teruslah belajar menuntut ilmu, mengabdi, berbakti, tolong menolong, dibekali dengan acara seperti ini kalian semua akan menjadi penerus dan pemimpin bangsa ini” kata Rohadi.

Beberapa materi kegiatan untuk mengisi acara dalam kegiatan jambore pemuda ini yaitu tentang bahaya narkoba, wawasan kebangsaan, kenakalan remaja dan tindak pidana ringan, tata tertib berlalu lintas, baris berbaris, senam pagi, apel pagi dan malam, pentas seni dan permainan tradisional, renungan malam.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Memberikan Materi Tentang Bahaya Narkoba

Semua kegiatan tersebut dilakukan untuk menumbuhkan dan mengembangkan rasa cinta tanah air serta mempertebal semangat kebangsaan dan kesatuan di kalangan generasi muda dan mengembangkan sikap kepemimpinan, kewirausahaan, jiwa gotong royong dan kepeloporan pemuda.  Demikian Diskominfo (yoga/rz)

Read More
web

Hindari Tuberculosis Dengan Perilaku Hidup Bersih

Penyuluhan masyarakat upaya pencegahan penyakit tuberculosis untuk memutus mata rantai penyakit tersebut , Rabu (29/03) pagi.

Karanganyar, Rabu (29/03/2017)

Penyakit Tuberculosis (TB) dapat dicegah dengan menerapkan perilaku hidup bersih di masyarakat. Tak hanya bagi yang menderita, namun juga yang tidak terkena penyakit itu.

“Bagi yang sudah terkena TB, sebaiknya rutin dan patuh berobat sampai benar-benar sembuh. Jangan sampai terputus pengobatannya. Yang penting juga berperilaku hidup sehat,” kata Petugas Program TB Paru Puskesmas Karanganyar, Sigit Wijiyanto, saat acara Penyuluhan TB Paru bagi Ketua RT dan RW se Kelurahan Bejen, Rabu (29/03) pagi, di Kantor Kelurahan tersebut.

Sigit menjelaskan, maksud mengobati sampai sembuh dengan cara minum obat teratur, tidak berhenti minum obat (jangan sampai obat habis lalu tidak minum sehari/ dua hari), dan minum obat hingga tuntas sampai waktu yang ditentukan dokter.

“Lama pengobatan fase intensif diberikan setidaknya selama enam bulan hingga sembilan bulan, tergantung berat ringannya penyakit TB paru tersebut. Ada fase lanjutan dengan tiga macam obat ” kata Sigit.

Dia juga menjelaskan, tanda dan gejala TB antara lain kehilangan berat badan, dahak berdahak, demam lebih dari satu bulan, sesak dan nyeri dada, berkeringat malam hari, badan lemah dan lesu, dan batu berdahak lebih dari dua minggu.

“Segera periksa ke puskesmas terdekat jika ada gejala seperti itu, tiga gejala saja segera diperiksa,” katanya.

Upaya pencegahan dengan memberikan penyuluhan ini untuk memutus mata rantai penyebaran itu. Dia juga mengatakan menutup mulut saat bersin dan batuk, tidak meludah disembarang tempat, meludah tapi tempat yang di isi sabun atau karbol juga mencegah penularan penyakit itu.

Memakai masker hidung juga disarankan saat di rumah sakit, sebagai upaya pencegahan masuknya virus penyakit.“Saya mengajak untuk hidup bersih, hidup sehat diri sendiri dan lingkungan,” katanya. (pd)

Read More