Category: Kesehatan & Olahraga

DSC_3158

Pembalap Karanganyar Finis Di Posisi Lima

Ketua DPRD Karanganyar Sumanto,SH memberikan penghargaan dan piala kepada satu satunya pembalap dari Karanganyar Warseno

KARANGANYAR – 25 Februari 2018

Warseno, pembalap asal Karanganyar hanya mampu finis diurutan ke lima dalam kejuaraan Tour De Lawu King Of Mountain HUT DPRD Karanganyar ke 67. Meski demikian, masyarakat bumi intanpari harus bangga terhadap mantan siswa SMP 2 Jaten tersebut. Sebab selain medan yang berat, Warseno menjadi single fighter (pejuang sendirian, Red) menghadapi beberapa club ternama. Sejak awal Warseno sudah berada di posisi lima besar, namun terus dipepet oleh pembalap pembalap dari Solo dan beberapa daerah di Jawa Barat, Kalimantan dan Jawa Timur.

“Yang jelas latihan tidak membohongi hasil. Kerja keras dan niat yang kuat semua bisa meraih yang terbaik,” papar juara 1 Tour De Lawu King Of Mountain, Woro Fitriyanto usai memasuki garis Finis di Cemoro Kandang, Tawangmangu kemarin (25/02).

Tour de Lawu King Of Mountain ini menempuh jarak 45 km dari Palur sampai Cemoro Kandang, Tawangmangu. Lomba yang diikuti 150 pembalap dari Solo, Bandung Jawa Barat, Surabaya Jawa Timur, Kalimantan dan Sulawesi. Woro menambahkan medan di Tawangmangu ini sangat berat. Sebab hampir seluruh trek adalah tanjakan. “Sekali lagi, kuncinya disiplin dan kemauan keras. Saya berhasil meraih waktu 2 jam 22 detik,” tambah Woro.

Sementara Pelatih Ilufa –-yang juga menaungi Woro–, Agus Hadiyanto mengatakan kebersihalan woro tidak terlepas dari kerja tim. Sebab sejak awal, pihaknya sudah membentengi Warseno, Delton dan Sholeh yang cukup berbahaya. Ketika pembalap itu harus ‘dipepet’ sehingga tidak bisa sprin ke depan sendiri. “Saya senang dan bangga, ketiga juara  dari tim Ilufa. Yang berat ini adalah medannya karena hampir semua tanjakan,” imbuhnya Agus.

Selain itu, Ketua Panitia, Heriyono mengatakan lomba dalam rangka HUT DPRD Karanganyar berlangsung sukses. Atlet yang mengikuti sebanyak 150 atlet dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi dan Kalimantan. Apalagi persiapannya yang sangat mepet karena hanya 4 minggu.”Saya sebenarnya tidak sanggup. Namun dari DPRD memaksa saya, sehingga inilah hasilnya. Namun saya katakan kejuaraan ini tetap sukses,” imbuhnya.

Guru Olahraga SMP 2 Jaten tersebut,  menambahkan sebenarnya banyak atlet balap sepeda dari Karanganyar. Bahkan, ada spesalis tanjakan yakni Warseno dan Harun. Namun karena dana dan fasilitas yang tidak memadai tersebut maka beberapa atlet milik Karanganyar ‘lari’ ke solo dan daerah lainnya. “Saya sering ditangisi atlet karena dana dan sarana prasarana. Saya tidak bisa berbuat banyak tentang hal itu, saya persilahkan mereka memilih club yang bisa membuat pembalap betah,” imbuhnya. (hr/adt/pd)

Read More
DSC_0004

Pjs Bupati Karanganyar Himbau PMI kedepankan Unsur Ibadah dan Pelayanan

DISKOMINFO

Pjs Bupati Karanganyar Prijo Anggoro Budi Rahardjo menyampaikan sambutannya dalam acara Muskab PMI di Aula Gedung PMI Karanganyar, Kamis (22/02).

Karanganyar, Kamis 22 Februari 2018

Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai organisasi sosial harus memiliki unsur ibadah lebih dominan serta mengedepankan pelayanan masyarakat. Karena keberadaan PMI ditengah-tengah masyarakat benar-benar dirasakan manfaatnya bagi mereka terkena bencana maupun membutuhkan donor darah.

Hal tersebut diungkapkan Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo saat membuka Musyawarah PMI Kabupaten Karanganyar, Kamis (22/02).

“PMI ini pekerjaan sosial melaksanakan tugas yang sangat mulia, menolong jiwa setiap orang yang tertimpa musibah. Saya salut PMI Karanganyar luar biasa, ini membuktikan suasana PMI top markotop,”tuturnya.

Ia menghimbau PMI Karanganyar untuk selalu siap hadir ditengah-tengah masyarakat karena ini merupakan wujud  pengabdian dan kesigapan PMI dalam melayani, menolong jiwa yang membutuhkan pertolongan cepat.

“Baik Pengurus maupun sukarelawan PMI, ini adalah modal kita untuk hakekat bermasyarakat, mendominasi unsur ibadah dan pelayanan untuk tabungan kita di akherat nantinya,”pesannya.

Muskab Karanganyar yang dilaksanakan di Gedung PMI Karanganyar tersebut, dihadiri pula oleh Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah, Edi Susanto.

Pada kesempatan tersebut ia  mengapresiasi keberadaan PMI Karanganyar yang telah menjalankan program-programnya dengan baik, pelayanan masyarakat sudah sangat memuaskan.

“Pelayanan-pelayanan sudah baik, animo masyarakat untuk donor darah terus meningkat sehingga suplai darah yang dimiliki PMI Karanganyar berlebih,”jelasnya.

Ditambahkannya melalui musyawarah diharapkan dapat mengalokasikan tiga point penting yakni pertanggungjawaban yang telah dilaksanakan, menyusun program lima tahun kedepan serta pemilihan pengurus baru.

Sementara itu Laporan Ketua PMI Karanganyar, Timotius Suryadi mengatakan PMI Karanganyar dalam tata pengelolaan sudah berbasis teknologi khususnya dalam hal pelayanan. Sumber daya Manusia (SDM) terdiri atas Pengurus, UTD serta sukarelawan. Untuk pendanaan mulai tahun 2013 baik bulan dana PMI maupun hibah senilai Rp 498 juta berkembang terus sampai tahun 2017 mencapai nilai sebesar Rp 1,035 miliar sehingga kenaikan sudah seratus persen dan telah melalui audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Sumber dana masih mengandalkan bulan dana PMI yakni 44 persen untuk pelayanan masyarakat, 25 persen pengembangan lainnya, 5 persen diperuntukkan darurat bencana,”jelasnya.

Lebih lanjut Timotius menyampaikan untuk tahun 2017, PMI Karanganyar pindah ke markasnya yang baru sehingga operasional sarana prasarana meningkat cukup besar.

“Perlu saya sampaikan bahwa tempat Muskab yang kita laksanakan ini merupakan Gedung baru PMI Karanganyar. Sementara sukarelawan PMI yang berawal berjumlah 414 orang hingga tahun 2017 bertambah menjadi 4470 orang,”terangnya.

Ia pun menjelaskan suplai darah PMI Karanganyar melebihi karena antusias masyarakat untuk mendonorkan darahnya tinggi.

“Animo masyarakat untuk donor darah terus meningkat sehingga sering kami menolak karena suplai darah berlebih,”katanya. Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

Read More
DSC_0247

TURNAMEN BOLA VOLLEY DPRD CUP Ke-1

DISKOMINFO

Tim Bola Volley DAMRI berfoto bersama Bupati Karanganyar, Juliyatmono setelah di laga Final berhasil mengalahkan BANK JATENG dari Semarang dengan skor telak 3-0, Sabtu (17/02) di GOR RM SAID Karanganyar

Karanganyar , 17 Februari 2018

Salah satu rangkaian kegiatan yang di selenggarakan pemerintah daerah Kabupaten Karanganyar dalam rangka HUT DPRD Ke 67 Kabupaten Karanganyar adalah Turnamen Bola Volley yang di gelar di GOR RM SAID pada tanggal 6-17 Februari 2018.

Diikuti sebanyak 24 Club Bola Volley baik lokal club di Kabupaten Karanganyar,hadir pula beberapa club Bola Volley dari Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari 24 peserta tersebut dibagi menjadi 2 kategori Turnamen, yaitu 16 Tim Bola Volley kategori Lokal Karanganyar dan 8 Tim Bola Volley kategori Open yang diikuti Tim dari Jateng,Jatim dan DIY, papar Ketua Panitia yang akrab di sapa Mas Sableng dalam pidato sambutanya.

Ketua Panitia “Mas Sableng” dalam sambutanya memaparkan, turnamen kali ini pasti akan rame dan menyedot banyak penoton pecinta Bola Volley di Kabupaten Karanganyar karena diikuti beberapa Exs Pemain Nasional Bola Volley Timnas Indonesia dan beberapa legiun pemain Exs Proliga dan Livoli yang bermain di beberapa TIM kategori Open.

Gelaran Turnamen Bola Volley yang di mulai dari tanggal 6 hingga 17 Februari ini akhirnya di tutup pada malam Grand Final pada Sabtu (17/02). Dibuka dengan partai Eksibisi yang mempertandingkan Tim DPRD Kabupaten Karanganyar melawan Tim Wartawan yang juga di perkuat Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Pada Parta Puncak untuk Kategori Tim lokal Karanganyar mempertemukan Tim Bola Volley SAHABAT(Jumapolo) melawan Tim AZKA (Alastuwo Kebakkramat), dan Tim AZKA berhasil keluar sebagai Juara 1 setelah mengalahkan Tim Bola Volley SAHABAT dengan skor 3-1. Sedangkan untuk Grand Final kategori kelas Open Mempertemukan Tim yang sangat berpengalaman DAMRI melawan BANK JATENG(Semarang) dengan hasil akhir Tim Bola Volley DAMRI keluar sebagai juara setelah menumbangkan BANK JATENG dengan skor 3-0 sekaligus.

Demikian Diskominfo (Ard/Hr/Yg)

Read More
20180219_081711

POPDA Kabupaten Karanganyar Tahun 2018 Melombakan 424 Nomor

diskominfo

Asisten Perekonian Pembangunan dan Kesra Setda Karanganyar Siti Maisyaroch mewakili Pjs. Bupati Karanganyar memukul gong tanda dimulainya POPDA Kabupaten Karanganyar Tahun 2018 di Gor RM. Said, Senin Pagi (19/02)

Karanganyar – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Karanganyar tahun 2018 akan berlangsung selama sepekan dimulai tanggal 19 Februari hingga 24 Februari mendatang. Berkesempatan hadir dalam upacara pembukaan dan membuka secara langsung Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Karanganyar Siti Maisyaroch mewakili Pjs Bupati Karanganyar, didampingi perwakilan dari Polres Karanganyar dan jajaran Pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Senin Pagi (19/02).

Dalam sambutannya Siti Maisyaroch mengajak semua peserta POPDA untuk senantiasa menjaga sportivitas dalam berlomba. Selain itu juga diharapkan dengan pelaksanaan POPDA kali ini muncul bibit unggul atlit asal Karanganyar yang mampu berprestasi di level Nasional maupun Internasional.

“Bulan Maret mendatang Kabupaten Karanganyar akan menjadi tuan rumah POPDA tingkat Karesidenan Surakarta, semua harus All Out untuk membawa Karanganyar juara di rumah sendiri”, ujar Siti Maisyaroch.

Sementara itu Tarsa, Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar mengatakan pelaksanaan POPDA bertujuan untuk meningkatkan kecintaan dan apresiasi terhadap bidang olahraga, serta membina sekaligus seleksi persiapan jelang POPDA di tingkat Karesidenan Surakarta hingga tingkat Propinsi. Sebagai peserta adalah pelajar SD, SMD, dan SMA/SMK di 17 Kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Tarsa menambahkan 15 Cabang olahraga akan diperlombakan dan memperebutkan 424 Nomor yang terbagi dalam 3 kelas yakni Kelas SD, Kelas SMP dan Kelas SMA/SMK. Masing-masing juara 1, 2, dan 3 akan memperoleh uang pembinaan dan piagam penghargaan serta akan dikirim untuk mengikuti POPDA tingkat Karesidenan Surakarta khusus bagi juara 1 di masing-masing nomor lomba. Demikian Diskominfo (ad+Ard)

Read More
WhatsApp Image 2018-02-19 at 8.53.26 AM

Asah Atlet Lokal Dalam Lomba Lari Wisata 7 K di Ngargoyoso

 

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi dan Ketua DPRD Sumanto membuka star lomba lari 7 K di Ngargoyoso

KARANGANYAR – 18 Februari 2018

DPRD Karanganyar berupaya mengasah dan mempertajam kemampuan atlet-atlet lokal untuk bisa ‘berbicara’ banyak di kancah Nasional dan Internasional. Salah satu bukti adalah digelarnya Lomba Lari Wisata 7 K di Desa Sogorogunung, Kecamatan Ngargoyoso. Event tingkat nasional diikuti 1027 pelari dari berbagai daerah dengan tiga kelompok umur. Yakni kategori Pelajar Lokal Karanganyar, Umum Solo Raya dan Umum Jawa Tengah.

“Selain meningkatkan prestasi atlet-atlet lokal khususnya Karanganyar, lomba Lari ini juga sebagai investasi pariwisata di bumi Intanpari. Karanganyar ini mempunyai pariwisata yang lengkap, kecuali laut. Makanya semua berkunjunglah ke Karanganyar,”papar Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto SH sesaat membuka lari wisata 7 K di Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso Minggu (18/02).

Dia menambahkan event ini juga sekaligus merayakan HUT DPRD ke 67. Pihaknya berharap dengan banyak event yang digelar para atlet juga semakin terasah dan skillnya tinggi. Jika event satu tahunan ini berhasil, pihaknya akan membula lomba lari tingkat nasional. “Kita terus evaluasi dan akan membuka kejuaraan dengan taraf internasional di Tahun depan. Supaya atlet lokal juga terdorong untuk lebih berprestasi lagi,” imbuhnya. (hr)

Read More
sepakbola (2)

Turnamen Sepak Bola Antar Club Se Kabupaten Karanganyar

KOMINFO

Partai Pembuka Gelaran Turnamen Sepak Bola Memperingati Hari Jadi DPRD Ke-67 Sabtu (10/02)

Karanganyar, 10 Februari 2018

Memeperingati hari jadi DPRD Kabupaten Karanganyar yang ke-67, bertempat di Stadion RM.SAID Karanganyar diadakan Turnamen Sepak Bola Antar Club Se Kabupaten Karanganyar. Di mana pesertanya diikuti Club dari beberapa Kecamatan, dengan laga pembuka mempertemukan Club Sepak Bola BANGKID dari Kecamatan Gondangrejo melawan Club Sepak Bola ZETLE MEYER dari Karanganyar dengan hasil skor 2-1 untuk kemenangan Zetle Meyer.

Hadir dalam acara pembukaan tersebut Sekretaris Dewan DPRD Kabupaten Karanganyar, Drs.Sujarno yang bertindak mewakili Ketua DPRD. Sekwan, Drs.Sujarno dalam pidato sambutanya berharap agar momentum turnamen Sepak Bola memperingati hari jadi DPRD yang ke-67 ini menjadi momentum bangkitnya persepak bolaan di Kabupaten Karanganyar, agar Kabupaten Karanganyar nantinya mempunyai wakil Tim yang bisa menjadi kebanggaan masyarakat Karanganyar di kancah persepak bolaan nasional.

Beliau Sekwan DPRD, Sujarno juga berharap sepak bola di karanganyar ini menjadi sepak bola yang mempersatukan, dan sepak bola yang bisa menghibur masyarakat Karanganyar.

Demikian Diskominfo (Ad/Ard)

Read More
DSC_9191

TURNAMEN BOLA VOLLEY ANTAR SMP/MTS Se-Kab.KARANGANYAR

KOMINFO

Bupati Karanganyar, juliyatmono secara simbolis memberikan Bantuan Dana dan Piala Bupati dalam acara pembukaan Turnamen Bola Volley antar SMP/MTS di Halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Karanganyar Selasa, (13/02)

 

 

 

 

 

Karanganyar, 13 Februari 2018

Bertempat di halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Karanganyar Selasa, (13/02). Diselenggarakan Turnamen Bola Volley Antar SMP/MTS se Kabupaten Karanganyar yang di ikuti oleh beberapa SMP dan MTS se Kabupaten Karanganyar baik untuk kategori putri maupun putra.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang juga sebagai alumnus dari MAN. Beliau menyampaikan terimakasih karena acara turnamen Bola Volley ini setiap tahunya berlangsung dengan baik. Beliau juga mengharapkan turnamen Bola Volley ini dapat terus diagendakan dan konsisten.

Harapanya dengan adanya turnamen Bola Volley ini bisa menjadikan generai pemuda sekerang bisa jauh lebih baik pribadinya dan bisa memberikan pesan “bagi siapapun yang ingin menang harus mau berlatih dengan giat, sehingga rasapercaya dirinya bisa tumbuh dengan baik”. Bupati Karanganyar, Juliyatmono juga menghimbau para pelajar untuk menghiasi hari-harinya dengan selalu berfikir secara positif. Karena di dalam akal yang sehat juga terdapat jiwa yang sehat, berikut pesan Bupati Karanganyar, juliyatmono di akhir pidato sambutanya.

Demikian Diskominfo (Hr/Ard)

Read More
DSC_8028

Hidupkan Kembali Setelah Mati Suri

Direktur PT Kimia Apotik Imam Faturahman dan Bupati Karanganyar, Juliyatmono sepakat memperbadayakan apotik Sukowati

KARANGANYAR – 06 Februari 2018

Usaha keras terus diupayakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar untuk menghidupkan kembali BUMD Apotik Sukowati setelah ‘mati suri’. Langkah untuk membangkitkan itu, Pemkab Karanganyar menggandeng PT Kimia Farma Apotik untuk kerjasama operasional, pengelolaan apotik, klinik, laboratorium, dan layanan kesehatan di apotik yang berada di selatan Taman Pancasila tersebut. Pasalnya, apotik Sukowati selama ini kurang optimal dan dahulu sudah akan ditutup.

“Apotik Sukowati ini dikelola kayak apapun kok susah. Makanya kami menggandeng Kimia Farma untuk memberbayakan instalasi obat tersebut.  Saya berharap bisa buka 24 jam dan melayani masyarakat dengan baik,” ujar Bupati Karanganyar Juliyatmono usai pendantanganan Mou dengan PT Kimia Farma Apotik di ruang Anthurium Rumah Dinas Selasa (06/02).

Dia menambahkan dengan kerjasama ini diharapkan bisa hidup kembali. Sebab izin masih dan jika tidak dioptimalkan maka akan membenani. Pemkab Karanganyar juga mengucapkan terima kasih atas kerjasama tersebut. Pihaknya meminta PT Kimia Farma Apotik bisa memanfaatkan aset-aset yang ada. Secara manajemen bisa tertata dengan baik karena sehat adalah dambaan seluruh masyarakat. “Jika sudah sehat, maka masyarakat akan lebih produktif. Inti dari pemerintah ini adalah pelayanan bukan untuk cari duit, “imbuhnya.

Sementara Direktur PT Kimia Farma Apotik, Imam Faturahman mengaku senang dan bangga bisa kerjasama dengan pemkab Karanganyar. Sebab bisa diberikan kesempatan untuk bekerjasama dengan memanfaatkan aset di lingkungan Pemkab Karanganyar. Sebagai jaringan pelayanan kesehatan milik BUMN, pihaknya akan membantu program pemerintah bidang kesehatan. “Kami hadir dan siap melengkapi dan memberikan pelayanan kesehatan paripurna kepada masyakarat,” tambahnya.

Menurut Imam PT Kimia Farma bukan hanya bergerak di jaringan kesehatan. Pihaknya juga menopang industri obat-obatan. Di era BPJS ini, pihaknya memback up seluruh obat untuk pasien BPJS. “Semoga apa yang kita lakukan mendapat berkah dari Allah SWT,” imbuh Imam. (hr/ft)

Read More
DSC_0025

Seratus Lansia Ikuti Penyuluhan Kesehatan

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan paket bantuan pada salah satu lansia di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (25/1).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karanganyar, Kamis 25 Januari 2018

Lebih kurang seratus orang lanjut usia (Lansia) dari beberapa desa di Kabupaten Karanganyar mengikuti penyuluhan kesehatan dan sosialisasi hak-hak lansia yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (25/01). Diharapkan kegiatan ini dapat mewujudkan Karanganyar ramah lansia dan selanjutnya Karanganyar menjadi percontohan Lansia di Indonesia.

Kegiatan yang diselenggarakan Pejuang Social Community (PSC) Karanganyar bekerjasama dengan Pemkab Karanganyar melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Karanganyar dihadiri sekaligus menyampaikan sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Ia mengatakan  Pemerintah mengapresiasi dan berterima kasih kepada para Lansia. Lansia menjadikan suri tauladan kepada generasi-generasi muda sekarang untuk selalu berbuat kebajikan, kebaikan.

“Tugas orang tua adalah mendo’akan supaya lancar rejeki dan segala urusan anak cucunya,”tuturnya.

Disampaikannya juga Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah memberikan perhatian khusus terhadap Lansia yang ada di Kabupaten Karanganyar dengan adanya program bantuan kepada Lansia umur 70 tahun ke atas.

“Kami minta kepada Dinsos untuk data lengkap jumlah Lansia di Kabupaten Karanganyar untuk diberikan bantuan baik berupa uang ataupun paket sembako,”jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, dr. Cucuk Heru Kusumo yang pada kesempatan tersebut menjadi salah satu narasumber menjelaskan berbagai  ilmu dan pengalaman  sebagai orang tua untuk ditularkan ke anak cucu kita supaya terhindar dari kepikunan.

“Mengajarkan mandiri agar anak cucu dapat mencukupi kebutuhannya sendiri, belajar berkomunikasi dengan keluarga supaya tetap didampingi,”terangnya.

Dihadapan para Lansia dr. Cucuk menghimbau pentingnya menjaga kesehatan. Sehat yang dimaksud adalah berfikir sehat yakni berfikir yang manfaat, positif, rajin ibadah, menjaga pola makan serta bersosialisasi juga sehat.

“Kita harus menjadi kelompok ahli syukur,”pintanya.

Ditambahkannya, pelayanan baik konsultasi maupun cek kesehatan khusus Lansia, Kabupaten Karanganyar telah tersedia Pospindo, Posyandu Lansia, Puskesmas, Bidan Desa.

“Kalau ada kesulitan konsultasi, gawat darurat maupun pengobatan yang membutuhkan penjemputan dapat menghubungi no. 0271 495226,”imbuhnya.

Selanjutnya, Kepala Dinas sosial Karanganyar, Agus Heri Bindarto mengatakan Karanganyar mempunyai Program Komda Lansia yang diperuntukkan Lansia 60 tahun ke atas.

“Berbagai kegiatan Komda Lansia telah rutin dilaksanakan meliputi senam di Car Free Day depan PMI, cek kesehatan masing-masing kecamatan di Posyandu Lansia,”jelasnya.

Ada 500 Posyandu Lansia di Kabupaten Karanganyar tetapi baru sekitaran 60 Posyandu Lansia yang memiliki alat cek kesehatan lengkap dikarenakan Program Komda Lansia  juga baru terbentuk.

Terpisah, Ketua Humas PSC Karanganyar, Marfuah Dwi Nuryani mengatakan tujuan penyelenggaraan kegiatan ini agar para Lansia mendapatkan perhatian khusus Pemerintah. Disamping legalitas organisasi agar PSC  memiliki badan hukum sehingga yang menjadi program-program PSC dapat terlaksana dan berkelanjutan.

“Kami butuh dukungan dari semua pihak gar lansia mendapat perhatian dari Pemerintah guna mewujudkan Karanganyar ramah Lansia dan berharap Karaganyar menjadi percontohan Lansia di Indonesia,”harapnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind).

Read More
web

587 Atlet Ikuti Kejuaraan Renang

Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto (kanan) foto bersama dengan pemenang lomba renang HUT DPRD Karanganyar ke 67 tahun.

Karanganyar, Sabtu (20/01/2018)

Sebanyak 587 atlet mengikuti kejuaraan renang antar perkumpulan se Jawa yang berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu  (19-21/01) di Kolam Renang Intanpari, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar.

Kejuaraan renang itu merupakan rangkaian kegiatan HUT DPRD Karanganyar ke 67 tahun. Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto, mengatakan pihaknya telah mengadakan tiga tahun berturut-turut sejak tahun 2015.

“Ini juga sudah termasuk agenda rutin tingkat Jawa Tengah. Dari 58 klub yang ikut, ada yang berasal dari Kota Bandung, dan Kabupaten Subang, Jawa Barat. Tentu juga Kabupaten/Kota di Jawa Tengah,” kata Sumanto, Jumat (19/01) di lokasi.

Sumanto juga berharap, dengan adanya ini dapat mencari atlet renang dari Kabupaten Karanganyar yang dapat bersaing di tingkat Nasional. Terbukti ada Lintang Surya Wibawa, yang berhasil mendapat medali emas di kategori 400 meter gaya bebas putra.

Hal yang sama juga dikatakan Asisten Pemerintahan, Bachtiar Syarif, yakni Pemkab Karanganyar mengapresiasi adanya kejuaraan ini, dengan begitu atlet dari Kabupaten Karanganyar dapat mengasah kemampuan yang dimiliki bersaing dengan atlet lainnya.

“Selamat berlomba, junjung sportivitas, raih prestasi sebaik-baiknya,” kata Bachtiar Syarif.

Adapaun kategori yang dilombakan untuk putra dan putri seperti, 400 meter gaya bebas, 100 meter gaya punggung, 50 meter gaya dada, 100 meter gaya kupu-kupu, 200 meter gaya ganti perorangan, 50 meter gaya bebas, 4×50 meter estafet gaya bebas, 4×100 estafet gaya ganti, dan lainnya.(pd)

Read More