Category: Ekonomi

aku

Pasar Murah Sembako Diserbu Warga

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo tampak melayani warga yang membeli sembako di Pasar Murah, Jumat (24/06) di halaman Gedung Wanita Karanganyar

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo tampak melayani warga yang membeli sembako di Pasar Murah, Jumat (24/06) di halaman Gedung Wanita Karanganyar

Karanganyar, Jumat (24/06/2016)

Menjelang lebaran tahun 2016, Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan pasar murah di 17 lokasi. Yang terakhir di adakan di halaman Gedung Wanita. Ribuan warga tampak antusias membeli sembako murah, Jumat (24/06) pagi.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Karanganyar, Timotius Suryadi, mengatakan, sejak pukul 07.00 WIB, warga sudah memadati dan berjubel di loket kupon yang sudah disediakan.

“Disediakan 3.550 paket sembako dengan harga murah. Dalam satu jam sudah habis,” kata Timotius Suryadi, di lokasi.

Dia menjelaskan 3.550 kupon itu terdiri dari 1.500 lembar kupon gula pasir, 1.300 lembar kupon beras dan 750 lembar kupon minyak goreng.

“Selembar kupon gula pasir senilai Rp 25 ribu mendapat dua kilogram, dan selembar kupon minyak goreng Rp 9 ribu mendapat 1 liter minyak goreng. Kemudian 5 kilogram beras dapat dibeli dengan kupon senilai Rp 30 ribu,” katanya.

Kecamatan Karanganyar mendapat giliran paling akhir dalam penyenggaraan pasar murah itu. Pemkab Karanganyar sudah menyelenggarakan pasar murah di 16 kecamatan lainnya.

Timotius Suryadi menambahkan, harga sembako yang dijual di pasar murah lebih miring dibanding harga pasar.

“Misalnya gula Rp 12.500, padahal di luar Rp 16 ribu-Rp 17 ribu perkilogram dan beras  Rp 6 ribu saja dari harga normal Rp 11 ribu perkilogram,” katanya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo seusai membuka acara tampak berkeliling di stan dan bahkan melayani pembeli.

“Pemerintah Kabupaten Karanganyar membantu warga untuk mendapatkan harga yang lebih murah, dibawah harga pasaran. Harapannya nanti menyambut Lebaran dengan suka cita,” katanya.pd

Read More
DSC_0020

DISHUBKOMINFO Kabupaten Karanganyar Menggalakkan Pendataan Menara Telekomunikasi

kominfo

Penempelan Stiker Oleh Petugas Bahwa Menara Telah Membayar Retribusi Tahun 2015

Dishubkominfo Kab. Karanganyar terus melakukan pendataan menara telekomunkasi yang tersebar di 17 kecamatan se-Kabupaten Karanganyar.

Setidaknya dari data tahun 2015 terdapat sekitar 158 menara telekomunikasi di Kabupaten Karanganyar. Menara sebanyak itu merupakan kepemilikan dari sekitar 27 Provider seperti Oke Daya Mitratel, Oke TBG,OKE XL, TARRACEL, OKE TELKOMSEL, OKE INDOSAT,OKE Protelindo, dan lain-lain. Disamping dalam rangka pengendalian dan pengawasan menara telekomunikasi, pendataan menara tahun 2016 ini sangat diperlukan untuk melengkapi database menara.

Dengan keluarnya Putusan MK Nomor 46/PUU-XII/2014 yang membatalkan Penjelasan Pasal 124 UU No.28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, maka penarikan retribusi pengendalian menara dengan dasar 2% NJOP tidak berlaku. Besarnya retribusi pengendalian menara kemudian diatur dengan mengalikan Tingkat Penggunaan Jasa dan Tarif Retribusi Menara. Adapun Tingkat Penggunaan Jasa dipahami sebagai frekuensi pengendalian dan pengawasan menara telekomunikasi yang dilakukan oleh Pemerintah, sedangkan tarif retribusi merupakan nilai rupiah yang ditetapkan untuk menghitung besarnya retribusi terutang. Sesuai Formulasi Penghitungan Tarif Pengendalian Menara Telekomunikasi dalam lampiran Surat Kementrian Keuangan RI tanggal 18 November 2015, besaran retribusi pengendalian menara telekomunikasi dapat memperhitungkan zonasi; ketinggian menara; jenis menara; dan jarak tempuh. Untuk memenuhi data-data kharakteristik menara tersebut maka perlu dilakukan kegiatan pendataan menara telekomunikasi.

Sampai dengan saat ini, dari sekitar 150 an menara tersebut, baru sekitar 30 an menara yang terdata kembali. Mengingat terpencarnya lokasi-lokasi menara, keterbatasan SDM dan sarana dan prasarana maka pendataan menara dilakukan secara bertahap per kecamatan. Secara teknis, pendataan kembali menara melingkupi cek titik-titik koordinat lokasi menara berdasar cell plan, konstruksi fisik bangunan, pendataan jenis lokasi peruntukan (sawah, ladang, perbukitan, pusat perdagangan, permukiman desa atau kota). Saat pendataan lapangan juga sekaligus melakukan penempelan stiker tanda menara telah memenuhi kewajiban perizinan sehingga sesuai dengan UU No.36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi , masyarakat tidak diperbolehkan melakukan perbuatan yang menimbulkan gangguan fisik dan elektromagnetik terhadap penyelenggaraan telekomunikasi.

Demikian Dishubkominfo (Sofi)

Read More
KOM_2232

Pastikan Keselamatan Dan Kenyamanan Pemudik, Dishubkominfo Adakan Sidak Angkutan

kominfo

Penempelan Stiker Laik Jalan Oleh Kadishubkominfo Karanganyar

kominfo

Pengecekan Administrasi Oleh Petugas Dishubkominfo Karanganyar

kominfo

Pengecekan Fisik Oleh Petugas Dishubkominfo Karanganyar

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar dalam rangka persiapan mudik lebaran tahun 2016 ini melaksanakan operasi (sidak) ke beberapa PO antara lain PO Rosalia Indah dan PO Langsung Jaya pada Kamis siang (23/6).

Pantuan sidak lapangan di dua PO yang dipimpin langsung oleh Kepala Dishubkominfo Karanganyar Agus Cipto Waluyo mendapati beberapa bus dalam kondisi laik jalan dan masih ada juga dalam kondisi belum laik. Pemeriksaan dilakukan melalui dua proses yakni pemeriksaan fisik dan administrasi. Bus yang dalam kondisi laik jalan akan ditempeli stiker laik jalan oleh petugas dan ini berlaku nasional.

“Sidak kali ini dikhususkan untuk angkutan AKAP, namun Dishubkominfo sendiri akan melaksanakan kegiatan serupa menyasar keseluruh angkutan umum baik itu AKAP, AKDP dan Angkudes yang akan kita mulai sabtu (25/6) dan senin (27/6) tentu saja ini dalam rangka perwujudan pelayanan kami kepada masyarakat terkait keselamatan bertransportasi”, tambah Agus Cipto

Agus Cipto menambahkan bahwa jumlah angkutan umum yang berada di Kabupaten Karanganyar baik AKAP, AKDP maupun Angkudes sebanyak 326 tersebut, untuk memastikan keselamatan penumpang, petugas Dishubkominfo akan memeriksa kondisi fisik bus angkutan mudik lebaran antara lain rem, suspensi, lampu, wiper, klakson, alat-alat keselamatan bus dan ban. Selain itu sopir nantinya akan kita test urine dan narkoba untuk menghindari faktor human error.

Demikian Dishubkominfo (ad)

Read More
DSC_8624

Wapadai Tabung Elpiji Bocor dan Isi Gas Kurang

Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar, Samsi (tengah) saat sidak di salah satu agen elpiji di Karanganyar PT Salma Wicaksana, Jungke, Jumat (10/06) pagi.

Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar, Samsi (tengah) saat sidak di salah satu agen elpiji di Karanganyar PT Salma Wicaksana, Jungke, Jumat (10/06) pagi.

Karanganyar, Sabtu (11/06/2016)

Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar, Samsi, menghimbau kepada masyarakat untuk berhati hati jika membeli tabung elpiji isi tiga kilogram.

“Konsumen jika ada yang mendapati tabung elpiji dengan keadaan isi kurang, segel rusak, atau tabung bocor yang jangan dibeli. Lebih baik dikembalikan, agar tidak rugi,” kata Samsi, Jumat (10/06) di sela sela inspeksi mendadak elpiji di agen, SPBU dan SPBE.

Samsi, juga meminta agar agen dan pangkalan untuk memeriksa terlebih dahulu sebelum tabung gas didistribusikan ke masyarakat.

“Di cek ulang, ditimbang lagi. Jangan sampai berat isi gas kurang dari tiga kilogram. Segel jangan sampai rusak. Pastikan juga tidak terjadi kebocoran,” kata Samsi.

Selain itu, Kepala Bagian Perekonomian, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Karanganyar, Timotius Suryadi menuturkan, pasokan gas elpiji di Kabupaten Karanganyar untuk harian dan bulan ramadhan masih mencukupi.

“Pasokan elpiji sejumlah 728.920 tabung, dalam satu bulan.  Khusus bulan Juni ini di tambah 28.035 tabung, untuk bulan ramadhan. Rencananya untuk Lebaran juga kita tambah,” katanya, ditempat yang sama, disela sela sidak di SPBE PT. Wijaya Sarana Gasindo.pd  

Read More
KOM_1698

Hari Ke-4 Puasa, Bupati Serahkan Intensif Rt Rw

kominfo

Memastikan jumlah uang sesuai : Juliyatmono bersama Rohadi Widodo menghitung kembali dana insentif yang akan dibagikan, Kamis (09/06).

Karanganyar, Kamis 09 Juni 2016

Bertempat di Balai Desa Tlobo Kecamatan Jatiyoso berlanjut ke Balai Desa Jatipuro Kec. Jatipuro, Bupati menyerahkan insentif kepada Ketua RT dan Ketua RW sejumlah 826 orang, Kamis (09/06/2016) di dua kecamatan tersebut.

Masing-masing menerima insentif sebesar Rp. 940.000,- dari jumlah satu juta rupiah dipotong pajak enam puluh ribu rupiah. Sedangkan dana operasional sebesar Rp.500.000,- akan diserahkan tepatnya di bulan Agustus menyambut kemerdekaan untuk biaya persiapan tirakatan ditiap-tiap kalurahan.

“Insentif ini sebagai bentuk perhatian Pemerintah kepada Ketua Rt dan Ketua Rw di wilayah Karanganyar atas kerja keras dalam menggerakkan warga agar senantiasa gotong royong, guyub rukun sehingga tetap terjaga lingkungan yang kondusif dan ini untuk selalu menjadikan motivasi kita semua untuk menjaga kerukunan masyarakat,” tutur Bupati dihadapan ketua Rt, Rw dan sejumlah perangkat desa lainnya.

Adapun rincian jumlah ketua Rt dan Rw di dua kecamatan tersebut yakni, Untuk Kecamatan Jatiyoso meliputi (9) Desa, Ketua Rt berjumlah 288 orang , Ketua Rw berjumlah 118 orang. Untuk Kecamatan Jatipuro meliputi sepuluh (10) Desa, Ketua Rt 305 orang, Ketua Rw 115 orang.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

Read More
aku

Pedagang Diminta Tolak Tawaran Rokok Ilegal

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat memberikan sambutan pada Sosialisasi Penggunaan Cukai Rokok, Selasa (17/05) pagi.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat memberikan sambutan pada Sosialisasi Penggunaan Cukai Rokok Bagi Aparat Desa, Tokoh Masyarakat, dan Pedagang, Selasa (17/05) pagi.

Karanganyar, Selasa (17/05/2016)

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karanganyar menghimbau kepada pedagang untuk menolak tawaran jika ada orang yang menawarkan rokok tanpa pita atau cukai palsu.

Saat Sosialisasi Penggunaan Cukai Rokok bagi aparat desa, tokoh masyarakat, dan pedagang di Gedung PGRI, Cangakan, Selasa (17/05) pagi. Kepala Satpol PP Kabupaten Karanganyar, Kurniadi Maulato, menuturkan peredaran cukai rokok ilegal diketahui bahwa masyarakat yang banyak bersingunggan dengan hal tersebut adalah pemilik toko, kios dan warung di desa-desa.

“Biasanya mereka ditempat tersebut menjadi sasaran penjualan rokok nakal yang tidak menggunakan pita cukai asli atau ilegal,” kata Kurniadi Maulato.

Di Kabupaten Karanganyar lanjutnya, dalam upaya penegakan Peraturan Daerah dilakukan melalui upaya Pre Emtif yakni upaya dini, Preventif dengan tindakan pencegahan, dan Represif Non Yustiosial dan Pro Yustisi.

Kurniadi juga menuturkan dari hasil sosialisasi ini diharapkan peran serta aktif masyarakat untuk menolak tawaran rokok ilegal, serta melaporkan ke Kantor Bea Cukai jika menemukan oknum yang sengaja menjual produk rokok tidak sesuai ketentuan.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, mengatakan agar masyarakat untuk tidak melakukan perdagangan rokok tanpa pita cukai atau cukai palsu.

“Kepada masyarakat jangan sampai membeli rokok palsu, menerima dan  menjual rokok dengan cukai palsu, dan cukai kadaluwarsa,” katanya.

Sosialisasi yang berlangsung selama setengah hari itu, mengundang narasumeber dari Kantor Bea dan Cukai Surakarta, Bagian Hukum Setda Kabupaten Karanganyar, Satpol PP Karanganyar, dan Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Karanganyar.pd

Read More
DSC_2089

Sensus Ekonomi 2016 Libatkan 1.081 Petugas

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan sambutan membuka acara Sosialisasi Sensus Ekonomi 2016 Tahap II, Jumat (29/04) pagi, di Hotel Taman Sari

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan sambutan membuka acara Sosialisasi Sensus Ekonomi 2016 Tahap II, Jumat (29/04) pagi, di Hotel Taman Sari

Karanganyar, Jumat (29/04/2016)

Sensus Ekonomi 2016 (SE 2016) di Kabupaten Karanganyar melibatkan 1.081 petugas. Terdiri dari 806 pencacah lapangan, dan 275 pengawas lapangan, yang akan mendata responden di 177 desa/kelurahan di Kabupaten Karanganyar.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karanganyar, Sunardi, Jumat (29/04) pagi, di sela-sela Sosialisasi Sensus Ekonomi 2016 Tahap II, di Hotel Taman Sari.

“Sensus berlangsung selama satu bulan, di mulai dari tanggal 1-31 Mei 2016. Petugas pencacah datang ke responden bisa pagi, siang, dan malam,” kata Sunardi.

Sensus Ekonomi yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali merupakan upaya mengumpulkan dan menyajikan data dasar seluruh kegiatan ekonomi, kecuali sektor pertanian.

“Cakupan sensus seluruh usaha/perusahaan non pertanian, yang berlokasi tetap/permanen, seperti di mall, kantor, pasar. Bisa di lokasi tidak tetap seperti kaki lima, pasar kaget, usaha keliling dan di warung,” katanya.

Hasil yang diperoleh dari SE tahun ini adalah pemetaan potensi ekonomi wilayah menurut industri dan pelaku usaha, standar acuan indikator ekonomi, penyusunan kerangka sampel untuk berbagi kegiatan survei.

“Juga temasuk pembangunan dan pemutakhiran basis data terpadu, karakteristik usaha menurut skala usaha, karakteistik usaha, pemetaan daya saing bisnis menurut wilayah, dan prospek bisnis dan perencanaan investasi di Indonesia,” kata Sunardi.

Sementara itu ditempat yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meminta kepada responden untuk memberikan data yang jujur, dan terbuka.

“Jangan ditutup-tutupi, berikan data responden kepada petugas dengan jujur dan akurat,” harap Bupati Juliyatmono.pd

Read More
DSC_0068

Baznas Karanganyar, Target ZIS 2016 Capai Tujuh Miliar Per Tahun

dishubkominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Secara Simbolis Serahkan Dana Bantuan Pengelolaan Sampah, Senin (25/4)

Kegiatan Sosialisasi oleh Baznas Kab. Karanganyar terkait zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS) 2,5 persen dari penghasilan berdampak positif pada peningkatan perolehan ZIS di SKPD-SKP, BUMD, BUMN, Sekolah–Sekolah, Perusahaan maupun warga masyarakat/perseorangan di wilayah Karanganyar.

Sosialisasi yang dilakukan berdasarkan UU No. 23 Tahun 20111, PP No. 14 Tahun 2014 dan pelaksanaan Inpres No. 3 Tahun 2014 serta Surat Edaran (SE) Mendagri no. 33 tahun 2014 tentang optimalisasi pembayaran zakat, infaq dan sedekah.

“Alhamdulillah, data yang masuk ke Baznas 2,5 persen dari penghasilan, semakin meningkat utamanya dilingkungan Pegawai Negeri Sipil,  baik Itu 2,5 persen dari penghasilan/gaji, sertifikasi maupun honor,” terang Abdul Mu’id selaku pengurus Baznas Karanganyar saat menyampaikan laporannya.

Ditambahkannya juga bahwa untuk tahun 2016 ini, Baznas Karanganyar dalam perolehan sekaligus pengumpulan ZIS ditarget mencapai tujuh (7) miliar lebih pertahun.

Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengapresiasi kelancaran pelaksanaan sosialisasi  Baznas Karanganyar khususnya dimasing-masing SKPD, Sekolah.

“Dari sosialisasi kemarin, ternyata banyak dikalangan PNS yang bersedia memberikan tiga (3) persen dari gajinya. Itukan sudah melebihi target dari 2,5 persen. Semoga membersihkan sebagian dari penghasilan dapat membawa keberkahan kepada kita semua, dan semoga target perolehan ZIS sebesar 750 juta rupiah di bulan Mei 2016 besok dapat tercapai,” harap Wabup.

Rohadi Widodo menyampaikan pula untuk Dana Baznas yang terkumpul digunakan untuk kemashlahatan umat, diantaranya bantuan pengolahan sampah di Desa Buran Kec. Tasikmadu, dibeberapa tempat untuk pembuatan sumur bor, bantuan beasiswa UNS untuk lulusan STM bekerjasama denga Indomobil.

Selanjutnya, pada sarasehan Baznas tersebut dilakukan penyerahan bantuan Program Pemberdayaan Masyarakat untuk Pengolahan Sampah di Buran, Tasikmadu sebesar Rp. 42 juta serta Penyerahan beasiswa kepada 23 mahasiswa D1 UNS jurusan tehnik Otomotif bekerjasama dengan Suzuki program beasiswa Baznas, Senin (25/4) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

Read More
DSC_0050

Pasca Terbakar, Pasar Karangpandan Segera Dibangun

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, saat berdialog dengan pedagang Pasar Karangpandan, Rabu (06/04) di lokasi.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, saat berdialog dengan pedagang Pasar Karangpandan, Rabu (06/04) di lokasi.

Karanganyar, Rabu (06/04/2016)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar segera membangun los, kios dan loket Pasar Karangpandan yang terbakar pada Rabu (06/04) pukul 02.00 WIB. Hal tersebut dikatakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat meninjau lokasi tersebut dengan didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Rabu (06/04).

Bupati Juliyatmono dihadapan pedagang yang tempat dagangan terbakar mengatakan, pihak Pemkab Karanganyar segera membangun kembali setelah perbaikan selesai.

“Harapan saya, bulan Mei tahun ini bisa di tempati kembali setelah diperbaiki,” kata Bupati.

Juliyatmono juga meminta bersabar kepada pegadang, dan mau menempati sementara di lokasi darurat, yang terletak di sebelah utara Pasar Karangpandan. Dia juga menjelaskan bahwa tahun 2017, Pasar Karangpandan akan dibangun lebih baik dan aman.

“Kita rancang, pasar-pasar di Kabupaten Karanganyar mempunyai akses masuk untuk mobil pemadam kebakaran dan tata letak kabel listrik yang aman dan rapi. Nantinya akan seperti Pasar Nglano, Kecamatan Tasikmadu dan Pasar Matesih, Kecamatan Mastesih,” katanya.

Pasar Karangpandan terbakar mengakibatkan dua los yang dipakai untuk 108 pedagang, satu los darurat untuk 86 pedagang, empat kios untuk empat pedagang dan dua loket pasar hangus terbakar, hanya tersisa rangka dan seng.

Beruntung, kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa, namun sementara waktu kerugian material belum dapat dihitung.

Terkait dengan penyebab kebakaran pasar yang terletak di Lereng Lawu itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM), Kabupaten Karanganyar, Larmanto mengatakan dugaan sementara karena hubungan arus pendek listrik.

“Dugaan sementara ini penyebab kebakaran dari arus pendek listrik. Kebakaran juga tidak merembet kios disekitarnya, karena kesigapan petugas kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar ,” katanya.

Untuk memadamkan si jago merah, didatangkan empat unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Karanganyar dan Surakarta masing-masing dua mobil damkar. Masing juga dibantu enam unit mobil tangki air. pd

Read More
DISHUBKOMINFOKRA

Bupati Juliyatmono Hadiri dan Resmikan BANK BNI Kantor Kas Jaten

Bupati Juliyatmono Hadiri dan Resmikan BANK BNI Kantor Kas Jaten

Bupati Juliyatmono Hadiri dan Resmikan BANK BNI Kantor Kas Jaten. Foto banu

Hari ini Jumat 1 April 2016 bertempat di BANK BNI Kantor Kas Jaten diadakanperesmian yang dihadiri oleh Bupati Juliyatmono. dalam Peresmian BNI Kantor Kas Jaten disampaikan bahwa didirikannya karena berpotensi dan berkembang secara baik sejalan dengan pergerakan ekonomi dan karakter masyarakat Karanganyar yang baik dan dapat dipercaya dalam mengajukan kredit menabung di BNI. Dengan adanya event bertingkat nasional maupun Internasional yang akan berdampak baik dalam meningkatkan mitra bisnis untuk mengembangkan ekonomi di Kabupaten Karanganyar dan sebagai sarana permodalan sehingga usaha menjadi maju.  Disamping itu dengan adanya kemudahan yang diberikan kepada masyarakat yang ingin mencari modal dan berwirausaha merasa sangat terbantu, yang otomatis sangat berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Karanganyar. Karena BNI menjadi Sarana permodalan sehingga usaha menjadi lebih baik dan menjadikan sinergitas pelaku pelaku bisnis agar lebih berkembang. (Demikian Dishubkominfo BN, CM)

 

Read More