Category: Ekonomi

DSC_0452

Pengundian Simpanan BKK Tasikmadu, Warga Jenawi Bawa Pulang Mobil

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutan dalam acara Pengundian Simpanan BKK Tasikmadu 2017 di Kantor BKK Tasikmadu, Sabtu (25/11).

Karanganyar, Senin 27 Nopember 2017

Iriani Sri Rejeki, warga Dusun Kutosari Desa Balong Kecamatan Jenawi menjadi pihak beruntung dengan berhasil membawa pulang hadiah utama berupa mobil Toyota Calya pada pengundian simpanan BKK Tasikmadu 2017 di Kantor BKK Tasikmadu, Sabtu (25/11) kemarin.

Ketua Panitia, Kusmanto dalam laporan menyatakan pengundian ini merupakan bentuk penghargaan terhadap para nasabah dari BKK Tasikmadu. Selain itu pengundian merupakan upaya promosi untuk menghimpun dana dari masyarakat.

“Ini merupakan stimulan bagi warga agar gemar menabung sekaligus apresiasi untuk para nasabah BKK Tasikmadu,”katanya.

Ditambahkannya, untuk produk BKK Tasikmadu bervariasi dengan sasaran pelajar hingga masyarakat umum. Produk tersebut yakni simpanan pelajar, tabungan masyarakat desa (Tamades), simpanan masa depan dan deposito. Sementara dana yang terkumpul di BKK Tasikmadu mencapai 126 miliar.

“126 miliar yang terbagi Rp 7.658.000,00 dari 21.094 nomor rekening,”terangnya.

Soni Kurnia dari Otorita Jasa Keuangan (OJK) mengatakan pihaknya mengapresiasi terobosan dari BKK Tasikmadu dalam menghimpun dana di masyarakat serta menjaga nasabahnya. Apalagi tingkat persaingan antar perbankan sangat ketat.

“Secara umum pertumbuhan perbankan di Jawa Tengah sudah cukup baik. Beragam terobosan perlu dilakukan pihak bank untuk menjaga nasabahnya,”jelasnya.

Ditambahkan Soni untuk tingkat kredit bermasalah di wilayah Soloraya secara umum lebih baik. Karena tingkat kredit bermasalah lebih kecil secara umum di tingkat Jawa Tengah.

“Kredit bermasalah di Solo raya mencapai 6 persen. Sementara untuk wilayah Jawa Tengah  berada di angka 7,3 persen,”katanya.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menympaikan pihaknya berharap BKK dapat terus meningkatkan pelayanan prima terhadap para nasabahnya. Apalagi Pemkab Karanganyar sebagai nasabah juga memiliki dana senilai 7 miliar di BKK Tasikmadu.

“Tingkatkan kinerja, persaingan perbankan saat ini sangat ketat,”tegasnya.

Bupati juga berpesan pada jajaran BKK untuk tetap menjaga integritas dan kekompakan. Pengelolaan keuangan harus baik sehingga mampu meningkatkan kepercayaan nasabah dan meningkatkan kesejahteraan karyawannya.

“Mengelola Bank harus jujur dan profesional. Bangun persepsi positif dan selalu berinovasi agar kondisi keuangan di BKK Tasikmadu tetap sehat,”tutupnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
KOMINFO

1690 Pangkalan LGP Di Berikan Pembinaan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan pengarahan kepada agen LPG se- Kabupaten Karanganyar, Kamis(23/11)

Karanganyar, 23 November 2017

Sebanyak 1690 pangkalan dan 13 agen LGP se- Kabupaten Karanganyar di bina. Acara ini berlangsung di Gedung Wanita Kabupaten Karanganyar, Kamis (23/11). Pembinaan ini bertujuan untuk menekan pengunaan gas bersubsidi yang tidak tepat sasaran. Selain itu dalam pembinaan ini ditekankan bahwa gas 3 kg hanya untuk warga miskin.

Sampai saat ini masih banyak masyarakat yang dianggap mampu bahkan industri yang menggunakan gas bersubsidi. Ini terjadi karena karena kurangnya sosialisasi dan kesadaran masyarakat. Maka dari itu pemerintah akan mensosialisasi sistem baru untuk pendistribusian gas bersubsidi melalui jalur nontunai. “Jadi nanti siapa yang berhak menerima gas bersubsidi akan diberi kartu,” jelas Budi Supriyono. Sedangkan data siapa saja yang berhak mendapatkan gas bersubsidi sedang di olah oleh Dinsos.

Sementara Bupati Karanganyar dalam arahannya menegaskan untuk PNS dan masyarakat mampu jangan menggunakan gas 3 Kg karena akan mengurangi jatah warga kurang mampu. Selain itu Juliyatmono juga menyampaikan agar semua agen dan pangkalan guyub rukun mendukung program pemerintah. Bupati juga mengharapkan masyarakat segera melapor bila ada penyimpangan. “Kalo ada hal – hal yang sekiranya tidak beres atau ada indikasi menyimpang segera laporkan, bisa sms saya,” Jelas Juliyatmono. Demikian DISKOMINFO(yoga/fitri)

 

Read More
DSC_0404

Cegah Peredaran Rokok Ilegal, Pemkab Gencarkan Sosialisasi

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutan sekaligus membuka Sosialisasi Cukai Rokok di Gedung PGRI Cangakan Karanganyar, Rabu (22/11).

Karanganyar, Rabu 22 Nopember 2017

Sosialisasi cukai rokok dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCHT), Pemkab Karanganyar melalui Satpol PP Karanganyar terus menggelar sosialisasi upaya pencegahan peredaran rokok ilegal di wilayah Karanganyar di Gedung PGRI Cangakan, Karanganyar, Rabu (22/11).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri aparat pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pelaku usaha, dan masyarakat.

Kepala Satpol PP Karanganyar, Kurniadi Mulato dalam laporannya mengatakan potensi tembakau di Karanganyar cukup tinggi.

“Karanganyar merupakan pengguna rokok cukup tinggi,”katanya.

Ditambahkannya, saat ini cukai rokok ilegal mulai berkurang di Karanganyar. Upaya pencegahan terus dilakukan dengan melakukan razia rokok ilegal dipasaran.

Kurniadi berharap dukungan dan kerjasamanya yang dari semua pihak yang terkait agar cukai ilegal tidak beredar lagi di wilayah Karanganyar,”pesannya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menuturkan penerimaan pajak dari sektor cukai atau tembakau tinggi yang sebagian diperuntukkan guna pembangunan.

“Cukai dan tembakau di Karanganyar untuk setahun mencapai 30 miliar rupiah. Pemasukan itu berasal dari Pabrik rokok seperti Colomadu. Dari jumlah tersebut sebagian digunakan untuk pembangunan dan kesehatan,”terangnya.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan selain Karanganyar juga mendapat dana bagi hasil cukai dan tembakau senilai 6 sampai 7 miliar rupiah. Diharapkan dana bagi hasil tersebut mampu memberikan kesejahteraan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Pada sosialisasi ini, Juliyatmono berharap para pelaku usaha rokok terutama toko kelontong ikut serta berperan dalam upaya pencegahan cukai ilegal.

“Hindari menjual rokok ilegal untuk mencegah berurusan dengan hukum,”pesannya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
DSC_1876

Kemensos Gelontorkan 1,5 Miliar Untuk 1200 Warga Karanganyar

Anggota DPR PR RI, Endang Maria Astuti dan Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan bantuan secara simbolis kepada
warga.

Karanganyar, Rabu 15 Nopember 2017

Kementerian Sosial menggelontorkan dana Rp 1,5 miliar bagi warga Karanganyar penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Dalam bantuan ini setiap keluarga menerima 2 juta rupiah secara tunai.

Pembagian bantuan sosial ini dilakukan beserta dengan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Gedung Wanita Karanganyar, Rabu (15/11).

Pada kegiatan ini dihadiri Anggota DPR RI Komisi VIII Endang Mariastuti, Bupati, Wakil Bupati Karanganyar, Camat se Karanganyar, Para Pelaku Usaha se Kab. Karanganyar.

Kepala Dinas Sosial Karanganyar, Agus Heri Bindarto dalam kesempatan tersebut menuturkan pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH)  ini diprioritaskan bagi warga kurang mampu dan lansia.

Ditambahkannya selain mendapat bantuan sosial dari Kemensos, warga Karanganyar juga mendapatkan bantuan dana aspirasi untuk KUBE Aspirasi.

“Total dana bantuan Rp 2, 188 miliar  diperuntukkan kepada 109 KUBE (terdiri 1.094 KK) dengan rincian untuk KUBE PKH ada 79 KUBE (794 KK) dengan asumsi per KK menerima sebesar Rp 2 juta sehingga berjumlah 1, 588 miliar dan KUBE Aspirasi  bagi 30 KUBE (300 KK) sebesar Rp 600 juta,”terangnya.

Sementara itu anggota DPR RI, Endang Mariastuti mengatakan dana aspirasi untuk warga Karanganyar berdasarkan dari ajuan proposal yang masuk.

“Pemberian dana aspirasi ini berdasar validitas data  yang masuk ke Dinas Sosial dengan didampingi pendamping PKH untuk masyarakat kurang mampu. Semoga bantuan ini dapat membantu meningkatkan usaha warga sebagai para pelaku usaha,”harapnya.

Demikian Diskominfo (muadz/ind)

 

Read More
DSC_4713

Penutupan Karanganyar Expo dan Festival Anggaran 2017

Bupati Karanganyar memberikan sambutan sekaligus menutup Karanganyar Expo dan Festival Anggaran 2017

Karanganyar, Senin 30 Oktober 2017

Bertempat di Plasa Alun-alun Karanganyar Penutupan Karanganyar Expo dan Festival Anggaran 2017 diselenggarakan secara luar biasa. Acara yang digelar tadi malam (29/10) ini dimeriahkan dengan pertunjukan Orkes Melayu Zelinda.

Acara yang memang ditujukan untuk menghibur warga ini terbilang sangat sukses karena berhasil menarik minat para penonton dari seluruh penjuru Karanganyar baik dari Matesih, Mojogedang, Kerjo dan lain-lain yang memadati lokasi acara meskipun harus rela berjejal-jejal dan berdiri di sekitar panggung hiburan.

Di tengah kerumunan penonton, didampingi  Wakil Bupati, Forkompimda dan Kepala Perangkat Daerah, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mendatangi lokasi malam Penutupan Karanganyar Expo tersebut.

Kehadiran Juliyatmono disambut dengan penampilan tari “Kongkorongok” dari Sanggar Seni Kembang Lawu.

Dalam sambutannya, Juliyatmono menyampaikan bahwa gelaran Karanganyar Expo tahun ini terbilang sukses karena menurut laporan sejumlah 1,3 miliar rupiah beredar dalam pameran tersebut.  Pameran yang menyediakan sejumlah produk unggulan dari Kabupaten Karanganyar ini ternyata menarik minat para pengunjung dari seluruh pelosok daerah di Kabupaten Karanganyar.

“Acara seperti ini akan kita buat seminggu penuh untuk tahun depan supaya lebih lagi memberi kesempatan bagi warga dan pengusaha yang ada di Karanganyar,” kata Juliyatmono.

Untuk Festival Anggaran yang diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah yang ada di Kabupaten Karanganyar menurut penilain juri dimenangkan berturut-turut dari Juara 1-3 adalah oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Perhubungan Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Kecamatan Kerjo.

Terhipnotis dengan antusias warga yang menyemut di Alun-alun tersebut, Juliyatmono pun menyanyikan dua buah lagu andalannya “Suket Teki” dan “Pelan  gi di Matamu”. Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More
DSC_1404

Baznas Salurkan Bantuan UMKM dan Fakir Miskin

kepala Kemenag, Musta’in Ahmad saat menyerahkan bantuan BAZNAS kepada pelaku usaha kecil.

 

Karanganyar, Senin 30 Oktober 2017

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menyalurkan santunan dan bantuan kepada fakir miskin dan pelaku usaha kecil menengah di Kabupaten Karanganyar. Hal tersebut diungkapkan Iskandar salah satu Pengurus Baznas Karanganyar saat menyampaikan laporannya pada kegiatan Sarasehan Baznas di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (30/10/2017).

Menurutnya berbagai upaya dan terobosan dilakukan Baznas Karanganyar untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Salah satunya dengan pemberian bantuan dan santunan bagi para pelaku usaha kecil menengah (UMKM) serta warga yang tertimba musibah dan fakir miskin.

“Untuk pelaku usaha kecil diberikan batuan peralatan produktif berupa gerobak hik dan santunan pangan seumur hidup sejumlah 1270 fakir miskin,”tuturnya.

Ditambahkannya selain bantuan UMKM dan santunan juga diberikan bantuan kepada warga yang terkena bencana alam, salah satunya warga daerah Jatiyoso yang rumahnya kebakaran.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan perolehan Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) Baznas Karanganyar untuk bulan Oktober 2017 hampir mencapai satu miliar rupiah.

“Saat ini perolehan ZIS terkumpul sebesar Rp 939 juta dengan rincian zakat  Rp 898.309.000,- dan infak Rp 41.000.000,-,”terangnya.

Sementara itu Kepala Kementerian Agama Karanganyar, Musta’in Ahmad selaku yang mewakili Bupati mengatakan tugas Baznas adalah membina Amil Amil zakat ditempatnya masing-masing dengan demikian akan lebih memberdayakan umat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Demikian Diskominfo (ind/ppt)

Read More
DSC_3685

Pembukaan Karanganyar Expo dan Festival Anggran Tahun 2017

Bupati Juliatmono saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara Karanganyar Expo dan Festival Anggaran 2017

 

Karanganyar, Kamis 26 Oktober 2017

Salah satu agenda pada serangkaian memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-100, Disperindagkop & UMKM Karanganyar menggelar Karanganyar Expo dan Festival Anggaran Tahun 2017 yang dihadiri Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Sekda dan seluruh Kepala OPD, di Plasa Alun Alun Karanganyar.

Ketua Panitia Karanganyar Expo dan Festival Anggaran Tahun 2017, Waluyo Dwi Basuki mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud dan tujuan transparansi dalam pengelolaan anggaran, memperkenalkan keberhasilan pembangunan juga sebagai ajang promosi efektif produk UMKM dan komuditi unggulan di Kabupaten Karanganyar.

Kegitan yang akan berlangsung dari tanggal 26 Oktober – 29 Oktober dimulai dari pukul 09.00 – 22.00. Festival diikuti peserta sebanyak 43 stan dari desa/kelurahan, Kecamatan dan semua Dinas di Kabupaten Karanganyar. Untuk pengunjung tidak dipungut biaya apapun.

Peserta juga ada utusan dari UMKM SUBOSUKAWONOSRATEN dan Karismapawilogo serta BUMN dan BUMD. Isi pameran ialah produk UMKM, handycraft, pakaian jadi, foto – foto kebrhasilan pembangunan, hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan kerajinan. Kegiatan ini terselenggara dari APBD Kabupaten Karanganyar Tahun 2017. Dalam acara tersebut juga akan dimeriahkan berbagai orkes melayu Areva, Zelinda, Karisma dan Grup Band dari SMA diKabupaten Kranganyar, Pungkas Kepala Disperindagkop dan UMKM.

Selanjutnya dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono berharap tumbuh semangat berwirausaha melalui event tersebut.

“Saya mengapresiasi dan bangga atas pelaksanaan Karanganyar Expo dan Festival Anggaran Tahun ini. Pemerintah memfasilitasi 10 ribu wirausahawan. Dengan pembangunan yang berkesinambungan, masyarakat akan bergerak lebih maju seiring tema HUT ke-100 Kabupaten Karanganyar, yakni maju dan sejahtera,” pungkas Bupati disambut riuh para hadirin. Demikian DISKOMINFO (Kris/Adit)

 

Read More
DSC_1270 AAA

PROGRAM LAZISMU UNTUK EKONOMI INDONESIA

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo memberikan sambutannya dalam acara Sosialisasi Program Lazismu Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar.

Karanganyar – 24 Oktober 2017

Para perwakilan cabang maupun ranting Muhammadiyah dari berbagai daerah yang ada di kabupaten Karanganyar menghadiri acara Sosialisasi Program Lazismu Pimpinan Daerah Muhammadiyah dengan stake holder  pemerintah dan ramah tamah bersama bupati yang diselenggarakan di Aula SMA Muhammadiyah 1 Karangnyar, SelasaPagi (24/10).

Dalam acara tersebut juga dihadiri dengan hadirnya Bupati Karanganyar yang diwakilkan oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar, Samsuri, dan Ketua Lazismu Karanganyar, Munfarid.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar menargetkan potensi dari program Lazismu ini harus terus dijalankan, bahkan disekolah-sekolah lain yang belum dijangkau. Program ini juga mendorong betul gerakan untuk infaq sadaqah.

“3 gerakan utama dari kita adalah gerakan ngaji, gerakan tentang pengembangan ekonomi, dan terakhir adalah gerakan Lazismu,” kata Pimpinan Daerah Muhammadiyah.

Wakil Bupati menyampaikan aspirasinya tentang bagaimana program lazismu ini nantinya diharapkan dapat memperdayakan ekonomi yang ada di Indonesia dalam hal zakat, infaq, dan sadaqah, wakaf maupun dana kedermawaan lainnya. Indonesia sendiri Ekonominya masih rendah dan masih perlu untuk dibenahi lebih baik lagi.

“Semoga upaya ini dapat membantu masyarakat dalam hal perekonomian” kata Wakil Bupati.

Dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Karanganyar sendiri memberikan bantuan sebesar 50 Juta Rupiah dalam Sosialisasi Program Lazismu ini.

Demikian KOMINFO (ygi)

Read More
DSC_1119

Pemkab Siap Fasilitasi Pemasaran Produk Hasil KKN

DISKOMINFO

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi saat menutup kegiatan penarikan KKN Univet di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jumat (06/10).

Karanganyar, Jum’at 6 Oktober 2017

Pemkab siap memfasilitasi produk makanan lokal hasil olahan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Karena produk ini dapat meningkatkan perekonomian warga di pedesaan khususnya.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi saat menutup kegiatan penarikan Mahasiswa KKN Univet Bantara Sukoharjo, Jum’at (6/10/2017) pagi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menurut Samsi, ia akan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Karanganyar khususnya Baperlitbang dan Disdagnakerkop dan UKM. Karena produk makanan potensi lokal ini tentunya akan menjadi salah satu penggerak ekonomi warga desa. Untuk itu, ia berharap untuk diperhatikan kualitasnya.

“Produk-produk makanan olahan ini harus dikembangkan. Dari Baperlitbang dan Disdagnakerkop untuk dibantu pemasarannya, ijinnya dan kemasannya,”terang Samsi.

Ditambahkannya, Pemkab berterima kasih kepada Universitas Veteran Bantara Sukoharjo yang telah memilih Kabupaten Karanganyar tepatnya Kecamatan Matesih dan Tawangmangu di 20 desa sebagai lokasi pelaksanaan KKN yang berlangsung kurang lebih dua bulan tersebut.

“Semoga pengabdian menjadi mahasiswa KKN menjadi kontribusi lebih memajukan pembangunan Karanganyar,”pesannya.

Sementara itu Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Ali Mursyid mengatakan pihak Univet telah menerjunkan 209 mahasiswa untuk melaksanakan KKN di dua kecamatan di Kabupaten Karanganyar.

“Pelaksanaan KKN telah selesai dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan, mulai 7 Agustus sampai 6 Oktober. Dari 209 mahasiswa terbagi di dua kecamatan yakni Kecamatan Matesih di sembilan desa dan Kecamatan Tawangmangu di sepuluh desa,”tuturnya.

Lebih lanjut Ali Musryid berharap dari pelaksanaan KKN tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat begitu pula sebaliknya memberikan pengalaman berharga untuk mahasiswa dalam berkehidupan bermasyarakat.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
DSC_1128

28 Kelompok Ternak Terima Dana Hibah Tahap II

KOMINFO

Bupati Karanganyar, menyerahkan bantuan dana hibah ternak tahap II(5/10)

Karanganyar 5 Oktober 2017

Sebanyak 28 kelompok ternak menerima dana hibah untuk pembelian hewan ternak. Pada penyerahan tahap ke II kali ini akan diberikan uang dengan jumlah total 2 Milliar 90 Juta Rupiah jelas Sumijarto, M.P. Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Karanganyar saat menyampaikan laporannya dalam Penyerahan Bantuan Sosial dan Dana Hibah, Kamis (5/10) di aula Bank Jateng Cabang Karanganyar.

“Pengarahan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberi pedoman kepada Kelompok ternak, Lurah, Kades dan juga penerima bantuan dana hibah secara jelas, transparan sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Karena ini kaitannya dengan penyaluran bantuan sosial dan dana hibah kepada setiap kelompok ternak sapi, maka harus benar-benar dipahami sesuai prosedur dan tepat sasaran,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam pengarahan menekankan agar dana hibah tahap II ini benar-benar digunakan tepat sasaran.“Kalau nanti sudah menerima uang sebagai bantuan dana hibah, untuk segera digunakan,” jelas Bupati. Seperti Kelompok peternakan, dana hibah diperuntukkan membeli ternak. Apabila sudah dibelikan ternak maka setiap kelompok ternak untuk segera menyelesaikan SPJ nya” pungkas Bupati dihadapan para penerima dana hibah yang dihadiri oleh Asisten, Kades, Dirut bank Jateng Cabang Karanganyar. Demikian DISKOMINFO (adt/yoga)

Read More