Gaji Ke-13, Tingkatkan ZIS

Sekretari Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi saat membuka sarasehan basiz, di Komplek Masjid Agung Karanganyar, Sabtu (29/06)

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi saat membuka sarasehan bazis, di Komplek Masjid Agung Karanganyar, Sabtu (29/06)

Karanganyar, Senin (01/07/2013)

Turunnya Gaji ke-13 pada bulan ini diprediksi bisa meningkatkan Zakat Infaq Sodaqoh (ZIS) di Karanganyar. Peningkatan capaian ZIS juga dimungkinkan berasal dari bertambahnya masyarakat yang beramal di bulan Ramadan.

Perkiraan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi. Dia menyampaikan, Juli ini gaji ke-13 PNS di jajaran Pemkab Karanganyar akan dicairkan. “Saya ingatkan kembali bahwa bulan Juli PNS Karanganyar akan menerima gaji ke-13, maka akan ada kewajiban ZIS bagi para PNS terlebih lagi bersamaan dengan masuknya bulan puasa,” katanya.

Sekretaris Bazis Karanganyar, Abdul Muid menyebutkan, Ramadan tahun lalu terkumpul dana Rp 280 juta. Dengan melihat turunnya sejumlah tunjangan bagi PNS di Pemkab Karanganyar, pihaknya bisa meningkatkan jumlah ZIS di Bumi Intanpari.

“Kami berharap ZIS bisa terkumpul hingga mencapai 350 juta/ bulan,” kata Muid, Sabtu (29/06). Dia menambahkan, pentashorufan atau penyaluran ZIS 2012 mencapai angka Rp 1,2 miliar. Di mana, Bazis membaginya dalam beberapa kelompok. Khusus pelayanan sosial kemanusiaan dan kesehatan, Bazis menyalurkan Rp 180 juta dan Rp 195 juta untuk peningkatan SDM dan Pendidikan. Di sisi lain,  Bazis juga menyalurkan bantuan di bidang pengembangan ekonomi sebesar Rp 65 juta, bina dakwah Indonesia dan pembangunan tempat ibadah senilai Rp 735 juta serta kesehatan Rp 66 juta.

Rencananya, pada Senin (01/07), pihaknya dan Bazis Sragen diminta mewakili Bazis Jawa Tengah untuk menjadi tim perhitung. Setelah itu, pada Senin (08/07) mendatang Bazis Karanganyar dan Pemkab akan melakukan pawai ta’aruf. “Pawai itu sebagai kegiatan untuk menyambut Ramadan,” katanya.

Hingga Juni 2013, pihaknya sudah menghimpun dana dari masyarakat sebesar Rp 286.751.666. Jika dibandingkan dengan capaian tahun 2012, nilai tersebut lebih besar. in

Read More
DSC_0190

Rakerda Bazis Bahas Program Kerja

Rakerda Bazis, di B2P2TO2T, Sabtu (23/03)

Rakerda Bazis Kabupaten Karanganyar, di B2P2TO2T, Sabtu (23/03)

Karanganyar, Sabtu (23/03/2013).

Badan Amil Zakat Infaq dan Shodakoh (Bazis) Kabupaten Karanganyar mengadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), di B2P2TO2T Tawangmangu, Sabtu (23/03). Kegiatan tersebut membahas program kerja untuk tahun 2013.

Seperti pada program pendistribusian, Bazis Kabupaten Karanganyar merencanakan memberikan bantuan bersifat produktif untuk modal usaha atau kerja, pemberian dana kemanusiaan untuk tanggap darurat bencana alam, menyalurkan bantuan makanan pokok kepada fakir miskin. Selain itu juga memberikan bantuan rehap rumah kepada fakir miskin.

Rakerda yang diikuti oleh Pengurus Bazis, Kepala KUA Se-Kabupaten Karanganyar, dan beberapa Unit Pengumpulan Zakat (UPZ)  Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bertujuan untuk menyamakan persepsi berkaitan pemberdayaan masyarakat, selain itu juga meningkatkan kesadaran umat Islam pentingnya Zakat Infaq Shodakoh (ZIS).

“Kegiatan ini sangat diapresiasi. Selain itu juga menjalankan program kerja yang telah ditetapkan,” jelas Kastono DS, Ketua Bazis Kabupaten Karanganyar.

Pada tahun ini, Bazis memproyeksikan rancangan pengumpulan ZIS sebesar RP. 200 juta perbulan. Selanjutnya proyeksi perencanaan ZIS  tahun ini sebesar Rp. 2,4 miliar.pd

Read More

BAZIS RAIH RP. 2,8 MILIAR

Karanganyar, Jumat (01/02/2013).

Bazis (Badan Amal Zakat Infaq dan Sodaqoh) Kabupaten Karanganyar berhasil mengumpulkan bantuan sebanyak Rp 2,6 miliar sepanjang tahun 2012 lalu. Bantuan yang berasal dari Zakat, Infaq, dan Sodaqoh (ZIS) itu meningkat sebesar Rp 400 juta dibandingkan tahun 2011.

Dengan adanya peningkatan tersebut, maka Bazis menilai kesadaran masyarakat untuk menyisihkan uangnya guna membantu masyarakat miskin, mengalami peningkatan. pihaknya berharap, angka tersebut juga akan meningkat di tahun 2013 ini. “Data kami menyebutkan, dana yang terkumpul setiap bulannya mencapai Rp 250 juta. Jadi, tidak salah jika kami menilai ada peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjadi donatur bazis,” jelas Abdul Mu’id, Wakil Ketua Bazis, Kamis (31/1).

Sementara itu, Ketua II Bidang Pemberdayaan Bazis Karanganyar Iskandar menambahkan, dalam pengelolaan Bazis selalu transparan dan siapa saja dapat mengetahui secara jelas pemanfaatan dana itu. Hal ini didorong dengan peningkatan invetasi amal yang juga dilakukan oleh masyarakat. Transparansi pengelolaan dana ini akan menunjukkan jika lembaganya memiliki kredibilitas dan bagus.

Bazis tidak ingin masyarakat yang telah menitipkan ZIS-nya khawatir jika bantuannya tidak sampai ke tangan penerima. “Kami persilakan kepada semua pihak untuk mengecek dana masuk dan keluar dari kami. ini wujud transparansi kami selaku lembaga penyalur,” kata Iskandar.

Selain itu, pihaknya mengklaim telah menyalurkan dana Rp 2,12 miliar untuk pelayanan sosial dan kesehatan, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), pengembangan dan pemberdayaan ekonomi serta bantuan dakwah.

.pd

Read More