dsc_0266

ZIS Bulan Oktober Alami Peningkatan

Kominfo

Wakil Bupati dan jajaran Forkompinda dalam acara Sarasehan Baznas Kabupaten Karanganyar Rabu (26/10) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Sarasehan Baznas, Rabu (26/10) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) bulan oktober mengalami peningkatan mencapai satu miliar rupiah selama bulan oktober ini dan dengan perolehan tersebut Baznas Kabupaten Karanganyar menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar, Forkompinda, dan seluruh anggota Baznas Kab. Karanganyar.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Hj. Rohadi Widodo menyampaikan “Peran Baznas kita harap mampu bersama memberantas kemiskinan, membantu janda atau duda, lansia, anak yatim dan fakir miskin. Untuk itu dilakukan kerjasama dengan SKPD atau Dispora, Bapermasdes agar saling memiliki tanggung jawab, itulah pentashorufannya agar timbul percaya kepada pihak Baznas” imbuhnya.

Berdasar pada data BPS, kemiskinan di Karanganyar masih tinggi yakni 291 KK. Sementara itu, Abdul Mu’id selaku pengurus Baznas Karanganyar melaporkan total pengumpulan ZIS per 25 Oktober 2016, sebesar 871.668.985,00 dengan rincian Zakat 824.213.281,00 dan infaq 38.335.704,00.

Ditambahkannya, terkait dengan hari jadi Karanganyar ke-99 yang jatuh pada bulan November besok, Baznas juga berpartisipasi dengan mengadakan kegiatan khitan massal, nikal massal dan lomba rebana.

 Demikian Dishubkominfo (ind/vv/amal)

Read More
DSC_0231

Tingkatkan ZIS untuk Kemaslahatan Umat

Kepala Sekretaris Daerah, Samsi, saat membacakan sambutan dari Bupati Karanganyar pada saat pertemuan Baznas di Aula DPRD Karanganyar, Kamis (28/07)

Kepala Sekretaris Daerah, Samsi, saat membacakan sambutan dari Bupati Karanganyar pada saat pertemuan Baznas di Aula DPRD Karanganyar, Kamis (28/07)

Kamis (28/07/2016) bertempat di Aula DPRD Kab. Karanganyar dilangsungkan Sarasehan Baznas. Secara etimologi, zakat berarti tumbuh dan berkembang. Sedangkan secara terminologi, berarti jumlah harta tertentu, yang wajib diberikan kepada kelompok tertentu dalam waktu tertentu.

Sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, yang dibacakan oleh Kepala Sekretaris Daerah, Samsi, menghimbau “kami akan terus meningkatkan perolehan zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS) karena ZIS ini wajib bagi setiap musim untuk membersihkan sebagian harta yang kita peroleh. Dari ZIS yang diperoleh, lalu dikumpulkan yang selanjutnya dilakukan pentasharufan (penyaluran) ZIS untuk kemaslahatan umat,” ujar Samsi dihadapan PNS dan Kepala SKPD di lingkungan Karanganyar.

Juliyatmono cukup mengapresiasi kegiatan sarasehan baznas ini secara rutin. Beliau juga menambahkan dalam bulan Juli ini banyaknya agenda di Rumah Dinas dan agenda tersebut sangat bernilai positif karena untuk kepentingan masyarakyat bersama bukan semata-mata kepentingan secara individu.

Ia juga menegaskan pada saat awal merintis baznas ini telah memperingatkan bahwa tidak diperbolehkan untuk mengambil dana terlebih dahulu sebelum melakukan setoran. Dalam hal ini masyarakat harus mengikuti prosedur secara baik dan transparan sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan dalam menggunakan dana tersebut.

Kemudian terkait Rekapitulasi Penerimaan dan Pengeluaran Zakat, Infaq dan Shodaqoh Baznas Kabupaten Karanganyar per Juli 2016 yaitu sebagai berikut:

Pemasukan

Saldo                           :           Rp       196.211.407

Zakat                           :           Rp     1.856.699.730

Infaq                           :           Rp          28.514.303

Jumlah                        :           Rp     2.101.425.440  

Pengeluaran

  1. Biaya operasional                                  : Rp 24.000.000
  2. Bantuan fisik tempat ibadah               : Rp 427.500.000
  3. Bantuan kegiatan syiar agama            : Rp 111.000.000
  4. Bantuan sekolah/madrasah                : Rp 236.000.000
  5. Bantuan Kegiatan Agama di sekolah : Rp 172.000.000
  6. Biaya pawai taaruf                                : Rp 51.662.000
  7. Bantuan inatura fakir miskin              : Rp 197.783.000
  8. Bantuan sepeda suskes jam belajar  : Rp 35.100.000
  9. Biaya kegiatan ngabuburit                  : Rp 28.275.000
  10. Parel Amil dan UPZ                               : Rp 65.229.000
  11. Bantuan sound system masjid           : Rp 10.000.000
  12. Bantuan tarling                                      : Rp 72.500.000
  13. Bantuan tarling desa-desa                  : Rp 156.000.000
  14. Kegiatan sosialisasi ZIS                        : Rp 59.642.000

Jumlah                                                           : Rp 1.646.691.000

Demikian Dishubkominfo (adt/rk)

Read More

Tingkatkan ZIS untuk Kemaslahatan Umat

DSC_0235

Kepala Sekretaris Daerah, Samsi, saat membacakan sambutan dari Bupati Karanganyar, Juliyatmono, pada saat pertemuan Baznas di Aula DPRD, Kamis (28/07)

Kamis (28/07/2016) bertempat di Aula DPRD Kab. Karanganyar dilangsungkan Sarasehan Baznas. Secara etimologi, zakat berarti tumbuh dan berkembang. Sedangkan secara terminologi, berarti jumlah harta tertentu, yang wajib diberikan kepada kelompok tertentu dalam waktu tertentu.

Sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, yang dibacakan oleh Kepala Sekretaris Daerah, Samsi, menghimbau “kami akan terus meningkatkan perolehan zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS) karena ZIS ini wajib bagi setiap musim untuk membersihkan sebagian harta yang kita peroleh. Dari ZIS yang diperoleh, lalu dikumpulkan yang selanjutnya dilakukan pentasharufan (penyaluran) ZIS untuk kemaslahatan umat,” ujar Samsi dihadapan PNS dan Kepala SKPD di lingkungan Karanganyar.

Juliyatmono cukup mengapresiasi kegiatan sarasehan baznas ini secara rutin. Beliau juga menambahkan dalam bulan Juli ini banyaknya agenda di Rumah Dinas dan agenda tersebut sangat bernilai positif karena untuk kepentingan masyarakyat bersama bukan semata-mata kepentingan secara individu.

Ia juga menegaskan pada saat awal merintis baznas ini telah memperingatkan bahwa tidak diperbolehkan untuk mengambil dana terlebih dahulu sebelum melakukan setoran. Dalam hal ini masyarakat harus mengikuti prosedur secara baik dan transparan sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan dalam menggunakan dana tersebut.

Kemudian terkait Rekapitulasi Penerimaan dan Pengeluaran Zakat, Infaq dan Shodaqoh Baznas Kabupaten Karanganyar per Juli 2016 yaitu sebagai berikut:

Pemasukan

Saldo                           :           Rp       196.211.407

Zakat                           :           Rp     1.856.699.730

Infaq                           :           Rp          28.514.303

Jumlah                        :           Rp     2.101.425.440

 

Pengeluaran

  1. Biaya operasional                                : Rp 24.000.000
  2. Bantuan fisik tempat ibadah             : Rp 427.500.000
  3. Bantuan kegiatan syiar agama          : Rp 111.000.000
  4. Bantuan sekolah/madrasah               : Rp 236.000.000
  5. Bantuan Kegiatan Agama di sekolah : Rp 172.000.000
  6. Biaya pawai taaruf                                : Rp 51.662.000
  7. Bantuan inatura fakir miskin              : Rp 197.783.000
  8. Bantuan sepeda suskes jam belajar  : Rp 35.100.000
  9. Biaya kegiatan ngabuburit                  : Rp 28.275.000
  10. Parel Amil dan UPZ                               : Rp 65.229.000
  11. Bantuan sound system masjid           : Rp 10.000.000
  12. Bantuan tarling                                     : Rp 72.500.000
  13. Bantuan tarling desa-desa                  : Rp 156.000.000
  14. Kegiatan sosialisasi ZIS                        : Rp 59.642.000

Jumlah                                                           : Rp 1.646.691.000

Demikian Dishubkominfo (adt/rk)

Read More
DSC_0068

Baznas Karanganyar, Target ZIS 2016 Capai Tujuh Miliar Per Tahun

dishubkominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Secara Simbolis Serahkan Dana Bantuan Pengelolaan Sampah, Senin (25/4)

Kegiatan Sosialisasi oleh Baznas Kab. Karanganyar terkait zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS) 2,5 persen dari penghasilan berdampak positif pada peningkatan perolehan ZIS di SKPD-SKP, BUMD, BUMN, Sekolah–Sekolah, Perusahaan maupun warga masyarakat/perseorangan di wilayah Karanganyar.

Sosialisasi yang dilakukan berdasarkan UU No. 23 Tahun 20111, PP No. 14 Tahun 2014 dan pelaksanaan Inpres No. 3 Tahun 2014 serta Surat Edaran (SE) Mendagri no. 33 tahun 2014 tentang optimalisasi pembayaran zakat, infaq dan sedekah.

“Alhamdulillah, data yang masuk ke Baznas 2,5 persen dari penghasilan, semakin meningkat utamanya dilingkungan Pegawai Negeri Sipil,  baik Itu 2,5 persen dari penghasilan/gaji, sertifikasi maupun honor,” terang Abdul Mu’id selaku pengurus Baznas Karanganyar saat menyampaikan laporannya.

Ditambahkannya juga bahwa untuk tahun 2016 ini, Baznas Karanganyar dalam perolehan sekaligus pengumpulan ZIS ditarget mencapai tujuh (7) miliar lebih pertahun.

Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengapresiasi kelancaran pelaksanaan sosialisasi  Baznas Karanganyar khususnya dimasing-masing SKPD, Sekolah.

“Dari sosialisasi kemarin, ternyata banyak dikalangan PNS yang bersedia memberikan tiga (3) persen dari gajinya. Itukan sudah melebihi target dari 2,5 persen. Semoga membersihkan sebagian dari penghasilan dapat membawa keberkahan kepada kita semua, dan semoga target perolehan ZIS sebesar 750 juta rupiah di bulan Mei 2016 besok dapat tercapai,” harap Wabup.

Rohadi Widodo menyampaikan pula untuk Dana Baznas yang terkumpul digunakan untuk kemashlahatan umat, diantaranya bantuan pengolahan sampah di Desa Buran Kec. Tasikmadu, dibeberapa tempat untuk pembuatan sumur bor, bantuan beasiswa UNS untuk lulusan STM bekerjasama denga Indomobil.

Selanjutnya, pada sarasehan Baznas tersebut dilakukan penyerahan bantuan Program Pemberdayaan Masyarakat untuk Pengolahan Sampah di Buran, Tasikmadu sebesar Rp. 42 juta serta Penyerahan beasiswa kepada 23 mahasiswa D1 UNS jurusan tehnik Otomotif bekerjasama dengan Suzuki program beasiswa Baznas, Senin (25/4) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

Read More
DSC_0193

Juliyatmono : ”terus galakkan sosialisasi ZIS”

kominfo

Penyerahan Piala dan Piagam Juara Pawai Taaruf Menyambut 1 Muharram 1437H Oleh Bupati Karanganyar Kepada Pemenang

kominfo

Sambutan Pengarahan Oleh Bupati Karanganyar

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar meenyampaikan perolehan ZIS untuk bulan Oktober 2015 terkumpul sebesar 523 juta 912 ribu 115 rupiah.

“Jumlah tersebut belum semuanya, karena masih ada beberapa instansi baik Pemerintah/Swasta yang belum menyetorkan ZIS/zakat infaq sodaqoh. Kami akan terus menyosialisasikan agar perolehan ZIS terus meningkat dan pentashorufan untuk yang berhak agar membawa keberkahan dari Alloh SWT,” kata Abdul Mu’id selaku Pengurus BAZNAS Karanganyar saat melaporkan kegiatan pada Sarasehan BAZNAS, Selasa (27/10/2015) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut juga dilangsungkan Mangayubagyo kedatangan Jama’ah Haji Kabupaten Karanganyar 1436 H/2015 M kloter 66 dan 67 dengan jumlah keseluruhan 393 Jama’ah, yang tiba ke tanah air, Jum’at malam (23/10/2015) dan sabtu siang (24/10/2015) kemarin.

“Kondisi jama’ah Haji Karanganyar baik kloter 66 dan 67 Alhamdulillah sehat semua. Beberapa musibah yang terjadi di tanah suci Makkah kemarin, Alhamdulillah kami bersyukur jama’ah Haji Karanganyar selamat semua, tidak ada kurang suatu apapun. Ibadah kami juga berjalan lancar dan tertib. Di sana kami selalu berdoa memohon perlindungan dan meminta yang terbaik. Dan kami juga meminta agar diturunkan hujan di Indonesia, dan Karanganyar khususnya karena banyaknya berita tentang kebakaran hutan di Indonesia,” tutur Hj. Warsini selaku Tim Haji Kabupaten Karanganyar sekaligus Wakil Ketua II DPRD Karanganyar dalam sambutannya dihadapan Bupati Karanganyar, Forkompinda, Jajaran SKPD serta Jama’ah haji Karanganyar.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono secara simbolis menyerahkan Piala dan Piagam Juara Pawai Taaruf Menyambut 1 Muharram 1437H yang telah dilaksanakan pada Rabu (14/10) kemarin.

  1. Tingkat RA/BA/TK sebagai  Juara I (RA. ALHIDAYAH, Masjid Agung Karanganyar) Juara II         (RA. SUDIRMAN Ngunut, Jumantono) Juara III ( TK. AL AZHAR AL MUSTAQIM Jetis Cerbonan, Karanganyar)
  2. Tingkat SD/MI sebagai Juara I (MI. NEGERI Karangmojo, Tasikmadu) Juara II                           (MI. MUHAMMADIYAH Karanganyar) Juara III ( SD NEGERI 02 Bejen Karanganyar)
  3. Tingkat SMP/MTs/TPQ sebagai Juara I (MTs. NEGERI Karanganyar) Juara II (SMP NEGERI 5 Karanganyar) Juara III ( MTs. NEGERI Karangmojo, Tasikmadu)

Dalam sambutannya Bupati menghimbau kepada BAZNAS Karanganyar untuk terus menyosialisasikan ZIS/zakat infaq shodaqoh untuk kemashlahatan umat.

“Sekarang ada tradisi baru menyambut datangnya Tahun baru Islam (1 Muharram) yakni dengan mengadakan Pengajian sekaligus Launching Majelis Takon (Tausiah dan Konsultasi) yang ditutup dengan sholat malam 1 Juz dan witir yang telah dilaksanakan di Masjid Agung Karanganyar pada Selasa malam (13/10/2015) kemarin.

Tradisi baru ini bertujuan mendidik generasi muda agar selalu bersyukur dan meningkatkan ketaqwaan kepada Alloh SWT. Begitu juga dengan menyambut HUT Karanganyar, malam ini akan diadakan pengajian di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,” Terang Juliyatmono dihadapan peserta Sarasehan BAZNAS.

“ Saya menghimbau khususnya kepada Pengurus BAZNAS untuk terus menggalakkan sosialisasi ZIS. Agar perolehan ZIS dari bulan ke bulan ada peningkatan. Karena ZIS yang terkumpul, pentashorufannya diperuntukkan untuk orang-orang yang telah diatur dalam hukum Islam, untuk kemashlahatan umat dan ini merupakan amal sholeh dan amal jariyah kita semua, semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung dan mendapat surganya Allah SWT. Amiin,” harap Bupati.

Acara diakhiri dengan pemgembalian Paspor Jama’ah Haji oleh Kementerian Agama Karanganyar. Ad/ind

Read More
DSC_0028

Juliyatmono: “ Dollar naik, sikapi dengan bijak dan berhemat”

????????????????????????????????????

Terus tingkatkan bersedekah: Bupati Karanganyar saat memberikan arahannya dihadapan PNS, Ulama, Umaro, Takmir Masjid dan warga masyarakat pada Sarasehan BAZNAS Kabupaten Karanganyar, Kamis (27/08) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menanggapi berbagai keluhan masyarakat mengenai harga kebutuhan-kebutuhan yang semakin tinggi akibat nilai dollar yang semakin naik, untuk disikapi dengan bijak dan berhemat.

“ Saya banyak mendengar dari masyarakat maupun PNS mengeluhkan akan melambungnya harga sembako di pasar-pasar, ini terjadi karena nilai tukar dollar naik dan nilai tukar rupiah semakin melemah. Saya mengingatkan untuk menyikapi hal tersebut dengan bijak dan berhemat,” kata Juliyatmono.

“ Saya sarankan sebagai seorang PNS, alangkah baiknya berkreatif untuk mengfungsikan halaman rumahnya dengan berbagai tanaman seperti lombok, tomat, jahe dan sebagainya yang dapat dirasakan hasilnya. Belanjalah sesuai dengan kebutuhan bukan berbelanja menuruti keinginan. Kalau berbelanja menuruti keinginan tidak akan ada habisnya, yang ada malah gaji yang kita terima sudah habis di awal-awal bulan, jadi harus sikapi dengan bijak pengeluaran kita,” pesan Bupati dihadapan para PNS, Ulama dan Umaro pada acara Sarasehan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar, Kamis (27/08) di Pendopo rumah dinas Bupati Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut Juliyatmono mengapresiasi BAZNAS, utamanya para UPZ-UPZ ( Unit Pengumpul Zakat) yang telah bekerja dengan baik, amanah sehingga menjadikan BAZNAS Karanganyar berprestasi dan percontohan berbagai Kab/Kota di Indonesia sebagai BAZNAS yang dapat mengumpulkan zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) tertinggi tingkat Provinsi Jawa Tengah dan mampu mentasharufkan ZIS mencapai satu miliar rupiah.

“ Saya atas nama Pemerintah mengucap rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Karanganyar, semoga bulan ke bulan terus meningkat, semoga pentasharufannya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, karena nilai-nilai yang dikeluarkan bermanfaat besar untuk kemashlahatan umat,” tutur Bupati.

Ia juga mengingatkan SKPD-SKPD Karanganyar untuk ditingkatkan lagi shodaqohnya. “ Kami berharap SKPD untuk mengingatkan pegawai-pegawainya agar menyisihkan 2,5 persen gaji yang diterima agar BAZNAS ini terus meningkat hasilnya. Jangan eman-eman (sayang) untuk berzakat, berinfaq dan bersedekah. Karena ini tidak akan mengurangi harta kita sedikitpun justru dengan bershodaqoh kita membersihkan harta dan penghasilan yang kita terima akan dimudahkan semua urusan kita, selalu dicukupkan kebutuhan kita , selalu diberikan kesehatan lahir dan batin kita karena berbuat baik dan terbaik untuk sesamanya, niscaya kebaikan itu akan berbalik kepada diri kita,” terang Juliyatmono saat memberikan arahannya.

Sementara itu Pengurus BAZNAS Karanganyar Abdul Mu’id menyampaikan ZIS yang diperoleh BAZNAS per 27 Agustus 2015 sebesar Rp. 528 juta 943 ribu.

“ Kegiatan BAZNAS Karanganyar akan menyelenggarakan sosilisasi ZIS lanjutan ke Perusahaan-Perusahaan di wilayah Karanganyar yang sebelumnya kita lakukan di Desa-Desa. Karena ini merupakan salah satu kegiatan BAZNAS yang mendukung Lima Program Pemerintah yang telah menjadi Perda yakni Karanganyar Peduli ( berupa bantuan-bantuan terkena musibah), Karanganyar Cerdas untuk pendidikan ( GNOTA, Beasiswa untuk memasuki Perguruan Tinggi), Karanganyar Sejahtera untuk ekonomi ( bantuan untuk Pedagang Kaki Lima/PKL), Karanganyar bertaqwa ( membantu pemmbangunan fisik Madrasah/Masjid/Ponpes/Musholla/Pelatihan Khotib/manajemen Masjid/Pelatihan Mengurusi Jenazah,” terang Abdul Mu’id saat menyampaikan laporannya.

Abdul Mu’id juga menyampaikan bahwa BAZNAS Karanganyar akan mentasharufkan dana ZIS secara dua tahap. Tahap pertama sebesar dua miliar rupiah (Rp. 2 M) dan Tahap kedua sebesar satu miliar enam ratus juta rupiah (Rp. 1 M 600 juta).

Ia menambahkan BAZNAS Karanganyar akan memiliki satu mobil ambulans yang baru untuk tahun ini.

“Akan ada mobil ambulans yang baru untuk tahun ini, jadi ada dua ambulans yang dimiliki BAZNAS Karanganyar. Mobil ambulans yang lama diperuntukkan untuk membawa jenazah dan yang baru nanti untuk orang yang sakit,” kata Abdul Mu’id dihadapan para hadirin. Ind/ft

Read More
DSC_0055

Juli 2015 ZIS Karanganyar Tembus 1 Miliar

Baznas sebagai wadah yang memfasilitasi kita untuk berzakat, wajib kita syukuri. Karena jika tidak ada wadah seperti Baznas, harta kita akan habis sebelum di zakati.

“ Mudah-mudahan dengan adanya ini akan memperlancar pembersihan harta kita. Dan semoga orang sadar dengan menzakati sebagian hartanya untuk disalurkan kepada yang ber-hak, maka akan jauh lebih baik dan membuka jalan menuju surga Allah SWT,” jelas Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan pengarahan dihadapan PNS di lingkungan Karanganyar pada Sarasehan Baznas Kabupaten Karanganyar, Selasa (14/07) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Lebih lanjut Rohadi menyampaikan bahwa pada bulan Juli 2015 ini utamanya PNS dilingkungan Karanganyar telah menerima gaji ke-13, Rapelan kenaikan gaji 6% dari bulan Januari sampai dengan Juli 2015, Kesejahteraan Pegawai bagi Guru menerima sertifikasi.

“ Himbauan Pemerintah Karanganyar dari kesemuanya yang diterima untuk di zakati melalui Baznas ini. Alhamdulillah, laporan yang saya terima dari Pengurus Baznas untuk bulan Juli 2015, Zakat Infak Shodaqoh (ZIS) Karanganyar menembus Rp. 1 Miliar. Ini merupakan peningkatan ZIS yang luar biasa dan saya berharap ini akan terus meningkat di bulan-bulan selanjutnya,” harap Rohadi.

Sebelumnya di tempat dan waktu yang sama Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo didampingi Ketua Baznas Kabupaten Karanganyar bersama Forum Komunikasi Pimpinan daerah (Forkopimda) Karanganyar memberangkatkan Pendistribusian Beras Zakat sebanyak 23 ton yang akan didistribusikan ke Takmir-takmir Masjid se Kabupaten Karanganyar untuk dibagikan kepada fakir miskin dan warga kurang mampu di wilayah Karanganyar.

“ Barusan saya bersama Pengurus Baznas dan Forkopimda melepas keberangkatan pendistribusian beras zakat Baznas Karanganyar. Pengumpulan zakat fitrah pada tahun ini mengalami peningkatan dari 22 ton menjadi 23 ton. Yang mana akan disalurkan sampai ke yang berhak menerima sehingga tidak terjadi desak-desakan /injak-injakan, yang pada tahun-tahun sebelumnya zakat fitrah kita kumpulkan di Masjid Agung,” terang Rohadi Widodo.  ind/ft

Read More
DSC_0008

BAZNAS Bentuk UPZ Tingkat Desa

BUpati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan pengarahan di Sosialisasi Pengumpulan Dana ZIS, Selasa (28/04) di Kecamatan Tasikmadu

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan pengarahan di acara Sosialisasi Pengumpulan Dana ZIS, Selasa (28/04) di Kecamatan Tasikmadu

Karanganyar, Rabu (29/04/2015)
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karanganyar membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa maupun kelurahan. Pembentukan di 177 Desa/kelurahan tersebut untuk meningkatkan pengumpulan Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) dari masyarakat muslim.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekda Karanganyar, Tarsa menuturkan pada tingkat desa/ kelurahan UPZ dibentuk dengan jumlah tiga personil, sebagai penanggung jawab, sekretaris, dan bendahara/juru pungut.
“UPZ ini bertugas mengumpulkan ZIS dari Staf Kelurahan/Desa, dan memungut ZIS tingkat RT/Masyarakat/perorangan. Selanjutnya dana ZIS itu disetorkan di tingkat Kecamatan paling lambat minggu ke dua,” kata Tarsa, saat Sosialisasi Pengumpulan Dana ZIS dan Pembentukan UPZ Tingkat Desa Se Kecamatan Tasikmadu, Selasa (28/04)
Lebih lanjut, dia menuturkan pada tingkat RW-RT, setiap bulan minimal per RT sebesar Rp. 7500 dan disetorkan ke UPZ Desa/Kelurahan.
Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan Camat, Lurah/Kepala Desa, Ketua RW, dan Ketua RT hendaknya tau persis warga yang memang membutuhkan bantuan.
“Jangan sampai salah sasaran jika memberikan bantuan. Sisihkan sedikit penghasilan untuk diberikan kepada yang kurang mampu,” katanya.
Terpisah, Manager Baznas Karanganyar Abdul Muid menjelaskan perolehan ZIS dari pertengahan tahun 2014 sampai bulan April tahun ini, rata-rata bisa mencapai Rp. 500 juta, yang berasal dari Kantor Pemerintahan, Sekolah, BUMD, BUMN, dan beberapa warga masyarakat.pd

Read More
DSC_0001

BAZNAS Kabupaten Karanganyar Berikan Bantuan Air Bersih

DSC_0001

Bupati Karanganyar Hadiri Sarasehan Baznas.

Berdasar UU Nomor 22 Tahun 2011 ditindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 dan Interuksi Presiden nomor 14 Tahun 2014, Badan Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh (BAZIS) Kab. Karanganyar berganti nama BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kab. Karanganyar. Hal ini disampaikan oleh Ketua Baznas Kab. Karanganyar, Abdul Mu’id pada kegiatan Sarasehan Baznas Kab. Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (29/09). “ Per Tanggal 26 september 2014 ini, telah terkumpul ZIS sebanyak Rp. 626 juta lebih. Hal ini menunjukkan peningkatan yang cukup drastis di bulan September 2014. Kami selaku Baznas Kab. Karanganyar, telah memberikan bantuan sebesar Rp. 115 juta untuk penyediaan air bersih  sejumlah 60 KK,” tambah Mu’id.

Sementara itu, Bupati sangat mengapresiasi atas tercapainya pengumpulan ZIS yang meningkat secara signifikan. Dan diharapkan pentashorufan ZIS ini benar-benar untuk kemashlahatan ummat, karena ZIS ini memamg dari ummat dan kembali lagi untuk ummat. Sehingga keberadaan Baznas memang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “ Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dalam amalan, untuk mendulang banyak pahala. Melalui Baznas ini sebagai salah satu sarana kita untuk beramal guna membersihkan harta kita,” kata Bupati. in/ad

Read More
DSC_0020

SARASEHAN BAZIS PERDANA TAHUN 2014

DSC_0020

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo berikan bantuan secara simbolis disaat sarasehan Bazis di Pendopo Rumdin Bupati Karanganyar, Kamis Pagi (27/02)

Berkenaan dengan program sosialisasi peningkatan pengumpulan ZIS (Zakat Infaq dan Shodaqoh) yang diperuntukkan bagi PNS, Karyawan perusahaan, TNI, Polri dan masyarakat. Pengurus Baziz Kab. Karanganyar mengadakan acara sarasehan pertama mereka dimasa jabatan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Juliyatmono dan Rohadi Widodo yang dihadiri oleh Wakil Bupati Kab.Karanganyar, Sekretaris Daerah Kab. Karanganyar dan perwakilan Muspida. Kamis Siang di Pendopo Rumah Dinas (27/02)

 Dalam acara ini Drs. H. Abdul Mu’id, MM selaku Ketua Bazis Kab. Karanganyar menyampaikan laporan dan permohonan masyarakat untuk mendapat bantuan dari dana Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS). “Sesuai hasil Rapat Pentashorufan BAZIS Kab. Karanganyar tanggal 17 Februari 2014 kemarin, kami memutuskan Mentasqorufkan dana ZIS Kab. Karanganyar periode ke-59 tahun 2014 sebesar Rp. 980.000.000.” lengkap Abdul dalam laporannya.

Sedangkan dalam sambutannya, Rohadi Widodo Wakil Bupati Kab. Karanganyar menghimbau agar wilayah-wilayah yang mendapatkan bantuan ZIS dapat menggunakan dana tersebut sebagaimana mestinya. “Semoga hal ini bermanfaat dan kita harus senantiasa menjaga amal dan perbuatan kita agar kita semua selalu mendapat ridho-Nya” tuturnya. Ds/Ind/Ad

Read More