GERAKAN CINTA ZAKAT KATELADANAN PEMBAYARAN ZAKAT, BAZNAS KARANGANYAR TARGETKAN PENERIMAAN ZIS Rp.25 MILIAR DI TAHUN 2024

KARANGANYAR– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS ) Karanganyar menargetkan penerimaan Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) di Karanganyar naik dibandingkan tahun lalu. Di tahun 2024 ini Baznas Karanganyar menargetkan penerimaan ZIS menjadi Rp.25 miliar.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Baznas Karanganyar KH.Kafindi dalam sambutannya di kegiatan Gerakan Cinta Zakat Keteladanan Pembayaran Zakat Forkompimda, Kepala OPD, Instansi vertikal, Kabag Lingkungan Setda Karanganyar dan Direksi BUMD Karanganyar yang dilaksanakan di Anthurium Rumah Dinas Bupati, Kamis (28/3).

Menurutnya pengumpulan ZIS di Karanganyar termasuk terbesar di Indonesia.

“Di tahun lalu ZIS di Karanganyar terkumpul 23 miliar. Tahun 2024 kita menargetkan 25 miliar rupiah,”katanya.

Menurutnya Gerakan cinta zakat hari ini untuk memberikan percontohan hingga mengajak masyarakat untuk terus menyisihkan rejekinya untuk bersedekah. Disini ada zakat yakni zakat mal dan zakat fitrah

“Zakat mal melalui Baznas 75 persen dari ASN dan 25 persen itu merupakan infaq,”tuturnya.

Sementara Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi berharap semua pihak  termasuk di lingkungan Pemkab Karanganyar dan BUMD menyukseskan gerakan cinta zakat. Pihaknya berharap zakat dimanfaatkan dan diperuntukkan kalangan membutuhkan.

“Muaranya adalah kepercayaan. Sehingga jika telah percaya masyarakat pasti yakin dengan pengelolaan dan penyaluran yang telah dilaksanakan Baznas,”ujarnya.

Diskominfo

Read More
IMG-20230831-WA0019

BAZNAS JATENG AWARD TAHUN 2023, KETUA BAZNAS RI : ZIS Se JATENG TERKUMPUL 300 MILIAR RUPIAH LEBIH, PRIORITASKAN PENGENTASAN KEMISKINAN EKSTRIM DI WILAYAH JATEN

KARANGANYAR– Penerimaan Zakat Infaq Sedekah (ZIS) se Jawa Tengah terkumpul Rp 300 miliar lebih. Dana tersebut akan dipriorotaskan untuk pengentasan kemiskinan ekstrim di wilayah Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia, Mokhammad Mahoum saat menyampaikan sambutannya pada penerimaan Baznas Award Tahun 2023 di Gedung Grandhika, Semarang, Senin (28/8/2023).

Menurutnya Award Baznas Jateng ini dimaksudkan sebagai apresiasi kinerja Baznas Kota maupun Kabupaten dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se Jawa Tengah mengalami kemajuan yang luar biasa.

Dikatakan Mokhammad Mahoum bahwa Penganugrahan sebagai Tropi dan Piagam Penghargaan Baznas ini berdasarkan pada prestasi data yang diperoleh oleh Tim Jawa Tengah dengan mewawancarai Walikota/Bupati se Jawa Tengah, Dinas Dinas setempat dan masyarakat berbekal pada laporan kinerja yang kami peroleh setiap saat.

“Kinerja Baznas 35 Kab/Kota se Jawa Tengah sudah sangat luar biasa. Tahun ini pengumpulan zakat mencapai angka lebih dari 300 Miliar rupiah. Angka ini belum pernah tercapai di tahun tahun yang sebelumnya. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada pimpinan daerah se Jawa Tengah atas bimbingannya dan kerjasamanya sehingga Baznas bisa mencapai kemajuan yang luar biasa pesat,” tutur Ketua Baznas RI.

Sementara itu sambutan Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Daroji mengapresiasi kinerja Baznas. Tentu saja dengan pengumpulan dana sebanyak itu akan banyak bisa membantu terutama pengentasan kemiskinan ekstrim di Jawa Tengah sehingga tahun 2024 diharapkan tidak ada lagi kemiskinan ekstrim di wilayah Jawa tengah.

Untuk pengentasan tersebut di akui bagian untuk menyelesaikannya adalah Baznas Propinsi Jawa Tengah selain ntuk mengentaskan kemiskinan ekstrim juga pemberian beasiswa dan pemberdayaan masyarakat.

“Karena dengan hasil perolehannya yang kuat yaitu untuk tahun ini ditargetkan 100 miliar Rupiah untuk Propinsi dan kita targetkan untuk Baznas Kab/kota dan Lembaga Amal Zakat (LAZ) seluruh Jawa Tengah kita targetkan 2,1 Triliun rupiah di tahun 2023. Sedangkan untik seluruh Indonesia, Target kita tahun ini (2023) adalah sebesar 33 triliun rupiah baik itu Propinsi maupun Baznas Kab/Kota dan LAZ seluruh Indonesia, jelasnya dihadapan para tamu undangan yang hadir.

Pada kesempatan tersebut ditekankan oleh Ketua Baznas Propinsi, jangan sampai ada pungutan atau terkesan Baznas itu memungut atau meminta .
Ini saya pesan, kami ingatkan jangan meminta minta karena haram hukumnya.

Yang ada kita menjalankan Perintah Allah kepada Utusannya yakni Rasulullah SAW untuk mengambil zakat dan sedekah seperti yang telah dijalankan Rasulullah dengan tujuan untuk membersihkan harta kita.

” Dengan harapan nantinya untuk membantu segala permasalahan yang ada di masyarakat yang pemanfaatannya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat karena dana ZIS ini untuk kemashlahatan umat,”pesannya.

Selanjutnya sambutan Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maimoen selaku mewakili Gubernur Jawa Tengah mengatakan kepercayaan oleh Allah SWT yang tidak kecil dan saya yakin kepercayaan yang diberikan kepada kita khususnya Baznas ini saya pastikan kita dapat melihat bersama dan merasakan manfaatnya.

Ia menjelaskankan Program program capaiannya dan melaksanakan pelatihan pelatihan yang langsung berdampak ke person (seseorang) atau kepada seluruh umat khususnya umat Islam.

Ditambahkan Wagub atas pelatihan yang diberikan oleh Baznas salah satunya adalah memberikan pelatihan keterampilan terhadap tukang jagal halal (Kang Jalal) yang pada hasilnya adanya ketenangan atau kehahalalan dalam mengkonsumsi daging kurban.

Baznas juga menindak lanjuti dengan adanya Rumah Potong Hewan (RPH) yang menjamin kehalalan dan kemakmuran. Karena RPH ini nantinya akan berbeda dengan RPH Lainnya karena akan di dorong dengan teknologi yang baik dari segi pengemasan yang dikaleng agar lebih tahan lama dengan tujuan bisa untuk mengatasi kemiskinan, stunting yang pada saat ini menjadi perhatian khusus kita.

Untuk itu, ia mengharapkan pentasharufannya adalah pemerataan yang lebih baik lagi dan yang digaung-gaungkan Pemerintah Propinsi Jawa Tengah yakni bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui zakat produktif baik lewat pendidikan, usaha yang diberikan dan sudah dirasakan manfaat zakat produktif ini oleh masyarakat langsung.

“Semoga mereka ini kelak menjadi muzaki dan disalurkan oleh Baznas,” harapnya.

Pada giat Baznas Award Jateng tersebut disampaikan beberapa penghargaan yang telah raih oleh Baznas Jawa Tengah dari tahun ke tahun yang dibacakan langsung oleh Wagub Jawa Tengah, diantaranya :
Tahun 2019 Baznas Provinsi Jawa Tengah memperoleh Award dengan Kategori Pertumbuhan Pengumpulan ZIS terbaik, Pendistribusian ZIS terbaik, Program Pemberdayaan ZIS terbaik.

Tahun 2020 memperoleh penghargaan Baznas RI Award yakni Nominasi Baznas Propinsi kategori Pertumbuhan Pengumpulan ZIS terbaik.
Yang kedua nominasi kategori Program Pemberdayaan ZIS terbaik.

Tahun 2021 Baznas Proinsi Jawa Tengah dengan kategori Pengkoordinasian Terbaik dengan inovasi Pengumpulan ZIS terbaik.

Tahun 2023 mendapatkan penghargaan lagi Baznas Propinsi Jawa Tengah Kategori Pengumpulan ZIS melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terbaik.

Hal tersebut merupakan sederet penghargaan yang diterima dari Baznas RI. Sedangkan dari masyarakat sendiri telah merasakan adanya penthasrufan ZIS berupa membantu pengentasan kemiskinan, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Jambanisasi.

“Kepada tiga puluh lima (35) Bupati/walikota se Jawa tengah yang hadir, saya ucapakan selamat atas pencapaian pengumpulan Baznas yang mencapai 300 miliar Rupiah lebih dan ini menjadi amal kebaikan kita didunia dan diakhirat nanti,” harap Wagub Jateng.

Sementara itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menjadi salah satu Kabupaten yang meraih Baznas Jateng Award Tahun 2023 diantara sepuluh (10) Kabupaten/Kota se Jawa Tengah yang juga mendapatkan Baznas Jateng Award Tahun 2023. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Diskominfo

Read More
20210317_093119

Rakerda BAZNAS KARANGANYAR, Pengumpulan ZIS 2020 Capai Rp 23 Miliar lebih

Kominfo

Bupati Karanganyar memberikan sambutannya

KARANGANYAR-Capaian Zakat Infaq dan Sedekah ( ZIS) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar mencapai Rp 23 Miliar. Hal tersebut disampaikan pada acara Rapat Kerja daerah BAZNAS Karanganyar di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati, Rabu (17/03).

Ketua BAZNAS Karanganyar Sugiharso melaporkan pentashorufan ZIS dengan rincian 21 miliar disalurkan ke mustahiq, penerima fakir miskin 1250 orang total sebesar 2 miliar. Berbagai program BAZNAS meliputi program program sehat, peduli, makmur, dan takwa guna mendukung program pemerintah dalam kemaslahatan masyarakat.

Rapat Kerja BAZNAS ini dihadiri oleh bapak Kanwil Kemenag provinsi Jawa Tengah Mustain Ahmad. Beliau menyampaikan Raker ini menjadi kesempatan kita sekalian untuk melihat apa yang sudah kita ilukan selama ini sebagai capaian prestasi dan adanya evaluasi.

Selain bapak Mustain Ahmad Raker ini juga dihadiri oleh bapak Bupati Karanganyar Bapak H. Juliyatmono. Bahwasanya pemerintah menyambut baik dan mengapresiasi dengan apa yang telah dicapai oleh BAZNAS Karanganyar.  Dalam sambutanya beliau menyampaikan harapan terhadap BAZNAS agar dikelola dengan baik dan setransparan mungkin dari berbagai sumber.

“Semoga Rakerda ini memberikan manfaat dan menjadi semangat untuk melaksanakan tugas tugas agar dapat melebih target yang diperkirakan,” pungkas Bupati di akhir sambutannya.

Diskominfo (ind/fatma)

Read More

Sarasehan Zakat : Perolehan ZIS Oktober Capai 1 Miliar Lebih

 

KARANGANYAR-

Sarasehan Baznas, Rabu (09/10) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) bulan Oktober mengalami peningkatan mencapai satu miliar lebih.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar untuk perolehan Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) dibulan Oktober mencapai 1 miliar lebih. Sedangkan perolehan ZIS tahun 2019 di mulai dari bulan Januari sampai dengan September ini mencapai 10 miliar lebih, dari target 15 miliar sehingga untuk mencapai target tersebut, Kabupaten Karanganyar masih memiliki jangka waktu 4 bulan.

“ Sampai bulan September perolehan ZIS total mencapai 1 miliar lebih dengan rincian sebagai berikut:  dari ASN 936 juta, 141 lebih dari TPP, 3. 341 rupiah , “ tuturnya.

Sementara itu sambutan Bupati Karanganyar yang diwakilkan Sekretaris Daerah Karanganyar, Sutarno berharap kepada Kepala Desa, Rt, maupun Rw supaya selalu mendukung program ini demi tercapainya target ZIS di 2019.

“ Kami berharap bantuan kepada Kepala Desa agar program ini selalu di dukung terutama untuk membantu Juru pungut Zakat, “ ujarnya.

Demikian Diskominfo (ind/dn/jannah)

Read More
DSC_0017

Zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) Kabupaten Karanganyar Tertinggi Di Jawa Tengah

Read More
_DSC8977

Rapat Koordinasi Baznas Kabupaten Karanganyar Tentang Peningkatan Pengumpulan ZIS

KARANGNYAR- Rapat koordiansi Baznas terkait surat edaran mandagri dan surat edaran bupati bupati karanganyar tentang peningkatan pengumpulan ZIS ( Zakat, Infaq, Shodaqoh) Kabupaten Karanganyar di aula kantor Baznas Karanganyar, Senin (15/07).

Sambutan Ketua baznas Karanganyar menyampaikan bahwa kami akan merencanakan dan menjalankan semua program baznas sesuai dengan surat edaran dari mendagri dan bupati karanganyar tentang peningkatan pengumpulan ZIS (zakat, infaq, shodaqoh) Kabupaten Karanganyar.

Ketua perencaan baznas karanganyar menyampaikan bahwa program di bulan juli ini sangat padat, baznas kabupaten Karanganyar akan melakukan sosialisasi di sejumlah sekolah SMP di karanganyar di antaranya di jaten , tasikmadu pada tanggal 18 juni 2019. Dan di hari sabtu Baznas Kabupaten Karanganyar akan melakukan sosisalisasi di SMP mojogedang, Matese, dan Karangpandan. Sosialisasi ini di lakukan supaya dapat meningkatkan pengumpulan ZIS ( zakat, infaq, shodaqoh ) di Kabupaten Karanganyar.

 

Demikian Diskominfo (ard/tgr/fjr/ysf)

Read More
IMG-20190207-WA0012

Studi Banding ZIS, Pemkot Salatiga Kunjungi Baznas Karanganyar

Kunjungan Kerja Pemkot Salatiga di Baznas Karanganyar

Karanganyar – 7 Februari 2019

Pemerintah Kota Salatiga baru saja mengunjungi Baznas Karanganyar untuk melakukan studi banding (7/2). Rombongan tersebut dibawa oleh Sekda Kota Salatiga, Fakhrurroji. Rombongan telah diterima dengan baik oleh Baznas Karanganyar di Aula Kantor Baznas Karanganyar.

Dalam penyampaiannya, Drs. H. Sugiyarso H. S., S.Pd., M.Ag., M.Kn, selaku Ketua Baznas Karanganyar menyampaikan bahwa uang dari pengumpulan ZIS dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Pada tahun 2015 uang ZIS tersebut dapat terkumpul sebesar 6,8 Milyar, kemudian tahun 2016 sebesar 10,2 Milyar, tahun 2017 sebesar 13,2 milyar rupiah. Dan tahun 2018 kemarin mengalami peningkatan sekitar 2 milyar, yaitu sebesar 15 milyar rupiah. Baznas Karanganyar mendapat penghargaan di tingkat Provinsi dan Nasional sebagai Baznas tertinggi pengumpulan mau pun pentashorufan zakat, infaq, dan shodaqoh.

“Jika bertanya ada berapa instansi yang menyumbankan infaq/shodaqoh paling besar itu ada 3. Yaitu Disdikbud, Kemenag, dan Kemenkes. Disdikbud setiap tahunnya dapat mengumpulkan sekitar 882 juta, Kemenag 731 juta, dan Kemenkes 609 juta”, tuturnya.

Selanjutnya, sambutan dilanjutkan oleh H. Iskandar, S.H, selaku Wakil Ketua Bidang Pendistribusian Dan Pendayagunaan menyampaikan bahwa program kerja Baznas Karanganyar disesuaikan dengan Baznas Pusat, sedangkan redaksinya disesuaikan dengan program kerja Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Dana yang dikumpulkan oleh Baznas Karanganyar akan dialokasikan untuk kegiatan – kegiatan sosial, seperti untuk beasiswa pendidikan, layanan kesehatan, ambulance gratis, dsb. Pendistribusian ZIS berdasarkan program – program yang dimiliki oleh Baznas, seperti Karanganyar Peduli, Karanganyar Sehat, Karanganyar Taqwa, Karanganyar Makmur, dan Karanganyar Pintar.

 

Diskominfo (ind/dn/sr)

Read More

Baznas Karanganyar Targetkan ZIS Mencapai Rp 15 Miliar di 2018

Karanganyar, Jum’at 30 November 2018

Badan Amal Zakat Nasioal (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menargetkan pengumpulan  Zakat Infaq Sodakoh (ZIS) mencapai 15 miliar. Karena hingga akhir November pengumpulan hampir mencapai 14 miliar rupiah.

Hal tersebut diungkapkan Ketua BAZNAS Sugiyarso dalam laporan yang dibacakan Abdul Muid pada kegiatan Sarasehan Baznas di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar, Kamis (29/11) siang kemarin.Target tersebut diharapkan tercapai mengingatkan pengumpulan zakat, infaq, shodaqoh (ZIS) untuk bulan ini meningkat signifikan.

“Hingga akhir bulan ini mencapai 1 miliar 952 juta rupiah,”terangnya.

Ditambahkannya akhir November pencapaian ZIS mendekati  14 miliar.
Dari jumlah tersebut telah disalurkan sebanyak 2 miliar untuk bantuan bencana dan bantuan usaha.

Dari Januari hingga Oktober mencapai 12 miliar. Dari jumlah tersebut 2 miliar telah disalurkan,”paparnya.

Sementara itu Kabag Kesra Karanganyar, Agam Bintoro mengapreasi pengumpulan ZIS hingga akhir November ini. Karena ZIS yang terkumpul hampir mencapai 2 miliar. Diharapkan pada tutup tahun dapat mencapai 15 miliar.

“Semoga BAZNAS mampu mencapai target yang dicanangkan Bupati,”katanya

Peningkatan ZIS pada tahun 2018 ini dikatakannya karena tumbuhnya kesadaran dan partisipasi warga, ASN serta para donatur. Dana yang telah dikumpulkan BAZNAS nantinya akan disalurkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Terimakasih pada semua pihak yang telah menyisihkan rejekinya.Dana yang terkumpul semoga mampu meningkatkan taraf ekonomi warga Karanganyar melalui program program dari BAZNAS,”tutupnya.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
DSC_0008

JULI , CAPAIAN ZIS KARANGANYAR MENYENTUH 2 MILIAR

Diskkominfo

Sekda Karanganyar Drs. Samsi,Msi menyampaikan sambutan pada acara Baznas ” Sarasehan Ulama’ dan Umaro’ “

Karanganyar, Selasa 31 Juli 2018

Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) Kabupaten Karanganyar mengadakan acara rutin yaitu sarasehan Baznas dimana di tujukan untuk aperatur negara dan masyarakat  yang ada di Kab. Karanganyar.diharapkan dengan adanya zis(zakat, infaq, sedekah ) ini menumbuhkan kesadaran dan keteladanan berzakat mal, Selasa (31/07).

Ketua Baznas Karanganyar, Sugiyarso  dalam laporannya mengatakan atas doa dan dukungan masyarakat Karanganyar Baznas Karanganyar memberanikan diri untuk mengaudit oleh akuntan publik yang sekaligus  mengaudit Baznas  pusat . dua bulan kemaren sejak tanggal 23 mei -24 juli baru menerima hasil audit dari akuntan publik.

“Untuk 2 tahun kerja Baznas yang dinyatakan wajar segala hal yang  material dan akan memperbaiki kepengurusan agar Baznas lebih baik untuk kedepannya”tuturnya.

Sementara itu salah satu pengurus Baznas Karanganyar H.Abdul Muid , menyampaikan laporan pengumpulan zis di bulan juli yang hampir mencapai Rp 2 miliar.

“ zakat terkumpul  Rp 1 miliar 891 juta , infaq terkumpul Rp 57juta 160 ribu,bila di jumlah total keseluruhan sebesar  Rp 1 miliar 948 juta,”

Ia mengucapkan terimakasih kepada segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum yang dengan ikhlas menghasilkan sebagian penghasilannya

“semoga mendapat pahala dari ALLAH SWT kemudian sisanya mendapat barokah “harapnya .

Pada kegiatan sarasehan Baznas yang berlangsung di gedung Paripurna DPRD kab. Karanganyar Sekda Karanganyar , Drs.samsi.Msi selaku yang mewakili bupati Karanganyar menyampaikan bahwasanya Baznas Karanganyar menjadi salah satu kelompok yang mendapatkan bantuan dari Baznas pusat sebesar Rp 950 juta untuk pemberdayaan desa di Ngargoyoso.

 Demikian Diskominfo (ind/an/adinug)

 

Read More

Pengumpulan ZIS Kabupaten Karanganyar Hingga Pertengahan Juni 2018 Capai Rp 1 Miliar

Kominfo

Ketua Baznas Karanganyar, Sugiyarso menyampaikan laporan Pengumpulan ZIS mencapai Rp 1 miliar, Jum’at (29/6).

Karanganyar, Jum’at 29 Juni 2018

Pengumpulan zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) di Kabupaten Karanganyar pertengahan tahun 2018 mencapai satu miliar rupiah.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bagian Kesra Setda Karanganyar, Agam Bintoro dalam halal bihalal dan sarasehan Baznas, Jum’at (29/6) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menurutnya hingga mendekati akhir Juni ini pencapaian zakat infaq dan shodaqoh di Karanganyar menembus hasil yang memuaskan.

“Total hingga 27 Juni mecapai Rp. 1.761.351.549,00. Dari jumlah tersebutuntuk dana zakat senilai Rp. 206.000.000,00 telah didistribusikan dimasing-masing kecamatan,”katanya.

Ditambahkannya untuk pengumpulan dana zakat infaq dan shodaqoh dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Karanganyar diwujudkan dalam bentuk beras. Sementara dari kecamatan terkumpul 1605 ton beras.

“Dana dari pengumpulan ASN kita wujudkan untuk bantuanh beras. Jumlahnya mencapai 21,2 ton,”terangnya.

Pihaknya pun berterima kasih kepada seluruh pihak baik perorangan maupun instansi yang telah memberikan ZIsnya melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar.

Demikian Diskominfo (ind/an)

Read More