Pedoman Peringatan Hari Jadi ke-95 Kabupaten Karanganyar Tahun 2012

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 20 Tahun 1998 tentang Hari Jadi Kabupaten Karanganyar, bersama ini kami sampaikan Pedoman Peringatan Hari Jadi ke-95 Kabupaten Karanganyar Tahun 2012 sebagai berikut :

A. TEMA

  1. Tema Peringatan Hari Jadi ke-95 Kabupaten Karanganyar adalah:DENGAN SEMANGAT HARI JADI KE-95 , KITA WUJUDKAN KABUPATEN ARANGANYAR YANG TENTRAM, DEMOKRATIS DAN SEJAHTERA

    sub Tema :

    1) DENGAN SEMANGAT HARI JADI KE-95 KITA WUJUDKAN KARANGANYAR YANG TENTERAM.

    2) DENGAN SEMANGAT HARI JADI KE-95 KITA WUJUDKAN MASYARAKAT KARANGANYAR YANG DIMOKRATIS BERDASARKAN PANCASILA.

    3) DENGAN SEMANGAT HARI JADI KE-95 KITA WUJUDKAN MASYARAKAT KARANGANYAR YANG BERSATU

  2. Tema Peringatan Hari Jadi Ke-95 Kabupaten Karanganyar tersebut agar disebarluaskan kepada masyarakat tingkat desa/ kelurahan sampai ke tingkat RT.

B. ACARA PERINGATAN

Acara Peringatan Hari Jadi ke-95 Kabupaten Karanganyar Tahun 2012 terdiri dari:

  1. ZIARAH.
    Ziarah ke makam-makam pendiri dan sesepuh Kabupaten Karanganyar oleh Muspida dan Panitia di:

    • Makam Nyi Ageng Karang di Bejen Karanganyar
    • Makam Randu Songo di Gaum,Tasikmadu
    • Makam Temuireng di Popongan Karanganyar
    • Makam Mengadeg di Matesih
    • Makam Giribangun di Matesih
    • Makam Girilayu di Matesih
  2. SARASEHAN KELUARGA SAKINAHHari: Selasa

    TanggalL 13 Nopember 2012

    Waktu Pukul:. 09.00 WIB

    Tempat: Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

  3. TIRAKATANHari: Sabtu

    Tanggal: 17 Nopember 2012

    Waktu Pukul: 19.00 WIB

    Tempat: Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

    Pakaian: 1) Bapak Batik lengan panjang.
    2) lbu Bebas rapi

    Pelaksanaan malam tirakatan Hari Jadi Ke-95 Kabupaten Karanganyar dilaksanakan pada tingkat :

    • Kabupaten

    • Kecamatan

    • Desa/ Kelurahan dan RT

    Untuk itu kepada semua camat, Kepala Desa/ Kelurahan dan Ketua RT agar menyelenggarakan kegiatan tirakatan Hari Jadi ke-95 Kabupaten Karanganyar Tahun 2012 di lingkungan masing-masing dan tirakatan dilaksanakan secara sederhana tetapi kidmat.

  4. UPACARA BENDERA
    Pelaksanaan Upacara Bendera Peringatan Hari Jadi ke-95 Kabupaten Karanganyar di pusatkan di Alun-alun Kabupaten Karanganyar pada:

    Hari : Minggu

    Tanggal : 18 Nopember 2012

    Waktu : Pukul 08.00 WIB

    Tempat : Alun-Alun Kabupaten Karanganyar

    Keterangan

    1) Peserta Upacara :

    • Kepala SKPD beserta semua staf

    • Pimpinan BUMN / BUMD beserta semua staf

    • Perwakilan dari kecamatan se kabubaten karanganyar

    • Perwakilan dad PGRI

    • TNI / Polri

    • Organisasi Masyarakat.

    2) Bahasa yang digunakan dalam upacara adalah Bahasa Jawa Kromo Inggil

    3) Pakaian yang digunakan oleh peraga dan peserta upacara adalah:

    Bapak : Beskap Jangkep (pakai keris)

    Ibu : Kebaya

    TNI/ Polri : Beskap Jangkep (pakai keris)

  5. HIBURAN
    1) Pagelaran Wayang Orang Anak

    • Hari : Sabtu

    • Tanggal : 17 Nopember 2012

    • Waktu : Pukul.19.00 WIB

    • Tempat: Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar


    2) Pagelaran Tari Indonesiaku ( Rekor MURI )

    • Hari : Minggu

    • Tanggal : 18 Nopember 2012

    • Waktu : Pukul.09.30 WIB ( setalah Upacara Hari Jadi Ke-95 )

    • Tempat : Alun-alun Kabupaten Karanganyar

    3) Pagelaran Wayang Kulit

    • Hari : Minggu

    • Tanggal : 18 Nopember 2012

    • Waktu : Pukul.19.00 WIB

    • Tempat : Depan Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

  6. PERLOMBAANPeringatan Hari Jadi Ke-95 Kabupaten Karanganyar Tahun 2012, dilaksanakan beberapa peldombaan antara lain

    1. Gebyar Dhalang Cilik

    2. Festival Seni Tradisisonal Daerah

    3. Festival Seni Kerawitan Putri

    4. Festival Seni Kerawitan Siswa SMP

    5. Pekan Seni Siswa TK, SD, SMP clan SMA/SMK

    6. Festival Reog

    7. Lomba Nyayi Album lbu Bupati Karanganyar

    8. Lomba Lad 10 Km

    9. Lomba Peraturan Baris Berbaris Karyawan/ karyawati

    10. Lomba Peraturan Baris Berbaris siswa SD

    11. Lomba Volly Ball Putra/ Putri

    12. Lomba Bulutangkis Beregu Putra

    13. Tenis Meja Karyawan

    14. Tenis Lapangan Karyawan

    15. Lomba Kebersihan Kantor ( K5)

    16. Kirap Kebangsaan / Merah Putih Berkendaraan rods 4 (empat)

    17. Gema Alquran

C. SOSIALISASI

Untuk memeriahkan Peringatan Had Jadi Ke-95 Kabupaten Karangayar Tahun 2012, kami minta perhatian saudara hal-hal sebagal berikut :

  1. Dalam rangka memasyarakatkan clan melestarikan budaya jawa, peringatan Hari Jadi Ke-95 Kabupaten Karanganyar diwajibkan penggunaan pakaian beskap landung, beskap jangkep dan kebaya bagi semua PNS, anggota DPRD, guru, karyawan BUMN/ BUMD, Kepala Desa dan perangkat desa dengan ketentuan sebagal berikut:a. Tanggal 14, 16 dan 17 Nopember 2012:
    Bapak Beskaplandung, Ibu Kebaya

    b. Tanggal 18 Nopember 2012: Bapak Beskap Jangkep (pakai keris), Ibu Kebaya

  2. Semua SKPD, BUMN/ BUMD, instansi pemerintah dan swasta, perusahan, kantor desa/ kelurahan, perguruan tinggi, sekolah, RW, RT dan masyarakat Kabupaten Karanganyar memasang bendera merah putih dan umbul-umbul dengan ketentuan sebagai berikut :• Umbul-umbul tanggal 1 s/d 20 Nopember 2012

    • Benders Merah Putih tanggal 15 s/d 20 Nopember 2012

  3. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar agar mensosialisasikan kegiatan Hari jadi Ke-95 Kabupaten Karanganyar kepada sekolah-sekolah mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA se Kabupaten Karanganyar.
  4. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten, Karanganyar agar mensosialisasikan kegiatan Hari Jadi Ke-95 Kabupaten Karanganyar kepada perusahaan-perusahaan se Kabupaten Karanganyar.
  5. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar untuk memberikan sosialisasi melalui media/ sarana komunikasi yang dimiliki.
  6. Kepada camat se Kabupaten Karanganyar agar mensosialisasikan kegiatan Hari Jadi Ke-95 Kabupaten Karanganyar sampai ke tingkat desa/ kelurahan dan RT.
  7. Kepada Ketua Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Kabupaten Karanganyar untuk mensosialisasikan kegiatan Hari Jadi Ke-95 Kabupaten Karanganyar kepada perguruan tinggi se Kabupaten Karanganyar.

Demikian dan atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Read More

Lomba Senam dan Tari Modern di CFD

Ratusan peserta mengikuti lomba senam aerobik dan kompetisi menari di Car Free Day (CFD) Karanganyar yang diadakan oleh Asosiasi Senam Indonesia, Minggu (4/11) pagi.

Ketua panitia acara, Yayuk Basir, mengatakan selain untuk memperingati hari jadi ke-95 Karanganyar yang akan jatuh pada tanggal 18 November mendatang, acara tersebut merupakan bentuk sosialisasi menjaga kesehatan dengan senam. “Agar masyarakat Karanganyar terbiasa dengan senam dan terbiasa untuk hidup sehat,” ujar Yayuk.

Dalam lomba tersebut, para peserta menampilkan kemahirannya dalam melakukan olah tubuh, baik senam maupun dengan tarian modern. Selain lomba tersebut, Yayuk mengaku juga rajin mengadakan senam aerobik secara rutin di tiap penyelenggaraan CFD.
“Biasanya setiap CFD kami mengadakan senam rutin di dua titik berbeda, di depan Rumah Dinas Bupati dan di depan Kantor Tourism Information Center (TIC),” katanya.

Lomba tersebut berlangsung sekitar empat jam sejak CFD dibuka hingga ditutup pada pukul 09.00 WIB. Para peserta yang terdiri dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa itu tidak hanya warga asal Karanganyar. “Ada juga warga dari Solo ikut acara perlombaan senam ini,” ungkap Yayuk.

Read More

Rem Blong, Truk Semen Seruduk Traffic Light

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jl Solo-Tawangmangu, Selasa (23/10/2012). Kali ini truk pengangkut semen hilang kendali lantas mena brak traffic light atau lampu bangjo di Simpang Tiga Benawa, Ngringo, Jaten.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.15 WIB. Ketika itu truk pengangkut semen berpelat nomor F 9616 F melaju dari arah Solo. Mendekati Simpang Tiga Benawa, sang sopir, Sarjono, mencoba mengerem laju kendaraan lantaran lampu bangjo menyala merah. Namun betapa kagetnya laki-laki berumur 40-an tahun itu mengetahui rem kendaraannya blong.

Apalagi arus kendaraan yang menyeberang jalan sangat padat. Secara reflek Sarjono membanting setir kendaraannya yang melaju dengan kecepatan 30 kilometer/jam, ke arah kiri. Aksi tersebut sempat menyerempet seorang pengendara sepeda motor Jupiter berpelat nomor H 3682 HF.

Pengendara sepeda motor bernama Wawan, 30, asal Sukoharjo pun jatuh terjerembab mencium aspal. Beruntung korban hanya mengalami luka ringan di bagian siku dan kaki kiri. Sedangkan truk yang dikendarai Sarjono baru berhenti saat menyeruduk traffic light tenaga sinar matahari di pinggir jalan.

Sarjono dan kernetnya, Domin, tidak mengalami luka berarti. Namun mereka harus berurusan dengan korban, Wawan, yang notabene pekerja di sebuah toko penyedia suku cadang industri tekstil. Bos dari Wawan yakni Edy meminta ganti rugi kerusakan sepeda motor dan pengobatan bagi karyawannya. “Kami hanya minta itu, bila deal tidak usah proses hukum,” tegasnya.

Sedangkan Sarjono mengaku dalam keadaan sangat sadar dan tidak mengantuk saat mengendarai truk. Menurut dia rem blong menjadi satu-satunya penyebab kecelakaan. “Saya tidak sedang mengantuk atau lalai saat mengendarai truk. Kecelakaan ini semata karena rem saya blong. Saya kaget sehingga reflek banting setir ke arah kiri,” aku dia memelas.

Read More

Pendaftaran Calon Anggota Panwaslu Diminta Diperpanjang

Kepala Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Karanganyar, Ign Triyanto, berharap proses seleksi calon anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kabupaten/kota di wilayah Provinsi Jateng waktunya diperpanjang. Pasalnya, waktu yang diberikan sangat mepet karena berbenturan dengan jadwal sosialisasi calon anggota Panwaslu.
“Bawaslu Jateng meminta kita membantu melakukan sosialisasi seleksi calon anggota Panwaslu, dan suratnya baru datang tadi padi (kemarin). Tapi pendaftarannya langsung ditutup besok (hari ini),” katanya, Selasa (9/10).
Diakuinya, untuk menindaklanjuti surat itu memerlukan waktu yang tidak singkat. “Suratnya memang tertanggal 3 Oktober namun baru datang sekarang (kemarin). Tapi kami langsung mengirimkan surat ini ke seluruh kecamatan karena waktunya sangat mepet,” jelasnya.
Meskipun pihaknya telah menginformasikan hal tersebut ke seluruh kecamatan, namun warga yang ingin mendaftarkan diri menjadi anggota Panwaslu tentu akan kesulitan memenuhi persyaratan yang dibutuhkan.
“Kami sudah menghubungi tim seleksi calon anggota Panwaslu, namun belum bisa memberikan jawaban dan masih berkoordinasi dengan Bawaslu. Kami hanya meminta untuk ada perpanjangan waktu sekitar satu minggu,” tambah Triyanto. Menurutnya, dengan adanya perpanjangan waktu diharapkan dapat memaksimalkan sosialisasi dan seleksi anggota Panwaslu.
Sementara itu, anggota Bawaslu Jateng, Teguh Purnomo, mengatakan saat ini pihaknya masih akan tetap menggunakan jadwal semula. Yakni, pendaftaran secara langsung di kantor Bawaslu Jateng dan ditunggu sampai hari ini, Rabu (10/10) pukul 16.00 WIB.
Menurutnya, Bawaslu juga telah melakukan sosialisasi sejak jauh-jauh hari melalui website Bawaslu Jateng dan juga berbagai sosial media. “Kami rasa walaupun pendaftaran Panwaslu dianggap singkat, tetapi syaratnya juga tidak terlalu sulit dan dipermudah,” jelas Teguh dihubungi via telepon.

Read More

Langgar Perda, Toko Modern Harus Ditindak

Wakil Ketua DPRD Karanganyar Juliyatmono meminta Satpol PP untuk lebih pro aktif menindak tegas pelanggaran yang dilakukan toko modern. Hal itu merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) No 17/2009 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern.

Di dalam Perda tersebut terdapat tiga poin utama yang harus diperhatikan dan diawasi oleh Satpol PP yakni zona lokasi pendirian toko modern yang hanya berada di Kecamatan Jaten, Karanganyar Kota, dan Colomadu, kemudian jarak antara toko modern dan juga antara toko modern dengan toko tradisional minimal 500 meter. Sedangkan untuk jam operasional toko modern tidak diperbolehkan selama 24 jam.

“Penegak Perda itu kan Satpol PP. Harusnya Satpol PP yang lebih bisa pro aktif dan menindak tegas jika ada yang melanggar aturan,” tegas Juliyatmono, Minggu (30/9).

Meskipun Peraturan Bupati (Perbup) No 32/2012 yang menjadi petunjuk pelaksana (Juklak) Perda tersebut telah terbit sejak Juli lalu, namun penegakan aturan tersebut tak kunjung dilakukan. Penerapan aturan tentang toko modern tampaknya juga tak terlalu diindahkan oleh para pemilik toko modern.

Juliyatmono menjelaskan, Perda yang sudah dapat dijalankan dengan turunnya Perbup, seharusnya langsung diterapkan dan dikawal penerapannya. “Pengawalan dan penegakan Perda berada penuh di tangan Satpol PP,” kata Juliyatmono.

Ia mencontohkan, masih bertebarnya toko modern yang beroperasi hingga 24 jam penuh menunjukkan belum adanya tindakan tegas dari Satpol PP untuk menertibkan aturan tersebut. Di aturan tersebut, toko modern hanya diperbolehkan beroperasi selama 12 jam pada Senin hingga Jumat, yakni sejak pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Sedangkan untuk Sabtu dan Minggu, jam operasional toko modern hingga pukul 22.00 WIB.

“Seharusnya, Satpol PP bisa menindak toko modern yang masih beroperasi selama 24 jam. Itu bisa dilihat, mana saja toko yang buka selama 24 jam, terus kemudian dilakukan penertiban,” ujar politikus dari Partai Golkar ini.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Karanganyar, Widarbo, mengakui bahwa pihaknya memang belum melakukan penertiban terhadap toko modern yang melanggar Perda tersebut. Namun ia berjanji segera melakukan penertiban sesuai dengan Perda yang berlaku. “Pasti akan kami tertibkan toko modern yang melanggar aturan yang telah ditetapkan. Hanya saja nanti kita lihat waktunya,” ujar Widarbo.

Read More

KEBAKARAN GUNUNG LAWU: Pagi Ini Tim Gabungan Lakukan Pemadaman Manual

Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu tepatnya di wilayah Jenawi tidak kunjung padam hingga Rabu (26/9/2012) dini hari. Menyikapi kondisi itu, tim gabungan sejumlah elemen masyarakat mengambil upaya pemadaman secara manual.

Tim yang terdiri atas puluhan orang berangkat menuju titik api mulai pukul 04.00 WIB. Elemen yang terlibat di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Karanganyar Emergency (KE), SAR, polisi, TNI dan sukarelawan. Tim bertolak dari pos pengamatan di Cande Cetho, Desa Gumeng, Jenawi.

Waktu tempuh perjalanan kaki dari pos Candi Cetho menuju titik api di sekitar pos dua, pos tiga dan pos empat, diperkirakan empat jam. Salah seorang anggota BPBD Karanganyar, Eko Wandoyo, mengatakan upaya pemadaman akan dilakukan secara manual. Seperti dengan membuat parit-parit darurat untuk mencegah meluasnya kobaran api.

“Hingga malam tadi titik api semakin luas dan masuk wilayah Karanganyar. Sehingga Rabu pukul 04.00 WIB tim bertolak menuju titik api. Pada malam hari jilatan api terlihat dari sebagian wilayah Ngargoyoso,” tuturnya.

Read More

KEBAKARAN DEKAT MAL LUWES PALUR, Belasan Lapak Pedagang Buah Ludes

Belasan lapak pedagang kaki lima (PKL) buah segar di Jl Solo-Tawangmangu tepatnya di sebelah Mal Luwes Palur ludes terbakar, Sabtu (22/9/2012) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut tapi kerugiaan materiil diperkirakan mencapai Rp200 juta.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Api muncul kali pertama dari lapak pedagang di bagian paling barat. Diduga api berasal hubungan pendek arus listrik.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, kepada wartawan mengatakan, jumlah lapak/kios yang terbakar sekitar 15 unit. “Kerugian masih kami taksir, yang pasti tidak kecil karena ada dagangan berupa buah yang ikut ludes terbakar,” katanya.

Sedangkan salah seorang korban, Aris Wahyu, menuturkan hanya dalam waktu 30 menit api meluluhlantakkan lapak pedagang. Satu ton buah segar dagangan milik belasan pedagang tidak berhasil diselamatkan. Dia menduga api berasal dari jilatan api kompor. “Mobil Damkar datang telat, lapak sudah ludes terbakar,” katanya.

Menurut dia saat kejadian, lapak masih dioperasikan pedagang. Sebab biasanya lapak tutup pukul 22.00 WIB. Mengetahui ada kobaran api pedagang berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya seperti ember. Namun malang kobaran api tidak bisa dikendalikan. Kobaran api sempat dikhawatirkan merembet ke bangunan Mal Luwes. Manajemen Mal Luwes pun menghentikan operasi lantaran aliran listrik di sekitar lokasi kebakaran dimatikan.

Read More

Pagi Ini 491 Calhaj Karanganyar Diberangkatkan

Sebanyak 491 jemaah calon haji (Calhaj) dari Kabupaten Karanganyar, diberangkatkan menuju Asrama Haji di Donohudan, Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jumat (21/9/2012).

491 Jemaah Calhaj Karanganyar dibagi dua kelompok terbang (keloter). Keloter I dilepas Bupati Karanganyar, Jumat pukul 06.00 WIB di Kantor Bupati. Sedangkan keloter II akan dilepas pukul 10.00 WIB di Masjid Agung Karanganyar.

Penjelasan itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Karanganyar, Nunung Susanto, saat ditemui  di kantornya, Kamis (20/9/2012).

Sementara informasi yang dihimpun Solopos.com, Mursiti, 84, warga Bulurejo RT 002/RW 013 Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, menjadi anggota jemaah Calhaj paling tua dari Bumi Intanpari tahun ini. Sedangkan anggota jemaah Calhaj yang berusia paling muda dari Karanganyar tercatat atas nama Pebri Ari Purwanto,23, asal Beji RT 004/RW 011 Kemiri, Kebakkramat.

Kasi Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Karanganyar, Tri Waspodo, menyampaikan jemaah Calhaj dari Karanganyar akan diberangkatkan dalam dua keloter. Jemaah Calhaj Karanganyar akan berada satu pesawat dengan jemaah Calhaj dari Kabupaten Wonogiri dan Kota Solo.

Read More

CAR FREE DAY: Pengamanan CFD, Pemkab Karanganyar Klaim Gandeng Polisi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menyatakan pengamanan car free day (CFD) sudah melibatkan semua unsur kendati masih terjadi sejumlah aksi pencurian.

Mulai dari Satpol Pamong Praja (PP), kepolisian dan petugas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo). Penegasan itu disampaikan Kepala Dishubkominfo Karanganyar, Nunung Susanto, saat ditemui di kantornya, Senin (10/9/2012).

Dia menekankan pentingnya kewaspadaan pengguna CFD. Pengamanan internal terhadap barang berharga yang dibawa harus dilakukan dengan benar.

Bila hendak berjalan kaki di tempat penyelenggaraan CFD yakni Jl Lawu, Nunung mengimbau masyarakat menitipkan kendaraan termasuk sepeda onthel di tempat penitipan. Sehingga ada pengawasan melekat terhadap kendaraan itu.

“Silakan dititipkan saja di alun-alun bila sepeda tidak dipakai, tidak diparkir sembarangan. Karena korbannya masih anak-anak, saya kira kesadarannya masih kurang,” katanya.

Nunung melanjutkan, pihaknya akan melibatkan petugas Satlantas untuk mengamankan jalur CFD dari pengendara sepeda motor dan mobil. Sebab kewenangan penindakan terhadap pelanggar merupakan kewenangan Satlantas, bukan Dishubkominfo.

“Tapi yang pasti sosialisasi sudah kami lakukan sejak awal bahwa CFD steril dari kendaraan bermotor,” imbuhnya.

Disinggung perihal kurangnya antusiasme masyarakat terhadap CFD, Nunung tidak sepakat. Menurut dia antusiasme masyarakat masih terbilang tinggi. Kendati diakui di beberapa titik Jl Lawu sepi selama penyelenggaraan CFD pukul 05.00 WIB hingga 09.00 WIB. Seperti yang terjadi mulai dari pertigaan tugu air mancur hingga Simpang Empat Papahan.

Sementara Kasi Pengawasan dan Pengamanan Dishubkominfo Karanganyar, Bambang Prasetya, mengakui antusiasme masyarakat Karanganyar terhadap CFD tidak setinggi daerah lain. Selain itu dia mengungkapkan masih sedikitnya jumlah pebisnis atau perusahaan yang memanfaatkan CFD untuk promosi bisnis. Padahal CFD terbuka bagi siapa saja yang ingin menggelar stan promosi produk dan sejenisnya.

Read More

Hutan Lindung Gunung Lawu Terbakar

Kawasan hutan lindung Gunung Lawu terbakar, Senin (13/8/2012) dinihari. Informasi yang dihimpun  kebakaran terjadi di Hutan Lindung Dusun Dlingo, Desa Gondosuli, Tawangmangu, pada ketinggian 2780 meter diatas permukaan laut .

Dari pantauan  berita ini ditulis, kebakaran sudah merambat seluas lima hektare di beberapa titik.  Kepala BPBD Karanganyar, Aji Pratama Heru Kristianto saat ditemui Solopos.com mengatakan hutan lindung yang terbakar  berlokasi diantara Pos II dengan pos bayangan. “Warga sekitar menyebut Jurang Pangarip-arip,” ujarnya.

Dia menambahkan, waktu tempuh lokasi kebakaran dari Cemara Kandang  masih sekitar tiga jam pendakian. “Jarak satu kilometer saja asap sudah sangat tebal sehingga harus memakai masker,” ujarnya.

Saat ini, pemadaman dilakukan secara manual karena mobil pemadam tidak bisa naik ke atas. “Kami gebyoki api   dengan dedaunan dan membuat penyekatan agar api tidak meluas,” ujarnya.

Relawan gabungan, kata dia, saat ini berjumlah 100 orang dari berbagai lembaga. “Seperti BPBD Karanganyar, tim search anda rescue (SAR), Anak Gunung Lawu (AGL),Perhutani dan warga setempat,”ujarnya.

Penyebab kebakaran, kata Heru, saat ini belum bisa diketahui karena api belum padam dan tidak ada saksi-saksi yang jelas. Dia mengkhawatirkan jika api merambat ke bawah karena banyak tanaman kering di bawah lokasi kebakaran. “Bisa saja jika kebawah merambat sampai Pos Cemara Kandang,” ujarnya.

Musim kemarau saat ini, kata  Heru, angin cukup besar dan api lebih cepat merambat ke beberapa titik. “Setiap tahun terjadi kebakaran di Gunung Lawu,” ujarnya. Dari data BPBD, kebakaran hutan lindung kali ini lebih besar dari tahun sebelumnya.

Kerugian, kata Heru, belum bisa memastikan karena kebakaran sampai berita diturunkan masih berlangsung. Dia berharap warga maupun pendaki selalu waspada dan mentaati etika jika di gunung. “Apapun kelalaian kita bisa saja berdampak  kebakaran seperti ini,” ujarnya.

Seorang warga yang enggan disebut namanya, mengatakan kebakaran dimulai antara pukul 23.30 WIB pada Minggu,(12/8/2012). Namun, relawan datang sekitar pukul 01.00 WIB dinihari.

Read More