DSC_0025 copy

Jamaah Haji Karanganyar Pulang, Satu Meninggal Di Pesawat

Jamaah Haji Karanganyar kloter 65 saat tiba di Debarkasi Haji Donohudan, Minggu (17/11) dini hari.

Jamaah Haji Karanganyar kloter 65 saat tiba di Debarkasi Haji Donohudan, Minggu (17/11) dini hari.

Karanganyar, Senin (18/11/2013)

Jamaah Haji dari Kabupaten mulai berdatangan kembali ke Bumi Intanpari setelah melaksanakan serangkaian ibadah haji.

Kelompok terbang (Kloter) 64 dengan sejumlah 38 jamaah tiba di Debarkasi Donohudan pada Sabtu, (16/11) pukul 15.00 WIB. Mereka berasal dari Kecamatan Gondangrejo. Sedangkan kloter 65 sebanyak 338 jamaah tiba sekitar pukul 00.30 WIB. Selanjutnya kloter 66 sejumlah 57 orang, direncanakan pukul 15.30 WIB, Minggu (17/11).

Namun kloter 65 dari jumlah tersebut ada satu orang yang meninggal dunia di dalam pesawat saat perjalanan pulang kembali ke Tanah Air karena sakit, Hajjah Rantiyem, (73) warga RT 03/Rw 13, Gerdu, Ngringo, Jaten.

Selain itu, terdapat dua jamaah, Haji Marjiyo (74) dan Hajjah Mardini (69) warga Tegalasri, Bejen, Karanganyar harus dirujuk ke rumah sakir Dr Moewardi karena sakit kurang darah dan radang paru-paru. Kemudian ada satu yang menderita asma namun tidak dirujuk.

Setelah melalui serangkaian proses adminitrasi, imigrasi, dan cek kesehatan dilakukan serah terima antara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Donohudan dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang diterima langsung oleh Bupati Rina Iriani.

Selanjutnya pukul 02.00 jamaah haji tersebut diangkut dengan tujuh bis menuju Masjid Agung Karanganyar untuk bertemu dengan keluarga masing-masing.

“Selamat datang, tiba kembali ke Karanganyar. Bisa bertemu dengan keluarga masing-masing yang sudah menanti. Selain itu juga semoga menjadi Haji maupun Hajjah yang mabrur,” kata Bupati Rina saat menyambut kedatangan rombongan haji kloter 65, di Debarkasi Haji Donohudan.pd

 

Read More

Gunung Merapi Meletus Warga Karanganyar Ikut “Mencicipi” Hujan Abu

Warga Tasikmadu Karanganyar digegerkan dengan peristiwa hujan abu secara tiba-tiba di wilayah sekitar mereka, Senin (18/11/2013) pagi hari. Meski tak terlalu tebal, namun kemunculan hujan abu tersebut memunculkan tanda tanya bagi warga.

Salah seorang warga Tasikmadu, Sardi mengaku kaget begitu melihat jaketnya penuh abu selepas mengantar anaknya sekolah di Papahan. Ia semula menduga abu-abu tersebut berasal dari cerobong pabrik gula Tasikmadu. Namun, dugaan itu ia sangsikan sendiri setelah mengamati jenis abu yang menempel di jaketnya. Apalagi, pabrik tersebut sudah berhenti giling sejak dua pekan terakhir.

“Hla, tapi abu ini berasal dari mana? Masak Gunung Lawu meletus?” tanyanya.

Nugraha, warga Tasikmadu lainnya juga mengalami hal serupa. Seusai mengantar sekolah putera bontotnya, lelaki bertubuh subur ini kaget melihat abu-abu yang menempel di sepeda motor maticnya. “Sejak dari Papahan tadi abu-abu ini menempel di motor saya. Aneh?” tanyanya.

Pengamatan seorang warga, abu-abu tersebut sangat lembut dan berwarna putih keabu-abuan. Frekuensi turunnya abu tersebut tak lama, atau hanya sekitar 30 menit. Setelah itu tak terlihat lagi, meski bekasnya masih tampak di dedaunan dan genteng rumah warga.

Seperti diketahui Gunung Merapi mengeluarkan asap tebal disertai abu vulkanik hingga ketinggian 2.000 meter pada Senin pagi (18/11/2013) sekitar pukul 04:50-06:00 WIB.
Hal inilah yang memicu hujan abu di wilayah Boyolali, Solo, Karanganyar dan sekitarnya.

Sumber : http://www.solopos.com

Read More

Desak Kesejahteraan Meningkat, Hari Ini, 12.000 Guru di Karanganyar Doa Bersama

Menyambut Hari Guru Internasional, Sabtu (5/10/2013), sebanyak 12.000 guru di Bumi Intan Pari Karanganyar menggelar doa bersama. Doa itu digelar pukul 10.00 WIB.

Wakil Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Karanganyar, Aris Munandar saat ditemui di kantornya, Jumat (4/10/2013), mengatakan doa bersama merupakan instruksi dari Pengurus Besar PGRI menyongsong Hari Guru Internasional.

“Doa bersama dimulai pukul 10.00 WIB selama 10 menit, ini intruksi langsung dari PB PGRI. Jadi tak benar kalo para guru akan mogok mengajar, kasihan para siswa,” katanya, Jumat.

Aksi doa bersama yang diikuti para guru akan digelar di setiap sekolah. Aksi tersebut hanya dilakukan selama 10 menit agar tak mengganggu proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah.

Doa yang diucapkan para guru PGRI agar para kesejahteraan tenaga pendidik di Karanganyar meningkat. Tak hanya itu, para guru diminta agar meningkatkan profesionalisme dan menjaga solidaritas antar guru.

Read More
DSC_0001

Ikuti Senam Pagi Dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan

Ilustrasi Senam

Ilustrasi Senam

Karanganyar. Direncanakan Menteri BUMN, Dahlan Iskan dengan Bupati Karanganyar, Rina Iriani akan senam pagi bersama, di ALun-alun Karanganyar, Jumat (28/06), pukul 06.00 WIB. Untuk itu masyarakat dapat berpartisipasi mengikuti senam tersebut.

Read More

PILKADA KARANGANYAR : Hari Ini, KPU Buka Pendaftaran Bakal Cabup-Cawabup

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar membuka pendaftaran bakal calon bupati-wakil bupati (cabup-cawabup) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Karanganyar yang diusung partai politik (parpol) atau gabungan parpol mulai Sabtu (22/6/2013). Masa pendaftaran bakal cabup-cawabup dibuka selama sepekan hingga Jumat (28/6/2013) malam.

Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho, mengatakan sesuai surat keputusan (SK) Kpu Karanganyar No 2/2013 bahwa parpol atau gabungan parpol yang mengusung bakal cabup-cawabup wajib memenuhi persyaratan minimal tujuh kursi legislatif atau 15 persen suara sah pada pemilihan legislatif (Pileg) 2009 lalu yakni 67.171 suara.

“Minimal tujuh kursi legislatif atau 15 persen suara sah pada Pileg 2009 lalu, itu syarat mutlak parpol atau gabungan parpol yang mengusung bakal cabup-cawabup.

Pihaknya bakal membuka pendaftaran bakal cabup-cawabup mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Saat hari terakhir, pendaftaran bakal cabup-cawabup dibuka hingga pukul 24.00 WIB. Para bakal cabup-cawabup yang telah mendaftar bakal mengikuti beberapa tahapan pelaksanaan Pilkada antara lain tes kesehatan.

Pihaknya telah melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama atau MoU dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Karanganyar. Rencananya, tes kesehatan para bakal cabup-cawabup bakal dilaksanakan 29 Juni-3 Juli di RSUD Karanganyar.

“Tes kesehatan dilakukan langsung oleh tim dokter dari IDI. Mereka yang lebih mengetahui tentang tes kesehatan secara teknis,” jelasnya.

Penetapan cabup-cawabup yang akan bertarung pada pesta demokrasi terbesar di Bumi Intanpari pada 4 Agustus. Pengundian nomor urut cabup-cawabup dilaksanakan pada 21 Agustus. Masa kampanye Pilkada Karanganyar dilaksanakan mulai awal September selama kurang lebih dua pekan.

Sementara Divisi Pencalonan dan PAW KPU Karanganyar, Kharis Triyono, menjelaskan terdapat tiga formulir yang wajib diisi oleh para cabup-cawabup saat mendaftar yakni formulir pencalonan dari parpol pengusung, kesepakatan dari parpol pengusung dan pernyataan tak akan mengundurkan diri selama penyelenggaraan Pilkada.

Sumber : http://www.solopos.com

Read More
DSC_2196

Karanganyar Raih Piala Adipura

Piala Adipura

Piala Adipura

Karanganyar. Kabupaten Karanganyar kembali meraih Piala Adipura Tahun 2013 Kategori Kota Kecil. Di rencanakan besok, Selasa (11/06) akan ada pawai piala tertinggi dalam kebersihan itu,  dimulai dari perempatan Papahan menuju Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, pukul 12.00 WIB. Hari ini, Senin (10/06) Piala Adipura akan diberikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Bupati Karanganyar, Rina Iriani, di Istana Negara, Jakarta.

Read More
DSC_0036

Ribuan Pelajar Ikuti Jalan Santai

Bupati Karanganyar, Rina Iriani, didampingi beberapa Kepala SKPD mengikuti jalan santai dalam rangakaian Hari Pendidikan Nasional, Jalan Lawu, Jumat (03/05)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani, didampingi beberapa Kepala SKPD mengikuti jalan santai dalam rangakaian Hari Pendidikan Nasional, Jalan Lawu, Jumat (03/05)

Karanganyar, Jumat (03/05/2013)

Sebanyak ribuan pelajar dari SMP/ sederajat dan SMA / sederajat se Kabupaten Karangayar ikut memeriahkan jalan santai.

Kegiatan itu yang dilaksanakan dalam rangkaian acara memeriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Pelajar yang berasal dari berbagai sekolah tampak antusias mengikuti jalan santai.

Mereka berkumpul di Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Jumat (03/05) sejak pukul 06.30 WIB. Kemudian, tepat pukul 07.00 WIB, Bupati Karanganyar, Rina Iriani, mengibarkan bendera start. Adapun rute yang dilalui peserta dimulai dari Alun-alun kemudian menuju Jalan Lawu, kearah timur sampai dengan depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar belok ke kanan melewati Taman Pancasila, selanjutnya menuju barat, dan finis di Alun-alun Kabupaten Karanganyar.

“Jalan santai merupakan olahraga murah, mudah, dan menyehatkan. Maka, dengan jasmani yang sehat, kita bisa menjadi manusia yang berkualitas,” ujar Bupati Rina Iriani.pd

Read More
DSC_0121

Ratusan Pelayat Iringi Pemakaman Sri Sadoyo

Jenazah mantan Wakil Bupati Karanganyar, Sri Sadoyo, diberangkatkan dari rumah duka menuju Astana Laya Sekoang, Dengkeng, Tohkuning, Karangpandan, Minggu (10/03) pagi.

Jenazah mantan Wakil Bupati Karanganyar, Sri Sadoyo, diberangkatkan dari rumah duka menuju Astana Laya Sekoang, Dengkeng, Tohkuning, Karangpandan, Minggu (10/03) pagi.

Karanganyar, Minggu (10/03/2013).

Ratusan pelayat datang ke rumah duka KPA Sri Sadoyo Hardjomigoeno sejak pagi. Tampak hadir dari pejabat Pemerintah Kabupaten Karanganyar yakni Wakil Bupati Karanganyar Paryono, Sekretaris Daerah (Sekda) Samsi, dan beberapa pejabat di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat, dan lurah.

Tepat pukul 10.00 WIB, peti jenazah diberangkatkan untuk disemayamkan di makam di Astana Laya Sekoang Dengkeng Tohkuning Karangpandan,  Minggu (10/03). Sebelumnya diadakan doa bersama mengantar pemakaman mantan Wakil Bupati Karanganyar itu. Begitu banyak tetesan air mata yang mengiringi orang yang pernah menjadi orang nomor dua di Bumi Intanpari.

“Kami sangat merasa kehilangan seorang panutan, sesepuh, guru, bagi warga Karanganyar. Banyak ilmu yang diajarakan oleh beliau kepada kami,” kata Paryono.

Semasa hidup, beliau pernah ikut Organisasi Kadin Surakarta dan Karanganyar, Secretary Coorporation Sritek, Apindo Jawa Tengah, Gaspindo Jawa Tengah, Anggota DPRD Karanganyar, dan Wakil Bupati Karanganyar.

Salah seorang keponakan almarhum, Tri Hariadi mengutarakan jika selama beberapa tahun belakangan ini kondisi kesehatan pamannya itu terus mengalami penurunan. Dituturkan dia, hemoglobin (HB) Sri Sadoyo menurun drastis dan menderita jantung. Sejak itulah, sang pemimpin itu keluar masuk rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. “Biasanya opname 2-3 hari kemudian pulang ke rumah. Setelah itu kambuh lagi dan opname lagi. Dan itu terjadi sampai beliau meninggal di RS Dr Oen Solo, Jumat (08/03) sekitar jam 23.40 WIB,” kata dia.

Almarhum meninggalkan istri Ray Dewi Aisyah Sri Sadoyo Hardjomigoeno dan dua putera, RM Sasotyo Hartawan dan RM Donny Sasotyo Adhie serta enam orang cucu. Mereka adalah Alif, Bunga Auliya, Chrisna, Adelia, Evelin dan M Rafa Raditya Tama. pd 

 

Read More

Jelang Natal, Penjagaan Gereja Ekstra Ketat

Mendekati Hari Natal, pengamanan tempat ibadah umat Kristiani di Karanganyar ditingkatkan.

Personel Satuan Sabhara Polres Karanganyar mulai melakukan sterilisasi gereja. Tempat ibadah yang disterilisasi yakni Gereja Katolik St Pius X Karanganyar.

Belasan petugas Sabhara mulai menyisir kompleks gereja yang beralamat di Jl Lawu (depan kantor DPU) tersebut sekitar pukul 11.00 WIB. Satu demi satu ruang, bagian dan perabot gereja diperiksa. Pemeriksaan dilakukan baik secara manual oleh petugas, alat pendeteksi logam (metal detector), reflektor dan seekor anjing pelacak.

Dengan didampingi pengurus gereja, tim polisi tidak melewatkan satu pun bagian gereja termasuk ruang-ruang pengurus gereja. Laci-laci meja juga tidak luput dari pemeriksaan petugas. Sebuah tas berwarna hitam yang tergeletak di salah satu kursi ruang peribadatan gereja sempat menarik perhatian petugas. Secara spontan petugas langsung melakukan pemeriksaan fisik termasuk isi tas. Namun setelah dicek ternyata tas tersebut berisi barang-barang pribadi. Tidak lama kemudian seorang jemaat gereja datang dan menyatakan tas tersebut miliknya.

Di sela pemeriksaan gereja, Kasat Sabhara Polres Karanganyar, Iptu Weldi Rozika, menjelaskan, sterilisasi gereja yang akan digunakan untuk peribadatan Natal mutlak dilakukan. Rencananya sterilisasi gereja akan dilakukan jajaran Polres Karanganyar hingga polsek Senin (24/12/2012).

“Gereja kami sterilkan serentak baik dari polres hingga polsek mulai hari ini. Besok sterilisasi juga akan kami lakukan termasuk polsek,” katanya.

Selain sterilisasi gereja, sterilisasi pengunjung gereja akan dilakukan pada Hari Natal. Jemaat dan pengunjung gereja hanya boleh membawa benda yang dibutuhkan untuk peribadatan ke gereja.

Sementara pastur Gereja Katolik St Pius X Karanganyar, Suyadi, menjelaskan, selama ini jumlah jemaat yang mengikuti peribadatan Natal mencapai ribuan orang. Untuk itu dia menyambut positif upaya pengamanan peribadatan yang dilakukan polisi termasuk dengan langkah sterilisasi gereja. Kendati menurutnya selama ini belum pernah ada ancaman atau gangguan keamanan.

Read More

PILKADES KARANGANYAR: Siang ini, Calon Kades 55 Desa Kampanye

Sebanyak 120 bakal calon (balon) kades dari 55 desa di Kabupaten Karanganyar akan mengikuti penetapan menjadi calon kades Jumat (21/12/2012) jam  09.00 WIB di balaidesa masing-masing.

Penetapan calon kades akan dilakukan serentak di 55 desa. Setelah penetapan calon kades, mereka dibolehkan menyosialisasikan diri mereka atau berkampanye hingga pukul 24.00 WIB.

Namun dalam pelaksanaan kampanye diharapkan semua calon kades menjunjung tinggi nilai nilai kebersamaan. Jangan sampai masa kamoanye yang 15 jam diisi dengan sikap tercela menjelek jelekkan lawan politik.

Camat Gondangrejo, Karanganyar, Suhardi, menyatakan akan memantau langsung kampanye calon kades. “Tidak boleh saling menjatuhkan dan menjelek jelekkan lawan. Kondusivitas harus selalu dijaga,” ajaknya.

Read More