DSC_0129

Seminar Bonus Demografi

DSC_0391

Suasana Seminar Bonus Demografi BPPKAB Karanganyar

DSC_0129

Bupati Karanganyar Juliyatmono Keynote Speaker Dalam Seminar Bonus Demografi

Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak keluarga Berencana (BP3AKB) bekerja sama dengan Yasasan Cipta Cara Padu Foundation mengadakan seminar dalam rangka program Advance Family Planning dengan tema “Mengoptimalkan dan memanfaatkan potensi bonus demografi untuk bersama memajukan Kabupaten Karanganyar”. Diadakan di Hotel Taman Sari karanganyar dan diikuti oleh 53 peserta, seminar yang bertujuan untuk memperkuat Konsep-konsep dasar pemanfaatan bonus demografi ini dimulai pukul 10.00 WIB dengan mendatangkan narasumber DR. Sony Harry B. Harmadi (Kepala Lembaga Demografi UI, Jakarta).

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengangkat topik tentang pemaanfaatan bonus demografi dalam penyusunan perencanaan pembangunan di Kabupaten Karanganyar. Keikut sertaan pemerintah dalam menekan pertumbuhan, bukan lain agar terkendalinya pertumbuhan dan majunya negara Indonesia di masa depan.

“Kalau pertumbuhan penduduk tidak terkendali dari sekarang, dua puluh atau lima puluh tahun lagi kalau kita masih hidup tidak bisa membayangkan Indonesia seperti apa” ujar Juliyatmono.

Perbedaan jaman menjadikan pemerintah mengambil kebijakan yang berbeda pula. Dahulu pemerintah pernah berhasil menekan angka pertumbuhan penduduk dengan mengharuskan menggunakan alat kontrasepsi tetapi sekarang dengan cara membuka kesadaran penduduk itu sendiri.

sementara itu, ketua panitia sekaligus Kepala BP3KAB Karanganyar Any Indrihastuti melaporkan bahwa kerjasama ini merupakan bentuk upaya kontribusif untuk mempersiapkn diri menghadapi bonus demografi, dan sebagai media penghubung untuk instansi-instansi di berbagai bidang kemudian masyarakat pada umumnya untuk bersama menciptakan kepeduliaan terhadap fenomena kependudukan serta mampu untuk memberikan manfaat yang konkret terkait peran serta masing-masing individu maupun instansi dalam menghadapi tantangan bonus demografi. ad

Read More
DSC_0367

Pembekalan KPID Jateng Kepada Kelompok Pemantau Siaran

DSC_0367

Siaran SWIBA FM “Bupati Menyapa”

DSC_0387

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Memberikan Sambutan Saat KPID Jateng Mengkunjungi SWIBA FM, Rabu 24/02

Radio dan Televisi sebagai lembaga penyiaran diberi mandat untuk menggunakan tehnologi frekuensi, namun harus mementingkan kepentingan publik. Hal ini merujuk pada dasar hukum Undang – Undang 32 tahun 2002 tentang frekuensi adalah milik publik, dikelola oleh negara dan dimanfaatkan sebaik – baiknya oleh masyarakat. Kebebasan dan kemerdekaan dalam siaran harus tetap relevan dengan fungsi media itu sendiri, dalam artian siaran tersebut menginformasikan sesuatu secara layak dan benar, mendidik, menghibur secara sehat, melakukan kontrol dan merekatkan sosial, menumbuhkan ekonomi serta memperdulikan budaya lokal. Hal tersebut disampaikan oleh Mulyo Hadi Purnomo selaku koordinator Bidang Penindakan dan Pembinaan isi siaran Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah pada Pembekalan Penyiaran kepada kelompok pemantau siaran, Selasa (24/02) di Radio Swiba Karanganyar yang dihadiri oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo.

Perlunya pengawasan dan literasi media

Negara menguasai spektrum frekuensi yang digunakan untuk penyelenggaraan penyiaran guna sebesar – besarnya kemakmuran rakyat. Akibat kepentingan bisnis, lembaga penyiaran berpotensi melakukan penyimpangan melalui program siaran yang disajikan. Agar lembaga penyiaran dapat berfungsi dan memberi kemanfaatan kepada masyarakat maka perlu diatur, dikontrol dan diawasi melalui program siaranya. Karena tidak semua lembaga penyiaran yang jumlahnya semakin banyak bisa terjangkau oleh pantauan KPID sehingga perlu keterlibatan masyarakat. Sesuai dengan pasal 52 Undang – Undang Penyiaran bahwa setiap warga Indonesia memiliki hak, kewajiban dan tanggung jawab dalam berperan serta mengembangkan penyelenggaraan penyiaran nasional,organisasi, lembaga swadaya masyarakat, perguruan tinggi dan kalangan pendidikan dapat mengembangkan kegiatan literasi dan / atau pemantauan lembaga penyiaran, masyarakat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat mengajukan keberatan terhadap program dan /atau isi siaran yang merugikan.

Kiat Melakukan Pengawasan

Sebagai masyarakat yang peduli akan pentingnya siaran dalam menyampaikan informasi agar tidak menyimpang dari aturan yang telah ditetapkan KPID, maka perlu diperhatikan beberapa faktor, antara lain ; cermati program yang rawan pelanggaran ( berita tentang issue sensitif, infotainment, film kekerasan, tayangan mistis ), cermati jam siarnya ( tayangan dewasa, materi seksualitas, kekerasan, mistik) hanya boleh disiarkan pukul 22.00 – 03.00 WIB, perhatikan keterlibatan anak – anak ( anak – anak dilarang dijadikan narasumber dalam wawancara urusan rumah tangga orang tuanya, kasus hukum yang menimpa anak – anak harus disamarkan identitasnya), cermati iklan ( dilarang superlatif/ mengklaim satu – satunya, mengandung unsur menyesatkan, dan mengajarkan tuntunan yang salah seperti iklan kampanye di luar waktu kampanye). Cermati ucapan penyiar (dilarang menggunakan kata – kata cabul, mengumpat, memojokkan pihak tertentu), perhatikan lirik lagu ( dilarang bermuatan cabul, mengesankan hubungan seks, mengesankan wanita sebgai objek seks), perhatikan tayangan asing (seperti video clip lagu barat, berita mancanegara) karena regulasi penyiaran luar negeri berbeda di Indonesia.

Strategi Penguatan

Perlu adanya satu kesatuan persepsi/sinergi dan kerjasama yang baik antara KPID, Lembaga penyiaran dan masyarakat guna meminimalisir pelanggaran – pelanggaran dalam program siaran baik televisi maupun radio dengan meningkatkan intensitas pengawasan baik secara kualitas maupun kuantitas, memperlebar jaringan kelompok dengan sistem MLM, mengajak seluruh anggota masyarakat untuk kritis terhadap tayangan televisi dan siaran radio dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pengaruh media (LITERASI MEDIA) melalui program sosialisasi, workshop, seminar dsb. “Radio sebagai perekat sosial bukan alat profokatif ” , hal tersebut disampaikan oleh Tazkiyyatul Muthmainnah selaku koordinator bidang aduan dan pengawasan isi siaran KPID Jawa Tengah saat menyampaikan pembekalan materi.

Selanjutnya Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dalam arahannya menyampaikan bahwa kita sebagai mayarakat Karanganyar harus merasa memiliki, menampilkan yang baik dan instropeksi untuk yang lebih baik. “ Sampaikan informasi yang baik dan informasi pembangunan Kabupaten Karanganyar sehingga berdampak baik kepada masyarakat sesuai dengan visi misi Pemerintah Karanganyar yang telah menjadi Perda 5 (lima) tahun ke depan Bersama memajukan Karanganyar “. ad (ch)

Read More
aku

Angkudes Laik Jalan Tapi Kelebihan Penumpang

Angkudes jalur G saat masuk jurang di Dusun Banjar, Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan, Rabu (11/02)

Kondisi angkudes jalur G saat masuk jurang di Dusun Banjar, Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan, Rabu (11/02)

Karanganyar, Kamis (12/02/2015)
Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar, telah memeriksa kondisi teknis angkutan pedesaan (Angkudes) yang mengalami kecelakaan hingga masuk ke jurang sedalam 25 meter di Dusun Banjar, Desa Gerdu, Kecamatan Matesih.
Menurut Penguji Kendaraan Bermotor Penyelia, Agus Raharjo mengatakan angkutan umum jenis mini bus, AD 1172 F, baru saja melakukan uji kelayakan pada 22 Januari 2015 dan masa uji berlaku sampai 22 Juli 2015.
“Angkutan Mitsubishi T120 itu pada waktu pemeriksaan kendaraan masih baik. Kalau sesuai ijin trayek, maksimal hanya boleh untuk 12 orang, itupun sudah termasuk supir,” kata Agus Raharjo, Kamis (12/02)
Dari informasi yang diperoleh, angkudes Jalur G, jurusan Karangpandan-Gerdu-Giribangun-Matesih-Plaosan, diperkirakan memuat sampai 39 orang atau melebihi 100 persen dari batas maksimal kapasitas penumpang.
“Selain itu cara pemuatan yang salah bisa fatal. Penumpang harus berada di dalam kendaraan. Tidak boleh bergelantungan di pintu, di atas kabin, dan di belakang,” jelasnya menambahkan.
Lebih lanjut, dia mengatakan dari pemeriksaan di lapangan tentang Angkudes yang kecelakaan pada Rabu (11/02) pukul 06.30 WIB. Sopir berusaha mengerem, hal itu di tandai dengan ada bekas pengereman sepanjang delapan meter dari jalan menurun dan berkelok. “Jadi secara teknis rem masih berfungsi dengan baik. Setelah jatuh ke sungai, mesin dan presneling lepas,” katanya.
Di sisi lain, perihal kelayakan kendaraan dia juga tidak menampik jika ada kemungkinan setelah menjalani pemeriksaan bisa mengalami kerusakan teknis.
Lebih lanjut, Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar akan melakukan pembinaan kepada supir angkutan agar mementingkan keselamatan penumpang dan diwajibkan setiap enam bulan harus melakukan uji kelayakan kendaraan. pd

Read More
DSC_0188 copy

Ribuan Warga Tumplek Blek Ikut Tirakatan

Karanganyar, Selasa (18/11/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat memotong tumpeng di malam tirakatan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke 97, Senin (17/11) malam di pelataran alun-alun Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat memotong tumpeng di malam tirakatan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke 97, Senin (17/11) malam di pelataran alun-alun Karanganyar.

Malam tirakatan menjelang hari jadi Kabupaten Karanganyar ke-97 tahun dipadati ribuan warga yang datang dari berbagai tempat. Antusias terasa mulai pukul 18.30 WIB, arus lalu lintas mulai terasa padat.

Di jalan Lawu depan Makodim 0727/Karanganyar terjadi kemacetan. Kendaraan mobil maupun motor berjalan tersendat. Di jalur lambat di sisi kiri, dipenuhi parkir mobil. Tak hanya itu, di seputar kawasan alun-alun, di sisi timur, selatan, dan barat gedung Sekretariat Daerah Kabupaten juga terjadi kemacetan parah.

Menjelang pukul 21.30 WIB, sebelum pelaksanaan acara tirakatan di pelataran sebelah barat Monumen Gerakan Sayang Ibu (GSI), tumpeng-tumpeng dari berbagai Satuan Kerja peangkat Daerah (SKPD), Instansi vertikal, BUMD,maupun Ormas, Senin (17/11).

“Tumpeng-tumpeng itu berisi nasi uduk, ingkung, dan ubo rampe. Selain itu ada tambir dengan isi kacang rebus, pisang godog, dan ketela. Totalnya 97 tumpeng” ujar Sujarno, Ketua Panitia Tirakatan. Dia menambahkan tumpeng nasi kuning yang paling besar dari Muspida, dibuat dengan bahan beras sebanyak 40 kilogram, dengan tinggi 97 senti meter, ada juga dua ingkung besar ayam kampung dan ubo rampe.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan,bertekad untuk mewujudkan Visi Misi, yang telah jabarkan dalam bentuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tahun 2013-2018. “Melalui program-program yang kami wujudkan, di harapkan agar kualitas SDM di Kabupaten Karanganyar semakin baik, sehingga mampu mengolah Sumber Daya Alam menjadi Komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi dengan cara yang berbudaya,” kata Bupati Juliyatmono, saat memberikan sambutan.

Selain pelaksanaan yang berpusat di pelataran Alun-alun yang dihadiripara Pimpinan DPRD Kabupaten Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Muspida, Kepala SKPD, Camat, tokoh pendidikan, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Tirakatan juga di lakukan di seluruh RT di Kabupaten Karanganyar.pd

Read More
hutkra97

Pedoman Peringatan Hari Jadi Ke-97 Kabupaten Karanganyar Tahun 2014

hutkra97

  1. Dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-97 Kabupaten Karanganyar pada tanggal 18 Nopember 2014, Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui kepanitiaannya segera mempersiapkan segala sesuatunya untuk kelancaran acara dimaksud.
  2. Peringatan Hari Jadi Ke-97 Kabupaten Karanganyar mengambil tema :

    KARANGANYAR MAJU DAN BERBUDAYA

Adapun rangkaian kegiatan Peringatan Hari Jadi Ke-97 Kabupaten Karanganyar Tahun 2014 adalah sebagai berikut:

1 Kamis, 9 Oktober 2014 (Festival Desain Batik Kab. Karanganyar).
Tempat di Dinas Pariwisata dan kebudayaan dengan jumlah peserta 77 orang dan diambil 10 besar yang akan dinilai menjadi 3 besar.
2 Selasa, 28 Oktober 2014 (Festival Karawitan)
Tempat di Gedung Wanita yang diikuti berbagai Group Karawitan yang ada di Kab. Karanganyar.
3 30 Oktober s.d. 16 Nopember 2014 (Kejuaraan Sepak Bola)
Lomba sepak bola antar PNS/ Perangkat Desa/ Kelurahan antar Kecamatan se Kabupaten Karanganyar bertempat di Stadion 45 Karanganyar. Sebagai acara tambahan sebelum final dilaksanakan kegiatan eksibisi sepak bola antara Muspida dan para wartawan (16 Nopember 2014).
4 8 s.d 9 Nopember 2014 (Lomba Tenis Meja di Gelanggang Olah Raga (GOR)  R. Mas. Sahid Karanganyar)
5 Minggu, 9 Nopember 2014 (Festival Campur Sari)
Tempat Wisata Sondokoro PG. Tasikmadu dengan peserta dari berbagai kelompok/ Group Campur Sari yang ada di Kab. Karanganyar.
6 Senin, 10 Nopember 2014 (Lomba Paduan Suara)
Diikuti oleh semua SKPD/ Unit KORPRI se Kabupaten Karanganyar.
7 11 s.d. 25 Nopember 2014 (Pemasangan Umbul-umbul)
Pemasangan umbul-umbul mulai di depan Kantor, Sekolah, Perusahaan, Balai Desa/ Kelurahan, sepanjang jalan lawu, jalan desa serta tempat-tempat lainnya yang dipandang strategis.
8 Jumat, 14 Nopember 2014 (Ziarah)
Ziarah ke makam-makam pendiri dan sesepuh Kabupaten Karanganyar meliputi, antara lain :

  1. Makam Randusongo di Desa Gaum Kecamatan Tasikmadu;
  2. Makam Nyi Ageng Karang di Ngloji Karanganyar;
  3. Makam Temuireng di Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar;
  4. Makam Mengadeg Kecamatan Matesih.

Tata Pelaksanaannya :

  1. Rombongan Bupati transit di Rumah Dinas Bupati Karanganyar;
  2. Kepada para camat yang ketempatan lokasi ziarah untuk menyiapkan tempat dan segala sesuatunya;
  3. di lanjutkan Jumatan Keliling (Jumling) di Masjid Giribangun
9 15 s.d. 19 Nopember 2014 (Pengibaran Bendera Merah Putih)
Pengibaran Bendera Merah Putih satu tiang penuh selama 5 (lima) hari berturut-turut diseluruh Instansi Pemerintah, Perusahaan dan Masyarakat Kabupaten Karanganyar.
10 Minggu, 16 Nopember 2014 (Senam Sehat dan Jalan Santai)
Senam sehat dan jalan santai diikuti peserta sejumlah ± 9.700 orang terdiri dari siswa-siswi sekolah, PNS, TNI, POLRI, karyawan–karyawati perusahaan, Ormas dan masyarakat umum. Bertempat di Alun-alun Kabupaten Karanganyar.
11 Senin, 17 Nopember 2014
  1. Malam Tirakatan
    Malam tirakatan di Plataran Alun-alun Kabupaten Karanganyar disediakan tumpengan sejumlah 97 tumpeng dari semua SKPD, BUMN/ BUMD dan instansi vertikal pada jam 21.30 s.d. 00.00 WIB diiringi karawitan dari juara I dalam festival karawitan. Tokoh/sesepuh yang akan memberikan wejangan/ pesan-pesan adalah Ki Mantep Sudarsono.Malam tirakatan juga dilakukan sampai tingkat RT dengan susunan acara meliputi: menyanyikan Lagu Indonesia Raya, lagu Desaku, membacakan Teks Pancasila, Sambutan Bupati Karanganyar dan pembacaan sejarah berdirinya Kabupaten Karanganyar.Pakaian Bapak beskap landung dan Ibu kebaya.
  2. Festival Lampion
    Festival lampion akan dilakukan pada malam tirakatan yaitu padatanggal 17 Nopember 2014 di Plataran Alun-alun Kabupaten Karanganyar pada saat acara tirakatan dengan peserta dari siswa-siswi SLTA.
12 Selasa, 18 Nopember 2014 (Upacara)
Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-97 Kabupaten Karanganyar terpusat di Alun-alun Kabupaten Karanganyar, bertindak selaku inspektur upacara Bupati Karanganyar, dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Peserta upacara hadir pukul 07.00 WIB untuk melaksanakan gladi bersih dan dalam pelaksanaan upacara menggunakan Bahasa Jawa.
  2. Pakaian pada saat upacara untuk pria beskap jangkep, sedangkan untuk wanita memakai kebaya.
  3. Setiap Kecamatan agar mengikutsertakan perwakilannya untuk mengikuti upacara di Alun-alun Kabupaten Karanganyar.
  4. Pada saat prosesi upacara akan ditampilkan tarian kolosal perjuanganRaden Mas Sahid dengan peserta sebanyak 970 orang terdiri dari siswa SLTP dan SLTA se Kabupaten Karanganyar.
  5. Ketentuan upacara dan jumlah peserta akan diumumkan kemudian oleh seksi upacara.
13 Rabu, 19 Nopember 2014 (Pagelaran Wayang Kulit)
Pagelaran Seni Budaya Wayang kulit semalam suntuk Tridimensi dengan 3 (tiga) dalang (Ki Mantep Sudarsono, Ki Joko Edan dan Ki Entus Susmono) pukul 19.00 WIB bertempat di Alun-alun Kabupaten Karanganyar.
14 Kamis, 20 Nopember 2014 (Karnaval/ Pawai Pembangunan)
Karnaval/ Pawai Pembangunan dengan menggunakan kendaraan roda 4 diikuti oleh semua perwakilan SKPD, BUMN, BUMD dan Perusahaan-Perusahaan yang ada
di Kabupaten Karanganyar. Start dari Lapangan Desa Jati Kecamatan Jaten ke utara-Perempatan Lampu Merah Papahan ke timur-Panggung kehormatan di depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar ke timur-Perempatan Lampu Merah Terminal Bejen ke selatan-finish di Perempatan Lampu Merah Tegalgede.
15 Minggu, 23 Nopember 2014 (Adventure Trail)
Start dan finish di Alun-alun Kabupaten Karanganyar yang akan diikuti ± 970 peserta dari berbagai daerah dan kalangan se Kabupaten Karanganyar.
16 Tanggal, 22 s.d. 26 Nopember 2014 (Pameran Pembangunan)
Pameran Pembangunan dilaksanakan sepanjang lingkar ruas jalan Alun-alun Kabupaten Karanganyar mulai dari jalan sebelah timur Setda ke utara sampai monumen gerakan sayang ibu ke barat dilanjutkan ke sebelah barat Setda. Tiap malam ditampilkan hiburan musik maupun campur sari selama pameran.
17 Kamis, 27 Nopember 2014
  1. Khitanan Massal
    Jumlah peserta khitanan massal 97 orang, bertempat di Masjid Agung Karanganyar dimulai jam 08.00 WIB s.d selesai.
  2. Nikah Massal
    Jumlah peserta nikah massal 97 pasang bertempat di Rumah Dinas Bupati Karanganya dimulai jam 08.00 WIB s.d  selesai.
18 Kamis, 27 Nopember 2014 (Pertunjukan Seni Musik “Wali Band”)
Tempat pertunjukan musik Wali Band di Alun-alun Kabupaten Karanganyar dimulai jam 19.00 WIB s.d selesai.

Agar peringatan Hari Jadi Ke-97 Kabupaten Karanganyar Tahun 2014 dapat berjalan dengan tertib, sukses dan lancar, untuk itu diminta perhatiannya kepada :

  1. Semua Kepala SKPD untuk melakukan gerakan kebersihan dan penghijauan di lingkungan masing-masing serta memasang spanduk yang bertuliskan Dirgahayu Hari Jadi Ke-97 Kab. Karanganyar  “KARANGANYAR MAJU DAN BERBUDAYA”;
  2. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga agar mensosialisasikan dan memantau kepada jajarannya sampai ke sekolah-sekolah;
  3. Kepala Dinas Kesehatan untuk mensosialisasikan dan memonitor pelaksanaan sampai di tingkat Puskesmas/Puskesmas Pembantu;
  4. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi agar mensosialisasikan ke semua perusahaan/industri yang berada di wilayah Kabupaten Karanganyar untuk berpartisipasi dalam pameran dan karnaval/pawai pembangunan;
  5. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika agar mensosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat di lingkungan Kabupaten Karanganyar melalui baliho, pamflet, pers, siaran mobil keliling dan siaran Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) “RADIO SWIBA”;
  6. Para Camat agar mensosialisasikan dan memantau pelaksanaan dengan tertib serta melaporkan kegiatan pelaksanaan di wilayah masing-masing sampaike tingkat Desa/Kelurahan, bahkan sampai ke tingkat RT;
  7. Ketua Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Kabupaten Karanganyar agar mensosialisasikan ke semua Perguruan Tinggi yang berada di wilayah Kabupaten Karanganyar;
  8. Hal-hal teknis yang menyangkut ketentuan dan pelaksanan lomba, festival maupun kejuaraan akan diatur dan diberitahukan secara khusus oleh masing-masing seksi;

Demikian surat edaran ini dibuat untuk dapat dilaksanakan dan menjadikan perhatian.

 

a.n. BUPATI KARANGANYAR
Sekretaris  Daerah
Selaku
Ketua Umum Panitia Peringatan
Hari Jadi Ke-97 Kabupaten Karanganyar

TTD

Drs. SAMSI, M.Si

Download Surat Edaran

Read More
DSC_0136 copy

Perangkat Desa Dituntut Bisa Gunakan Teknologi

Karanganyar, Rabu (17/09/2014)

Para perangkat desa / kelurahan mengikuti pelatihan aplikasi perkantoran di ruang Podang 1, Setda Kabupaten Karanganyar, Rabu (17/09) pagi.

Para perangkat desa / kelurahan mengikuti pelatihan aplikasi perkantoran di ruang Podang 1, Setda Kabupaten Karanganyar, Rabu (17/09) pagi.

Dalam menghadapi perkembangan jaman yang semakin cepat dan berkembang, perangkat desa dituntut bisa mengunakan teknologi, khususnya untuk perkantoran. guna mewujudkan tujuan tersebut, Pemkab Karanganyar menyelenggarakan pelatihan aplikasi perkantoran di Ruang Podang 1 Sekretariat Daerah (Setda) Karanganyar, Rabu (17/09).
Dalam acara tersebut, Bagian Pengelolaan Data Elektronik (PDE) bertindak sebagai tutor. Sementara itu, perwakilan dari perangkat desa/ kelurahan yang berjumlah 177 orang menjadi pesertanya.
Ratusan peserta itu dibagi menjadi tiga kelompok. Di mana, satu kelompok terdiri dari 60-an orang dan diberi kesempatan mengikuti pelatihan selama sehari. Artinya, Bagian PDE memberikan pelatihan selama tiga hari berturut-turut terhitung Rabu (17/09) hingga Jumat (19/09). Pihaknya pun mematok waktu pelatihan yakni pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengungkapkan pola pikir masyarakat sudah jauh berkembang, termasuk dalam hal informasi dan komunikasi. Salah satunya yakni sisi informasi melalui internet. Apalagi, sistem administrasi di Bumi Intanpari juga sudah modern, dengan menggunakan komputer dan jaringan internet.
Dengan demikian, para perangkat desa/ kelurahan juga dituntut profesional dengan menguasai komputer. “Jangan sampai perangkat desa ketinggalan informasi dan tidak bisa menggunakan komputer. Kami harap semua sistem administrasi juga sudah menggunakan komputerisasi sehingga mampu menghemat waktu dan tenaga. Maka dari itu, kami harap semua perangkat desa/ kelurahan melek teknologi,” katanya. pd

Read More

Pengumuman Sayembara Pembuatan Desain Batik Khas Karanganyar

PENGUMUMAN SAYEMBARA
Nomor . 027/03/IX/PPBJ-DISPARBUD/2014

Pejabat Pengadaan Barang/ Jasa pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar Tahun 2014, akan melaksanakan Sayembara untuk paket pekerjaan sebagai berikut :

  1. Paket Pekerjaan
    Nama Paket Pekerjaan : Desain Batik Khas Karanganyar
    Lingkup Pekerjaan : Pembuatan Desain Batik Khas Karanganyar beserta penjelasan terhadap gagasan atau ide serta kreatifitas yang tuang dalam desain batik yang dibuat.
    Sumber Dana : APBD Perubahan Kabupaten Karanganyar Tahun 2014
  2. Hadiah Pemenang
    Kepada pemenang akan diberikan hadiah berupa uang tunai dan piagam penghargaan:
    a. Pemenang Pertama : Rp. 15.000.000,00 & Piagam
    b. Pemenang Kedua : Rp. 10.000.000,00 & Piagam
    c. Pemenang Ketiga : rp. 5.000.000,00 & Piagam
  3. Peserta yang berhak mengikuti sayembara ini adalah perorangan, badan usaha/ lembaga dan kelompok yang memiliki keahlian seni terutama dalam pembuatan desain motif batik. Seluruh Pegawai Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Panitia penyelenggara, Tim Juri dan peserta terafiliasi dengan Tim Juri TIDAK DIPERBOLEHKAN mengikuti sayembara ini.
  4. Peserta yang mengikuti sayembara ini tidak dipungut biaya.
  5. Pendaftaran dan pengambilan dokumen sayembara dimulai tanggal 2 s.d 15 September 2014 2014 di Sekretariat Sayembara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar dengan alamat Komplek Perkantoran Cangakan Karanganyar atau dapat diunduh melalui lpse.karanganyarkab.go.id
  6. Pemberian Penjelasan
    Hari/tanggal : Selasa, 16 September 2014
    Waktu : 08.00 s.d selesai
    Tempat : Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar Atau melalui email disparbud@karanganyarkab.go.id
  7. Calon peserta diwajibkan mengisi formulir pendaftaran sebagaimana terlampir pada pengumuman ini untuk mendapatkan Nomor Registrasi Peserta, menyerahkan fotocopy identitas diri, NPWP (bagi yang memiliki NPWP) dan menandatangani pakta integritas.
  8. Hasil Karya yang masuk menjadi hak milik Pemerintah Kabupaten Karanganyar.
  9. Keputusan Juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  10. Jadwal Pelaksanaan

 

No Uraian Pelaksanaan Waktu
1 Pengumuman Sayembara Selasa/ 2 September 2014 s.d Senin, 15 September 2014
2 Pendaftaran Peserta Selasa/2 September 2014 s.d Senin, 15 September 2014 08.00 s.d 15.00 WIB
3 Pemberian Penjelasan Selasa, 16 September 2014 08.00 WIB s.d selesai
4 Pemasukan Dokumen Penawaran Sayembara Rabu, 17 September s.d Jum’at , 19 September 2014 08.00 s.d 15.00 WIB (khusus hari Jum’at pukul. 09.00 s.d 11.30 WIB)
5 Pembukaan Dokumen Penawaran Sayembara dan Evaluasi Dokumen Administrasi Senin, 22 September 2014 08.00 WIB s.d selesai
6 Evaluasi Dokumen Teknis Selasa, 23 September 2014 08.00 WIB s.d selesai
7 Pengumuman Nominator Rabu, 24 September 2014 09.00 WIB
8 Pembuatan desain batik dengan media kain menggunakan teknik batik lukis (ukuran 100 cm x 115 cm)(khusus peserta yang masuk nominasi) Rabu, 24 September 2014 s.d Rabu 8 Oktober 2014
9 Pengumpulan hasil karya peserta Rabu, 8 Oktober 2014 08.00 s.d 15.00 WIB
10 Penjurian Kamis , 9 Oktober 2014 08.00 WIB s.d selesai
11 Pengumuman Pemenang Jum’at, 10 Oktober 2014 09.00 WIB

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pejabat Pengadaan Barang/ Jasa Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar telp. (0271) 495439.

Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian

Karanganyar,
Pejabat Pengadaan Barang/ Jasa pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Kabupaten Karanganyar

Read More
DSC_0110 copy

Mau Nonton Wayang Kulit? Ini Dia Jadwal dan Lokasinya

Karanganyar, Sabtu (16/08/2014)

Pagelaran wayang kulit di adakan 17 lokasi di Kabupaten Karanganyar

Pagelaran wayang kulit di adakan 17 lokasi di Kabupaten Karanganyar

Gelaran seni wayang kulit semalam suntuk diadakan di berbagai tempat. Pelaksanaan di 17 di Kecamatan, Kabupaten Karanganyar berlangsung mulai bulan Agustus sampai November 2014. Acara direncanakan dimulai pukul 20.00 WIB.

Setiap lokasi pagelaran wayang kulit dimainkan oleh dalang cilik maupun dalang dewasa. Berikut ini merupakan jadwal dan lokasi pementasan wayang kulit sebagai pelestarian budaya Jawa.

Minggu 10 Agustus 2014 Puntukrejo, Ngargoyoso
Rabu 20 Agustus 2014 Tunggulrejo, Jumantono
Rabu 27 Agustus 2014 Suruh kalang, Jaten
Kamis 28 Agustus 2014 Kragan, Gondangrejo
Sabtu 30 Agustus 2014 Botok, Kerjo

Rabu 3 September 2014 Tlobo, Jatiyoso
Sabtu 13 September 2014 Wonolopo, Tasikmadu
Sabtu 20 September 2014 Kaliboto, Mojogedang
Kamis 25 September 2014 Macanan, Kebakkramat
Sabtu 27 September 2014 Karang, Karangpandan

Sabtu 4 Oktober 2014 Koripan, Matesih
Sabtu 11 Oktober 2014 Balong, Jenawi
Jumat 24 Oktober 2014 Ploso, Jumapolo
Kamis 30 Oktober 2014 Ngepungsari, Jatipuro

Sabtu 1 November 2014 Gajahan, Colomadu
Sabtu 8 November 2014 Karanglo, Tawangmangu
Sabtu 15 November 2014 Cerbonan, Karanganyar

Read More
kelud (1)

Abu Gunung Kelud Sambangi Kabupaten Karanganyar

kelud (2)

Bupati Karanganyar, Juliatmono Sedang Membagikan Masker Untuk Pengguna Jalan, Jumat Pagi [14/02]

Berhubungan dengan bencana alam meletusnya Gunung Kelud Kamis malam pukul 22.50 WIB dan dampak letusan tersebut sampai ke Kabupaten Karanganyar yakni berupa hujan debu vulkanik yang jatuh sejak malam membuat aktivitas masyarakat terganggu. Menyikapi hal tersebut Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar membagikan masker kepada masyarakat sebagai bentuk tindakan antisipasi agar warga terhindar dari gangguan pernapasan (ISPA). (Jum’at pagi,14/02)

Bupati dan segenap jajaran membagikan masker kepada masyarakat baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan bermotor dan mobil yang melintas disekitar Perempatan Pegadaian Karanganyar.

kelud (1)

Suasana Pembagian Masker Untuk Pengguna Jalan Oleh Juliatmono dan Rohadi Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Jumat Pagi [14/02]

“Gunakan masker saat keluar rumah dan hidupkan lampu kendaraan karena debu vulkanik sangat tebal” ungkap Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membagikan masker kepada masyarakat. ds+ad

Read More

Hari Ini, Bupati Karanganyar Juliyatmono Ngantor di Colomadu

Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada Senin (16/12) ini akan berkantor di Colomadu. Hal itu dilakukan antara lain guna memenuhi permintaan warga Colomadu saat berkampanye ketika Juliyatmono menjagokan diri menjadi calon bupati karanganyar berpasangan dengan Rohadi Widodo beberapa waktu lalu.

“Saya sudah koordinasi dengan Pak Yuli, Beliau jadi akan berkantor di Colomadu. Tetapi sampai kapan saya tidak tahu karena Beliau juga tidak memberi ancar-ancar sampai kapan,” ujar Camat Colomadu, Joko Budi Utomo ketika dihubungi Espos melalui telepon selulernya, Minggu (15/12).

Seperti diwartakan sebelumnya guna menyambut Bupati Karanganyar terpilih, Juliyatmono yang berencana ngantor di Colomadu, sejumlah pegawai kecamatan setempat membersihkan lingkungan kantor, Jumat (13/12). Mereka antara lain menguruk jalan masuk ke kantor kecamatan, membersihkan halaman belakang, mengecat kamar mandi dan sebagainya.

Lebih lanjut Camat Colomadu menjelaskan pihaknya pada Senin ini berencana menggelar rapar koordinasi kecamatan (rakorcam). Terkait itu pihaknya mengundang Muspika Colomadu, Kepala UPT se-Kecamatan Colomadu, KUA Kecamatan Colomadu, Kepala PDAM Wilayah Bagian Barat, Kepala SMP, SLA negeri/swasta se-Coloamdu, kepala desa se-Colomadu dan sebagainya.

“Nanti rakorcam akan kami laksanakan pukul 10.30 WIB di Pendapa Kantor Kecamatan Colomadu. Karena itu kami berharap seluruh tamu undangan hadior tepat waktu karena rakorcam ini sekaligus perkenalan dengan Bupati Karanganyar, Juliyatmono,” ungkap Joko.

Menurut Joko hingga kemarin pihaknya tak tahu agenda Bupati selama berkantor di Colomadu. Sebab Bupati belum memberi tahukan persoalan tersebut.

Dia menambahkan kendati Bupati baru akan berkantor di Colomadu, dia mengaku tak mengubah ruangan kantornya. Karena Bupati juga tak menginstruksikan hal semacam itu. Untuk itu Bupati rencananya diberi ruangan yang biasa ditempati Joko.

“Nanti saya gampang, bias berbaur dengan staf kecamatan lainnya. Karena ruangan staf yang ada di sebelah ruangan saya kan masih bisa diberi meja dan kursi.”

Secara terpisah Kasi Trantib Kecamatan Colomadu, Sunardjo mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan tempat untuk rakorcam. Namun jika nanti pendapa yang disiapkannya penuh, undangan bisa mengambil tempat di luar yang telah disediakan.

Sumber : http://www.solopos.com

Read More