DSC_0011

Los Pasar Karangpandan Terbakar

Sisa kebakaran yang di pasar karangpandan, membakar los, kios dan loket pasar, Rabu (06/04) pukul 02.00 WIB

Sisa kebakaran yang di pasar Karangpandan, menghanguskan  tiga los,  empat kios dan dua loket pasar, Rabu (06/04) pukul 02.00 WIB

Karanganyar, Rabu (06/04/2016)
Pasar Karangpandan, Rabu (06/04) pagi, pukul 02.00 WIB terbakar, mengakibatkan dua los yang dipakai untuk 108 pedagang, satu los darurat untuk 86 pedagang, empat kios untuk empat pedagang dan dua loket pasar hangus terbakar, hanya tersisa rangka dan seng.

Beruntung, kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa, namun sementara waktu kerugian material belum dapat dihitung. Hal tersebut seperti dikatakan oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM) Kabupaten Karanganyar, Larmanto, Rabu (06/04) saat dijumpai di lokasi kebakaran itu.

“Dugaan sementara ini penyebab kebakaran dari arus pendek listrik. Kebakaran juga tidak merembet kios disekitarnya, karena kesigapan petugas kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar ,” katanya.

Untuk memadamkan si jago merah, didatangkan empat unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Karanganyar dan Surakarta masing-masing dua mobil damkar. Masing juga dibantu enam unit mobil tangki air.

Saat meninjau lokasi kebakaran, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo. Bupati mengatakan bagi pedagang mempunyai kios dan los yang terbakar, akan diberikan santunan sosial karena bersifat darurat terkena musibah. pd

Read More
DSC_0038

PNS Karanganyar Terima SK Kenaikan Pangkat

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Arahan di Depan PNS yang menerima SK Kenaikan Pangkat, Senin (28/3)

Sebanyak 611 PNS dari 31 SKPD di lingkup Pemerintahan Kabupaten Karanganyar berhak mendapatkan penghargaan kenaikan pangkat per 1 apri 2016, hal tersebut disampaikan Siswanto Kepala BKD Karanganyar saat acara Penyerahan Surat Keputusan Bupati Karanganyar Tentang Kenaikan Pangkat PNS Periode Per 1 April 2016 yang dilangsungkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (28/03). Hadir dalam acara tersebut Bupati Karanganyar, SKPD terkait dan PNS yang mendapatkan Kenaikan Pangkat.

”Berkas yang telah mendapatkan persetujuan dari BKN sampai saat ini berjumlah 295 orang, sisanya masih proses persetujuan Gubernur Jawa Tengah Sejumlah 17 orang untuk golongan IVa dan IVb sedangkan untuk golongan IVc keatas penetapan ada di BKN Pusat menunggu persetujuan penetapan oleh Presiden RI”,  ujar Siswanto.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono berpesan kepada para PNS yang hadir di Pendopo tersebut untuk lebih meningkatkan profesionalitas dalam bekerja. Diharapkan PNS lebih tertib dalam berkantor mulai dari pukul 07.30 sampai dengan 15.30 WIB dan istirahat mulai pukul 12.00 sampai dengan 13.00 WIB (selama 1 jam). Pemerintah akan terus memperhatikan kesejahteraan pegawainya, dimulai mulai tahun 2016 ini tunjangan kesejahteraan sudah dinaikkan dan dibayarkan tepat waktu.

“Jangan ada lagi PNS yang diluar kantor kecuali untuk urusan dinas diluar jam istirahat”, tegas Juliyatmono. Demikian Dishubkominfo (ad/nnk)

Read More
web

Gerhana Tanda Kebesaran Allah

Ribuan umat Islam di Kabupaten Karanganyar, mengikuti shalat gerhana matahari, Rabu (09/03) di Masjid Agung Karanganyar.

Ribuan umat Islam di Kabupaten Karanganyar, mengikuti shalat gerhana matahari, Rabu (09/03) di Masjid Agung Karanganyar.

Karanganyar, Kamis (10/03/2016)
Kejadian alam berupa Gerhana Matahari Total (GMT) yang terjadi di Indonesia, merupakan sebuah hikmah Allah, yang berisi peringatan bahwa terjadinya alam semesta ini bukan hanya karena proses alami, namun ada kekuatan yang menciptakan dan menjalankannya, yaitu Allah SWT.

Itulah yang di katakan Abdul Muid pada khotbah shalat gerhana matahari, Rabu (09/03), di Masjid Agung Karanganyar.

“Kita ketahui bersama, bahwa kejadian gerhana ini salah satu bukti nyata kekuasaan dan kebesaran Allah SWT,” kata Abdul Muid, dalam khotbahnya.

Shalat itu di ikuti ribuan umat muslim di Kabupaten Karanganyar, bahkan sampai di halaman masjid, yang berada di sebelah barat Alun-alun Kabupaten Karanganyar, dimulai pukul 07.15 WIB dan berakhir pukul 07.45 WIB.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dengan beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) juga ikut shalat dengan masyarakat.

Bupati Juliyatmono menuturkan, fenomena alam ini menandakan betapa besar kuasa Allah dan betapa sangat kecil kita dihadapan Nya.

“Kita berupaya untuk selalu mendekatkan di kepada Allah SWT. Semoga di wilayah Kabupaten Karanganyar semakin baik, makmur, dan tentu semakin kuat kualitas keimanan,” katanya.pd

Read More

Bupati Karanganyar Ajak Shalat Gerhana

Karanganyar, Selasa (08/03/2016)
Besok pagi, Bupati Karanganyar Juliyatmono, bersama Forkopimda akan mengikuti shalat gerhana tingkat Kabupaten Karanganyar, yang dipusatkan di Masjid Agung, Rabu (09/03) pukul 06.30 WIB.

Melalui Surat Edaran Nomor : 450/1453.7 yang di keluarkan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Karanganyar, terdapat himbauan kepada umat Islam di Kabupaten Karanganyar untuk melakukan shalat gerhana matahari dan memperbanyak dzikir, doa, shodaqoh di wilayah atau masjid masing-masing.

Dikutip dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) RI, jalur totalitas gerhana ini akan melewati 45 kota dan kabupaten di 12 provinsi, yaitu Sumatera Barat bagian Selatan, Bengkulu, Jambi bagian Selatan, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Barat bagian Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.

Secara umum, gerhana matahari sebagian di Jawa Tengah akan dimulai pada pukul 06.20 WIB, puncak gerhana terjadi pada pukul 07.24 WIB, dan berakhir pada pukul 08.35 WIB. Durasi gehana yang teramati di Jawa Tengah rata-rata adalah 2 jam, 15 menit.

Masyarakat dalam melakukan pengamatan sebaiknya menggunakan pelindung mata, seperti kacamata khusus, atau alat/bahan lainnya yang bersifat dapat meredupkan pancaran sinar matahari karena silau. Jika tidak dilindungi, maka lapisan retina mata yang berisi syaraf sensitif bisa rusak.pd

Read More
DSC_0064 copy

Berada di Zona Rawan Longsor, Warga Jengglong Diminta Pindah

Bupati Karanganyar Juliyatmono (bertopi hitam) saat melihat dari dekat longsor dari bukit tasin, Senin (15/02)

Bupati Karanganyar Juliyatmono (bertopi hitam) saat melihat dari dekat longsor dari bukit tasin, Senin (15/02)

Karanganyar, Selasa (16/02/2016)

Warga Dusun Jengglong, Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiysoso diminta untuk pindah tempat, karena daerah tersebut berada di zona merah rawan longsor. Terdapat 77 Kepala keluarga (KK), sebanyak 263 jiwa yang menghuni dusun yang diapit oleh dua perbukitan.

“Masayarakat yang berada di Jengglong ini harus berpindah karena berada di lokasi rawan longsor. Jika longsor sangat berbahaya, apalagi curah hujan saat ini cukup tinggi,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, Senin (15/02) sore, saat melihat dari dekat lokasi itu.

Dikatakan oleh Bupati, setiap sore atau malam di Jengglong jangan sampai menempati rumah, karena setiap tiga jam mengalami pergerakan tanah sebesar tiga sentimeter.

“Kita masih mencari solusi paling tepat bagaimana untuk memindahkan mereka, karena di Desa Wonorejo hampir tidak ada dataran permukaan tanah untuk memindahkan mereka. Saat ini yang paling utama adalah keselamatan mereka,” kata Bupati Juliyatmono.

Saat akan melihat lokasi longsor dari Desa Wonorejo, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo serta beberapa Kepala SKPD terkait, turun hujan deras dan angin kencang, terlihat aliran air dari atas bukit berwarna cokelat agak hitam disertai material batu kerikil.

“Kemungkinan itu diatas ada pergeseran tanah, atau bahkan ada longsor kecil,” kata Camat Jatiyoso, Sundoro Budhi Karyanto.

Peristiwa longsor di wilayah Kecamatan Jatiyoso, di bukit tasin telah terjadi pada Rabu (10/02) pukul 15.00 WIB, disusul longsoran berikutnya dengan intensitas lebih besar pada Kamis (11/02) pukul 08.00 WIB, dan Kamis malam.

Dua jembatan tertimbun longsoran dari Bukit Tasin sehingga tidak dapat dilewati kendaraan. Tanah bercampur lumpur juga telah menimbun jalan dan lahan pertanian yang berada di wilayah tersebut. pd

Read More
akyu

1400 Letusan Kembang Api Tandai Tahun Baru

Warna warni letusan kembang api di Kabupatn Karanganyar tandai tahun baru 2016

Warna warni letusan kembang api di Kabupatn Karanganyar tandai tahun baru 2016

Karanganyar, Jumat (01/01/2016)
Di malam pergantian tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengadakan berbagai acara yang dikemas menarik. Untuk menandai tahun baru, di Alun-alun disiapkan pesta kembang api dengan durasi 30 menit.

Sejak pukul 19.30 WIB, para warga dari berbagai wilayah mulai berkumpul memadatinya, yang terletak didepan Setda Kabupaten Karanganyar. Mereka menantikan malam pergantian tahun dengan mengelar tikar sambil menikmati cemilan yang dibawa.

Di Pelataran Santai (Plasa) Alun-alun, diputar video Kaleidoskop Tahun 2015. Ratusan masyarakat menyaksikan berbagai peristiwa menarik yang terjadi di lingkungan Pemkab Karanganyar sepanjang tahun 2015.

Selain itu, di dalam Masjid Agung Karanganyar juga diadakan pengajian akbar menyambut pergantian tahun, dengan diikuti ratusan jamaah. Di pengajian itu juga dihadiri Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, dan sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Karanganyar.

Sekitar 30 menit menjelang pukul 24.00 WIB, Bupati karanganyar dan Wakil Bupati Karanganyar dengan didampingi isteri masing-masing, bersiap melihat pesta kembang api dari depan Setda.

Terdapat dua lokasi yang disiapkan untuk pesta kembang api, yakni di Taman Pancasila dengan 200 letusan kembang api. Sedangkan di Alun-alun, disiapkan kembang api dengan jumlah yang lebih besar, yakni 1200 letusan.

Tepat pukul 00.00 WIB, kembang api mulai dinyalakan. Berbagai bentuk letusan dengan variasi yang menarik dan menghibur. Ribuan orang yang menonton pun larut selama 30 menit berlangsung.

Disela-sela melihat, Bupati Juliyatmono mengatakan di tahun 2016, pihaknya optimis bahwa Kabupaten Karanganyar semakin maju. Selain itu dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Kabupaten Karanganyar siap untuk menghadapinya.

“Kita tengah menyiapkan tenaga kerja handal bersertifikat yang di latih di Balai Latihan Kerja (BLK) Bangsri, Kecamatan Karangpandan,” katanya.

Tak lupa, Bupati dan Wakil Bupati mengucapkan Selamat Tahun Baru 2016. “Mari kita isi dengan optimis keberhasilan membangun Karanganyar,” katanya. pd

Read More
DSC_0028

Rangkaian Kegiatan Srawung Seni Candi 2015

DSC_0028

Karanganyar, Selasa, 18 Desember 2015

Padepokan Lemah Putih akan mengadakan Kegiatan Srawung Seni Candi 2015 yang ke 12 kali besok pada Kamis-Jum’at (31 Desember – 1 Januari 2016) ,pagi pukul 09.00 WIB yang mengambil lokasi di objek Wisata Candi Sukuh Berjo Ngargoyoso Karanganyar.

Adapun rangkaian acara yang dilaksanakan antara lain: Seminar, Malam Tirakatan pada Kamis (31/12/2015) di Pendopo Candi Sukuh, Pentas Seni, dan serangkaian acara Kegiatan Srawung Seni Candi ditutup dengan pembagian bibit tanaman. Ww/Ind

Read More
DSC_0155

Intanpari Festival kuliner Expo 2015

kominfo

Bupati Juliyatmono saat menyapaikan arahannya dalam Rapat Koordinasi rencana Intanpari Festival Kuliner Expo 2015 di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar, Selasa (15/12/2015).

Karanganyar, Selasa 15 Desember 2015

Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta jajarannya menghadiri rapat koordinasi Intanpari Festival Kuliner Expo 2015 (Intanpari Culinary Expo) yang diselenggarakan di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar, Selasa (15/12/2015).

Dalam rangka mengangkat makanan khas kabupaten Karanganyar maka akan diadakan Festival 20.000 Timus dan melakukan plating timus dengan membentuk gunungan. Acara tersebut diselenggarakan pukul 14.00 WIB – selesai di Plasa Alun-Alun Kabupaten Karanganyar.

Festival diikuti seluruh Desa/Kelurahan se Kabupaten Karanganyar, setiap peserta minimal diwajibkan membuat 100 timus dan dibungkus dengan plastik transparan. Sepuluh peserta terbaik akan mendapatkan doorprize dan sertifikat dari Bupati Karanganyar, dimana dalam penilaiannya diambil dari segi penampilan, kebersihan, dan kekompakan team.

Malamnya, dilanjutkan acara Festival Sate Kelinci yang dimeriahkan oleh campursari Sangga Buana. Selain itu, mulai pukul 17.00 WIB Air Mancur di kawasan Alun-Alun Karanganyar akan dinyalakan untuk memeriahkan acara tersebut.

“mudah-mudahan timus menjadi sesuatu yang bernilai tinggi karena ini merupakan produk lokal unggulan khas Kabupaten Karanganyar”, ujar Bupati Karanganyar Juliyatmono.W2n/Uum

Read More
DSC_0055

Wahyu Kliyu, Tradisi Turun Temurun Cegah Pagebluk

Upacara tradisi Wahyu Kliyu bagi warga dusun Kendal, desa Jatipuro, kecamatan Jatipuro

Upacara tradisi Wahyu Kliyu bagi warga dusun Kendal, desa Jatipuro, kecamatan Jatipuro

Karanganyar, Jumat (30/10/2015)
Sekitar pukul 19.00 WIB, warga Dusun Kendal, Desa Jatipuro, Kecamatan Jatipuro satu persatu Kepala Keluarga (KK) keluar dari rumah masing-masing dengan membawa tenggok berisi apem, Kamis (29/10).

Setiap KK diwajibkan membawa 344 biji apem, tidak boleh kurang atau pun lebih, dan telah dipotong-potong.

Mereka menuju rumah mantan Kepala Desa Jatipuro Rakino untuk mendatangi acara Wahyu Kliyu, yakni tradisi turun temurun sudah sejak lama yang dilakukan warga setempat.

Biasanya, upacara tradisi yang dilakukan setiap tanggal 15 bulan Suro diawali dengan hiburan wayang kulit atau klenengan. Kemudian tepat pukul 00.00 WIB, warga yang telah datang dan mengitari tempat kosong bersiap-siap dengan berdiri, lalu dengan dipimpin seorang modin, ratusan warga dari 12 RT itu melempar satu per satu apem tersebut ke tempat kosong itu.

Sambil melempar, mereka mengucapkan Wahyu Kliyu…Wahyu Kliyu hingga habis apem-apem tersebut. Setalah itu, sekitar satu jam tempat kosong berbentuk kotak tadi telah penuh, kemudian ditutup dengan daun pisang kemudian di doakan oleh modin.

Setelah didoakan, apem-apem tersebut dibawa pulang untuk warga setempat atau orang-orang yang menonton.

“Wahyu kliyu ini sudah ada sejak lama. Awalnya karena pernah suatu ketika di desa ini seperti terkena penyakit seperti terjadi banyak penyakit, dan orang meninggal,” kata Rakino, Jumat (30/10) dini hari.

Sebaran apem sejumlah 96.320 biji itu, bagi kepercayaan warga setempat sebagai simbol mendapatkan keselamatan tidak ada halangan suatu apapun. pd

Read More
aku – Copy

Jamaah Haji Kloter 66 dan 67 Tiba di Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan selamat datang untuk jamaah haji kloter 66

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan selamat datang untuk jamaah haji kloter 66

Karanganyar, Sabtu (24/10/2015)
Kelompok Terbang (Kloter) 66 dan 67 dari Kabupaten Karanganyar telah tiba kembali ke rumah masing-masing, setelah menempuh perjalanan dengan pesawat terbang sekitar 11 jam.

Kedatangan pertama untuk kloter 66 dengan jumlah 306 jamaah haji di Bandara Adi Sumarmo sekitar pukul 22.30 WIB, kemudian mereka masuk Gedung Muzdalifah, Debarkasi Haji Donohudan, Boyolali pukul 23.10 WIB, Jumat (23/10).

Ditempat tersebut, kedatangan mereka disambut oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar Mustain Ahmad, dan Sekretaris Daerah Samsi.

“Selamat datang kembali ke Kabupaten Karanganyar dengan selamat. Keluarga sudah menunggu,” kata Bupati Juliyatmono.

Selanjutnya, dari tempat tersebut, rombongan haji diangkut dengan tujuh bis. Satu bis untuk wilayah Colomadu, kemudian enam bis menuju Masjid Agung Kabupaten Karanganyar, untuk dijemput keluarga masing-masing.

Ditempat yang sama Mustain Ahmad meminta agar sebanyak 393 total jamaah haji tahun 2015, untuk melakukan pemeriksaan kesehatan 14 hari sejak kepulangan.

“Apabila ada penyakit yang terbawa dari Arab Saudi. Sakit atau tidak sakit tetap diperiksakan,” katanya.

Kemudian keesokan hari, Sabtu (24/10), kloter 67 dengan jumlah 87 haji tiba di Donohudan sekitar pukul 10.45 WIB. pd

 

Read More