DSC_0007 copy

Administrasi Perkantoran Dituntut Cepat dan Transparan

Karanganyar, Selasa (25/11/2014)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat membuka Bintek Aplikasi Perkantoran, Selasa (25/11) di Ruang Podang VIP, Setda Kabupaten Karanganyar

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat membuka Bintek Aplikasi Perkantoran, Selasa (25/11) di Ruang Podang VIP, Setda Kabupaten Karanganyar

Administrasi perkantoran di era modern saat ini dituntut cepat dan transparan. Sebab masyarakat membutuhkan pelayanan yang prima dari pemerintah. Untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat, setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar diharapkan efektif dalam tata administrasi perkantoran.

“Kedepan administrasi perkantorkan diharapkan menjadi efektif dengan menggunakan sistem elektronik. Saat ini biaya pembelian Alat Tulis Kantor (ATK) lumayan besar. Dengan efektifitas itu, bisa menghemat anggaran,” ujar Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat memberikan sambutan Bimbingan Teknis Sistem Administrasi Perkantoran siMAYA, Selasa (24/11) di Ruang Podang VIP, Setda Kabupaten Karanganyar.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (25-26/11) diikuti sekitar 70 petugas adminitrasi dari berbagai SKPD di Kabupaten Karanganyar. Dengan menghadirkan pemateri lokal dan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

“Dengan menggunakan aplikasi siMAYA, pekerjaan bisa jadi efisien dan efektif. Disposisi atasan bersifat real time, hemat pembiayaan ATK, penyimpanan bersifat elektronik dan teknologi mobile,” ujar Dirgantara Manurung dari Direktorat e-Goverment, Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika.

Ditempat yang sama, Kepala Bagian Pengelolaan Data Elektronik (PDE) Bambang Prihantoro mengatakan bimbingan teknis aplikasi perkantoran ini dimaksudkan petugas mengetahui aplikasi dan menjalankan aplikasi siMAYA, agar bisa membuat surat, disposisi surat masuk-keluar, dan agenda surat secara elektronik. pd

Read More
gue copy

Krenova, Ajang Pengembangan dan Pemanfaatan Iptek

Karanganyar, Senin (20/10/2014)

Salah satu kelompok peserta saat memaparkan Profil Temuan dihadapan Tim Penilai Krenova, Senin (20/10) di Bappeda Kabupaten Karanganyar.

Salah satu kelompok peserta saat memaparkan Profil Temuan dihadapan Tim Penilai Krenova, Senin (20/10) di Bappeda Kabupaten Karanganyar.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan Krenova (Kreativitas dan Inovasi) untuk meningkatkan pengembangan dan pemanfaatan teknologi tepat guna dari pelajar dan masyarakat.

Sutarno, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karanganyar mengatakan lomba krenova ini untuk memberikan kepada masyarakat Kabupaten Karanganyar, baik individu maupun kelompok, yang mampu menghasilkan inovasi kreatif, dalam segi kemanfaatannya dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Lomba ini diikuti dari kalangan masyarakat dan pelajar. Peserta ada 14 profil temuan. Untuk masyarakat tujuh profil dan pelajar tujuh profil,” ujar Sutarno, saat pembukaan Krenova, di Ruang Podang VIP, Setda Kabupaten Karanganyar, Senin, (20/10).

Dia menambahkan, kriteria hasil karya yakni mudah didesiminasikan dan diadopsi masyarakat, dapat diaplikasikan dalam skala rumah tangga, bahan baku dari lokal, ramah lingkungan. “Termasuk juga bisa untuk investasi dan manajemen terjangkau masyarakat, dan mempunyai, manfaat berkelanjutan,” ujarnya. Setiap peserta diwajibkan mempresentasikan profil temuan dihadapan tim penilai, Senin (20/10) untuk pelajar, dan Selasa (21/10) bagi masyarakat, di Bappeda.

Sutarno menjelaskan, misalnya dari masyarakat terdapat profil temuan Pemanfaatan LimbahKertas Koran sebagai Sarana Kerja Seni Panel dan Kaligrafi. Rekayasa Mesin Pengupas Batok Kelapa, dan Pembuatan Kincir Angin di Sawah.

“Sedangkan dari pelajar seperti Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas Sebagai Alternatif Bahan Bakar Minyak, Pemanfaatan Kacang Tunggak dalam Pembuatan Sosis Sebagai Makanan Bergizi, dan Kreasi Krupuk Nusantara Dari Daun Labu Siam,” imbunya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan pada pembukaan acara tersebut menuturkan lomba ini secara langsung akan memicu munculnya teknologi-teknologi terapan. “Teknologi ini dapat pula dimanfaatkan bagi wirausahawan. Inovasi dan teknologi terapan yang masuk dalam nominasi, tentunya telah memenuhi kriteria hasil karya dapat diaplikasikan dalam skala rumah tangga, dengan skala investasi dan manajemen terjangkau,” ujar Bupati Juliyatmono. pd

Read More
gue copy

Memberikan Pelayanan Informasi Harus Cepat

Karanganyar, Selasa (30/09/2014)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membuka Forum Kehumasan dan Bimtek PPID, di ruang Podang VIP Setda Kabupaten Karanganyar, Selasa (30/09) pagi.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membuka Forum Kehumasan dan Bimtek PPID, di ruang Podang VIP Setda Kabupaten Karanganyar, Selasa (30/09) pagi.

Dalam era saat ini, publik menuntut keterbukaan informasi secara cepat dan tepat serta di implementasikan secara lebih baik. Bupati Kabupaten Karanganyar, Juliyatmono mengemukakan era keterbukaan ini publik menginginkan informasi yang di rencanakan maupun yang akan di lakukan oleh Pemerintah.

“Rakyat ingin keterbukaan informasi, sudah tidak lagi jamannya ditutup-tutupi. Jika ada masyarakat yang ingin tau, namun tidak terbuka berarti tidak siap keterbukaan,” kata Bupati Juliyatmono, saat membuka Forum Kehumasan dan Bimbingan Teknis Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi, Selasa (30/09) di ruang Podang VIP, Setda Kabupaten Karanganyar.

Bupati juga menuturkan yang ditunggu rakyat adalah aktivitas dari Pemerintah dalam memberikan pelayanan. Dari derasnya informasi, rakyat menuntut hak-hak melalui percepatan pelayanan. “Fungsi kehumasan di setiap Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) menjadi penting dalam pelayanan masyarakat. Berikan informasi pemerintah jangan bohong, tapi cepat, dan tepat,” kata Juliyatmono.

Ditempat yang sama, Nunung Susanto, Kepala Dinas Perhubungan Komunkasi dan Informasi (Dishubkominfo) menuturkan tugas PPID memberikan informasi publik yang cepat, tepat, dan sederhana. “Terdapat dua kelompok klasifikasi informasi yakni informasi untuk publik dan informasi yang dikecualikan sesuai UU No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” ujar Nunung Susanto.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 orang dari Sekretaris SKPD, Sekretaris Kecamatan maupun Kelurahan. pd

Read More
DSC_0273 copy

Ratusan Crosser Ikuti Kejurda Grasstrack

Seorang crosser ikut bertanding di Kejurda Grasstrack di Sirkuit Telaga Mulyo, Jatiyoso yang diikuti sebanyak 320 crosser

Seorang crosser ikut bertanding di Kejurda Grasstrack di Sirkuit Telaga Mulyo, Jatiyoso yang diikuti sebanyak 320 crosser

Karanganyar, Senin (21/04/2014)
Ratusan crosser dari berbagai daerah bersaing memperebutkan Piala Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar 2014 dalam Kejuaraan Daerah Grasstrack, yang berlangsung di Sirkuit Telogo Mulyo, Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Minggu (20/04) dengan hadiah total Rp 55 juta.
Ajang olahraga itu diikuti 320 pembalap yang berlaga di 16 kelas seperti bebek standar, eksebisi spesial engine, selain itu ada satu kelas VIP, untuk para Muspida Kabupaten Karanganyar.
Dalam laga tersebut, mereka dituntut menunjukan kemampuan dalam melibas lintasan sepanjang 1,3 kilometer. Sirkuit yang berada di perbukitan sangat menantang, selain itu ada juga track panjang, kondisi basah, tanjakan, semi trabas, maupun tikungan.
Para ‘crosser’ pemula dan juara bertahan asal Karanganyar cukup memberi kepuasan para pencinta olahraga otomotif, misalnya Setiawan Syah yang memenangkan juara umum Kejurda 2013 seri pemula. Selain pembalap usia 13 tahun itu, tercatat sebanyak 30 peserta remaja menapaki Kejurda kali ini sebagai batu loncatan menuju laga profesional.
Wakil Ketua Panitia Kejurda Grasstrack Championship 2014 Sudrajad mengatakan, perlombaan ini merupakan kelanjutan tahap kualifikasi sehari sebelumnya. “Kejurda ini diikuti dari berbagai daerah seperti Jateng, DIY, Jatim, Jabar dan Aceh. Ada pula asal Papua,” ujarnya.
Tak ketinggalan pula, Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, dan Komandan Kodim 0727 Karanganyar Letkol Inf. Edy Basuki juga turut berlomba dalam kelas VIP dengan melibas empat putaran
“Sirkuitnya cukup menantang, sehingga menguji adrenalin kita untuk menaklukannya. Namun sebaiknya diperbaiki lagi ,” kata Juliyatmono usai bertanding di kelas VIP.
Bupati juga mengapresiasi adanya perlombaan ini, selain bisa mencari bibit-bibit potensial pembalap juga mengerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar. Dia juga mengharapkan diselenggarakan menjadi agenda tahunan. pd

Read More