IMG-20200129-WA0021

Rakerda Baznas Karanganyar, Target Tercapai, Baznas Umrohkan 25 UPZ

Kominfo

Pemberian Penghargaan Bupati Karanganyar kepada Baznas Kabupaten Karanganyar, Rabu (29/1)

Karanganyar

Badan Amal Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar memberangkatkan 25 Unit Pengumpul Zakat di Kabupaten setempat. Pemberangkatan ini sebagai bentuk penghargaan dan memotivasi para unit pengumpul zakat bekerja maksimal dalam peningkatan pencapaian target Zakat Infaq dan Sodaqoh(ZIS) di Kabupaten Karanganyar

Hal tersebut diungkapkan Ketua Baznas Kabupaten Karanganyar Sugiarso dalam Rakerda Baznas di Hotel Taman Sari Rabu (29/01/2020).
Menurutnya pencapaian ZIS di Kabupaten Karanganyar selalu meningkat setiap tahunnya. Di tahun 2019, ZIS di Kabupaten Karanganyar mencapai Rp. 18,5 milyar.

Pencapaian ini salah satunya buah kerja keras dari para unit pengumpul sedekah. Sebagai bentuk penghargaan dan memotivasi para Unit Pengumpul Zakat, Baznas memberangkatkan umroh para UPZ.

“Total ada 25 orang dengan sumber dana dari APBD,” jelasnya.

Ditambahkannya dalam rakerda ini juga merupakan wadah untuk mengevaluasi kinerja Baznas. Pihaknya menerima saran dan kritik dari berbagai elemen masyarakat dalam upaya meningkatkan pengumpulan ZIS di Kabupaten Karanganyar.

“Kita terbuka menerima masukan dan evaluasi dari berbagai pihak agar kinerja ke depannya lebih baik,” katanya.

Sementara Bupati Karanganyar yang hadir dalam rakerda menyatakan apreasiasinya atas kinerja Baznas dan seluruh unit dalam pengumpulan ZIS. Karena pencapaian tiap tahunnya mengalami peningkatan. Pemerintah pun mengajak seluruh masyarakat dan para Aparatur Sipil Negara(ASN) di lingkungan Pemkab Karanganyar membudayakan sedekah di kehidupan sehari-hari.

“Sedekah merupakan pembersihan dan ungkapan syukur kita. Mari terus kita budayakan,” ujarnya.
Demikian Diskominfo (ind/dn)

Read More
IMG-20171127-WA0012

SARASEHAN BAZNAS BERSAMA 708 UPZ

Karanganyar, Senin 27 November 2017
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menyalurkan santunan dan bantuan kepada fakir miskin dan pelaku usaha kecil menengah di Kabupaten Karanganyar pada kegiatan Sarasehan Baznas di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (27/11/2017) kemarin.
Dalam sambutan ketua Baznas, Sugiyarso Hadi Saputro menyampaikan Sarasehan Baznas ini sekaligus adanya pengukuhan dan penyampaian kepada 177 Desa dengan total peserta 708 UPZ (Unit Penyelenggara Zakat) se Kabupaten Karanganyar.
“Selain sarasehan dan pengukuhan UPZ, nanti juga akan ada penyerahan bantuan berupa gerobak hik” jelas Sugiyarso.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan perolehan Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) Baznas Karanganyar untuk bulan November 2017 hampir mencapai satu miliar rupiah.
“Saat ini perolehan ZIS terkumpul sebesar Rp 923 juta dengan rincian zakat Rp 877 juta dan infak Rp 45 juta-,”terangnya.
Sementara itu Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo selaku yang mewakili Bupati mengatakan kita harus berterima kasih kepada Baznas karena bertugas mengambil zakat, yang merupakan salah satu Rukun Islam. Selain itu, Baznas juga merupakan pintu untuk menanggulangi kemiskinan.
“Zakat ini harus kita maksimalkan, mari bersama-sama membuat titik kebangkitan ekonomi sehingga bangsa kita menjadi bangsa yang mandiri”
Demikian Diskominfo (ind/ppt)

Read More
IMG_9843

Penghujung Tahun 2016, ZIS Karanganyar Capai 10, 2 Miliar

KOMINFO

Bupati Karanganyar berikan sambutan pada acara Baznas di Pendopo RD Bupati, Senin (30/1)

Karanganyar, Senin 30 Januari 2017

Pemerintah Kabupaten Karanganyar berterima kasih dan mengapresiasi atas kerjasama seluruh pihak, pengumpulan zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) selama tahun 2016 dengan target  tujuh miliar rupiah, ternyata telah jauh melampau target yakni sebesar sepuluh miliar rupiah.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menghadiri sekaligus menyampaikan sambutannya pada Sarasehan Baznas, Senin (30/01/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Ia menjelaskan  perolehan, pengumpulan maupun pentashorufan ZIS selain ada Peraturan Perundang-Undangan yang mengatur, tetapi hal ini lebih pada panggilan jiwa untuk senang bersedekah.

“Mari kita teladani sifat Rosululloh yang memiliki empati dan melindungi siapapun. Kerjakan dengan ikhlas, semoga akan membawa kebarokahan semuanya,”pesannya.

Sementara itu, Ketua Baznas Karanganyar, Sugiyarso Hadi Saputro dalam laporannya mengatakan pencapaian ZIS di tahun 2016 sebesar sepuluh miliar lebih, cadangan dana sebesar tujuh miliar sehingga jumlah dana yang dikelola Baznas Karanganyar sejumlah tujuh belas miliar yang selanjutnya pentashorufan sebesar empat belas miliar rupiah  dan sisa kas sebesar tiga miliar.

“Atas dukungan segala pihak, pengumpulan ZIS di penghujung tahun 2016 melampau target yakni sepuluh miliar lebih, dan ini hasil kerja keras Unit Pengumpul Zakat (UPZ),”terangnya.

Ia juga melaporkan pengumpulan ZIS untuk bulan Januari 2017 sebesar sembilan ratus juta rupiah lebih.

“Bila tidak ada kendala, tahun 2017 ini Baznas akan melaunching dua toko yakni Baznasmart dengan tenaga kerja yang professional dan berbasis islami,”tambahnya.

Pada kesempatan tersebut secara simbolis dilakukan penyerahan seragam oleh Bupati kepada Tenaga Kesetiakawanan Sosial Kecamatan (TKSK) dan pemberian beasiswa dari Baznas Karanganyar kepada dua puluh lima mahasiswa IAIN Surakarta masing-masing sebesar 750.000,- rupiah untuk satu semester.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
DSC_0008

BAZNAS Bentuk UPZ Tingkat Desa

BUpati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan pengarahan di Sosialisasi Pengumpulan Dana ZIS, Selasa (28/04) di Kecamatan Tasikmadu

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan pengarahan di acara Sosialisasi Pengumpulan Dana ZIS, Selasa (28/04) di Kecamatan Tasikmadu

Karanganyar, Rabu (29/04/2015)
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karanganyar membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa maupun kelurahan. Pembentukan di 177 Desa/kelurahan tersebut untuk meningkatkan pengumpulan Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) dari masyarakat muslim.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekda Karanganyar, Tarsa menuturkan pada tingkat desa/ kelurahan UPZ dibentuk dengan jumlah tiga personil, sebagai penanggung jawab, sekretaris, dan bendahara/juru pungut.
“UPZ ini bertugas mengumpulkan ZIS dari Staf Kelurahan/Desa, dan memungut ZIS tingkat RT/Masyarakat/perorangan. Selanjutnya dana ZIS itu disetorkan di tingkat Kecamatan paling lambat minggu ke dua,” kata Tarsa, saat Sosialisasi Pengumpulan Dana ZIS dan Pembentukan UPZ Tingkat Desa Se Kecamatan Tasikmadu, Selasa (28/04)
Lebih lanjut, dia menuturkan pada tingkat RW-RT, setiap bulan minimal per RT sebesar Rp. 7500 dan disetorkan ke UPZ Desa/Kelurahan.
Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan Camat, Lurah/Kepala Desa, Ketua RW, dan Ketua RT hendaknya tau persis warga yang memang membutuhkan bantuan.
“Jangan sampai salah sasaran jika memberikan bantuan. Sisihkan sedikit penghasilan untuk diberikan kepada yang kurang mampu,” katanya.
Terpisah, Manager Baznas Karanganyar Abdul Muid menjelaskan perolehan ZIS dari pertengahan tahun 2014 sampai bulan April tahun ini, rata-rata bisa mencapai Rp. 500 juta, yang berasal dari Kantor Pemerintahan, Sekolah, BUMD, BUMN, dan beberapa warga masyarakat.pd

Read More
DSC_0190

Rakerda Bazis Bahas Program Kerja

Rakerda Bazis, di B2P2TO2T, Sabtu (23/03)

Rakerda Bazis Kabupaten Karanganyar, di B2P2TO2T, Sabtu (23/03)

Karanganyar, Sabtu (23/03/2013).

Badan Amil Zakat Infaq dan Shodakoh (Bazis) Kabupaten Karanganyar mengadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), di B2P2TO2T Tawangmangu, Sabtu (23/03). Kegiatan tersebut membahas program kerja untuk tahun 2013.

Seperti pada program pendistribusian, Bazis Kabupaten Karanganyar merencanakan memberikan bantuan bersifat produktif untuk modal usaha atau kerja, pemberian dana kemanusiaan untuk tanggap darurat bencana alam, menyalurkan bantuan makanan pokok kepada fakir miskin. Selain itu juga memberikan bantuan rehap rumah kepada fakir miskin.

Rakerda yang diikuti oleh Pengurus Bazis, Kepala KUA Se-Kabupaten Karanganyar, dan beberapa Unit Pengumpulan Zakat (UPZ)  Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bertujuan untuk menyamakan persepsi berkaitan pemberdayaan masyarakat, selain itu juga meningkatkan kesadaran umat Islam pentingnya Zakat Infaq Shodakoh (ZIS).

“Kegiatan ini sangat diapresiasi. Selain itu juga menjalankan program kerja yang telah ditetapkan,” jelas Kastono DS, Ketua Bazis Kabupaten Karanganyar.

Pada tahun ini, Bazis memproyeksikan rancangan pengumpulan ZIS sebesar RP. 200 juta perbulan. Selanjutnya proyeksi perencanaan ZIS  tahun ini sebesar Rp. 2,4 miliar.pd

Read More