DSC_6909

Kejurnas bertajuk UNS Open VIII

Read More
DSC_2279

Penarik 269 mahasiswa dari UNS & USB yang selesai melaksanakan KKN di Karanganyar

Read More
DSC_2296

Penarikan Mahasiswa KKN UNS dan USB dihadiri Pjs Bupati Karanganyar

Diskominfo

Pjs Bupati Karanganyar, Anggoro Prijo Budi Raharjo saat kunjungi salah satu stand hasil karya mahasiswa KKN UNS

Karanganyar, (22/02/2018)

            Sebanyak 269 mahasiswa yang meliputi dua universitas yang telah selesai melaksanakan KKN di wilayah Karanganyar yakni mahasiswa Universitas Sebelas Maret dan Universitas Setia Budi selama kurang lebih satu setengah bulan melaksanakan KKN, secara resmi ditarik kembali oleh pihak kampus yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Karanganyar, Kamis Siang (22/02).

Dalam sambutan Pjs Bupati Karanganyar, Anggoro Prijo Budi Raharjo, mengatakan bahwa mahasiswa KKN UNS dan USB adalah calon pemimpin yang harus memiliki sikap dan etika yang baik.

Mengenai apa yang disampaikan dalam laporan umum pelaksanaan KKN oleh salah satu mahasiswa, Anggoro Prijo mengatakan hal tersebut hanya gambaran di lingkungan masyarakat, sehingga penekanan akan pasar (market) adalah potensi yang bisa diolah dan menambah nilai ekonomi masyarakat.

“Mahasiswa harus mampu merubah pola pikir masyarakat dan menjadi partner pemerintah untuk mengurangi angka kemiskinan”, pesan Anggoro Prijo

Lebih lanjut ia mengatakan, Karanganyar harus memiliki ikon yang bisa ditujukan ke semua orang.  Tak lupa, atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Anggoro Prijo mengucapkan selamat dan terimakasih kepada mahasiswa atas sumbangsih pengabdian kepada masyarakat selama melaksanakan KKN.

Sementara itu, Ketua Koordinator KKN Kabupaten Karanganyar, Waridi Hendro Saputro meminta izin kepada Bupati Karanganyar untuk menarik kembali pengabdian masyarakat mahasiswa KKN dua perguruan tinggi tersebut dimana telah menyelesaikan tugasnya untuk memajukan dan memahami kehidupan masyarakat di Karanganyar sebagai calon pemimpin masa depan.

“hasil yang dicapai adalah komitmen bersama antara Pemerintah dan Perguruan Tinggi dari setiap periode bahwa kita melakukan kegiatan ini untuk memberikan motivasi dalam belajar mengajar supaya lebih cerdas,” jelasnya.

Sesaat setelah acara selesai, Pjs Bupati Karanganyar bersama rombongan dan perwakilan dari kedua universitas melihat berbagai hasil kreasi dan inovasi mahasiswa selama melaksanakan KKN. Demikian Diskominfo (ad, Ard, karina, imas)

 

 

Read More
KOM_0174

Mahasiswa Harus Mampu Menjadi Problem Solver

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menerima rombongan peserta KKN dari UNS, Rabu Siang (12/7)

Karanganyar, Rabu (12/07/2017)

Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali mengirimkan mahasiswanya untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah bumi Intanpari. Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo beserta jajaran OPD terkait menerima rombongan peserta KKN beserta pendamping di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Siang (12/7). Selama hampir sebulan lebih yakni tanggal 12 Juli sampai berakhir tanggal 24 Agustus, 152 mahasiswa peserta KKN akan homestay di rumah warga sasaran kegiatan yakni di 10 desa yang berada di Kecamatan Mojogedang  dan  6 desa di Kecamatan Jenawi.

Dalam acara tersebut Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menyambut baik atas kegiatan ini. Kegiatan rutin ini diharapkan mempunyai efek yang baik untuk Pemkab Karanganyar, Universitas dan mahasiswa sendiri.

Rohadi menyampaikan bahwa kunci sukses mengikuti KKN adalah mau belajar dan mengajar, yang berarti bahwa mahasiswa melalui praktek terjun langsung ke masyarakat harus belajar dari masyarakat, dari alam sekitar, selain belajar mahasiswa juga diharapkan mampu memberikan dorongan maupun sumbangsih pemikiran (ide) kepada masyarakat sekitar guna menumbuhkan semangat untuk maju dan berkembang.

“Adik-adik peserta KKN, selama mengikuti kegiatan ini janganlah sungkan, kalau memang diperlukan dan memang kami tidak ada agenda, Pak Bupati dan Saya siap diundang untuk dijadikan pembicara atau eksibisi olahraga”, ujar Rohadi Widodo

Sementara itu, Hendra Saputra Koordinator KKN UNS melaporkan bahwa selain 152 mahasiswa UNS peserta KKN, juga terdapat 5 mahasiswa Universitas Khairun, Ternate, Maluku Utara yang merupakan program pertukaran mahasiswa antar kedua universitas tersebut yang akan mengikuti KKN kali ini. Adapun tema yang ditetapkan oleh UNS untuk KKN Periode Juli – Agustus adalah Pendidikan dan Kesehatan dengan sub tema Pemberdayaan UMKM, Pengembangan Wisata dan Peningkatan Produksi Pertanian, Peternakan dan Perikanan. Demikian Diskominfo (ad/ft)

 

Read More
web

Pemkab Karanganyar-UNS Teken Perjanjian Kerja Sama

Penandatangana perjanjian kerja sama antara Pemkab Karanganyar dengan UNS Surakarta

Karanganyar, Kamis (30/03/2017)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menjalin perjanjian kerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dalam sektor pertanian, meliputi agrowisata, pertanian organik dan tanaman pisang.

Kerja sama itu meliputi pengembangan pertanian organik di Desa Mojogedang, Kecamatan Mojogedang. Pengembangan sentra pisang di Desa Jenawi, Kecamatan Jenawi, pengembangan agrowisata di Desa Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo dan di Desa Karangpandan, Kecamatan Karangpandan.

Penandatanganan perjanjian kerja sama dari Pemkab Karanganyar dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Supramnaryo, sedangkan dari UNS oleh Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Dr. Bambang Pujiasmanto. Disaksikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Rabu (29/03) malam, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Lingkup perjanjian itu meliputi kegiatan studi kelayakan, penyusunan desain, pengolahan lahan, penyediaan bibit, pendampingan dalam penanaman dan pemeliharaan, monitoring dan evaluasi, serta hal lain yang berkaitan dengan perjanjian.

Bupati Karanganyar mengatakan di Kabupaten Karanganyar tetap mempertahankan hampir 26 ribu hektar untuk lahan lestari dan masih surplus beras diatas 300 ribu ton di tahun 2016.

“Di Kabupaten Karanganyar juga ada waduk Gondang dan saat ini masih dalam hal penyelesaian pembangunan. Baru saja Ibu Iriana Joko Widodo dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla menanam pohon durian di sabuk waduk,” kata Bupati Karanganyar.

Selain itu, Bupati juga mengatakan ada lima kecamatan menjadi basis pertanian organik yakni Mojogedang, Jenawi, Kerjo, Karangpandan, dan Matesih. Bahkan di Kabupaten Karanganyar juga ada produksi beras hitam yang sudah masuk pasar ekspor.

“Ada lima kelompok tani yang sudah mempunyai sertifikat beras organik dan ini akan kita kembangkan, nilai lebih bagus dan menjanjikan mempunyai keunggulan nilai jualnya,” katanya.

Ditempat yang sama, Dekan Fakultas Pertanian UNS, mengatakan Kabupaten Karanganyar mempunyai potensi pertanian yang banyak dikembangkan. Bahkan telah dimulai dengan pengembangan sentra pisang di Kecamatan Jenawi pada tahun kemarin.

“Tahun ini mewujudkan sentra pisang dan ada keinginan makanan olahan dari bahan pisang dari Kabupaten Karanganyar dan menghasilkan nilai tambah,” kata Dekan Fakultas Pertanian UNS.

Untuk pengembangan agrowisata di Desa Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo dalam waktu dekat ini akan dicanangkan penandatanganan prastasi.

“Nantinya dibuat seperti farm house di tempat lain. Adapula  lahan di Kecamatan Jatiyoso yang bisa dikembangkan perkebunan kakao, bisa juga untuk agrowisata,” katanya.(pd)

Read More
DSC_0541

Sebanyak 194 mahasiswa KKN UNS Ditarik

 

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo memberi sambutan dan pesan kepada 194 mahasiswa KKN UNS dalam rangka penarikan KKN Mahasiswa UNS di Pendopo, Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo memberi sambutan dan pesan kepada 194 mahasiswa KKN UNS dalam rangka Penarikan KKN Mahasiswa UNS di Pendopo, Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (23/02/2017).

Karanganyar, 23 Februari 2017

Setelah berakhirnya masa KKN, mahasiswa UNS ditarik. Penarikan dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (23/02/2017.

Sebanyak 194 Mahasiswa UNS telah menyelesaikan masa KKN selama 1,5 bulan di Kabupaten Karanganyar. Peserta KKN tersebar di 22 desa yang masuk dalam 2 Kecamatan, yaitu Jenawi dan Mojogedang.

Penarikan mahasiswa ini  dihadiri oleh wakil bupati Karanganyar, OPD terkait seperti Baperlitbang, Disdikbud, Badan Kesbangpol, Camat Jenawi dan Camat Mojogedang.

Acara ini di mulai dengan penyampaian laporan hasil kegiatan KKN yang berada di masing- masing desa oleh Mutiara Zipora Abigail selaku perwakilan mahasiswa KKN UNS.

Dalam kesempatan ini wakil bupati Karanganyar, Rohadi Widodo memberi sambutan sekaligus berpesan “Agar mahasiswa UNS yang telah menyelesaikan masa KKN nya, kedepannya dapat memperoleh nilai IPK yang tinggi, mampu mengembangkan desa yang menjadi tempat KKN dan dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar”. Ujar Rohadi Widodo

Sementara itu koordinator KKN Kabupaten Karanganyar Hendro Saputro mengaku senang dengan hasil kegiatan KKN Mahasiswa UNS yang ada di Kabupaten Karanganyar, karena tempat yang menarik dan mempunyai potensi yang dapat dikembangkan untuk memberdayakan masyarakat sekitar tempat KKN. Sehingga banyak manfaat dan pengalaman yang didapat oleh para mahasiswa dapat di bawa pulang ke kampus dan menjadi bekal  dalam menyusun skripsi maupun laporan lainnya.

Selain itu, Hendro Saputro mengucapkan terimakasih kepada pemerintah kabupaten Karanganyar yang telah banyak membantu dan sekaligus mendukung kegiatan KKN ini. Semoga kedepan banyak mahasiswa UNS yang telah menyelesaikan KKN di Karanganyar dapat kembali dan membantu daerah-daerah di Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan penarikan mahasiswa KKN Kabupaten Karanganyar ditutup dengan pameran hasil kerajinan tangan dan makanan buatan mahasiswa KKN yang berada di masing-masing daerah seperti nugget pisang, dodol, keripik, tepung dan puding. (krs/tt)

 

Read More
WEB copy

IKATANI UNS Sumbang 2000 Pohon Flamboyan Untuk Kawasan Wisata

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo () dan Dekan Fakultas Pertanian UNS seusai menanam pohon flamboyan di Terminal Wisata Karangpandan

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (jongkok, kedua dari kanan) dan Dekan Fakultas Pertanian  UNS Prof. Dr. Bambang Pujiasmanto, MS  (jongkok, ketiga dari kiri) seusai menanam pohon flamboyan di Terminal Wisata Karangpandan

 

 

Karanganyar, Senin (06/02/2017)

Ikatan Alumni Fakultas Pertanian (IKATANI) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memberi sumbangan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar, berupa 2000 pohon flamboyan untuk ditanam di sejumlah kawasan wisata, Sabtu (03/02).

Dekan Fakultas Pertanian UNS, Prof. Dr. Bambang Pujiasmanto, MS, mengatakan, bantuan berupa 2000 pohon flamboyan itu untuk melestarikan lingkungkan hidup di Kabupaten Karanganyar.

“Ini juga sebagai bentuk kepedulian kami terhadap pengembangan kawasan wisata di Kabupaten Karanganyar, selain itu untuk menambah estetika lingkungan,” kata Prof. Dr. Bambang Pujiasmanto, MS.

Penerimaan bibit flamboyan itu sendiri diterima langsung dan secara simbolis oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, di Terminal Wisata  Karangpandan. Selain itu acara juga dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar, dan Pimpinan BUMD Kabupaten Karanganyar.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, mengatakan diharapkan seluruh pohon flamboyan yang ditanam dapat tumbuh dengan baik.

“Pohon flamboyan ini nantinya dapat menambah daya tarik pengunjung untuk mengunjungi seluruh objek wisata yang berada di Kabupaten Karanganyar. Apalagi saat ini kegemaran untuk foto selfie,” kata Rohadi.

Dari 2000 pohon yang diberikan pada daerah wisata yang berada di Kabupaten Karanganyar dapat dirinci sebagai berikut, Terminal Wisata Karangpandan (200 batang), objek wisata Cumpleng (75 batang), objek wisata Pablengan (75 batang), objek wisata Candi Sukuh (75 batang), objek wisata Candi Cetho (75 batang), Bumi Perkemahan (500 batang), lahan sebelah Timur Terminal Wisata Karangpandan (50 batang).

Selain itu juga untuk Taman Pancasila dan waduk Lalung (200 batang), taman lalu lintas (50 batang), objek wisata Edupark (100 batang), desa Trengguli (100 batang), desa Anggrasmanis (100 batang), desa Selomoro (100 batang), desa Berjo (100 batang), desa Kemuning (100 batang), dan desa Karang (100 batang).

Pada akhir acara, dilakukan penanaman pohon flamboyan di tiga titik di Terminal  Wisata Karangpandan.(pd/by)

Read More
dsc_0050

22 Desa Menjadi Lokasi KKN

Kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan KKN UNS di Pendopo RD Bupati, Selasa(10/01)

Karanganyar, Selasa 10 januari 2017

Sejumlah 194 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di dua Kecamatan di wilayah Karanganyar yang tersebar di dua puluh dua desa.

Penyerahan mahasiswa KKN UNS dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar oleh Ketua Koordinator Lapangan, Hendro Saputra yang diterima langsung Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Selasa (10/01/2017).

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati menyambut positif dan mendukung penuh kegiatan KKN yang berlangsung selama 45 hari kedepan di dua kecamatan yakni Kecamatan Jenawi tersebar di sembilan desa dan Kecamatan Mojogedang tersebar di tiga belas desa.

“KKN ini sebagai sarana menerapkan ilmu dan memperoleh ilmu dikehidupan masyarakat. Jangan malu, jangan sungkan untuk melakukan sesuatu yang membawa manfaat di lokasi KKN,”terang Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Pemkab melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Karanganyar  telah bekerjasama dengan Fakultas Pertanian UNS Surakarta mengembangkan kawasan organik yakni di Matesih dan Karangpandan yang terkenal dengan produksi beras merah, beras hitam, beras mentik susu dan beras mentik wangi dengan kemasan yang cukup bagus dan menjual secara pemasaran.

“Di Jenawi sendiri menjadi pusat budidaya pisang dengan empat varietas. Yang terkenal dengan pisang Semar, karena bibit dari Fakultas Pertanian Sebelas Maret sampai sekarang terus kita kembangkan,”kata Wabup.

Sementara itu, untuk wilayah Mojogedang merupakan kawasan kering sehingga jumlah warga miskinnya relatif banyak.

“Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi di daerah Jenawi dengan udaranya yang dingin, sejuk dan jumlah penduduk relatif sedikit,”tuturnya.

Rohadi Widodo berharap kehadiran mahasiswa KKN ini dapat membantu mengangkat potensi yang ada di wilayah masing-masing KKN sebagai pilar marketing.

“Bentuk kerjasama yang baik sebagai upaya perbaikan disegala bidang untuk lebih meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,”harap Rohadi dihadapan mahasiswa UNS.

Demikian Diskominfo (ind/ft)

Read More
dsc_0054

Wujudkan Birokrasi Efektif dan Efisien, Pemkab Terapkan Aplikasi E-Administration

kominfo

Sosialisasi Administrasi Perkantoran Elektronis Kab. Karanganyar, Kamis (22/12).

Dalam rangka menunjang kinerja Birokrasi Pemerintahan terkait administrasi agar berjalan dengan efektif dan efisien baik dari segi waktu, tenaga dan sasaran pendistribusian. Pemkab Karanganyar dalam hal ini Bagian Pengolahan Data Elektronik (PDE) Setda Karanganyar bekerja sama dengan FKIP Perkantoran UNS mengadakan Sosialisasi Aplikasi Perkantoran Elektronis, Kamis (22/12/2016) di ruang Podang II Kantor Sekretariat Karanganyar.

Sosialisasi Aplikasi E-Administration ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan tentang aplikasi Administrasi Perkantoran Elektronis yang dikembangkan oleh Tim Peneliti Mail Handling system UNS untuk keperluan persuratan kedinasan.

“Supaya benar-benar dipahami dan selanjutnya ke depan diharapkan dapat menggunakan aplikasi Perkantoran Elektronis di SKPD masing-masing,”ujar Kabag. PDE, Dahono pada saat menyampaikan sambutannya dihadapan peserta sosialisasi yang diikuti kurang lebih 60 orang perwakilan SKPD yang menangani persuratan/tata naskah di lingkup Pemkab Karanganyar.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Aplikasi ini adalah memindahkan proses manual surat menyurat sesuai tata naskah ke sistem elektronik agar administrasi birokrasi berjalan efektif,efisien baik dari penanganan, pengambilan keputusan dan pendistribusian.

“Aplikasi E-administration ini sangat membantu mempercepat kerja sekaligus menghemat tenaga,”tambahnya.

kominfo

Peserta dari masing-masing SKPD ikuti sosialisasi Aplikasi E-administrasi.

Pada sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber Tim Peneliti Mail handling System UNS dengan materi tentang Teori aplikasi E-administration dan simulasi Aplikasi Perkantoran elektronis.

Demikian Dishubkominfo (ind)

Read More
DSC_0073

Bupati : 45 Hari KKN, Mahasiswa Harus Berani Ingatkan Warga Jam Wajib Belajar

kominfo

Jam wajib belajar harus ditanamkan di rumah-rumah penduduk, Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya, Kamis (14/07/2016).

Sejumlah 251 Mahasiswa Sebelas Maret Surakarta akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kab. Karanganyar yang tersebar di empat Kecamatan yakni Kec. Gondangrejo (Desa Wonosari, Desa Jeruksawit), Kec. Jenawi, Kec. Jaten ( Desa Jaten, Desa Brujul) dan Kec. Ngargoyoso ( Desa Jatirejo).

“ KKN ini merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan setiap mahasiswa untuk mengakhiri masa studinya. KKN dilakukan dua kali dalam setahun. Dari jumlah 251 mahasiswa meliputi 167 putri dan 84 putra yang terbagi menjadi tiga kategori yakni regular dari UNS sejumlah 200 mahasiswa, 41 Mahasiswa dari IBM dan BMKG serta 10 Mahasiswa dari Ternate. KKN akan dilaksanakan satu setengah bulan di empat Kecamatan,” terang Hendro Saputro selaku Koordinator KKN UNS.

Penerimaan Mahasiswa KKN Thematik Integratif UNS tersebut diterima langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar yang didampingi Kepala Bappeda, Kamis (14/07/2016) di Pendopo Rumdin Bupati Karanganyar.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengingatkan kepada segenap Mahasiswa KKN untuk terus memotivasi masyarakat pentingnya menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk kehidupan masa depan lebih baik.

“ Saya harapkan adik-adik mahasiswa ini, berani untuk selalu mengingatkan warga di jam wajib belajar, yang dimulai bakda maghrib. Selain untuk berkumpul keluarga juga mewajibkan anak-anak untuk belajar karena waktu semacam itu adalah waktu yang berkualitas. Sehingga tidak ada anak yang masih keluyuran diluar, orang tua juga dapat mendampingi,” ujar Juliyatmono dihadapan Mahasiswa KKN.

Ia juga menjelaskan bahwa pendidikan mulai SD sampai dengan SMU/SMK adalah gratis, jadi tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

“ Kalau masih ada yang tidak sekolah berarti kulturnya yang harus dirubah. Selama 45 hari, ini adalah tugas adik-adik untuk selalu menyemangati masyarakat pentingnya pendidikan. Kehadiran mahasiswa KKN ini untuk memotivasi generasi muda untuk kedepan lebih baik terlebih kami selaku Pemerintah telah memberikan beasiswa sebesar 2,5 juta rupiah kepada sejumlah siswa di Kab. Karanganyar yang melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi,” tuturnya.

kominfo

Wabup Rohadi widodo : Kenali wilayah dan keberagaman masyarakat di lokasi KKN nantinya.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati, Rohadi Widodo menekankan pentingnya mengenali lingkungan tempat KKN. Berinteraksi dengan masyarakat sekitar menjadi suatu yang sangat penting karena kondisi masyarakat yang beragam.

“Lakukan pendekatan-pendekatan dengan tokoh masyarakat, Kepala Desa maupun perangkat desa lainnya. Potensi-potensi apa yang bisa diunggulkan di desa tersebut. Kenali permasalahan-permasalahan yang timbul dimasyarakat dan mencoba untuk mencari apa yang dapat dijadikan solusinya. Jangan malu untuk berinteraksi dengan masyarakat. Karena dari interkasi tersebut skill, organisasi dan manajeman kalian dapatkan,” kata Rohadi Widodo.

kominfo

Bupati dan Wakil Bupati (tengah) foto bersama dengan mahasiswa KKN dan Dosen Pembimbing UNS.

Demikian Dishubkominfo (ind)

Read More