DSC_0031

Kabupaten Karanganyar Terima 192 Mahasiswa KKN dari UNS

 

 

 

KARANGANYAR- Pemerintah Kabupaten Karanganyar menerima Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Sebelas maret sejumlah 192 di aula DPUPR, Selasa(09/07).

Di Aula DPUPR Sejumlah 192 mahasiswa tersebut akan diterjunkan ke 3 kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Karanganyar. Dari 3 kecamatan dan kelurahan tersebut berada di Kecamatan Mojogedang dan Tawangmangu. Tigabelas desa di Kecamatan Mojogedang akan menjadi lokasi KKN mahasiswa UNS tersebut.

Koordinator KKN di Karanganyar menyampaikan bahwa di periode yang ke sebelas ini, jumlah keseluruhan mahasiswa – mahasiswi KKN UNS kali ini sebanyak 192 dan akan di bimbing oleh 11 dosen pembimbing. Periode KKN kali ini akan berlangsung selama 45 hari dengan tujuan membangun semangat kepada generasi muda agar mau bersekolah bahkan kuliah hinga tinggi.

Bupati Karanganyar juga memberikan sambutan dan arahan kepada mahasiswa dan mahasiswi KKN UNS. Beliau sangat berterimakasih karena Kabupaten Karanganyar kembali dipercaya sebagai lokasi KKN. Bupati karanganyar juga berpesan kepada mahasisawa agar dapat memberi motivasi kepada pemuda agar mengembangakan potensi yang ada. Demikian

Diskominfo(in/fjr)

Read More
DSC_0052_

130 Mahasiswa KKN UNS Resmi Ditarik Dan Dikembalikan Kepada Pihak Kampus

Read More
1

Penarikan 130 Mahasiswa KKN UNS dari 13 Kecamatan di Karanganyar

Karanganyar – 28 Februari 2019

Setelah 45 hari mengabdi di 13 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, akhirnya 130 mahasiswa KKN UNS resmi ditarik dan dikembalikan kepada pihak kampus. Kamis, (28/02) Sebanyak 130 mahasiswa KKN UNS yang terdiri dari 13 tim yang tersebar di 11 desa di Kecamatan Mojogedang dan 2 kelurahan di Kecamatan Karanganyar secara langsung ditarik oleh Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono M.M. di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Selaku koordinator KKN UNS, Prof. Sulistyo Saputro, M.Si., Ph.D menyampaikan ucapan terima kasih kepada desa dan warga desa yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa KKN UNS untuk berlatih dan belajar bersama selama 45 hari lamanya. Ucapan terima kasih juga dihaturkan kepada Bupati Karanganyar karena tanpa ijin beliau KKN UNS di Karanganyar tidak akan terlaksana.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar juga mengucapkan terima kasih kepada pihak mahasiswa UNS yang telah melakukan KKN dengan baik, sekaligus memberikan saran-saran perbaikan untuk Kabupaten Karanganyar. “Selain itu masyarakat juga mendapatkan manfaat sekaligus informasi yang nantinya akan sangat mempengaruhi pemikiran masyarakat sekitar untuk terus bersekolah setinggi-tingginya” imbuhnya.

 

Demikian Diskominfo (ind/dn/mt)

Read More
DSC_3092

IMAKA UNS Gelar Try Out, Ribuan Siswa Banjiri SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar

PJ Sekda Karanganyar memberikan sambutan dan motivasi kepada peserta try out

Karanganyar – 17 Februari 2019

Try Out uji coba mengerjakan soal-soal ujian masuk perguruan tinggi negeri (SMPTN) merupakan alternatif yang masih sangat digemari siswa-siswa kelas XII khususnya bagi mereka yang menginginkan bisa melanjutkan di Perguruan Tingi Negeri sesuai impiannya.

Ikatan Mahasiswa Karanganyar (IMAKA) dari Universitas Sebelas Maret Surakarta menjembatani kebutuhan tersebut, mereka menggelar Try Out yang diselenggarakan di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, Minggu(17/02).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk wujud pengabdian IMAKA UNS kepada masyarakat. Try Out ini mendapat animo yang cukup tinggi bagi pesertanya. Hal ini dilihat dari jumlah peserta yang mencapai ribuan.

PJ Sekda Kabupaten Karanganyar, Sutarno yang mewakili Bupati Karanganyar mengatakan bahwa Pemkab Karanganyar akan terus mendorong para siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dengan memberikan insentif bagi pelajar yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Dalam sambutannya, Sutarno menyebutkan visi misi Karanganyar periode 2018-2023 yakni Berjuang Bersama Memajukan Karanganyar. Ia berharap supaya anak muda mengetahui hal tersebut, sehingga bisa ikut ambil bagian dan berperan aktif dalam memajukan Karanganyar.

Selanjutnya, ketua panitia, Ferry Ayu Suryaningrum mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang masuk dalam program kerja IMAKA UNS sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Melalui acara yang bertajuk IMAKA Sebelas Maret Peduli Pendidikan Karanganyar (KASEMARDIKA) 5, dia berharap untuk dapat memfasilitasi para pelajar di Karanganyar yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Demikian Diskominfo (tgr/ard)

Read More
DSC_9796

Penerimaan Mahasiswa KKN UNS di Kabupaten Karanganyar

Read More
DSC_9787

130 Mahasiswa KKN UNS Diterjunkan Ke 13 Desa dan Kelurahan di Karanganyar

Karanganyar, Selasa 15 Januari 2019

(Penerimaan mahasiswa KKN UNS Karanganyar)

Sekitar 130 mahasiswa dan mahasiswi KKN UNS telah diterima oleh Bupati Karanganyar

di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. 130 mahasiswa tersebut akan diterjunkan ke 13 desa dan kelurahan di Kabupaten Karanganyar. Ke-13 desa dan kelurahan tersebut berada di Kecamatan Mojogedang dan Kecamatan Karanganyar. Sebelas desa di Kecamatan Mojogedang akan menjadi lokasi KKN mahasiswa UNS tersebut, kecuali Desa Ngadirejo dan Desa Sewurejo. Sedangkan dua lainnya adalah Kelurahan Gondang dan Kelurahan Delingan.

Koordinator KKN di Karanganyar, Drs. Wariadi Hendrosaputro, M.SI menyampaikan bahwa jumlah mahasiswa – mahasiswi KKN UNS kali ini terdiri dari 84 orang mahasiswi dan 46 orang mahasiswa yang setiap kelompoknya terdiri dari 10 orang. Periode KKN kali ini akan berlangsung selama 45 hari, yaitu dari tanggal 15 Januari sampai 28 Februari 2019. Tema KKN di periode ini adalah peningkatan produksi pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, dan UMKM disetiap desa.

Bupati Karanganyar juga memberikan sambutan dan arahan kepada mahasiswa dan mahasiswi KKN UNS. Beliau sangat berterimakasih karena Kabupaten Karanganyar kembali dipercaya sebagai lokasi KKN. Dengan adanya program KKN ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat Karanganyar untuk bersekolah bahkan berkuliah yang tinggi.

“Saya ingin menghasilkan sumber daya manusia yang baik dan berkualitas. Pesan saya, setiap yang anda lihat adalah inspirasi karena KKN adalah inspirasi untuk kuat berpikir. Pengalaman KKN adalah pengalaman hidup di tengah – tengah masyarakat”, ujarnya.

Diskominfo (dn/ind/mt/sr/and)

Read More
DSC_5070

UNS Jalin Kerjasama Dengan Pemkab Karanganyar

Kominfo

Bupati Karanganyar saat audiensi dengan perwakilan dari Universitas Sebelas Maret Surakarta terkait pembahasan pendirian UPT Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan di kawasan Hutan Bromo, Jum’at(02/11).

Karanganyar – 02 November 2018

Dua puluh persen  lahan kawasan Hutan Bromo resmi diserahkan kepada Universitas Sebelas Maret Surakarta untuk mendirikan UPT Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan. Ini seiring dengan pembahasan saat audiensi perwakilan Universitas Sebelas Maret Surakarta dengan Pemkab Karanganyar di ruang Anthurium, Jum’at(02/11).

Harapan Bupati Karanganyar agar bumi Intanpari ini lebih ramai dikunjungi orang akhirnya terealisasi dalam wujud didirikannya UPT Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan di kawasan hutan Bromo ini, “ ini akan menjadikan Karanganyar lebih keren lagi karena akan ada kampus di kawasan hutan Bromo “ jelasnya.

“ Setelah mendapat ijin dari Kementrian langsung akan segera di bangun “ jelas Wakil Rektor UNS saat menyampaikan maksud kedatangan menemuai Bupati Karanganyar beserta jajarannya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono punya harapan besar dengan dibangunnya UPT Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan di kawasan Hutan Bromo ini, agar masyarakat Karanganyar lebih maju lagi dalam hal kehutanan karena Karanganyar masih punya banyak potensi hutan yang bisa dimanfaatkan.

Demikian Diskominfo(Ard).

Read More
DSC_5354

Peresmian Pembangunan UPT Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan UNS di Kawasan Hutan Bromo

Read More
DSC_5388

Karanganyar dan UNS Bangun UPT di Gunung Bromo

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dengan UNS dan Dirjen Planologi Kementerian LHK membuka tirai akan dibangun UPT pendidikan dan Pelatihan Kehutanan UNS di Kawasan Hutan Bromo

KARANGANYAR – 03 Nopember 2018

 

Keinginan Bupati Karanganyar di bumi Intanpari ada kampus atau tempat perkuliahaan mulai terwujud. Melalui keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) No 177/MenLHK/Setjen/PLA.0/4/2018 wahana wisata gunung bromo bakal didirikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan UNS. Sabtu kemarin, dilakukan peresmian pembangunan UPT Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan dilakukan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Rektor UNS Ravik Karsidi dengan disaksikan Dirjen Planologi Kehutanan dan Lingkungan LHK Prof Sigit Hardwinarto.

“Ide awal Bupati Karanganyar yang mempunyai visi pendidikan yang sangat luas. Mimpinya, di Karanganyar ada kampus UNS karena selama ini wilayah bumi intanpari ini hanya dijadikan tempat tidur untuk Karyawan dan pegawai UNS. Buktinya benar, 6 perumahan ada di wilayah Karanganyar,” papar Rektor UNS, Ravik Karsidi.

Keinginan itu, menurut Ravik selanjutnya dikonsultasikan ke Pemerintah Pusat. Kabupaten Karanganyar mempunyai lahan pariwisata tapi kurang efisien dan UNS ingin memiliki fakultas Kehutanan. Selanjutnya, turunlah statusnya menjadi KHDTK (Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus) untuk gunung Bromo tersebut. Sesuai keputusan menteri tersebut, imbuh Ravik pengelolaan kawasan hutan Bromo diserahkan ke uns untuk fungsi kawasan hutan dengan tujuan khusus pendidikan dan pelatihan kehutanan. “Tetap ada zona untuk kawasan hutan bromo. Yakni zona pendidikan, zona pariwisata dan zona pelestarian lingkungan hutan. Rencannya kampus akan lebih bagus dengan tidak menebang pohon,” imbuhnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono sangat bersyukur dan senang dengan pendirian UPT Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan UNS di Bromo. Keinginan orang nomor satu di Karanganyar sejak lawu terwujud sudah. Pihaknya mengharapkan jika pemerintah Kabupaten Karanganyar dimintai bantuan, maka dengan segera bupati akan membantu. “Yang penting segera terbangun kampus UNS di Karanganyar. Cita-cita saya ada kampus di Karanganyar terwujud dan saya sangat bahagia hari ini,” tambahnya.

Juliyatmono menambahkan multi player efek yang sangat diharapkan dari pembangunan kampus di Karanganyar. Yakni pergerakan ekonomi masyarakat akan bergerak naik dan Karanganyar menjadi bagian kecil menyumbangkan sumber daya manusia yang handal. Pihaknya berharap pembangunan ini bukan hanya UPT melainkan bisa kampus. “Kawasan bromo ini dekat dengan waduk delingan dan alas karet. Tentu ini akan menjadi kawasan hutan untuk pembelajaran,” imbuhnya.

Sementara Dirjen Planologi Kehutanan dan Lingkungan LHK Prof Sigit Hardwinarto mengatakan antara UNS dan Pemkab Karanganyar sudah berjodoh. Mewakili Menteri LHK, Sigit mengatakan  semangat Bupati Karanganyar yang tinggi kepengin segera ada kampus bisa segera terealisasi. Nama KHDTK dibagi tiga kelompok, yakni kawasan penelitian dan Pengembangan, kawasan pendidikan dan kawasan religi. “Saya berharap berdirinya UPT Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan menjadi langkah maju untuk UNS dan Karanganyar membangun sumber daya manusia yang baik,” tandasnya. (hr/tgr)

Read More
DSC_0515

Penerimaan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari UNS

Read More