WhatsApp Image 2024-12-20 at 20.03.14 (1)

BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Gelar Pelatihan UMKM Bidang Usaha Boga di Karanganyar

KARANGANYAR – Badan Amal Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah melalui Baznas Kabupaten Karanganyar memberikan Pelatihan UMKM bidang usaha Boga bagi mustahik produktif di wilayah Karanganyar yang diselenggarakan di gedung IPHI Karanganyar dan dibuka secara resmi oleh Pj. Bupati Karanganyar pada Jum’at (20/12/2024).

Sebanyak 100 peserta dari 17 Kecamatan di Karanganyar mengikuti pelatihan UMKM di bidang boga ini. Pelatihan ini digelar selama tiga hari mulai tanggal 20 Desember hingga 22 Desember 2024.

Pj. Bupati Karanganyar berharap, para peserta yang menerima bantuan pelatihan dari Baznas Provinsi ini nantinya mampu meningkatkan roda perekonomian di Kabupaten Karanganyar.

Read More
DSC05378

KKN Muhammadiyah – Aisyiyah Fokus UMKM Unggul Dan Penurunan Stunting

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menerima Mahasiswa Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah – Aisyiyah se- Indonesia yang kali ini mengangkat tema “UMKM Unggul, Stunting Menurun”. Acara penerimaan ini berlangsung di Pendopo RM Said, Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada hari Jumat, (2/8/2024) disambut dan diterima langsung oleh Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi.

Acara yang dihadiri oleh Wakil Rektor 3 UMS yang dalam hal ini mewakili Rektor UMS, Ketua KKN MAS, Ketua LPPM UMS, Kepala Baperlitbang, Kepala Disparpora, Kepala Dispermades, Kepala Kesbangpol, serta Bapak/Ibu Camat.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa sebanyak 700 mahasiswa akan ditempatkan di berbagai lokasi di Karanganyar selama 40 hari. “Inilah universitas kehidupan yang sesungguhnya. Apa yang adek-adek terima di kampus selama 3 tahun ini, pembuktiannya adalah bagaimana kalian dapat menyatakan dan mengaplikasikan ilmu tersebut dalam 40 hari. Adek-adek akan mengetahui sesungguhnya kehidupan masyarakat setempat seperti apa dan bagaimana posisi kalian dalam menyikapi masyarakat yang demikian itu, terlebih lagi pelaksanaan KKN ini di bulan Agustus yang tentunya akan banyak kegiatan di masing-masing desa “, ungkap Pj Bupati.

Pj Bupati Karanganyar juga menekankan pentingnya adaptasi dan kontribusi positif dari para mahasiswa selama menjalani KKN. Ketika menghadapi kondisi masyarakat di Kabupaten Karanganyar yang berbeda, harus bisa menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang ada. Memberikan inspirasi dalam waktu 40 hari, dengan melakukan hal yang bermanfaat di masyarakat, supaya kehadiran para mahasiswa KKN ini bukan hanya seperti uap vape yang begitu banyak uapnya tetapi kemudian hilang.

Ia menegaskan bahwa Karanganyar dapat memberikan pengalaman hidup yang berharga bagi para mahasiswa. “Selamat datang di Karanganyar, selamat mengikuti KKN. Semoga keberkahan yang tadi saya sampaikan dapat dinikmati oleh adik-adik sekalian. Semoga sehat, semangat, dan masa depannya cerah ceria menjadi pemimpin umat dan bangsa, terutama dalam menyelesaikan program utama stunting, UMKM, serta program-program lainnya selama KKN, ” ujarnya. (Diskominfo).

Read More
DSC04885

BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Beri Pelatihan UMKM Bidang Boga

KARANGANYAR – Mempersiapkan program pemerintah makan siang gratis bagi warga Indonesia, Baznas Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah cepat guna mempersiapkan program tersebut dengan menggelar pelatihan bagi UMKM dalam bidang Boga bagi warga Desa Miskin ekstrim di Balai Latihan Kerja (BLK) Karangapandan pada Selasa (11/6/2024).

Pelatihan tersebut merupakan dampingan OPD Provinsi Jawa Tengah. Peserta Program pelatihan ini adalah pelaku UMKM kuliner Mustahik Produktif warga Desa miskin ekstrim di seluruh Jawa Tengah. Hadir pula dalam pelatihan ini Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, Pj. Bupati Karanganyar, dan Ketua Baznas se Soloraya.

Pj. Bupati berharap program pelatihan yang digelar mulai tanggal 11 hingga 13 Juni ini adalah untuk mempersiapkan para pelaku UMKM yang bergerak di bidang Boga agar bisa menjalankan usahanya terlebih dahulu sebelum nantinya program makan siang gratis ini dimulai. (Diskominfo)

Read More
LOGO EXPO 2022 res (1)

Karanganyar Expo 2022

 

PAMERAN PRODUK UNGGULAN PERTANIAN DAN UMKM TAHUN 2022

DALAM RANGKA HARI JADI KABUPATEN KARANGANYAR KE-105

GOR RM.SAID KARANGANYAR, 10-13 NOVEMBER 2022

 

  1. Surat Edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 003.3/5.458.1.8 tentang Pedoman Peringatan Hari Jadi Ke-105 Kabupaten Karanganyar Tahun 2022, dengan tema besar “KARANGANYAR MAJU DAN MANDIRI”
  2. Penyelenggaraan Pameran dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-105 mengambil segmen Produk Unggulan Pertanian dan UMKM, dengan mengusung slogan, “Produk Unggulan Pertanian dan UMKM untuk Karanganyar Maju dan Mandiri”
  3. Pameran Produk Unggulan Pertanian dan UMKM tahun 2022 dilaksanakan pada 10 – 13 November di GOR RM.SAID Karanganyar (belakang Gedung DPRD)
  4. Peserta terdiri dari para pelaku usaha, sektor UMKM, dan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Karanganyar
  5. Peserta dari sektor pertanian dilaksanakan secara kordinatif melalui jejaring kelompok tani, sarpras dan usaha bidang pertanian, serta PPL di wilayah Kecamatan.
  6. Peserta dari sektor UMKM dilaksanakan terbuka bagi UMKM di wilayah kab. Karanganyar sesuai dengan ketentuan oleh panitia
  7. Pendafaran calon peserta pameran sektor UMKM dapat dilakukan dengan mengisi link sebagai berikut: http://bit.ly/pamerankra2022

Read More
38290543_2040877832591402_8526317575066353664_n

Baznas Karanganyar Bersama Disdagnakerkop dan UKM Gelar Pelatihan Bagi Masyarakat Tak Mampu

Pelatihan Penjahit di BLK Kabupaten Karanganyar

 

KARANGANYAR – Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Disdagnakerkop Kabupaten Karanganyar menggelar pelatihan menjahit dan membuat roti bagi masyarakat miskin. Total sebanyak 26 orang yang mengikuti pelatihan yang dibuka oleh Kepala Disdagnakerkop dan UMKM, Martadi, S.Sos.

“Kami berharap semua peserta pelatihan memanfaatkan waktu pelatihan ini dengan sebaik-baiknya. Serap ilmu dan diterapkan nanti pada saat berwirausaha,” papar Martadi usai membuka pelatihan wirausaha, Jumat (11/12)

Martadi mewanti-wanti selesai pelatihan segara diterapkan ilmunya. Jangan sampai hanya mengandalkan bantuan saja. Namun bisa menerapkan ilmu untuk meningkatkan kesejahteraan. Pihaknya juga akan terus melakukan monitoring pasca nanti pelatihan sehingga benar-benar maju dan sukses.

Sementara Pengurus Baznas Kabupaten Karanganyar, Iskandar mengatakan pelatihan ini memang menggunakan dana baznas. Dana zakat infak, sodaqoh, bukan konumsi saja, akan tetapi betul-betul bisa memperdayakan mustahik atau penerima zakat. “Sehingga perlu ada pelatihan bagi mereka menjadi usaha mandiri. Baznas membantu membantu alat dan modal. Selesai pelatihan diharapkan bukan mencari pekerjaan, akan tetapi bisa berwirausaha dan mempunyai penghasilan,” ujar Iskandar. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-12-04 at 20.39.02 (1)

BUMD Perbankan Harus Bantu Memperbanyak UMKM

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan semangat kepada karyawan dan karyawati BUMD Perbankan di Hotel Alana, Colomadu

KARANGANYAR – BUMD Perbankan di Kabupaten Karanganyar diminta untuk memperbanyak UMKM di Bumi Intanpari. Wujudnya adalah pemberian bantuan keuangan atau modal agar tumbuh UMKM di Karanganyar. Sebab saat ini yang masih bertahan di saat pandemi adalah sektor UMKM.

“Lihat saja Bali yang saat ini sepi karena wisatawan sebagaian besar dari manca negara. Justru yang tumbuh saat ini adalah wisatawan lokal atau domestik yang momen ini membuat UMKM tetap eksis,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat Pelatihaan dan Pembinaan Karyawan Karyawati BUMD Perbankan menghadapi tantangan bisnis Bank di Tahun 2021 di Hotel Alana Colomadu, Karanganyar, (04/12).

Bupati lantas mencontohkan orang pergi ke daerah wisata, beli cilok dan diunggah di sosmed. Contoh kecil inilah yang saat ini sering terjadi. Bahkan, tidak beli cilok sekedar putar-putar saja juga ada. Sehingga momen kesempatan ini harus dimanfaatkan Bank  untuk menambah modal para UMKM tersebut. “Disaat yang lain tertidur menunggu corona selesai, BUMD Perbankan harus tampil mencari peluang dan terobosan,” tambahnya.

Oleh karena itu, bupati meminta jajaran direksi untuk bekerja guyub rukun dengan semua karyawan dan karyawati di lingkungan masing-masing. Beri mereka semangat dalam bekerja seolah berada di rumah sendiri. Sehingga akan terjadi percepatan-percepatan yang menganggumkan. “Tidak usah meri atau iri dengan yang lain. Sebab rejeki sudah diatur dan dibagi masing-masing. Sehingga guyub rukun harus selalu diutamakan,” ungkap Juliyatmono.

Di era pandemi dan tahun 202i kemungkinan baru akan recovery secara ekonomi. Sebab untuk membeli mobil dan barang-barang lainnya sangat minim. Justru sektor makanan ini tetap eksis karena semua butuh makan. Diharapkan dengan kondisi seperti ini perbankan harus bisa mencari strategi jitu. Menurut Hermawan Kertajaya, belajarnya dari punokawan. Sebab punokawan itu memiliki ciri khas masing-masing. Jika Bagong adalah kreator, penuh kreasi, Petruk adalah inisiator, Gareng adalah entrepreneur dan Semar adalah leadhership atau pemimpin. Jika karyawan-karyawati mempunyai hal-hal tersebut maka bank tersebut akan unggul. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-11-28 at 15.32.16 (1)

Pandemi Covid-19, Diskominfo Minta UMKM Go Digital, Disdagnakerkop Bantu Produk Masuk Ke Ritel Modern

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Karanganyar, Drs Sujarno, M.Si (tengah) dan Kepala Disdagnakerkop, Martadi, S.Sos MM, dipandu moderator Sekretaris Diskominfo, Dra Eny Fauziah MM

  

Upaya yang dilakukanPemkab Agar UMKM Tetap Eksis

KARANGANYAR – Di era pandemi seperti saat ini, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Karanganyar diminta untuk go digital. Pasalnya saat ini terkadi penurunan belanja ritel atau belanja langsung di pasar tradisional dan modern karena menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Dengan kondisi demikian, UMKM harus mengubah mindshet untuk go digital. Menggunakan aplikasi untuk menawarkan produknya yang lebih luas lagi.

“Momentum untuk ‘memaksa’ para pelaku usaha terutama UMKM untuk mulai beralih ke platform digital sebagai sarana pemasaran. Dalam kurun waktu 2015 – 2020 transaksi digital di Indonesia telah naik sebanyak 9 kali lipat. Menariknya lagi, Pada tahun kuartal ketiga tahun 2020 transaksi digital di Indonesia menembus angka Rp. 1.850 Trilyun   (Sumber : Kominfo/ Bareksa, 2020) ,” papar Kepala Dinaskominfo Kabupaten Karanganyar, Drs Sujarno, M.Si dalam Webinar Komite Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Jumat Pagi. (27/11).

Menurut Sujarno, Pemkab Karanganyar telah memberikan ruang layanan untuk UMKM mempromosikan daganganya. Yakni aplikasi SEMARAK (Sistem Online Pasar Rakyat Karanganyar), sebuah Platform Marketplace khusus untuk warga Karanganyar. Pada aplikasi tersebut juga menjadi ruang bagi para UMKM untuk berdiskusi. Aplikasi SEMARAK seperti halnya dengan Tokopedia, Shoppe, Bukalapak namun khusus untuk UMKM di Bumi Intanpari. “Produk barang dan jasa ditawarkan melalui toko virtual yang terintegrasi dengan Google Maps untuk menautkan toko virtual dengan lokasi toko fisik. Hal ini dirancang sebagai perwujudan Misi Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar 2018 – 2023, yaitu Pemberdayaan Perekonomian Rakyat, yang dalam hal ini dengan menggunakan Teknologi Informasi,” tambahnya.

Kelebihan Semarak, menurut orang nomor satu di Diskominfo tersebut penjual akan diverifikasi datanya melalui data NIK pada saat pendaftaran, hanya pengguna dengan NIK yang tercatat di basis data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Karanganyar yang dapat menjadi penjual, sedangkan pembeli bisa darimana saja, seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia, tidak dibatasi NIK. Kemudian, gratis dan tanpa iklan, produk ditampilkan sesuai dengan waktu upload terkini menurut kesesuaian kategori, semakin aktif, semakin besar dilihat oleh pembeli potensial. “Data disimpan/ dihosting di server Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, sehingga data kependudukan aman,” ungkapnya.

Dipandu moderator Eny Fauziah yang juga Sekretaris Diskominfo Kabupaten Karanganyar acara semakin menarik. Sebab banyak pertanyaan dari audiensi mengenai aplikasi semarak tersebut. Webinar diikuti oleh masing masing sekretaris OPD, Sekretaris Camat  dan sekretaris Desa atau perangkat desa yang kami harapkan juga mengisi link form e sertifikat, nanti  bisa mendapatkan elektronik  sertifikat. Serta webinar disiarkan live streaming melalui youtube webinar KPC-PEN Kab Karanganyar. Webinar ini sangat menarik karena pandemi Covid -19 ini membawa pengaruh yang sangat besar bagi kehidupan manusia, termasuk juga di masyarakat Karanganyar. Salah satunya adalah sektor  ekonomi, antara lain banyak tenaga kerja yang di PHK yang mengakibatkan jumlah pengangguran meningkat, daya beli masyarakat turun, kemudian kredit macet dan lain sebagainya .Yang nanti akan dikupas pada webinar ini.

Selain Kepala Diskominfo Kabupaten Karanganyar, webinar tersebut juga menghadirkan Kepala Dinas Perdagangan,Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Kabupaten Karanganyar, Martadi,S.Sos dengan materi Peran Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi Dan Ukm Dalam Membantu Umkm Di Masa Pandemi Covid 19. Pada kesempatan itu, Martadi mengatakan awal pandemi ada kegiatan fasilitasi kurasi produk UMKM dengan pihak Indomaret. Artinya produk UMKM bisa masuk ke Indomart dan Alfamart. Kemudian, kerjasama pengadaan pembelian masker oleh Dinas Koperasi Dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Kerjasama Bansos JPE dari Dinkop UKM provinsi Jawa Tengah sebanyak 2 tahap. “18 November 2020, Indomaret Launcing Produk UMKM sebanyak 19 Produk hasil kurasi bisa masuk toko Ritel Modern Indomaret. Bukan itu, saja Disdagnakerkop juga memfasilitasi kerjasama UMKM bidang Kuliner/Makanan dengan pihak Grab (GrabFood),” ungkapnya. (hr)

Read More
IMG-20201119-WA0045

Angkat potensi batik lokal, kelompok batik dan UMKM Girilayu dapat pelatihan digital marketing

 

Kominfo

Kepala desa girilayu sambut kehadiran rombongan Pejabat Karanganyar dengan mengalungkan dan menyelempangkan kain batik tulis yang dibuat para kelompok perajin batik di desa Girilayu, Matesih, Kamis (19/11).

KARANGANYAR- Kelompok batik dan UMKM di desa Girilayu Kecamatan Matesih Kabupaten Karanganyar mendapat pelatihan digital marketing produk batik. Pelatihan ini untuk mengangkat potensi batik di desa Girilayu sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Pembukaan workshop digital marketing batik Girilayu secara resmi dibuka Bupati Karanganyar Juliyatmono. Turut mendampingi Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto dan Kepala Bank Indonesia Perwakilan Solo Bambang Pramono, Hermawan Kertajaya serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompinca) Matesih.

Camat Matesih dalam sambutannya mengatakan desa Girilayu memiliki potensi batik. Karena di daerah ini banyak warga yang berprofesi perajin batik. Sehingga dibutuhkan kreativitas untuk mengenalkan potensi batik di Girilayu. Salah satunya dengan menggelar pelatihan pemasaran secara digital bagi perajin dan pelaku UMKM batik di Girilayu. Pelatihan mulai dari produksi, branding dan pemasaran.

“Saat ini pelatihan pemasaran digital diikuti 34 orang. Para peserta ini nantinya akan mendapat pendampingan dari tim sekolah pemasaran digital”,katanya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengapresiasi adanya pelatihan pemasaran digital baik pelaku batik dan UMKM di Girilayu. Menurutnya perlu adanya terobosan untuk mengangkat batik asal Girilayu. Apalagi batik merupakan salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia yang harus dilestarikan.

“Era pemasaran saat ini banyak secara digital. Pelaku UMKM di Girilayu harus menyesuaikan dengan zaman agar batik Girilayu dikenal secara nasional hingga internasional,”ujarnya.

Sementara itu Bambang Pramono Kepala  Bank Indonesia Perwakilan Solo akan menyalurkan program CSR bagi pelaku UMKM dan batik Girilayu.Hal ini sebagai bentuk dukungan agar industri batik di Girilayu tetap eksis dan dikenal daerah lain.

Sehingga ekonomi masyarakat sekitar dapat menggeliat. Apalagi batik merupakan karya seni dan identitas bangsa.

“Penyaluran CSR dan pendampingan akan kita berikan pada pelaku UMKM dan kelompok batik disini. Karena selain memiliki nilai seni dan budaya, batik juga memiliki potensi nilai ekonomi,”ucapnya.
Diskominfo (dn/ind/hr)

Read More
IMG-20201118-WA0062

Indomaret Siap Pasarkan Produk UMKM di Karanganyar

Diskominfo

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar saat hadiri launching produk UMKM di Indomaret Cangakan, Karanganyar

KARANGANYAR – Launching Produk UMKM dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar di Indomaret Cangakan, Rabu (18/11/20).

Kepala Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnakerkop) UKM Karanganyar, Martadi menyampaikan, ada 19 produk UKM Karanganyar yang lolos kurasi dan dipasarkan di minimarket. Produk-produk UKM itu di antaranya, ampyang, permen jahe, balung ketek, bronis kering dan kripik pare.
“Itu produk UKM dikumpulkan di dinas, kemudian dikurasi oleh minimarket. Yang lolos dipasarkan di situ. Hasilnya langsung diterima oleh pelaku UKM,” katanya.

Dia menjelaskan, produk UKM asal Karanganyar dipasarkan di minimarket baru pertama kali. Kedepannya dinas akan mengoptimalkan dan menggandeng pihak ketiga supaya produk UKM bisa dipasarkan di minimarket lainnya.

Ditempat yang sama Brand Manager Indomaret, Sutanto menjelaskan jika ada lima produk yang bisa dipasarkan di Indomaret yakni sewa teras Indomaret, jajanan pasar, produk-produk kering, produk pertanian maupun produk souvenir.

Dia menambahkan jika kedepannya akan terus mendukung supaya produk-produk UMKM yang lain segera menyusul untuk dapat dipasarkan di Indomaret, tentunya dengan standar kualitas yang ditentukan oleh perusahaan.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengungkapkan, launching ini bertepatan dengan Hari Jadi ke-103 Karanganyar. Kabupaten Karanganyar ini memiliki pesona alam dan kesejarahan. Menurutnya tinggal bagaimana potensi itu dikembangkan untuk menggerakan sektor perekonomian. Baik itu melalui destinasi wisata atau kuliner yang ada di Karanganyar.
“Tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras dan berusaha. Alhamdulillah hari ini produk UKM naik kelas. Pemerintah titip pesan supaya konsisten. karena usaha itu pasti ada jatuh bangunnya,” ucapnya.

Lanjutnya, Pemkab Karanganyar melalui dinas akan membantu bagaimana mengembangkan usaha. Misal bagaimana packaging produk yang baik seperti apa. Diskominfo (in/an)

 

Read More
IMG-20201021-WA0080

Rembug Warga Usung Tema “UMKM Bangkit Di Masa Pandemi” di Griyo Budoyo Kemuning

Read More