DSC_0121 (2)

220 UKM Ramaikan Karanganyar Expo

Pemukulan Kentongan tanda resmi dibukanya Karanganyar SoloRaya Creatif Expo 2015 yang berlangsung mulai Tanggal 11 November sampai dengan 15 November 2015 di Alun Alun Karanganyar

Karanganyar, Kamis 12 November 2015

Salah satu agenda pada serangkaian memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-98, Disperindagkop & UMKM Karanganyar bekerjasama dengan Kadin Solo Raya menggelar Karanganyar SoloRaya Creatif Expo yang berlangsung 11 November sampai dengan 15 November 2015, di Alun Alun Karanganyar.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk sarana promosi produk-produk unggulan berbasis industri kreatif dengan tujuan memperkuat posisi Karanganyar sebagai sektor pariwisata di Jawa Tengah sekaligus menanamkan rasa cinta pada produk dalam negeri. Total peserta sebanyak 220 stand wirausaha mandiri baik dari Karanganyar maupun Solo sekitarnya yang menampilkan berbagai komoditas seperti handicraf, makanan produk lokal, penjualan on line, batik. Untuk pengunjung tidak dipungut biaya karena kami ingin mengetahui seberapa besar antusias pengunjung yang datang, sehingga transaksi jual bali dapat menggeliatkan roda perekonomian masyarakat khususnya pada usaha kecil menengah,” terang Kepala Disperindagkop&UMKM Karanganyar, Larmanto saat menyampaikan laporan kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Bakorwil II Jawa Tengah, Ketua Kadin se Solo Raya, Bupati Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Karanganyar, Jajaran SKPD Karanganyar, Danlanud adi Soemarmo Disperindagkop se Soloraya serta UMKM se Solo Raya.

Sementara itu Ketua Kadin se Solo Raya, Gareng S. Haryanto menyampaikan bahwa Solo Raya kreatif Expo tahun ini yang ke-3 dan bertepatan dengan Hari Jadi Ke-98 Kabupaten Karanganyar.

“Semoga kegiatan ini meningkatkan perekonomian se Solo Raya serta menyaring produk-produk unggulan se Solo Raya,” harapnya.

Selanjutnya dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan bahwa pelaksanaan Karanganyar Solo Raya Creatif Expo 2015 ini merupakan salah satu mewujudkan Program Unggulan Pemerintah Kabupaten Karanganyar yakni menciptakan 10.000 wirausahawan mandiri.

“Saya mengapresiasi dan bangga atas pelaksanaan Karanganyar Expo ini. Dan saya melihat baik dari peserta UMKM maupun pengunjung sangat antusias. Alhamdulillah awal dari kegiatan ini berjalan sukses. Ini merupakan wujud salah satu misi menciptakan 10.000 wirausahawan mandiri. Semoga dapat memberi semangat baru agar pelaku usaha bisa tumbuh dan berkembang yang nantinya dapat menciptakan lapangan kerja baru,” tutur Bupati disambut riuh para hadirin.

Coba Melukis : Bupati Karanganyar Juliyatmono disalah satu stand berkesempatan melukis di atas kain.

Juliyatmono dan Rohadi Widodo mengunjungi salah satu stand batik.

Wakil Bupati Rohadi Widodo memperlihatkan kerajinan keris yang berlapis emas.

Acara Karanganyar Solo Raya Creatif Expo 2015 resmi dibuka dengan pemukulan kentongan dan pemotongan bunga melati, Rabu malam (11/11/2015) dilanjutkan dengan mengunjungi berbagai stand Usaha Kecil Menengah. Ind/ft

Read More
DSC_0003

Expo Se Solo Raya Diikuti 200 Stan Ekonomi Kreatif

Sejumlah pekerja menyelesaikan persiapan Karanganyar Solo Raya Creative Expo 2015, di Alun-alun Kabupaten Karanganyar

Sejumlah pekerja menyelesaikan persiapan Karanganyar Solo Raya Creative Expo 2015, di Alun-alun Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Selasa (10/11/2015)
Penyelenggaraan Karanganyar Solo Raya Creative Expo 2015, di Alun-alun Kabupaten Karanganyar diikuti sekitar 200 stan produk ekonomi kreatif.

Dikatakan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM) Kabupaten Karanganyar Larmanto bahwa penyelenggaraan expo itu berlangsung 11-14 November 2015, dengan menghadirkan pelaku UMKM dari eks Karesidenan Surakarta.

“Ada 80 stan gratis untuk UKM berupa kerajinan tangan, makanan olahan, pertanian agro, multi produk, pelayanan info masyarakat dan pakaian/batik,” kata Larmanto, Selasa (10/11) saat ditemui di kantornya.

Untuk 120 stan dari 200 stan dari peserta expo mandiri yang dikelola rekanan pihak event organizer.

“Setiap stan UKM berukuran 3×3 meter dengan fasilitas satu meja, satu kursi, listrik dan ruangan ber-AC,” katanya.

Dia juga mengatakan tak hanya produk ekonomi kreatif saja yang dipamerkan, namun juga alat utama sistem pertahanan (Alutsista) milik TNI.

“Ada stan khusus Military Expo 2015, rencananya dari Kopassus Group-2 Kartosuro, Brigif 6/2 Kostrad Palur, Kivkavser 2/BS Yogyakarta, Korem Warastratama Surakarta, Pusdik Topografi, dan Solo America Jeep yang bertujuan untuk memamerkan Alutsista TNI AD kepada masyarakat,” katanya.

Pihaknya tak menargetkan khusus, namun kunjungan penonton dan nilai transaksi dapat tercapai sebanyak-banyaknya. pd

Read More
DSC_0032 copy

Pemkab Beri Bantuan Dana Untuk UKM

Karanganyar, Kamis (09/10/2014)

Wakil Bupati Karanganyar, saat memberikan bantuan permodalan secara simbolis untuk UKM, Rabu (08/10) di Balai Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat memberikan bantuan permodalan secara simbolis untuk UKM, Rabu (08/10) di Balai Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu

Pemerintah Kabupaten Karanganyar memberikan bantuan untuk 3.420 Usaha Kecil Mikro (UKM) yang tersebar di 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Dana bantuan yang diberikan itu setiap Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang mewadahi UKM.

Nur Halimah, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM mengatakan bantuan dana permodalan berupa uang sebesar Rp. 10 juta diberikan untuk setiap KUB yang ada di Kabupaten Karanganyar yang bersumber dari APBD Tahun 2014 dengan total sebesar Rp. 3,42 miliar.

“KUB tersebut sebanyak 342 kelompok diberi bantuan agar dapat menumbuhkembangkan UKM dan meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat, selain itu juga menjadikan peran aktif kelompok usaha yang mandiri,” ujar Nur Halimah di hadapan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar, Rohadi Widodo, saat membuka Pelatihan Bagi UKM, Rabu (08/10), di Balai Desa Ngijo Tasikmadu.

Nur Halimah menjelaskan, pelaksanaan pelatihan tersebut dilakukan di berbagai tempat sesuai jadwal masing-masing antara lain, Senin-Selasa (29-30/09),yang diikuti 240 peserta dari Kecamatan Jumantono, Jumapolo, Jatipuro, dan Jatiyoso di Jumapolo.

“Sedangkan untuk Kecamatan Karangpandan, Tawangmangu, Matesih, dan Ngargoyoso diikuti 290 peserta dilaksanakan, Rabu-Kamis (01-02/10) di Kecamatan Karangpandan. Selain itu untuk Kecamatan Jenawi, Kerjo, Mojogedang diikuti 215 peserta, pada Senin-Selasa (06-07/10) di Kerjo,” jelasnya.

Dia menambahkan, selanjutnya juga diadakan pada Rabu-Kamis (08-09/10) untuk Kecamatan Karanganyar, Tasikmadu, dan Jaten, yang diikuti sebanyak 565 peserta. Dan terakhir untuk Kecamatan Kebak Kramat, Gondangrejo, dan Colomadu, Senin-Selasa (13-14/10) di Colomadu. “Kami memberikan materi pelatihan konveksi, pengolahan makanan dan minuman, pengemasan, pertukangan, maupun cinderamata selama dua hari,” katanya saat dilokasi.

Tahapan ini dimulai dari masing-masing kelompok mengajukan proposal dasar, kemudian pemberian pelatihan selama dua hari, pemberian bantuan dana modal melalui transfer untuk setiap kelompok mendapatkan Rp. 10 juta, kemudian pendapmpingan usaha dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) setempat, dan monitoring evaluasi.

Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar, Rohadi Widodo menuturkan kegiatan ini merupakan Misi Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar 2013-2018, Penciptaan Wirausahawan Mandiri. “Melalui pemberian bantuan modal dan pelatihan ini, diharapkan masyarakat yang bergerak di bidang UKM dapat meningkatkan usaha dan  pendapatan sehingga roda perekonomian bisa cepat dan maju,” kata Rohadi Widodo. pd

Read More