gue

95 Mahasiswa KKN Siap Mengabdi di Bumi IntanPari

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat mengalungkan tanda peserta KKN UGM dan USB Surakarta, Selasa (28/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat mengalungkan tanda peserta KKN UGM dan USB Surakarta, Selasa (28/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Selasa pagi (28/06/2016) bertempat di Pendopo Rumdin, Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama Wakil Bupati, Rohadi Widodo didampingi Kepala Bappeda Karanganyar menerima langsung Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari dua Perguruan Tinggi yang berbeda yakni Universitas Setia Budi (USB) Surakarta dan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogjakarta.

Pada kegiatan tersebut, sambutan masing-masing Perguruan Tinggi, Dr. Ir. Djoni Tariga, MBA selaku Rektor USB mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Karanganyar beserta jajaran yang berkenan menerima mahasiswa untuk melakukan kuliah kerja nyata di Kecamatan Gondangrejo dan Kecamatan Karanganyar.

“ ini kali pertama, mahasiswa kami dari Universitas Setia Budi melakukan KKN dan diterima langsung oleh Bupati, kebanggaan dan rasa terima kasih bagi kami. KKN ini merupakan kewajiban yang harus dilakukan setiap mahasiswa sebelum menyelesaikan studinya, selain untuk penelitian sekaligus sebagai pengabdian masyarakat,” katanya.

Ia berharap hasil dari KKN nantinya berjalan lancar dan dapat diimplementasikan sebagai bekal hidup nyata di masyarakat.

“Kegiatan KKN yang akan dilakukan oleh mahasiswa kami meliputi penyuluhan, pendidikan anak-anak dalam membaca Al-Qur’an terlebih ini di bulan Ramadhan. Semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitarnya dan bagi maasiswa kami untuk selalu menjaga almamater kampus, jaga selalu sikap selama KKN,” pesannya.

Sebanyak 65 mahasiswa KKN USB jurusan farmasi akan dibagi menjadi dua yakni 55 orang akan bertempat di Desa Plesungan Kecamatan Gondangrejo dan 10 orangnya sisanya di Kecamatan Karanganyar.

Sedangkan sejumlah 30 mahasiswa UGM dari berbagai fakultas akan melakukan KKN di Desa Berjo Kecamatan Ngargoyoso selama dua bulan. Hal ini disampaikan oleh Dr. Wahyo Wilopo ST, M. Eng selaku Dosen pembimbing lapangan.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menekankan bahwa mahasiswa-mahasiswa yang melakukan Kuliah Kerja Nyata ini merupakan agen penggerak perubahan yang harus berfikir konstruktif untuk membangun perubahan baru.

“ Saya ucapkan selamat datang pada adik-adik mahasiswa KKN di Karanganyar. Mulai tahun 2015 memang harus saya terima sendiri minimal Wakil Bupati, tentunya ada pertimbangan, karena saya ingin membangkitkan rasa nyaman dan terlindungi saat mahasiswa melaksanakan KKN di Bumi Intanpari.

Selain mengabdi pada masyarakat juga harus dapat mempengaruhi orang-orang tua di Desa melalui ilmu pengetahuan karena kalian merupakan agen perubahan untuk kedepan lebih baik,” terang Juliyatmono saat memberikan motivasinya dihadapan mahasiswa KKN.

Demikian Dishubkominfo Karanganyar (ind)

 

 

Read More
IMG_1486

Mahasiswa UGM Kunjungi Karanganyar

IMG_1478

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Sambutan Didepan Peserta KKN Mahasiswa UGM, Rabu 01/07

Sebanyak 30 mahasiswa UGM yang merupakan campuran dari 6 fakultas diantaranya fakultas kedokteran dan fakultas MIPA  akan melaksanakan KKN di Desa Berjo Kec. Ngargoyoso. Serah terima kunjungan tersebut diadakan di ruang Podang 2 Kantor Setda Karanganyar  hari Rabu 01/07 dan diterima langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Kepala Bappeda, Kepala Dispertanbunhut dan Sekretaris Kesbangpol.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono mengajak kepada mahasiswa UGM peserta KKN untuk membaur dan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa mampu memberikan pola pikir yang lebih maju kepada warga Berjo.

“ajaklah untuk berdiskusi kepala desa, tokoh masyarakat dan pemuda di Berjo, kalau perlu Saya sendiri akan datang kalau diundang dan berdiskusi langsung”, tambah Juliyatmono

Sementara itu, Winastuti pimpinan rombongan sekaligus dosen pendamping melaporkan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan selama satu bulan dimulai tanggal 02/07/2015 ini. Diharapkan mahasiswa UGM peserta KKN mampu mendharma baktikan apa yang sudah dipelajari di kampus sesuai disiplin ilmu masing-masing. Dalam kunjungan KKN kali ini akan berfokus pada mitigasi bencana sehingga dalam akhir KKN akan kami demonstrasikan terjadinya bencana di Desa Berjo. Ad+f3a

Read More
123

Mahasiswa UGM Adakan Program Sosial Pendidikan di Karangpandan

Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (Fisipol UGM) yang tergabung dalam kelompok pelaksana Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian pada Masyarakat (PKM-M), mengadakan program sosial pendidikan di Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar. Program yang didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) ini berfokus pada upaya pembiasaan keaktifan menulis siswa-siswi sekolah dasar.

Program ini berjalan di tujuh SD di tiga desa, yakni SDN 01 Karangpandan, SDN 02 Karangpandan, SDN 01 Doplang, SDN 02 Doplang, SDN 01 Tohkuning, SDN 02 Tohkuning, dan SDN 03 Tohkuning.

“Dalam pandangan anak-anak, terdapat kecenderungan bahwa menulis merupakan kegiatan yang tidak mudah. Akibatnya, anak-anak yang terjebak pada stigma ini akan terbatasi kreativitasnya. Padahal, keterampilan menulis merupakan salah satu keterampilan dasar komunikasi yang diperlukan untuk memungkinkan terjadinya pertukaran ide untuk mendukung perkembangan kognitif anak. Itulah masalah utama yang mendasari inisiasi program ini,” ungkap Nicko Rizqi Azhari, ketua pelaksana program.

Dalam upaya peningkatan minat anak dalam menulis, program yang telah berjalan sejak akhir Februari ini melakukan pendekatan yang berbeda, yakni dengan memberikan insentif. “Secara psikologis, kemauan anak yang belum kuat dan belum berkembang penuh dapat dirangsang melalui tindakan persuasif. Dalam program ini, kami memberikan motivasi serta insentif untuk mendorong kebiasaan menulis para siswa,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pada tahap awal pelaksanaan program, kelompok pelaksana membagikan majalah anak-anak kepada siswa sasaran program sebagai motivasi bagi siswa untuk berkarya. Selanjutnya, para siswa dilibatkan dalam sistim kompetisi untuk mendapatkan insentif yang dijanjikan. Program yang kini telah berjalan kira-kira lima puluh persen ini diakuinya telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik, ditandai dengan antusiasme yang besar dari siswa dan respon dari para guru dan karyawan sekolah sasaran program yang cukup baik pula.

Nicko menambahkan, hingga kini, kelompok pelaksana telah menerima lebih dari 1.000 hasil karya siswa. Hasil karya inilah yang selanjutnya diseleksi dan diterbitkan dalam buletin yang dinamakan Mas Said (Media Asyik Sahabat Murid), sebanyak tiga kali penerbitan. Di samping mendorong keaktifan menulis siswa, program yang melibatkan 500 siswa ini juga mengadakan kegiatan outbond dan pelatihan penulisan untuk memberikan kiat-kiat serta teknik dasar menulis bagi para siswa.

Read More