WhatsApp Image 2020-01-22 at 14.51.05

Rencana TPS Sukosari Ditutup Tahun 2021

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan pembinaan kepada pegawai di DLH Karanganyar

 

KARANGANYAR  – 22 Januari 2020

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar berencana menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPS) di Sukosari, Jumantono di Tahun 2021. Meski demikian, langkah penutupan itu perlu dipikirkan dengan seksama agar permasalahan sampah di Karanganyar tuntas. Program Pemkab Karanganyar sudah jelas sampah di desa, masing-masing diselesaikan atau dituntaskan di Desa. Kemudian untuk sampah perkotaan, khususnya Karanganyar Kota masih perlukan langkah matang dan seksama.

“Rencana tahun 2021 TPS Sukosari akan ditutup, namun kami masih terus melakukan kajian agar permasalahan sampah bisa tuntas dan tidak menimbulkan persoalaan,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan pembinaan kepada pegawai dan ASN di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karanganyar, di aula (22/01).

Pihaknya juga menyoroti perlunya Satgas sampah yang bertindak cepat. Sehingga ketika ada sampah yang berserakan segera ditangani. Selain itu, Orang nomor satu di Karanganyar juga meminta petugas sampah juga dilengkapi alat pelindung diri. Misalnya masker, sarung tangan, pakaian warkap sehingga tidak terkena penyakit akibat sampah. “Honornya juga perlu dipikirkan untuk ditambahi. Soalnya sampah ini ibarat terorisme, jika tidak ditangani maksimal maka dampaknya akan menjadi permasalahan besar di kemudian hari,” imbuhnya.

Juliyatmono juga menyoroti masalah gedung DLH yang sudah tidak layak. Pihaknya akan menganggarkan perbaikan agar gedung DLH, truk-truk pengangkut sampah yang tidak layak juga akan diganti. Ditambah lagi, peralatan modern tentang sampah. Selain itu, juga tambahan untuk honor petugas sampah. “Senangi pekerjaan tersebut, maka semua akan menjadi ringan,” tandasnya. (hr/adt)

Read More
DSC_5376

Penutupan Dan Pemindahan TPS Untuk Wujudkan Karanganyar Bebas Sampah

Read More
DSC_5374

Wujudkan Karanganyar Bebas Sampah, 2 TPS Ditutup dan 1 TPS Dipindah

Bupati Karanganyar membubuhkan tanda tangan tanda lokasi 2 TPS ditutup dan 1 TPS dipindah

 

KARANGANYAR – 29 Mei 2019

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menutup Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Sampah di dua lokasi, yakni TPS Jongke dan TPS Jengglong. Sedangkan satu TPS lagi di Nglanu, Kecamatan Tasikmadu dipindah dengan lokasi yang lebih baik. Penutupan itu dilakukan karena komitmen pemerintah untuk membebaskan kota Karanganyar dari tumpukan sampah.

“Sebagai solusi, nanti ada tiga unit mobil yang akan berkeliling mengambil sampah ke warga di lingkungan masyarakat perkotaan. Ini komitmen Pemkab mengatasi sampah di daerah perkotaan,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai simbolis melakukan penutupan dua TPS dan 1 TPS dipindah di TPS Jongke, Karanganyar Kota Rabu (29/05).

Dia menambahkan mobil yang mengambil sampah di kota itu akan dibawa ke TPS Sukosari. Rencana setelah lokasi ditutup akan dipergunakan untuk perluasan parkir atau ruang publik. Menurut Bupati, sampah ini seperti teroris, karena semua tidak mau sampah dan membuang sampah secara sembarangan. Pihaknya juga meminta kelurahaan untuk mensosialisasikan pemungutan sampah ke rumah tersebut. “Sampah di sejumlah tempat akan menimbulkan cek-cok atau ribut dengan tetangga yang lain. Makanya kami minta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan jadwal waktu pengambilan sampah ke warga sehingga tidak ada tumpakaan sampah,”imbuhnya.

Sedangkan pengelolaan sampah di Desa sudah dilakukan MOU dengan Pemerintah desa. Yakni sampah selesai di tingkat desa masing-masing. Hanya saja, pihaknya akan memberikan sarana dan prasana atau fasilitas sehingga bisa diselesaikan dengan baik di desa. “Kami sudah deklarasi sampah tuntas di desa. Volume tidak terlalu banyak bisa diolah, yakni dengan menyerap tenaga kerja,” tambah Juliyatmono.

Sementara Kepala DLH Karanganyar, Edy Yusworo mengatakan penutupan dan pemindahaan lokasi tps ini merupakan program Pemkab Karanganyar. Sanitasi total berbasis masyarakat harus menutaskan sampah. “TPS yang ditutup di Jongke dan Jenglong. Sedangkan di TPS Nglanu dipindah,” ungkap Edy. (hr/adt)

Read More
DSC_8634

Pemantauan Sejumlah TPS Di Kabupaten Karanganyar

Read More
DSC_8515

Pantau TPS, Pakai Motor Trail

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan jajaran forkominda memantau sejumlah TPS menggunakan motor trail

 

KARANGANYAR – 17 April 2019

 

Saat pemungutan suara berlangsung, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) melakukan pantauan ke sejumlah TPS. Orang nomor satu di Karanganyar melakukan pantauan dengan menggunakan motor trail milik Polres Karanganyar. Selain lebih cepat datang ke TPS, bupati ingin menyemangati warga untuk menggunakan hak piliknya dengan baik dan benar.

“Pemerintah dan jajaran Forkominda dan penyelenggara pemilu ingin menyemangati warga untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik. Sekilas, masyarakat sangat antusias untuk datang ke TPS dalam memberikan suaranya,” papar Juliyatmono di sela-sela melakukan pantuan di sejumlah TPS, di Kecamatan Tasikmadu, Rabu (17/4).

Dalam pantauan itu, Bupati, wakil bupati dan jajaran forkompinda menijau sejumlah TPS yakni TPS 24 Badran Mulyo, Lalung, Karanganyar, TPS 22 Kalongan, Papahan, Tasikmadu, TPS 15 Desa Pokoh, Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, TPS 4 Gaum, Tasikmadu, TPS 20 Kalijirak, Kecamatan Tasikmadu, TPS 13 Bendungan, Kaliboto, Mojogedang, TPS 8 Desa Kaliboto, Kecamatan Mojogedang, TPS 6 Dusun Gobagan, Kaliboto, Mojogedang, TPS 1 Desa Munggur, Kecamatan Mojogedang. Hasil pantuan, menurut BUpati semua aman terkendali. “Soliditas Forkominda dibarengi penguasan persoalaan menjadi kian mantab dan menyakinkan dalam penyelenggaran pemilu yang jujur dan adil. Saya berharap hal ini akan dibarengi hasil yang mantab,” ungkap bapak satu putera ini.

Selain itu, menurut Juliyatmono sejumlah TPS menujukkan kesiapan dan fokus pada penyelenggaraaan. Pihaknya berharap hal ini juga akan terjadi pada masa penghitungan nantinya. Bupati juga akan memberikan hadiah kepada sejumlah TPS unik. Misalnya pakaiannya, atau tempatnya akan mendapatkan hadiah dari bupati. “Hal ini penting, karena mereka kreatif untuk mengundang masyarakat menggunakan hak pilih. Sehingga perlu diapreasiasi,” pungkasnya.

Sementara Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi mengatakan pemilu di Karanganyar berjalan aman dan lancar. Semua KPPS telah menggunakan SOP atau prosedur yang telah ditetapkan. Jika prosedur atau ketentuan sudah dilaksanakan maka pemilu akan berjalan aman dan damai. Semua pihak tentu akan menerima hasil dengan lapang dada. “Sampai siang ini keadaan aman terkendali. Semua berjalan dengan lancar dan aman,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
DSC_1438

Bupati Ajak Keluarga Coblos TPS 16 Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan suaranya di TPS 16 Desa Pokoh Ngijo Karanganyar

Karanganyar- Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama isteri, Siti Chomsiyah dan putranya Ilyaas Akbar Al Madani menggunakan hak suaranya di TPS 16 Pokoh Baru RT 03 RW 4 Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu. Orang nomor satu di Karanganyar tersebut memakai baju putih dengan celana warna hitam datang pukul 08.00.
Informasi yang dihimpun, begitu sampai TPS, bupati Karanganyar menunggu sebentar. Sekitar lima menit kemudian dipanggil oleh petugas pendaftar dan selanjutnya menunggu longgarnya bilik. Begitu bilik kosong, bupati dua periode tersebut menggunakan hak suara dan memasukan dalam kotak yang sudah disediakan. “Hanya saja pada saat melipat kembali kartu suara butuh waktu agar bisa seperti semula,” papar Juliyatmono usai mencoblos di TPS 16, Rabu (17/04)

Namun demikian, bupati mengatakan suasana nyaman dan aman pada pelaksanaan pemungutan suara. Suasananya mirip seperti lebaran yakni warga berduyun-duyun ke TPS untuk memberikan suara. Tempatnya juga nyaman sehingga membuat pemilu sangat sejuk. “Saya melihat semangat masyarakat untuk memberikan suara cukup tinggi. Di TPS juga sudah ada petugas yang komplit dan sesuai ketentuan. Sehingga saya yakin tidak ada gangguan keamanaan,” imbuhnya. (hr/Adt)

Read More
IMG_20190326_080654

Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS Dalam Pemilu Tahun 2019

Diskominfo

Bupati Juliyatmono Melakukan Simulasi di TPS 4 Kecamatan Karanganyar.

Karanganyar, Selasa 26 Maret 2019

Proses pencoblosan surat suara pada simulasi pilpres dan pileg di TPS 4 Kampung Cerbonan, Kelurahan/Kecamatan Karanganyar Kota, Selasa (26/3).
Di meja pendaftaran, KPPS menyerahkan lima surat suara. Surat suara warna kuning untuk DPR RI, merah untuk DPD RI, biru untuk DPRD provinsi, hijau untuk DPRD kabupaten/kota, dan warna abu-abu untuk presiden dan wakil presiden. Lembar berukuran 51X82 cm itu dibuka kemudian dicoblos sesuai pilihannya. Beberapa diantaranya terlihat kesulitan membuka kertas itu. Bahkan, pembentangannya melampaui bilik suara.
Bupati Karanganyar Juliyatmono, Ia menyimulasikan pindah memilih ke TPS 04. Ia sendiri tercatat di TPS Desa Pokoh, Tasikmadu. Juliyatmono mengatakan, problem akibat surat suara berukuran jumbo dapat diatasi apabila pemilih bersikap tenang dan sabar. Ia menyarankan pemilih membuka surat suara secara hati-hati. Kemudian melihat dulu isinya. Setelah yakin gambar atau nomor terlihat jelas dan utuh, barulah dicoblos.
“Butuh waktu lima menit bagi pemilih cerdas yang mengikuti alur, untuk menyelesaikan pencoblosan,” katanya.
KPU mengundang 50 pemilih dari 300 pemilih yang terdaftar di DPT asal TPS 4. Namun, hanya separuh undangan yang datang. Jalannya simulasi juga diawasi panitia pengawas pemilu dan saksi. Penghitungan suara juga dilakukan sampai penandatangan berita acara.
Menurut Plh Ketua KPU Karanganyar, M Maksum mengatakan sebagian besar undangan memilih bekerja dan sekolah.
“Di simulasi ini, partisipasi enggak maksimal. Karena memang di weekday. Semoga 17 April nanti bisa hadir semuanya. Kita memberi pemahaman penggunaan surat suara. Template hanya di surat suara pilpres dan DPD. Pendamping pemilih wajib mengurus formulir C3,” katanya.

Demikian Diskominfo (ina/an)

Read More
DSC_3650

Pantau dan Sidak Penyelenggaraan Pilkades Sejumlah TPS Di Kabupaten Karanganyar

Read More
DSC_3765

Bupati Karanganyar Pantau dan Sidak Ke Sejumlah TPS Penyelenggara Pilkades

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan jajaran forkominda melakukan sidak ke TPS Desa Ngemplak, Kecamatan Karangpandan

 

KARANGANYAR – 20 Februari 2019

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, wakil bupati Karanganyar, Rober Cristanto bersama jajaran forkompinda melakukan pantauan langsung dan sidak ke sejumlah TPS penyelengara pilkades. Pantauan itu dilakukan untuk memastikan keadaan dan proses pemungutan suara berjalan dengan aman, nyaman, dan damai. Orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar melakukan pantuan di sejumlah TPS, yakni di Desa Bangsri, Desa Ngemplak, Desa Gondangmanis (Kecamatan Karangpandan) , Desa Pojok, Desa Mojoroto (kecamatan Mojogedang), Desa Tugu dan Desa Bangkalan (Kecamatan Jumantono) dan Desa Jatipuro (Kecamatan Jatipuro.

“Secara umum penyelenggaraan pilkades berjalan lancar dan baik. Sebab sebelumnya juga sudah ada simulasi, cek ricek, dan antisipasi titik-titik rawan,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Dia menilai antusias masyarakat di Karanganyar dalam pelaksanaan pilkades sangat tinggi. Pihaknya melakukan pengecekan rata-rata 80 persen pemilih sudah menggunakan hak suarannya.  Di Desa Tugu, hingga pukul 12.00 masih banyak antrian, bupati meminta untuk diselesaikan antrian tersebut. “Meskipun sudah menujukkan pukul 13.00, namun pemilih masih antri maka panitia diminta untuk melayani. Artinya, pemilih yang sudah datang ke TPS tetap diminta untuk menyalurkan hak suaranya,” imbuhnya.

Lebih jauh, BUpati mengatakan semua calon kepala desa sudah pernah dikumpulkan untuk tidak menyalahkan siapapun. Sebab calon dipilih atas apa yang dia lakukan dan seberapa banyak pengalaman yang calon lakukan. Yang kalah tetap diminta nglenggono (menerima) dan bagi yang terpilih tidak hingar bingar. Sebab pilkades seperti ini adalah yang biasa yang dilakukan setiap enam tahun sekali. (hr/Adt)

Read More
DSC_2823

Gelar Pasukan PAM TPS Pilkades Serentak Tahap 2, Bupati Karanganyar Instruksikan Untuk Jaga Kondusifitas

Bupati Karanganyar didampingi perwakilan Kodim 0727 dan Polres Karanganyar melaksanakan pemeriksaan barisan.

Karanganyar, 14 Februari 2019

Kamis, 14 Februari 2019 pagi, halaman Kantor Dinas Bupati Karanganyar terlihat sudah dipenuhi pasukan pengawal. Mulai dari kepolisian, linmas dan TNI berjajar rapi mengikuti Gelar Pasukan Pengaman Pilkades Serentak Tahap 2.

Terlihat Bupati Karanganyar sebagai pembina apel. Didampingi oleh perwakilan dari Kodim 0727 dan Polres Karanganyar, Bupati Karanganyar menaiki mimbar untuk memberikan pengarahannya kepada pasukan. Namun sebelumnya dilakukan pemeriksaan barisan oleh Bupati Karanganyar.

Pelaksanaan pilkades serentak dilakukan di 145 desa di Kabupaten Karanganyar. Juliyatmono selaku pembina apel mengharapkan agar pelaksanaan pilkades berlangsung dengan baik dan lancar. Dirinya mengutarakan bahwa telah dilakukan sampling dari beberapa desa yang akan menjalankan pilkades.

“Jumlah kotak suara harus berbeda dengan jumlah dusun, sehingga tidak ada persepsi bagi warga dusun yang seolah-olah dikumpulkan dan diarahkan permasing-masing kotak suara”, imbau Juliatmono. Hal ini bertujuan untuk mengurangi persepsi negatif dari warga dan mengkodusifkan pelaksanaan pilkades.

Dalam kesempatan ini, Bupati Karanganyar juga mengumumkan bahwa pada tanggal 20 Februari 2019 nanti, merupakan hari libur daerah. DIharapkan warga bisa berpartisipasi penuh dalam salah satu pesta demokrasi ini. Namun, dirinya juga menambahkan jika bagi warga yang berprofesi sebagai buruh diharapkan untuk mengatur waktu supaya tidak menngganggu pekerjaannya dan mengurangi penghasilan hariannya.

Selanjutnya, tanggal 18 Februari besok adalah merupakan moment penyampaian visi dan misi dari masing-masing calon kepala desa. Bupati Karanganyar menginstruksikan kepada pasukan pengaman terutama jajaran linmas untuk lebih waspada dan peka terhadap kondisi sekitar. Kemudian tanggal 19 Februari merupakan hari tenang, dimana semua alat peraga kampanye akan diturunkan.

Demikian Diskominfo. (tgr/ard)

Read More