web (2)

6 TKHI dan 4 TPHD Dampingi Calon Haji

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan sambutan saat acara bimbingan Manasik Haji Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Rabu (17/05/2017)

Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Kabupaten Karanganyar berjumlah enam orang, sebagai tim medis dan empat orang,  dan Tim Pemantau Haji Daerah (TPHD) Kabupaten Karanganyar akan mendampingi Calon Haji Kabupaten Karanganyar yang melaksanakan ibadah haji tahun 2017.

“Kalau dari Tim Medis ada dua dokter dan empat perawat, yang memantau kesehatan selama pelaksanaan ibadah haji. Kalau TPHD memantau pelaksanaan Haji,” kata Asisten Pembangunan Siti Maisyaroch, Selasa (16/05) pagi, saat acara Pengarahan Manasik Haji, di Gedung Wanita Karanganyar.

Calon Haji Kabupaten Karanganyar Tahun 2017 awalnya berjumlah 555 orang, mengundurkan diri sebanyak 15 orang, meninggal dunia satu orang. Sehingga jumlahnya menjadi 539 orang ditambah dari TPHD.

“Kloter dari Kabupaten Karanganyar terbagi menjadi dua. Kloter 21 sejumlah 355 orang, akan berangkat Rabu 2 Agustus 2017, dan Kloter 77 sebanyak 188 orang, berangkat Sabtu, 18 Agustus 2017,” kata Siti Maisyaroch.

Lebih lanjut, Siti menjelaskan dengan Manasik Haji ini dapat mempermudah Calon Jamaah Haji dalam memahami ibadah haji baik secara teoritis, maupun praktis sehingga diharapkan menjadi calon Jamaah Haji yang mandiri, dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan benar.

“Hari ini hanya pengarahan, sedangkan praktek tingkat Kabupaten diselenggarakan setelah Idul Fitri,” katanya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan mengatakan tugas TPHD juga bisa membantu jamaah. Tempatnya dibelakang sendiri, setelah semua berkecukupan baru boleh berangkat.

“Jangan keliru, TPHD  itu petugas, jangan sampai dibantu yang dilayani. Misalkan saja membantu mengangkat koper jamaah, dan menanggalkan status sosialnya,” kata Bupati.

Manasik itu diumpamakan persiapan adab, tata cara, sopan santun sebelum berangkat ibadah haji. Bupati berharap ingin tamu Allah yang beretika dan mendapat ridha. Selain itu dengan manasik saat pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar dan kompak, tidak perlu tergesa-gesa.

“Saat praktek nanti juga masuk ke pesawat terbang di Edupark, latihan naik pesawat. Semua biaya manasik sampai dihantar di Donoudan dibiayai dari Pemkab Karanganyar, tidak dipunggut biaya apapun,” katanya.(pd)

Read More

Sosialisasi Zakat SKPD Kab. Karanganyar

Sambutan Bupati Juliyatmono pada Sosialisasi Zakat SKPD Kab. Karanganyar, Kamis (24/03).

sambutan Bupati Juliyatmono pada Sosialisasi Zakat SKPD Kab. Karanganyar, Kamis (24/03).

Karanganyar, Kamis 24 Maret 2016

Berdasar Al-Qur’an Qs. Al Baqoroh 43, At Taubah 109 dan Hadist Nabi maka Komisi fatwa Majelis Ulama Indonesia telah memutuskan fatwa mengenai zakat penghasilan dalam keputusan Fatwa MUI No. 3 Tahun 2003 tentang Zakat Penghasilan.

Adapun keputusan tersebut sebagai berikut,

Pertama : Ketentuan Umum bahwa fatwa yang dimaksud penghasilan adalah setiap pendapatan seperti gaji, honorarium, upah, jasa dan lain-lain yang diperoleh dengan cara halal, baik rutin seperti pejabat Negara, pegawai maupun karyawan. Maupun tidak rutin seperti dokter, pengacara, konsultan dan sejenisnya serta pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan bebas lainnya.

Kedua : Hukum, semua bentuk penghasilan halal wajib dikeluarkan zakatnya dengan syarat telah mencapai hisab satu tahun, senilai 85 gram emas.

Ketiga : Waktu Pengeluaran Zakat yaitu pada saat menerima jika cukup nishab.

Keempat : Kadar Zakat penghasilan adalah 2,5 %, bahwa semua yang dianggap penghasilan rutin maupun tidak rutin, wajib dikeluarkan zakatnya dengan nishab senilai 85 gr emas dengan presentase 2,5 % bisa dilakukan pada saat menerima penghasilan tersebut atau diakumulasi pada akhir tahun.

Dasar hukum pelaksanaan sosilaisasi ini adalah UU RI no. 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan zakat, Peraturan Pemerintah RI no. 14 Tahun 2014 tentang pelaksanaan UU no. 23 tahun 2011, Inpres RI no. 3 tahun 2014 tentang optimalisasi pengumpulan zalat di (Kementrian, Lembaga, Sekjen, Lembaga Negara, Sekretariat Jenderal, Komisi Negara, PEMDA, BUMN, BUMD), Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri no. 450.12/3202/Sj tentang pengumpulan zakat dan Surat BAZNAS Jakarta no. 094/BP/BAZNAS/II?2016 tanggal 18-2-2016 tentang RKAT Tahun 2016.

“Keberhasilan sosialisasi zakat diharapkan Pimpinan memberikan contoh menunaikan 2,5% dari penghasilan, anjuran kepada yang dipimpin di instansinya dan administrasi yang tertib di UPZ baik pengumpulan maupun penyetorannya,” terang Abdul Mu’id selaku Pengurus BAZNAS Karanganyar pada acara Sosialisasi, optimalisasi dan pengumpulan zakat , Kamis (24/3) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Selanjutnya pada kegiatan tersebut dilangsungkan rekruitmen Tim Pemandu haji Daerah (TPHD) Kab. Karanganyar yang dipilih langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dengan cara mengundi kupon.

Terpilih Siti Sopiah dari Dinas Peternakan dan Perikanan Karanganyar sebagai TPHD.

“ Semoga TPHD yang terpilih dapat menjadi haji mabrur sekaligus diberikan kelancaran dalam menunaikan tugas mendampingi para Jama’ah haji Karanganyar. Dan saya harapkan dengan sosialisasi zakat ini pula mewajibkan kita sebagai muslim untuk mensukseskannya, karena gaji yang kita peroleh lebih menjadi berkah dan berdimensi surgawi,”pesan Juliyatmono dihadapan jajaran Kepala SKPD dan PNS.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

Read More
DSC_0142 copy

Calon Haji Karanganyar Diberangkatkan

Karanganyar, Selasa (23/09/2014)

Jamaah calon haji Kabupaten Karanganyar diberangkatkan dari Kantor Bupati Karanganyar, Senin (22/09) kemarin

Jamaah calon haji Kabupaten Karanganyar diberangkatkan dari Kantor Bupati Karanganyar, Senin (22/09) kemarin

Jamaah calon haji tahun 2014 dari Kabupaten Karanganyar diberangkatkan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, dari Kantor Bupati Kabupaten Karanganyar, Senin (22/09) sore.

Pemberangkatan calon haji (caljah) tersebut sebanyak 439 orang yang terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter) 58 dan 59. Untuk kloter 58 dengan jumlah 294 orang, yang bergabung dengan jamaah calon haji dari Kabupaten Sukoharjo. Sedangkan kloter 59 sejumlah 145 orang tergabung dengan Kabupaten Klaten.

Selain itu, dari jumlah tersebut terdapat tiga Tim Petugas Haji Daerah (TPHD) Kabupaten Karanganyar. “Kami memberangkatkan kloter 58 pukul 15.00 dan kloter 59 pukul 18.30. Semua calhaj itu diberi tanda pengenal berupa slayer bertuliskan Karanganyar, dan berwarna merah muda,” ujar Tarsa, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Setda Kabupaten Karanganyar, di lokasi pemberangkatan.

Sebelum diberangkatkan dilokasi yang sama, Bupati Juliyatmono menuturkan agar selama menjalankan ibadah haji, para calon haji benar-benar khusyuk beribadah.”Mudah-mudahan menjadi haji mabrur, lancar, sehat, jangan ada keraguan menjalankan ibadah, dan bisa kembali berkumpul kembali dengan keluarga,” ujarnya.

Kemudian calon haji berpamitan dengan Bupati Juliyatmono, beserta Siti Khomsiah Juliyatmono, Wakil Bupati Rohadi Widodo, Kapolres Karanganyar AKBP Martireni Narmadiana, Sekretaris Daerah Samsi, dan beberapa kepala SKPD, menuju bis masing-masing.

Pemkab Karanganyar untuk tahun ini menyediakan tujuh bis untuk kloter 58 dan empat bis bagi kloter 59. pd

Read More

466 Calhaj Karanganyar Diberangkatkan

Seorang jamaah calon haji Kabupaten Karanganyar berpamitan dengan keluarga saat pemberangkatan, Sabtu (05/10)

Seorang jamaah calon haji Kabupaten Karanganyar berpamitan dengan keluarga saat pemberangkatan, Sabtu (05/10)

Karanganyar, Senin (07/10/2013)

Sebanyak 466 jamaah calon haji (Calhaj) Kloter 64, 65, 66 asal Karanganyar diberangkatkan dari halaman Sekretariat Daerah (Setda), Sabtu (5/10) sore. Jumlah tersebut berkurang satu lantaran seorang jamaah calhaj mengundurkan diri karena sakit.

Pemberangkatan calhaj tersebut langsung dipimpin oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani dengan didampingi sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Data panitia haji Karanganyar menyebutkan awalnya ada 465 calhaj yang akan menunaikan ibadah haji. Namun, dalam perjalanannya, ada penambahan dua calhaj dari kloter 71 dari luar Karanganyar dan ada pengurangan satu calhaj karena sakit.
Sumarno, Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) Karanganyar mengemukakan kloter 64 berangkat berangkat Sabtu (5/10) sekitar pukul 17.00 WIB. disusul kloter 65 dan 66. “Untuk kloter 65 berangkat Minggu (5/10) pukul 12.00 siang dan kloter 66 baru berangkat sekitar pukul 15.00 sore harinya,” kata dia di sela-sela acara pemberangkatan haji 2013, kemarin.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani berpesan kepada semua jamaah calhaj untuk memfokuskan diri pada ibadah. Disampaikan bupati, para jamaah harus ikhlas berpisah dengan anggota keluarganya di Tanah Air. “Semoga bisa menjalankan ibadah haji dengan lancar dan pulang dengan predikat mabrur,” katanya. pd

Read More