DSC_3253

Bhakti TMMD Desa Karang, Kecamatan Karangpandan

DSC_3253

Wakil Bupati Karanganyar Paryono Saat Membuka Bhakti TMMD Desa Karang Kec. Karangpandan, Kamis (24/4)

Pembukaan Bhakti TMMD di Desa Karang, Kecamatan Karangpandan dilaksanakan pada hari Kamis, (25/4) bertempat di Aula Balai Desa Karang. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Karanganyar, Pengadilan Agama Kab. Karnganyar, Polres Karanganyar dan Kodim 0727 Karanganyar serta muspika Karangpandan.

Bupati Karanganyar dalam sambutan arahannya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Karanganyar Paryono mengatakan bahwa pelaksanaan TMMD dimaksudkan untuk sasaran fisik maupun sasaran tambahan adalah untuk kesinambungan membangun desa  dalam rangka berkehidupan sebagai masyarakat ataupun berbangsa yang hasilnya untuk kemanfaatan orang banyak serta untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangkitkan rasa memiliki daerahnya.

Sementara itu Danramil Karangpandan, Kapten Inf Warisman dalam laporannya mengatakan, panjang pengerjaan pengecoran jalan 750m, waktu pelaksanaan selama 10 hari melibatkan TNI dan Warga.(ad/dt)

Read More
DSC_2723

Bhakti TMMD Desa Buntar, Kecamatan Mojogedang

DSC_2723

Bupati Karanganyar Dr. Hj. Rina Iriani Sri Ratnaningsih, M.Hum Sedang Memberikan Sambutan Pengarahan

Pembukaan Bhakti TMMD di Desa Buntar, Kecamatan Mojogedang dilaksanakan pada hari Selasa, (16/4) bertempat di Aula Balai Desa Guntur. Hadir dalam acara tersebut Bupati Karanganyar, Dandim 0727 Karanganyar, Kapolres Karanganyar, PLH Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar, Perwakilan Pengadilan Agama,  sejumlah Anggota DPRD dan Kepala SKPD Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar dalam sambutan arahannya, antara lain pelaksanaan TMMD dimaksudkan untuk sasaran fisik maupun sasaran tambahan adalah untuk kesinambungan membangun desa  dalam rangka berkehidupan sebagai masyarakat ataupun berbangsa yang hasilnya untuk kemanfaatan orang banyak serta untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangkitkan rasa memiliki daerahnya.

Sementara itu Danramil Mojogedang , Kapten Inf Sukiman dalam laporannya mengatakan, panjang pengerjaan jalan 550m, waktu pelaksanaan selama 10 hari melibatkan TNI dan Warga.  Dengan anggaran dari APBD Kabupaten Karanganyar sebesar 125 juta rupiah dan dana swadaya masyarakat sebesar 40 juta rupiah. (dt/ad)

Read More
DSC_0036

Bhakti TMMD 2013 Telan Rp 161 Juta

Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, memukul gong menandai pembukaan Bhakti TMMD 2013, Balai Desa Karangsari, Jatiyoso, Karanganyar, Kamis (04/04)

Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, memukul gong menandai pembukaan Bhakti TMMD 2013, di Balai Desa Karangsari, Jatiyoso, Karanganyar, Kamis (04/04)

Karanganyar, Kamis (04/04/2013).

Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, mengakui peran Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) dalam pembangunan infrastruktur di pedesaan yang saat ini telah dilaksanakan sangat membantu. Sehingga dapat membuka akses jalan untuk memperlancar roda perekonomian rakyat.

“TMMD merupakan salah satu dari upaya yang dilakukan antara TNI dan Pemerintah Daerah untuk memperlancar pelaksanaan program-program pembangunan di segala bidang,” jelas Paryono, saat membuka Bhakti TMMD, di Balai Desa Karangsari, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, Kamis (04/04).

Realisasi Bhakti TMMD di pedesaan lebih difokuskan pada pembangunan fisik berupa infrastruktur, sarana, dan prasarana yang menyentuh kepentingan masyarakat.

Bhakti TMMD kali ini menelan dana Rp 161 juta, yang bersumber dari APBD Kabupaten Karanganyar sebesar Rp 125 juta dan dana swadaya masyarakat sebanyak Rp 36 juta.

“Sasaran program Bhakti TMMD berupa pengecoran jalan sepanjang 900 meter, lebar 2,5 meter. Selain itu, pelebaran jalan 30 sentimeter sepanjang 900 meter,
” jelas Kapten (Inf) Sulardi, selaku Komandan Satuan Pelaksana (Dansatlak) TMMD.

Sedangkan untuk pelaksanaan dimulai tanggal 1 sampai 3 April 2013 telah mencapai 10 persen, kemudian dilanjutkan 10 hari kemudian, dengan harapan tanggal 13 April 2013 pelaksanaan sasaran fisik telah selesai.

Untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur fisik melibatkan anggota TNI sebanyak 15 orang, Polri sebanyak lima orang, masyarakat 50 orang, dan unsur pendukung dari Linmas, ormas, karang taruna sebanyak 40 orang. pd  

Read More