aku – Copy

Penutupan TMMD Diiringi Hujan Deras

Pelaksanaan penutupan TMMD di Desa Dawung, Kecamatan Matesih masih berlangsung khidmat, walaupun hujan deras turun.

Pelaksanaan penutupan TMMD di Desa Dawung, Kecamatan Matesih masih berlangsung khidmat, walaupun turun hujan deras , Senin (23/05)

Karanganyar, Senin (23/05/2016)

Pelaksanaan penutupan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I, Tahun Anggaran 2016 diiringi dengan cuaca tak bersahabat. Gerimis sejak pagi turun di lokasi lapangan Desa Dawung, Kecamatan Matesih, Senin (23/05) pagi.

Seusai pemukulan kentongan, tanda kegiatan TMMD tersebut secara resmi ditutup, hujan semakin deras. Namun hal tersebut tak menyurutkan ratusan peserta meninggalkan upacara. Sehingga pelaksanaannya masih berjalan khidmat.

Kapolres Karanganyar, AKBP Mahedi Surindra, sebagai Inspektur Upacara pun basah kuyup. Dia tetap berdiri tegap hingga upacara selesai. Bahkan menolak dipayungi.

Tampak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi, dan beberapa pejabat terkait.

Sedangkan hasil yang diperoleh dari TMMD selama 21 hari meliputi kegiatan fisik pengecorran jalan, pembuatan talud jalan, pembangunan jembatan, rehab Masjid Al-Falaq, rehab RTLH sebanyak 7 unit, rehab pos kamling, yang semuanya telahs selesai 100 persen.

Untuk kegiatan non fisik, meliputi pengobatan masal, penyuluhan dari berbagai intsansi, dan pembuatan SIM kolektif oleh Polres Karanganyar.

Kapolres Karanganyar saat membacakan sambutan dari Panglima Kodam IV/Diponegoro, mengatakan kegiatan ini telah memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat pedesaan.

“Dalam konteks kepentingan akselerasi pembangunan, program TMMD bertujuan untuk mewujudkan Ruang juang, Alat juang, Kondisi juang dan kemanunggalan TNI-Rakyat,serta membantu Pemda untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik maupun non fisik,” katanya.

Selain itu, dengan ada TMMD ini, maka terdapat penghematan anggaran. Jika diborongkan, maka menghabiskan Rp. 875 juta, namun dengan program TMMD sebesar Rp. 601 juta. pd 

Read More
DSC_0078

Tahun 2016, Desa Dawung Jadi Pusat Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I

dishubkominfo

Sekda Karanganyar Samsi Saat Bacakan Sambutan Bupati Karanganyar Rakor TMMD Sengkuyung Tahap 1 TA. 2016, Rabu (27/4).

Rapat koordinasi (Rakor) persiapan pelaksanaan TMMD Sengkuyung I Tahun Anggaran 2016 berlangsung di ruang Podang I Kantor Setda Kab. Karanganyar, Rabu (27/4).

Utomo Sidi Hidayat selaku Kepala Bappermades menyampaikan Desa Dawung Kecamatan Matesih akan menjadi tempat sekaligus pusat kegiatan pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I.

“Bupati Karanganyar, Juliyatmono bertindak sebagai Irup (Inspektur Upacara) Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I pada Selasa pagi Tanggal 3 Mei 2016  dan Dandim Kodim 0727 Karanganyar, Letkol. CZI Santy Karsa Tarigan sebagai Irup Penutupan TMMD Sengkuyung I, Tanggal 1 Juni 2016,” tutur Utomo Sidi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi selaku yang mewakili Bupati, menghimbau kepada seluruh stakeholder yang terlibat  untuk senantiasa melakukan koordinasi dan konsolidasi dari tingkat desa sampai Kabupaten. Fasilitasi sarana pengerjaan fisik oleh TNI dan masyarakat serta menyegerakan pengadaan inventarisasi non fisik seperti penyuluhan, pemberian keterampilan.

“Yang terpenting membuat sekaligus memonitor pelaksanaan kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I. Karena di tahun 2016 ini pelaksanaan kegiatan akan berlangsung selama 30 hari, berbeda dengan tahun 2015 kemarin yang hanya berlangsung 21 hari,” kata Samsi.

Pada rakor tersebut, Pasiter Kodim 0727 Karanganyar, Kapten Infanteri Abdurrohman Muhammad, menyampaikan paparan mengenai maksud dan tujuan TMMD adalah sebagai pedoman bagi penyelenggara dan pelaksana lapangan agar dalam pelaksanaan giat TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2016 dapat berjalan sesuai rencana.

Adapun sasaran kegiatan fisik diantaranya :

  • Pembagunan jalan pintas dan betonisasi dengan volume panjang 110 m lebar 3 m tinggi 0,10 m yang menghubungkan dusun Talesan ke dusun Klumpit dan dusun Sukorejo
  • Pembangunan talud jalan volume panjang 145 m tinggi 0,80 m yang berlokasi di dusun Talesan desa Dawung
  • Pembangunan satu (1) unit jembatan volume panjang 3 m lebar 3 m tinggi 4,15 m yang menghubungkan dusun Talesan ke dusun Klumpit dan dusun Sukorejo
  • Rehab masjid, satu (1) unit
  • Rehab poskamling, satu (1) unit
  • Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), tujuh (7) unit
  • Penghijauan

Sasaran Non Fisik meliputi :

  • Bimbingan dan pelatihan bela Negara
  • Sosialisasi tentang Kamtibnas, bahaya narkoba dan kenakalan remaja
  • Pensertifikatan tanah
  • Kependudukan atau akta kelahiran
  • Pencegahan flu burung
  • Perundang-undangan Pemerintahan Desa
  • Pelayanan KB dan Kesehatan
  • Pelatihan Keterampilan
  • Kewirausahaan UMKM
  • Bimbingan mental/rohani
  • Hiburan rakyat.

Total anggaran TMMD Sengkuyung I Tahun 2016 sebesar Rp. 601.000.000,-, terdiri atas :

  1. Bantuan Provinsi Jawa Tengah    : Rp. 170.000.000,-
  2. Bantuan APBD Kab. Karanganyar    : Rp. 356.000.000,-
  3. Swadaya masyarakat         : Rp. 75.000.000,-

“untuk pra TMMD sendiri telah berlangsung mulai dari  23 April sampai dengan 2 Mei,” tambah Abdurrohman saat memaparkan. Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind).

Read More
DSC_0059

Desa Ngepungsari, Program TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2015

DSC_0012

Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II, Lapangan Desa Ngepungsari Kecamatan Jatipuro, Kamis (08/10)

Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-95 Tahun 2015 Kabupaten Karanganyar berlangsung di Lapangan Desa Ngepungsari Kecamatan Jatipuro, Kamis (08/10/2015). Bertindak sebagai Inspektur Upacara Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda, S.Sos dan selaku Komandan Upacara Danramil III Kebakramat Kapten ARH. Heru Nugroho.

Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II Kab. Karanganyar dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, Forkompinda Kab Karanganyar, Kepala SKPD terkait, TP PKK Kabupaten Karanganyar, PERSIT KCK Cab. KODIM 0727/Karanganyar dan diikuti oleh peserta dari berbagai unsur seperti Satgas, Satuan dari TNI, Polri dan Pemda serta unsur pendukung Polri, PNS, Ormas, Pelajar, masyarakat.

kominfo

Dandim 0727 Karanganyar Saat Pemeriksaan Pasukan Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung II

kominfo

Irup Upacara Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda Secara Simbolis Menyerahkan Peralatan TMMD Sengkuyung Tahap II

kominfo

Pemukulan Kentong Oleh Dandim 0727 Karanganyar Tanda TMMD Sengkuyung II dimulai

Sementara itu, Komandan Upacara melaporkan bahwa Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2015 dimulai dari Pra TMMD yang dilaksanakan selama 10 hari dari Tanggal 28 September sampai dengan 7 Oktober 2015 dengan pencapaian hasil untuk pembangunan betonisasi jalan telah mencapai 50 persen. Sedangkan untuk tahapan TMMD Sengkuyung sendiri pelaksanaannya selama 21 hari, mulai Tanggal 8 sampai dengan 28 Oktober 2015.

Desa Ngepungsari Kec. Jatipuro dipilih sebagai tempat sasaran TMMD kali ini dikarenakan penduduk didesa tersebut mayoritas bekerja sebagai petani dan buruh sehingga perlu perhatian khusus dari semua pihak dalam upaya peningkatan kesejahteraan, selain itu juga program pembangunan fisik dan non fisik di Desa Ngepungsari masih minim sehingga diperlukan adanya pembangunan daerah supaya  sejajar dengan desa-desa lainnya, untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan kerja nyata dalam mewujudkan kemanunggalan TNI Rakyat melalui Upaya peningkatan semangat gotong royong dalam rangka terciptanya Pembinaan Ketahanan Wilayah.

TMMD Sengkuyung Tahap II ini memiliki sasaran kegiatan fisik meliputi Pembangunan rabat beton jalan 2,50 x 0,10 meter panjang 1400 meter, pembangunan rabat beton jalan 3 x 0,10 meter panjang 200 meter, rehab Masjid 1 unit, rehab RTLH    (Rumah Tidak Layak Huni) 10 unit dan Pembangunan Jambanisasi 10 unit. Sedangkan kegiatan non fisik diantaranya Pembinaan dan pelatihan bela Negara, Sosialisasi tentang bahaya narkoba, Kamtibnas, pertanian, perundang-undangan, pertanahan, Keterampilan dan pemberdayaan industri kecil, pelayanan KB dan kesehatan, pembinaan rohani dan hiburan rakyat.

kominfo

Lokasi Betonisasi TMMD Sengkuyung II

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Tinjau Lokasi Sasaran Betonisasi Jalan TMMD Sengkuyung II Desa Ngepungsari Jatipuro

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Minum Jamu Disaat Cek Lokasi Sasaran Fisik TMMD Sengkuyung II Desa Ngepungsari Kec Jatipuro

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Cek Kesehatan Gratis di Poskotis TMMD Sengkuyung II

Kepala Staf Angkatan Darat selaku Penanggung jawab Operasional TMMD Jenderal TNI Mulyono dalam amanatnya yang dibacakan oleh Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf Mathen Pasunda mengatakan, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Upacara Pembukaan TMMD ke-95 kali ini, dipusatkan oleh TNI Angakatan Darat di desa Karang Tengah Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah yang menjadi wilayah binaan Kodim 0721/Blora Korem 0723/makutarama Kodam IV/Diponegoro, yang diikuti hari ini secara serentak di 61 Kabupaten/Kota di wilayah tanah air kita.

Program TNI Menunggal Membangun Desa (TMMD) adalah program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintah Daerah serta segenap lapisan masyarakat. Melalui program ini diharapkan dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah pedesaan, sebab proses perencanaan TMMD selalu diawali dengan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat sebagai pelaku dan pengguna hasil TMMD, serta disusun dengan system “bottom up planning” maka dari itu peran dan kerjasama dari semua stakeholder yang didukung partisipasi aktif masyarakat merupakan penentu keberhasilan TMMD.

Hal tersebut sejalan dengan tema TMMD ke-95 kali ini yaitu “Dengan Semangat kemanunggalan TNI, Polri, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah dan Seluruh Komponen Bangsa lainnya, Kita Laksanakan Percepatan Pembangunan Malaui Program TNI Manunggal Membangun Desa Guna meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Pedesaan“.

Dan melalui GEMA SANG JUARA yaitu Gerakan Masyarakat Membangun Satu Juta Jamban Untuk Keluarga Indonesia agar desa yang menjadi sasaran TMMD diwujudkan menjadi KATAJAGA, Kampung Total Jamban Keluarga dengan tujuan untuk merebut hati rakyat sehingga TNI dapat selalu mencintai dan dicintai oleh rakyatnya.

Sukses memperkokoh kemanunggalan TNI Rakyat dan sukses mewujudkan desa KATAJAGA serta meningkatkan budaya gotong royong ditengah masyarakat. ad/ind

Read More
DSC_0160

TMMD Sengkuyung Wujud Kecintaan TNI Kepada Rakyat

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Sampaikan Pengarahan didepan peserta Rakor Persiapan TMMD Sengkuyung II TA 2015 di Podang 1 Setda Karanganyar, Rabu (01/10)

kominfo

Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda saat paparan Rakor persiapan TMMD Sengkuyung II

Pemkab Karanganyar bersama Kodim 0727 Karanganyar terus berupaya memberikan yang terbaik untuk warga Karanganyar terkhusus warga Ngepungsari Kecamatan Jatipuro. Hal tersebut disampaikan Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memimpin Rakor Persiapan TMMD Sengkuyung II Tahun Anggaran 2015 di Podang 1 Kantor Setda Karanganyar hari Rabu Pagi (01/10). Hadir dalam kesempatan tersebut Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf. Marthen Pasunda, S.Sos, Ketua Pengadilan Agama Karanganyar H. UU Abd. Haris, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Kepala BPMD Karanganyar beserta SKPD terkait.

Bupati Karanganyar dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KODIM 0727 Karanganyar beserta warga Ngepungsari dan Jajaran di Pemkab Karanganyar atas terlaksananya TMMD Sengkuyung II yang rencana akan dimulai tanggal 8 – 28 Oktober 2015.

“TNI lahir dari rakyat, untuk itu kebanggaan warga terhadap TNI perlu dibangun dan diwujudkan dalam TMMD ini”, tambah Juliyatmono

Sementara itu Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda dalam paparan singkatnya menjelaskan bahwa pemilihan Desa Ngepungsari Kecamatan Jatipuro sebagai lokasi TMMD dikarenakan desa tersebut tergolong tertinggal dibandingkan desa sekitar. Selain kegiatan fisik, TMMD kali ini juga mengfokuskan pada kegiatan non fisik.

Adapun sasaran fisik yang hendak dicapai dalam TMMD sengkuyung TA. 2015 ini adalah Betonisasi jalan Dsn. Sanan  (1000m), betonisasi jalan Dsn. Talang (200m), betonisasi jalan Dsn. Lasem (400m), rehab pembangunan Masjid Nasir bin Soleh, dsn. Talang, plester halaman & pembuatan saluran pembuangan air (spa) dan rehab rumah tidak layak huni 10 unit serta jambanisasi 10 unit.

Untuk sasaran non fisik seperti Pembinaan dan Pelatihan Tentang Bela Negara, Sosialisasi Kamtibmas, Sosialisasi Bahaya Narkoba, Sosialisasi Pensertifikatan Tanah, Ketrampilan dari PKK dan PERSIT KCK Cab. KODIM 0727/Karanganyar, Pemberdayaan Industri Kecil, Pelayanan KB DAN Kesehatan, Pembinaan Mental dan Rohani, Pasar murah, Olah raga bersama Dan Hiburan rakyat.
Kegiatan TMMD Sengkuyung II TA. 2015 kali ini menelan biaya sebanyak Rp. 564.000.000,- dimana pendanaannya bersumber dari APBD Propinsi Jateng utk Fisik (130.000.000), APBD Propinsi utk stimulan SST (35.000.000), APBD Propinsi untuk Giat Upacara pembukaan dan  penutupan (5.000.000), APBD Propinsi utk RTLH 10 Unit (70.000.000),    APBD Kabupaten Karanganyar untuk Giat Fisik/Non Fisik    (200.000.000) dan Swadaya Masyarakat (124.000.000).
Letkol Inf Marthen Pasunda saat paparan di Makorem 074 Warastratama beberapa waktu yang lalu mendapatkan apresiasi dari Danrem 074 Warastratama Kolonel Inf Bakti Agus Fadjari, S.IP., M.Si atas dukungan yang begitu luar biasa dari Pemerintah Kabupaten dan warga Ngepungsari. Hal tersebut dikarenakan untuk sektor pendanaan TMMD Sengkuyung II TA. 2015 di Kabupaten Karanganyar, Pemkab Karanganyar mengalokasikan dana tertinggi di wilayah Korem 074 Warastratama, demikian pun untuk warga Ngepungsari dimana swadaya masyarakatnya untuk pelaksanaan TMMD tertinggi diantara 7 kabupaten  / kota yang berada di bawah kendali Korem 074 Warastratama. ad

Read More
DSC_0304 copy

TMMD Tahap I Reguler Ke 94 Ditutup

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mengunting pita di lokasi betonisasi pembangunan fisik TMMD, Rabu (27/05)

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mengunting pita di lokasi betonisasi pembangunan fisik TMMD, Rabu (27/05)

Karanganyar, Rabu (27/05/2015)
Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap I Reguler ke 94 secara resmi ditutup Plh Sekda Jawa Tengah Djoko Sutrisno, di Lapangan Desa Ngadirejo, Kecamatan Mojogedang, Rabu (27/05).
TMMD Tahap I Tahun 2015 yang berlangsung selama 21 hari telah mencapai target dan sasaran yang telah direncanakan. Hal ini tidak lepas dari dukungan serta kerja keras berbagai pihak, baik TNI/Polri, Pemerintah maupun masyarakat.
Terdapat jenis kegiatan berupa sasaran fisik yakni makadam dan betonisasi jalan 800 meter, lebar tiga meter, dan tinggi 10 meter. Adapula pembangunan jembatan 5 unit, pembangunan gorong-gorong 2 unit, pembangunan talud 2 unit, renovasi teras masjid 1 unit, rehab Poskamling 1 unit, rehab MCK 3 unit, dan rehab RTLH sebanyak 10 unit.
Selain itu juga ada sasaran tambahan berupa pembangunan dua gorong-gorong, dan pembangunan talud jalan dengan panjang 70 meter dan 1 meter.
“Pembangunan fisik yang menjadi kebutuhan masyarakat di daerah, terbukti mampu meningkatkan roda perekonomian daerah, karena pembangunan infrastruktur ini mampu membuka isolasi antar desa atau daerah terpencil,” kata Plh Sekda Jawa Tengah Djoko Sutrisno saat membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah, di lokasi penutupan TMMD.
Selain sasaran fisik juga terdapat sasaran non fisik yang diarahkan pada kegiatan penyuluhan pembinaan mental, bela negara, dan wasasan kebangsaan serta pemantapan kerukunan hidup umat beragama di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.
“Hal itu sangat bermanfaat dan perlu terus dikembangkan untuk meningkatkan rasa cinta tanah air dan pengamalan Pancasila sebagi ideologi bangsa, termasuk dukungan terhadap komitmen Jawa Tengah dan internalisasi Pancasila untuk mendukung keutuhan NKRI dan mencegah paham radikal,” kata Djoko Sutrisno.
Pada acara yang dihadiri Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Forkopimda Kabupaten Karanganyar, dan jajaran TNI dan Polri, juga diserahkan berbagai bantuan dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBN senilai Rp. 1.147.639.250. pd

Read More
aku copy

TMMD, Bangun Infrastruktur Desa

Kapolres Karanganyar AKBP Mahedi Surindra (kiri), Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Bakti Agus Fadjari (kedua dari kiri), Bupati Karanganyar Juliyatmono (tengah), dan Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda (kedua dari kanan) saat bersama-sama meninjau kelokasi TMMD, Kamis (07/05)

Kapolres Karanganyar AKBP Mahedi Surindra (kiri), Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Bakti Agus Fadjari (kedua dari kiri), Bupati Karanganyar Juliyatmono (tengah), dan Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda (kedua dari kanan) saat  meninjau ke lokasi TMMD, Kamis (07/05)

Karanganyar, Jumat (08/05/2015)
TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 94, di Kabupaten Karanganyar yang dilaksanakan di Desa Ngadirejo, Kecamatan Mojogedang mempunyai sasaran pembangunan sejumlah infrastruktur desa.
Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda menjelaskan, pembangunan fisik ini salah satunya untuk memperlancar transportasi dan peningkatan ekonomi masyarakat melalui kegiatan pembangunan fasilitas umum berupa jalan menghubungkan antara Dusun, Desa dan Kecamatan.
“Selain itu juga peningkatan masyarakat dengan sistem sanitasi rumah sehat melalui kegiatan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Mandi Cuci Kakus (MCK),” katanya di lokasi, Kamis (07/05).
Lebih lanjut Letkol Inf Marthen Pasunda mengatakan selain pembangunan fisik, kegiatan TMMD juga menyasar Non Fisik salah satunya berupa pemberdayaan sumber daya manusia melalui kegiatan sosialisasi dalam upaya peningkatan ilmu pengetahuan dan ketrampilan.
“Ada pula menekan lajunya pertumbuhan penduduk dan meningkatnya sistem kesehatan masyarakat melalui kegiatan pelayanan KB dan kesehatan serta memberi kesadaran untuk gemar berolahraga,” katanya.
Sarana fisik yang dibangun dalam kegiatan TMMD, antara lain pembangunan jalan makadam dan betonisasi cor sepanjang 800 meter, lebar 3 meter dan tinggi 10 cm. Lalu pembangunan lima unit jembatan, dua unit gorong-gorong, dua titik talut, renovasi teras masjid, poskamling, MCK, perbaikan 10 unit rumah tidak layak huni (RTLH) dan penghijauan lahan rakyat.
Sedangkan kegiatan non fisik yang akan dilaksanakan antara lain pelatihan bela negara, sosialisasi kamtibmas, penyuluhan bahaya narkoba, pemberdayaan industri kecil, pelayanan kesehatan dan KB, bazar, hiburan rakyat, dan lainnya.
Upacara pembukaan TMMD ke-94, dipimpin Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf Bakti Agus Fadjari di lapangan Desa Ngadirejo. Hadir dalam acara tersebut, seluruh unsur Muspida, serta sejumlah pimpinan instansi pemerintahan.
Pada upacara pembukaan itu, secara simbolis Danrem menyerahkan seperangkat alat kerja kepada perwakilan peserta TMMD. Adapun peserta TMMD berasal dari unsur TNI, Polri, PNS, Ormas, Linmas, Pelajar, dan Masyarakat berlangsung dari tanggal 7 hingga 27 Mei 2015.
Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, pelaksanaan TMMD ini tentunya dapat memudahkan akses dari dusun ke dusun, dan hasil panen akan lebih lancar karena transportasi lancar.
“Kita akan buat TMMD lokal untuk bebrapa desa untuk membuka akses baru, tentunya masyarakat desa lebih bersemnagat karena ada kebersamaan,” katanya.pd

Read More
gue copy

TMMD Pererat Guyub Rukun TNI Dengan Rakyat

Karanganyar, Rabu (29/10/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat meninjau talud di Dusun Gayaman, Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo, Rabu (29/10)

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat meninjau talud di Dusun Gayaman, Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo, Rabu (29/10)

Masyarakat ikut membantu program pembangunan fisik pada Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II, yang berlangsung selama 21 hari. Di mulai pada 9 sampai 29 Oktober 2014.

Letkol Inf Marthen Pasunda, Komadan Kodim 0727/Karanganyar menuturkan kemanunggalan TNI dengan rakyat sangat kental terasa. “Warga di Dusun Gayaman dan Kedung Ulo terlibat pembangunan. Bahkan ibu-ibu secara sukarela ikut membantu, kadang masyarakat ikut sampai malam,” ujar Letkol Marthen Pasunda, sesaat setelah peresmian talud oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Di jelaskan lebih lanjut, TMMD di Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo meliputi sasaran fisik berupa rabat beton jalan sepanjang 700 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 8 sentimeter. “Ada juga pembangunan talud jalan, panjang 40 meter, tinggienam hingga delapan meter.Selain itu juga pembangunan gorong-gorong sebanyak satu unit dengan panjang empat meter dan lebar satu meter. Selanjutnya, rehab/plesterisasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 10 unit,” jelas nya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono, menjadi Inspektur upacara membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah mengatakan,sikap gotong royong masyarakat terus dikembangkan sebab pekerjaan berat menjadi ringan,dan ringan semakin ringan.

“Kedepan akan ditingatkan sarana prasarana pelayanan dasar masyarakat desa, pembangunan jamban, tangki septic tank komunal, penyediaan air bersih, pembuangan air limbah, dan RTLH,” kata Bupati Juliyatmono, Rabu (29/10) saat acara Upacara Penutupan TMMD, di Lapangan Desa Dayu.

Bupati juga menyerahkan secara simbolis bantuan dana PNPM Mandiri Perdesaan dari APBD Perubahan Kabupaten Karanganyar sebesar Rp. 151.335.000.00, dana sosial hasil surplus UPK Tahun 2013 sebanyak Rp. 145.500.000.00, bazaar sembako1.400 paket dengan dana sebanyak Rp. 42.000.000.00, dan honor, seragam pelaku PNPM Mandiri Perdesaan se Kecamatan Gondangrejo. Setelah Upacara, Bupati didampingi Muspida meresmikan talud di Dusun Gayaman.pd

Read More
gue copy

TMMD Sengkuyung II, Buat Talud Untuk Halau Longsor

Karanganyar, Kamis (09/10/2014

Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Inf Marthen Pasunda, bersama Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, dengan Muspida saat meninjau lokasi TMMD, Kamis (09/10) di Dusun Gayaman, Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo

Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Inf Marthen Pasunda, bersama Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, dengan Muspida saat meninjau lokasi TMMD, Kamis (09/10) di Dusun Gayaman, Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo

Dalam pelaksanaan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2014, jajaran Kodim 0727/Karanganyar bersama warga Dusun Gayaman, Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo membuat talud setinggi enam hingga delapan meter dengan panjang 40 meter.

“Talud jalan ini dibuat karena kondisi awal sering longsor, sehingga perlu pembangunan talud permanen, agar jalan tidak terkikis dan longsor. Selain itu, ditempat ini kondisi jalan sempit, menikung dan curam. Bahaya bagi pengendara kendaraan,” jelas Letkol Inf Marthen Pasunda, Komandan Kodim 0727/Karanganyar, saat meninjau lokasi TMMD, Kamis (09/10) bersama Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Muspida, Kamis (09/10).

Dalam laporan Upacara Pembukaan di Lapangan Desa Dayu, yang dibacakan Sekretaris Dansatgas TMMD Tahun 2014, Kapten Inf Pranoto, mengatakan pelibatan personil TMMD dari Komando dan staf Satgas sebanyak 10 personil, SST Satgas TMMD Kodim 0727/Karanganyar sebanyak 30 personil. “Terdapat pula unsur pendukung dari Polsek, Senkom, Linmas, Ormas dan masyarakat sebanyak 125 orang. Sedangkan dukungan anggaran sebanyak Rp. 460 juta,” kata Kapten Inf Pranoto.

Pelaksanaan tahun ini dimulai dari tanggal 9 sampai 29 Oktober, selama 21 hari, dengan sasaran fisik rabat beton jalan sepanjang 700 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi delapan sentimeter. Selain itu juga pembangunan gorong-gorong sabnayk satu unit dengan panjang empat meter dan lebar satu meter. Selanjutnya, rehab/plesterisasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 10 unit. pd

Read More
tmmd

TMMD Tahap 1 Di Desa Beruk Jatiyoso Resmi Ditutup

tmmd (2)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono Saat Tinjau Jembatan Yang Dibangun di TMMD Tahap 1 Desa Beruk Jatiyoso, (Selasa, 10/06/2014)

Karanganyar – Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Selasa (10/6/2014) menutup acara TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap 1 ( Reguler ke-92 dan Sengkuyung I ) tahun 2014 Wilayah Kodim 0727 Karanganyar. Acara digelar di Lapangan Desa Beruk, Jatiyoso. Hadir pula dalam acara tersebut Kapolres Karanganyar, Dandim 0727 Karanganyar, Kajari Karanganyar, Pengadilan Agama Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, Kepala SKPD, Camat se Kab. Karanganyar dan Kades se. Kec. Jatiyoso.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar yang membacakan sambutan Gubernur Jateng menyampaikan bahwa Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program lintas sektoral yang melibatkan serta memadukan unsur-unsur TNI, Kementrian, Lambaga Pemerintah serta elemen masysrakat, dalam rangka membantu Pemerintah untuk ikut serta mendukung akselerasi pembangunan nasionaltersebut digelar selama 21 hari, dari 21 Mei hingga 20 Juni 2014. Kegiatan TMMD kali ini terbagi dalam dua kegiatan, yaitu Kegiatan Fisik dan Kegiatan Non Fisik. Adapun sasaran kegiatan yang hendak dicapai adalah betonisasi jalan, gorong-gorong dan jembatan serta rehab masjid.

“Kegiatan TMMD mempunyai peran strategis, artinya, bisa membangkitkan kembali nilai-nilai luhur bangsa dengan semangat kebersamaan. Sehingga diharapkan lahir kembali rasa cinta tanah air guna mempererat persatuan dan kesatuan”, tambah Juliyatmono. Dan saya berharap supaya TMMD Tahap 1 yang dilaksanakan di Desa Beruk kali ini Hasilnya (sarana dan Prasarana) dapat langsung dinikmati oleh warga masyarakat dan Kegiatan perdagangan, perekonomian, perhubungan, pendidikan dan roda pemerintahan semakin lancar.

Dalam kesempatan itu, Bupati selaku Irup secara simbolis menerima penyerahan hasil proyek TNI Manunggal Membangun Desa tahap 1 sekaligus penandatanganan. Usai upacara, Bupati bersama Dandim 0727 meninjau lokasi hasil proyek TMMD dan menggunting pita sebagai tanda TMMD Tahap 1 sudah selesai dilaksanakan. ad

Read More
DSC_0041

Kegiatan TMMD Hemat Rp 312 Juta

Kapolres Karanganyar AKBP Martireni Narmadiana memukul kentongan menandai penutupan Tentara Manunggal Masuk Desa di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih, Selasa (29/10) kemarin.

Kapolres Karanganyar AKBP Martireni Narmadiana memukul kentongan menandai penutupan kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih, Selasa (29/10) kemarin.

Karanganyar, Rabu (30/10/2013)

Kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2013 yang dilakukan di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih resmi ditutup oleh Kapolres Karanganyar, AKBP Martireni Narmadiana, Selasa (29/10) kemarin.

TMMD yang berlangsung dari Rabu (09/10) hingga Selasa (29/10) diwujudkan dalam bentuk pengecoran jalan dengan panjang 2.500 meter dan lebar 2,5 meter. Tidak hanya itu, TMMD juga diwujudkan dengan pengecoran jalan sepanjang 200 meter dengan lebar 2,5 meter, rehab rumah tidak layak huni untuk lima kepala keluarga, merehap satu masjid.

Dari pelaksanaan TMMD itu dapat menghemat anggaran mencapai Rp 312 juta, apabila diborongkan bisa menelan dana Rp 909 juta. Namun, melalui TMMD hanya mengeluarkan dana Rp 597 juta.

Selain sasaran fisik, program untuk masyarakat juga dilakukan seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan dan perencanaan pembagunan, pertanian dan peternakan.

Selanjutnya juga ada penyuluhan bina mental, kesadaran hukum, selain itu juga keamanan, ketertiban masyarakat, bahaya narkoba, kesehatan, pengobatan masal, pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

Sambutan tertulis Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang dibacakan oleh Kapolres Karanganyar mengatakan dengan adanya TMMD dapat membantu Pemerintah dalam membangun infrastruktur wilayah, khususnya untuk mendukung percepatan pembangunan serta meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Pembangunan akses jalan bagi masyarakat merupakan suatu hal penting untuk mendukung kelancaran transportasi, sehingga kehidupan perekonomian dan terbukanya akses setiap wilayah dapat berpengaruh, dengan harapan kesenjangan dapat terhindar ” kata AKBP Martireni Narmadiana saat membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah.

Satuan yang dilibatkan antara lain TNI sebanyak 40 orang, linmas 15 orang, masyarakat 115 orang, ormas 15 orang, polri 10 personil, dan teknis dua orang.pd

 

Read More