DSC_0015

Sertifikat Tanah 35 Ribu Bidang Rampung, 2019 Sasar 10 Ribu Sertifikat Tanah

diskominfo

Sambutan Dari Bupati Karanganyar Dalam Acara Penyerahan Sertifikat Program PTSL

Karanganyar, 19 Desember 2018

Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Karanganyar selesai meregistrasi 35 ribu sertifikat tanah berstatus hak milik perseorangan maupun milik instansi di 74 desa dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) 2018. Selanjutnya, direncanakan program serupa untuk 10 ribu bidang di 2019.

Koordinator PTSL Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Karanganyar, Joko Suhendro di sela pembagian sertifikat tanah penduduk Desa Nglebak, Tawangmangu di balai desa setempat, Rabu (19/12). Mengatakan 35 ribu sertifikat tanah yang selesai diregistrasi, dibagikan secara bertahap. Dari 74 desa sasaran tahun ini, Nglebak merupakan desa ketiga pembagian sertifikat langsung ke tangan pemilik.

“Desa Nglebak termasuk selesai registrasi tercepat. Hal itu didukung kesiapan masyarakat dan pemerintah desa dan panitia dalam mengerjakan. Mulai pengukuran sampai minimnya masalah lapangan. Meski kami mengakui, medannya berbukit-bukit,” katanya.

Di Nglebak, kantor pertanahan membukukan 1.106 sertifikat hak milik perseorangan dan kas desa dalam program nasional tersebut. Sebanyak 950 sertifikat diserahterimakan di aula desa sedangkan 156 sisanya menyusul. Joko meminta masyarakat pemegang sertifikat meneliti identitas dan gambar denah. Apabila terdapat kesalahan, diharapkan segera melapor.

“Dari dua desa yang telah dibagikan, belum ada masyarakat mengadukan kesalahan ketik nama maupun denah. Kami menyadari mungkin terdapat kesalahan penulisan nama dan sebagainya,” katanya.

Pada PTSL 2019, lanjutnya, belum ditentukan desa sasaran penerbitan 10 ribu sertifikat. Namun pada prinsipnya, mekanisme pendataan, pengukuran, kepanitiaan dan sosialisasi serupa program tahun 2018. Berdasarkan catatan, panitia PTSL akan mengklasifikasi berkas ke empat klaster. Yakni K1 pada proses normatif, K2 untuk kasus sengketa, K3 untuk pemilik luar kota dan K4 yang membutuhkan pemetaan koordinat.

“Caranya sama dengan tahun sebelumnya. Sederhana, transparan dan cepat. Dikerjakan sesuai protap. Mudah-mudahan untuk tahun depan juga lancar,” katanya.

Kades Nglebak, Widodo menekankan kewajiban pemilik aset membayar pajak. Setelah menerima sertifikat hak milik, warganya diminta menyerahkan fotokopinya dan KTP ke pemerintah desa. Dokumen itu melandasi penerbitan SPPT PBB.

“Kasihkan ke kadus (fotokopi sertifikat dan KTP). Harapannya seperti 2017 lalu yang lunas PBB 100 persen. Saat ini, masih terdapat 22 wajib pajak yang terpaksa kewajibannya ditalangi,” katanya.

Sedangkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan pentingnya wajib pajak melunasi kewajibannya itu. Ia memastikan tagihan PBB tidak sampai menyengsarakan. Bahkan, itu dianggap sedekah.

“Masih ada yang ditagih Rp 5 ribu-Rp 10 ribu per tahun. Anggaplah itu sedekah. Pemda belum akan menaikkan pajak,” katanya.

Ia mempersilakan pemilik sertifikat menjaminkannya ke bank untuk modal usaha. Namun, jangan sekali-kali meminjamkannya ke orang lain agar tidak disalahgunakan.

Demikian Diskominfo (ina/dn)

Read More
DSC_9877

Jamaah Haji Kloter 41 Tiba Di Tanah Air

Jamaah Haji Kloter 41 tiba di Debarkasi Solo

Karanganyar, 09 September 2018

Sekitar pukul 17.30 WIB, rombongan jamaah haji kloter 41 asal Kabupaten Karanganyar tiba di Asrama Haji Donohudan. Rombongan langsung diterima dan disambut di Aula Musdalifah Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Para jamaah disambut dan diterima oleh Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono.M.M didampingi oleh Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Ir. Siti Maisyaroch, M.Si dan Kepala Kementrian Agama Kabupaten Karanganyar, Musta’in, S.H, M.H.

Bupati Juliyatmono memberikan sambutan penerimaan jamaah haji Kloter 41

“Mudah-mudahan menjadi haji yang mabrur,  bertemu dengan keluarga dalam keadaan yang tetap sehat wal’afiat dan hari ini, sore ini tidak ada kegiatan apa-apa. Mudah-mudahan doa bapak ibu semuanya dikabulkan oleh Allah. Semua jamaah haji dari Kabupaten Karanganyar utuh, sehat, insyaAllah semuanya mudah-mudahan mabrur”

Pada sambutannya,Bupati Juliyatmono, mengucapkan rasa syukur terimakasih kepada Debarkasi Solo dan pada panitia penyelenggaraan haji Kabupaten Karanganyar atas berjalannya haji 2018 dari awal hingga akhir. Jumlah keseluruhan jamaah haji kloter 41 adalah 335 orang, dan bisa pulang dengan selamat secara utuh dan lengkap.

Tak bertele-tele, Bupati Juliyatmono mengimbau para jamaah untuk segera pulang dan berkumpul bersama keluarga masing-masing. Karena sebagian besar keluarga jamaah haji sudah menanti kedatangan mereka di Masjid Agung Karanganyar.

Demikian Diskominfo (Tgr)

Read More
DSC_0879

Kunjungan Kerja Kabupaten Kebumen Membahas Tentang “Izin Perubahan Penggunaan Tanah (IPPT)”

Read More
monumen tanah kritis 1

Monumen Tanah Kritis

Read More
DSC_4467

Pertanahan Karanganyar Serahkan 3000 Sertifikat PTSL

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan dihadapan penerima sertifikat PTSL, Kamis Siang (28/12)

Karanganyar – Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Karanganyar dipenghujung tahun 2017 berhasil menyelesaikan 16464 bidang tanah Pedaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang terdiri atas sertifikat hak milik 16048, hak pakai 408 dan wakaf 8 bidang tanah. Penyerahan sertifikat secara simbolis diberikan pada Kamis Pagi (28/12) bertempat di GOR R.M. Said oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan Kepala BPN Karanganyar Priyanto.

Juliyatmono dalam sambutannya mengapresiasi atas kinerja Kantor Pertanahan Karanganyar atas target PTSL 2017 yang dapat diselesaikan dengan baik. Sertifikat merupakan tertib administrasi dan legalitas hukum atas kepemilikan tanah. Juliyatmono berharap atas terbitnya sertifikat tersebut warga yang mendapatkannya untuk merawat dengan baik.

“Semoga sertifikat ini menjadi berkah bagi Bapak Ibu sekalian”, kata Juliyatmono

Dijelaskan lebih lanjut, Juliyatmono mengatakan Kabupaten Karanganyar untuk tingkat jual beli tanah nomor dua percepatannya setelah Semarang, sehingga nilai tanah di Karanganyar cenderung naik.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Karanganyar Priyanto melaporkan bahwa sesuai dengan program nasional PTSL di Kabupaten Karanganyar mendapatkan target 17.450 bidang tanah dan pengerjaannya terbagi dalam 3 kloter. Untuk kloter 1 harus mampu menyelesaikan sebanyak 12.500 bidang tanah, kloter 2 4.000 dan kloter 3 950 bidang. Pagi ini diserahkan sebanyak 3.000 bidang untuk 13 desa yang tersebar di 5 Kecamatan yakni Kecamatan Jumapolo, Tawangmangu, Matesih, Ngargoyoso dan Karanganyar.

“Pengurusan sertifikat PTSL gratis tidak ada pungutan biaya, akan tetapi biaya-biaya yang timgul akibat dari persyaratan berkas seperti materai, pembuatan akta, patok tanda batas ditanggung oleh pemohon”, jelas Priyanto

Priyanto menambahkan target 2018 sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dan Karanganyar mendapatkan kuota 40.000 bidang, untuk itu dengan terbatasnya SDM yang ada di Kantor Pertanahan Kabupaten Karanganyar mohon dukungan kepada Bupati untuk alat kerja dan dukungan moral agar target yang ditetapkan dapat diselesaikan dengan baik. Demikian Diskominfo (ad)

Read More
DSC_0017

Study Banding LPPD dan LKPJ, Pemkab Tanah Datar Sumbar Kunjungi Karanganyar

KOMINFO

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi, menerima rombongan Kunjungan Kerja Pemkab Tanah Datar Sumatera Barat di Ruang Podang II Setda Kabupaten Karanganyar, Selasa (8/8)

Karanganyar, Selasa 08 agustus 2017

Sekretaris Daerah Karanganyar didampingi Asisten I Setda Karanganyar menerima kunjungan kerja  (kunker) Pemerintah Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat di ruang Podang II Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, Selasa (8/8/2017).

Feny Rahmi Harun selaku Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Tanah Datar sekaligus Pimpinan rombongan menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan, untuk mendapat dan menggali informasi dari Kabupaten Karanganyar dan inovasi-inovasi yang telah dilaksanakan terkait Laporan Penyusunan Pemerintah Daerah (LPPD) dan Laporan Lembar Kerja Pertanggujawaban (LKPJ)  sehingga mampu menyajikan laporan pemerintahan dengan baik.

“ Ingin kami tiru dan tindaklanjuti di daerah kami, sehingga Pemerintahan Daerah Tanah Datar bisa menjadi baik pula, utamanya dalam hal pelayanan publik,”harapnya.

Pada kunjungan kerja tersebut, Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi menjelaskan Karanganyar untuk Laporan Kinerja Pemerintahan terbaik peringkat ke-2 tingkat Nasional dan berbagai penghargaan juga telah diraih.

Lebih lanjut ia menjelaskan berbagai unggulan Karanganyar untuk tingkat Nasional dan Internasional yakni Layanan sertifikasi tanah dengan sistem jemput bola  mobil keliling di daerah-daerah/desa desa (mobile), layanan PDAM, layanan Pajak dengan sistem mobil keliling.

“Bulan ini Desa Karanglo Kecamatan Tawangmangu Karanganyar maju lomba ke tingkat Nasional, ada kampung matematika dimana banyak siswa meraih nilai terbaik  untuk mata pelajaran matematika sehingga hal ini menjadi kriteria penilaian,”tuturnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
web copy

567 Calon Haji Karanganyar Ikuti Manasik

Calon Haji Kabupaten Karanganyar mengikuti bimbingan haji di Edupark.

Karanganyar, Rabu (12/07/2017)

Calon Haji Karanganyar mulai mengikuti praktik manasik haji di sejumlah tempat di Kabupaten Karanganyar, dimulai sejak pukul 07.00 sampai siang, Rabu (12/07). Sebelumnya, selama dua hari, Senin-Selasa (10-11/07) diberikan bimbingan haji, di Gedung Wanita Karanganyar. Secara keseluruhan, manasik tingkat Kabupaten diberikan oleh Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar.

Manasik haji dimulai dari Taman Dirgantara Edupark, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu. Ditempat itu, calon haji praktek saat menaiki tangga pesawat terbang dengan tertib. Kemudian, saat di dalam dijelaskan penggunaan sabuk keselamatan, tayamum di pesawat. dan doa sebelum pesawat berangkat. Tak hanya itu saja, juga dipraktekkan saat sampai tujuan, saat turun dari pesawat.

Sedangkan untuk Sai, padang Arafah, Muzdalifah, Mina, Jamarat, Thowaf Ifadhah dan Thowaf Wada dilakukan di kawasan Masjid Agung Karanganyar.

Saat dijumpai di Edupark, Kasi Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Museri, mengatakan jumlah jamaah haji Kabupaten Karanganyar tahun 2017, yang berangkat sebanyak 567 jamaah termasuk Tim Pemantau Haji Daerah (TPHD) dan terbagi dalam tiga kloter.

“Kloter 21 berangkat pada 2 Agustus 2017, jam 13.00 sudah masuk asrama haji Donohudan, kloter 77 berangkat (19/8) jam 5 sore masuk Donohudan, dan kloter 78 pada (20/8) jam 7 pagi masuk ke asrama haji,” kata Museri.

Sedangkan tiga kloter yang berangkat pada tahun ini, setiap kloter sejumlah  355 jamaah untuk kloter 21,  kloter 77 sebanyak 190 jamaah, dan kloter 78 sebanyak 22 jamaah.

Calon Haji Kabupaten Karanganyar, jelas Museri, terdapat empat orang yang tidak boleh berangkat ke Tanah Suci, dikarenakan alasan kesehatan. Terdiri dari 2 orang (tidak suami isteri), dan 2 suami isteri.

Dia juga mengimbau yang perlu diperhatikan ibadah haji tahun ini yakni suhu di Tanah Suci diperkirakan diatas 40 derajat celcius bisa 54 derajat celcius. Lebih dua kalinya di Kabupaten Karanganyar.

“Calon Haji tidak perlu takut, yang terpenting jaga kesiapan fisik, dan jaga cairan tubuh jangan sampai dehidrasi dengan minum cukup,” katanya.(pd)  

Read More
web copy

Percepat Pelaksanaan Pendaftaran Tanah, Warga Diberi Penyuluhan

Untuk mempercepat pelaksanaan pendaftaran tanah, warga Desa Pablengan, Kecamatan Matesih diberi penyuluhan hukum tentang sertifikat tanah, oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karanganyar, Rabu (01/02) di Balai Desa Pablengan, Kecamatan Matesih. dan dihadiri BUpati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo.

Untuk mempercepat pelaksanaan pendaftaran tanah, warga Desa Pablengan, Kecamatan Matesih diberi penyuluhan hukum tentang sertifikat tanah, oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karanganyar, Rabu (01/02) di Balai Desa Pablengan, Kecamatan Matesih. Tampak hadir Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo.

Karanganyar, Rabu (01/02/2017)

Untuk mempercepat pelaksanaan pendaftaran tanah, warga Desa Pablengan, Kecamatan Matesih diberi penyuluhan hukum tentang sertifikat tanah, oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karanganyar, Rabu (01/02) di Balai Desa Pablengan, Kecamatan Matesih. Dalam penyuluhan itu disampaikan tahapan kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap, dokumen yuridis yang perlu disiapkan dan jadwal pengumpulan data yuridis.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada kesempatan itu mengatakan program pemerintah Prona sebagian besar dibiayai pemerintah untuk menertibkan adminitrasi masyarakat agar tidak ribut masalah tanah.

“Yang sudah selesai semua bersertifikat hak milik di Desa Nglegok, Kecamatan Ngargoyoso, termasuk tanah desa sudah bersertifikat sebab jika tidak, bisa hilang, atau menimbulkan masalah,” kata Bupati Juliyatmono, saat di acara Penyuluhan Hukum Percepatan Pelaksanaan Pendaftraran Tanah Sistematis Lengkap itu.

Pada kesempatan itu, Bupati Juga berpesan agar warga jangan menitipkan proses pensertifikatan tanah melalui orang lain, sebaiknya diurus sendiri. “Jangan percaya dengan orang yang bukan petugas pencatatan tanah,” katanya.

Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala BPN Kabupaten Karanganyar, Dwi Purnama menargetkan  pihaknya akan mensertifikatkan kurang lebih 1.400 bidang tanah di Desa Pablengan, dan target bulan April tahun ini bisa selesai, diharapkan semua sertifikat dapat di teken dan di sah kan oleh bapak Presiden

“Untuk mempercepat dibentuk Panitia Ajudikasi Percepatan sebanyak lima tim, lalu untuk pengumuman kepemilikan 14 hari kerja setelah didata dan diverifikasi, yang biasanya dua bulan, namun ini diperpendek,” kata Dwi Purnama.

Dwi Purnama juga mengatakan, di tahun 2017 ini melegalkan 12.300 bidang tanah di Kabupaten Karanganyar sementara  tahun depan di targetkan naik menjadi 15.000  bidang tanah. Sehingga nantinya warga akan mendapatkan jaminan kepastian hukum Hak Atas Tanah sebagai bukti hak kepemilikan.

Selain itu BPN juga menjamin gratis dalam pelayanan terhadap proses pembuatan sertifikat tanah di kantor BPN meliputi pelayanan biaya ukur, pemeriksaan tanah,  pendaftaran, dan termasuk biaya penyuluhan.

“Namun tanggungan dari warga sendiri berupa pembuatan Patok, materai, Fotokopi dan pembuatan akta (jika dibuat di bank),” katanya.

Ditambahkan olehnya, Pemerintah Kecamatan dan Desa supaya memfasilitasi warga untuk pembelian seperti fotokopi, materai dan patok dalam pensertifikatan tanah.

Kemudian, pihaknya juga kepada warga untuk berhati-hati. Permasalahan yang sering muncul adalah data mesti sesuai dan valid khusus nya pada ahli waris dalam penamaan sertifikat atau dokumen karena bersifat selamanya.

“Hati-hati, jangan sampai ada salah satu yang tidak dimasukkan dalam keterangan waris, apalagi dalam jual beli, harus diteliti,” katanya.(pd/by)

Read More
web

Warga dan Pemdes Ngadiluwih Terima Ganti Rugi

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menyerahkan dana ganti rugi ke warga dan Pemerintah Desa Ngadiluwih, Kecamatan Matesih yang tanah dan tanaman terkena pembengunan embung Dungbang, Rabu (27/12) di Kantor Bupati Karanganyar

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menyerahkan dana ganti rugi ke warga dan Pemerintah Desa Ngadiluwih, Kecamatan Matesih yang tanah dan tanaman terkena pembengunan embung Dungbang, Rabu (27/12) di Kantor Bupati Karanganyar

Karanganyar, Rabu (27/12/2016)

Warga dan Pemerintah Desa Ngadiluwih, Kecamatan Matesih yang tanah dan tanaman terkena pembengunan embung Dungbang, menerima ganti rugi dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Rabu (27/12) di Kantor Bupati Karanganyar.

Ada delapan warga yang tanah dan tanaman terkena pembangunan embung, juga tanah Kas Desa Ngadiluwih, dengan total ganti rugi Rp. 2.403.660.000,00. Besaran yang diterima bervariasi, paling kecil Rp. 15.2 juta dan paling besar Rp. 1.592.110.000.00

Wakil  Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, mengatakan pemberian ganti rugi tanah dalam musyawarah harga antara Pemerintah Kabupaten Karanganyar dengan pemilik tanah berdasarkan penetapan harga yang telah ditetapkan oleh Appraisal yang independen.

“Sedangkan untuk ganti rugi tanaman dilakukan oleh Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Kabupaten Karanganyar,” katanya.

Seusai pemberian ganti rugi oleh Wakil Bupati Karanganyar, menambahkan untuk kas desa penggantinya dilaksanakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Embung itu luasnya 2,3 hektar dan bisa mengairi sekitar 25 hektar disekitar dan bawahnya,” katanya.

Proses ganti rugi itu disetor melalui rekening pribadi masing-masing warga penerima.pd

Read More
dsc_5174

Jemaah Haji Kloter 20 Tiba di Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyambut kedatangan jemaah haji kloter 20, di Gedung Muzdalifah, Debarkasi Haji Donohudan,Minggu (25/09)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyambut kedatangan jemaah haji kloter 20, di Gedung Muzdalifah, Debarkasi Haji Donohudan,Minggu (25/09)

Karanganyar, Senin (26/09/2016)

Setelah menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, Kelompok Terbang (Kloter) 20 dari Kabupaten Karanganyar telah pulang ke Tanah Air, mendarat di Debarkasi Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Minggu (25/09) pukul 21.36 WIB.

Kloter 20 terdiri dari 352 jemaah, namun ada satu orang jemaah haji yang meninggal di Tanah Suci, dengan demikian yang pulang ke Kabupaten Karanganyar hanya 351 jemaah haji.

Mereka di sambut langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo di Gedung Muzdalifah. Tanpa banyak sambutan, Bupati Karanganyar hanya mengucapkan selamat datang kembali dan segera bertemu dengan keluarga masing-masing.

“Selamat datang di Kabupaten Karanganyar, dan saya berpesan segera istirahat yang cukup karena menempuh perjalanan lama, agar tubuh menjadi segar bugar,” katanya.

Ditempat yang sama, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Museri mengatakan, ada beberapa jemaah haji yang batuk-batuk ringan.

“Ada pula yang mondok sebanyak dua orang dan dilarikan dengan mobil ambulance seturun dari pesawat sebanyak lima jemaah,” katanya.

Setelah dari Donohudan, jemaah haji dengan naik bis yang difasilitasi  Pemerintah Kabupaten Karanganyar, menuju ke tempat penjemputan keluarga masing-masing. Ada delapan bis yang digunakan, sebanyak enam bis besar menuju Masjid Agung Karanganyar, satu bis besar dan satu bis kecil menuju Kecamatan Colomadu.

Panitia Haji Kabupaten Karanganyar juga meminta kepada seluruh jemaah untuk segera bergabung dengan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Karanganyar.pd

Read More