Rakerda Baznas di Hotel Taman Sari
- Pemberian Penghargaan Bupati Karanganyar kepada Baznas Kabupaten Karanganyar
Dalam rangka meningkatkan pemahaman sekaligus skill terkait layanan konstruksi, Pemkab Karanganyar mengadakan Pembinaan Jasa Konstruksi, Selasa pagi (22/11), di Hotel Taman Sari Karanganyar.
Kegiatan yang diikuti oleh pejabat pengadaan dan penyedia jasa ini, dibuka oleh Sekda Karanganyar, Samsi selaku mewakili Bupati Karanganyar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, saat memberikan sambutannya dalam kegiatan Pembinaan Jasa Kontruksi se-Kab. Karanganyar, Selasa pagi (22/11), di Hotel Taman Sari Karanganyar.
Sekda Kabupaten Karanganyar dalam arahannya menghimbau kepada pejabat dan penyedia jasa untuk saling bertukar informasi, berdiskusi sehingga terwujud sinergitas antara penyedia jasa barang dengan pemerintah.
“Pelaku usaha untuk memanfaatkan moment ini sebagai forum diskusi”, tuturnya.
Sementara itu narasumber, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Karanganyar, Sudarto, mengatakan sebagai lembaga penegak hukum, Kejaksaan Negeri Karanganyar siap melakukan pengawalan dan pengamanan baik dalam kegiatan perencanaan, pelaksaan, dan pemanfaatn hasil pembangunan, termasuk dalam upaya pencegahan timbulnya penyimpangan dan kerugian Negara, di wilayah Kabupaten Karanganyar.
Demikian Dishubkominfo (ind/ir)

Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat mengukuhkan Pengurus FKDM Kabupaten Karanganyar di Hotel Taman Sari Karanganyar Rabu(26/10)
Bupati Karanganyar membuka secara langsung Kegiatan Pengukuhan Pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kabupaten Karanganyar dan Sosialisasi Peran-Fungsi FKDM Tahun 2016 di Hotel Taman Sari Karanganyar, Rabu pagi (26/10/2016). Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, Forkompinda Kabupaten Karanganyar dan Dewan Penasehat FKDM Kabupaten Karanganyar.
Panitia penyelenggara Drs. Muh.Indrayanto melaporkan peserta kegiatan diikuti 135 orang terdiri dari, Dewan penasehat FKDM Kabupaten karanganyar sejumlah 11 orang, Dewan penasehat FKDM Kecamatan sejumlah 51 orang, Pengurus FKDM Kabupaten Karanganyar sejumlah 15 orang, Pengurus FKDM Kecamatan 34 orang, Ormas dan Forum Kemitraan terkait sejumlah 10 orang dan Sekretariat FKDM Kabupaten Karanganyar sejumlah 14 orang. Maksud dan Tujuan kegiatan pengukuhan pengurus FKDM Kabupaten Karanganyar adalah untuk mengenalkan pengurus dan anggota FKDM serta guna sosialisasi peran dan fungsi FKDM, sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat dan mitra kerja FKDM sehingga akan didapatkan kemudahan akses serta pola hubungan lintas sektoral yang sinergis dan produktif dan untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan dalam menjalankan fungsi kewaspadaan dini masyarakat bagi pengurus FKDM baik tingkat Kabupaten mupun Kecamatan.
Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Drs.H. Juliyatmono,M.M berharap kepada segenap pengurus FKDM yang secara resmi sudah di kukuhkan untuk berjuang dan mengabdi dan bersama-sama dengan seluruh unsur pemerintah untuk selalu menjaga stabilitas daerah agar damai dan aman serta bisa hidup rukun, tentram, ayem,berkembang, maju dan bersama-sama saling menghormati. ‘Saya percaya bahwa pengurus FKDM siap dan mampu melaksanakan tugas mulia ini dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggungjawab’ tambahnya.
Demikian Dishubkominfo (ft/adt)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan sambutan membuka acara Sosialisasi Sensus Ekonomi 2016 Tahap II, Jumat (29/04) pagi, di Hotel Taman Sari
Karanganyar, Jumat (29/04/2016)
Sensus Ekonomi 2016 (SE 2016) di Kabupaten Karanganyar melibatkan 1.081 petugas. Terdiri dari 806 pencacah lapangan, dan 275 pengawas lapangan, yang akan mendata responden di 177 desa/kelurahan di Kabupaten Karanganyar.
Hal itu dikatakan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karanganyar, Sunardi, Jumat (29/04) pagi, di sela-sela Sosialisasi Sensus Ekonomi 2016 Tahap II, di Hotel Taman Sari.
“Sensus berlangsung selama satu bulan, di mulai dari tanggal 1-31 Mei 2016. Petugas pencacah datang ke responden bisa pagi, siang, dan malam,” kata Sunardi.
Sensus Ekonomi yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali merupakan upaya mengumpulkan dan menyajikan data dasar seluruh kegiatan ekonomi, kecuali sektor pertanian.
“Cakupan sensus seluruh usaha/perusahaan non pertanian, yang berlokasi tetap/permanen, seperti di mall, kantor, pasar. Bisa di lokasi tidak tetap seperti kaki lima, pasar kaget, usaha keliling dan di warung,” katanya.
Hasil yang diperoleh dari SE tahun ini adalah pemetaan potensi ekonomi wilayah menurut industri dan pelaku usaha, standar acuan indikator ekonomi, penyusunan kerangka sampel untuk berbagi kegiatan survei.
“Juga temasuk pembangunan dan pemutakhiran basis data terpadu, karakteristik usaha menurut skala usaha, karakteistik usaha, pemetaan daya saing bisnis menurut wilayah, dan prospek bisnis dan perencanaan investasi di Indonesia,” kata Sunardi.
Sementara itu ditempat yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meminta kepada responden untuk memberikan data yang jujur, dan terbuka.
“Jangan ditutup-tutupi, berikan data responden kepada petugas dengan jujur dan akurat,” harap Bupati Juliyatmono.pd

Ketua KPU Jawa Tengah Joko Purnomo melantik lima orang anggota KPU Karanganyar periode 2013-2018, di Hotel Taman Sari, Karanganyar, Selasa (24/12)
Karanganyar, Selasa (24/12/2013)
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah Joko Purnomo melantik lima orang anggota KPU Kabupaten Karanganyar periode 2013-2018. Mereka terdiri satu muka lama dan empat baru.
Kelima anggota itu antara lain Sri Handoko Budi Nugroho, Nur Fatkurohman, Triastuti Suryandari, Muhammad Maksum, Budi Sukramto
Joko Purnomo mengatakan dengan telah dilantiknya anggota ini khususnya untuk empat orang yang baru agar segera menyesuaikan ritme kerja dan kondisi, menginggat tugas yang diemban sangat besar, apalagi pada bulan April akan ada Pemilihan Umum.
“Segera koordinasikan dengan pihak-pihak penyelenggara pemilu, aparatur pemerintah daerah, peserta pemilu maupun PPK,” tutur Joko Purnomo, saat melantik di Hotel Taman Sari, Karanganyar, Selasa (24/12).
Joko juga berpesan untuk meningkatkan kapabilitas, pengetahuan, dan meningkatkan profesionalisme secara terus menerus guna mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi penyelenggara pemilu.
“Mempelajari, memahami, dan melaksanakan visi dan misi KPU sebagai arah dan pijakan dalam merumuskan dan mengembangkan setiap program kerja,” katanya.
Dia menambahkan saat ini ketersediaan logistik sudah mencapai 90 persen kecuali surat suara, tinta, dan formulir. Sedangkan di Jawa Tengah terdapat 17.536 kandidat calon legislatif dan 77.685 TPS.pd

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar mengadakan rapat pleno terbuka penetapan kembali Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pileg 2014, saat di Hotel Taman Sari, Sabtu (12/10)
Karanganyar, Senin (14/10/2013)
Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2014 untuk Kabupaten Karanganyar mengalami penurunan menjadi 682.958 pemilih, dari jumlah Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) yang telah ditetapkan sebulan lalu menjadi 684.417 pemilih. Sehingga mengalami penurunan 1.459 pemilih.
Dengan rincian jumlah pemilih Laki-laki 337.383 pemilih sedangkan untuk perempuan sebesar 345.575 pemilih. Selanjutnya jumlah desa di Kabupatena Karanganyar 177 desa dan 2006 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar, Sri Handoko mengatakan ada beberapa permasalahan yang mempengaruhi yakni jumlah pemilih seperti usia, status perkawinan, NIK, NKK, dan tanggal lahir.
“Dari sistem informasi data pemilih juga ditemukan data pemilih ganda, sehingga dilakukan perbaikan jumlah pemilih yang semakin menurun,” jelas Handoko, saat rapat pleno terbuka penetapan kembali DPT Pileg tahun 2014 di Hotel Taman Sari, Sabtu (12/10) pagi.
Dia juga menambahkan proses dimulai dari DP4, penetapan DPS, Daftar Pemilih Hasil Perbaikan, DPS Hasil Akhir, penetapan DPT, hingga penetapan DPT setelah dilakukan cross cek data pemilih tidak bertambah tetapi mengalami penurunan.pd

Sebanyak 43 peserta mengikuti tes tertulis seleksi calon anggota KPU Karanganyar, di Hotel Taman Sari, Senin (02/09)
Karanganyar, Selasa (03/09/2013).
Sebanyak 43 peserta mengikuti seleksi tes tertulis calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar, di Hotel Taman Sari, Senin (02/09) pagi.
“Sebelumnya sejumlah 78 peserta mengikuti tahap seleksi adminitrasi, kemudian dari sejumlah itu, sebanyak 43 peserta lolos untuk mengikuti tahap tes tertulis,” kata Sekretaris Tim Seleksi Calon Anggota KPU Karanganyar, Tuhana, Senin (02/09), di Hotel Taman Sari.
Dari 43 orang tersebut terdapat komisioner KPU Karanganyar tahun 2008-2013 yakni Kharis Triyono, Sri Handoko, Kustawa Esye, Djoko Mardjono, dan Sutopo.
Tes tertulis yang di hadiri ke 43 peserta dilaksanakan dengan aman, lancar dan tertib. Setiap peserta diminta mengerjakan sebanyak 75 soal dengan waktu 100 menit, berkaitan sistem politik, kepemiluan, dan partai politik.
Tuhana menambahkan, selanjutnya tes kesehatan dan bebas narkoba akan dilaksanakan mulai hari Selasa-Jumat (03-06/09) di RSUD Karanganyar. Untuk mengikuti tes kesehatan, ke 43 peserta dilakukan secara terjadwal.
Selain itu, mereka akan mengikuti tes psikologi dan Focus Group Discusion (FGD) di Hotel Taman Sari, pada Senin-Selasa, (09-10/09).
Dari hasil seleksi tes tertulis, tes kesehatan dan tes psikologi akan dipilih menjadi 20 orang untuk mengikuti tes wawancara.
“Kemudian dipilih lagi menjadi 10 orang untuk mengikuti tes kepatutan dan kelayakan oleh KPU Jawa Tengah, dan dipilih lagi menjadi lima orang untuk menjadi komisioner KPU,” tandasnya. pd
Karanganyar, Selasa (25/06/2013)
Dalam era keterbukaan sekarang ini, pemerintah selaku penyelenggara negara dituntut untuk senantiasa sigap dalam mengemban amanat, tugas, dan kewajibannya.
Untuk itu, seluruh instrumen penyelenggara negara harus lebih tanggap untuk merespon berbagai tuntutan masyarakat dan melayani mereka dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan ketentuan peraturan, tugas pokok dan fungsinya.
“Peran menjaga, melindungi, ketentraman dan ketertiban masyarakat tentu diarahkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai salah satu institusi pengemban tugas pokok dan fungsi penjaga ketentraman dan ketertiban di level bawah,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, saat membuka Pembinaan Kepala Seksi Tramtib Kecamatan dan Satpol PP se Bakorwil II Surakarta, di Hotel Taman Sari, Karanganyar, Selasa (25/06) pagi.
Samsi memberikan arahan agar dalam melaksanakan tugas dan fungsi Satpol PP mengedepankan pendekatan partisipatif, yaitu melaksanakan tugas ketertiban dan ketentraman masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan memberi ruang bagi seluruh unsur masyarakat.
“Hendaknya membuka keran demokrasi untuk secara transparan berdiskusi dan menampung partisipasi masyarakat sehingga mendapatkan informasi akurat untuk mengambil kebijakan terbaik terhadap persoalan yang ada,” ujarnya.
Selain itu juga strategi komunikasi yang baik, dibutuhkan agar tercipta keselarasan bersama, meningkatkan kesepahaman dan persamaan persepsi, serta pada akhirnya membawa kepada keharmonisan hubungan antara pemerintah dengan masyarakat, antara sesama anggota masyarakat, serta antara sesama institusi pemerintah.pd