dsc_0551

Jaga Kestabilan Sembako dan Elpiji Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkab Gelar Rakor  

 

kominfo

Antisipasi Melambungnya Harga Kebutuhan : Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi saat memimpin Rakor Jelang Natal dan Tahun Baru 2017, Selasa (20/12).

Dalam rangka kesiapan menghadapi hari Natal 2016 dan tahun baru 2017, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar Rapat Koordinasi yang diikuti setiap SKPD, Selasa (20/12/2016) di ruang Podang I Kantor Setda Karanganyar.

 Rakor dipimpin Sekretaris Daerah, Samsi dan didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan Kepala BPS Karanganyar.

Pada rakor tersebut, Samsi menyampaikan beberapa persiapan yang akan dilakukan diantaranya keliling pasar untuk target harga-harga dapat terkendali, ketersediaan kebutuhan sembako cukup. Pengecekan elpiji di Pertamina, Pangkalan elpiji, agen elpiji utamanya gas melon 3 kg.

Lebih lanjut, Samsi menegaskan larangan penggunaan gas elpiji 3 kg bagi PNS, tentara maupun Polri.

“ Dinas Pertanian, tetap cek ketersediaan pupuk agar penyalurannya tepat sasaran. Pengamanan Disparbud  di titik-titik pusat pariwisata untuk memastikan kenyamanan pengunjung,”terangnya.

Ia menghimbau untuk Dishubkominfo agar cek jalur-jalur wisata terutama di tikungan. Beri pengamanan untuk antisipasi terjadinya kendaraan jatuh karena berada di daerah curam.

Sementara itu, Kabag. Perekonomian Setda Karanganyar, Timotius mengatakan menjelang hari besar biasanya terjadi kesulitan mendapatkan elpiji dan harga-harga kebutuhan melambung tinggi.

“Perlu kesiapan-kesiapan komoditas untuk antisipasi hal tersebut, karena Karanganyar akan menjadi pusat kunjungan wisata,”jelasnya.

Demikian Dishubkominfo (ind/adt)

 

 

 

 

Read More
gue copy

Polres Karanganyar Gelar Operasi Lilin 2014

Karanganyar, Selasa (23/12/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memeriksa pasukan pada Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2014, Selasa (23/12) di lapangan Mapolres Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memeriksa pasukan pada Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2014, Selasa (23/12) di lapangan Mapolres Karanganyar

Polres Karanganyar dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat pada perayaan Natal tahun 2014 dan Tahun Baru 2015, menyelenggarakan operasi kepolisian, dengan sandi Operasi Lilin 2014.

Sebelum penyelenggaraan Operasi Lilin 2014, terlebih dahulu diadakan Apel Gelar Pasukan dengan melibatkan unsur Polres, Kodim 0727/Karanganyar, Satpol PP, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, Linmas, Senkom, dan pramuka, di lapangan Mapolres Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat menjadi pemimpin apel dan membacakan sambutan dari Kapolri Jenderal Sutarman, mengatakan operasi yang berlangsung selama 10 hari. Di mulai 24 Desember 2014 sampai 2 januari 2015. “Operasi ini mengedepankan tindakan preemtif dan preventif dengan penegakan hukum secara profesional dan proposional,” kata Bupati Juliyatmono, Selasa (23/12).

Lebih lanjut, Bupati Juliyatmono mengatakan laksanakan pengamanan tempat-tempat ibadah, pemukiman masyarakat, obyek wisata, jalur pergerakan orang dana barang, terminal,stasiun kereta api, pelabuhan, bandara, dan tempat-tempat keramaian lainnya, yang akan menjadi pusat perayaan Natal dan Tahun Baru.

Sementara itu ditempat yang sama, Kapolres Karanganyar AKBP Martirenni Narmadiana mengatakan operasi ini di wilayah Kabupaten Karanganyar melibatkan sebanyak 1200 personil gabungan.

“Dari Polri ada 528 personil. Kami juga mendirikan pos lalu lintas dan pos pengamanan gereja . Untuk di daerah menjadi tanggung jawab Polsek terhadap gereja-gereja yang ada di wilayah masing-masing,” kata nya. pd

Read More

Wisatawan Serbu Objek Wisata Tawangmangu

Seiring datangnya musim liburan tahun baru 1 Muharam 1435 H, sebanyak 2.000-an wisatawan domestik menyerbu objek wisata di Tawangmangu, Selasa (5/11/2013).

Jumlah kunjungan wisatawan tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa yang hanya mencapai 100-an orang. Meski mengalami lonjakan wisatawan, arus lalu-lintas di Tawangmangu tergolong lancar.

 Koordinator Pos Somokodo Tawangmangu, Sutardo, mengatakan para wisatawan domestik itu sengaja mendatangi objek wisata di Tawangmangu untuk berlibur. Dilihat dari segi usia, pengunjung di objek wisata Tawangmangu didonimasi kawula muda di Soloraya, yakni mencapai 90 persen. Sisanya, berasal dari wisatawan domestik dari berbagai kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Jogja, Semarang dan sejumlah kota di Jatim.

 “Setiap pengunjung yang melalui pos retribusi diwajibkan membayar retribusi. Kalau sepeda motor senilai Rp1.000, sedangkan mobil senilai Rp5.000. Hal ini sudah sesuai Perda No. 5 Tahun 2007 tentang Retribusi Masuk Kawasan Tawangmangu. Agar tak kehabisan stok tiket retribusi, kami menyiapkan total 10.000 tiket masuk,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa.

 Tardo menjelaskan jumlah wisatawan di Tawangmangu tahun ini hampir sama dengan tahun sebelumnnya. Biasanya, para wisatawan berekreasi di Grojogan Sewu, Cemoro Kandang dan Pringgodani.

 Patung Semar

 Delapan petugas di Pos Somokodo dimaksimalkan untuk melayani penjualan tiket masuk. Selain di Somokodo, pintu masuk ke Tawangmangu juga ada di daerah Bomo, Matesih dan Gondosuli yang berbatasan dengan Jatim.  “Dalam satu tahun, puncak wisatawan yang datang ke Tawangmangu, biasanya terjadi saat momentum Lebaran dan Tahun Baru. Kalau momen Tahun Baru Islam seperti ini meski ada peningkatan, tapi tak sebesar momentum Lebaran yang mencapai 5.000 wisatawan,” ujarnya.

 Terpisah, Staf Bina Cinta Alam Grojogan Sewu Tawangmangu, Jumino, mengatakan guna menghadapi lonjakan pengunjung di Grojogan Sewu, pihaknya mengerahkan 30-an petugas internal. Di sisi lain, pihaknya juga memaksimalkan 142 anggota paguyuban pedagang di kawasan Grojogan Sewu untuk ikut membantu pengawasan.

 “Agar tak kewalahan, kami juga menggandeng paguyuban pedagang. Tujuanya, ikut menjaga suasana yang nyaman di Grojogan Sewu. Misalnya, ada yang capek atau sakit, biasanya para pedagang di sini ikut membantu.”

 Di luar Grojogan Sewu, objek wisata yang diserbu wisatawan domestik, yakni Cemoro Kandang dan Pringgodani. Biasanya, wisatawan di tempat tersebut dalam rangka menjalankan ritual sesuai adat Jawa. Salah satu acaranya, menggelar pertunjukan wayang kulit dengan lakon Semar Mbangun Kahyangan di Pringgodani, Senin (4/11/2013) malam. Hal itu sebagai pertanda diresmikannya patung semar seberat 1 ton yang dibawa ke Pringgodani secara manual.

 “Biasanya, ada juga kerabat dari Keraton Solo yang menyewa kuda untuk menempuh perjalanan ke Gunung Lawu,” kata salah seorang penyewa jasa kuda di Tawangmangu, Harno, 52, warga Ngemplak, Tawangmangu.

Sumber : http://www.solopos.com/2013/11/06/wisatawan-serbu-objek-wisata-tawangmangu-462835

Read More

Ribuan Orang Ikuti Senam Sehat

Sekitar 10.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat ikut senam sehat untuk menyambut Tahun Baru 1435 Hijriah, di Alun-alun Karanganyar, Senin (04/11) kemarin

Sekitar 10.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat ikut senam sehat untuk menyambut Tahun Baru 1435 Hijriah, di Alun-alun Karanganyar, Senin (04/11) kemarin

Karanganyar, Selasa (05/11/2013)

Ribuan orang memadati Alun-alun Kabupaten Karanganyar untuk mengikuti senam sehat dalam menyambut Tahun Baru Hijriah, Senin (04/11). Kegiatan yang diadakan oleh  Majelis Ulama Indoneisa (MUI) dan Bazis Kabupaten Karanganyar dikuti oleh berbagai elemen masyarakat itu terlihat                                                                                                                    antusias.

Warga masyarakat Karanganyar  ikut berpartisipasi memeriksakan kesehatan gratis dalam rangkaian kegiatan menyambut Tahun Baru 1435 Hijriah, di Alun-alun Karanganyar, Senin (04/11) pagi.

Warga masyarakat Karanganyar ikut berpartisipasi memeriksakan kesehatan gratis,  di Alun-alun Karanganyar, Senin (04/11) pagi.

Ketua MUI Kabupaten Karanganyar,  Zainuddin mengatakan kegiatan ini untuk ukuwah dan syiar agama di Karanganyar.

“Kami tidak menyangka sama sekali, s

ambutan dari masyarakat untuk mengikuti senam sehat ini. Targetnya diikuti 5.000 peserta, namun diluar dugaan mencapai 10.000 peserta yang ikut,” ujar Zainuddin.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar saat membacakan sambutan Bupati Karanganyar mengungkapkan sangat mengapresiasi kegiatan itu. Dengan kegiatan senam dapat meningkatkan keseha

tan jasmani dan rohani.

“Tubuh menjadi sehat yang membuat rohani menjadi kuat dan baik,” ujarnya.

Selain kegiatan senam pagi, juga diadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta senam, namun juga dapat oleh masyarakat lainnya.

Selain itu, juga disediakan hadiah langsu

ng dengan pengundian nomor peserta. Anis Fatimah, perempuan yang duduk di kelas XIIA2, MAN Karanganyar mendapatkan hadiah utama berupa kulkas satu pintu. Dia yang tinggal di Buran, Tasikmadu sangat senang mendapatkannya. pd

Read More

Imlek, Warga Tionghoa Padati Taman Memorial Delingan

Taman Memorial Delingan Karanganyar ramai dikunjungi warga etnis Tionghoa pada perayaan Tahun Baru Imlek 2013, Minggu (10/2). Warga Tionghoa yang datang dari berbagai daerah tersebut bermaksud berziarah sekaligus mengirim doa kepada leluhurnya.

Salah seorang pengunjung, Ny Teguh Santosa menuturkan kedatangannya ke Taman Memorial Delingan sudah menjadi tradisi rutin setiap tahun. Sehabis menjalankan sembahyang, seluruh keluarga besarnya kemudian berkumpul dan mengirim doa di depan makam leluhur, Tan Djun Nie. “Di tempat ayah saya disemayamkan ini, kami selalu datang setiap tahunnya. Sebagian besar keluarga tinggal di Sragen dan saya sekeluarga datang langsung dari Purwodadi,” katanya.

Selain membakar hio dan memanjatkan doa di depan makam leluhur, seluruh keluarga yang hadir juga membakar uang-uangan kertas kuning dan baju. Sesuai keyakinan mereka, hal itu bertujuan untuk memberikan bekal kepada leluhur yang kini telah di alam sana. “Prosesi kirim doa kepada leluhur ini telah menjadi tradisi keluarga secara turun temurun. Kami sebagai generasi penerus harus menjaga dan melestarikannya,” terangnya.

Penjaga Taman Memorial Delingan, Gunadi mengutarakan pada puncak Tahun Baru Imlek 2013 ini memang banyak pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Mereka merupakan keluarga besar dari leluhur yang dimakamkan di Taman Memorial Delingan. “Bahkan tadi pagi (kemarin) di sini sempat macet dan pengunjung harus antre untuk mengirim doa kepada leluhur mereka,” jelasnya.

Penjaga lainnya, Puter menambahkan ramainya kondisi di Taman Memorial Delingan pada perayaan Tahun Baru Imlek masihlah belum seberapa dibandingkan perayaan cengbeng pada akhir Maret nanti. “Kalau nanti pengunjung yang datang jauh lebih banyak, jumlahnya bisa mencapai lima kali lipat dari sekarang,” terangnya.

Read More

Waspadai Dua Tanjakan di Jalur Tawangmangu

Para pengguna kendaraan bermotor harus mewaspadai dua tanjakan di jalur Tawangmangu yakni di sekitar Somokado dan Gondosuli. Pasalnya, dipastikan terjadi kemacetan arus lalu lintas saat malam perayaan Tahun Baru.

Kasatlantas Polres Karanganyar, Iptu Suwarsi, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Adji Wibowo, mengatakan dipastikan terjadi penumpukan kendaraan bermotor menuju kawasan Tawangmangu. Kondisi ini menyebabkan kemacetan arus lalu lintas di kedua tanjakan tersebut.

“Petugas akan disiagakan di kedua tanjakan jalan tersebut untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas,” katanya saat ditemui Kamis (27/12/2012).

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Polsek Tawangmangu untuk menyiagakan mobil derek di sekitar tanjakan jalan. Tak hanya itu, petugas juga menyiapakan balok kayu untuk mengganjal mobil apabila terjadi kemacetan arus lalu lintas berkepanjangan.

Saat malam pergantian tahun arus lalu lintas dari arah Tawangmangu menuju Karanganyar akan dialihkan. Para pengguna kendaraan bermotor dialihkan melewati Pasar Tawangmangu berbelok kanan melewati Puskesmas Tawangmangu menuju Tempat Pemungutan Retribusi (TPR).

Artinya, arus lalu lintas menuju kawasan Tawangmangu hanya searah dari Karanganyar. Begitu juga arus lalu lintas dari Matesih-Tawangmangu hanya searah. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan bermotor di satu titik yang menyebabkan kemacetan arus lalu lintas. “Arus lalu lintas dari Tawangmangu dialihkan ke utara melalui Puskesmas hingga TPR,” ujarnya.

Sementara Camat Tawangmangu, Yopi Eko Jati Wibowo, menyatakan elemen masyarakat juga dilibatkan dalam pengamanan malam Tahun Baru. Anggota Banser dan kelompok kepemudaan bakal turut berpatisipasi mengatur arus lalu lintas di sepanjang jalan menuju Tawangmangu.

Tiga kantong parkir disiapkan untuk menampung kendaraan bermotor yakni Terminal Tawangmangu, kawasan Balekambang dan jalan tembus Solo-Magetan.

Read More

PENGAMANAN NATAL: Polisi Pasang Metal Detector di Gereja

Polisi bakal memasang alat metal detector di setiap gereja untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru. Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin keamanan umat Kristiani yang tengah beribadah.

Pernyataan ini disampaikan Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Adji Wibowo  Selasa (18/12/2012).

Pengamanan Natal dan Tahun Baru difokuskan pada tempat beribadah. Petugas bakal disiagakan selama pelaksanaan misa di setiap gereja.

Metal detector dan anjing pelacak sudah disiapkan, kami tidak mau kecolongan bila terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” katanya, Selasa siang.

Selain itu, pengamanan juga bakal diprioritaskan pada pusat keramaian dan perbelanjaan di Karanganyar. Lokasi tersebut bakal dijaga super ketat agar tidak terjadi tindak kriminalitas. Sebab, dipastikan pusat keramaian maupun perbelanjaan bakal dipenuhi warga yang ingin merayakan malam Tahun Baru.

Polres Karanganyar menyiapkan 2/3 kekuatan polisi atau sebanyak 600 polisi untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru. “Ormas dan elemen masyarakat juga dilibatkan dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru. Kami ingin situasi keamanan Karanganyar tetap kondusif,” jelasnya.

Sementara Kasubag Humas Polres Karanganyar, AKP Didik Noer TJ, menyatakan penjagaan di wilayah perbatasan antara Karanganyar dengan Solo bakal diperketat. Polres Karanganyar bakal di back-up Satuan Brimob Polda Jateng yang disebar di beberapa lokasi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi teror yang semakin nekat pada akhir-akhir ini.

Apalagi mobilitas kendaraan bermotor yang melewati wilayah perbatasan seperti Palur dan Sroyo cukup tinggi. “Aksi teror sudah berani menembak petugas makanya penjagaan di wilayah perbatasan dengan Solo diperketat dengan bantuan personel Brimob,” tambahnya

Read More

Tahun Baru, Tawangmangu Dipadati Pengunjung

Tawangmangu tampaknya masih menjadi magnet tersendiri bagi warga di seputaran Solo dan sekitarnya untuk merayakan tahun baru, Minggu (1/1). Pasalnya ribuan kendaraan bermotor memadati jalan di sepanjang jalur menuju Tawangmangu sekitar dua kilometer lebih pada Minggu (1/1).
Dari pengamatan di lapangan, kemacetan tersebut terjadi akibat adanya pertemuan arus antara pengguna kendaraan yang hendak turun dan kendaraan menuju Tawangmangu. Kemacetan tersebut terjadi mulai terlihat dari Desa Plumbon, Kali Samin hingga Sumokado yang didominasi dengan kelokan dan tanjakan. “Ini sudah biasa saat tahun baru tiba,” ujar Mulyono (35) salah satu warga Nglebak saat ditemui  di jalur Kali Samin Tawangmangu.
Sementara itu, jalur menuju Tawangmangu dari Matesih pun mengalami hal serupa, kendati tidak seramai jalur Kali Samin namun kondisinya hampir sama yakni ribuan kendaraan bermotor mulai beriringan untuk menuju ke Tawangmangu.
Terpisah, Camat Tawangmangu, Yopi Eko Jatiwibowo memperkirakan ada ribuan wisatawan yang menghabiskan Tahun Baru di Tawangmangu. Selain menikmati udara dingin pegunungan, biasanya wisatawan tersebut juga ingin melihat perayaan tahun baru di Tawangmangu yang biasanya dimeriahkan dengan perayaan pesta kembang api.
Selain akses jalur Tawangmangu yang dipenuhi kendaraan, pemandangan yang sama juga terlihat di jalur Karangpandan – Ngargoyoso yang merupakan akses menuju Candi Sukuh, Candi Cetho, Air Terjun Jumog, Air Terjun Parang Ijo dan sejumlah obyek wisata lainnya.
Selain itu menjelang natal dan pergantian tahun baru kemarin sejumlah hotel, vila dan penginapan penuh oleh para wisatawan yang ingin merayakan pergantian tahun dan liburannya di Tawangmangu.

Read More

Jelang Natal, Polisi Mulai Sisir Gereja

Antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru 2012, aparat Kepolisian dari Polres Karanganyar melakukan penyisiran di sejumlah Gereja di Karanganyar, Jumat (23/12) pagi. Dengan mengerahkan 25 personel dari berbagai kesatuan, mereka melakukan penyisiran di segala penjuru dengan menggunakan anjing pelacak dan sejumlah alat seperti metal detector.
Kabag Ops Polres Karanganyar, Kompol IK Budayana mewakili Kapores Karanganyar, AKBP Nazirwan Adji Wibowo mengatakan dalam penyisiran kali ini, pihaknya melakukan pengecekan secara menyeluruh mulai dari lingkungan sekitar gereja, halaman, tempat ibadah hingga sudut-sudut ruangan. “Semuanya kita periksa secara mendetail di setiap ruangan baik dalam dan luar tembok gereja,” ujarnya seusai memimpin penyisiran di Gereja St Pius X, Jalan Lawu Karanganyar, Jumat (23/12).
Ia menambahkan, demi kenyamanan dan keamanan dalam perayaan natal nanti, pihak kepolisian melarang seluruh jemaat gereja untuk membawa tas ke dalam gereja. Jika pun masih ada yang membawa, maka tas tersebut wajib dititipkan kepada petugas keamanan di luar. “Jadi tolong buat jemaat membawa barang yang dibutuhkan saja saat melakukan ibadah ke Gereja,” tandas dia.
Pengurus Gereja Katolik St Pius X, Bambang Suyono menyambut baik penyisiran yang dilakukan oleh aparat kepolisian tersebut. Ia mengatakan antisipasi ini merupakan salah satu bentuk upaya agar nantinya perayaan natal berjalan aman. Selain pengamanan dari aparat, dirinya juga mengaku tidak akan menggunakan pengamanan tambahan, mengingat lingkungan sekitar dan pemuda setempat selama ini cukup ramah dengan lingkungan Gereja.

Read More

Penginapan Tawangmangu banjir pesanan

Beberapa vila mewah berdiri di Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar.

Penginapan di kawasan wisata Tawangmangu banjir pesanan menjelang perayaan Tahun Baru 2012. Bahkan, beberapa penginapan sampai menolak permintaan pemesanan pada 30 Desember-2 Januari mendatang.

Pemilik penginapan Wahyu Sari, Karwadi, dijumpai, Jumat (2/12/2011), menaikkan tarif penginapan hingga dua kali lipat mulai 30 Desember 2011 sampai 2 Januari 2012. Kenaikan tarif disesuaikan dengan tingginya tingkat okupansi menjelang hingga Tahun Baru.

”Sekarang sudah ada yang mulai pesan. Tapi belum banyak. Biasanya mulai tanggal 5 inilah pesanan kamar semakin meningkat,” ujarnya.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Karwadi yang memiliki dua hotel ini menuturkan Tawangmangu selalu menjadi jujukan para wisatawan baik warga Soloraya maupun luar yang ingin merayakan malam pergantian tahun di kaki Gunung Lawu.

Bahkan hampir seluruh hunian penginapan di Tawangmangu penuh. Para wisatawan ini akan menikmati malam pergantian tahun dengan menggelar berbagai acara seperti pesta kembang api.

”Jalan-jalan di Tawangmangu pasti penuh. Biasanya ada pesta kembang api,” tuturnya.

Read More