UN SD Siap Dilaksanakan

Karanganyar, Sabtu (04/05/2013)

Persiapan menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SD/MI, SDLB yang akan berlangsung selama tiga hari yakni tanggal 6-8 Mei 2013 mendatang sudah dilakukan. Seperti distribusi soal UN telah dikirimkan dari Kudus ke Karanganyar, (03/05).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar, Sri Suranto, ketika dijumpai di sela-sela Seminar Implementasi Kabupaten Vokasi, di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (04/05) menjelaskan naskah telah berada di UPTD di 17 Kecamatan sekitar pukul 10.00 WIB kemarin.

“Naskah UN SD telah disimpan di UPTD masing-masing kecamatan sampai pelaksanaan ujian,” ujar Sri Suranto.

Soal yang diujikan berbeda dengan UN SMP dan SMA, di mana terdapat 20 jenis soal berbeda di setiap ruang. Untuk UN SD kali ini  semua soal sama. Pelaksanaan UN tahun ini di Kabupaten Karanganyar siap diikuti 13.394 siswa SD, dan terdapat 906 ruang kelas.

“Naskah soal ujian sama, tidak ada yang dibedakan. Kami yakin pelaksanaan dapat berjalan lancar dan transparan,” tandasnya.pd    

Read More

Menjelang UN, Kepsek Teken Pakta Integritas

Kepala Sekolah di Kabupaten Karanganyar menandatangani pakta integritas menjelang pelaksanaan ujian nasional, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (11/04)

Kepala Sekolah di Kabupaten Karanganyar menandatangani pakta integritas menjelang pelaksanaan ujian nasional, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (11/04)

Karanganyar,  Kamis (11/04/2013).

Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 15-18 April mendatang, seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) di Kabupaten Karanganyar menandatangani Pakta Integritas, Kamis (11/04). Dalam dokumen tersebut, semua pihak berjanji akan menyelenggarakan UN secara jujur, bertanggung jawab, dan penuh integritas untuk memajukan dunia pendidikan.

Sri Suranto, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar, mengatakan, UN sekarang ini, sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Jenis soal yang diberikan ke siswa di setiap kelas, semuanya berbeda. Ada 20 macam soal, sehingga satu meja dengan lainnya tidak bisa sama.

“Selain itu tingkat kesulitannya juga naik karena mulai tahun ini hasil UN akan diperhitungkan untuk penerimaan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Karena itu dipastikan berbeda,” kata dia.

Karena itulah, pihaknya berharapkan sekolah betul-betul mempersiapkan siswa untuk menghadapi ujian. Persiapan paling baik tentu yang dilakukan sejak dini, ketika siswa mulai belajar di kelas satu.

Untuk itu pula, Suranto berharap dengan waktu yang hanya tinggal beberapa hari lagi, sekolah sudah tidak lagi menggelar kegiatan yang memforsir siswa. Baik kegiatan pembelajaran, apalagi kegiatan lain.

Tak lupa pula, Sri Suranto mengingatkan kepada siswa, guru maupun pengelola sekolah, agar tidak mempercayai isu lembar jawaban yang sudah beredar.  “Bagaimana mungkin itu bisa terjadi. Soalnya saja belum beredar, tetapi jawabannya sudah ada. Kan sangat tidak masuk akal, lebih baik diabaikan saja,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rina Iriani menyatakan, tidak ada target bagi sekolah agar bisa lulus 100 persen. Akan tetapi Rina meminta agar prestasi siwa Karanganyar bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. “Meski

Read More

Bupati Belum Umumkan Nama Sekda Baru

Kendati jabatan sekretaris daerah (Sekda) Karanganyar definitif sudah turun dan Gubernur sudah menetapkan siapa yang terpilih menjadi Sekda menggantikan posisi Kastono DS yang pensiun, namun Bupati Karanganyar belum mau angkat bicara.
“Iya, suratnya dari Gubernur sudah turun pekan lalu. Tapi maaf belum saya buka, jadi belum tahu siapa penggantinya,” ujar Rina Iriani Ratnaningsih, Bupati Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (21/1) kemarin. Rina menambahkan pelantikan Sekda tersebut rencananya akan dibarengkan dengan beberapa jabatan eselon III dan IV di Karanganyar yang kosong, yang kemungkinan akan digelar akhir bulan ini
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karanganyar, Suwarno mencatat ada sedikitnya 44 kursi jabatan struktural eselon III, IV dan V di Lingkungan Pemkab Karanganyar yang kosong sejak tiga bulan lalu. Kekosongan tersebut disebabkan karena adanya pegawai yang tengah memasuki usia pensiun dan mutasi jabatan. “Kekosongan itu normal karena kebanyakan telah pensiun dan selebihnya karena ada rutinitas mutasi jabatan,” ucap dia beberapa waktu lalu.
Perlu diketahui jabatan Sekda Karanganyar ini kosong sejak ditinggalkan Kastono DS per 1 Agustus 2011 lalu dan kemudian digantikan oleh Plt Sekda yakni Sri Suranto yang kebetulan juga merangkap sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karanganyar.
Sebelumnya Pemkab Karanganyar tengah mengirimkan 10 nama pejabat yang memenuhi syarat untuk kemudian diajukan kepada Gubernur sebagai pengganti Sekda. Dari kesepuluh nama yang lolos ke tahap selanjutnya yakni Samsi (Sekretaris DPDR), Utomosidhi (Staf Ahli) dan Indrihastuti (Asisten I). Namun hingga saat ini belum diketahui siapa yang akan menduduki jabatan Sekda tersebut.

Read More