DSC_3572

Sembako Gratis Dampak Covid – 19 Bagi Anggota SPKP Kecamatan Tawangmangu

Sebagai Simbolis Wakil Bupati Serahkan Sembako Gratis

KARANGANYAR – Penyerahan Bantuan Sosial Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Tawangmangu dihadiri oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto pada Selasa (25/08/20).

Penyerahan bantuan atau sembako gratis hari ini dilakukan di dua tempat yaitu di Kelurahan Tawangmangu dan Kelurahan Kalisoro. Sebanyak 518 bungkus sembako dibagikan secara gratis di Kelurahan Tawangmangu sedangkan di Kelurahan Kalisoro sebanyak 343 bungkus sembako.

Sri Suharno selaku ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Tawangmangu melaporkan bahwa sejak tahun 2008 Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di Kecamatan Tawangmangu sampai sekarang masih berjalan dengan lancar, utamanya program Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPKP). Dana yang dikelola sampai saat ini sebesar 6 milyard baik dana yang berjalan ataupun yang dipinjam. PNPM Mandiri Kecamatan Tawangmangu setiap tahunnya pasti mengadakan sembako murah karena mengingat adanya pandemi covid-19 sembako murah tidak diadakan dan diganti dengan pembagian sembako gratis di lingkungan Kecamatan Tawangmangu terutama bagi anggota SPKP.

Sementara Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto memberikan apresiasi kepada PNPM Mandiri di Kecamatan Tawangmangu bahwa PNPM ini sangat berpotensi dan sangat membantu Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Semoga dengan adanya SPKP ini bisa mendorong pada pelaku UMKM, masyarakat, ibu-ibu menjadi lebih berkembang dan lebih mandiri dalam peningkatan perekonomian. “Manfaatkan pinjaman ini dengan baik gunakan sebagai modal usaha”, pesannya.

Di tempat yang sama Camat Tawangmangu, Rusdiyanto mengatakan bahwa PNPM Mandiri yang ada di Kecamatan Tawangmangu ini sangat luar biasa dengan modal yang kecil sekarang bisa berkembang dengan baik bahkan sekarang sudah memiliki aset tanah yang akan segera di bangun. Untuk itu peran ibu-ibu sangat kami harapkan dan dapat terpenuhi dengan baik. Semoga membawa barokah, manfaat untuk kita semua. Diskominfo (in&an).

Read More

UPK Matesih Fair 2013

Bupati Karanganyar, Rina iriani, saat meninjau stand pameran di UPK Matesih Fair 2013, di halaman Balai Desa Matesih, Kamis (29/08)

Bupati Karanganyar, Rina iriani, saat meninjau stand pameran di UPK Matesih Fair 2013, di halaman Balai Desa Matesih, Kamis (29/08)

Karanganyar, Kamis (29/08/2013)

Unit Pengelola Kegiatan (UPK) di Kecamatan Matesih mengadakan pameran produk unggulan yang berasal dari berbagai desa, dengan 36 stand pameran, yang diselenggarakan selama dua hari yakni, Rabu, dan Kamis (28-29/08/2013) di halaman Balai Desa Matesih

Selain pameran, juga diadakan penarikan undian, rakor dengan Ketua kelompok  Simpan Pinjam Khusus Perempuan (SPKP), subsidi sembako bagi anggota SPKP, dan rakor pelaku PNPM tingkat Kabupaten.

Ketua UPK Matesih, Daryanto, mengatakan jumlah anggota kelompok sampai dengan 25 Agustus 2013 sebanyak 2.107 dan 177 kelompok. Tingkat pertumbuhan nasabah 13,4 persen.

“Jumlah aset yang kami kelola sebesar Rp. 2,7 miliar dengan tunggakan 0 persen. Kemudian setiap tanggal 10 angsuran sudah masuk sebesar 99,13 persen,” ujar Daryanto, di Balai Desa Matesih, Kamis (29/08).

Dia juga menambahkan daru surplus UPK untuk masyarakat miskin telah tersalur selama lima tahun sejumlah Rp. 405 juta, untuk kambing bergulir lebih dari 400, perbaikan rumah sebanyak 18 rumah dan plesterisasi 110 rumah.

Di tempat yang sama Bupati Karanganyar, Rina Iriani mengatakan kegiatan pemberdayaan guna meningkatkan potensi masyarakat seperti Kambing bergulir, pendampingan pemasaran dan fasilitasi penjualan produk unggulan berupa kios saya rasa sangat bermanfaat bagi masyarakat dan kalangan pegiat UMKM.pd

Read More