SONDOKORO Gelar Gebyar Lebaran

Agrowisata Sondokoro menggelar program Gebyar Lebaranselama delapan hari mulai 19-26 Agustus 2012. Harga tiket masuk (HTM) tidak dinaikkan selama masa libur Lebaran.

Marketing dan Humas Agrowisata Sondokoro, Teguh Sinung Nugroho, mengatakan selama libur Lebaran, pihaknya menyiapkan beberapa atraksi kesenian tradisional seperti Reog Ponorogo, Barongsai, Topeng Ireng, Kuda Lumping. Selain itu, beberapa grup band lokal akan unjuk gigi secara live menghibur para pengunjung.

“Harga tiket masuk tidak dinaikkan tetap Rp5.000/orang,” katanya, Rabu (15/8/2012).

Sementara menurutnya wahana permainan yang paling dimintai pengunjung seperti Spoor Gula dan Spoor Classic. Tak hanya itu, terdapat wisata edukasi yakni proses pembuatan gula di Pabrik Gula Tasikmadu. “Ini menjadi ikon Sondokoro karena jumlah pengunjungnya selalu meningkat setiap tahun,” ujarnya, Rabu (15/8/2012).

Pihaknya juga melibatkan masyarakat untuk mengelola parkir dan toilet selama masa libur Lebaran. Pasalnya, dipastikan jumlah pengunjung akan melonjak dibanding hari biasa. Berdasarkan tahun lalu, jumlah pengunjung Sondokoro selama masa libur Lebaran sekitar 100.000 pengunjung.

Di sisi lain, seorang pengunjung, Nastiti, mengatakan dia dan keluarganya berwisata di Sondokoro karena wahana permainannya lengkap. Apalagi ada Spoor Uap dan Spoor Gula yang mengelilingi area PG Tasikmadu.

Read More

SONDOKORO: Tasikmadu Unggulkan Asal-Usul Sondokoro di Festival Seni dan Budaya

Festival Seni dan Budaya Kecamatan se-Kabupaten Karanganyarsegera digelar di Kecamatan Tasikmadu, Kamis (28/6/2012). Cerita rakyat asal muasal Sondokoro menjadi salah satu potensi yang diunggulkan kecamatan tersebut.

“Kemungkinan cerita rakyat itu akan dipentaskan dalam bentuk drama, ujar Kepala Desa Ngijo, Suwarso, saat ditemui, baru-baru ini.

Sedangkan Desa Karangmojo, kecamatan setempat rencananya akan menampilkan kesenian rebana yang sudah lama digeluti warganya. Kepala Desa Karangmojo, Sri Hardiyanto, mengatakan masih akan berkoordinasi dengan guru, warga dan tokoh masyarakat untuk menampilkan karya seni dan budaya yang dikehendaki masyarakat.

Camat Tasikmadu, Kurniadi Maulato, mengatakan setiap desa wajib menampilkan karya seni dan budaya yang mencerminkan karakteristik desa tersebut. “Waktu persiapan memang terbatas. Tetapi, saya harapkan masing-masing desa siap,” ujarnya dihadapan kepala desa, perwakilan guru dan perangkat desa yang hadir dalam sosialisasi pelaksaan festival di kantor Kecamatan Tasikmadu belum lama ini.

Menurut Kurniadi, even yang digelar bergilir antarkecamatan itu digagas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk menggali potensi wisata yang ada di setiap desa. Anggaran dana yang dikucurkan untuk menyelenggarakan Festival Seni dan Budaya Rp5 juta. Penampilan dari sepuluh desa se-Kecamatan Tasikmadu akan dinilai oleh dewan juri yang berasal dari kecamatan. Juara I, II dan III rencananya akan mendapatkan piala atau penghargaan.

Read More

Taman Wisata Sondokoro

Pabrik Gula Tasikmadu didirikan oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo / KGPAA Mangkoenagoro IV pada tahun 1971 yang terletak di desa Sondokoro

Read More