DSC_0095 copy

Siswi SMP Ini Raih Nilai UN 39,20

Karanganyar, Selasa (17/06/2014)

Khusnul Alifah, (paling kiri dan berkacamata) mendapatkan nilai Ujian Nasional SMP/MTs 39,20

Khusnul Alifah, (paling kiri dan berkacamata) mendapatkan nilai Ujian Nasional SMP/MTs 39,20

Siswi dari SMP Negeri 1 Kabupaten Karanganyar, Khusnul Alifah, meraih nilai Ujian Nasional (UN) SMP/MTS tahun 2013/2014 fantastis yakni 39,20, bahkan termasuk salah satu dalam sembilan besar peringkat satu di Jawa Tengah. Gadis berjilbab itu menceritakan, untuk meraih nilai tinggi itu butuh persiapan dengan mengatur waktu belajar untuk meraih prestasi.

“Latihannya dengan sering mengikuti tryout UN SMP dan menerima materi pembelajaran,” ujar Khusnul Alifah, seusai acara Pelepasan Siswa Kelas IX B, SMP Negeri 1 Karanganyar, di Gedung Wanita, Senin (16/05).

Menjelang pelaksanaan UN, tambahnya, justru mengatur waktu untuk istirahat, menjaga kesehatan. “Malam sebelum ujian membaca hafalan agar tidak lupa,” ucap gadis berkaca mata ini.
Berdasarkan data dari SMP Negeri 1 Kabupaten Karanganyar, Khusnul Alifah mendapatkan nilai Bahasa Indonesia 9,20, Bahasa Inggris 10,00, Matematika 10,00 dan untuk IPA dengan nilai 10,00. “Nantinya saya ingin melanjutkan ke SMA Negeri 1 Surakarta. Untuk para pengajar yang telah mendidik selama ini, saya mengucapkan terima kasih,” ujarnya.

Sementara itu, ditempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan Pemkab menargetkan wajib belajar 12 tahun dapat terselenggara bebas pungutan. Seluruh lulusan SMP/ MTS sederajat harus melanjutkan sekolah ke tingkat lebih tinggi. “Jangan sampai ada yang putus sekolah. Lanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” pintanya.

Selanjutnya, Kabid Pendidikan Dasar, Disdikpora Kabupaten Karanganyar, Slamet Riyadi mengatakan 11.533 peserta UN SMP/MTS lulus alias tingkat kelulusan di Karanganyar 100 persen. pd

Read More

Inilah Pemenang Lomba Menulis Hari Palang Merah Sedunia

Karanganyar, Selasa (20/05/2014)

Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Karanganyar untuk memperingati Hari Palang Merah Sedunia telah mengadakan lomba menulis untuk Palang Merah Remaja Tingkat SMP dan SMA se Kabupaten Karanganyar dari awal bulan Mei 2014 sampai dengan 14 Mei 2014 dan telah diputuskan pemenangnya.

Untuk kategori SMP, juara 1, Kintan Prasiwi dari SMP Negeri 3 Karanganyar, juara 2, Karina Febrianti dari SMP Negeri 4 Karanganyar, dan juara 3,  Nindia Rizma Widyani berasal dari SMP Negeri 2 Mojogedang.

Selanjutnya untuk kategori SMA, juara 1, Aulia Kurniawati dari SMA Negeri 1 Karanganyar, juara 2, Rani Alinda Sari dari MAN Karangayar, dan Dewi Novita mendapatkan juara 3 berasal dari SMA Negeri Kerjo. pd

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0072 copy

Melalui Event Catur, Atlet Junir Indonesia Bisa Bersaing Dengan Pecatur Asia

KARANGANYAR, 8 Juli 2019

 

Indonesia gagal meraih emas dalam Asian Juniors Chess Championship (AJCC) 2019. Wakil terbaiknya harus puas menyabet medali perak dan dua medali perunggu di turnamen pecatur U-20 yang berlangsung di Lorin Hotel, 1-8 Juli 2019. Meski begitu, besar harapan Indonesia tetap jadi tuan rumah dan mempererat kerjasama antarnegara asia.

“Melalui event catur, kami berharap dapat menyatukan beberapa negara di Asia. Para juara nantinya juga dapat berprestasi di level yang lebih tinggi,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, usai menutut AJCC 2019, Senin (8/7) malam.

Di ajang ini, medali perak diraih Novendra Priasmoro dari nomor catur cepat. Di nomor ini, medali emas direbut Nguyen Anh Khoi dari Vietnam dan perunggu diperoleh Kaumandur Srihari Raghunandan dari India. Sedangkan di U-20 putri, andalan Tanah Air juga tak menyentuh tiga besar. Mereka diungguli Kylen Joy Mordido dari Filipina, Vantika Agrawal dari India meraih perak, sementara Nazerke Nurgali dari Kazakhstan merebut perunggu.

Di nomor catur kilat, pecatur putri Juwita Ardelia Sharfina menyumbang medali perunggu. Sementara emas dan perak disabet Nazerke Nurgali dari Kazakhstan dan Aakanksha Hagawane dari India. Medali emas nomor catur kilat putra direbut Daniel Quizon dari Filipina, sementara perak dan perunggu dibawa pulang pecatur Iran Mahdi Gholami Orimi dan pecatur India Nitish Belurkar.

Sedangkan di nomor catur standar, satu-satunya medali untuk Indonesia disumbang pecatur putra Catur Sagita Adi yang mendapat perunggu. Anh Khoi Nguyen dari Vietnam kembali merebut emas dan Kaumandur Srihari Raghunandan dari India menyabet perak. Sedangkan untuk catur standar putri, medali emas, perak dan perunggu diraih Serikbay Assel dari Kazakhstan, Vantika Agrawal dari India dan Aakanksha Hagawane dari India. (hr/Adt)

Read More
Untitled-1

Ribuan Siswa di Karanganyar Ikuti Pekan Seni 2014

Untitled-1

Ribuan siswa mengikuti pekan seni pelajar 2014 di rumah dinas bupati Karanganyar, Selasa-Kamis (18-20/3/2014). Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya daerah di Bumi Intanpari.

Ketua penyelenggara sekaligus Kasi Pemuda Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Karanganyar, Joko Sutrisno, mengatakan kegiatan ini diikuti pelajar tingkat SD, SMP/MTs dan SMA/SMK yang tersebar di Bumi Intanpari.

Penampilan para peserta bakal dinilai sejumlah juri yang berasal dari seniman ternama di Karanganyar dan perwakilan SMKN 8 Solo. Berbagai jenis perlombaan yang digelar, di antaranya karawitan, melukis, tari, mocopat, desain batik, solo vokal, desain batik dan geguritan.

“Sekolah tingkat SD, SMP/MTs mengirimkan perwakilan sejumlah 120 siswa. Sedangkan, tingkat SMP hanya 75 siswa per sekolah. Pemenang di setiap tingkatan berhak mewakili Karanganyar di tingkat Jateng, bahkan nasional. Ini semua untuk membangun karakter generasi bangsa yang berbudaya,” kata Joko Sutrisno saat ditemui disela-sela acara berlangsung.

Melalui kegiatan ini, lanjut Joko Sutrisno mengharapkan seni karawitan dapat terus berkembang di Karanganyar di masa mendatang. Selama ini, seni karawitan telah dimasukkan dalam muatan lokal atau kegiatan ekstra kurikuler di setiap sekolah.

“Tim karawitan Karanganyar pernah menembus peringkat dua besar di tingkat provinsi. Semoga, dengan kegiatan seperti ini Karanganyar lebih siap dalam menyongsong perlombaan tingkat provinsi atau nasional,” katanya.

Sumber : http://www.solopos.com/

Read More
DSC_0033

Giliran Kecamatan Gondangrejo yang Mendapat Pembinaan

DSC_0033

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat berikan pembinaan kepada PNS se-Kec. Gondangrejo di Balai Desa Wonosari, Selasa Siang (25/02)

Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar melanjutkan kegiatan pembinaan dan sosialisasi untuk PNS dan Kades yang terdiri dari para Guru, Perangkat Desa dan para Kader Kesehatan. Kegiatan pembinaan PNS dan Kades kemarin dilaksanakan di Balai Desa Wonosari Kecamatan Gondangrejo. Selasa Sore (25/02)

Pembinaan yang dihadiri oleh sekitar 832 orang kemarin membahas tentang program-program Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang terus disosialisasikan kepada masyarakat dengan tujuan pemerintahan ini dapat dilaksanakan dengan baik dan terbuka sesuai misi Pemerintah Kabupaten Karanganyar yakni “Bersama Memajukan Kabupaten Karanganyar” .

Lima program tersebut pembangunan infrastruktur menyeluruh, penciptaan 10.000 wirausaha mandiri, pendidikan gratis SD/SMP/SMA dan kesehatan gratis, pembangunan desa menjadi pusat pertumbuhan, peningkatan kualitas keagamaan sosial dan budaya. Bupati terus mengingatkan kepada seluruh para PNS, Lurah, Kades, Kadus untuk selalu meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.

“Profesional itu berarti cintailah pekerjaanmu, kembangkan kreativitas utamanya para Guru untuk terus memberikan semangat kepada anak-anak didiknya agar mereka terus giat belajar untuk selalu maju kedepannya” lengkap Juliyatmono.  Ds/Ind/V3/Ad

Read More
DSC_0053 copy

250 Atlet Rebutkan Piala Bupati

Karanganyar, Senin (30/12/2013).

Sebanyak 250 atlet taekwondo merebutkan Piala Bupati Karanganyar, di Gor Srikandi, Sabtu (28/12)

Sebanyak 250 atlet taekwondo merebutkan Piala Bupati Karanganyar, di Gor Srikandi, Sabtu (28/12)

Sebanyak 250 atlet taekwondo tingkat SD, SMP, dan SMA memperebutkan Piala Bupati di GOR Srikandi, Sabtu (28/12). Rencananya, para pemenang akan mewakili Karanganyar dalam kejuaraan taekwondo tingkat provinsi.

Dari ratusan peserta, terdapat sejumlah atlet yang berhasil masuk Pelatihan Nasional (Pelatnas). Ketua penyelenggara Kejuaraan Taekwondo Piala Bupati Karanganyar, Eko Prasetyo menyampaikan pertandingan tersebut diharapkan mampu membawa nama Karanganyar ke kancah provinsi maupun nasional. “Kejuaraan ini juga bisa digunakan untuk mempersiapkan para atlit untuk pertandingan pelajar tingkat nasional rencananya digelar februari mendatang,” kata dia.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan kegiatan ini tentu saja tidak sekedar ditujukan meraih prestasi puncak, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dukungan terhadap pembinaan dan pembibitan atlet taekwondo. “Melalui pelaksanaan kegiatan serupa ini, kita berharap proses regenerasi atlet taekwondo dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Tak hanya itu, sebelumnya atlit taekwondo senior pun juga menampilkan ketrampilan dalam gerakan jurus-jurusnya. Di antaranya ketrampilan dalam memecah papan dengan berbagai gerakan serta gerakan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Atraksi itu menghibur penonton. pd

Read More

Visi Misi

Visi Pembangunan Kabupaten Karanganyar 2013-2018

BERSAMA MEMAJUKAN KARANGANYAR

Misi Pembangunan Kabupaten Karanganyar 2013-2018

  1. Pembangunan infrastruktur menyeluruh
  2. Pencapaian 10.000 wirausahawan mandiri
  3. Pendidikan gratis SD/SMP/SMA dan kesehatan gratis
  4. Pembangunan desa sebagai pusat pertumbuhan
  5. Peningkatan kualitas keagamaan dan sosial budaya

Read More
DSC_0018 copy

Lomba Membaca dan Menulis Aksara Jawa Bagi Pelajar

Salah satu peserta lomba menulis aksara Jawa terlihat serius mengerjakan soal, di SMP Negeri 2 Karanganyar, Rabu (13/11).

Salah satu peserta lomba menulis aksara Jawa terlihat serius mengerjakan soal, di SMP Negeri 2 Karanganyar, Rabu (13/11).

Karanganyar, Kamis (14/11/2013)

Pelestarian budaya jawa bagi generasi muda terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Salah satunya diwujudkan dengan Lomba Membaca dan Menulis Aksara Jawa Bagi Pelajar, Rabu (13/11) pagi, di SMP Negeri 2 Karanganyar.

Kegiatan itu mengundang banyak peminat, terbukti diikuti sebanyak 45 pelajar dari berbagai sekolah SMP dan SMA maupun SMK di Kabupaten Karanganyar terlihat antusias.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, saat membuka lomba itu menuturkan dengan kegiatan tersebut tidak hanya mencari juara, namun juga diharapkan melestarikan budaya khususnya bahasa Jawa.

“Kita juga diharapkan menyelamatkan bahasa Jawa agar tidak sirna, untuk itu selalu aktif mengapresiasi menggunakan bahasa Jawa setiap harinya” jelas Samsi.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk mewujudkan pelestarian budaya Jawa telah mempunyai Perda Nomor 2 Tahun 2013 Tentang Pelindungan, Pembinaan, dan Pengembangan Bahasa, Sastra, dan Aksara di Karanganyar.

Peserta lomba dibagi dalam dua kategori, yakni untuk membaca aksara Jawa untuk pelajar SMA/SMK yang diikuti sekitar 17 peserta. Setiap peserta diwajibkan membaca dengan waktu empat menit.

Sedangkan untuk kategori menulis diikuti sebanyak 28 peserta dari SMP. Mereka diberi waktu 45 menit untuk menyelesaikan delapan soal. Nantinya pemenang akan diumumkan saat Hari Ulang Tahun Kabupaten Karanganyar ke 96. pd

Read More
DSC_0083

Empat Museum Pameran Bersama

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, menerima penjelasan saat meninjau pameran museum, di  SMP Negeri 2 Karanganyar, Rabu (19/06) pagi

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, menerima penjelasan saat meninjau pameran museum, di SMP Negeri 2 Karanganyar, Rabu (19/06) pagi

Karanganyar, Rabu (19/06/2013)

Empat museum mengadakan pameran dengan menampilkan koleksi-koleksi yang dimiliki, di SMP Negeri 2 Karanganyar, dimulai 19-23 Juni 2013.

Pameran yang diikuti Museum Ranggawarsita Jawa Tengah, Museum Transportasi Jakarta, Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, dan Museum Pers Nasional Surakarta,  diadakan untuk menarik minat pengunjung khususnya dari pelajar, mahasiswa maupun masyarakat umum. Selain itu juga menumbuh kembangkan mencintai budaya asli Indonesia.

Kepala Museum Ranggawarsita, Steven Timisela, disela-sela pembukaan Pameran Keliling III yang bertemakan Koleksi-Koleksi Museum Dalam Balutan Eksotisme, Rabu (19/06) pagi, mengatakan diharapkan museum bisa sering dicintai dan didatangi generasi muda.

“Dengan adanya pameran ini pengunjung dapat melihat dan juga sebagai sarana edukatif maupun rekreasi. Namun yang lebih penting, dapat mencintai budaya asli Indonesia dan pewarisan nilai budaya,” ujar Steven Timisela.

Sekretaris Daerah Kabupetan Karanganyar, Samsi, mengatakan sangat mendukung diadakan pameran seperti ini. Hal tersebut dapat menambah pengetahuan pelajar.

“Anak-anak pelajar lewat kepala sekolah dan guru dapat diajak melihat pameran ini, jangan sampai dilewatkan. Ini merupakan kesempatan langka” ujar Samsi.

Koleksi yang dipamerkan terdapat fosil, wayang, surat kabar terbitan jaman kemerdekaan , arca, foto maupun replika kereta api. Pameran ini bersifat terbuka dan tidak dipungut biaya.pd

 

Read More

106 Kepala Sekolah Dilantik

106 Kepala Sekolah dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (28/03)

106 Kepala Sekolah dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (28/03)

Karanganyar, Jumat (29/03/2013)

Sebanyak 106 Kepala Sekolah (Kepsek) SMP dan SMA dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (28/03) pagi. Para pendidik itu terdiri dari SD sebanyak 89 orang, SMP 12 orang, dan SMA sebanyak lima orang.

Mutasi ini merupakan hal yang biasa, tugas dan tanggung jawab hendaknya dijalankan dengan profesional, baik dan benar. Langkah Bupati tersebut diharapkan bisa memberikan penyegaran bagi kepala sekolah yang ada di Bumi Intanpari. ”Kepala Sekolah maupun guru mempunyai peran penting untuk memberikan pendidikan bagi murid-murid di sekolah. Berikan teladan contoh yang baik  bagi mereka,” ujar Rina Iriani.

Bupati juga mengatakan, selain tugas mendidik, figur seorang Kasek juga diharapkan bisa mengatur keuangan di sekolah.”Kepala Sekolah juga menjadi manager keuangan,” tambah dia.

Rina menegaskan kepada 106 orang itu untuk fokus dalam memberikan pelajaran kepada para siswa. Dengan kata lain, Rina meminta agar Kepala Sekolah untuk tidak memiliki pekerjaan sampingan, salah satunya pemborong atau kontraktor.

Kalau nekat menjadi pemborong, lanjut Rina, orang tersebut tidak akan dipertahankan menjadi kepala sekolah. “Bisa juga dilorot menjadi guru atau yang lainnya. Kalau memang ingin menjadi pemborong, ya harus keluar dari PNS. Jangan nyambi,” katanya lagi.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar, Sri Suranto menambahkan, Kepala Sekolah yang dilantik diharapkan segera menyesuaikan di lingkungan sekolah yang baru selain itu juga dapat bekerja profesional di tempat yang baru. “Mereka harus secepatnya beradaptasi karena Ujian Nasional (UN) SMA dimulai April mendatang,” ujarnya. pd

 

Read More