DSC_3349

UN SMP Hari Pertama Berlangsung Lancar

Pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP/MTs, SMPLB di Kabupaten Karanganyar berlangsung lancar. Tampak peserta ujian sedang mengerjakan soal, Senin (09/05)

Pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP/MTs, SMPLB di Kabupaten Karanganyar berlangsung lancar. Tampak peserta ujian sedang mengerjakan soal, Senin (09/05)

Karanganyar, Senin (09/05/2016)

Pelaksanaan Ujian Nasional Tingkat SMP/MTs, SMPLB di Kabupaten Karanganyar berlangsung lancar. Murid-murid yang mengikuti ujian datang tepat waktu. Sebelum bel tanda masuk berbunyi pukul 07.00 WIB, mereka terlebih dahulu menyempatkan memeriksa alat tulis dan kartu ujian, Senin (09/05).

Seperti yang terjadi di SMP Negeri 2 Karanganyar, sebelum memasuki ruang ujian, para peserta ujian berbaris rapi di depan kelas dan masuk satu persatu untuk duduk dibangku sesuai nomor peserta.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar (Disdikpora), Sutarno, mengatakan di Kabupaten Karanganyar, pelaksanaan ujian nasional tahun 2016 diikuti sebanyak 105 SMP/ MTs, SMPLB, dengan jumlah peserta ujian sebesar 12.303 murid.

“Ujian berlangsung mulai Senin-Kamis (09-12/05). Dimulai pukul 07.30-09.30 WIB. Mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama, Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, hari ketiga Bahasa Inggris, dan hari keempat Ilmu Pengetahuan Alam (IPA),” kata Sutarno disela-sela pantauan, Senin (09/05).

Selain itu, pelaksanaan ujian nasional ini juga diikuti 13 pendidikan kesetaraan paket B, dengan jumlah 389 orang.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Kepala Disdikpora Kabupaten Karanganyar, Sutarno, pada pelaksanaan ujian hari pertama berkesempatan meninjau ke sejumlah sekolah.

“Pagi ini kita memantau pelaksanaan ujian keliling ke sekolah-sekolah dan ternyata berjalan lancar,” kata Bupati Juliyatmono, disela-sela pantuan.

Bupati memantau dimulai dari SMP Negeri 1 dan 2 Karanganyar, SMP Muhammadiyah 2 Karanganyar, SMP Negeri 2 Tasikmadu, SMP Muhammadiyah 4 Mojogedang, dan SMP Negeri 1 Mojogedang.pd

Read More
DSC_0354

Sepuluh Sekolah Adiwiyata Audiensi dengan Bupati

Karanganyar, Kamis 7 Januari 2016

Bertempat di Ruang Garuda I Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, sepuluh perwakilan Sekolah Adiwiyata mengadakan audiensi bersama Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kamis pagi (07/01/2016).

Pada kesempatan tersebut Kepala Badan Lingkungan Hidup, Edy Yusworo dalam laporannya menyampaikan bahwa Sekolah Adiwiyata merupakan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. “Untuk Kabupaten Karanganyar tahun 2015 sepuluh sekolah mendapat serifikat Adiwiyata Nasional, sedangkan untuk tahun 2016 Karanganyar akan maju tiga sekolah Adiwiyata Nasional menuju Mandiri yakni SD Negeri 3 Jaten, SMP Negeri 1 Karanganyar, SMP Negeri 3 Karanganyar”.

Rencananya tiga sekolah ini akan maju untuk mendapatkan penghargaan Asian Eco Award.
Harapan kami Bapak Bupati pada kesempatan ini dapat memberikan arahan dan motivasi agar apa yang menjadi harapan kami dapat tercapai untuk kemajuan sekolah Adiwiyata sekaligus kemajuan Kabupaten Karanganyar, “terang Edy Yusworo.

Bupati Juliyatmono menghimbau supaya sekolah yang mendapatkan sertifikat Adiwiyata harus memiliki ciri khas atau identifikasi. “Kami selaku Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyampaikan rasa terima kasih karena telah berusaha keras untuk mendapatkan penghargaan Adiwiyata”. Selanjutnya yang perlu dimotivasi bagi sekolah yang telah mendapatkan prestasi harus memiliki ciri khas/identifikasi atau memiliki nilai lebih dari sekolah yang lain. Contohnya seperti : apakah lingkungannya bersih/asri, ada budaya yang baik untuk menjaga lingkungan selalu bersih. Sehingga dari contoh tersebut saat kita melakukan kampanye lingkungan hidup sekolah bisa menjadi rujukan.

Bupati juga menambahkan agar siswa siswi dibiasakan berbudaya bersih, sehingga dari kultur itulah masyarakat dapat disadarkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk hidup lebih sehat. “Saya minta budaya bersih sudah menjadi kultur bagi siswa siswi, untuk itu sekolah-sekolah yang sudah menjadi Adiwiyata untuk ditata dengan benar dan di setiap sekolah memiliki taman yang asri serta anak-anak untuk dididik selalu hidup bersih dan sehat, “pesan Bupati diakhir acara audiensi tersebut. ind/uum/bn

Read More
DSC_0081 (2)

Lomba PBB Peringatan Hari Juang Kartika Kodim 0727 Karanganyar Tahun 2015

kominfo

Salah satu peserta Lomba PBB dan Yel-yel.

Karanganyar, Jumat 18 Desember 2015

Lomba PBB dan Yel-yel Tingkat SMP Binaan Koramil Jajaran Kodim 0727 Karanganyar, dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika Kodim 0727 Karanganyar. Lomba berlangsung di halaman Makodim 0727 Karanganyar, Jumat (18/12/2015).

Kegiatan ini dihadiri oleh Samsi selaku Sekretaris Daerah beserta jajarannya serta Mayor Kav Bangun Pranoto selaku Komandan Lomba. Peserta yang megikuti lomba yaitu 17 SMP/Sederajat dari masing-masing Koramil di setiap Kecamatan se Kabupaten Karanganyar.

Tujuan diselenggarakannya lomba ini untuk memupuk kemampuan siswa mengenal materi PBB disekolah, serta mampu melaksanakan lomba PBB dan Yel-yel dengan baik.

Lomba dimulai setelah pelaksanaan upacara pembukaan yang diikuti oleh para peserta lomba dan panitia penyelenggara lomba. Masing-masing dari setiap regu diberi waktu 15-20 menit untuk tampil dengan materi lomba yang telah ditetapkan. Sementara itu, untuk juaranya akan langsung diumumkan setelah lomba selesai.Ft/Uum

Read More
DSC_0117

Pembukaan Seminar Ilmiah dan Pembinaan Kepala SMP Se-Wilayah Subosukawonosraten

pembinaan smp

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka Seminar ilmiah dan Pembinaan Kepala SMP Se wilayah Subosukawonosraten, Sabtu (08/08/2015) di Gedung Wanita Karanganyar

Read More
un smp copy

Jelang UN SMP, Disdikpora Lakukan Berbagai Persiapan

Pelakasnaan Ujian Nasional SMP/MTs/SMPLB Tahun 2015 diharapkan berjalan lancar dan baik

Pelakasnaan Ujian Nasional SMP/MTs/SMPLB Tahun 2015 diharapkan berjalan lancar dan baik

Karanganyar, Kamis (30/04/2015)
Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional SMP Tahun 2015 di Kabupaten Karanganyar. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karanganyar telah mempersiapkan berbagai hal, agar pelaksanaannya bisa berjalan lancar dan baik.
Sekretaris Disdikpora Karanganyar Agus Hariyanto menuturkan, pelaksanaan UN SMP Tahun 2015 berlangsung selama empat hari, dari 4-7 April 2015, dengan mengujikan empat mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA, dimulai dari pukul 07.30-09.30.
“Kami juga mengecek langsung soal ujian di percetakannya. Dipastikan terlebih dahulu tidak ada kekeliuran dan kekurangan sebelum naskah ujian di distribusikan,” katanya, Rabu (29/04) kemarin.
Selain itu juga persiapan yang dilakukan dengan pembentukan panitia, dan menyiapkan pengawas.
Agus Hariyanto juga menjelaskan, soal ujian diperkirakan sampai di Karanganyar Jumat pagi, kemudian disimpan di aula Disdikpora, dengan penjagaan ketat.
“Penyimpanan soal akan dibagi untuk enam kelompok. Lima kelompok untuk SMP dan satu kelompok untuk Kejar Paket B,” jelasnya.
Soal Ujian Nasional SMP/MTs/SMPLB akan didistribusikan ke lima kelompok kerja (pokja). Lima pokja tersebut ada di SMPN 1 Jaten (Pokja 1), SMPN 2 Mojogedang (Pokja 2), SMPN 1 Jumapolo (Pokja 3), SMPN 1 Karangpandan (Pokja 4), dan SMPN 5 Karanganyar untuk pokja 5 dan pendidikan kesetaraan paket B.
“Pagi hari sebelum ujian, sekolah penyelenggara mengambil soal ujian di masing-masing pokja”katanya.
UN SMP/Mts/SMPLB tahun ini, di Karanganyar akan diikuti 12.338 peserta. Sedangkan untuk UN Kejar Paket B, akan diikuti 358 peserta.
“Terdapat 105 SMP yang menyelenggarakan UN, sementara untuk UN Kejar Paket B dilaksanakan 12 PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat),”jelas Agus. pd

Read More
DSC_0060 copy

POPDA dan Pensi Karanganyar, Cetak Pelajar Berprestasi

Peserta POPDA dan Pensi saat berdefile di hadapan tamu undangan, Senin (02/03) di ALun-alun Kabupaten Karanganyar

Peserta POPDA dan Pensi saat berdefile di hadapan tamu undangan, Senin (02/03) di ALun-alun Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Senin (02/03/2015)
Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan Pekan Seni Kabupaten Karanganyar Tahun 2015 diikuti sebanyak 2500 peserta dari perwakilan 17 Kecamatan se Kabupaten Karanganyar.
Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan dengan adanya POPDA dan Pensi ini dapat mengukur pembinaan prestasi olahraga dan pengembangan seni di tingkat pelajar Kabupaten Karanganyar.
“Ini juga dapat mengoptimalkan pengembangan potensi atlet daerah Kabupaten Karanganyar untuk mengikuti ajang yang lebih tinggi,” kata Juliyatmono saat acara pembukaan POPDA dan Pensi di Alun Alun Karanganyar, Senin (02/03) pagi.
POPDA dan Pensi ini di laksanakan mulai Senin-Jumat (2-6/03) di lokasi-lokasi yang telah di tentukan, dengan peserta siswa SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA sederajat se Kabupaten Karanganyar dengan mempertandingkan 14 cabang olahraga dan memperebutkan 342 nomor perlombaan.
“Untuk pekan seni ada tujuh cabang seni dengan memperebutkan 13 nomor perlombaan diantaranya seni tari, karawitan, lukis, vokal tunggal, macapat, geguritan dan desain batik,” kata Sutarno, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar.
Kejuaraan masing-masing cabang olahraga diambil Juara I, II, dan III, serta akan mendapatkan penghargaan Medali Piagam dan Uang pembinaan. Sedangkan Juara Umum I, II dan III setiap jenjang akan mendapatkan Piala. pd

Read More
gue copy

Ribuan Siswa Berprestasi Diberi Motivasi Belajar

Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat dikerumuni siswa SD setelah pemberian motivasi, Kamis (26/02) kemarin.

Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat dikerumuni siswa SD setelah pemberian motivasi, Kamis (26/02) kemarin.

Karanganyar, Jumat (27/02/2015)
Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah (US) merupakan salah satu syarat untuk melanjutkan pendidikan lebih tinggi bagi siswa.
Kabupaten Karanganyar mengadakan Motivasi Peningkatan Prestasi kepada siswa kelas VI Sekolah Dasar, dengan dihadiri wali murid dan guru yang langsung diberikan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kamis (26/02), di Gedung Wanita.
Sedangkan untuk pelajar tingkat SMP/MTs pemberian motivasi dilaksanakan pada Jumat, (27/02) pagi di lokasi yang sama.
Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan Pemerintah memberikan dorongan supaya bisa melanjutkan pendidikan lebih tinggi dan nantinya melahirkan SDM yang berkualitas, berakhlak dan beretos kerja yang tinggi.
“Disini kita berkumpul, bersyukur dan berdoa agar dapat menghadapi ujian dengan lancar dan pelajar Karanganyar menjadi juara Indonesia” kata Juliyatmono dalam memberikan motivasi.
Kemudian untuk wali murid dia berpesan untuk memantau dan memberikan semangat serta mendidik anak-anak dengan baik dan penuh kasih sayang.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidian Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar, Sutarno mengatakan setiap Kecamatan memilih 40 siswa berprestasi diberikan tambahan jam pelajaran untuk menghadapi ujian mendatang.
“Tingkat SD dan SMP/MTs masing-masing sejumlah 680 pelajar dari 17 Kecamatan. Motivasi ini diharapkan menjadi kegairahan baru untuk meningkatkan pretasi siswa dan siswi,” kata Sutarno
Lebih lanjut, Sutarno menambahkan guru pengajarnya telah terpilih melalui seleksi ketat dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah
Sedangkan untuk tingkat SMA, pemberian motivasi telah dilaksanakan pada, Rabu (21/01) di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Tercatat sebanyak 225 orang dari SMA dan 80 orang dari SMK. pd

Read More
karate copy

Kodim 0727/Karanganyar Adakan Kejuaraan Karate

Karanganyar, Senin (22/12/2014)

Kejuaraan karate Dandim Cup, diikuti 223 atlet dari 11 dojo di Kabupaten Karanganyar, Minggu (21/12) di Makodim 0727/Karanganyar.

Kejuaraan karate Dandim Cup, diikuti 223 atlet dari 11 dojo di Kabupaten Karanganyar, Minggu (21/12) di Makodim 0727/Karanganyar.

Kodim 0727/Karanganyar mengadakan Kejuaraan Karate Dandim Cup Tahun 2014 yang diikuti ratusan karateka di Kabupaten Karanganyar. Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Inf Marthen Pasunda mengatakan kejuaraan karate ini merupakan rangkaian kegiatan Hari Juang Kartika ke 69 di Kabupaten Karanganyar.

“Kami mengharapkan, nantinya bisa memunculkan atlet-atlet karate dari Karanganyar yang tangguh dan bisa bersaing, baik kancah regional maupun nasional,” kata Letkol Marthen Pasunda, saat disela-sela lomba, Minggu (21/12) di Makodim 0727/Karanganyar.

Menutut Sekretaris Pengurus Cabang Inkai Karanganyar Jalu Setio Bintoro, pada pelaksanaan lomba yang berlangsung selama sehari itu, di ikuti sekitar 223 atlet yang berasal dari 11 dojo yakni, dojo Kodim, SMP Negeri 1 Karanganyar, SMP Negeri 1 Jumantono, SD IT Insan Kamil, Baturan, Tasikmadu, SD 2 Ngunut, SD 01 Papahan, SD 1 Karanganyar, Karangpandan, dan dojo KKC.

“Terdapat kelompok usia yang mengikuti lomba ini. Mulai dari kelompok pra usia dini, usia dini, pra pemula, pemula, kadet, dan yunior-senior. Kemudian dibagi menjadi 28 kelas pertandingan,” kata Jalu Setio Bintoro.

Lebih lanjut Jalu mengatakan, hasil pertandingan itu sebagai peringkat pertama dojo Kodim dengan mengumpulkan hasil juara satu sebanyak 23 atlet, juara dua 13 atlet, dan juara tiga sebanyak 15 atlet.

“Untuk SMA Negeri Karangpandan sebagai peringkat kedua dengan memperoleh hasil tujuh atlet masing-masing sebagai juara satu dan dua, dan 16 atlet sebagai juara tiga,”jelas Jalu.
Sedangkan peringkat ketiga, disandang SD Negeri 1 Papahan dengan memperoleh juara satu, satu atlet, juara dua satu atlet, dan juara tiga, lima atlet. pd

Read More
gie copy

Dengan Wayang Kancil, Raih Juara 1 Nasional LPIR

Karanganyar, Kamis (23/10/2014)

Ketiga murid SMP 3 Jatiyoso mendapatkan Juara 1 Nasional LPIR Tahun 2014 tingkat SMP, saat didampingi guru pembimbing, Rabu (22/10) di saat ditemui di Sekolahnya.

Ketiga murid SMP 3 Jatiyoso mendapatkan Juara 1 Nasional LPIR Tahun 2014 tingkat SMP, saat didampingi guru pembimbing, Rabu (22/10)  ditemui di sekolahnya.

SMP Negeri 3 Jatiyoso berhasil mendapatkan Juara 1 Nasional Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) untuk tingkat SMP tahun 2014, yang berlangsung di Hotel Santika, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, berlangsung sejak tanggal 8 sampai 14 Oktober 2014, yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar melalui Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Tiga anak didik bernama Dewi Setyorini, Cici Wulansari, dan Rika Yuliana bersekolah di sekitar 40 kilometer dari pusat kota Kabupaten Karanganyar bersaing dengan sebanyak 113 naskah, antara lain 45 naskah berasal dari bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), 34 naskah dari bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan 34 naskah dari bidang Teknologi. Naskah-naskah tersebut di presentasikan di depan para dewan juri.

Awal mengikuti lomba itu berasal dari guru mereka, kemudian diajak mengadakan penelitian ke Sekolah Dasar (SD) untuk materi yang dilombakan. “Kami keliling ke berbagai SD disini. Rupanya mendapat tanggapan positif dari murid-murid,” ujar Abdul Muklis, guru pembimbing, Rabu (22/10) saat ditemui di SMP Negeri 3 Jatiyoso. Guru yang pernah mendapatkan juara lima tingkat Nasional itu menjelaskan, materi yang diikutkan lomba itu tentang wayang dongeng.

“Untuk tokoh wayang replika bintang yakni keong, kancil, kerbau dan buaya mengunakan alat-alat sederhana, bahan potongan kadus, dan koran bekas” jelas pengajar bahasa Inggris itu.

Dewi menuturkan setelah mendongeng berbahasa Indonesia, lanjut ke bahasa Inggris dan bahasa Jawa. Karena belum terbiasa medalang, mereka mengalami kesulitan pada penokohan karakter.

“Permainan wayang oleh saya, sedangkan narasi Cici, sedangkan pengisi suara wayang Rika. Banyak yang menonton saat kami tampil” ujar Dewi. Menariknya, penonton yang di sasar adalah anak-anak usia SD dapat melihat, mendengarkan selama 45 menit sambil mengenal kosakata bahasa Inggris. pd

Read More
DSC_0174 copy

Dalang Cilik Pentas 14 Jam Nonstop

Karanganyar, Rabu (18/06/2014)

Salah satu aksi dalam parade 16 dalang cilik wayang kulit, Rabu (18/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Salah satu aksi dalam parade 16 dalang cilik wayang kulit, Rabu (18/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Aksi dalang cilik yang dikemas dalam dua beber menyajikan cerita wayang kulit dengan durasi 14 jam. Acara yang diikuti sebanyak 16 dalang cilik dari berbagai usia terlihat memukau para penonton. Parade itu yang diikuti dari tiga anak usia Taman Kanak-kanak (TK), enam siswa SD, lima siswa SMP, dan dua siswa SMA itu digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (18/06) pagi.

Mereka menampilkan cerita pewayangan yang berbeda-beda, ada yang mengambil lakon seperti Kangsa Adu Jago, Anoman Duto, Cupu Manik Astagina, Dewa Ruci, Kumbakarna Gugur, maupun Pandawa Syukur.

Dari ke-16 dalang cilik tersebut, terdapat Difa Setiandra Rara Rahmadani. Dia adalah dalang cilik perempuan yang masih menuntut ilmu di SD Negeri 11 Ngringo, Jaten. Selain itu terdapat juga dalang yang masih belajar di bangku SMP, yakni Anggit Laras Prabawa. Dalam daftar dalang cilik itu juga tercatat nama Dhimas Sadam Saputro. Sosok bocah laki-laki yang mengenakan busana beskap dan blangkon itu sudah memiliki prestasi dalam bidang pewayangan. Terbukti, dirinya berhasil menyabet predikat Penyaji Terbaik I Festival Dalang Cilik Tingkat Nasional 2014 yang diadakan Universitas Negeri Yogyakarta, Selasa-Kamis (06-08/05/2014) kemarin. Dalam lomba itu, dia melakonkan wayang dengan durasi 45 menit,.

Ketua Panitia Parade Dalang Cilik 2014, Sarno menuturkan kegiatan ini diselenggarakan untuk menggali potensi anak terhadap seni budaya khususnya pedalangan wayang kulit. Dirinya mencatat ada tiga sanggar seni pedalangan di Kabupaten Karanganyar yakni Sarutama, Ngestibudaya, dan Bima. “Dalam parade ini dipilih kategori dalang terampil, komunikatif, wijang, cucut, dan berbakat,” ucap Sarno di sela-sela acara.

Di tempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengapresiasi acara tersebut. Dia beranggapan kesenian wayang kulit harus dilestarikan bahkan di kalangan anak usia dini. “Selain menampilkan keterampilan dalam hal pedalangan, acara ini bisa juga digunakan untuk melestarikan budaya daerah. Dan ternyata, antusias para pedalang cilik sangat tinggi. Terbukti ada 16 dalang cilik yang pentas di sini,” katanya. Dirinya yakin di luar area pentas ini, masih ada dalang cilik yang memiliki bakat dan keterampilan. pd

Read More