aku copy

Lantik Puluhan Kepala Sekolah, Bupati Hitung Cermat Masa Kerja

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mengambil sumpah dan melantik 94 Kepala Sekolah Negeri, Rabu (25/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mengambil sumpah dan melantik 94 Kepala Sekolah Negeri, Rabu (25/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Karanganyar, Kamis (25/06/2015)
Bupati Karanganyar Juliyatmono mengambil sumpah dan melantik 94 Kepala Sekolah (Kepsek) Negeri di Kabupaten Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.
Pada acara tersebut, Bupati Juliyatmono mengatakan dalam proses untuk ditetapkan menjadi kepala sekolah sebelum dilantik dan diambil sumpah (kemarin) memang agak lama, karena terlebih dahulu dikaji dan dianalisa terlebih dahulu.
“Penugasan menjadi kepala sekolah merupakan dedikasi, pengabdian, dan sebuah kehormatan. Untuk itu saya perhitungkan berakhirnya masa jabatan yang bersangkutan masih menjadi kepala sekolah,” ujarnya, Rabu (25/06) kemarin.
Juliyatmono menambahkan penghitungan masa jabatan kepala sekolah dihitung secara cermat. “Jangan tidak dihitung, jadi jangan belum pensiun namun setelah menjadi kepala sekolah beberapa periode lalu menjadi guru,” ujarnya.
Terdapat tiga kepala sekolah yang menjadi guru karena sudah pernah menjabat selama tiga kali periode, atau 12 tahun.
“Ketiga kepsek itu terdiri SMA, SMK dan SMP masing-masing satu kepala sekolah,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar.
Pengambilan sumpah dan pelantikan itu untuk Kepala Sekolah Dasar (SD) sebanyak 73 orang, Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak sembilan orang, Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak tujuh orang, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak lima orang. pd

Read More
DSC_0124 copy

UN CBT Hari Pertama Berjalan Lancar

Peserta Ujian Nasinal berbasis komputer terlihat serius mengerjakan soal-soal yang telah disediakan, Senin (13/04)

Peserta Ujian Nasinal berbasis komputer terlihat serius mengerjakan soal-soal yang telah disediakan, Senin (13/04)

Karanganyar, Selasa (14/04/2015)
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer pada hari pertama berjalan lancar dan aman, Senin (13/04). Tak ada kendala yang terjadi bagi sekolah yang menggunakan Computer Based Test (CBT) itu.
Di Kabupaten Karanganyar terdapat tiga SMK yang menggunakan CBT, diantaranya SMK Negeri 1Karanganyar, SMK Negeri 2 Karanganyar, dan SMK Negeri Jumantono
Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan perencanaan sudahh cukup matang dan berjalan lancar. Persiapan lebih baik, semua pihak fokus dan tidak ditemukan masalah.
“CBT ini mempunyai daya kepercayaan bagi anak-anak. Mereka tidak mengeluarkan enegi dengan menghitami lingkaran di jawaban,” kata Juliyatmono disela-sela meninjau pelaksanaan Ujian Nasinoal dibeberapa sekolah, Senin (14/04).
Seperti yang diutarakan salah satu peserta UN CBT, Ega Novianto, Kelas 12 MC SMK Negeri 2 Karanganyar.
“Saya lebih percaya diri dan tidak ribet. Lebih enak dengan menggunakan CBT ini,” kata nya seusai mengikuti ujian sesi pertama.
Pada UN SMA/MA/SMTK//SMALB jumlah peserta 3.335 siswa, dan siswa SMK sejumlah 4.156 orang. Sedangkan para pengawas dengan menggunakan sistem silang dan tidak mengajar mata pelajaran yang diujikan.pd

Read More
DSC_0016 copy

Jelang UN, Bupati Beri Motivasi Siswa

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan motivasi siswa menjelang ujian nasional

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan motivasi siswa menjelang ujian nasional

Karanganyar, Kamis (09/04/2015)
Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk SMA sederajat pada 13-16 April 2015 mendatang, Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo berkeliling ke berbagai sekolah di Kabupaten yang berada di lereng Gunung Lawu itu.
Sejak hari Senin (06/04) kemarin, hingga Kamis (09/04), pemberian motivasi telah di lakukan di sekolah, antara lain SMA Negeri 2 Karanganyar, SMK Wikarya, SMK Negeri Jenawi, SMK Satya Karya, SMK Penda 2, SMK Muhammadiyah 2, SMK Jatipuro, SMA Jumapolo, SMK Jumantono, SMA Karangpandan dan SMK Jatipuro.
Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan sebelum ujian mulai disiapkan dengan baik dan fokus jangan meremehkan ujian nasional.
“Jangan berpuas diri hanya sampai saat ini. Namun hendaknya menuntut ilmu lebih tinggi dan terus belajar,” kata Juliyatmono, Kamis (09/04) di SMA Negeri Karangpandan.
Di hadapan ratusan murid, Bupati memberikan pemahaman agar benar-benar belajar dan meraih prestasi setinggi-tingginya. Orang tua dan guru sebagai pendorong anak untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi.
Tak hanya itu, dia juga mengatakan jika murid sekolah di Kabupaten Karanganyar, juara di UN mendapatkan juara nasional diberi hadiah sebesar Rp 10 juta, juara provinsi Rp 5 juta, dan juara kabupaten Rp. 2,5 juta. Selain itu, jika diterima di 10 Perguruan Tinggi Negeri akan diberi bantuan sebesar Rp. 2,5 juta. pd

Read More
aku (2) copy

Inilah Sekolah Menggunakan UN Online

Peserta Ujian Nasional berbasis Computer Based Test (CBT) terlihat serius saat uji coba pelaksanaannya

Peserta Ujian Nasional berbasis Computer Based Test (CBT) terlihat serius saat uji coba pelaksanaannya

Karanganyar, Rabu (08/04/2015)
Tiga sekolah di Kabupaten Karanganyar saat pelaksaan Ujian Nasional nanti menggunakan sistem online dengan perangkat komputer, yakni Computer Based Test (CBT).
Ke tiga sekolah itu semuannya merupakan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yakni SMK Negeri 1 Karanganyar, SMK Negeri 2 Karanganyar, dan SMK Negeri Jumantono. Rencannya pelaksanaan UN 13-16 April 2015.
Siswa peserta membaca dan menjawab soal-soal yang telah disediakan. Sedangkan waktu yang disediakan untuk setiap mata ujian 120 menit.
“Pelaksanaan ujian nantinya dalam tiga sesi, yaitu pukul 07.30-09.30, 10.00-12.00 dan 14.00-16.00. Mata pelajaran terdiri Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Teori Kejuruan. Setiap hari hanya satu yang diujikan” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar Sutarno, Selasa (08/04)
Lebih lanjut, pihak Disdikpora Kabupaten Karanganyar meminta kepada PLN agar tidak ada pemadaman listrik selama ujian berlangsung.
“Surat sudah kami kirimkan ke PLN. Harapannya tidak ada pemadaman listrik saat Ujian Nasional menggunakan CBT nantinya, karena bisa mengganggu konsentrasi siswa.” kata Sutarno.
Penggunaan kertas dalam UN CBT, hanya sebatas untuk melakukan perhitungan-perhitungan manual, sebelum siswa menjawab pertanyaan. pd

Read More
DSC_0016 copy

Karanganyar Mengikuti OSN dan OSTN

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menerima siswa peserta OSN dan OSTN, Rabu (12/03)

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menerima siswa peserta OSN dan OSTN, Rabu (12/03)

Karanganyar, Kamis (12/03/2015)
Peserta lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Olimpiade Sains Terapan Nasional (OSTN) dari Kabupaten Karanganyar mendatangi rumah dinas Bupati Karanganyar, Rabu (11/03).
Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Karanganyar Sutarno mengatakan, terdapat 21 siswa SMA dan lima dari siswa SMK yang akan berangkat mewakili Kabupaten Karanganyar untuk seleksi tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 16 –19 Maret 2015.
“Siswa SMA yang lolos olimpiade sains tingkat Kabupaten Karanganyar dengan rincian mata pelajaran (mapel) matematika sebanyak dua siswa, mapel fisika tiga siswa,” kata Sutarno.
Lainya juga terdapat, mapel biologi empat siswa, mapel kimia satu siswa, mapel ekonomi satu siswa, mapel astronomi satu siswa mapel komputer tiga siswa mapel kebumian tiga siswa dan geografi tiga siswa.
“Untuk siswa SMK sebanyak lima mata pelajaran matematika TI sebanyak satu siswa dan non TI satu siswa. Sedangkan untuk biologi terapan, kimia terapan dan fisika terapan masing-masing satu siswa,” katanya.
Semantara itu, Bupati Karanganyar mengatakan Pemerintah mendorong seluruh siswa yang berprestasi dengan memberikan uang pembinaan kepada siswa yang berhasil mendapatkan juara peringkat sepuluh besar.
“Bagi siswa yang mendapatkan juara satu akan mendapatkan hadiah berupa uang lima juta rupiah,” kata Bupati.
Dia juga memberikan himbauan untuk berperang menghadapi dirinya sendiri Berperang dengan rasa malas, berperang dengan rasa ngantuk karena itu merupakan setan yang menghambat untuk dapat meraih prestasi dan cita-cita yang kita inginkan. pd

Read More
DSC_0113 copy

Festival Lampion Meriahkan Malam Jelang Hari Jadi

Karanganyar, Selasa (18/11/2014)

Warga memanfaatkan festival Lampion dengan berfoto, Senin (17/11) di seputar Alun-alun Karanganyar

Warga memanfaatkan festival Lampion dengan berfoto, Senin (17/11) di seputar Alun-alun Karanganyar

Gelaran Festival Lampion berlangsung meriah dan mendapat antusias ribuan warga Kabupaten Karanganyar yang datang dari berbagai sudut wilayah. Lampion-lampion itu merupakan hasil kreasi dari siswa siswi SMP, SMA, dan SMK di seluruh Kabupaten Karanganyar.

“Ini merupakan bentuk kreativitas yang berasal dari ide peserta didik. Dengan begitu, bakat dan minat bisa tersalurkan. Festival lampion ini juga bisa menjadi sarana hiburan bagi warga Bumi Intanpari,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat membuka acara, Senin (17/11) malam di pelataran Alun-alun.

Dari hasil pengamatan, setiap stand festival memajang berbagai bentuk lampion. Seperti, ikan, bola, danmanusia. Pengunjung pun tak melewatkan berfoto di depan stand. “Senang bisa menonton festival lampion ini. Belum pernah ada seperti ini di Karanganyar, ya baru sekarang ini,” kata Arista, pengunjung dari Karangpandan.

Pengunjung dapat melihat-lihat 650 lampion di seputar alun-alun, yang dibuat oleh 140 peserta didik. Setelah itu menyaksikan tirakatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke 97. pd

Read More
DSC_0001

Kunjungan Peserta Diklat PIM 4 Pusdiklat Kemendagri

DSC_0001

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Memberikan Sambutan Selamat Datang Kepada Rombongan Diklat PIM 4, (Senin,13/10/2014)

DSC_0004

Peserta Diklat PIM 4 Angkatan IX Pusdiklat Kemendagri Reg Jogja Tahun 2014

DSC_0017

Serah Terima Cinderamata Antara Bupati Karanganyar Dengan Pimpinan Rombongan

Pemerintah Kabupaten Karanganyar menerima Kunjungan Peserta Benchmarking To Best Practice Diklat PIM 4 Angkatan IX Pusdiklat Kemendagri Regional Yogjakarta yang berjumlah sekitar 40 peserta pada Senin Pagi 13/10/2014 di ruang Podang I Gedung Setda Kabupaten Karanganyar. Bupati Karanganyar Juliyatmono menyambut secara langsung sekaligus melepas peserta diklat yang rencananya akan berada di Kabupaten Karanganyar selama 4 hari dimulai hari ini sampai dengan kamis 16/10/2014. Adapun locus dari kunjungan ini adalah mempelajari bentuk pelayanan dan program Bupati Karanganyar salah satunya adalah Pendidikan Gratis SD/SMP/SMA/SMK yang telah diterapkan di Kabupaten Karanganyar. Hadir sebagai nara sumber BKD Karanganyar, Dispora Karanganyar, DP2KAD Karanganyar, BPPT Karanganyar dan Disdukcapil Karanganyar. ad

Read More
gue copy

SMK Matesih Dilengkapi Perhotelan

Karanganyar, Jumat (03/10/2014)

Bupati Juliyatmono disampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo saat peletakan batu pertama SMKN Matesih, Kamis (02/10)

Bupati Juliyatmono disampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo saat peletakan batu pertama SMKN Matesih, Kamis (02/10)

Berdirinya SMK Negeri Matesih nantinya akan dilengkapi restoran, penginapan dan laboratorium sebagai pendukung kabupaten vokasi. Tak hanya itu saja, dibuka paket keahlian antara lain, perhotelan, tata boga dan mulitimedia untuk menyiapkan tenaga terampil melalui industri pariwisata, perhotelan dan restoran.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Agus Hariyanto menjelaskan, SMK Negeri Matesih ini akan dilengkapi hotel setinggi lima lantai berikut bangunan sekolah dua lantai seluas 4.745 meter persegi.

“Sumber dana selain dari APBD tahun 2014 juga akan diupayakan pendanaan block grant Direktorat Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pembangunan gedung di atas lahan seluas delapan ribu meter persegi itu diperkirakan menghabiskan dana Rp 31,036 miliar,” ujar Agus Hariyanto, dihadapan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Kamis (02/10) saat di lokasi pembangunan di depan lapangan desa Matesih.

Untuk pembangunan tahap pertama ini dikerjakan PT Wahyu Utama Persada dengan nilai kontrak Rp 2,916 miliar dari pagu anggaran Rp 3,030 miliar. “Tahap pertama baru struktur saja belum finising, masih dibutuhkan sekitar Rp 1 miliar lagi untuk menyelesaikan tahap satu, meliputi satu ruang administrasi dan kantor, serta 10 ruang kelas,” ujar dia.

Keinginan masyarakat Matesih dan sekitarnya untuk memiliki SMK sangat antusias. Saat ini dua rombongan belajar (rombel) jurusan multimedia diterima di SMKN Matesih, untuk sementara kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung di Bumi Lestari Karangbangun, sambil menunggu selesainya pembangunan tahap satu. “Kelas jasa boga dan perhotelan akan dibuka tahun ajaran 2015/2016. Tahun ini multimedia dulu,” katanya.

Gedung tersebut bakal tersedia 15 ruang kelas dan tiga ruang laboratorium. Tersedia pula 20 kamar dan restoran untuk praktek, di kompleks tersebut yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan karena dilengkapi aula besar.

“Pembangunan tahap pertama ini selama 90 hari kalender atau 22 September-20 Desember 2014,” jelasnya saat groundbreaking, yang dihadiri Muspida dan beberapa Kepala SKPD, kemarin.
Bupati Juliyatmono mengatakan program sekolah gratis mendorong lulusan SMP/sederajat melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi. Pada tahun ajaran 2014/2015, jumlah pendaftar SMA/SMK naik dua ribu orang dibanding tahun lalu.

“Bahkan banyak warga luar kota memutuskan sekolah di Karanganyar karena tertarik dengan program sekolah gratis,” kata dia. pd

Read More
DSC_0047 copy

Bupati Karanganyar Pantau UN

Bupati Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memantau pelaksanaan Ujian Nasional SMA/SMK/sederajat di beberapa sekolah

Bupati Juliyatmono (kanan) dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (kiri) saat memantau pelaksanaan Ujian Nasional SMA/SMK/sederajat di beberapa sekolah di Kabupaten Karanganyar

Konsentrasi mengerjakan soal Ujian Nasional

Konsentrasi mengerjakan soal Ujian Nasional

Karanganyar, Selasa (15/04/2014)

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk SMA /SMK /sederajat hari pertama, Senin (14/04) langsung dipantau oleh Bupati Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo.

Rombongan bergerak ke sejumlah sekolah sejak pukul 07.00. Tujuan pertama yakni SMA Negeri 1 Karanganyar. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar,  di sekolah itu jumlah peserta yang mengikuti UN sebanyak 355 siswa.

“Semangat masing-masing siswa untuk mengikuti ujian dan mengerjakan soal patut diapresiasi. Dengan belajar yang rajin, saya kira hasilnya bisa baik,” harap Bupati Juliyatmono, Senin (14/04).

Kemudian pantauan dilanjutkan ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Karanganyar. Dari 400 siswa yang terdaftar, ada satu siswa yang tidak mengikuti ujian karena telah bekerja di luar Jawa.

Selanjutnya di SMK Negeri 1 Karanganyar tercatat ada 492 siswa yang terdaftar dalam Daftar Nominasi Tetap (DNT). Hanya saja, ada satu siswa yang tidak ikut ujian karena sakit.

Pantuan juga dilakukan di SMK Bhakti Karya Karanganyar dengan jumlah peserta 28 orang, di SMK Wikarya sebanyak 194 peserta, kemudian di SMA Muhammadiyah 1 diikuti  sebanyak 276 orang.

Di SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar terdapat 328 orang, lalu di SMA Negeri 2 sebanyak 322 orang, SMK Muhammadiyah 3 sebanyak 227 orang, dan di SMK Negeri 2 sebanyak 481 peserta.

“Kita harapkan yang mengikuti ujian bisa lulus semuanya. Pemkab Karanganyar akan memberikan subsidi pendidikan bagi yang lulus dan diterima di Perguruan Tinggi Negeri,” ujar Juliyatmono.

Pelaksanaan UN ini dimulai dari Senin, (14/04) sampai Rabu, (16/04). Sedangkan untuk pengawas ruang untuk SMA/MA dan SMK/MAK dilakukan oleh guru yang diatur secara silang. pd

Read More
DSC_0024 copy

Puluhan Pelajar Ikuti Pelatihan SAR

Bupati Karanganyar Juliyatmono, menyemaptkan tanda peserta pelatihan SAR bagi 57 pelajar SMA/SMK, di Pendopo Rumah DInas Bupati Karanganyar, Sabtu (05/04)

Bupati Karanganyar Juliyatmono, menyematkan tanda peserta pelatihan SAR bagi 57 pelajar SMA/SMK se Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (05/04)

Karanganyar, Sabtu (05/04/2014)

Puluhan pelajar dari SMA / SMK sederajat mengikuti pelatihan Search And Rescue (SAR) yang diadakan Badan SAR Nasional (Basarnas) Kantor SAR Semarang.

Kegiatan tersebut diadakan selama dua hari yakni Sabtu (05/04) dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar berupa kegiatan dalam. Sedangkan Minggu (06/04) berada di hutan Bromo dan Waduk Delingan, Karanganyar.

Sebanyak 57 peserta berasal dari utusan SMA/SMK di Karanganyar,  dianjarkan ketrampilan pertolongan bencana, operasi SAR di air dan dataran tinggi. Sedangkan mereka dilatih dari Kantor Basarnas Semarang, SAR Karanganyar, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar.

Kepala Kantor Basarnas Semarang, Agus Haryono, menuturkan kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kemampuan SAR bagi pelajar. Selain itu, lanjut dia, memberikan pemahaman pelajar agar punya ketrampilan yang standar bagi operasi SAR.

“Dari remaja sudah mengenal SAR, harapannya bisa menumbuhkan rasa saling menolong khususnya jika terjadi bencana. Ketika bencana terjadi, bisa membantu orang lain membutuhkan pertolongan, dengan begitu tentunya bisa meminimalkan korban jiwa,” jelas Agus Haryono.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono, menuturkan sangat mengapresiasi adanya pelatihan SAR ini. Dengan begitu, sejak usia remaja telah ditumbuhkan rasa jiwa menolong dan cepat diturunkan jika terjadi bencana.

Juliyatmono juga mengingatkan, Karanganyar merupakan daerah agak rawan bencana utamanya tanah longsor, dan banjir karena luapan sungai bengawan solo. Untuk itu harus selalu sigap, tanggap dan cepat menanggulangi bencana.

“Masyarakat bisa lega jika sudah ada SAR, sebab mereka berharap ada pertolongan langsung dan cepat. SAR juga harus mengajak untuk menjaga ekosistem alam, agar tetap sejuk, tidak rusak,” tandas nya. pd

Read More