DSC_0029

Perayaan Natal SMA/SMK Se-Kabupaten Karanganyar

KOMINFO

Bupati Karanganyar memberikan sambutan pada acara perayaan natal bersama SMA/SMK se-Kabupaten Karanganyar, Rabu(18/1)

Karanganyar, 18 Januari 2017

Rabu, 18 Januari 2017 siswa-siswi SMA/SMK Nasrani merayakan Natal bersama di Gereja Baptis Indonesia (GBI) Ngijo Tasikmadu.

Diawali dengan penampilan siswa-siswi dari masing-masing sekolah perayaan Natal tersebut berjalan dengan meriah dan penuh sukacita. Menurut Ketua Panitia kegiatan tersebut, siswa-siswi Nasrani SMA/SMK se Kabupaten Karanganyar berjumlah lebih dari 400 anak.

Dalam laporannya Ketua Panitia, Dra. Rini Wijayanti, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini bisa terselenggara dengan baik karena kerjasama berbagai pihak, baik para guru maupun para siswa Nasrani di Kabupaten Karanganyar. Oleh karena itu pada kesempatan tersebut Rini menyampaikan ucapan terima kasihnya.

Yang menjadi kebanggan tersendiri bagi siswa-siswi tersebut adalah karena Bupati Karanganyar, Juliyatmono berkenan hadir secara pribadi dan menyampaikan sambutannya.

“Melalui perayaan Natal keluarga besar SMA/SMK ini semoga kita mendapatkan hikmah yang baik. Kami tetap berharap kepada Bapak/Ibu Guru untuk terus membimbing putra-putrinya dengan rasa cinta kasih. Karena sumber energi itu ada di cinta kasih kepada sesamanya,” kata Juliyatmono.

“Sekalipun SMA/SMK sekarang sudah dilimpahkan kewenangannya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, keberadaan SMA/SMK ada di Kabupaten Karanganyar. Pemerintah Kabupaten Karanganyar tetap berusaha menggratiskan biaya sekolah SMA/SMK. Anggaran telah disiapkan melalui APBD Kabupaten Karanganyar,” demikian imbuhnya.

Oleh karena itu para siswa didorong untuk giat belajar untuk mencapai pendidikan yang setinggi-tingginya.

“Semua pelajar yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri yang telah tercantum dalam SK Bupati akan mendapatkan bonus Rp.2.500.000,00 (Dua juta lima ratus ribu rupiah). Mudah-mudahan hal ini bisa memacu semangat dan motivasi untuk mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya,” ujar Juliyatmono.

Selanjutnya Juliyatmono menghimbau, “Yang paling penting, negara kita adalah negara yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Kebhinekaan adalah keniscayaan yang harus dipupuk, dipelihara dan dijaga. Keragaman adalah potensi yang sekarang sedang diuji dengan beragam paham, aliran yang mencoba memaksakan diri, memaksakan kehendak kepada masyarakat Indonesia. Masa depan Indonesia ada di pundak anak-anak muda, utamanya para pelajar. Oleh karenanya kami tetap berharap semua pelajar, orang-orang cerdas, terdidik ini ikut mensosialisasi, mengokohkan kembali negara kita adalah negara berdasarkan Pancasila. Semua agama boleh berkembang dan tumbuh subur di Negara Indonesia tercinta ini. Pancasila  harus diimplementasikan secara sungguh-sungguh. Karena substansi, dimensi kehidupan kita adalah mencintai sesamanya, mengangkat harkat  manusia ke arah yang bermartabat. Agama adalah pilihan pribadi karena itu bernasranilah yang baik, berkristenlah yang baik.”

Romo Nurrobertus Sukarno Siwi, PR. dalam renungan Firman Tuhan yang disampaikannya menegaskan bahwa sesuai tema Natal kali ini, kita harus senentiasa meneladani kasih Tuhan yang telah berkenan hadir ke bumi untuk keselamatan manusia.”

Demikian Diskominfo (kris/yoga)

Read More
KOM_4694

Tingkatkan Minat Membaca, Karanganyar Gelar Pekan Buku Murah

Memotivasi budaya gemar membaca dan cinta buku untuk lebih tumbuh dan berkembang sekaligus mendekatkan masyarakat dengan buku dan ilmu pengetahuan serta memberikan kelengkapan dan informasi buku dengan harga terjangkau serta murah, kantor perpustakaan dan arsip Kab. Karanganyar menggelar Pekan Buku Murah yang berlangsung mulai tanggal 3 sampai dengan 9 Agustus 2016, bertempat di Gor Nyi Ageng Karang.

Pekan Buku Meriah Karanganyar Ceria yang mengusung tema cerdas, kreatif dan berbudaya 2016 ini dibuka langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Dalam sambutannya Bupati menekankan pentingnya membaca sebagai jendela informasi. “tahun ini adalah era didikalisasi, bagaimanapun juga membaca itu menginspirasi dan menjadi urat nadi kita setiap saat. Dengan tekhnologi adalah alat bantu memudahkan kita untuk memperoleh setiap informasi sedangkan buku dan tulisan adalah panduan yang memberikan kekuatan daya ingat kita,” tuturnya.

KOM_4710

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menuliskan pesan terkait acara Pekan Buku Murah pada (03/08) pagi tadi.

Pada kesempatan tersebut diserahkan bantuan berupa buku pelajaran dan buku agama kepada Desa Buran, Matesih, Kebak dan Ngargoyoso dan di beberapa masjid diantaranya masjid Al Mukhlis, Hidayah, Madinah, Qairul Jannah serta sekolah diantaranya: SMA Negeri Kebakramat, SMA Negeri Mojogedang dan SMK Wikarya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Karanganyar, Samti dalam laporannya menyampaikan pecan buku murah ini merupakan kegiatan sebagai bentuk kampanye dan gerakan gemar memebaca dan menulis, menggalang kerjasama antara masyarakat, praktisi pendidikan, pelaku bisnis perbukuan serta sebagai ajang promosi bagi berbagai kalangan industri buku.

“Pekan Buku Murah ini setaip harinya akan dibuka pukul 08.30 sampai dengan 21.00 WIB selama satu minggu mulai (3 s/d 9/08/2016). Adapun peserta yang meramaikan kegiatan ini yakni 200 penerbit buku nasional, Kantor Perpus dan Arsip, SMA Negeri 1 Karanganyar, SMK Negeri 1 Karanganyar, SMK Negeri 2 Karanganyar dan SMK Penerbangan Bhirna Dhirgantara,” terang Samti.

Lanjutnya Aan Pernama selaku KUPT Perpusda Prov. Jawa Tengah dalam sambutannya mengatakan bahwa selama ini mayarakat mengenal perpustakaan sebagai tempat untuk meminjam buku. Akan tetapi perpustakaan bisa ajang lomba minat baca lomba menulis ilmiah, lomba menulis artikel, serta kualitas dan kuantitas perkembangan tekhnologi yang mengarah pada digitalisasi.

Demikian Dishubkominfo (ad/ind)

Read More
aku

Lomba Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo mengalungkan tanda peserta lomba pelajar pelopor LLAJ, Rabu (13/07) di Aula Dishubkominfo Karanganyar

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo mengalungkan tanda peserta lomba pelajar pelopor LLAJ, Rabu (13/07) di Aula Dishubkominfo Karanganyar

Karanganyar, Kamis (14/07/2016)

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar mengadakan Lomba Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan tahun 2016.

Lomba tersebut diikuti 20 pelajar dari perwakilan SMA dan SMK di Kabupaten Karanganyar baik Negeri maupun Swasta. Sebelum melaksanakan tes tertulis, peserta terlebih dahulu mendapat materi dari pemateri Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, PMI Karanganyar, Satlantas Polres Karanganyar, dan PT Jasa Raharja, Rabu (13/07) di Aula Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar.

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo saat memberikan sambutan pembukaan mengatakan, kegiatan ini sangat strategis dan penting didalam  rangka dalam upaya keselamatan jalan.

“Dari data statistik angka keselamatan di jalan masih cukup tinggi. Angka kecelakaan didominasi oleh pelajar. Dari lomba ini bisa menyadarkan diri sendiri, dan teman-teman kalian untuk mementingkan keselamatan di jalan,” kata Agus Cipto Waluyo.

Dia juga mengatakan, pelajar untuk menggunakan angkutan umum yang sesuai dengan kepentingannya. Pelajar yang ikut lomba juga diharapkan menjadi agen keselamatan lalu lintas di Sekolah.

Setelah selesai tes tertulis, tim penilai memutuskan pemenang 1 Rosyian Anwar, dari SMK Bina Dirgantara, Colomadu, pemenang 2 Abian Bagus Wibisono, dari SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, dan pemenang 3 Stefanus Yuwana Kurnia, dari SMK Negeri 1 Karanganyar. Para pemenang mendapatkan hadiah berupa uang dan trofi dari panitia.pd

Read More
DSC_3841 – Copy

Bupati Karanganyar Berikan Bonus Uang Prestasi

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan hadiah uang sejumlah Rp. 12 juta kepada Yudha Cahyanindra, kelas IPA.7, pelajar SMA Negeri 1 Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan hadiah uang sejumlah Rp. 12 juta kepada Yudha Cahyanindra, kelas IPA.7, pelajar SMA Negeri 1 Karanganyar, sebagai peraih nilai tertinggi Ujian Nasional tingkat SMA di Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Kamis (12/05/2016)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam dua hari memberikan penghargaan uang bagi pelajar, yang meraih nilai tertinggi Ujian Nasional Tingkat SMA/SMK. Penghargaan tersebut diambilkan dari kantong pribadinya.

Pada acara pelepasan pelajar SMK Negeri 1 Karanganyar, Selasa, (10/05) kemarin, dia memberikan penghargaan Rp. 10 juta kepada Nevi Nur Rahmadhini, sebagai peraih nilai tertinggi tingkat SMK.

“Uang sebesar Rp. 10 juta ini saya berikan secara pribadi kepada pelajar paling berprestasi. Ini merupakan bentuk motivasi untuk lebih berprestasi lagi,” kata Juliyatmono, Kamis (12/05) pagi, disela-sela pelepasan pelajar SMA Negeri 1 Karanganyar.

Sedangkan pelajar tingkat SMA di Kabupaten Karanganyar, yang meraih nilai tertinggi yakni Yudha Cahyanindra, kelas IPA.7, pelajar SMA Negeri 1 Karanganyar. Dia juga meraih nilai matematika 100.

Selain itu, Yudha juga mendapatkan hadiah dari Pemkab Karanganyar sebesar Rp. 2 juta. Sedangkan peringkat dua, diraih Widya Puspa Ardhini, dan peringkat tiga yakni Helda Nur Choirunnisa. Masing-masing mendapat hadiah Rp. 1,5 juta dan Rp. 1 juta.

Didepan tamu undangan, Bupati Juliyatmono, mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengucapkan terima kasih kepada wali murid yang membimbing dan guru-guru yang telah mengajarkan ilmunya.

“Guru juga manusia biasa, ada yang dikesankan galak, terlalu galak, dan disiplin. Namun itu semua membentuk karakter anak. Tidak hanya cerdas dari sisi intelektualitas, namun harus cerdas spiritualitas dan emonionalitas,” katanya.

Dia juga menuturkan, kepercayaan diri murid-murid dapat memacu anak-anak untuk melanjutkan pendidikan yang tinggi, mencari pendidikan yang terbaik.

“Saya juga berpesan agar dimanapun kalian berada untuk menjaga kehormatan keluarga dan Kabupaten Karanganyar.Kelak, jadilah orang sukses untuk membangun Indonesia,” katanya.pd

Read More
DSC_0017 – Copy

Pelajar SMA Sederajat di Kabupaten Karanganyar Lulus 100 Persen

Tingkat kelulusan bagi pelajar SMA/sederajat di Kabupaten Karanganyar tahun pelajaran 2015/2016 mencapai 100 persen

Tingkat kelulusan bagi pelajar SMA/sederajat di Kabupaten Karanganyar tahun pelajaran 2015/2016 mencapai 100 persen

Karanganyar, Selasa (10/05/2016)

Tingkat kelulusan pada Ujian Nasional pendidikan menengah tahun 2016 di Kabupaten Karanganyar lulus 100 persen. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar, Sutarno.

“Tahun ini dari pelajar SMA/MA/SMTK jumlah terdaftar 3.854 pelajar, yang mengikuti 3.851 pelajar, ada yang mengundurkan diri sejumlah tiga pelajar, dan tingkat kelulusan 100 persen,” kata Sutarno, Selasa (10/05) di kantornya.

Sutarno juga menambahkan, diantara peserta ujian itu, ternyata ada pelajar yang mendapatkan nilai 10 pada mata pelajaran matematika, mereka berasal dari SMA Negeri 1 Karanganyar.

“Masing-masing bernama Alya Hanifa Lisma Febita, dan Yudha Cahyanindra,” katanya.

Sedangkan untuk tingkat SMK, jumlah terdaftar 4.084 pelajar, jumlah yang mengikuti ujian sebanyak 4.080 pelajar, sedangkan yang lulus sejumlah 4.078 murid. Terdapat satu pelajar yang mendapatkan nilai 10 pada mata pelajaran matematika, dari SMK Negeri 1 Karanganyar.

“Ada yang tidak lulus dua orang karena kecelakaan dan ada yang tidak mengikuti ujian sekolah namun mengikuti UN,” katanya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menjanjikan pelajar yang berhasil menjadi peringkat pertama nasional dalam ujian nasional kali ini akan diberikan hadiah sebesar Rp 50 juta.

Sedangkan bagi yang menjadi peringkat pertama di tingkat Provinsi, nantinya akan diberikan hadiah sebesar Rp 25 juta dan Rp 2,5 juta untuk pelajar yang mendapatkan nilai tertinggi di tingkat Kabupaten.

“Pemberian hadiah ini bisa memotivasi semangat untuk mendapatkan nilai tinggi,” katanya.pd

Read More
aku – Copy copy

Hari Pertama Ujian Nasional, Juliyatmono Datangi Tiga Sekolah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat memantau Ujian Nasional Kertas dan Pensil, Senin (04/04) di SMA Negeri Kerjo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat memantau Ujian Nasional Kertas dan Pensil, Senin (04/04) di SMA Negeri Kerjo

Karanganyar, Senin (04/04/2016)

Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Tahun 2016 tingkat Pendidikan Menengah, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mendatangi tiga sekolah.

Berangkat dari Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, sekitar 06.30 WIB, rombongan menuju SMA Negeri Kerjo. Di sekolah yang mengadakan Ujian Nasional Kertas dan Pensil itu, Bupati memberikan semangat motivasi kepada peserta ujian.

“Belajar dengan sungguh-sungguh dan fokus mengikuti ujian nasional. Jujur dan mengerjakan sendiri, jangan menggantungkan temannya,” kata Bupati Karanganyar, Senin (04/04) di tempat tersebut.

Ditempat itu, Bupati juga mengatakan, jika peserta Ujian Nasional tahun ini bisa berprestasi menjadi nilainya peringkat satu tingkat nasional, Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan memberikan hadiah uang Rp. 50 juta, sedangkan jika peringkat satu Provinsi Jawa Tengah akan diberikan Rp. 25 juta, kemudian peringkat satu di Kabupaten Karanganyar sebesar Rp. 10 juta.

Selain di SMA Negeri Kerjo, rombongan yang diikuti oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar, Sutarno, juga mendatangi SMK Negeri Jenawi, dan SMA Negeri Mojogedang.

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) di Kabupaten Karanganyar untuk tingkat SMA/MA/SMTK, SMALB diikuti  26 sekolah dan 3.876 siswa. Sedangkan untuk tingkat SMK sebanyak 32 sekolah dan  4.086 siswa

Untuk pelaksanaan UNBK tahun 2016 ini,  dilaksanakan selama enam hari untuk SMA, yakni 4-7 April 2016 dan 11-12 April 2016, sementara untuk SMK dilaksanakan empat hari, 4-7 April 2016. Total, ada 25 sekolah di Karanganyar yang melaksanakan UNBK, yakni 5 SMA negeri, 5 SMK negeri dan 15 SMK swasta.

Sementara itu, persiapan pelaksanaan UNKP tahun ini juga sudah matang, tidak ada persoalan. Sekolah yang akan melaksanakan ujian itu sejumlah 11 SMA/MA/SMTK,SMALB. Untuk tingkat SMK sebanyak 12 sekolah. Kemudian, tanggal 4-7 April 2016  untuk Program Kesetaraan Paket C.

Di setiap sekolah yang menggunakan berbasis komputer, pada waktu pantauan tampak juga genset berukuran besar disiapkan pihak sekolah untuk mengantisipasi jika listrik padam.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdikpora, Nur Hidayat mengatakan sekolah ikut UNBK untuk mengantisipasi listrik mati, tiap server diminta untuk dipasangi UPS (Uninterruptible Power Supply) atau perangkat penyimpan daya listrik.

“Antisipasi jika terjadi listrik mati, data pada server masih bisa diselamatkan. Beberapa sekolah yang mampu, juga menyewa generator set (genset) sebagai cadangan daya listrik,” katanya.pd

Read More
DSC_0054

Karanganyar Siap Selenggarakan Ujian Nasional Tingkat Pendidikan Menengah

Seperti tahun 2015, Pemerintah Kabupaten Karanganyar, siap menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer Tahun 2016.

Seperti tahun 2015, Pemerintah Kabupaten Karanganyar, siap menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer Tahun 2016.

Karanganyar, Sabtu (02/04/2016)
Kabupaten Karanganyar siap menyelanggarakan Ujian Nasional Tingkat Pendidikan Menengah yakni Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). Berbagai persiapan pun telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

Pelaksanaan UNBK dan UNKP di Kabupaten Karanganyar untuk tingkat SMA/MA/SMTK, SMALB diikuti 26 sekolah dan 3.876 siswa. Sedangkan untuk tingkat SMK sebanyak 32 sekolah dan 4.086 siswa

Untuk pelaksanaan UNBK tahun 2016 ini, akan dilaksanakan enam hari untuk SMA, yakni 4-7 April 2016 dan 11-12 April 2016, sementara untuk SMK dilaksanakan empat hari, 4-7 April 2016. Total, ada 25 sekolah di Karanganyar yang melaksanakan UNBK, yakni 5 SMA negeri, 5 SMK negeri dan 15 SMK swasta.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdikpora, Nur Hidayat mengatakan, sekolah yang akan menyelenggarakan UNBK sudah dicek kesiapannya. “Semua sudah clear and clean, tinggal pelaksanaan,” katanya, Kamis (31/03) saat ditemui di kantornya.

Selain itu, pihak Disdikpora Kabupaten Karanganyar meminta agar sekolah ikut UNBK untuk mengantisipasi listrik mati, tiap server diminta untuk dipasangi UPS (Uninterruptible Power Supply) atau perangkat penyimpan daya listrik.

“Antisipasi jika terjadi listrik mati, data pada server masih bisa diselamatkan. Beberapa sekolah yang mampu, juga menyewa generator set (genset) sebagai cadangan daya listrik,” katanya.

Selain itu juga Disdikpora Kabupaten Karanganyar telah mengirim surat ke PLN dan meminta tidak ada pemadaman listrik selama UNBK berlangsung. Agar seperti tahun lalu, tidak ada pemadaman listrik selama UNBK berlangsung.

Sementara itu, persiapan pelaksanaan UNKP tahun ini juga sudah matang, tidak ada persoalan. Sekolah yang akan melaksanakan ujian itu sejumlah 11 SMA/MA/SMTK,SMALB. Untuk tingkat SMK sebanyak 12 sekolah. Kemudian, tanggal 4-7 April 2016 untuk Program Kesetaraan Paket C.

Untuk naskah soal dan lembar jawaban, Sabtu (02/04)  tiba di Karanganyar. Selanjutnya disimpan. Naskah akan diambil panitia menjelang pelaksanaan ujian.

“Pengamanan Naskah dari Kudus sampai Kabupaten Karanganyar dikawal oleh Panitia Provinsi, Kabupaten, dan petugas dari Kepolisian,” katanya.pd

Read More
DSC_0168

Doa Bersama Menjelang Ujian Nasional

kominfo

Doa bersama Bupati Juliyatmono dalam persiapan Ujian Nasional Kabupaten Karanganyar, Kamis (31/03) di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

Karanganyar, 30 Maret 2016

Ujian Nasional yang akan di laksanakan pada tanggal 4 sampai 12 April untuk jenjang SMA/SMK serentak akan dilakukan diberbagai sekolah di Kabupaten Karanganyar. Demi kelancaran proses Ujian Nasional dan memberikan dukungan moral kepada siswa-siswa maka Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan doa bersama sebelum Ujian Nasional berlangsung, Kamis (31/03) di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

Dasar pelaksanaan Ujian Nasional yaitu pada Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0034/BSNP/XII/2015 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelejaran 2015/2016.

Untuk jadwal Pelaksanaan Ujian Nasional jenjang SMA/MA/SMALB/SMTK,SMK dan Pendidikan Kesetaraan Paket C Tahun Pelajaran 2015/2016 yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 sampai dengan 6 April 2016 untuk jenjang SMA/SMALB/MA/SMTK. Tanggal 4 sampai dengan 7 April untuk jenjang SMK ditanggal yang sama juga akan dilakukan Ujian bagi program Kesetaraan Paket C.

Total Peserta ujian Nasional pada jenjang SMA/MA/SMTK sejumlah 26 Sekolah dengan jumlah total 3.876 siswa. Dan untuk jenjang SMK ada 32 sekolah dengan total  4.086 siswa.

Peserta ujian jenjang SMA yang masih menggunakan cara manual yaitu dengan menghitamkan lingkaran sejumlah 21 sekolah dan  sudah menggunakan sistem berbasis komputer ada 5 sekolah. Sedangkan untuk SMK yang masih menggunakan cara manual sejumlah 12 sekolah dan yang sudah menggunakan sistem komputer sejumlah 20 sekolah.

“Pendidikian karakter perlu ditekankan dan diperhatikan serta selalu dikoordinasi dengan baik sehingga mengatasi permasalah dapat diatasi dengan bijak. Untuk seluruh sekolah saya himbau supaya semua siswa dapat mengikuti Ujian Nasional yang akan dilakukan pada tanggal 4 April, jika tidak ada siswa yang tidak mengikuti Ujian Nasional maka dia akan rugi sendiri , “ ujar Bupati Juliyatmono.

Juliyatmono juga menegaskan bahwa di Indonesia Ijazah masih sangat digunakan dalam berbagai bidang pekerjaan. Maka dari itu untuk pihak sekolah harus mengupayakan keiikutsertaan semua siswa dalam Ujian Nasional tersebut.

Persiapan yang akan dilakukan adalah mempersiapkan naskah soal ujian dengan baik, pengamanan oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar,  Panitia dari Provinsi serta petugas dari Kepolisian. Sehingga dengan adanya pengawasan yang maksimum dapat menjaga adanya kebocoran kunci jawaban.

Dishubkominfo Karanganyar (ch/umi)

Read More
DSC_0003

Cari Guruku Idolaku, Saring 365 Guru

Sebanyak 365 guru mengikuti lomba Guruku Idolaku di SMKN 2 Karanganyar

Sebanyak 365 guru mengikuti lomba Guruku Idolaku di SMKN 2 Karanganyar

Karanganyar, Senin (12/10/2015)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menyelenggarakan lomba Guruku Idolaku dengan diikuti sebanyak 365  guru.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar Sutarno mengatakan acara yang dilangsungkan selama dua hari (Senin-Selasa) 12-13 Oktober 2015 di SMK Negeri 2 Karanganyar merupakan kompetensi lomba kegiatan guru kelas dan guru mata pelajaran se Kabupaten Karanganyar.

“Sebelum ini sudah ada seleksi terlebih dahulu, kemudian untuk hari ini tes tertulis dan tes praktek 25 menit setiap peserta, jika waktu kurang akan dilanjutkan besok,” katanya, dilokasi.

Untuk penilaian, pihak Disdikpora Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah.

“Terdapat 20 orang juri dari LPMP Jateng,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia mangatakan seleksi Guruku Idolaku ini diikuti sebanyak guru TK sejumlah 17 orang, guru SD sebanyak 102 orang, guru SMP sejumlah 55 orang, guru SMA sejumlah 14 guru, dan guru SMK 65 orang.

Sementara itu, ditempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, ini merupakan upaya untuk mencari guru sebagai idola murid.

“Guru menjadi pembentuk karakter dan keberhasilan murid,” katanya.

Dia juga mengharapkan guru bisa menjiwai murid-murid, sehingga jika ada persoalan bisa dipecahkan dengan baik.

“Kita cairkan suasana edukasi di sekolahan dengan jiwa dan pola yang menarik. Guru juga dituntut inovatif menyampaikan pelajaran,” katanya.

Pembentukan karakter anak bisa terbentuk karena sentuhan guru. Seperti seorang mantan murid bisa teringat walaupun sudah lama tidak berjumpa. pd

Read More
7-2

Berikut Ini Hasil Pemenang Napak Tilas Penyelamatan Pemancar RRI Surakarta

7-2

Karanganyar, Minggu (13/09/2015)
Dari hasil penilaian oleh Tim Penilai Napak Tilas Penyelamatan Pemancar RRI Surakarta, yang diberangkatkan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Jumat (11/09) dari RRI Surakarta pukul 06.30 WIB sampai finis di Desa Balong, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar sepanjang 45 Kilometer, memutuskan berikut ini adalah daftar pemenang.

“Juara I adalah nomor dada 35 yakni PASI Karanganyar, juara 2 dengan nomor dada 38 yakni Putra Ceto 2, dan Juara III nomor dada 41 dari SMK Negeri Jenawi,” ujar Ketua Tim Penilai, Kapten Inf Rusdy, saat pengumunan pemenang peserta, Jumat (11/09) di Lapangan Desa Balong.

Sedangkan Juara Harapan I nomor dada 8 dari Tambak Ngargoyoso, Juara Harapan II nomor dada 89 dari PSHT Ranting Jenawi A, dan Juara Harapan III nomor dada 55 dari SMK Bhina Karya.

“Keputusan Tim Juri ini adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat,” katanya. pd

Read More