Inilah Pemenang Lomba Menulis Hari Palang Merah Sedunia

Karanganyar, Selasa (20/05/2014)

Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Karanganyar untuk memperingati Hari Palang Merah Sedunia telah mengadakan lomba menulis untuk Palang Merah Remaja Tingkat SMP dan SMA se Kabupaten Karanganyar dari awal bulan Mei 2014 sampai dengan 14 Mei 2014 dan telah diputuskan pemenangnya.

Untuk kategori SMP, juara 1, Kintan Prasiwi dari SMP Negeri 3 Karanganyar, juara 2, Karina Febrianti dari SMP Negeri 4 Karanganyar, dan juara 3,  Nindia Rizma Widyani berasal dari SMP Negeri 2 Mojogedang.

Selanjutnya untuk kategori SMA, juara 1, Aulia Kurniawati dari SMA Negeri 1 Karanganyar, juara 2, Rani Alinda Sari dari MAN Karangayar, dan Dewi Novita mendapatkan juara 3 berasal dari SMA Negeri Kerjo. pd

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0024 copy

Puluhan Pelajar Ikuti Pelatihan SAR

Bupati Karanganyar Juliyatmono, menyemaptkan tanda peserta pelatihan SAR bagi 57 pelajar SMA/SMK, di Pendopo Rumah DInas Bupati Karanganyar, Sabtu (05/04)

Bupati Karanganyar Juliyatmono, menyematkan tanda peserta pelatihan SAR bagi 57 pelajar SMA/SMK se Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (05/04)

Karanganyar, Sabtu (05/04/2014)

Puluhan pelajar dari SMA / SMK sederajat mengikuti pelatihan Search And Rescue (SAR) yang diadakan Badan SAR Nasional (Basarnas) Kantor SAR Semarang.

Kegiatan tersebut diadakan selama dua hari yakni Sabtu (05/04) dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar berupa kegiatan dalam. Sedangkan Minggu (06/04) berada di hutan Bromo dan Waduk Delingan, Karanganyar.

Sebanyak 57 peserta berasal dari utusan SMA/SMK di Karanganyar,  dianjarkan ketrampilan pertolongan bencana, operasi SAR di air dan dataran tinggi. Sedangkan mereka dilatih dari Kantor Basarnas Semarang, SAR Karanganyar, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar.

Kepala Kantor Basarnas Semarang, Agus Haryono, menuturkan kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kemampuan SAR bagi pelajar. Selain itu, lanjut dia, memberikan pemahaman pelajar agar punya ketrampilan yang standar bagi operasi SAR.

“Dari remaja sudah mengenal SAR, harapannya bisa menumbuhkan rasa saling menolong khususnya jika terjadi bencana. Ketika bencana terjadi, bisa membantu orang lain membutuhkan pertolongan, dengan begitu tentunya bisa meminimalkan korban jiwa,” jelas Agus Haryono.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono, menuturkan sangat mengapresiasi adanya pelatihan SAR ini. Dengan begitu, sejak usia remaja telah ditumbuhkan rasa jiwa menolong dan cepat diturunkan jika terjadi bencana.

Juliyatmono juga mengingatkan, Karanganyar merupakan daerah agak rawan bencana utamanya tanah longsor, dan banjir karena luapan sungai bengawan solo. Untuk itu harus selalu sigap, tanggap dan cepat menanggulangi bencana.

“Masyarakat bisa lega jika sudah ada SAR, sebab mereka berharap ada pertolongan langsung dan cepat. SAR juga harus mengajak untuk menjaga ekosistem alam, agar tetap sejuk, tidak rusak,” tandas nya. pd

Read More
DSC_0033

Giliran Kecamatan Gondangrejo yang Mendapat Pembinaan

DSC_0033

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat berikan pembinaan kepada PNS se-Kec. Gondangrejo di Balai Desa Wonosari, Selasa Siang (25/02)

Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar melanjutkan kegiatan pembinaan dan sosialisasi untuk PNS dan Kades yang terdiri dari para Guru, Perangkat Desa dan para Kader Kesehatan. Kegiatan pembinaan PNS dan Kades kemarin dilaksanakan di Balai Desa Wonosari Kecamatan Gondangrejo. Selasa Sore (25/02)

Pembinaan yang dihadiri oleh sekitar 832 orang kemarin membahas tentang program-program Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang terus disosialisasikan kepada masyarakat dengan tujuan pemerintahan ini dapat dilaksanakan dengan baik dan terbuka sesuai misi Pemerintah Kabupaten Karanganyar yakni “Bersama Memajukan Kabupaten Karanganyar” .

Lima program tersebut pembangunan infrastruktur menyeluruh, penciptaan 10.000 wirausaha mandiri, pendidikan gratis SD/SMP/SMA dan kesehatan gratis, pembangunan desa menjadi pusat pertumbuhan, peningkatan kualitas keagamaan sosial dan budaya. Bupati terus mengingatkan kepada seluruh para PNS, Lurah, Kades, Kadus untuk selalu meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.

“Profesional itu berarti cintailah pekerjaanmu, kembangkan kreativitas utamanya para Guru untuk terus memberikan semangat kepada anak-anak didiknya agar mereka terus giat belajar untuk selalu maju kedepannya” lengkap Juliyatmono.  Ds/Ind/V3/Ad

Read More
pendidikan gratis jatiyoso jatipuro (2)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar Berikan Pendidikan Gratis

pendidikan gratis jatiyoso jatipuro (2)

Juliatmono Serap Aspirasi Warganya di Gedung PGRI Kec. Jatiyoso, Rabu Pagi [12/02]

Pemerintah Kabupaten Karanganyar tahun ini memberikan Pendidikan gratis bagi siswa SD,SMP,SMA dan SMK Negeri se Kabupaten Karanganyar. Bupati Karanganyar Juliyatmono menjelaskan mulai awal tahun 2014 Pemkab Karanganyar  melarang sekolah-sekolah tersebut memungut biaya yang sifatnya non personal seperti uang gedung dan uang kesiswaan (SPP).

“ Kami telah mengalokasikan dana sebesar Rp.18 Miliyar untuk diberikan bantuan kepada sekolah yang rusak ”  kata Juliyatmono, rabu (13/02) di Gedung PGRI Kecamatan Jatiyoso saat mengadakan Sosialisasi Pendidikan dan Kesehatan Gratis Sekaligus Pembinaan PNS di Lingkungan UPT PUD NFI dan SD serta Puskesmas se-Kecamatan Jatiyoso dan Jatipuro.

 

pendidikan gratis jatiyoso jatipuro (1)

Juliatmono Berikan Pengarahan Kepada PNS se Kec. Jatipuro di Aula Kec. Jatipuro, Rabu Siang [12/02]

Selain itu bagi mereka yang lulus SMA akan diberikan Pendidikan gratis ke Perguruan Tinggi Negeri  manapun, sebab dapat meningkatkan minat melanjutkan di bangku kuliah.  Dan dalam kesempatan tersebut Juliyatmono menuturkan tentang Program Kesehatan bagi siswa di bangku SD dengan memberikan bantuan setiap minggunya Susu dan satu butir telur. ad+sp

Read More
DSC_0053 copy

250 Atlet Rebutkan Piala Bupati

Karanganyar, Senin (30/12/2013).

Sebanyak 250 atlet taekwondo merebutkan Piala Bupati Karanganyar, di Gor Srikandi, Sabtu (28/12)

Sebanyak 250 atlet taekwondo merebutkan Piala Bupati Karanganyar, di Gor Srikandi, Sabtu (28/12)

Sebanyak 250 atlet taekwondo tingkat SD, SMP, dan SMA memperebutkan Piala Bupati di GOR Srikandi, Sabtu (28/12). Rencananya, para pemenang akan mewakili Karanganyar dalam kejuaraan taekwondo tingkat provinsi.

Dari ratusan peserta, terdapat sejumlah atlet yang berhasil masuk Pelatihan Nasional (Pelatnas). Ketua penyelenggara Kejuaraan Taekwondo Piala Bupati Karanganyar, Eko Prasetyo menyampaikan pertandingan tersebut diharapkan mampu membawa nama Karanganyar ke kancah provinsi maupun nasional. “Kejuaraan ini juga bisa digunakan untuk mempersiapkan para atlit untuk pertandingan pelajar tingkat nasional rencananya digelar februari mendatang,” kata dia.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan kegiatan ini tentu saja tidak sekedar ditujukan meraih prestasi puncak, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dukungan terhadap pembinaan dan pembibitan atlet taekwondo. “Melalui pelaksanaan kegiatan serupa ini, kita berharap proses regenerasi atlet taekwondo dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Tak hanya itu, sebelumnya atlit taekwondo senior pun juga menampilkan ketrampilan dalam gerakan jurus-jurusnya. Di antaranya ketrampilan dalam memecah papan dengan berbagai gerakan serta gerakan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Atraksi itu menghibur penonton. pd

Read More
DSC_0064 copy

Subsidi Bagi Siswa Lolos Ke PTN

Pemkab Karanganyar akan memberikan subsidi bagi siswa yang lolos diterima di PTN maupun Luar Negeri.

Pemkab Karanganyar akan memberikan subsidi bagi siswa yang lolos diterima di PTN maupun Luar Negeri.

Karanganyar, Rabu (18/12/2013)

Siswa dari Karanganyar yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia akan diberikan subsidi oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Subsidi juga juga diberikan bagi mereka yang diterima di Perguruan Tinggi luar negeri.

“Angka subsidi akan kami hitung  dan dilihat terlebih dahulu, berapa yang diberikan” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo saat pembukaan Pentas Seni Sekolah di SMA Negeri Karangpandan, Selasa (17/12).

Pemberian subsidi itu untuk mendorong angka partisipasi ke PTN. Saat ini masih banyak siswa yang tidak mampu namun menghindar melanjutkan, selain itu ada yang diterima tapi setelah melihat biayanya menjadi mundur tidak melanjutkan lagi.

Dia juga menambahkan nantinya tidak boleh ada lagi sekolah yang memungut uang gedung, karena pembangunan sarana dan prasarana akan dilakukan Pemkab Karanganyar.

“Biaya personal seperti seragam tidak ditanggung karena belum memungkinkan,” ujarnya.pd

Read More

Visi Misi

Visi Pembangunan Kabupaten Karanganyar 2013-2018

BERSAMA MEMAJUKAN KARANGANYAR

Misi Pembangunan Kabupaten Karanganyar 2013-2018

  1. Pembangunan infrastruktur menyeluruh
  2. Pencapaian 10.000 wirausahawan mandiri
  3. Pendidikan gratis SD/SMP/SMA dan kesehatan gratis
  4. Pembangunan desa sebagai pusat pertumbuhan
  5. Peningkatan kualitas keagamaan dan sosial budaya

Read More
DSC_0223 copy

Tanam Pohon Diberi Nama Yang Menanam

Karanganyar, Senin (25/11/2013)

Puluhan siswa SMA tampak bergerombol membentuk kelompok yang terdiri tiga sampai empat orang. Mereka bersama-sama menanam pohon di lingkungan sekolah.

Siswa sekolah diaiak menanam pohon untuk kelestarian lingkungan alam dan sebagai sarana edukasi

Siswa sekolah diaiak menanam pohon untuk kelestarian lingkungan alam dan sebagai sarana edukasi

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Karanganyar, Siti Maesyaroch mengatakan kegiatan tersebut sebagai sarana edukasi, peningkatan kepedulian, kemampuan dana kemandirian seluruh komponen bangsa akan pentingnya menanam pohon dan memelihara pohon.

“Kami juga mengajak seluruh warga masyarakat Kabupaten Karanganyar untuk melakukan penanaman dan pemeliharaan pohon secara berkelanjutan untuk mitigasi perubahan iklim dan merehabilitasi hutan dan lahan,” ujarnya, saat penanaman satu milyar pohon Tahun 2013, di SMA negeri 1 Jumapolo, Senin (25/11) pagi.

Pihaknya juga menjelaskan jumlah bibit yang ditanam selama periode Februari sampai Desember 2013 mencapai 2,5 juta batang yang berasal dari dana Pemerintah, Swasta dan swadaya masyarakat.

“Jenis bibit yang ditanam meliputi jati, sengon, jambon, mahoni, trembesi, akasia, mangga, kelengkeng, matoa, ace, dan durian,” ujar Siti Maesyaroch.

Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar Rina Iriani mengatakan edukasi dan sosialisasi wajib diberikan kepada masyarakat.

“Ajak mereka, terutama generasi muda untuk lebih peduli  kepada alam. Tular dan bangkitkan semangat, motivasi, dan budaya menanam kepada seluruh masyarakat,” kata Rina Iriani.

Dengan melakukan penanaman pohon secara berkala dan berkelanjutan, Insya Allah kita mampu untuk mengurangi dampak pemanasan global, Meningkatkan absobsi gas CO2, dan polutannya, mencegah banjir, kekeringan dan tanah longsor, serta meningkatkan upaya konservasi sumberdaya genetik tanaman hutan.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kita bersama, betapa sangat pentingnya fungsi pohon dan hutan bagi kehidupan manusia.

“Pohon yang ditanam itu sebaiknya diberi nama yang menanam. Misalnya pohon mangga, sedangkan yang menanam namanya Indraswarianti. Berarti pohon itu bernama Indraswarianti,” ujarnya.

Hal itu supaya yang menanam mencintai dan merawat pohon yang telah dia tanam sehingga alam terus terjaga kelestariannya. pd

Read More
DSC_0018 copy

Lomba Membaca dan Menulis Aksara Jawa Bagi Pelajar

Salah satu peserta lomba menulis aksara Jawa terlihat serius mengerjakan soal, di SMP Negeri 2 Karanganyar, Rabu (13/11).

Salah satu peserta lomba menulis aksara Jawa terlihat serius mengerjakan soal, di SMP Negeri 2 Karanganyar, Rabu (13/11).

Karanganyar, Kamis (14/11/2013)

Pelestarian budaya jawa bagi generasi muda terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Salah satunya diwujudkan dengan Lomba Membaca dan Menulis Aksara Jawa Bagi Pelajar, Rabu (13/11) pagi, di SMP Negeri 2 Karanganyar.

Kegiatan itu mengundang banyak peminat, terbukti diikuti sebanyak 45 pelajar dari berbagai sekolah SMP dan SMA maupun SMK di Kabupaten Karanganyar terlihat antusias.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, saat membuka lomba itu menuturkan dengan kegiatan tersebut tidak hanya mencari juara, namun juga diharapkan melestarikan budaya khususnya bahasa Jawa.

“Kita juga diharapkan menyelamatkan bahasa Jawa agar tidak sirna, untuk itu selalu aktif mengapresiasi menggunakan bahasa Jawa setiap harinya” jelas Samsi.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk mewujudkan pelestarian budaya Jawa telah mempunyai Perda Nomor 2 Tahun 2013 Tentang Pelindungan, Pembinaan, dan Pengembangan Bahasa, Sastra, dan Aksara di Karanganyar.

Peserta lomba dibagi dalam dua kategori, yakni untuk membaca aksara Jawa untuk pelajar SMA/SMK yang diikuti sekitar 17 peserta. Setiap peserta diwajibkan membaca dengan waktu empat menit.

Sedangkan untuk kategori menulis diikuti sebanyak 28 peserta dari SMP. Mereka diberi waktu 45 menit untuk menyelesaikan delapan soal. Nantinya pemenang akan diumumkan saat Hari Ulang Tahun Kabupaten Karanganyar ke 96. pd

Read More
DSC_0028tulis

Puluhan Siswa Terjaring Razia HP

Bupati Karanganyar Rina Iriani saat sidak HP siswa ke ruang kelas, Rabu (06/11) kemarin.

Bupati Karanganyar Rina Iriani saat sidak HP siswa ke ruang kelas, Rabu (06/11) kemarin.

Karanganyar, Kamis (07/11)

Saat kedatangan Bupati Karanganyar Rina Iriani memasuki kelas, tampak terkejut para siswa yang sedang belajar. Mereka juga tak menduga kedatangan orang nomer satu di Bumi Intanpari itu meminta kejujuran dari pelajar yang membawa Handphone (HP)  di sekolah.

Inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa sekolah, Rabu (06/11) oleh Bupati Rina Iriani disertai dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Inspektorat, Satpol PP serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar dilakukan untuk mengetahui penerapan larangan bagi siswa membawa HP ke dalam kelas.

Sekolah yang pertama di sidak yakni SMA Negeri 1 Karanganyar. Di sekolah itu, ditemukan empat siswa membawa HP ke dalam ruang kelas. Selanjutnya dilakukan penyitaan dengan terlebih dulu diberi nama, kelas di secarik kertas. Kemudian Bupati memberikan HP itu kepada Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Agus Yulianto.

Setelah itu, sidak dilanjutkan ke SMP Negeri 1 Karanganyar. Di sekolah itu dari tiga kelas yang di razia tidak ditemukan sama sekali siswa membawa HP di Sekolah.

Kemudian sidak terakhir di SMA Negeri 2 Karanganyar, dari tiga ruang kelas yang dimasuki didapati puluhan siswa membawa HP dari yang biasa sampai yang canggih.

Bupati Rina Iriani mengungkapkan aturan siswa tidak boleh membawa HP sudah diterapkan sejak tahun 2008. Menurutnya, berkaitan alasan selama ini untuk berkomunikasi dengan orang tua, karena mempermudah dijemput dari sekolah. Ia mengatakan, justru larangan ini menjadikan sekolah, orang tua, guru dan siswa memiliki hubungan yang erat.

Namun bagi siswa yang membawa HP ke sekolah jangan dibawa ke ruang kelas, sebaiknya pihak sekolah membuat loker khusus HP. Jadi HP itu langsung ditaruh di loker sebelum masuk ke kelas.

“Sebaiknya sekolah memberikan informasi kegiatan sekolah setiap hari. Baik kepada orang tua, juga siswa saling menjaga. Sehingga, komunikasi akan terjalin bagus, pengawasan dari rumah dan sekolah berjalan efektif,” katanya.

Dengan tidak membawa HP ke dalam kelas juga agar anak-anak tidak terganggu di kelas saat belajar. Selain itu yang paling ditakutkan adanya seks bebas dan mengakses internet memuat konten porno.

“Bisa dibayangkan satu siswa bisa saja menghabiskan seminggu Rp 25.000 untuk memberi pulsa. Kalau dibiarkan, maka sama saja pemborosan. Ini juga kurang baik. Karena itu di akhir jabatan ini, saya sempatkan sidak untuk mengingatkan lagi guru, siswa dan orang tua,” tandasnya.pd

 

Read More