DSC_0005 copy

Rawan Longsor, Warga Gempolan Diminta Pindah

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mengunjungi posko pengungsi di Dusun Sidomulyo, Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo, Rabu (11/02) malam

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mengunjungi posko pengungsi di Dusun Sidomulyo, Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo, Rabu (11/02) malam

Karanganyar, Kamis (12/02/2015)
Bupati Karanganyar Juliyatmono menghimbau kepada 16 kepala keluarga (KK) di Dukuh Sidomulyo, Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo mau dipindahkan (relokasi). Mengingat, pemukiman mereka rawan longsor sehingga mengancam keselamatan warga setempat.
Saat melakukan kunjungan ke daerah tersebut, Rabu (11/02) malam, Juliyatmono yang didampingi sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengatakan jika Pemkab berkeinginan agar warganya bisa mengantisipasi bahaya longsor. Salah satunya dengan jalan relokasi ke lahan yang dirasa lebih aman.
“Jangan tinggal di sini, bapak. Lokasi ini sangat berbahaya. Jangan nekat tinggal di sini karena kami khawatir nantinya akan longsor,” katanya.
Pemkab pun meminta Kepala Desa (Kades) Gempolan untuk berkoordinasi dengan Camat Kerjo untuk bisa mencarikan lokasi yang aman untuk mendirikan rumah. pd

Read More
DSC_0065

Lima Ketua Tim Penggerak PKK Tingkat Kecamatan Dilantik

DSC_0162

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Pengarahan Didepan Ibu-Ibu PKK Kab. Karanganyar, Jumat Pagi 30/01

DSC_0065

Suasana Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan

Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Gondangrejo, Jenawi, Karangpandan, Kerjo dan Tawangmangu dilaksanakan Jum’at pagi (30/01) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Drs. H. Juliyatmono, MM selaku Bupati Karanganyar hadir sekaligus menyaksikan pelantikan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Karanganyar Siti Chomsya Juliyatmono A. Md dan didampingi beberapa Kepala SKPD terkait. Lima Ketua Tim Penggerak PKK Tingkat Kecamatan yang dilantik, diantaranya:

No. Ketua Tim Penggerak PKK Yang Lama Kecamatan Ketua Tim Penggerak PKK Yang Baru Kecamatan
1 Ibu Kurniadi Murnianto Gondangrejo Ibu Bambang Tri Hastaryo Gondangrejo
2 Ibu Suwardi Jenawi Ibu Edi Sarwoko Jenawi
3 Ibu Yustin Atmojo Karangpandan Ibu adji Pratomo Heru Karangpandan
4 Ibu Agus Hartanto Kerjo Ibu Tri Widoyo Kerjo
5 Ibu Sibun Tawangmangu Ibu Bambang Tri Hantoro Tawangmangu

Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Karanganyar Siti Chomsya Juliyatmono sekaligus istri Bupati Karangabnyar saat menyampaikan sambutannya mengatakan bahwa sebagai Tim Penggerak PKK kita semua wajib mengetahui dan memahami tugas fungsi PKK yang menitikberatkan pada menyusun program kerja PKK sesuai Rakerda Karanganyar, Menjalin mitra kerja dengan instansi –instansi terkait serta melaksanakan tertib administrasi. “Saya percaya ibu-ibu sebagai bagian dari PKK akan melaksanakan tupoksi dengan sungguh-sungguh. Jalankan tugas sesuai dengan Rakernas ke-7 kemarin, dan di tahun 2015 ini kita menunggu Rakernas ke-8,” pesannya.

Selanjutnya Bupati Karanganyar dalam arahannya mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap Ketua Tim Penggerak PKK atas pengabdiannya selama ini. Dan kepada Ketua Tim PKK yang baru, diharapkan dapat lebih meningkatkan kinerja dan membawa PKK Kab. Karanganyar lebih berprestasi lagi dan lebih baik kedepannya. “ PKK ini secara proporsional harus lebih mengangkat perempuan yang yang berprestasi, kreatif. Tolong kepada Tim Penggerak PKK untuk terus memantau perempuan-perempuan di desa-desa yang memang memiliki skill/keterampilan untuk didata ke Dinas Sosial dan Disperindagkop&UMKM,” kata Bupati. “ Jaga selalu kebersamaan, keguyupan, bila ada apa-apa untuk dimusyawarahkan/dibicarakan bersama dengan baik,” pesan Bupati. ad

Read More
DSC_0103 copy

Karanganyar Target Raih WTP

Karanganyar, Selasa (27/01/2015)

Tim Pemeriksa dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah saat diterima oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Senin (26/01) kemarin.

Tim Pemeriksa dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah saat diterima oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Senin (26/01) kemarin.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar merasa optimis meraih penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan. Hal itu ditegaskan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono.

“Pemeriksaan keuangan oleh BPK tolong dipersiapkan dengan baik. Kepala SKPD jika kantornya di datangi oleh mereka agar diterima sendiri, tidak diwakilkan,” jelas Bupati Juliyatmono, Senin (26/01) di Ruang Anthurium, saat menerima Tim Pemeriksa Keuangan dari Badan Pemeiksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah.

Dengan begitu, lanjut Bupati, Kepala SKPD dapat menguasai apa yang sudah dilakukan, dan tentunya tau persis bentuk pertanggungjawaban dari laporan-laporan keuangan.

Ari Mahendrayani, Ketua Tim Pemeriksa menjelaskan, pihaknya berada di Bumi Intanpari sampai 30 hari kedepan dari kemarin.”Jika aset belum dicatat, maka kami tidak alergi untuk koreksi. Koreksi untuk mencatat kondisi yang sebenarnya,” jelasnya.

Dia menambahkan, jika saat pemeriksaan salah, bisa dikoreksi namun berdasarkan dengan bukti data. “Kami juga bisa salah jika data yang dikoreksi juga salah. Tolong kami dibantu pemeriksaan pendahuluan ini,” tandasnya. pd

Read More
DSC_0266

Juliyatmono : “Kepala SKPD harus tetap standby, jangan menghindar”

DSC_0268

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Pengarahan Kepada SKPD, Senin Siang 19/01

Bupati Karanganyar Drs. Juliyatmono, MM didampingi Wabup, Sekda dan Kepala Inspektorat Karanganyar memimpin langsung Rapat Persiapan Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang diikuti seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemkab.Karanganyar serta Camat se Kab. Karanganyar.

Bupati dalam arahannya menghimbau untuk secepatnya menyusun pertanggungjawaban guna segera menyesuaikan persiapan pemeriksaan BPK yang sebentar lagi akan dilaksanakan. “ Pemeriksaan BPK harus dipersiapkan sebaik-baiknya, kepada pejabat yang ditugaskan sebagai pemegang dokumen atau pelaksana teknis maupun pengelola aset jangan sampai menghindar, tolong dampingi petugas BPK. Saya (Bupati) wanti-wanti utamanya kepada setiap Kepala SKPD harus tetap standby, jangan menghindar,” tegas Bupati. “ Bila sampai ada yang menghindar, itu merupakan ketidaksiapan dalam pemeriksaan,” kata Bupati.

Sementara itu Rohadi Widodo selaku Wakil Bupati Karanganyar mengingatkan akan pentingnya mendapat nilai WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). “ Dokumen itu harus satu, jangan sampai membuat dokumen sendiri alias dobel, karena hal itu akan menyalahi aturan. Aset harus didata sebenar-benarnya, sehingga riwayat aset yang sudah bertahun-tahun ataupun sudah dirubah tetap ada datanya. Saya minta untuk dipersiapkan sebaik-baiknya,”tambahnya.

Pada kesempatan tersebut Kepala Inspektorat Karanganyar Suprapto mengatakan bahwa awal minggu depan akan diadakan pemeriksaan oleh BPK, maka upaya kita untuk menyamakan persepsi guna dapat meningkatkan opini seoptimal mungkin.” Terkait dengan aset di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sampai dengan Kalurahan sudah kita lakukan dan terkait dengan pemutakhiran data PBB, pendataan dari tahun 2002 s/d 2010 sudah kita data yang termasuk wajib pajak,” terang Prapto. ad

Read More
DSC_0070

Kepala SKPD Untuk Benar-Benar Memahami Sistem Keuangan

DSC_0059

Penandatanganan Pakta Integritas SKPD se Kab. Karanganyar, Kamis Siang 15/01

DSC_0064

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Penandatanganan Pakta Integritas dan Penyerahan DPA 2015, Kamis Siang 15/01

Agar kegiatan 2015 yang dibiayai dari APBD dapat segera dilaksanakan dan tidak menumpuk di akhir tahun serta mewujudkan kesatuan langkah dalam sistem keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan, DP2KAD Karanganyar selaku Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sekaligus penandatanganan pakta integritas oleh sejumlah Pejabat Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Kamis kemarin (16/01) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Karanganyar Drs. Juliyatmono, MM didampingi Kepala DP2KAD Karanganyar dan diikuti Kepala SKPD di lingkungan Karanganyar, Ketua KONI Karanganyar, Ketua Kwarcab Karanganyar serta Camat se Kab. Karanganyar.

”Penandatanganan pakta integritas oleh sejumlah Pejabat di lingkungan Pemkab. Karanganyar sekaligus penyerahan DPA SKPD ini dilakukan agar kegiatan Pemerintahan di tahun 2015 segera terlaksana dan tidak menumpuk di akhir tahun,” Terang Kepala DP2KAD Karanganyar, Drs.Soemarno, MSi saat menyampaikan laporannya.” Adapun jumlah DPA SKPD di tahun 2015 adalah dengan perincian sebagai berikut : 14 DPA Pendapatan dengan jumlah 181.6 M, 62 DPA Belanja tidak langsung 1.4 T dan langsung 521.1 M. DPA Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) dengan jumlah pendapatan 1.4 T, Belanja 122.1 M, Biaya Penerimaan 80.1 M dan Biaya Pengeluaran 4 M,” jelas Soemarno.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menegaskan untuk setiap Kepala Perangkat Satuan Kerja Daerah khususnya dilingkungan Pemkab.Karanganyar untuk benar-benar memahami sistem keuangan. “ Kemarin sejumlah pimpinan daerah menerima DPA dari Gubernur sejumlah 64 M. Saya selaku pimpinan Daerah Karanganyar telah meminta di tahun 2015 untuk dapat tambahan keuangan agar segera dapat melaksanankan kegiatan pemerintahan. Saya minta kepada setiap Kepala SKPD untuk benar-benar memahami dan menguasai sistem keuangan agar tidak seratus persen mempercayai kepada pejabat-pejabat di bawahnya, pastikan dengan kecvermatan dan ketelitian jangan sampai berhadapan dengan resiko-resiko pelanggaran, mohon kepala SKPD untuk menata fisiknya agar semua dapat berjalan baik dan lancar” pesan Bupati dihadapan para pejabat Karanganyar. Ditambahkan pula bahwa untuk bagian perekonomian Bappeda agar selalu melakukan evaluasi terkait kinerja pada peningkatan kesejahteraan. ad

Read More
DSC_0246 copy

Efisiensi Anggaran Belanja Sewa, Hemat Rp. 2,8 Miliar

Karanganyar, Rabu (07/01/2015)

Dengan menggunakan fasilitas ruangan di SKPD dapat menghemat anggaran belanja sewa.

Dengan menggunakan fasilitas ruangan di SKPD dapat menghemat anggaran belanja sewa.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor 10 Tahun 2014 tentang Peningkatan Efektivitas dan Efisiensi Kerja Aparatur Negara melakukan penghematan anggaran belanja sewa.

Hasilnya, Pemkab Karanganyar bisa menghemat pengeluaran Rp 2,8 miliar pada APBD Tahun 2015 ini, dibandingkan dengan tahun 2014 yang mencapai Rp 4,9 miliar. Namun pada tahun ini besaran pengeluaran untuk belanja sewa hanya Rp. 2,1 miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar Samsi mengatakan, agar melakukan penghematan terhadap penggunaan sarana dan prasarana kerja di lingkungan SKPD, melalui penghematan penggunaan listrik, pendingin ruangan, telepon, air, dan alat tulis kantor (ATK) sesuai kebutuhan.

“Pemkab Karanganyar mengeluarkan SE Nomor 800/10.896.29 Tentang Peningkatan Efektivitas Dan Efisiensi Kerja Bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk menindaklanjuti SE dari KemenPAN dan RB,” ujar Samsi, Selasa (06/01) kemarin. Dikatakan lebih lanjut, setiap pertemuan atau rapat hendaknya menyajikan menu makanan tradisional yang sehat atau buah-buahan produksi dalam negeri.

Selain itu penghematan anggaran belanja barang dan belanja pegawai. Dengan membatasi perjalanan dinas, membatasi kegiatan rapat di luar kantor dengan memaksimalkan penggunaan ruang rapat kantor, membatasi pengadaan barang atau jasa baru sesuai kebutuhan, mendayagunakan fasilitas kantor atau memanfaatkan fasilitas kantor SKPD lain.
“Evaluasi terhadap pelaksanaan penghematan di lingkungan SKPD masing-masing secara berkala setiap enam bulan sekali,” ucap Samsi.

Kepala Bidang (Kabid) Anggaran Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Karanganyar Pujiyanto menjelaskan, belanja untuk pembayaran listrik tahun 2014 mencapai Rp 21, 2 milar. Belanja tersebut meliputi pajak penerangan jalan umum (PJU), pajak penggunaan listrik dari kantor masing-masing SKPD sampai tingkat kantor kelurahan.

”Belanja sewa tahun 2014 mencapai Rp 4,9 miliar. Sedangkan penggunaan ATK Rp 6,1 miliar. Untuk tahun 2015, anggaran sewa hanya Rp 2, 1 milar atau menyusut 50 persen lebih. Kemudian untuk ATK justru naik dari Rp 6, 1 miliar menjadi Rp 6,9 miliar,” jelas Pujiyanto. pd

Read More
DSC_0070

MSI karanganyar Launching Buku Sejarah Raden Mas Said

DSC_0084

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Sambutannya Saat Launching Buku RM Said, Rabu 07/01

DSC_0057

Forkompinda Karanganyar Saat Menghadiri Launching Buku RM Said, Rabu 07/01

DSC_0070

Sendratari Perjuangan RM Said Saat Launching Buku RM Said, Rabu 07/01

Pemerintah Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Kab.Karanganyar meresmikan Buku Sejarah dan Nilai-nilai perjuangan Raden Mas Said yang dikenal dengan semboyan “Tiji Tibeh” (mati siji mati kabeh, mukti siji mukti kabeh), semangat kebersamaan yang diibaratkan dengan “Hanebu Sauyun” (serumpun bagai serai, seliang bagai tebu) dan ajaran Tri Dharma-nya (Rumangsa Melu Handarbeni, Wajib Melu Hangrungkebi, Mulat Sarira Hangrasa Wani). Bupati, Wakil Bupati Karanganyar, Forkompinda, SKPD, Camat dan sejumlah pejabat menghadiri acara tersebut.

Iskandar selaku ketua umum pemerhati Sejarah Karanganyar dalam laporannya menyampaikan bahwa sebagai masyarakat sejarawan karanganyar di tahun 2014 ini telah menyusun buku sejarah perjuangan Raden Mas Said. “ini merupakan salah satu ide atau gagasan Bupati tentang pentingnya sejarah Raden Mas Said atau yang lebih dikenal sebagai pangeran samber nyawa, dikenal sebagai seorang pejuang, politisi ulung, negarawan, panglima perang, seniman dan sebagai ulama, karena merupakan salah satu tokoh peletak dasar demokrasi”, Terangnya.

“Ini untuk kali kedua, kami selaku MSI Karanganyar melaunching buku sejarah, yang sebelumnya telah melaunching buku joko songo”, Tambahnya.

Pada kesempatan tersebut Sugiharso Hadi Saputro selaku ketua tim penyusun buku sejarah Raden Mas Said ini mengatakan bahwa penyusunan buku sejarah ini melalui tiga pendekatan yakni pendekatan fakta historis, pendekatan rekonstruksi, dan pendekatan intepretasi nilai-nilai perjuangan.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras dan kerjasamanya kepada MSI kabupaten karanganyar yang telah rampung menyusun buku sejarah dan nilai-nilai perjuangan Raden Mas Said ini.

“Saya berharap buku sejarah Raden Mas Said ini dapat disosialisasikan kepada masyarakat khususnya generasi muda kita agar spiritnya dapat menjadi pendorong dalam melanjutkan perjuangan beliau untuk kemajuan kabupaten karanganyar, maka dari itu saya minta kepada MSI Karanganyar untuk segera mentransfer buku sejarah Raden Mas Said ini melalui teknologi, sehingga mudah diakses para pelajar kita”, pesan Juliyatmono saat melaunching buku sejarah Raden Mas Said. Rabu (07/01) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. ad

Read More
gue1 copy

Gerakan Karanganyar Ijo Royo-Royo

Karanganyar, Senin (15/12/2014)

Pencanangan gerakan Karanganyar Ijo Royo-royo dengan penanaman pohon bodi, Senin (15/12) di pelataran alun-alun

Pencanangan gerakan Karanganyar Ijo Royo-royo dengan penanaman pohon bodi, Senin (15/12) di pelataran alun-alun

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mencanangkan Gerakan Karanganyar Ijo Royo-Royo, sebagai salah satu gerakan dalam rangka melestarikan alam dan penghijauan khususnya di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Gerakan tersebut dilakukan serentak di berbagai wilayah di 17 Kecamatan di Bumi Intanpari, dengan menanam sekitar 8000 ribu berbagai jenis pohon dengan melibatkan pegawai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan pelajar.

Pencanangan dimulai dengan menanam tujuh pohon bodi setinggi tiga meter yang tanam di plasa (pelataran santai) alun-alun Karanganyar, Senin (15/12).

Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan pohon bodi bisa berumur seribu tahun. Kedepan lingkungan sini bisa semakin hijau. “Kita giatkan penanaman pohon ini agar Kabupaten Karanganyar hijau kembali, tidak menimbulkan erosi dan pohon-pohon tersebut akan dapat menampung banyak air,” ujar Bupati Juliyatmono.

Dia juga menjelaskan, setahun lalu di lokasi yang sama juga sudah ditanam pohon Kunto Bimo.“Kepedulian menanam pohon harus kita tumbuhkan kepada siapa saja, agar alam ini tetap lestari,” jelas Bupati. pd

Read More
DSC_0007 copy

Administrasi Perkantoran Dituntut Cepat dan Transparan

Karanganyar, Selasa (25/11/2014)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat membuka Bintek Aplikasi Perkantoran, Selasa (25/11) di Ruang Podang VIP, Setda Kabupaten Karanganyar

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat membuka Bintek Aplikasi Perkantoran, Selasa (25/11) di Ruang Podang VIP, Setda Kabupaten Karanganyar

Administrasi perkantoran di era modern saat ini dituntut cepat dan transparan. Sebab masyarakat membutuhkan pelayanan yang prima dari pemerintah. Untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat, setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar diharapkan efektif dalam tata administrasi perkantoran.

“Kedepan administrasi perkantorkan diharapkan menjadi efektif dengan menggunakan sistem elektronik. Saat ini biaya pembelian Alat Tulis Kantor (ATK) lumayan besar. Dengan efektifitas itu, bisa menghemat anggaran,” ujar Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat memberikan sambutan Bimbingan Teknis Sistem Administrasi Perkantoran siMAYA, Selasa (24/11) di Ruang Podang VIP, Setda Kabupaten Karanganyar.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (25-26/11) diikuti sekitar 70 petugas adminitrasi dari berbagai SKPD di Kabupaten Karanganyar. Dengan menghadirkan pemateri lokal dan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

“Dengan menggunakan aplikasi siMAYA, pekerjaan bisa jadi efisien dan efektif. Disposisi atasan bersifat real time, hemat pembiayaan ATK, penyimpanan bersifat elektronik dan teknologi mobile,” ujar Dirgantara Manurung dari Direktorat e-Goverment, Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika.

Ditempat yang sama, Kepala Bagian Pengelolaan Data Elektronik (PDE) Bambang Prihantoro mengatakan bimbingan teknis aplikasi perkantoran ini dimaksudkan petugas mengetahui aplikasi dan menjalankan aplikasi siMAYA, agar bisa membuat surat, disposisi surat masuk-keluar, dan agenda surat secara elektronik. pd

Read More
DSC_0188 copy

Ribuan Warga Tumplek Blek Ikut Tirakatan

Karanganyar, Selasa (18/11/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat memotong tumpeng di malam tirakatan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke 97, Senin (17/11) malam di pelataran alun-alun Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat memotong tumpeng di malam tirakatan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke 97, Senin (17/11) malam di pelataran alun-alun Karanganyar.

Malam tirakatan menjelang hari jadi Kabupaten Karanganyar ke-97 tahun dipadati ribuan warga yang datang dari berbagai tempat. Antusias terasa mulai pukul 18.30 WIB, arus lalu lintas mulai terasa padat.

Di jalan Lawu depan Makodim 0727/Karanganyar terjadi kemacetan. Kendaraan mobil maupun motor berjalan tersendat. Di jalur lambat di sisi kiri, dipenuhi parkir mobil. Tak hanya itu, di seputar kawasan alun-alun, di sisi timur, selatan, dan barat gedung Sekretariat Daerah Kabupaten juga terjadi kemacetan parah.

Menjelang pukul 21.30 WIB, sebelum pelaksanaan acara tirakatan di pelataran sebelah barat Monumen Gerakan Sayang Ibu (GSI), tumpeng-tumpeng dari berbagai Satuan Kerja peangkat Daerah (SKPD), Instansi vertikal, BUMD,maupun Ormas, Senin (17/11).

“Tumpeng-tumpeng itu berisi nasi uduk, ingkung, dan ubo rampe. Selain itu ada tambir dengan isi kacang rebus, pisang godog, dan ketela. Totalnya 97 tumpeng” ujar Sujarno, Ketua Panitia Tirakatan. Dia menambahkan tumpeng nasi kuning yang paling besar dari Muspida, dibuat dengan bahan beras sebanyak 40 kilogram, dengan tinggi 97 senti meter, ada juga dua ingkung besar ayam kampung dan ubo rampe.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan,bertekad untuk mewujudkan Visi Misi, yang telah jabarkan dalam bentuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tahun 2013-2018. “Melalui program-program yang kami wujudkan, di harapkan agar kualitas SDM di Kabupaten Karanganyar semakin baik, sehingga mampu mengolah Sumber Daya Alam menjadi Komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi dengan cara yang berbudaya,” kata Bupati Juliyatmono, saat memberikan sambutan.

Selain pelaksanaan yang berpusat di pelataran Alun-alun yang dihadiripara Pimpinan DPRD Kabupaten Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Muspida, Kepala SKPD, Camat, tokoh pendidikan, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Tirakatan juga di lakukan di seluruh RT di Kabupaten Karanganyar.pd

Read More