setda02

Asisten Administrasi Umum

Pejabat

[infopejabat unker = 01060000]

Tugas dan Fungsi

Asisten Administrasi Umum mempunyai tugas membantu Sekretaris Daerah dalam pelaksanaan kebijakan, penyusunan kebijakan Daerah dan pengoordinasian penyusunan kebijakan Daerah di bidang umum, organisasi, protokol dan komunikasi pimpinan.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas, Asisten Administrasi Umum mempunyai fungsi:

  • pelaksanaan kebijakan di bidang umum, protokol dan komunikasi pimpinan;
  • penyusunan kebijakan Daerah di bidang organisasi, pengawasan, keuangan, komunikasi dan informatika;
  • pengoordinasian pelaksanaan tugas Perangkat Daerah di bidang organisasi, pengawasan, keuangan, komunikasi dan informatika;
  • penyiapan pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang umum, organisasi, protokol dan komunikasi pimpinan;
  • pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan Daerah di bidang organisasi;
  • penyiapan pelaksanaan pembinaan administrasi dan ASN pada instansi Daerah; dan
  • pelaksaaan fungsi lain yang diberikan oleh Sekretaris Daerah dibidang umum, organisasi, protokol dan komunikasi pimpinan yang berkaitan dengan tugasnya.

Asisten Administrasi Umum sebagaimana dimaksud dalam Perbup Nomor 99 Tahun 2021 Pasal 3, terdiri dari:

  • Bagian Umum, membawahkan :
    1. Subbagian Tata Usaha Pimpinan, Staf Ahli dan Kepegawaian;
    2. Subbagian Keuangan; dan
    3. Subbagian Rumah Tangga dan Perlengkapan.
  • Bagian Organisasi,
  • Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, membawahkan :
    1. Subbagian Protokol; dan
    2. Kelompok Jabatan Fungsional.
  • Kelompok Jabatan Fungsional.

Read More
DSC_3302

Seminar Peningkatan Ideologi Pancasila Dan Wawasan Kebangsaan Bersama Prof. Dr. Jimly Assidiqie, SH

Read More
DSC_3299

KULIAH UMUM UNTUK MEMBANGUN MORAL DAN ETIKA BANGSA BERSAMA KETUA ICMI Prof. Dr. Jimly Assidiqie, SH

Penyampaian Materi tentang Membangun Moral dan Etika Bangsa oleh Prof. Dr. Jimly Assidiqie, SH Ketua ICMI

Seminar Peningkatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan bersama Prof. Dr. Jimly Assidiqie, SH dengan tema membangun moral dan etika bangsa di era disruption di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (9/9). Peserta yang ikut berpartisipasi berasal dari Jajaran OPD Kabupaten Karanganyar, Ormas Politik di Karanganyar, Pelajar, Mahasiswa ,TNI , dan juga Polri.

Moral dan etika bangsa mulai terpengaruh dengan budaya luar yang masuk ke negara Indonesia. Sehingga mulai terjadi kasus perselisihan antar warga dengan berbagai macam masalah seperti agama, budaya, ras, dan golongan.

Sambutan Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan bahwa setiap tahun kita selenggarakan kemah kebangsaan yang pesertanya dari berbagai macam agama dengan tujuan untuk mempererat sulaturahmi dan perdamaian antar umat beragama. “Pergeseran dunia yang serba maya ini pengaruhnya luar biasa , Pancasila akan menjadi perbincangan di Indonesia ini dalam membangun bangsa dan negara, yang harus kita lakukan adalah memposisikan diri supaya tidak larut dalam pergeseran buruk yang mengancam keutuhan wilayah negara Indonesia” imbuhnya.

Orang nomer satu di Karanganyar itu juga menyampaikan mudah-mudahan dari Karanganyar ikut andil dalam memperkuat kesatuan bangsa dan negara dan menyediakan SDM unggul untuk bersaing di tingkat Internasional.

Narasumber istimewa yang sekaligus Ketua ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia), Prof. Dr. Jimly Assidiqie, SH menyampaikan materi yang cukup menarik tentang etika dan moral bangsa. Dalam materinya juga menyinggung tentang kehidupan politik baru-baru ini dan menyampaikan bahwa jangan gara-gara politik Indonesia terpecah belah, atas dasar itu maka perlu dikuatkan lagi moralitas dan etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Aklhak tidak tercermin di negeri kita, maka dari itu sebagai negara dengan mayoritas penduduk Islam sebaiknya mebenahi aklhak untuk menjadi dasar hidup damai berdampingan antar umat beragama” ungkapnya.

Orientasi kebangsaan Indonesia lebih baik mengacu untuk merawat moral dan etika masyarakatnya, dengan hal itu akan membawa kemajuan bangsa lebih cepat. Selain itu dengan membangun etika yang baik juga bisa menciptakan Indonesia menjadi negara yang tentram dan terbebas dari gangguan buruk yang mengancam keutuhan wilayah negara.

Demikian Diskominfo (Ind/Dn/Wk)

Read More
kom_4550

Karanganyar Peringati Hari Ibu dan Bela Negara

kominfo

Bupati Karanganyar selaku Irup pada Upacara peringatan Hari Ibu ke-88 dan Bela Negara, Kamis pagi (22/12).

Pemerintah Kabupaten Karanganyar melaksanakan Upacara memperingati Hari Ibu ke-88 dan Bela Negara, Kamis pagi (22/12/2016) di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM dan Komandan Upacara, Kasubag. Dal Op Polres Karanganyar, AKP Suwarsi, SH.

Upacara yang mengusung tema Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki untuk Mewujudkan Indonesia yang bebas dari kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan diikuti Forkompinda, Pimpinan BUMD, Jajaran Kepala SKPD, PNS Lingkup Karanganyar, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Polwan, Satpol PP, Organisasi Masyarakat, Mahasiswa dan Pelajar.

Dalam amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Yembise yang dibacakan Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa Perempuan dan Laki-laki memiliki peran dan kedudukan yang setara di dalam mencapai tujuan Negara serta di dalam memperjuangkan kesejahteraan di semua bidang. Perempuan dan laki-laki juga mempunyai kesempatan, akses serta peluang yang sama sebagai sumber daya pembangunan.

Hal ini juga sesuai dengan target yang harus dicapai dalam tujuan pembangunan nasional, baik jangka menengah dan jangka panjang ataupun target goals dari Suistainable Development Goals (SDGs) sampai dengan tahun mendatang.

Sementara itu di lain sisi pentingnya ketahanan keluarga juga menjadi bagian yang harus “dikampanyekan” lkembali dalam sendi-sendi kehidupan berbangsa dan Bernegara. Maraknya berbagai persoalan bangsa dan kompleksitas masalah-masalah sosial yang terjadi di masyarakat seperti : kekerasan, trafficking, pornografi, infeksi menular seksual dan HIV/Aids, narkoba disebabkan karena runtuhnya pondasi Ketahanan dalam keluarga. Untuk itu ketahanan keluarga melalui penanaman nilai-nilai budi pekerti, iman dan taqwa menjadi salah satu pilar untuk menjawab dan mengatasi berbagai masalah tersebut di atas.

Selanjutnya Bupati saat membacakan sambutan memperingati Hari Bela Negara, Presiden RI Joko Widodo, pentingnya kesadaran bela Negara untuk ditanamkan sebagai landasan sikap dan perilaku bangsa Indonesia sebagai bentuk revolusi mental sekaligus membangun daya tangkal bangsa dalam menghadapi kompleksitas dinamika ancaman sekaligus untuk mewujudkan ketahanan nasional. Kesadaran bela Negara tersebut dapat di aktualisasikan dalam peran dan profesi setiap warga Negara masing-masing.

Demikian Dishubkominfo (ad/ind/f3a)

Read More
DSC_0102

Pelantikan Kepengurusan KONI Karanganyar 2016-2020

DSC_0136

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Saat Menyampaikan Sambutan di Acara Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Karanganyar Masa Bhakti 2016-2020 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (28/4)

Menindaklanjuti hasil keputusan Musyawarah Olah Raga Kabupaten (Musorkab) KONI Karanganyar dalam rangka meneruskan program pembinaan dan prestasi sekaligus membentuk kepengurusan baru masa bhakti 2016-2020 bulan Maret yang lalu.

Hari ini, Kamis pagi (28/4) dilangsungkan Pelantikan Kepengurusan KONI Karanganyar periode 2016-2020 yang dilantik sekaligus dikukuhkan oleh Ketua KONI propinsi Jawa Tengah, Hartono dan disaksikan Pengurus KONI se Solo raya.

Adapun Susunan Pengurus KONI Karanganyar 2016-2020 sebagai berikut :

DEWAN KEHORMATAN     :

  1. Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM
  2. Ketua DPRD Kab. Karanganyar, Sumanto
  3. Drs. H. Djatmiko, MM
  4. H. Goenadi Wiryosoekardjo

PENGURUS HARIAN
Ketua Umum    :    Drs. Suprapto
Wakil Ketua I     :    Drs. H. Sukismiyadi, MM
Wakil Ketua II    :    Suhanto, BA, SH
Wakil Ketua III   :    Mei Subroto, S. Sos, M. Hum
Sekretaris I        :    Ahmadi Slamet, S.Pd, M. Pd
Sekretaris II       :    Joko Setyono, A. Md
Bendahara        :    Hartono, SH

Sementara itu, Ketua KONI 2016-2020 terpilih, Suprapto, berharap dukungan kepada seluruh pihak terkhusus Pengurus KONI beserta jajarannya untuk bersama-sama memajukan olah raga di Kab. Karanganyar.

“Harapan kami sebagai pengurus KONI Karanganyar yang baru dilantik dapat mengemban amanah dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi KONI lebih baik dan lebih produktif lagi,”tutur Suprapto dalam sambutannya.

Lebih lanjut Ketua KONI Propinsi Jawa Tengah, Hartono menyampaikan bahwa pelantikan ini sebagai momentum untuk selalu memperbaiki diri, mengevaluasi kembali agar kedepannya menjadi lebih baik.

“Gerakan Revolusi Mental oleh Presiden Jokowi merupakan hal penting yang memang harus kita bentuk dalam bidang olah raga karena mengutamakan semangat dan saling menghargai,” terangnya.

Ditambahkannya pula untuk selalu berhati-hati dalam pengelolaan keuangan KONI utamanya terkait hibah dari pemerintah.

Selanjutnya Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo selaku yang mewakili Bupati, dalam sambutannya mengatakan olah raga menjadi aktivitas yang harus terus kita lakukan sebagai satu semangat kita semua untuk kemajuan prestasi olah raga khususnya di wilayah Karanganyar.

“Dengan olah raga dapat memperpanjang umur, sportifitas dan aktivitasnya dapat membentuk karakter bangsa. Ini terbukti kemarin untuk cabang Taekwondo Junior, Karanganyar mengirimkan atlitnya dan Alhamdulillah mendapatkan perak. Begitu pula atlit berprestasi kita bernama Rian yang berhasil menyabet Thomas Cup. Ini merupakan kebanggaan Karanganyar,” jelas Rohadi Widodo.

Ia berharap KONI untuk terus bersaing dalam peningkatan olah raga di seluruh cabang sekaligus tingkatkan prestasi.

“Olah raga menjadikan jasmani rohani sehat, kuat sekaligus mengangkat harkat dan martabat bangsa,” tambah Wabup.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

Read More
DSC_1251

Karanganyar Peringati Kartini dan OTDA

Peringatan Hari Kartini ke-137 tahun dan Hari Otonomi Daerah ke-20 tahun, di halaman Setda Kabupaten Karanganyar

Peringatan Hari Kartini ke-137 tahun dan Hari Otonomi Daerah ke-20 tahun, di halaman Setda Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Kamis 21 April 2016

Bertempat di halaman Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar dilaksanakan Upacara Peringatan Hari Kartini ke-137 yang mengusung tema kita tingkatkan kualitas keluarga melalui generasi sehat, ekonomi kuat, perempuan bermartabat sekaligus peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-20 tahun 2016, Kamis pagi (21/4).

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Komandan Upacara, Kabag. Ren Polres Karanganyar, AKP. Sumarmi, SH.

Upacara diikuti oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), Wakil Bupati Karanganyar, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Pimpinan BUMN, BUMD, Ketua dan Wakil Ketua TP. PKK Karanganyar, seluruh PNS dilingkungan Karanganyar, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) serta Pelajar.

Para peserta upacara menggunakan busana adat jawa, kebaya bagi wanita dan beskap landung bagi pria.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan bahwa hal yang lebih utama untuk kita indahkan adalah mengimplementasikan semangat kartini dalam kehidupan nyata agar terwujud kesetaraan gender. Perlu dipahami bahwa kesetaraan gender mengandung makna kesamaan kondisi bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh kesempatan serta hak-haknya sebagai manusia, agar mampu berperan dan berpartisipasi dalam kegiatan politik, hukum, ekonomi, sosial budaya, pendidikan dan pertahanan dan keamanan nasional (hankamnas), serta kesamaan dalam menikmati hasil-hasil pembangunan.

“Upaya mewujudkan kesetaraan gender tidak akan melupakan kodrat wanita yang secara biologis tidak bisa digantikan oleh laki-laki, yakni mengandung, melahirkan dan menyusui,” terang Juliyatmono.

Pada kesempatan tersebut dibacakan pula Amanat Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo pada peringatan Hari Otonomi Daerah ke-20, bahwa Penetapan peringatan hari Otonomi Daerah secara Nasional setiap Tanggal 25 April didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1996 tentang Otonomi Daerah.

Yang bertujuan untuk memasyarakatkan dan memantapkan pelaksanaan otonomi daerah disetiap tingkatan pemerintahan, mulai dari pusat sampai dengan daerah. Hal ini sesuai dengan tema, yakni Memantapkan Otonomi Daerah Menghadapi Tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Dalam catatan Kementerian Dalam Negeri, masih terdapat sejumlah Pemerintah Daerah yang berkinerja rendah dalam proses penyelenggaraan pemerintahan daerah. Meskipun terdapat sejumlah faktor penentu peningkatan kinerja penyelenggaraan daerah, namun para Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah memegang kunci dalam mengembangkan kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Setiap tahun Kementerian Dalam Negeri melakukan “Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD)” berdasarkan laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) yang disampaikan oleh masing-masing daerah.

Untuk itu, upaya meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah harus terwujud sinergi pemerintahan secara nasional. Dalam hal ini, setiap kebijakan nasional harus ditindaklanjuti dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masing-masing daerah. Oleh karena itu kebijakan NAWACITA atau 9 (Sembilan) Agenda Prioritas Pemerintah Kabinet Kerja harus menjadi rujukan dalam menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta harus mampu dilaksanakan secara efektif. Semoga dengan semangat Hari Otonomi Daerah, kita dapat merefleksikan kembali makna otonomi daerah dan menjadi spirit untuk melakukan yang terbaik bagi negeri ini.

Usai pelaksanaan Upacara, masih ditempat yang sama dilangsungkan lomba masak nasi goreng yang diikuti seluruh pejabat Pemerintahan Karanganyar mulai dari Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Forkompinda, Pimpinan BUMN, BUMD, Jajaran Kepala SKPD, Kepala Bagian Setda serta seluruh Camat se Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan lomba masak ini bertujuan untuk memupuk rasa kebersamaan antara unsur Pimpinan dan unsur pelaksana di jajaran Pemerintah Kab. Karanganyar dalam rangka mewujudkan Karanganyar maju dan cerdas.

“Menghormati perjuangan kaum wanita dan sewaktu-waktu bapak-bapak pejabat dapat menggantikan peran ibu didapur,” terang Larmanto selaku Kepala Disperindagkop&UMKM saat menyampaikan laporannya yang disambut tepuk tangan oleh para ibu yang hadir pada acara lomba tersebut.

Sementara itu, menurut Bupati Karanganyar, Juliyatmono, peringatan Kartini ke 137 ini dapat mensejajarkan kaum ibu menjadi lebih baik lagi dalam meningkatkan kualitas keluarga dengan melahirkan anak-anak yang cerdas, sehat untuk martabat bangsa dimasa depan.

“Semoga kaum perempuan memberikan andil yang besar untuk kemajuan bangsa,”harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Desperindagkop sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara, Larmanto, menyampaikan bahwa menu yang dimasak adalah Nasi goreng dengan 3 (tiga) kriteria penilaian yakni rasa, kreatifitas menu dan penampilan pada penyajian. Dengan durasi 1 jam (60 menit), mulai dari meracik bumbu sampai dengan penyajian harus ditempat area memasak, tidak boleh membawa bumbu jadi ataupun nasi goreng siap saji dari rumah, penilaian dewan juri tidak dapat diganggu gugat.

Pada lomba masak tersebut mendatangkan tiga juri yakni Chef The Alana Hotel, Ketua dan Wakil Ketua TP. PKK Karanganyar.

Untuk tingkat SKPD, Juara I (BPPT), Juara II (DP2KAD), Juara III (DPU) dan tingkat Eselon III Juara I (Kabag. Kesra Setda Karanganyar), Juara II (Kecamatan Tawangmangu), Juara III (Kecamatan Karangpandan).

DSC_0107

Aksi Bupati Karanganyar Juliyatmono Mengikuti Lomba Masak Nasi Goreng Meriahkan Hari Kartini, Kamis (21/4)

DSC_0200

01. Hasil Kreasi Masakan Bupati Karanganyar Juliyatmono 02. Hasil Kreasi Masakan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono berkesempatan untuk ikut meramaikan lomba tersebut dengan mencoba memasak nasi goreng yang dinamai “Nasi Goreng Guyub Rukun”, sedang Wakil Bupati, Rohadi Widodo menamakan nasi goreng yang dimasaknya dengan  sebutan Nasi Goreng Hujan Gerimis”.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind/ft)

Read More
DSC_0037

Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara

kominfo

Juliyatmono saat memberikan sambutan mengenai UU ASN dihadapan Aparatur Sipil Negara.

Karanganyar, 13 April 2016

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan serta informasi terbaru mengenai UU ASN, Forum Komunikasi Pendayagunaan Aparatur Negara (FORKOMPANDA) Kabupaten Karanganyar mengadakan pembinaan yang mengusung tema Sinergitas Pegawai Negri Sipil sesuai UU ASN dan UU Administrasi Pemerintah Daerah yang Baik, Bersih dan Berwibawa di Rumah Dinas Bupati Karanganyar yang diikuti kurang lebih 300 peserta  dari unsur Kepala SKPD, Kepala UPT, Kepala Sekolah dan Sekretaris Desa, Selasa (12/04) kemarin.

Tujuan pembentukan UU ASN ini menekankan agar Aparatur Sipil Negara lebih berkompeten. Misalnya dalam satu tahun semua ASN wajib mengikuti pelatihan sekurang-kurangnya 8 hari, oleh karena itu BKD atau yang menangani diklat harus memprogramkan pendidikan pelatihan, pembinaan peningkatan kompetensi.

Jangan sampai seorang ASN tidak mengikuti sama sekali pendidikan pelatihan dan dibiarkan saja. Kinerja seorang Aparatur Sipil Negara juga haruslah profesional, pekerjaan apa saja yang dikerjakan dan sampai mana proses pengerjaan juga harus dipantau dengan baik.

“Kapasitas yang harus didahulukan yaitu integritas, semisal jam kantor yaitu  jam 08.00 WIB masuk sampai dengan jam 16.00 pulang, namun didalamnya harus diisi dengan pekerjaan jangan sampai terjadi 804 maksudnya  masuk jam 8 pulang jam 4 pulang namun kinerja di dalamnya kosong. Maka dari itu UU ASN mewajibkan meminta Look Book, yaitu laporan harian pekerjaan apa yang dikerjaan, sampai mana dan apa saja yang dikerjakan,” ujar Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh, SH,MH.

Didalam ASN ini juga mengatur pemecatan, pemindahan dan pensiun Aparatur Sipil Negara, maka dari itu tidak bisa seorang Aparatur Sipil Negara berpindah penugasan sesuka hati haruslah melalui tes dan prosedur yang ada.

“Presiden dan Wakil Presiden memiliki RPJMN, Gubernur dan Wakil Gubernur memiliki RPJMD begitu pula Bupati dan Wakil Bupati memiliki RPJMD guna mewujudkan visi misi bersama yaitu Nawacita. Untuk itu seorang Aparatur Sipil Negara harus menjalankan kebijakan publik dan visi misi harus terintegrasi. Ini merupakan sistem, tidak boleh seorang aparatur bertindak bertolak belakang dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati,” ujar Juliyatmono. Dishubkominfo Karanganyar (Ad/Umi)

 

 

Read More
DSC_0050

Upacara Kesaktian Pancasila Berlangsung Hikmat

????????????????????????????????????

Penuh Hikmat : Kabupaten Karanganyar memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (01/10/2015) di Halaman Kantor Setda Karanganyar.

Bertempat di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang mengusung tema ” Kerja keras dan Gotong Royong Melaksanakan Pancasila “ berlangsung hikmat, Kamis pagi (01/10/2015). Bertindak sebagai Inspektur Upacara , Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM dan Komandan Upacara dipercayakan kepada Inf. Sulardi dari Kodim 0727 Karanganyar.

Upacara diikuti oleh Wakil Bupati Karanganyar, Forkompimda beserta istri, Kepala SKPD lingkup Karanganyar dan Para Peserta yang meliputi Karyawan karyawati PNS, Bhayangkari, PKK, Dharma Wanita Persatuan, KNPI, Polri, Kodim 0727 Karanganyar, Satpol PP, Mahasiswa serta Para Pelajar tingkat SMA/SMK se Kabupaten Karanganyar. ind/ft

????????????????????????????????????

Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM bertindak sebagai Inspektur Upacara dan Invanteri Sulardi dari Kodim 0727 Karanagnyar sebagai Komandan Upacara.

????????????????????????????????????

Ikuti Upacara : Wakil Bupati Karanganyar H. Rohadi Widodo, SP bersama Forkompinda Karanganyar beserta istri.

????????????????????????????????????

Jajaran Kepala SKPD Lingkup Karanganyar, Pimpinan BUMD ikuti Upacara Kesaktian Pancasila.

????????????????????????????????????

Petugas Upacara : Pembukaan Undang-Undang Dasar RI 1945 yang dibacakan oleh Ananda Aji Iswanto dari SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar.

????????????????????????????????????

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila siap dilaksanakan.

????????????????????????????????????

Pembaca Naskah Ikrar oleh Ketua DPRD Karanganyar H. Sumanto, SH dan Pembacaan Do’a oleh Kepala Kementerian Agama Karanganyar Musta’in Ahmad, SH, MH.

????????????????????????????????????

Karyawan/wati Dishubkominfo Karanganyar salah satu peserta Upacara Hari Kesaktian Pancasila.

????????????????????????????????????

Siap melaksanakan Upacara

????????????????????????????????????

Read More
DSC_0020

20 Finalis PPL Ikuti Technical Meeting

????????????????????????????????????

Harus proaktif dan inovatif : Sekretaris Disparbud Karanganyar Drs. Mulyono, SH saat memberikan pengarahan kepada peserta finalis Putra Putri Lawu (PPL), Rabu (9/9) di Aula Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar.

????????????????????????????????????

Simbolis : Penyematan Selempang Putra Putri Lawu oleh Sekretaris Disparbud Karanganyar, Drs. Mulyono, SH.

Setelah melewati test tertulis dan wawancara Putra Putri Lawu (PPL) 2015  yang telah dilaksanakan Senin kemarin (7/9), berdasar akumulasi tertinggi penilaian tim juri, ada 20 peserta yang lolos untuk mengikuti ke tahap selanjutnya. ” Hari ini, Rabu pagi (9/9) kami selaku  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Karanganyar mengumpulkan 20 finalis PPL untuk mengikuti Technical Meeting. Hal ini penting untuk disampaikan sebagai pembekalan kepada para finalis PPL, agar mereka memiliki gambaran terkait kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan sampai pada puncak acara Malam Grandfinal Putra Putri Lawu yang digelar pada Tanggal 17 September 2015 pekan depan ,” terang Drs. Mulyono, SH selaku Sekretaris Disparbud Karanganyar saat dimintai keterangan.

Pada kesempatan tersebut ia mengatakan bahwa sebagai Duta wisata harus proaktif dan inovatif utamanya tentang kepariwisataan dan kewirausahaan.

” Kalau sudah menyandang Putra Putri Lawu sebagai Duta Wisata, ada tanggungjawab besar yang dipikul baik tugas maupun dari sisi cara berpakaian, bersikap dan karakter. Sebagai Duta wisata harus proaktif dan inovatif jangan cuman pasif. Harus aktif untuk mencari informasi, mengikuti event-event yang digelar utamanya yang terkait dengan kepariwisataan, budaya dan kewirausahaan.

Ia juga menambahkan bahwa PPL ini tidak menjual tampang tetapi lebih kepada intelegensia. “Sebagai Duta Wisata tidak jual tampang melainkan pandai-pandai untuk menjual tempat-tempat wisata yang ada di wilayah Karanganyar, dengan terus menginformasikan sekaligus mempromosikan pariwisata agar lebih dikenal masyarakat luas baik tingkat Nasional mupun Internasional,” jelasnya dihadapan 20 finalis PPL, Rabu (9/9) di aula Disparbud Karanganyar. ind/ft

 

Read More
IMG_0372 (FILEminimizer)

Upacara Hari Kesehatan Nasional Ke-49 di Kabupaten Karanganyar

IMG_0372 (FILEminimizer)

Assisten Pemerintahan Sundoro, SH., M.Si Saat Menyerahkan Piagam Penghargaan Kepada Salah Satu Penerima Penghargaan

Bertempat di halaman Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar dilaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-49 di Kabupaten Karanganyar. Upacara ini merupakan puncak acara dari serangkaian kegiatan dalam rangka peringatan HKN, dimana telah dilaksanakan berbagai macam kegiatan seperti Healthy Expo ( Bazaar sehat dan promosi kesehatan ), Lomba Olahraga, Jalan Santai, Seminar yang melibatkan seluruh elemen kesehatan se-kabupaten.

Adapun peserta upacara kali ini seluruh elemen kesehatan yang terdiri atas Dinas Kesehatan, Puskesmas, Rumah Sakit baik milik Pemerintah (RSUD dan RSAU) maupun swasta, organisasi profesi kesehatan, Perguruan Tinggi Akper – Akbid Mitra Husada, Akper 17, Dharma Wanita Persatuan Kab. Karanganyar, Komisi Penanggulangan AIDS Kab. Karanganyar serta dihadiri oleh unsur Muspida dan SKPD se Kab. Karanganyar. Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Assisten Pemerintahan Setda Kab. Karanganyar Sundoro, SH., M.Si mewakili Bupati Karanganyar.

 Di awal sambutan Menkes RI dr. Nafsiah Mboi, Sp.A., MPH yang dibacakan oleh Sundoro, mengucapkan selamat Hari Kesehatan Nasional ke – 49 kepada segenap jajaran kesehatan di seluruh penjuru Tanah Air sekaligus apresiasi atas pengabdian dan semangat serta inovasi petugas kesehatan dalam peningkatan kesehatan rakyat Indonesia. Indonesia Cinta Sehat merupakan tema utama HKN periode 2010 – 2014 dengan sub tema Menuju Indonesia Sehat dan Jaminan Kesehatan Nasional Yang Bermutu.

Hal ini dimaksudkan untuk menggerakkan segenap komponen bangsa guna mencapai hidup sehat serta dengan mulai berlakunya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada tanggal 1 Januari 2014 yang merupakan tonggak sejarah menuju masyarakat Indonesia yang sehat, mandiri dan berkeadilan. “Marilah kita tingkatkan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada paradigma sehat yang dilaksanakan secara berjenjang dan terstruktur”, himbaunya. Menkes juga mengingatkan HKN 2013 ini dijadikan momentum refleksi atas yang telah kita berikan bagi kesehatan dan kesejahteraan bangsa tercinta.

 Pada akhir Upacara dilakukan pengguntingan balon oleh inspektur upacara dilanjutkan penyematan Tanda Kehormatan Satya Lencana Kebaktian Sosial kepada Wiryanto, SKM dan Tri Agus Gunawan, S.Sos., M.Si atas aksi donor darah secara sukarela ke 100. Selain penyematan tanda kehormatan, diberikan juga penghargaan seperti Tenaga Teladan, Balita Sehat, Desa PHBS, Pengelola PKD, Desa Berprestasi Dalam Penanggulangan Penyakit DBD, Puskesmas Peduli Penanganan HIV-AIDS, Kecamatan Sayang Ibu dan hadiah lomba kepada masing-masing pemenang lomba menyambut HKN ke-49.  Ad+Dt

Read More