WhatsApp Image 2020-02-18 at 09.08.34

Sarasehan Baznas Membahas Pengentasan Kemiskinan Di Bumi Intanpari

Read More
cb5d28f0-bef2-49d8-ba20-ea7f3ffeff47

Sarasehan Baznas, Zakat Infaq Karanganyar Tetap Tinggi

Partisipan Sarasehan Baznas bulan September di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

KARANGANYAR – Sarasehan Ulama Umaro Baznas Kabupaten Karanganyar edisi Bulan Agustus 2019 di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (11/9). Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) Kabupaten Karanganyar bulan ini mendapatkan hasil yang cukup tinggi.

Pimpinan Baznas Kabupaten Karanganyar, Sugiyarso dalam laporannya menyampaikan pengumpulan ZIS pada bulan Agustus 2019 Zakat terkumpul 1 Miiliar 53 Juta lebih. Sedangkan untuk bulan September Zakat terkumpul 857 juta lebih, Infaq 30 Juta lebih, dan total untuk bulan September 888 juta lebih.

Dalam kesempatan ini juga diisi penampilan dari juara khitobah MAPSI tingkat SMP Se-Kabupaten Karanganyar 2019 yaitu ananda Surya Jati Kelana dari SMP Muhamadiyah Darul Arqom Karanganyar dan  Hanifa Annisa Wildan dari SMP N 3 Colomadu. Pada Bulan Oktober mendatang mereka akan mewakili Karanganyar untuk lomba Khitobah tingkat Jawa Tengah di Rembang.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan bahwa nafasnya kehidupan manusia itu sedekah, para petugas amil zakat ini akan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT atas kinerjanya walaupun sedekahnya tidak secara langsung melainkan menjadi petugas pengumpulan sedekah di Kabupaten Karanganyar. “Harapannya zakat,infaq, serta sedekah bisa terus ditingkatkan sehingga pemanfaatannya untuk kesejahteraan umat” imbuhnya.

September ini pemerintah sudah meluncurkan program Satu Desa satu Hafiz Quran. Diharapkan juga para petugas Baznas ini bisa memonitoring dan mendukung atas kelancaran program tersebut kedepannya.

Demikian Diskominfo (Ind/Dn/Wk)

Read More
DSC_0006

Sarasehan Baznas, Zakat Infaq tertinggi di Jawa Tengah

Bupati Karanganyar memberikan sambutan Sarasehan Baznas di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis(22/08).

KARANGANYAR-Zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) Kabupaten Karanganyar terus mengalami peningkatan dan tetap yang tertinggi di  Jawa Tengah. Hal tersebut disampaikan Ketua Baznas Karanganyar, Sugiyarso pada acara Sarasehan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis(22/08).

Dalam laporannya, Sugiyarso menyampaikan Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak, pengumpulan ZIS pada bulan Juli 2019 Zakat terkumpul 1 Miiliar 746 Juta lebih. Sedangkan untuk infaq terkumpul 66 Juta lebih. Untuk bulan Juli total zakat infaq yang terkumpul 1 Miliar 34 Juta Rupiah. Sedangkan untuk bulan agustus Zakat terkumpul 781 juta lebih, Infaq 62 Juta, dan TPP 70 juta lebih, total untuk bulan Agustus 914 juta lebih. Jumlah keseluruhan ZIS yang terkumpul sampai bulan Agustus sebanyak 5,7 miliar lebih.

Dalam kesempatan ini juga diserahkan sertifikat hasil audit syariah dan hasil pengelolaan keuangan dari wilayah kantor Kementrian Agama  Jawa Tengah  dan Kantor Akuntan Publik AR Utomo Jakarta.

Dalam sambutannya, bupati karanganyar mengatakan “Zakat itu tidak rugi, ambil sebagian rezeki yang didapat untuk sedekah”.

Beliau juga mengucapkan syukur serta memberikan apresiasi kepada baznas atas penghargaan yang didapat dan semoga zakat infaq terus meningkat sehingga pemanfaatannya berguna untuk kesejahteraan umat.

 

Demikian DISKOMINFO (Ind/Mei).

Read More
WhatsApp Image 2019-06-18 at 20.23.52

Sarasehan Baznas, Zakat Infaq Karanganyar Tetap yang Tertinggi di Jawa Tengah

Ketua Baznas Karanganyar Sugiyarso memberikan sambutan dan laporan didepan para tamu undangan Sarasehan Ulama dan Umaro Halal Bi Halal Baznas Kabupaten Karanganyar.

KARANGANYAR- Perolehan zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) Kabupaten Karanganyar terus mengalami peningkatan dan tetap yang tertinggi di tingkat Jawa Tengah, Rabu (19/6).
Hal tersebut disampaikan Ketua Baznas Karanganyar, Sugiyarso pada acara Sarasehan Ulama dan Umaro Halal Bi Halal Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dalam laporannya, Sugiyarso mengatakan Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak, pengumpulan zakat fitrah di Karanganyar ada kenaikan 245 Juta, beras dari ASN terkumpul 25 Ton, dan sudah di distribusikan seblum hari raya Idul Fitri. Di distribusikan di 14 kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Kecamatan Jumapolo, Jatipuro dan Ngargoyoso tidak menerima pendistribusian tersebut karena  sudah tercukupi dari wilayah masing-masing. Sedangkan untuk infaq terkumpul 156 Juta lebih. Bulan Mei zakat infaq terkumpul 5 Miliar sudah ditashorufkan atau di distribusikan sudah mencapai 3 Miliar 400 Juta lebih. Untuk bulan Juni total zakat infaq yang terkumpul 1 Miliar 34 Juta Rupiah.

Selanjutnya Bupati Karanganyar yang diwaklikan oleh Asisten II Setda Karanganyar, Siti Maesaroh menyampaikan bahwa Bupati benar-benar menekankan pembelajaran Agama Islam. Beliau menyampaikan bahwa pedagang sate jamu untuk menutup dagangannya karena selain dari agama dilarang, dari segi kesehatanpun tidak baik, besok pagi para pedagang tersebut akan dikumpulkan dan diberi arahan di Kantor Bupati Karanganyar. Semoga zakat infaqterus dapat ditingkatkan sehingga pemanfaatannya untuk kemaslahatan umat.

Demikian Diskominfo (Ind/Fdt).

Read More
IMG-20190429-WA0013

Sarasehan Baznas dan Pembukaan Sekolah MTQ DMI Kabupaten Karanganyar

Diskominfo

Bupati Karanganyar saat memberikan sambutan arahan

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono menghadiri sarasehan Baznas Karanganyar di Halaman Masjid Agung Karanganyar, Senin (29/4/2019).

Acara tersebut sekaligus launching sekolah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Karanganyar.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karanganyar, Sugiyarso melaporkan, pada April tahun ini, pengumpulan Baznas baik berupa zakat, infaq dan shodaqoh Baznas Karanganyar sekitar Rp 875 ribu. Turun dari perolehan pada Januari yang memperoleh sekitar Rp 966 ribu. “Itu karena mulai Februari, UPZ SMA/SMK tidak setor ke Baznaz tapi langsung setor ke Baznas Provinsi. Kami mohon arahannya (Bupati Karanganyar) supaya perolehan zakat tahun ini dapat mencapai target sekitar Rp 18 miliar,” katanya.

Ia menyampaikan, hingga Maret tahun ini terkait pendayagunaan, Baznas Karanganyar sudah menyalurkan sejumlah Rp 1,9 miliar. “Sekitar 14 persen dari target tahun ini sekitar Rp 13,4 miliar,” paparnya.

Dalam kesempatan itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta para UPZ untuk menertibkan terkait pengumpulan zakat. “Maka UPZ tulung rodok galak, saya minta Baznas untuk melaporkan (pengumpulan zakat). Kita pantau di titik-titik mana yang kurang optimal,” katanya.

“Orang islam itu sudah banyak yang menjadi mubaligh, akan tetapi lemahnya dispirit untuk berkorban. Maka harus didukung mempraktekan dalil itu sebaik mungkin kepada masyarakat,” lanjutnya.

Memasuki bulan ramadhan, ia mengingatkan kembali mengakrabi Al-Quran. “Minimal 1 juz (membaca Al-Quran) setiap hari, sehingga satu bulan bisa khatam. Itu akan kita samapaikan baik tingkat pemerintah, OPD hingga tingkat desa,” terangnya.

Selain itu, ia juga menggagas untuk mengadakan pengajian di tingkat dusun. “Paling tidak satu tahun minimal 2 kali mengadakan pengajian rutin di dusun. Mudah-mudahan bisa diterapkan mulai bulan ramadhan tahun ini,” paparnya.

Selanjutnya, Juliyatmono juga berencana membuat program one village one hafidz (satu desa satu hafidz), bagi laki-laki lulusan SMP. Targetnya 3,5 tahun, mereka sudah selesai pendidikan hafidz.
“Kita siapkan mereka di desa-desa, selain menjaga Al-Quran, setelah mendapat pendidikan mereka bisa mendidik generasi di lingkungan masing-masing.
Kita beri surat edaran sampai di desa, siapa yang tertarik, direkrut dan akan diseleksi. Bulan puasa kita launcing. Terkait pendidikannya akan bekerjasama dengan Ponpes Isy Karima. Pembiayaan ditangung pemerintah. Mereka tidak boleh berasal dari desa lain, harus dari desanya masing-masing,” tandasnya. (ina/ana)

Read More

Sarasehan Baznas Karanganyar Bulan Februari

Read More

Sarasehan Baznas Program Karanganyar Makmur

Read More
DSC_0416

Sarasehan Baznas, Pengurus BWI Kabupaten Karanganyar Dikukuhkan

Foto bersama setelah dikukuhkan menjadi Pengurus BIW Kabupaten Karanganyar, Senin(30/04).

Karanganyar, Senin 30 April 2018

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan sarasehan Baznas sekaligus Pelantikan Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Karanganyar periode 2018-2021 yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin pagi (30/04).

Pjs Bupati Karanganyar yang diwakili  Asisten III Setda Karanganyar, Sutarno, menyampaikan bahwa kaitannya dengan Baznas Karanganyar menjadi panutan untuk Baznas di Kabupaten seluruh Provinsi Jawa Tengah.

Lebih lanjut ia mengatakan, pengumpulan ZIS bulan April ini mengalami penurunan dari Bulan Maret lalu, ini menjadi evaluasi bagi Baznas Karanganyar.

Sementara itu, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Jawa Tengah, Sobirin, mengatakan tugas pokok BWI antara lain mengelola tanah wakaf dengan baik dan mengembangkan kekayaan tanah wakaf di wilayah masing-masing menjadi produktif serta dapat mengelola secara administratif.

“Jangan sampai tanah wakaf hilang karena pertanggungjawabannya langsung kepada Allah SWT dan bisa menjadi ladang pahala yang potensial bagi umat,” harapnya.

Sementara itu Laporan Pengurus Baznas Karanganyar, Iskandar, mengatakan kegiatan rutin sarasehan Baznas ini berbeda dan pertamakali dalam satu bulan kedepan Baznas Karanganyar didatangi tim  Baznas pusat untuk diaudit perolehan ZIS selama satu tahun.

Pengumpulan dana ZIS Baznas Karanganyar tahun 2017 mencapai lebih dari Rp 12 miliar setiap bulannya dan bisa mentashorufkan sebesar Rp 14 miliar, untuk tahun 2018 pengumpulan ZIS ditarget mencapai 15 miliar setiap bulannya.

“Mohon doanya  untuk Baznas Karanganyar mendapat opini wajar,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Baznas Karanganyar bekerja keras untuk mempersiapkan data-data ZIS dari berbagai daerah di Karanganyar. Zakat pada Bulan April sedikit menurun dibanding Bulan Maret lalu.

Demikian Diskominfo (ind/karina)

 

 

 

 

 

 

Read More
KOM_0965

Capaian Zakat Infaq dan Shodaqoh Capai 2 Milyar

kominfo

Kabag Kesra Agam Bintoro mewakili Bupati Karanganyar hadiri Sarasehan Baznas

Karanganyar, 24 Juli 2017

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar kembali adakan kegiatan rutin Sarasehan Baznas di Aula Masjid Agung Karanganyar, Senin Pagi (24/7). Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Kesra Setda Karanganyar Agam Bintoro mewakili Bupati Karanganyar, Kepala MUI Karanganyar, Perwakilan dari Polres Karanganyar dan Kepala Kantor Kemernterian Agama.

Agam Bintoro dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kinerja Baznas terutama dalam kegiatan taraweh keliling bulan Juni lalu termasuk saat pentasarufan, terjadi sinergitas yang luar biasa antara Pemkab Karanganyar dan Baznas Karanganyar sehingga terlihat manfaatnya bagi masyarakat demi mewujudkan misi kelima Bupati Karanganyar yaitu meningkatkan kualitas sosial, budaya dan agama.

Rasa bangga juga muncul ketika Baznas Kabupaten Karanganyar merupakan pengumpul Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) terbesar di Jawa Tengah sehingga setiap hari banyak kunjungan dari Baznas Kabupaten Kota lainnya.

“Perolehan terbesar ZIS Baznas Karanganyar merupakan dari Aparatur Sipil Negara, untuk itu penting untuk Baznas kedepannya untuk membuat terobosan baru dengan masuk ke perusahaan.” Ujar Agam Bintoro dihadapan peserta Sarasehan Baznas

Sementara itu Ketua Baznas Karanganyar Sugiyarso melaporkan bahwa bulan Juni lalu telah menerima Zakat Fitrah 1.727 ton beras dan uang sebanyak 1.534.506.000 dan kesemuanya telah selesai disalurkan sebelum pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1438 H.

Dikatakan lebih lanjut oleh Sugiyarso, capaian ZIS Baznas Karanganyar tiap bulannya mengalami kenaikan yang cukup signifikan yaitu pada Bulan April 2017 terkumpul 800 juta perbulan, Bulan Mei 2017 925 juta perbulan, Bulan Juni 2017 1,2 Milyar perbulan sedangkan untuk bulan Juli sampai dengan hari ini (24/7) sudah terkumpul zakat 1.971.143.802 dan infaq 50.235.952 sehingga diperoleh total 2.021.379.754. Demikian DISKOMINFO(ft/ad)

Read More
dsc_0266

ZIS Bulan Oktober Alami Peningkatan

Kominfo

Wakil Bupati dan jajaran Forkompinda dalam acara Sarasehan Baznas Kabupaten Karanganyar Rabu (26/10) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Sarasehan Baznas, Rabu (26/10) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) bulan oktober mengalami peningkatan mencapai satu miliar rupiah selama bulan oktober ini dan dengan perolehan tersebut Baznas Kabupaten Karanganyar menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar, Forkompinda, dan seluruh anggota Baznas Kab. Karanganyar.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Hj. Rohadi Widodo menyampaikan “Peran Baznas kita harap mampu bersama memberantas kemiskinan, membantu janda atau duda, lansia, anak yatim dan fakir miskin. Untuk itu dilakukan kerjasama dengan SKPD atau Dispora, Bapermasdes agar saling memiliki tanggung jawab, itulah pentashorufannya agar timbul percaya kepada pihak Baznas” imbuhnya.

Berdasar pada data BPS, kemiskinan di Karanganyar masih tinggi yakni 291 KK. Sementara itu, Abdul Mu’id selaku pengurus Baznas Karanganyar melaporkan total pengumpulan ZIS per 25 Oktober 2016, sebesar 871.668.985,00 dengan rincian Zakat 824.213.281,00 dan infaq 38.335.704,00.

Ditambahkannya, terkait dengan hari jadi Karanganyar ke-99 yang jatuh pada bulan November besok, Baznas juga berpartisipasi dengan mengadakan kegiatan khitan massal, nikal massal dan lomba rebana.

 Demikian Dishubkominfo (ind/vv/amal)

Read More