DSC_0065

Bupati Khotib Sholat Ied 1435 H

DSC_0065

Bupati Karanganyar Juliyatmono Menjadi Khatib Shalat Ied 1435 H di Alun-Alun Kabupaten Karanganyar, (Senin Pagi 28/07)

DSC_0043

Wakl Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Memimpin Sholat Ied (Imam) di Alun-Alun Karanganyar, (Senin Pagi 28/07)

Bertepatan dengan hari Raya Idul Fitri 1433 H yang jatuh pada tanggal 28 Juli 2014, ribuan warga memadati Alun-Alun Karanganyar untuk melaksanakan Sholat Ied.  Sholat Ied dimulai pada pukul 06.30 WIB dengan Imam Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan Khotib Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Ini merupakan momen istimewa karena baru kali ini terjadi seorang pemimpin daerah ditunjuk sebagai Imam dan Khotib, dimana sebelumnya Alim Ulama yang selalu tampil. Juliyatmono dan Rohadi Widodo merupakan aktivitas dakwah.

Setelah sholat ied selesai dilaksanakan, Bupati dan Wakil Bupati beserta Muspida Kab. Karanganyar akan mengadakan Open House di Rumah Dinas Bupati Karanganyar yang akan dihadiri oleh Pejabat di lingkungan Pemkab Karanganyar dan warga Sekitar Rumdin Bupati. ad

Read More
sembako yatim piatu lansia (1)

Penyerahan Bantuan Pemkab Karanganyar Kepada Lansia, Anak Yatim, Anak Piatu dan Yatim Piatu

sembako yatim piatu lansia (2)

Penyerahan Bantuan Secara Simbolis

Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam rangka Ramadhan 1435 H selain membagikan sembako bagi abang becak, juga membagikan bantuan kepada Lansia, Anak Yatim, Anak Piatu dan Anak Yatim Piatu serta beasiswa. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (23/07). Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinsosnakertrans Karanganyar dan Camat se Kab. Karanganyar.

“Bantuan ini sebagai penghargaan kepada Lansia yang merupakan orang tua kita dan juga kepada anak yatim, piatu maupun anak yatim piatu karena Pemkab Karanganyar ingin turut serta memperhatikan kesejahteraan warganya”, ujar Juliyatmono Bupati Karanganyar.

Sumarno, Kadinsosnakertrans melaporkan bahwa kriteria untuk Lansia yang dapat menerima bantuan adalah usia diatas 78 tahun, keadaan ekonomi tidak mampu dan tidak punya penghasilan. Adapun bantuan ini akan diberikan secara menyeluruh di 17 Kecamatan se Kab. Karanganyar, sedangkan anggaran yang disediakan mencapai 2 milyar dengan rincian untuk anak lansia sebanyak 4.884 orang @ Rp. 250.000,- dan anak yatim, piatu dan anak yatim piatu sebanyak 3.116 orang @ Rp. 250.000,- ad

Read More

KEGIATAN ORIENTASI SATLIMAS UNTUK PERLINDUNGAN MASYARAKAT

Dalam rangka mempersiapkan satlinmas, Kesbangpol Kabupaten Karanganyar bekerja sama dengan Satpol PP mengadakan kegiatan orientasi kesiapan Satlinmas dalam perlindungan masyarakat tahun 2014 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (19/7). Guna meningkatkan kemampuan dan keterampilan pada satlinmas dalam memberikan perlindungan pada masyarakat khususnya pasca pilpres nanti, sehingga wilayah Karanganyar tetap berada dalam kondisi aman dan kondusif. Hal itu disampaikan oleh Ketua Panitia Pelenggara, Nuh Hadi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Dandim, Ka. Satpol PP Karanganyar, serta diikuti kurang lebih 200 Linmas se-kabupaten Karanganyar.

Sementara, Bupati dalam arahannya sekaligus membuka kegiatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Linmas yang telah berperan serta menjaga kondusifitas Karanganyar. “Semoga dengan diselenggarakan kegiatan orientasi ini bermanfaat bagi kita semua dan kami berharap masyarakat tetap seperti sedia kala bersama-sama menjaga Karanganyar tetap aman dan tenang. Dan saya sampaikan untuk memberikan perhatian lebih kepada Linmas dalam tugasnya menjaga keamanan dan perlindungan pada masyarakat.”

Selanjutnya, materi kegiatan orientasi disampaikan oleh Dandim Kodim 0272 Karanganyar, Marthen Pasunda yang memberikan penekanan bahwa Linmas sebagai komponen cadangan terlatih harus berperan aktif menetralisir kerusuhan yang ada di desa untuk menjaga kedaulatan, keutuhan, kedamaian, dan ketentraman negara. ad + (ind/nda/rno)

Read More
DSC_0174 copy

Dalang Cilik Pentas 14 Jam Nonstop

Karanganyar, Rabu (18/06/2014)

Salah satu aksi dalam parade 16 dalang cilik wayang kulit, Rabu (18/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Salah satu aksi dalam parade 16 dalang cilik wayang kulit, Rabu (18/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Aksi dalang cilik yang dikemas dalam dua beber menyajikan cerita wayang kulit dengan durasi 14 jam. Acara yang diikuti sebanyak 16 dalang cilik dari berbagai usia terlihat memukau para penonton. Parade itu yang diikuti dari tiga anak usia Taman Kanak-kanak (TK), enam siswa SD, lima siswa SMP, dan dua siswa SMA itu digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (18/06) pagi.

Mereka menampilkan cerita pewayangan yang berbeda-beda, ada yang mengambil lakon seperti Kangsa Adu Jago, Anoman Duto, Cupu Manik Astagina, Dewa Ruci, Kumbakarna Gugur, maupun Pandawa Syukur.

Dari ke-16 dalang cilik tersebut, terdapat Difa Setiandra Rara Rahmadani. Dia adalah dalang cilik perempuan yang masih menuntut ilmu di SD Negeri 11 Ngringo, Jaten. Selain itu terdapat juga dalang yang masih belajar di bangku SMP, yakni Anggit Laras Prabawa. Dalam daftar dalang cilik itu juga tercatat nama Dhimas Sadam Saputro. Sosok bocah laki-laki yang mengenakan busana beskap dan blangkon itu sudah memiliki prestasi dalam bidang pewayangan. Terbukti, dirinya berhasil menyabet predikat Penyaji Terbaik I Festival Dalang Cilik Tingkat Nasional 2014 yang diadakan Universitas Negeri Yogyakarta, Selasa-Kamis (06-08/05/2014) kemarin. Dalam lomba itu, dia melakonkan wayang dengan durasi 45 menit,.

Ketua Panitia Parade Dalang Cilik 2014, Sarno menuturkan kegiatan ini diselenggarakan untuk menggali potensi anak terhadap seni budaya khususnya pedalangan wayang kulit. Dirinya mencatat ada tiga sanggar seni pedalangan di Kabupaten Karanganyar yakni Sarutama, Ngestibudaya, dan Bima. “Dalam parade ini dipilih kategori dalang terampil, komunikatif, wijang, cucut, dan berbakat,” ucap Sarno di sela-sela acara.

Di tempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengapresiasi acara tersebut. Dia beranggapan kesenian wayang kulit harus dilestarikan bahkan di kalangan anak usia dini. “Selain menampilkan keterampilan dalam hal pedalangan, acara ini bisa juga digunakan untuk melestarikan budaya daerah. Dan ternyata, antusias para pedalang cilik sangat tinggi. Terbukti ada 16 dalang cilik yang pentas di sini,” katanya. Dirinya yakin di luar area pentas ini, masih ada dalang cilik yang memiliki bakat dan keterampilan. pd

Read More
DSC_0085 (2) copy

Tardi Sopir Angkutan Wakili Jateng ke AKUT Nasional

Karanganyar, Selasa (17/06/2014)

Tardi, pemenang AKUT tahun 2014 tingkat Provinsi Jawa Tengah, saat bertemu dengan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, didampingi Kepala Bidang Perhubungan, Joko Sumaryono, Senin (16/06) di Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Tardi, pemenang AKUT tahun 2014 tingkat Provinsi Jawa Tengah, saat bertemu dengan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, didampingi Kepala Bidang Perhubungan, Joko Sumaryono, Senin (16/06) di Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan (AKUT) tahun 2014 di tingkat Provinsi Jawa Tengah dimenangkan Tardi, sopir angkutan dari Kabupaten Karanganyar. Dia yang sudah bekerja selama 19 tahun menjadi sopir angkutan mewakili Jawa Tengah untuk maju ke tingkat Nasional. Sopir angkot jalur A jurusan Bejen sampai Palur itu menyisihkan puluhan peserta dari Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah.

Pria dari Desa Dawung, Matesih ini menuturkan tidak menyangka bisa juara satu dalam lomba yang di lakukan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Jawa Tengah. Sebelumnya, dia telah menjuarai tingkat Kabupaten Karanganyar. “Seleksinya cukup ketat. Bahkan materi dan soal yang diberikan lumayan sulit,” ujarnya saat diterima Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Senin (16/06) di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dia mengatakan materi pembinaan yang diberikan oleh Dishubkominfo Karanganyar dan Satlantas Polres Karanganyar menjadi bekal menjalani penyisihan selama tiga hari, 10-12 Juni 2014, di Komplek Islamic Center, Semarang. Materi ujian seperti bidang lalu-lintas, keselamatan jalan, jasa raharja dan Organisasi Angkutan Darat (Organda).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengapresiasi Dishubkominfo yang berupaya meningkatkan kualifikasi awak angkutan umum melalui pendidikan dan penghargaan. Dia juga meminta untuk menjadi pelopor etika berkendara bagi rekan-rekan satu profesi. “Yang menang hendaknya bisa pelopor dan panutan rekan-rekan seprofesi dalam berkendara agar nyaman dan aman,” tandas Juliyatmono. pd

Read More
DSC_0071 copy

Pelatihan Kadus Untuk Pemberdayaan Masyarakat

Karanganyar, Selasa (17/06/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono, menyematkan tanda peserta Pelatihan Metodologi Pemberdayaan Masyarakat bagi Kadus, di Pendopo Rumah DInas Bupati Karanganyar, Senin (16/06)

Bupati Karanganyar Juliyatmono, menyematkan tanda peserta Pelatihan Metodologi Pemberdayaan Masyarakat bagi Kadus, di Pendopo Rumah DInas Bupati Karanganyar, Senin (16/06)

Kepala Dusun (Kadus) sebagai fasilitator pembangunan mempunyai peranan penting untuk masyarakat, terutama untuk mengali potensi yang ada sehingga kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa bisa meningkat.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menuturkan sebagai fasilitator kadus dituntut mampu memfasilitasi penumbuh kembangan partisipasi masyarakat dalam rangka mewujudkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu juga mengupayakan agar kegiatan pembangunan dari masyarakat itu sendiri.

“Beri ruang gerak dalam iklim usaha yang sesuai potensi masyarakat,” ujar Bupati Juliyatmono, saat membuka Pelatihan Metodologi Pemberdayaan Masyarakat, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (16/06) siang.

Dia juga menjelaskan diperlukan langkah-langkah strategis secara nyata menyentuh masyarakat antara lain penciptaan suasana yang memungkinkan potensi masyarakat yang berkembang. Lebih dari itu juga memperkuat potensi yang dimiliki masyarakat. “Harus dicegah yang lemah menjadi bertambah lemah karena kurang berdaya menghadapi yang kuat,” tuturnya.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Bapermasdes) Kabupaten Karanganyar, Utomo Sidi Hidayat, menjelaskan pelatihan Metodologi Pemberdayaan Masyarakat ini diikuti sebanyak 162 kadus dari setiap desa, atau yang belum pernah mengikuti pelatihan. “Pelatihan ini berlangsung selama empat hari diantaranya untuk pemberian materi dan kunjungan lapangan.Harapannya memahami kebijakan pemerintah dalam pemberdayaan,” tandas Utomo. pd

Read More
DSC_0143 copy

47 Pejabat Struktural Di Lantik

Pelantikan pejabat struktural eselon III sebanyak 47 orang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (12/04)

Pelantikan pejabat struktural eselon III sebanyak 47 orang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (12/04)

Karanganyar, Senin (14/04/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono melantik dan mengambil sumpah sebanyak 47 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Sabtu (12/04) siang, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dari ke 47 pejabat eselon III tersebut, terdapat 17 Camat di Kabupaten Karanganyar yang ikut dalam acara tersebut. Pelantikan tersebut juga untuk mengisi jabatan yang kosong karena telah purna tugas, maupun untuk penyegaran di tataran pejabat struktural.

Adapun pejabat yang dilantik diantaranya Camat Tasikmadu, Kurniadi Maulato, kini menjadi Camat Gondangrejo, Sutrisno, Camat Jatipuro, menjadi Camat Jaten. Sedangkan Camat Tawangmangu, Yopi Eko Jati Wibowo menjadi Camat Mojogedang, dan Camat Jumapolo, Suwardi menjadi Camat Jenawi.

Selain camat terdapat beberapa Kepala Bagian (Kabag) di Sekretariat Daerah maupun di Sekretariat DPRD, diantaranyaYopi Herman dari Kabag Kesejahteraan Rakyat menjadi Kabag Umum di Sekretariat DPRD Kabupaten Karanganyar. Mardi Handoko yang dulunya menjabat Kabag Hukum, kini menjadi Kabag Pemerintahan Umum menggantikan Ali Gufron yang menjabat sebagai Kabag Adminitrasi Pembangunan.

Sedangkan Sekretaris Camat Matesih, Tyas Ngambar Widyowati, menduduki jabatan sebagai Camat Ngargoyoso.

Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat memberi sambutan mengingatkan kepada jajarannya agar selalu profesional, menjaga amanah yang diberikan karena kepercayaan tidak hanya di pertanggungjawabkan kepada Bupati, masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Saya mengajak kepada jajaran birokrasi di Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk menjadi the dream team agar bisa goal terwujud keinginan dan tujuan kita bersama,” kata Juliyatmono.

Selain itu, dia juga meminta kepada pejabat yang dilantik untuk segera bekerja di jabatan baru agar tujuan melalui visi dan misi Kabupaten Karanganyar bisa terwujud dan berjalan dengan baik.

“Pelantikan pejabat ini merupakan hal yang biasa dan wajar. Tidak ada yang luar biasa. Cintailah pekerjaan dengan sungguh-sungguh karena masyarakat menaruh penghormatan dan harapan tinggi untuk suksesnya pembangunan,” tuturnya.

Juliyatmono juga menambahkan pelantikan ini telah melalui mekanisme Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.pd

Read More
DSC_0010 copy

Bupati Minta Honorer K2 Bisa Diangkat CPNS

Sebanyak 248 honorer K2 tidak lolos tes CPNS diberi pengarahan Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kamis (03/04) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Sebanyak 248 honorer K2 tidak lolos tes CPNS diberi pengarahan Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kamis (03/04) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Karanganyar, Jumat (04/04/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN dan RB), untuk bisa mengangkat honorer Kategori 2 tak lolos tes tertulis Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013, yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Hal tersebut diungkapkan saat Bupati Juliyatmono memberikan pengarahan kepada 248 honorer Kategori 2 (K2) yang tidak lolos tes, Kamis (03/04) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karanganyar, jumlah tersebut terdiri tenaga pendidikan sebanyak 78 orang, kemudian tenaga kesehatan 27 orang, dan 143 orang dari tenaga teknis.

“Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah mengirimkan surat usulan ke KemenPAN dan RB pada akhir Februari kemarin, agar mereka yang tak lolos tes bisa diangkat menjadi CPNS,” ungkap Juliyatmono, kemarin.

Perlu diketahui sebanyak 447 peserta honorer K2 telah mengikuti tes tertulis, namun hanya 199 peserta saja yang lolos.pd

Read More
DSC_0020

SARASEHAN BAZIS PERDANA TAHUN 2014

DSC_0020

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo berikan bantuan secara simbolis disaat sarasehan Bazis di Pendopo Rumdin Bupati Karanganyar, Kamis Pagi (27/02)

Berkenaan dengan program sosialisasi peningkatan pengumpulan ZIS (Zakat Infaq dan Shodaqoh) yang diperuntukkan bagi PNS, Karyawan perusahaan, TNI, Polri dan masyarakat. Pengurus Baziz Kab. Karanganyar mengadakan acara sarasehan pertama mereka dimasa jabatan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Juliyatmono dan Rohadi Widodo yang dihadiri oleh Wakil Bupati Kab.Karanganyar, Sekretaris Daerah Kab. Karanganyar dan perwakilan Muspida. Kamis Siang di Pendopo Rumah Dinas (27/02)

 Dalam acara ini Drs. H. Abdul Mu’id, MM selaku Ketua Bazis Kab. Karanganyar menyampaikan laporan dan permohonan masyarakat untuk mendapat bantuan dari dana Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS). “Sesuai hasil Rapat Pentashorufan BAZIS Kab. Karanganyar tanggal 17 Februari 2014 kemarin, kami memutuskan Mentasqorufkan dana ZIS Kab. Karanganyar periode ke-59 tahun 2014 sebesar Rp. 980.000.000.” lengkap Abdul dalam laporannya.

Sedangkan dalam sambutannya, Rohadi Widodo Wakil Bupati Kab. Karanganyar menghimbau agar wilayah-wilayah yang mendapatkan bantuan ZIS dapat menggunakan dana tersebut sebagaimana mestinya. “Semoga hal ini bermanfaat dan kita harus senantiasa menjaga amal dan perbuatan kita agar kita semua selalu mendapat ridho-Nya” tuturnya. Ds/Ind/Ad

Read More
DSC_0081 copy

Sekolah dan Kantor Di Liburkan

DSC_0084 copy

Rumah Dinas Bupati Karanganyar

DSC_0081 copy

Murid-murid SD Negeri 01 Karanganyar memakai masker

 

Karanganyar, Jumat (14/02/2014)

Bupati  Kabupaten Karanganyar Juliyatmono mengintruksikan agar sekolah-sekolah dan kantor di liburkan, akibat hujan abu letusan gunung Kelud, di Kediri,  Jawa Timur sampai di Kabupaten Karanganyar.

“Sekolah-sekolah dan kantor-kantor saya intruksikan agar diliburkan sehari. Kecuali rumah sakit, puskesmas atau yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan. Selain itu BPBD juga harus sigap ,” kata Bupati Juliyatmono saat mengadakan Rapat mendadak dengan para Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Kabupaten Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jumat (14/02) pagi.

Juliyatmono juga menegaskan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah agar kesehatan tidak terganggu. Namun apabila terpaksa keluar rumah dianjurkan untuk menggunakan masker atau penutup hidung.

“Saya juga mengintruksikan kepada para camat agar sigap apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata dia.

Di Sekolah Dasar Negeri 01 Karanganyar, sejak pukul 07.00 murid-murid di anjurkan pulang ke rumah masing-masing.

Selain itu pihaknya juga meberikan masker gratis bagi siswa agar tidak terkena penyakit pernafasan.

Dari hasil pengamatan humas Karanganyar, ketebalan abu sekitar 5 centimeter dan jarak pandang hanya 5 meter saja. Jalur dari arah Palur sampai Karanganyar Kota atau sebaliknya sangat gelap dan membahayakan pengendara.pd

Read More