kom_9176

BAZNAS Kab. Karanganyar Capai Peningkatan setiap Bulannya

KOMINFO

Ketua BAZNAS Karanganyar saat menyampaikan laporan pengumpulan ZIS saat sarasehan Baznas, Pendopo Rumah Dinas Bupati (29/9)

Karanganyar-Hasil capaian zakat infaq dan shodaqoh bulan September 2016 mengalami peningkatan yang signifikan, karena hasil capaian selama bulan September lebih baik dari bulan Agustus.

“Bahwa hasil capaian kami selama bulan septemeber ini peningkatannya signifikan”, terang Ketua Baznas Karanganyar Sugiyarso Hadi Saputro ujarnya.

Kegiatan rutin bulanan yang biasa diadakan oleh Baznas ini bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, diikuti Forkompinda Karangnyar, jajaran Kepala SKPD, Kecamatan, Sekolah serta PNS di lingkungan Kabupaten Karanganyar, Kamis (29/9/2016).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan laporan rekapitulasi baznas selama bulan September. Laporan tersebut dibacakan secara rinci oleh Wakil Baznas Karanganyar. Hasil yang dicapai hingga tanggal 26 September 2016 jumlah total 872.665.068,00 dengan rincian pemasukan zakat 842.683.729,00 dan infaq 29.981.339,00.

Pada kegiatan sarasehan Baznas, dalam sambutannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berpartisipasi dalam setiap kegiatan Baznas.

”Saya berharap, semoga setiap kerja keras, kerja ikhlas anda semua mendapat ridho Allah SWT dan Allah tidak akan lupa memasukkan anda ke surga pula,” tutur orang nomor satu di Karangnyar ini.

Demikian Dishubkominfo (ad/ind/irov)

Read More
kom_9159

Dorong Pemerintahan yang Baik dan Bersih, Inspektorat Gelar Larwasda

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan pengarahan kepada peserta Larwasda Kabupaten Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu Siang (28/9)

Dalam rangka menyelenggarakan pemerintahan yang baik, Inspektorat Kab. Karanganyar menggelar Laporan Pengawasan Daerah (Larwasda) Tahun Anggaran 2016. Pelaksanaan kegiatan bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar ini diikuti peserta mulai dari Forkompinda Karanganyar, Sekretaris Daerah Karanganyar, Jajaran Kepala SKPD, Inspektorat Subosukowonosraten, Camat Se Kab. Karanganyar, Kepala UPT, Kepala Sekolah.

Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam arahannya mengatakan capaian prestasi berupa penilaian opini BPK Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) merupakan hasil kerjasama dan kerja keras semua pihak. Hal ini berdampak positif dengan meningkatnya kepercayaan publik pada kinerja Pemerintah yang tengah berjalan.

Ia juga menjelaskan Inspektorat merupakan aparat pengawasan internal Pemerintah yang mana pegawai atau auditor ilmunya sama dengan yang dimiliki BPK. Sehingga ada pengawasan dengan harapan tidak muncul persoalan.

“Saya bersyukur dan mengapresiasi atas dicapainya opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK dua kali berturut-turut tahun 2014, 2015 mengenai tertib administrasi Kab. Karanganyar. Dan semoga prestasi dapat kita pertahankan di tahun 2016,”harap Bupati.

Ditambahkannya, paradigma tidak hanya Inspektorat mendapatkan temuan, justru yang terpenting adalah output dari pengawasan itu salahsatunya pengerjaan administrasi jangan sampai ditunda.

Sementara Wakil Bupati, Rohadi Widodo menekankan Inspektorat sebagai pengawas pemerintah memiliki dua fungsi yaitu sebagai penjamin kualitas yang berarti apapun yang dikerjakan senantiasa berupaya uang yang dikeluarkan memiliki kualitas terbaik dan mitra kerja sebagai pengawas internal.

“Dengan penilaian WTP dua kali berturut-turut tetap menjadikan evaluasi bagi semua pihak untuk capaian-capaian yang lebih baik lagi kedepan demi terciptanya Pemerintahan yang bersih,” tandasnya.

Faktor terpenting dari Larwasda ini adalah meningkatkan hasil lanjut pengawasan sekaligus koordinasi yang baik antara pengawas dan auditor sehingga mampu secara efektif meningkatkan hasil tindak lanjut itu sendiri.

“Tata kelola yang baik dan bersih, itu semua secara otomatis akan terbangun Nusa Bangsa dengan baik dan kokoh,” jelas Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah yang diwakilkan Kepala Bagian TU, Khaerun.

Lanjutnya, Laporan Inspektur Kab. Karanganyar, Sucahyo menyampaikan tujuan Larwasda ini memaparkan hasil-hasil pengawasan sehingga pimpinan SKPD akan semakin menyadari mengenai arti pentingnya pengawasan dalam menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dan funsi SKPD tersebut. Dengan sasaran meningkatkan rasa mawas diri serta menciptakan budaya malu bagi aparatur daerah sebagai tindak cegah melakukan pelanggaran, penyalahgunaan wewenang dan segala bentuk penyimpangan.

“Pemeriksaan regular tahun 2015 ada 955 temuan yang telah ditindak lanjuti 90,8 persen dan terdapat tujuh kasus aduan dengan tiga kasus terbukti dan empat tidak terbukti. Dan itu semua sudah terselesaikan dengan baik,”paparnya.

Demikian Dishubkominfo (ad/ind/ira/uswah)

Read More
aku

Bupati Karanganyar Lepas Atlet PON

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melepas atlet dari Kabupaten Karanganyar yang memperkuat Kontingen Provinsi Jawa Tengah, untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) di Jawa Barat, Sabtu (10/09), di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melepas atlet dari Kabupaten Karanganyar yang memperkuat Kontingen Provinsi Jawa Tengah, untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) di Jawa Barat, Sabtu (10/09), di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Karanganyar, Senin (12/09/2016)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melepas atlet dari Kabupaten Karanganyar yang memperkuat Kontingen Provinsi Jawa Tengah, untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) di Jawa Barat, Sabtu (10/09), di  Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Tahun ini, atlet yang ber KTP Kabupaten Karanganyar sebanyak 18 orang yang memperkuat Kontingen Jawa Tengah dan juga terdapat delapan pelatih.

Sedangkan cabang olahraga yang diikuti terdiri satu atlet dari Persatuan Angkat Besi dan Berat Seluruh Indonesia, satu atlet berkuda, satu atlet biliar, satu atlet bulutangkis, enam dari cricket, satu dari gantole, dua dari panahan, satu dari panjat tebing, dua dari paralayang, dua dari terbang layang.

Bupati Juliyatmono pada acara tersebut mengharapkan atlet dari Kabupaten Karanganyar bisa memberikan prestasi yang terbaik, misalkan saja mendapatkan medali emas.

Namun, dia juga mengatakan, setelah mendapatkan prestasi itu, diharapkan ada perhatian Pemerintah untuk masa depannya.

“Saat perayaan pemenang itu hanya sesaat. Yang penting juga ada perhatian kepada atlet,” katanya.

Selain itu menurutnya, olahraga mempunyai daya tarik dan mempunyai nilai-nilai untuk menghibur masyarakat.pd

Read More
KOM_4124

Silahturahmi Paguyuban Lansia PJP de Soto

KOM_4124

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, memberikan sambutan pada acara silahturahmi bersama Paguyuban Lansia de Soto di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jum’at (22/07/2016)

Karanganyar, Jum’at (22/07/2016)

Paguyuban Lansia de Soto Karanganyar bersilahturahmi dengan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Jum’at pagi (22/07). Tujuan dari silahturahmi tersebut untuk mendekatkan antara anggota Paguyuban Lansia de Soto dengan Pemerintah Karanganyar. Terlebih sebagian besar dari anggota Paguyuban Lansia de Soto pernah bekerja di birokrasi pemerintahan.

Hadir pula Sudarsono, mantan Sekretaris Daerah pada masa pemerintahan Bupati Darmaji. Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap ikatan silahturahmi antara pemerintah dengan para aggota Paguyuban Lansia de Soto tetap terjaga dan lebih dekat

Demikian Dishubkominfo (ad/ind/rk)

Read More

Bupati Karanganyar Ijinkan ASN Antar Anak Sekolah

Karanganyar, Minggu (17/07/2016)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengijinkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar untuk mengantarkan sekolah anak nya di hari pertama masuk sekolah.

Mulai Senin (18/07), pelajar masuk sekolah setelah libur panjang dan memulai tahun ajaran baru. Berbagai kelengkapan sekolah mulai buku tulis, seragam, alat tulis, dan sepatu telah dipersiapkan.

“Saya mengijinkan ASN untuk mengantarkan ke sekolah. Namun ada surat ijin tertulis kepada atasan,” kata Bupati, Sabtu (16/07) saat di temui di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Lebih lanjut Bupati meminta setelah mengantarkan ke sekolah harus segara kembali ke tempat kerja masing masing. “Jangan sampai lebih jam 8.00 WIB baru kembali ke kantor. Ini mengantar lho, bukan menunggui,” katanya.

Ijin tersebut untuk mengantarkan anaknya yang masuk pertama kali di bangku kelas 1 Sekolah Dasar (SD). Sedangkan untuk tingkat SMP/sederajat, SMA/sederajat tidak perlu diantarkan, karena sudah cukup dewasa.

“Siswa baru kelas 1 SD kan masih perlu penyesuaian dengan lingkungan sekolah , perlu didampingi,  dan teman baru. Butuh pengenalan,” katanya.pd

Read More
duta wisata 2016

Disparbud Buka Pendaftaran Putra Putri Lawu 2016

duta wisata 2016Karanganyar, Rabu (01/06/2016)

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Karanganyar akan mengadakan Pemilihan Putra Putri Lawu (PPL) Duta Wisata Kabupaten Karanganyar Tahun 2016. Pendaftaran mulai dibuka dari 1 Juni hingga 25 Agustus 2016.

Kepala Disparbud Kabupaten Karanganyar, Tarsa, mengatakan, syarat pendaftaran yakni foto kopi KTP domisili Karanganyar, Surat Ijin Orang Tua Peserta, pas photo ukuran 3×4 berwarna sebanyak tiga lembar dan mengisi formulir pendaftaran.

“Syarat lain minimal SLTA, berusia 17 tahun dan maksimal 25 tahun terhitung mulai tanggal waktu pendaftaran, belum menikah, mampu berbahasa Jawa, Indonesia, dan Inggris dengan baik, dan tinggi badan untuk Pria minimal 165 sentimeter, dan Wanita minimal 160 sentimeter. Peserta mendaftar di Kantor Disparbud Karanganyar,” kata Tarsa, Selasa (31/05) saat Sosialisasi PPL Duta Wisata Kabupaten Karanganyar, di Ruang Podang, Setda Karanganyar.

Ajang generasi muda di Bumi Intanpari ini untuk mengetahui, dan mempromosikan  kepariwisataan yang ada di Kabupaten Karanganyar untuk skala nasional maupun internasional.

“Kami mencari anak-anak muda yang mempunyai kepribadian dan penampilan menarik untuk meningkatkan citra pariwisata di Karanganyar,” kata Tarsa.

Sedangkan rencana lokasi kegiatan untuk tes tertulis dan wawancara 29-30 Agustus 2016 di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar. Apresiasi Seni pada 4 September 2016 di Palur Plaza.

“Pembekalan dan Kunjungan ke objek wisata pada 5 September 2016, dan Grand Final pada 8 September 2016, di Plasa Alun-alun Karanganyar, atau bisa di Taman Pancasila,” kata Tarsa.

Tarsa juga menjelaskan, kategori juara dan hadiah ada dua. Masing-masing berasal dari pemenang Pria dan pemenang Wanita.

“Jenis pemenang meliputi Juara 1, 2, dan 3. Selain itu ada pemenang intelegensi dan favorit,” katanya.pd  

Read More
DSC_0026 (2) – Copy

LHKPN Jadi Syarat Duduki Jabatan

Sosialisasi dan asistensi pengisian LHKPN oleh KPK RI di ruang Anthorium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (13/04)

Sosialisasi dan asistensi pengisian LHKPN oleh KPK RI di ruang Anthorium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (13/04), bagi LHKPN.

Karanganyar, Kamis (14/04/2016)

Laporan Hasil Kekayaan Penyelanggara Negara (LHKPN) di Kabupaten Karanganyar menjadi syarat bagi pejabat untuk menduduki jabatan, dengan melaporkan harta kekayaannya pada saat pertama kali menjabat, mutasi, promosi dan pensiun.

Tim Leader Pendaftaran, pada Direktorat Pemeriksaan dan Pelaporan LHKPN, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Harun Hidayat mengatakan,  pihaknya mengharapkan Pemerintah Kabupaten Karanganyar bisa menjadikan LHKPN menjadi bagian manajemen Sumber Daya Manusia.

“LHKPN bisa jadi syarat itu. Misalnya saja  untuk kenaikan golongan, kenaikan pangkat, harus menyertakannya,” kata Harun Hidayat, Rabu (13/04) di Ruang Anthorium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar, saat Sosialiasi LHKPN.

Pada acara tersebut, para wajib LHKPN di Lingkungan Pemkab Karanganyar yang belum mengumpulkan, tiga minggu sebelum hari H sudah diberi tahu mengisi dan membawa LHKPN untuk di kumpulkan pada acara tersebut.

“Jika ada kesulitan saat pengisian, bisa ditanyakan dengan panduan tim. Jadi tidak ada lagi alasan dalam mengumpulkan LHKPN,” katanya.

Di Kabupaten Karanganyar ada 72,6 persen penyelenggara Negara dari kalangan eksekutif yang sudah mengumpulkan LHKPN. “Sisanya harus mengumpulkan hari ini, jika tidak mengumpulkan, tentunya akan ada sangsi dari Bupati,” kata Harun.

Untuk menjadikan tingkat kepatuhan pengumpulkan tinggi mencapai 90 persen, lanjut Harun, kedepan pelaporan harta kekayaan ke KPK menjadi budaya. Pada acara sosialisasi itu, dia mengatakan penyelenggara Negara tinggal konsultasi yang masih bingung dalam mengisinya.

Sementara itu, ditempat yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meminta, pelaporan LHKPN penting bagi PNS di lingkungan Pemkab Karanganyar.  “Seseorang PNS yang akan menempati jabatan misalnya eselon III.a, tentunya wajib melaporkan harta kekayaannya,” katanya. pd

Read More
aku – Copy

Menkopolhukam Sebut Dana Desa Bisa Tangkal Radikalisme

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Luhut Binsar Panjaitan, Sabtu (05/03), saat memberikan pengarahan pada Dialog Deradikalisasi Bahaya Radikalisme Agama di Indonesia, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Luhut Binsar Panjaitan, Sabtu (05/03), saat memberikan pengarahan pada Dialog Deradikalisasi Bahaya Radikalisme Agama di Indonesia, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Karanganyar, Sabtu (05/03/2016)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Luhut Binsar Panjaitan, menyebutkan dana desa yang digunakan untuk pembangunan di desa bisa menjadi salah satu penangkal berkembangnya radikalisme.

“Presiden RI Joko Widodo ingin dana desa bisa mengurangi kesenjangan antara yang kaya dengan rakyat miskin. Dengan dana desa, kartu sehat, dan program-program lain akan mengurangi hal-hal seperti itu,” kata Menko Polhukam, Luhut, Sabtu (05/03), saat memberikan pengarahan pada Dialog Deradikalisasi Bahaya Radikalisme Agama di Indonesia, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Didepan peserta dari Ulama se Eks Karesidenan Surakarta, Pengurus Nahdlatul Ulama, dan Gerakan Pemuda Ansor. Luhut menjelaskan dengan dana tersebut, maka akan ada lapangan kerja, ekonomi yang bagus, pendidikan yang baik, maka orang kurang berkesempatan menjadi radikal.

Dengan dana desa, semangat gotong-royong dapat tercipta lagi kebersamaan di desa. “Dana tidak boleh keluar dari desa, harus berputar di desa supaya ekonomi kerakyatan menjadi tumbuh,” katanya.

Saat dipaparkan didepan peserta, tercatat Alokasi Dana Desa se Eks Karesidenan Surakarta tahun 2016 untuk 1411 desa, dengan anggaran sebanyak Rp. 888,7 Miliar. Sedangkan untuk Kabupaten Karanganyar, dari 162 desa, mendapat Rp. 103,7 Miliar.

“Prioritas dana desa digunakan untuk pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, dan pemanfaatan Sumber Daya Alam dan Lingkungan secara berkelanjutan,” katanya. pd

Read More
DSC_0003

Tahun ini Pemkab Karanganyar Sosialisasikan ULP Melalui Sistem SPSE Versi 3.6 CA

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Pengarahan di Depan Pejabat Fungsional Pengadaan ULP, Kamis (18/2)

Pemkab Karanganyar akan melakukan penggantian sistem Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa melalui sistem online yang baru yakni sistem SPSE Versi 3.6 CA (Certificate Authentification). Dengan sistem baru tersebut memuat aplikasi Sertifikat Elektronik yang merupakan fasilitas baru dan Sistem Pengamanan Komunikasi Dokumen (SPAMKODOK) yang merupakan pembaruan dari Aplikasi Pengaman Dokumen (APENDO).

“Demi kelancaran pengadaan barang dan jasa di Karanganyar khususnya, maka Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) akan menyosialisasikan sistem online 36CA yang akan diikuti oleh seluruh rekanan yang mengikuti lelang di Kabupaten Karanganyar,” hal ini disampaikan Ali Gufron selaku Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Karanganyar pada acara Audiensi, Pemantapan dan Pembekalan Pejabat Fungsional Pengadaan ULP, Kamis (18/2) di ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Belajar dari tahun 2015 kemarin, untuk 2016 Bupati Karanganyar Juliyatmono berharap supaya ada pantauan pekerjaan lewat schedule mingguan sehingga akhir Desember semua pekerjaan sudah selesai. Juliyatmono menambahkan harus ada komunikasi, konfirmasi yang baik dan jangan ada keragu-raguan karena ULP ini merupakan sebuah sistem. Maka kerjasama harus di kedepankan, karena SKPD ini merupakan teamwork yang dibagi sesuai bidangnya masing-masing untuk hasil yang optimal.

“Tanamkan kehati-hatian disetiap pekerjaan kita.  Bina komunikasi yang baik dengan aparat penegak hukum termasuk BPK, agar tidak menimbulkan masalah kedepannya.” Tegas Juliyatmono

Pada kesempatan tersebut dihadapan pejabat fungsional  Juliyatmono menekankan prinsip kerja profesional yakni kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas. Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind/nik).

Read More
DSC_0144

190 Mahasiswa UNIVET BANTARA Sukoharjo KKN di Karanganyar

DSC_0151

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Saat Memberikan Pengarahan Kepada Peserta KKN, Senin (01/02)

Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo Prof Dr. Ir. Ali Mursyid  Wahyu Mulyono, MP saat sampaikan laporan pelaksanaan KKN di Hadapan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, SP dan beberapa pejabat SKPD terkait di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (01/02). Selama 2 bulan kedepan, mahasiswa peserta KKN Univet akan menunjukkan bhakti kepada masyarakat dengan merasakan hidup bermasyarakat di Kecamatan Jatipuro dan Kecamatan Jatiyoso yang kemudian disebar ke 19 desa.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dalam sambutannya menyambut baik dan berharap agar adik-adik peserta KKN dapat bersosialisasi dengan warga. Dengan adanya KKN ini diharapkan mampu membawa semangat jiwa muda mahasiswa dan menularkan ilmu yang dipelajari dibangku perkuliahan dalam membantu persoalan di desa.

“adik-adik mahasiswa peserta KKN, saya berharap kalian aktif dalam kegiatan kemasyarakatan seperti pertemuan warga, kerja bakti dan lain-lain. Dari kegiatan bermasyarakat tersebut akan banyak pelajaran yang bisa kalian ambil”, pesan Rohadi Widodo

Sebelum mengakhiri sambutannya, Rohadi Widodo juga berharap kepada peserta KKN untuk membantu mempromosikan Kabupaten Karanganyar terkhusus pariwisatanya. Dengan selfie selama berkunjung di Karanganyar dan meng upload nya ke media sosial secara tidak langsung memperkenalkan Karanganyar ke publik. Dishubkominfo Karanganyar (Ad/V3)

Read More