web

Bupati Karanganyar Ingatkan Hati-hati Dalam Pengisian Perangkat Desa

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan pengarahan tentang pengisian perangkat desa, Rabu (22/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan pengarahan tentang pengisian perangkat desa, Rabu (22/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Karanganyar, Kamis (23/02/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengingatkan dalam proses pengisian perangkat desa untuk berhati-hati dan transparan sehingga tidak ada masalah yang timbul.

Di acara Pengarahan Bupati Karanganyar itu, Rabu (22/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, juga diingatkan bahwa ada Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Karanganyar, untuk itu diperhatikan secara serius agar tidak ada masalah.

“Dimana-mana ada Tim Saber Pungli, tolong itu diperhatikan secara serius agar tidak menjadi masalah,” kata Bupati.

Bupati juga menegaskan semua jabatan melalui proses yang berlaku dan tidak ada jual jabatan. “Semua naik jabatan sesuai peraturan. Sesuai pangkat, golongan, jika sudah waktunya naik jabatan ya naik jabatan,” katanya.

Pada tahap kedua mekanisme pengisian perangkat desa terdapat revisi Peraturan Bupati (Perbup) Karanganyar atas kelemahan periode tahap pertama. Namun secara umum pada pelaksanaan tahap pertama tidak banyak masalah.

“Tahap kedua ini saya harap bisa berjalan baik, baik Kepala Desa, Lembaga, dan Panitia dapat mengkomunikasikan yang benar. Sekdes, Kaur, Kadus yang ksosong segera diisi,” katanya.

Dengan begitu supaya mendapatkan perangkat yang bisa membantu mewujudkan harapan Pemerintah Desa yang baik dan handal sesuai dengan hasil seleksi. Selain itu, bagi Camat juga minta memantau sebaik-baiknya, dari Pemerintah juga mengawasi jalannya proses pengisian perangkat desa.

“Jika tidak berani mengambil resiko pada pengisian perangkat desa itu, ada pasal yang memberikan ruang di Perbup,  yang mengatur kerjasama dengan pihak ketiga. Misalkan saja dengan perguruan tinggi.  Pendaftaran ini gratis, tidak dipungut biaya,” katanya.(pd/by)

Read More
web

SAR Garda Depan Pertolongan Kemanusiaan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melantik dan mengukuhkan Pengurus SAR Kabupaten Karanganyar, masa bakti 2016-2021 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (09/02) malam.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melantik dan mengukuhkan Pengurus SAR Kabupaten Karanganyar, masa bakti 2016-2021 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (09/02) malam.

Karanganyar, Kamis (09/02/2017)

SAR (Search and Rescue) menjadi garda depan pada pertolongan kemanusiaan di setiap bencana, yang mempunyai dedikasi dan pengorbanan tinggi.

“Disetiap kejadian-kejadian bencana apapun bentuknya, SAR sanggup menjadi garda depan sampai lokasi bencana,” kata Bupati Juliyatmono.

Dikatakan lebih lanjut Bupati Juliyatmono saat memberikan sambutan pada pelantikan dan pengukuhan Pengurus SAR Kabupaten Karanganyar, masa bakti 2016-2021 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (09/02) malam, mereka merupakan relawan yang punya andil besar pada kemanusiaan bahkan, bantuan operasional untuk mereka tidak kebagian.

“Sungguh luar biasa dedikasi yang mereka miliki. Di setiap peristiwa bencana apapun yang harus diselamatkan jiwa manusia, jangan sampai ada korban yang terlalu banyak pada bencana alam,” kata Juliyatmono.

Dia juga meminta agar alat komunikasi jangan sampai mati ataupun rusak, agar koordinasi lebih cepat dan tepat. Selain itu, pelatihan-pelatihan kebencanaan juga terus ditingkatkan, peralatan juga ada dukungan lebih baik lagi.

“Koordinasi yang baik relawan, lembaga, dan instansi kemanusiaan lainnya. Sehingga penanganan jika terjadi bencana lebih cepat,” katanya.

Pada acara itu, tampak hadir Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Forkopimda Kabupaten Karanganyar, para Camat, dan relawan-relawan.

Ditempat yang sama, Kepala Pos SAR Surakarta, Amin Yacya mengatakan operasi sar berhasil jika dilaksanakan empat pilar, yakni  Basarnas sebagai leading sektor pencarian dan pertolongan, BPBD Provinsi/Kabupaten, instansi terkait TNI Porli dan rumah sakit, dan media.pd

Read More
dsc_0656

Peggy Melati Sukma Motivasi Ibu-Ibu Karanganyar

kominfo

Talkshow bersama Bupati dan Peggy Melati Sukma, Senin (19/12) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-88 yang jatuh pada 22 Desember mendatang, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kab. Karanganyar menggelar Talk show Bupati bersama Peggy Melati Sukma, Senin (19/12/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Mantan artis dan presenter kelahiran Cirebon tersebut memberi motivasi pada ibu-ibu di Kabupaten Karanganyar. Ia mengajak segenap wanita Karanganyar untuk benar-benar memahami makna hakekat kehidupan.

Menurutnya kehidupan ini adalah ujian dari Allah SWT berdasar  Al-Qur’an Surat Al Anbiya’ ayat 25 bahwa setiap yang bernyawa pasti mati. Kehidupan ini pada hakekatnya menjemput kematian, dan ujian hidup itu dapat berupa kesenangan dan kesusahan.

“Untuk menuju kehidupan yang lebih baik, perlu merubah akhlaq dan perilaku, berkumpul dengan orang-orang sholih  ,”jelasnya dihadapan para wanita dari berbagai organisasi.

Sementara itu Bupati menyambut baik didatangkannya Peggy Melati Sukma sebagai Inspirator Hijrah dan Aktivis Sosial.

kominfo

Peggy Melati Sukma bersama Ibu-ibu yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) kab. Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut, Juliyatmono menyampaikan hakekat kehidupan adalah mengerti tujuan hidup, menuju jalan pulang kembali.

“berbuat kebajikan, kebaikan, anak-anak sholeh yang selalu mendoakan orang tuanya adalah tabungan kita menuju akhirat nanti,”pesan Bupati.

Demikian Dishubkominfo (ind/f3)

Read More
dsc_0544

Percepat Program Manajemen Kasus, KP2A Adakan Workshop

Kominfo

Workshop KP2A Karanganyar yang dibuka oleh dr. Hadiasri Widyasari, Kamis (15/12) di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati.

Ketua Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KP2A) Karanganyar, dr. Hadiasri Widyasari membuka langsung kegiatan Workshop Manajemen Kasus Bagi Pendamping di KP2A Karanganyar, Kamis (15/12) di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati.

Dalam sambutannya, dr. Hadiasri Widyasari mengatakan kepengurusan KP2A yang baru dilantik 7 November 2016 kemarin agar segera bergerak cepat dalam menjalankan program-programnya. Peningkatan kualitas pelayanan agar lebih terkoordinasi dengan baik, terlebih untuk KP2A lintas provinsi.

“Harapan saya, untuk KP2A Karanganyar semakin terkoordinasi, terintregasi untuk pendampingan kasus yang berdampak pada penurunan kekerasan pada perempuan dan anak”, himbaunya didepan peserta yang diikuti dari perwakilan Rumah sakit, Puskesmas, Kepolisian, BP3AKB dan anggota KP2A Karanganyar.

Workshop tersebut menghadirkan narasumber Sri Winarna dari BP3AKB Prop. Jateng dan fasilitator Akbar Halim dari Yayasan Bahtera Bandung.

Adapun tujuan workshop tersebut untuk meningkatkan kualitas layanan penanganan kasus perempuan dan anak di Kabupaten Karanganyar, dan meningkatkan kapasitas SDM penyedia layanan di dalam KP2A Karanganyar.

Sementara itu, Sri Winarna menegaskan apabila suatu masalah terkait kasus kekerasan pada perempuan dan anak tidak segera diselesaikan, mka permasalahan tersebut akan semakin meningkat ke tingkatan yang lebih buruk.

“berdasarkan data Kabupaten Karanganyar menduduki fase abu-abu, yang berarti masih rendah untuk kasus kekerasan perempuan dan anak, yakni dibawah 50 kasus, tapi tetap menjadi perhatian kita bersama”, pesannya.

Kominfo

Halim Akbar saat memeberikan materi Manajemen Kasus dihadapin peserta workshop.

Selanjutnya, Halim Akbar selaku fasilitator menekankan pentingnya manajemen kasus dalam membangun hubungan dengan melibatkan klien pada proses penanganan, mengenali kebutuhan klien, menyusun rencana penanganan, pelaksanaan pelayanan berupa pendampingan, monitor perkembangan klien dengan menerapkan penguatan dan sanksi bila dibutuhkan, membantu klien dalam resosialisasi, pengakhiran layanan, pencatatan kasus, serta advokasi untuk kepentingan klien bila dibutuhkan.

Demikian Dishubkimnfo (ind/ir)

Read More
web-2

Deklarasi Pembangunan Masyarakat Inklusif Kabupaten Karanganyar

Deklarasi Pembangunan Masyarakat Inklusif Kabupaten Karanganyar, Rabu (08/12), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,

Deklarasi Pembangunan Masyarakat Inklusif Kabupaten Karanganyar, Rabu (08/12), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,

Karanganyar, Kamis (08/12/2016)

Kabupaten Karanganyar bertekad untuk memberikan ruang, fasilitas dan semakin terakomodasinya kepentingan-kepentingan para difabel di semua sektor, dengan membangun masyarakat inklusif.

Dalam acara Deklarasi Pembangunan Masyarakat Inklusif Kabupaten Karanganyar, Rabu (08/12), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Siti Maisyaroch saat membacakan sambutan Bupati Karanganyar mengatakan Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah berupaya mewujudkan terpenuhinya hak para difabel di bidang pendidikan dengan membuka sekolah-sekolah inklusif.

“Saat ini Kabupaten Karanganyar memiliki 33 sekolah inklusif yang terdiri dari 28 sekolah SD, 4 sekolah SMP dan satu sekolah tingkat SLTA,” kata Siti Maisyaroch.

Lebih dari itu, Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga mengusahakan untuk dapat memfasilitasi segala upaya untuk membangun kemandirian baik dari segi ekonomi, pendidikan, maupun mental demi peningkatan kesejahteraan para penyandang disabilitas.

“Kita juga wajib menyiapkan masyarakat secara umum  agar mampu menerima, mengakui, menghargai dan mengakomodasi segala perbedaan termasuk perbedaan kemampuan fisik dan mental. Itulah sesungguhnya makna masyarakat inklusif yang coba kita wujudkan,” katanya.

Ditempat yang sama Gufroni Sakaril, Ketua Umum Perkumpulan Penyandang Disabiltias Indonesia mengatakan acara tersebut juga untuk sosialisasi dan mengimplementasikan dengan dukungan anggaran fasilitas ramah disabilitas, dan gedung fasilitas publik.

“Tempat-tempat seperti rumah sakit, puskesmas, tempat hiburan, tempat ibadah, tempat olahraga, gedung perkantoran, hotel, dan tempat wisata sebaiknya ada fasilitas bagi penyandang disabilitas,” kata Gufroni Sakaril.

Gufroni juga mencontohkan, ketika penyandang disabilitas naik lift, harus ada suara yang menandakan telah berada di lantai berapa lift itu, untuk memudahkan akses bagi mereka.pd

Read More
dsc_0742

Perkokoh Persatuan, Hindari Perselisihan

Kominfo

Bupati Karanganyar memberikan sambutan pada Sarasehan Wawasan Kebangsaan, Kamis (10/11/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Berbagai kemajemukan yang ada di wilayah masing-masing, Bupati Juliyatmono menghimbau kepada seluruh masyarakat Karanganyar untuk saling menghormati dan menghargai.

Hal tersebut diungkapkannya pada Sarasehan Wawasan Kebangsaan, Kamis (10/11/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Mari kita kokohkan dan semangati persatuan, kesatuan. Karanganyar tidak mengenal mana minoritas, mayoritas,”tandasnya.

Ia berpesan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menghindari hal-hal yang menjadi perselisihan. Adanya berbagai perbedaan yang ada adalah satu bentuk kemajemukan yang menjadi ciri khas Bangsa Indonesia, karena bersatu tidak harus sama justru berbeda yang menjadikan satu.

Kegiatan  yang diselenggarakan  Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia merupakan salah satu kegiatan menyambut HUT Kab. Karanganyar ke-99 sekaligus bertepatan pada peringatan Hari Pahlawan 10 November. Berbagai ormas, tokoh Agama, tokoh Masyarakat, Peajar dan masyarakat umum mengikuti sarasehan tersebut.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira/vi2)

Read More
dsc_0697

Berantas Pungli, Pemkab Karanganyar Bentuk Satgas Saber Pungli

Kominfo

Bupati Karanganyar bersama Wakil Bupati Karanganyar dan Forkopimda pada Pengukuhan Satgas Saber Pungli, Kamis (10/11/2016), di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dalam upaya memberantas aksi pungli, Pemkab Karanganyar membentuk tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli). Tim yang dibentuk ini merupakan gabungan dari beberapa instansi seperti Pemkab, Kejaksaan, Pengadilan, Polres dan Kodim 0727 Karanganyar.

Pembentukan ini ditandai dengan pengukuhan tim Satgas Saber Pungli di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (10/11/2016). Anggota tim yang terdiri dari gabungan instansi ini dikukuhkan langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Dalam pengukuhan tersebut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar.

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya di acara Pengukuhan Satgas Saber Pungli.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan pembentukan tim satgas saber pungli ini sebagai tindak lanjut dari instruksi presiden untuk memberantas aksi pungli disegala bidang terkhusus pada pelayanan publik.

Ia berharap tiap anggota Satgas dapat berkoordinasi dan bekerja sama dengan baik dalam membersihkan Karanganyar dari aksi pungli. Setiap anggota satgas diminta untuk melek teknologi karena sangat diperlukan dalam operasi pemberantasan pungli terutama terkait dengan data, dimana data harus benar-benar akurat.

“Anggota tim harus kompak dan melek teknologi dan juga tim harus mengedukasi masyarakat untuk preventif/tindakan pencegahan pungli. Jangan sampai terjadi tindakan tangkap tangan”, tandas Juliyatmono saat menyampaikan arahannya dihadapan tim satgas saber pungli.

Sebelum pengukuhan,  Pemkab dan Forkopimda Karanganyar menandatangani nota kesepakatan sebagai komitmen bersama memberantas pungutan liar.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira/vi2)

Read More
dsc_0545

Bupati Lepas dan Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar

Kominfio

Mantan Kepala Kejari Karanganyar, Teguh Subroto beserta istrinya dalam acara Lepas Sambut Kepala Kejari Karanganyar jabatan, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa malam (8/11).

Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam hal ini Bupati Karanganyar Juliyatmono adakan lepas sambut Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar dari pejabat lama ke pejabat yang baru. Awalnya Kepala Kejaksaan Negeri dipimpin oleh Teguh Subroto, karena beliau dipindah tugaskan ke daerah Tanjung Pinang, maka dari itu kepemimpinan lalu dialihkan ke I Dewa Gede Wiraja. Acara Lepas Sambut ini juga dihadiri oleh Kepala Kajari Karanganyar yang baru I Dewa Gede Wirajaya, jajaran SKPD, Forkompinda, staf ahli, Pimpinan BUMD, dan karyawan/ti dari Kejaksaan Negeri Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa malam (8/11).

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutannya dalam acara Lepas Sambut Kepala Kejari Karanganyar.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan selama ini kinerja dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Karanganyar sangat baik, karena menyelesaikan permasalahan dengan cara kekeluargaan, dan berharap kepada Kejaksaan Negeri yang baru nantinya bisa melanjutkan kinerja Kejaksaan Negeri ke arah yang lebih baik dari sebelumnya.

“Selamat bertugas kepada Bapak Teguh, semoga bisa melanjutkan kinerja positifnya di Tanjung Pinang. Kami selaku Pemerintah Karanganyar dan masyarakat mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Teguh yang telah mengembangkan kinerja Kejaksaan Negeri Karanganyar ke arah yang lebih baik, kami anggap Saudara sebagai anggota kehormatan Kabupaten Karanganyar. Kami selaku Pemkab Karanganyar meminta maaf jika ada kurang berkenaan selama bekerja di Karanganyar dan selamat datang kepada Bapak I Dewa Gede Wirajaya dan selamat bekerkja,” ujar Juliyatmono saat memberikan sambutannya.

 

Demikian Dishubkominfo (adit/ir/uswah)

Read More
dsc_0023

Wujudkan Aparatur yang Kompeten, Kemendagri Siapkan Diploma IV Fakultas Hukum dan Kependudukan

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat meyampaikan sambutan pada kegitan Kunker bersama Kemendagri dan Disdukcapil se Solo Raya, di Ruang Anthurium Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (3/11/2016).

Untuk mewujudkan aparatur yang kompeten khususnya di pendataan kependudukan, Kemendagri bersama Disdukcapil se Solo Raya akan membuka Diploma IV Fakultas Hukum dan  Kependudukan. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Bina Aparatur Kemendagri, Joko Mursito pada kegiatan Kunjungan Kerja, di Ruang Anthurium Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (3/11/2016).

Pada Kunjungan kerja tersebut Pemkab Karanganyar dalam hal ini Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan dukungan penuh, karena data merupakan sesuatu yang amat sangat strategis karena harus valid dan akurat.

”Nantinya akan ada seleksi internal atau rekomendasi. Baik yang PNS maupun THL berkesempatan kuliah lagi. Diharapkan lulus dari D4 dapat menerapkan ilmunya sehingga benar-benar membentuk tenaga yang kompeten untuk data yang valid dan akurat”, ujar Juliyatmono dalam membuka acara Kunker bersama Kemendagri.

Sementara itu Direktur Bina Aparatur Kemendagri, Joko Mursito, dalam sambutannya menyatakan, maksud dan tujuan kunjungan ini yaitu bekerjasama dan mendukung penuh yang nantinya akan membuka Fakultas Hukum dan Kependudukan sebagai kampus pendukung yang menyiapkan aparatur yang siap bekerja di Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil).

“Nantinya juga akan ada recruitmen dan karena ini mencakup nasional, maka Pemerintah Kabupaten perlu mendukung kegiatan ini”, terangnya dihadapan peserta dari Disdukcapil se Solo Raya.

Demikian Dishubkominfo (ind/ir)

Read More
dsc_0133

Menanggapi Demo Nasional 4 November, Karanganyar Sikapi Dengan Penandatanganan Bersama Deklarasi Damai

Kominfo

Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Komandan Kodim 0727 Karanganyar, Kapolres Karanganyar, Ka.Kemenag Karanganyar, Pimpinan Ormas Islam, Ketua FKUB Karanganyar, Ketua MUI Karanganyar, Rabu (2/11) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Jelang pelaksanaan demo 4 November mendatang, Polres Karanganyar bekerjasama dengan Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Karanganyar menggelar silaturahmi dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Karanganyar. Pada kegiatan tersebut bertujuan agar Tokoh Agama mengajak umatnya menjaga suasana tetap kondusif dan meningkatkan toleransi antar umat bergama.

Kominfo

Bentuk Komitmen Bersama : Bupati Karanganyar Juliyatmono menandatangani Deklarasi Damai.

Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Karanganyar Juliyatmono menekankan tentang pentingnya kerjasama yang baik, koordinasi dan komunikasi dengan semua pihak. “perbedaan itu bukan menjadi perpecahan, melainkan menjadi pemersatu” tuturnya dihadapan Tokoh agama dan Tokoh Masyarakat pada acara Silaturahmi KAMTIBMAS Kabupaten Karanganyar yang mengusung tema Melalui silaturahmi antar umat beragama dan warga masyarakat, kita rawat dan jaga harmonisasi kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Karanganyar, Rabu (2/11/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Sementara itu Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, dalam arahannya mengatakan bersama kita merawat keberagaman yang ada di Karanganyar. Negara kita adalah negara hukum, jadi disini saya mengajak kepada masyarakat untuk bisa saling menghargai atas proses hukum yang sedang berjalan. Sikapi perbedaan yang ada menjadi suatu harmonisasi.

“Perbedaan yang ada di lingkungan kita jadikan untuk berfikir positif, bersatu itu belum tentu seragam karena Tuhan YME, Allah SWT menciptakan berbagai makhluk agar bisa hidup rukun berdampingan. Mari kedepan lebih bisa merekatkan kita dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,”himbaunya.

Selanjutnya, Komandan Kodim 0727 Karanganyar, Letkol. Santi Karsa Tarigan menekankan tentang konsistensi pada dasar negara yakni Pancasila. Karena di era reformasi dan era demokrasi ini justru mulai bermunculan intoleransi-intoleransi di tengah-tengah masyarakat.

“Intoleransi baik agama, suku maupun budaya mudah untuk menimbulkan konflik-konflik karena memang kurangnya konsistensi kita dalam memahami nilai-nilai pemersatu dalam Pancasila” imbuhnya didepan para peserta silaturahmi dari berbagai unsur meliputi MUI, DMI, FKUB, PKUB, Forum Pendeta, Organisasi Islam Muhammadiyah, MTA, LDII, NU.

Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan bersama Deklarasi Damai.

Demikian Dishubkominfo (ind/vvi)

Read More