DSC_5564

Pelepasan Kepala Pengadilan Agama di Pendopo Rumah Dinas Bupati

Read More
DSC_0966

Penyerahan Bansos RTLH

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati, Sekda dan Kepala DISPERMADES menyerahkan bantuan sosial RTLH, Jumat siang (11/8/2017)

Karanganyar, Jumat 11 Agustus 2017

Di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada Jumat, 11 Agustus 2017 diadakan penyerahan bantuan sosial bagi 320 rumah tidak layak huni di Kabupaten Karanganyar.

Dalam laporannya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Hutomo Sidi Hidayat menyampaikan bahwa setiap rumah akan menerima bantuan sebesar Rp.8.000.000,- (delapan juta rupiah) sehingga total bantuan adalah sebesar Rp.2.560.000.000,- (Dua miliar lima ratus enam puluh juta rupiah). Bantuan bisa diambil di mobil keliling Bank Jateng yang sudah stand by di halaman  Rumah Dinas Bupati mulai hari itu juga. Untuk rumah yang diusulkan melalui kelompok, bantuan bisa diambil pada hari Senin 14 Agustus 2017.

Dalam kesempatan tersebut Bupati menyerahkan secara simbolis bantuan sosial tersebut kepada perwakilan penerima bantuan.

Selanjutnya Bupati Karanganyar, Juliyatmono menegaskan bantuan tersebut diperuntukkan bagi rehab rumah yang belum layak huni dan tidak boleh dipergunakan untuk kebutuhan lainnya.

“Bantuan ini untuk perbaikan rumah, jamban supaya tidak ada lagi yang buang air besar sembarangan,” kata Juliyatmono.

“Di Indonesia hanya ada beberapa daerah yang sudah mencanangkan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Untuk Jawa Tengah, Kabupaten Karanganyar adalah satu-satunya,” imbuhnya.

Untuk memastikan tepat tidaknya pemanfaatan bantuan tersebut, mulai bulan November 2017 akan diadakan cek lokasi, apakah benar bantuan tersebut dipergunakan untuk rehab rumah dan jamban.

Memang kenyataannya masih banyak yang memerlukan bantuan ini, akan tetapi untuk tahun ini baru 320 rumah yang menerimanya. Permasalahan bagi yang belum bisa menerima bantuan adalah karena ada beberapa kendala, di antaranya karena rumah itu menempati tanah orang lain (Jawa: magerasri), atau rumah belum punya sertifikat, dan lain-lain. Ke depannya Bupati berjanji akan mencarikan cara supaya mereka juga bisa mendapatkan bantuan serupa. Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More
KOM_1237

4 Kecamatan di Karanganyar Jadi Tujuan KKN Unisri

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutan dalam acara Penerimaan Mahasiswa KKN PPM UNISRI di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/7).

Karanganyar, Kamis 27 Juli 2017

576 mahasiswa Universitas Slamet Ryadi (Unisri) Surakarta melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di empat Kecamatan di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Empat kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Kebakramat di sepuluh desa, Kecamatan Jumantono di sebelas desa, Kecamatan Kerjo di sepuluh desa dan Kecamatan Karangpandan di sebelas desa.

Rombongan mahasiswa Unisri yang akan melaksanakan KKN  di Kabupaten Karanganyar diterima langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/7/2017) pagi.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati menyambut positif dan mendukung penuh kegiatan KKN yang berlangsung lebih kurang 40 hari kedepan di empat kecamatan yang tersebar di 42 desa.

“KKN ini sebagai sarana menerapkan ilmu dan memperoleh ilmu di kehidupan masyarakat. Jangan malu, jangan sungkan untuk melakukan sesuatu yang membawa manfaat di lokasi KKN,”terang Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut Wabup menghimbau agar mahasiswa  untuk selalu bersosialisasi dengan masyarakat sekitar karena KKN merupakan salah satu cara kita terjun langsung dalam hidup bermasyarakat.

“Mengabdi di masyarakat, mengajarkan bagaimana mengasah skill kita kepada masyarakat sehingga apa yang kita sampaikan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar sehingga mereka dapat berinovasi,”tuturnya.

“Baktikan semua ilmu, tenaga ke masyarakat. Jangan malas-malas karena Insha Alloh masyarakat Karanganyar sangat menerima siapapun. Karena masyarakat Karanganyar adalah masyarakat yang ramah,’’terang Rohadi Widodo.

Ia berharap kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat membantu mengangkat potensi yang ada di wilayah masing-masing KKN sebagai pilar marketing.

“Kami minta Pemerintahan Desa untuk di aktifkan websitenya. Agar adik-adik kita yang ber-KKN dapat mengupload foto-foto selfie maupun weselfie baik melalui twitter, facebook, instagram, karena ini merupakan merketing untuk mempromosikan tempat-tempat wisata di Karanganyar yang dikenal dengan sebutan Bumi Intanpari,”pesannya.

Sementara itu Wakil Rektor Unisri Surakarta, DR. Sutoyo mengatakan KKN yang akan dilaksanakan terhitung mulai 27 Juli sampai 4 September 2017 diharap dapat memberikan pengalaman  berharga bagi mahasiswa Unisri yang menempuh KKN di empat kecamatan.

“Kami punya konsep agar mahasiswa dalam melakukan KKN ini mampu mengamati, menganalisis hingga mampu menerapkan program yang akan dijalankan sehingga terjadi sinkronisasi antara ilmu yang didapat dengan lokasi KKN,”jelasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
KOM_1188

Kunjungan Kerja BPBD Provinsi Aceh Ke Kabupaten Karanganyar.

kominfo

Kepala BPBD Karanganyar Samsi (Tengah Baju Putih) didampingi Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar Bambang Jatmiko (Ujung Baju Putih) saat menerima BPBD Prov. Aceh di Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Karanganyar, 26 Juli 2017

BPBD Provinsi Aceh mengadakan study banding di Kabupaten Karanganyar. Peserta kunjungan kerja di sambut langsung oleh Setda sekaligus Kepala BPBD Kabupaten Karanganyar Samsi di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karangnayar, Rabu siang (26/7).

Setda Karanganyar yang juga sekaligus Kepala BPBD Karanganyar samsi dalam sambutannya menyampaikan program-program yang dilakukan BPBD Karanganyar selama ini dalam menanggulangi bencana. Lebih lanjut dikatakan untuk wilayah eks Karesidenan Surakarta sudah ada Integrasi Unit Emergency yang diharapkan dapat mempercepat proses pengambilan tindakan. Di lingkup Pemkab Karanganyar sendiri telah terbentuk jejaring dengan relawan-relawan didaerah, sebanyak 1474 relawan dari 30 Ormas siap membantu kinerja BPBD Karanganyar dalam menangkap gejala yang ada didaerah dan dilaporkan setiap hari ke markas BPBD Karanganyar.

“Keberhasilan kinerja BPBD Karanganyar selama ini tidak lepas dari partisipasi dan kesadaran yang tinggi akan adanya bencana oleh masyarakat”, ujar Samsi

Sementara itu Kepala BPBD Aceh Besar selaku pimpinan rombongan Ridwan Jamil menyampaikan bahwa Kunker kali ini bertujuan untuk bertukar ilmu khususnya tentang penanganan bencana. Menurutnya Propinsi Jateng yang mempunyai berbagai macam jenis bencana (supermarket bencana), menjadikan BPBD yang ada di Aceh perlu belajar dari Karanganyar dalam menangani bencana terutama bencana tanah longsor.

“Bencana itu bersifat lintas batas, tujuan BPBD adalah membantu seluruh korban bencana,” tutur Ridwan Jamil.

Study Banding ini diikuti oleh 8 BPBD kabupaten se-Provinsi Aceh. Demikian Diskominfo (yoga/ad)

Read More
web

Pawai Taaruf, Sambut Bulan Ramadhan

Tampak Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengayuh becak diantara peserta pawai Taaruf.

Karanganyar, Rabu (24/05/2017)

Menjelang bulan ramadhan tahun 2017, di Kabupaten Karanganyar mengadakan Pawai Taaruf yang diikuti sekitar 6000 orang, dengan membawa berbagai macam poster, maupun tulisan yang mengajak umat Islam menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk, Rabu (24/05).

Pawai taaruf itu terbagi menjadi dua titik pemberangkatan. Untuk kelompok Taman Kanak-kanak (TK),  Raudatul Athfal (RA), Bustanul Athfal (BA) Negeri maupun Swasta, dilepas oleh perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Wiharso, di halaman Gedung Wanita.

Tepat pukul 07.00 WIB, 31 kelompok peserta berjalan menyusuri jalan Wahid Hasyim kemudian sesampai di perempatan Pegadaian, berbelok ke kanan, berjalan di Jalan Lawu hingga finish di depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kemeriahan pawai taaruf itu sangat terasa, selain membawa poster dan tulisan bertema ramadhan, ada juga terlihat kelompok drum band didampingi guru pembimbing.

Sementara itu titik pemberangkatan lain, di Alun-alun, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, memberangkatkan peserta dari kelompok SD/ sederajat, SMP/ sederajat, SMA/ sederajat negeri dan swasta, Ormas, Perguruan Tinggi, dan Kantor. Mereka diharuskan berjalan kaki melewati Jalan Lawu menuju ke timur, melewati tenda kehormatan, hingga finis.

Walaupun berjalan kaki, namun semangat dan kemeriahan sangat terasa hingga kelompok peserta paling akhir. Bahkan tampak, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengayuh becak diantara peserta.

Bupati Juliyatmono, mengatakan, pawai taaruf ini merupakan sebagai syiar Islam, dengan mengajak umat Islam menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan 1438 Hijriah ini.

“Pawai taaruf ini mengajak kita umat muslim untuk menjalankan ibadah dengan khusyuk, dan tetap menjaga tolerasi,” kata Bupati.

Pemkab Karanganyar, lanjut Bupati, selama bulan Ramadhan akan mengadakan tarawih keliling dan buka bersama di 18 lokasi di 17 Kecamatan, sehingga ikut berbaur dengan masyarakat di desa-desa.(pd)

 

Read More
web

Tebu Manten Wujud Selamatan Giling PG Tasikmadu

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan satu batang tebu kepada karyawan PG Tasikmadu sebagai rangkaian acara Tebu Manten, Jumat (28/04).

Karanganyar, Jumat (28/04/2017)

Iring-iringan reog, sepasang tebu manten yang dibawa satu pria, satu wanita dengan di dandani layaknya pengantin, dan dibelakangnya sekitar 31 batang tebu, di arak dari rumah besaran menuju Rumah Dinas Administratur Pabrik Gula (PG) Tasikmadu avdeling Colomadu sejak pukul 06.00 WIB, Jumat (28/04) menandai selamatan giling.

Rombongan dalam jumlah banyak itu berjalan pelan dan sepanjang jalan masyarakat sekitar telah menunggu, dan ada pula yang mengabadikan gambar lewat telepon pintarnya. Selanjutnya, rombongan memasuki lingkungan PG Tasikmadu dari pintu utara menuju halaman tengah.

Sepasang “pengantin” yang masing-masing membawa satu batang tebu diberi nama Bagus Udahani untuk pria, yang diambilkan dari kebun Desa Karangmojo, dan Roro Manis Warastika, dari Kebun di Desa Kalijirak.

Kemudian dibawa masuk menuju halaman Rumah Dinas Administratur PG Tasikmadu. Selanjutnya, dibawa masuk ke tempat mesin giling di dalam pabrik, untuk menandai musim giling tahun 2017.

Sementara itu, Administratur PG Tasikmadu avdeling Colomadu, Teguh Agung Tri Nugroho, mengatakan acara itu sebagai selamatan giling, setiap tahun jatuh di Jumat Pon.

“Makna dari nama tebu manten itu sebagai perpaduan tebu petani dan tebu PG Tasikmadu dapat menghasilkan kristal yang manis sebanyak-banyaknya. Seperti target ditahun ini mengiling tebu 320 ribu ton dan rendemen sasaran 7,3,” kata Teguh Tri Nugroho.

Dikatakan pula, untuk revitalisasi pabrik diharapkan meningkatkan kapasitas dari 3050 ton digiling setiap hari jumlah tebu menjadi 4000 jumlahnya. Revilitalisasi itu baru dalam proses, dan sumber dana yang baru diajukan perhitungannya Rp. 350 Miliar.

“Sasaran total satu musim selama 105 hari giling, sebesar 14 ribu ton,dibandingkan tahun lalu ada kenaikan 30 persen, yang hanya 8000 ton,” katanya.

Pada acara tebu manten itu, tampak hadir Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan sejumlah tamu undangan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar.

“Secara historis berdirinya PG Tasikmadu dan Colomadu, KGPA Mangkunegoro IV sangat cerdas dar visi ekonomi karena jaman itu sudah punya pabrik sangat besar dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Bupati Karanganyar.

Bupati juga mengusulkakn pabrik ini juga dapat dijadikan tempat wisata, selain Sondokoro. Orang berwisata juga bisa masuk pabrik, melihat dari dekat mesin-mesin pengilingan gula.

“Di sisi utara pabrik nanti akan ditata lebih menarik, pasar burung juga akan dipindah berdekatan dengan Pasar Nglano,” katanya.(pd)

Read More
web

Tradisi Budaya Labuhan Alit Gunung Lawu

Juru Kunci Gunung Lawu, Surakso Hardi Lawu (kiri) dan utusan dari Keraton Yogyakarta sedang memperlihatkan Ubo Rampe Labuhan Alit Gunug Lawu

Karanganyar, Kamis (27/04/2017)

Keraton Yogyakarta mengadakan labuhan alit di Gunung Lawu,  Kabupaten Karanganyar. Selain itu juga Pantai Parangkusumo, dan Gunung Merapi, Kamis (27/04). Diberangkatkan dari Regol Sri Manganti pukul 08.00 WIB menuju tempat acara tersebut.

Utusan dari Keraton sebelum ke lokasi di Gunung Lawu, terlebih dahulu bersilaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, dan diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi, di Ruang Anthorium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Labuhan ini merupakan rangkaian acara peringatan Jumenengan Dalem Ngarsa Dalem Ingkang Sinuwun Sri Sultan HB X, satu hari setelah 29 Rejeb yaitu setiap 30 Rejeb setiap tahun,” kata Carik KHP Widyabudaya  Keraton Yogyakarta, KRT Rintaiswara.

Adapun ubo rampe labuhan untuk Gunung Lawu terbagi menjadi dua, yakni Kasepuhan terdiri dari Kampuh Poleng, Dhesthar Bangutulak, dan Peningset Jingga, masing-masing satu lembar.

Sedangkan untuk Kaneman   terdiri dari Nyamping Cangkring, Nyamping Gadhung, Nyamping Teluhwatu, Semekan Dringin, Semekan Songer, masing-masing satu lembar. Sela, Ratus, Lisah konyoh (satu buntel), dan Yatra Tindih (satu amplop).

“Kalau labuhan besar dari tiga tempat itu ditambah Hutan Dlepih, Kayangan, Kabupaten Wonogiri. Namun itu setiap delapan tahun sekali,” katanya.

Ditempat yang sama, Juru Kunci Gunung Lawu, Surakso Hardi Lawu, mengatakan sebelum ubo rampe dibawa naik ke Gunung Lawu, terlebih dahulu disemayamkan di Sanggar Keraton lalu Jumat, (28/04) pukul 03.00 WIB di bawa ke Hargo Dalem.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Karanganyar, Samsi, mengucapkan selamat datang di Kabupaten Karanganyar, dan semoga jalannya labuhan bisa lancar sesuai tata adat tradisi. (pd)

 

Read More
NeverAlone

Pemkab Karanganyar Beri Pendampingan Korban Pelecehan Seksual

Karanganyar, Rabu (22/03/2017)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberikan pendampingan terhadap 16 anak dibawah umur yang mengalami pelecehan seksual, dilakukan oleh F (29).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan terus melakukan pendampingan terhadap korban dan keluarga agar tumbuh kembali percaya diri dan dilakukan secara tertutup karena menyangkut nama baik keluarga.

“Anak-anak jangan sampai diketahui oleh publik karena menyangkut rasa percaya diri, ini yang paling penting,” kata Bupati Juliyatmono, Rabu (22/03) saat di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bupati juga mengharapkan anak yang mengalami pelecehan seksual itu tidak melakukan hal yang sama dikemudian hari. Untuk itu, faktor keluarga menjadi penting.

“Keluarga menjadi benteng, dan komunikasi harian dengan anak sangat penting, ditanya teman dan bergaul dengan siapa,” katanya.

Ditempat yang sama, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Karanganyar, dr Hadiasri Widyasari Rohadi Widodo, menjelaskan pihaknya sudah melakukan pendampingan namun baru dua orang.

“Pendampingan dari sisi kesehatan, dan sisi psikologi untuk keluarga agar menerima, kemudian membesarkan anak dengan baik,” katanya.

KPAI Kabupaten Karanganyar juga akan mendampingi semua anak dibawah umur itu secara bertahap dan simultan serta akan menambah konselor.

“Kami sudah ada penjadwalan terapi sosial, dan psikologis dan mengummpulkan keluarga dan kita juga akan memberikan penyuluhan dampak kedepannya,” katanya. (pd)

Read More
IMG_1321

Antisipasi Pungutan Liar, Karanganyar Gelar Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dalam sambutan nya pada acaraSosialisasi Saber Pungli di Rumah Dinas Bupati Rabu (1/3)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dalam sambutan nya pada acara Sosialisasi Saber Pungli di Rumah Dinas Bupati Rabu (1/3)

Karanganyar, 1 Maret 2017

Guna mengantisipasi pungutan liar yang terjadi di tingkat jajaran pemerintah, pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Satgas Saber Pungli menggelar Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar Rabu (01/03/2017) di Pendopo, Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Sosialisasi  Sapu Bersih Pungutan Liar tersebut dihadiri oleh perwakilan kejaksaan, pihak kepolisian, 9 OPD yang menangani pungutan, Camat dan Kepala Desa yang berada di wilayah Kabupaten Karanganyar. 9 OPD, Camat dan Kepala Desa tersebut diminta mengikutsertakan para petugas yang menangani pungutan atau pelayanan publik.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi yang mewakili Bupati memberikan sambutan sekaligus membuka acara tersebut menyampaikan terkait pelaksanaan tugas harus sesuai dengan peraturan perundang undangan yang ada, harus sesuai dengan standar operasional & prosedur yang ada.

“Sosialisasi Saber pungli ini ada dalam rangka untuk mengantisipasi agar pelaksanaan tugas kita berlangsung dengan baik, berlangsung dengan aman, tidak terjadi apa-apa,” jelas Rohadi.

Bupati Karanganyar melalui wakil bupati berpesan kepada Satgas Saber Pungli, kejaksaan dan kepolisian dengan diadakannya sosialisasi dapat menyampaikan bagaimana upaya-upaya agar pungutan yang terjadi sesuai dengan peraturan yang ada pada masing-masing tugas.

Terkait dengan prona, dijelaskan oleh Wakil Bupati pungutan yang ada terkait dengan pembuatan prona agar segera dibuat peraturan desa. Satgas Saber Pungli berkoordinasi dengan Camat dan pemdes supaya menyusun dan merancang perdes (peraturan desa) sehingga nanti pelaksanaan prona dapat berjalan dengan lancar, aman, semuanya tidak ada kendala apa-apa.

Sementara itu dalam laporannya, Sucahyo, Inspektur Kabupaten Karanganyar menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memberi pengertian tentang pungutan liar sehingga dalam melaksanakan tugas sehari-hari tidak ada lagi kebingungan dan tahu mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan.

“Memberi pehamanan kepada para peserta sosialisasi khususnya dan masyarakat umumnya bahwa di Kabupaten Karanganyar telah terbentuk Satgas Saber Pungli dan siap memberantas pungli yang terjadi dalam pemberian pelayanan publik yang dilakukan oleh para birokrat maupun masyarakat,” tandasnya.

Sucahyo menyatakan diharapkan agar setelah mengikuti sosialisasi ini peserta dapat memiliki kesadaran dan komitmen bersama untuk mewujudkan Karanganyar yang bersih dari pungli.

Narasumber yang hadir yaitu perwakilan dari kejaksaan, Sudarto menekankan bahwa dalam kegiatan prona sebelum melakukan penarikan pungutan supaya mengadakan musyawarah kepada masyarakat atau tokoh masyarakat setempat.   Hasil musyawarah tersebut dibuatkan berita acara, selanjutnya ditindaklanjuti dengan Perdes. Perdes tersebut nantinya dipakai sebagai payung hukum dalam penarikan prona atau pungutan lainnya supaya pungutan tersebut tidak membebani masyarakat.

Pungutan-pungutan lainnya supaya dibuatkan aturan yang jelas sehingga tidak ada lagi pungutan liar di Kabupaten Karanganyar. Sekecil apapun, pungli tetap pungli namanya. Contohnya biaya parkir yang hanya Rp.500 (lima ratus rupiah) tetapi ketika dibayar Rp.1000 (seribu rupiah), tidak ada kembaliannya. Ini namanya pungli. Demikian tambahan yang disampaikan Sucahyo.

Demikian Diskominfo (by/krs/tt)

Read More
web

Kejar Target ZIS, BAZNAS Optimalkan Berbagi Potensi

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi, saat memberikan sambutan pada Sarasehan BAZNAS kabupaten Karanganyar, Senin (27/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi, saat memberikan sambutan pada Sarasehan BAZNAS kabupaten Karanganyar, Senin (27/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Karanganyar, Selasa (28/02/2017)
Pengumpulan Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) di Kabupaten Karanganyar, ditargetkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar dalam satu bulan dapat mencapai Rp. 1 miliar setiap bulan, untuk itu akan mengumpulkan dari berbagai potensi yang ada.

“Kami optimis mencapai angka itu, karena masih ada potensi-potensi yang belum terbayarkan,” kata Wakil Ketua 2, Bidang Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Karanganyar, Iskandar, Senin (27/02) pada acara Sarasehan BAZNAS, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Pada bulan Februari ini, total perolehan dari Zakat dan Infaq telah mencapai Rp.882 juta. Dengan berbagai upaya dan mengoptimalkan perolehan, BAZNAS mampu mencapai Rp. 1 miliar setiap bulan.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Iskandar, masih ada potensi-potensi itu dari guru-guru yang belum membayarkan lewat BAZNAS, selain itu juga zakat yang dihimpun melalui RT belum optimal karena banyak faktor.

“Juru pungut di desa-desa pada bulan depan akan diangkat menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Dengan begitu kinerja semakin optimal dan pengumpulan ZIS semakin baik,”kata Iskandar.

Tak hanya itu saja, namun juga pengumpulan dari perusahaan dan BUMN yang belum optimal. Iskandar juga menjelaskan, faktor dari karyawan perusahaan yang upah pekerja UMR belum bisa nisof.

Terkait dengan pemanfaatan, pihaknya telah memberikan santuan seperti untuk orang tua yang duafah, tidak ada yang mengasuh. Tahun lalu, diberikan kepada 537 orang. Tahun ini setelah dilakukan inventarisasi lagi meningkat menjadi 905 orang.

“Ada pula pemberian bantuan kepada anak kecil yang mengalami gangguan pendengaran, bantuan modal untuk PKL, dan itu bermanfaat sekali baginya,” kata Iskandar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, yang hadir menyampaikan sambutannya mengapresiasi kinerja BAZNAS Kabupaten Karanganyar yang selalu rutin mengadakan pengajian dan laporan baznas rutin setiap bulan.

“Masih ada potensi yang masih tidur yang perlu kita gugah, kalau karyawan perusahaan itu masih berat. Unsur pimpinan perusahaan perlu kita ketuk tingkat manajemennya yang muslim agar lebih banyak menyalurakan zakat, infaq dan sodakoh,” kata Samsi.

Selain itu, Baznas Kabupaten Karanganyar tengah menjajaki membuat peternakan kambing Boer. Pada pekan lalu, Baznas melakukan kunjungan kerja di Pusat Pengembangan dan Pembibitan Kambing Boer Sumber Sekar,milik Universitas Brawijaya, Malang,di Desa Sumber Sekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, dan ke salah satu Kelompok Binaan, Jumat (24/02) untuk melihat bagaimana pengembangbiakkan kambing itu. (pd/tt)

Read More