DSC_2034

Rapat Paripurna Penyempurnaan Hasil Evaluasi Gubernur terhadap Raperda RTRW

Karanganyar – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar Masa Sidang III digelar di Aula DPRD Kabupaten Karanganyar pada Selasa siang (27/08).

Dengan agenda penyampaian keputusan pimpinan DPRD Kabupaten Karanganyar tentang penyempurnaan hasil evaluasi Gubernur terhadap rancangan peraturan daerah tentang perubahan atas peraturan daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 1 Tahun 2013 tentang rencana tata ruang wilayah Kabupaten Karanganyar Tahun 2013-2032.

Pimpinan rapat paripurna menyampaikan bahwa hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah telah dibahas Panitia Khusus I DPRD Kabupaten Karanganyar Tanggal 27 Agustus 2019 dan hasil pembahasan tersebut telah dituangkan dalam keputusan pimpinan DPRD.

Keputusan tersebut dijadikan acuan dalam menyempurnakan Raperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 1 Tahun 2013 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Karanganyar.

Rapat yang dihadiri Bupati Karangnyar, Wakil Bupati Karanganyar, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, jajaran Forkopimda serta para tamu undangan berlangsung aman dan lancar.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar mengucapkan selamat berjuang dan semoga sukses kepada seluruh anggota caleg yang esok hari akan dilantik. Juliyatmono berharap agar seluruh anggota caleg bersama dengan pemerintah mampu memajukan Kabupaten Karanganyar.

Demikian DISKOMINFO (An/Sgt)

Read More
KOM_6095

Rapat Penyusunan Rencana RTRW Perubahan Kabupaten Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memimpin rapat penyusunan rencana RTRW perubahan Kabupaten Karanganyar, Rabu Pagi (25/1)

Bupati Karanganyar Juliyatmono menghadiri secara langsung rapat penyusunan RTRW Perubahan Kabupaten Karanganyar, di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Pagi (25/1). Hadir juga dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Sekda Karanganyar dan kepala OPD terkait.

Dalam rapat tersebut Juliyatmono memberikan pengarahan terkait penyusunan RTRW Perubahan Kabupaten Karanganyar seperti rencana pengembangan kawasan di 7 Desa yang berada di wilayah Kecamatan Gondangrejo, hal ini sesuai dengan misi Kabupten Karanganyar yakni Desa sebagai pusat pertumbuhan yang terjabarkan dalam RPJMD 2014-2018. Pembangunan tersebut bisa dimulai dengan pembangunan di kota-kota masing-masing kecamatan sehingga geliat ekonomi akan tumbuh,

Sekitaran Desa Dayu Kecamatan Gondangrejo nantinya akan dikembangkan menjadi desa wisata, sehingga keasrian desa bisa terjaga dengan baik. Adapun kendala terkait status desa tersebut sebagai cagar budaya nanti tim Kabupaten Karanganyar akan mencari cara untuk dapat mengoptimalkan desa tersebut.

“Penataan kawasan wisata diusahakan sebisa mungkin tertata dengan baik tanpa harus menghilangkan keasriannya (pesona pemandangannya)”, imbuh Juliyatmono

Lebih lanjut dikatakan Juli sapaan akrab Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat ini permohonan pendirian perumahan di Kecamatan Gondangrejo sudah banyak sekali, sehingga pengembangan kawasan pemukiman sangat pesat, kepada OPD terkait segera mengkaji dan mendesain pendirian sekolah favorit sebagai sekolah unggulan dimana warga sekitar Gondangrejo dan warga dari Kota Solo ataupun Kabupaten Sragen tertarik untuk menimba ilmu disitu.

“Perda RTRW kedepan diharapkan bisa mengakomodir pengembangan kawasan industri, wisata dan pemukiman, sehingga perlu direncanakan sedetail mungkin dan cermat sehingga 10-20 tahun kedepan tidak diperlukan lagi perubahan penataan” harap Juliyatmono. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More

300.000 Lahan di Jateng Beralih Fungsi

Gubernur Jateng Bibit Waluyo menyatakan kekecewaannya kepada Kepala Daerah yang tidak memiliki kepedulian terhadap lahan produktif di Jawa Tengah, Jumat (22/6). Ia mengatakan bahwa saat ini lahan lestari di  Jawa Tengah hanya sekitar 1,7 juta hektare.

“Lahan produktif di Jawa tengah itu berkurang 300.000 hektare dari sebelumnya 2 juta hektare, sekarang hanya tinggal 1,7 juta hektare. Para kepala daerah, baik Bupati dan Walikota sekarang terlihat mulai kurang peduli pada permasalahan alih fungsi lahan,” tegas Bibit saat menghadiri silaturahmi dengan SKPD, camat, lurah, dan kepala desa se-Karanganyar di Pendopo rumah dinas bupati, Jumat (22/6).

Bibit menegaskan agar para walikota dan bupati harus lebih berhati-hati mengawal pemasalahan alih fungsi lahan di dearahnya masing-masing. Ia mengingatkan agar setiap pembangunan harus mengacu kepada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang ada. “Membangun  harus disesuaikan dengan RTRW yang telah ditetapkan, keperuntukannya untuk apa. Untuk pertanian, industri atau perumahan,” tambah Bibit.

Menurutnya, jika kepala daerah bisa lebih disiplin menyikapi alih fungsi lahan, hal tersebut bisa menekan angka pengurangan lahan produktif yang ada. “Disiplin harus dikerjakan semua pihak untuk menjaga lahan lestari,” ujar Bibit.

Sementara itu, Bibit menyatakan bahwa pertanian di Jawa Tengah berjalan dengan efektif. Ia menyatakan bahwa bibit unggul Pemprov, yakni bibit jenis Inpari-13 sudah berhasil. “Hasil panen di Jateng yang bisa mencapai sebanyak 11 ton per hektarenya. Ini harus didukung dengan sistem yang baik dan dukungan dari kelompok tani,” kata Bibit.

Selain itu, Bupati Karanganyar,  Rina Iriani menyatakan program ketahanan pangan oleh Pemkab Karanganyar berjalan dengan baik. “Total lahan lestari di Karanganyar seluas 23.000 hektare itu kami sudah memetakan di mana saja titiknya. Hingga Desember 2012 , kami pun yakin bisa surplus beras hingga 110.000 ton,” tambahnya.

Read More

Tujuh Raperda di Karanganyar Tunggu Penetapan

Ketujuh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Karanganyar yang seharusnya bisa ditetapkan pada tahun 2011 hingga kini belum juga ditetapkan. Namun karena masih menunggu penetapan salah satu dari Raperda tersebut, yaitu Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) membuat enam Raperda yang lain justru terbengkalai.

“Enam Raperda lainnya sebenarnya sudah selesai namun karena harus menunggu penetapan Raperda RTRW akhirnya semuanya malah jadi terkatung-katung,” ujar Romdloni, Anggota Pansus I DPRD Karanganyar, kemarin (17/2). Akibat lambannya penetapan Raperda tersebut, berdampak pada penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Belum ditetapkan Raperda Raperda Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) salah satu dari Raperda yang belum di tetapkan membuat Pemkab belum bisa menggunakan Raperda tersebut. “Ini kan jelas berdampak pada penerimaan daerah, karena belum ditetapkan maka penarikan PBB mengacu dari aturan pusat yang jauh lebih rendah dari hitungan daerah,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Karanganyar, Leo Edi Kusumo mengaku sebenarnya pembahasan ketujuh Raperda tersebut sudah selesai, namun saat ini prosesnya baru di tahapan Pimpinan Dewan dan menunggu digedok. “Kalau masalah pembahasan jelas itu sudah selesai, bukannya lamban tapi prosesnya memang seperti itu, kilahnya.

Setelah selesai dievaluasi oleh Pimpinan Dewan, Pansus nantinya tinggal melanjutkan dalam proses paripurna agar bisa dilakukan penetapan.

Ditemui terpisah, Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Rohadi Widodo mengakui ada sebuah Raperda yang masih digodok terkait pembahasan zona wilayah industri dalam Raperda RTRW. Daerah mana saja yang diperuntukkan pabrik dan daerah mana yang tidak diperbolehkan untuk pabrik. “Sebenarnya dalam Raperda RTRW itu ada wilayah khusus industri yakni di Jaten dan Kebakkramat. Saat ini yang kita bahas bagaimana dengan daerah-daerah lain di luar kedua kecamatan itu,” jelasnya.

Ia mengatakan saat ini ada beberapa pabrik yang berada di luar dua kecamatan tersebut. Itu yang menjadi persoalan, jika Raperda tersebut ditetapkan tentunya  pabrik-pabrik yang berada di luar zona tersebut harus dipindahkan. Kalau ini terjadi kemungkinan akan terjadi gejolak dengan ribuan karyawan yang telah lama bekerja di pabrik tersebut. “Ini yang membuat pembahasan Raperda RTRW menjadi agak rumit,” ungkapnya.  n Sari Hardiyanto

Read More

Peraturan Daerah Tahun 2003

Daftar Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun 2003. Antara lain tentang DPR, KBKS, Keluarga Berencana, dan RTRW.

Read More

Peraturan Daerah Tahun 1999

Daftar Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun 1999

Read More