DSC_3936

Pemkab dan RSUD Karanganyar Raih Penghargaan  KIP AWARD 2018

Kominfo

Gubernur Jawa Tengah saat menyerahkan penghargaan kepada salah satu peraih penghargaan KIP Award, Th.2018

Karanganyar – 07 Desember 2018

Rombongan RSUD Karanganyar dan Sekretaris Dinas Kominfo yang mewakili Bupati Karanganyar hadiri malam penganugrahan penghargaan Keterbukaaan Informasi Publik (KIP) AWARD tahun 2018 di Hotel Patra Semarang, Jum’at(07/12).

Dadang Sumantri selaku penyelenggara, dalam pidato sambutanya menyampaikan bahwa di era milenial seperti sekarang Keterbukaan Informasi Publik sudah sangat berkembnag pesat. Bukan hanya melalui sosial media saja, tapi saat ini sudah banyak akses yang bisa digunakan untuk memenuhi keterbukaan informasi publik ini.

“ Ini salah satu alasan mengapa Keterbukaan Informasi Publik (KIP)  sangat dinantikan masyarakat “, jelasnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam pidato sambutanya sampaikan, “ berani lebih terbuka untuk menjadi lebih baik itu sangat terhormat “, tegasnya.

Ini menjadi salah satu akses untuk mempermudah masyarakat dekat dengan pemerintah, baik dari sisi pelayanan maupun yang lainya. Karena masukan dan kritikan dari masyarakat sangat-sangat berarti untuk kemajuan kedepannya.

“ Walau dengan keterbukaan informasi ke publik ini pasti akan bermunculan banyak haters, dampaknya akan sangat luar biasa karena jelas lebih banyak sisi positif dari pada sisi negatrifnya. Karena ini untuk memenuhi standar pelayanan terbaik bagi masyarakat , jelas Gubernur di akhir pidato sambutanya.

Di malam KIP AWARD ini RSUD Kabupaten Karanganyar berhasil membawa pulang perhargaan Badan Publik RSUD Kabupaten –Kota penerima penghargaan KIP AWARD Th.2018 kategori Menuju Informatif, sedangkan Kabupaten Karanganyar sendiri mendapat penghargaan KIP Award Th.2018 Badan Publik Pemerintah Kabupaten-Kota dalam kategori menuju informati pula.(Ard).

Read More

Jalan Sehat Memperingati Hari Kesehatan Nasional di RSUD Karanganyar

Read More
DSC_0015

RSUD GELAR JALAN SEHAT MEMPERINGATI HARI KESEHATAN NASIONAL

Diskominfo

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar  dan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar menghadiri kegiatan jalan sehat memperingati Hari Kesehatan Nasional di RSUD Karanganyar, Jumat (9/11)

 

Karanganyar, 9 November 2018

RSUD Kabupaten Karanganyar kembali menggelar kegiatan jalan sehat dalam rangka memperingati hari kesehatan nasional ke 54 pada Jumat pagi Tanggal 9 November 2018. Seluruh insan kesehatan se Kabupaten Karanganyar  ikut memeriahkan dan mengikuti acara ini.

Rute jalan sehat yang ditempuh mulai dari halaman RSUD Kabupaten Karanganyar ke arah timur melewati SMPN 4 kemudian menuju pertigaan Perum RSUD dilajutkan ke pertigaan IDI sampai utara SDN 2 Bejen terakhir melewati Intan Pari dan menuju finis.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan jalan sehat memperingati hari kesehatan nasional ini, beliau juga mengucapkan selamat dan terima kasih karena RSUD Kabupaten Karanganyar berhasil memperoleh penghargaan sebagai rumah sakit yang peduli terhadap kesehatan (Hospital Green) di tingkat nasional.

”Semoga RSUD Kabupaten Karanganyar senantiasa meningkatkan pelayanan yang baik dan mudah-mudahan menjadi idaman masyarakat di Bumi Intan Pari ini”  Harapnya.

Berbagai macam hadiah disediakan oleh pihak panitia untuk memeriahkan acara ini diantaranya sepeda, kulkas, televisi, dispenser serta masih banyak hadiah menarik lainnya.

 

Demikian Diskominfo (an/ina).

 

Read More
DSC_0008

BUPATI KARANGANYAR : PEGAWAI RSUD HARUS PROFESIONAL DAN RAMAH

Read More
rsud (1)

Bupati Karanganyar : Pegawai RSUD Harus Profesional dan Ramah

diskominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Direktur RSUD Karanganyar saat memberikan pembinaan kepada Tenaga Non PNS BLUD RSUD Karanganyar, Selasa Pagi (13/2)

Karanganyar – Bupati Karanganyar Juliyatmono menghadiri pembinaan tenaga Non PNS hasil rekrutmen tahun 2018 lalu di Aula Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karanganyar, Selasa Pagi (13/2). Hadir dalam kesempatan tersebut pejabat di lingkup RSUD Karanganyar dan perwakilan dari Universitas Sebelas Maret Surakarta. Status RSUD Karanganyar sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) mempunyai kewenangan untuk rekrutmen tenaga Non PNS tersebut demi memperbaiki mutu layanan dan fasilitas pelayanan.

Dalam sambutannya, Juliyatmono mengatakan kepada tenaga Non PNS tersebut untuk segera menyesuaikan dengan pekerjaannya masing-masing secara profesional dan bersungguh-sungguh. RSUD Karanganyar yang sudah memiliki akreditasi Paripurna dituntut untuk bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ada.

“Kerja tidak boleh sak-sak’e (sembarangan), saya tidak segan untuk memecat pegawai yang ledha-ledhe (bermalas-malasan)”, ujar Juliyatmono

Ditambahkan oleh Juliyatmono, RSUD Karanganyar sudah memiliki sapras yang memadai dan berharap gedung baru yang diresmikan langsung oleh Ketua DPR RI Bulan Maret tahun 2017 lalu, semua ruangan dioptimalkan dengan baik serta mampu memberikan manfaat dan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

Sementara itu Direktur RSUD Karanganyar dr. Wahyu Purwadi Rahmat, M.Kes mengatakan bahwa rekrutmen tenaga Non PNS RSUD Karanganyar kali ini dari kebutuhan 100 formasi terisi 96 orang dan akan efektif bekerja per 1 Maret. Sebelum nya mereka akan mendapatkan orientasi dulu baik orientasi secara umum maupun per bidang profesi masing-masing. Hal ini perlu dilakukan agar ke-96 tenaga Non PNS tersebut memahami betul apa yang nantinya akan mereka hadapi dalam melaksanakan tugas.

Lebih lanjut dr. Wahyu menjelaskan pekerjaan yang ada di RSUD tidak mudah, dikarenakan setiap hari harus berhadapan dengan pasien maupun keluarga pasien dimana mereka perlu mendapatkan perhatian khusus. Untuk itu, dr. Wahyu berpesan agar selalu menjalankan profesi masing-masing secara profesional dan menjaga etika dalam menjalankan profesi. Demikian Diskominfo (ad+f3a)

Read More
pemda

Pengumuman Penerimaan Pegawai Non Pegawai Negeri Sipil BLUD RSUD Kabupaten Karanganyar

PENGUMUMAN
Nomor: 811.3/196.25/I/2018

PENERIMAAN PEGAWAI NON PEGAWAI NEGERI SIPIL
BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD) RUMAH SAKIT UMUM DAERAH
KABUPATEN KARANGANYAR

Berdasarkan Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 800.1/46.25 TAHUN 2018 tentang Kebutuhan Pegawai Non-PNS BLUD RSUD Kabupaten Karanganyar tanggal 11 Januari 2018, maka dengan ini diberitahukan bahwa BLUD RSUD Kabupaten Karanganyar membutuhkan tenaga Pegawai Non Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 dengan formasi sebagai berikut:

I. FORMASI KEBUTUHAN TENAGA/JABATAN

NO. NAMA FORMASI JUMLAH FORMASI (ORANG)
1 Dokter Umum 3
2 Perawat 63
3 Penata Anestesi 3
4 Perawat Gigi 1
5 Bidan 4
6 Perekam Medik 4
7 Nutrisionis 1
8 Apoteker 2
9 Asisten Apoteker 2
10 Pranata Laboratorium 2
11 Pranata Laboratorium Patologi Anotomi 1
12 Radiografer 3
13 Programmer 2
14 Analis Hukum 1
15 Petugas Gizi 3
16 Pengadministrasi Umum 2
17 Pengadministrasi Keuangan 2
18 Teknisi Listrik 1

II. TATA CARA PENDAFTARAN

A. PERSYARATAN UMUM

  1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  2. Berkelakuan baik dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
  3. Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai atau tenaga dari instansi atau perusahaan bagi yang sudah pernah bekerja dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai 6.000,-.
  4. Persyaratan Lamaran:
    1. Surat Lamaran diketik dan bermaterai 6.000,- ditujukan kepada Direktur RSUD Kabupaten Karanganyar. Dengan perihal: Permohonan Lamaran sebagai Pegawai Non PNS BLUD RSUD Kabupaten Karanganyar;
    2. Daftar Riwayat Hidup diketik yang berisi identitas diri, riwayat pendidikan, pekerjaan dan pelatihan;
    3. Pas foto Berwarna Ukuran 4 x 6 sebanyak 1 (satu) lembar dengan background warna biru;
    4. Fotokopi KTP elektronik (surat keterangan tidak berlaku);
    5. Fotokopi Ijazah dan Transkrip nilai terakhir yang telah dilegalisir sebanyak 1 (satu) lembar. (Surat Keterangan Lulus dan surat keterangan pengganti ijasah tidak berlaku);
    6. Fotokopi Sertifikat Pelatihan/sertifikat keahlian bagi yang memiliki, masing-masing sebanyak 1 (satu) lembar;
    7. Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter pemerintah;
    8. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan, dibuktikan dengan surat keterangan dari Pengadilan Negeri; dan
    9. Bebas narkotika dan obat/bahan berbahaya (narkoba), dibuktikan dengan Surat Keterangan Bebas narkoba dari Rumah Sakit.
  5. Persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 2 dan angka 4 huruf h dan i, diserahkan setelah pelamar tes dinyakan lulus ujian seleksi.
  6. Bersedia mengikuti semua tahapan seleksi dan menerima hasil seleksi sesuai keputusan Panitia
  7. Bersedia tidak mengundurkan diri dan menandatangani kontrak kerja sesuai peraturan perundang-undangan apabila peserta tes dinyatakan lulus seleksi.
  8. Persyaratan Usia Pelamar Pegawai Non PNS RSUD Kabupaten Karanganyar Usia pelamar 18 s.d 35 tahun per-tanggal 22 Januari 2018.
  9. Pada tahapan wawancara, pelamar harus menunjukan ijazah dan berkas persyaratan lainnya asli (sesuai berkas yang di unggah pada waktu pendaftaran online) dimasukkan ke dalam stopmap warna biru dan bila tidak dapat menunjukan ijazah dan persyaratan asli lainnya dinyatakan gugur.
  10. Semua berkas persyaratan benar adanya, apabila ada ketidaksesuaian dalam isi materi persyaratan, maka berkas dinyatakan tidak memenuhi syarat dan dinyatakan gugur seleksi.

B. PERSYARATAN KHUSUS

Syarat minimal jenjang pendidikan dan pelatihan / keterampilan penerimaan Pegawai Non PNS RSUD Kabupaten Karanganyar Tahun 2018 dengan ketentuan sebagai berikut:

No. Nama Formasi Jumlah Formasi Kualifikasi Pendidikan dan Jabatan
1 Dokter 3 Lulusan Dokter Umum

IPK minimal 2,75

Memiliki STR/ surat keterangan dalam proses

Memiliki Sertifikat ATLS/ACLS

2 Perawat 8 (S1 Ners)

55 (D3)

Lulusan S1 Ners/D3 Keperawatan

IPK minimal 3,00

Memiliki STR / surat keterangan dalam proses

3 Penata Anestasi 3 Lulusan D4 Penata Anestesi

Memiliki STR/ surat keterangan dalam proses

4 Perawat Gigi 1 Lulusan D3 Keperawatan Gigi

IPK minimal 2,75

Memiliki STR/ surat keterangan dalam proses

5 Bidan 4 Lulusan D3 Kebidanan

IPK minimal 3,00

Memiliki Sertifikat APN (Asuhan Persalinan Normal)

Memiliki STR / surat keterangan dalam proses

6 Perekam Medik 4 Lulusan D3 Rekam Medik

IPK minimal 3,00

Memiliki STR/ surat keterangan dalam proses

7 Nutrisionis 1 Lulusan D3 Gizi

IPK minimal 3,00

Memiliki STR/ surat keterangan dalam proses

8 Apoteker 2 Lulusan S1 Farm + Profesi Apt

IPK minimal 3,00

Memiliki STR/ surat keterangan dalam proses

9 Asisten Apoteker 2 Lulusan D3 Farmasi

IPK minimal 3,00

Memiliki STR/ surat keterangan dalam proses

10 Pranata Laboratorium 2 Lulusan D3 Analis Kesehatan

IPK minimal 3,00

Memiliki STR/ surat keterangan dalam proses

11 Pranata Laboratorium Patologi Anatomi 1 Lulusan D3 Analis Kesehatan

IPK minimal 2,75

Memiliki STR/ surat keterangan dalam proses

Memiliki sertifikat patologi anatomi

12 Radiografer 3 Lulusan D3 Radiografer

IPK minimal 2,75

Memiliki STR/ surat keterangan dalam proses

13 Programmer 2 Lulusan S1 Teknik Informatika

IPK minimal 3,00

14 Analis Hukum 1 Lulusan S1 Hukum

IPK minimal 3,00

15 Petugas Gizi 3 Lulusan SMK Tata Boga

Nilai rata-rata Ijazah minimal :

  • skala 1-10 rata-rata 8
  • skala 10-100 rata-rata 80
  • skala A,B,C,D minimal B
16 Pengadministrasi Umum 1 (D3)

1 (SMA)

Lulusan D3 Teknik Informatika

IPK min 3,00

Nilai Rata2 Izajah SMA minimal :

  • skala 1-10 rata-rata 8
  • skala 10-100 rata-rata 80
  • skala A,B,C,D minimal B
17 Pengadministrasi Keuangan 2 Lulusan D3 Akuntansi

IPK minimal 3,00

18 Teknisi Listrik 1 Lulusan D3 Elektro

IPK minimal 3,00

C. PENDAFTARAN

  1. Peserta melakukan pendaftaran secara online melalui website: recruitment-rsud.karanganyarkab.go.id
  2. Persyaratan yang harus diunggah sesuai dengan format file yang ada di website recruitment-rsud.karanganyarkab.go.id meliputi:
  3. Scan Surat Lamaran yang diketik dan bermaterai 6.000 asli;
  4. Scan Daftar Riwayat Hidup asli;
  5. File pas foto berwarna dengan background biru ukuran 4 x 6;
  6. Scan KTP asli;
  7. Scan ijazah asli;
  8. Scan transkrip nilai asli;
  9. Scan sertifikat pelatihan/sertifikat keahlian asli. (Bagi formasi Dokter: ATLS/ACLS, bagi formasi Bidan: APN, Bagi Formasi Pranata Laboratorium Patologi Anatomi: Sertifikat Patologi Anatomi);
  10. Scan Surat Tanda Registrasi (STR) asli/Surat Keterangan Dalam Proses bagi Formasi Tenaga Kesehatan;
  11. Scan Surat Keterangan Sehat asli; dan
  12. Scan Surat Pernyataan tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai atau tenaga dari instansi atau perusahaan bagi yang sudah pernah bekerja bermaterai 000. (format terlampir).

III. TAHAPAN DAN JADWAL SELEKSI

A. Tahapan Seleksi

Seleksi Penerimaan Pegawai Non PNS RSUD Kabupaten Karanganyar dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:

  1. Seleksi Administrasi secara online;
  2. Seleksi tertulis meliputi: Tes Kemampuan Dasar, Tes Psikologis, Kompetensi Bidang/Teknis;
  3. Diskusi Kelompok (Praktek); dan
  4. Wawancara.

B. Seleksi penerimaan Pegawai Non PNS RSUD Kabupaten Karanganyar dilakukan dengan sistem gugur dan keputusan kelulusan setiap tahapan seleksi yang ditetapkan tidak dapat diganggu gugat.

C. Pemberitahuan pelamar yang dinyatakan lulus untuk mengikuti tahap berikutnya hanya diumumkan melalui website rsud.karanganyarkab.go.id

D. Jadwal Tahapan Seleksi Penerimaan Pegawai Non PNS RSUD Kabupaten Karanganyar sebagai berikut:

No Kegiatan Waktu
1 Pengumuman Kegiatan Seleksi 16–20 Januari 2018
2 Pendaftaran Secara On-line 18–22 Januari 2018
3 Pengumuman Hasil Seleksi Tahap I Administrasi 26 Januari 2018
4 Pelaksanaan Seleksi Tahap II

Tes Kemampuan Dasar

28 Januari 2018
5 Pengumuman Hasil Seleksi Tahap II

Tes Kemampuan Dasar

29 Januari 2018
6 Seleksi Tahap III

Psikotes, Kompetensi Bidang/Teknis, dan Diskusi Kelompok (Praktek)

30 Januari 2018
7 Pengumuman Hasil Seleksi Tahap III Psikotes, Kompetensi Bidang/Teknis, dan Diskusi Kelompok (Praktek) 7 Februari 2018
8 Seleksi Tahap IV

Wawancara

8–9 Februari 2018
9 Pengumuman Hasil Seleksi 10 Februari 2018

DIREKTUR
RSUD Kabupaten Karanganyar

TTD

dr. WAHYU PURWADI RAHMAT, M.Kes.
NIP. 19720414 200212 1 007

Unduh File Pengumuman: pengumuman-pegawai-rsud

Read More
KOM_8789

Gedung Baru RSUD Karanganyar Diresmikan

DISKOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar(kiri), Bupati Karanganyar(tengah), Ketua DPR RI(kanan) menandatangani prasati pendirian gedung baru RSUD Karanganyar

Karanganyar, 3 Maret 2017

Ketua DPR RI Setya Novanto tiba di RSUD Kabupaten Karanganyar bersama rombongan kader partai Golkar Nurul Arifin (3/3).

Rombongan disambut langsung oleh Bupati Karanganyar, jajaran Forkompinda Kabupaten Karanganyar, dan didampingi oleh Wakil Bupati Karnganyar, Sekda Karanganyar beserta Jajaran Direksi RSUD Karanganyar.

Pembangunan fasilitas gedung RSUD yang terdiri dari 2 gedung utama yang berkapasitas 222 kamar yang difungsikan untuk ruang VVIP dan kelas I, II, III sejumlah 57 kamar berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2016 senilai 80 Milyar dan dilakukan dengan proses lelang tender senilai 70 Milyar yang dimenangkan oleh PT. Adhi Karya.

Dalam Sambutannya Juliyatmono berharap selesainya pembangunan gedung RSUD Karanganyar ini dapat mengakomodir pelayanan kebutuhan medis warga Karanganyar. Juliyatmono juga menghimbau kepada seluruh tenaga rumah sakit agar pelayanan kepada pasien ditingkatkan, harus bisa mengubah image buruk yang selama ini ada di masyarakat.

“dengan gedung rawat inap yang baru, diharapkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat maksimal dan rumah sakit harus ramah”,  jelas Juliyatmono.

Sementara itu Ketua DPR RI Setya Novanto menghimbau agar Rumah Sakit dapat meningkatkan pelayanan. Dalam konteks ini perlu beberapa syarat antara lain SDM yang kompeten, sarana yang memadai serta pelayanan yang prima. Selain itu Setya mengharapkan kepada pihak rumah sakit untuk mewaspadai terkait peredaran vaksin dan obat-obat palsu,

“saya minta pemerintah daerah ikut melakukan pengawasan yang ketat, tidak ada kompromi berikan sangsi yang berat, karena obat itu terkait jiwa manusia”, tegas Setya Novanto.

ditambahkan lagi, Setya Novanto yang juga Ketua Umum Partai Golkar mengharap supaya jajaran yang ada di RSUD Karanganyar baik tenaga medis maupun non medis untuk melakukan kebiasaan hidup sehat  agar tercipta suasana yang nyaman dan tenang yang nantinya berdampak kepada pemulihan pasien dapat berjalan dengan cepat.

Usai memberikan sambutannya, Setya Novanto bersama Juliyatmono menandatangani prasasti dan secara simbolis melakukan pengguntingan pita sebagai tanda telah resmi beroperasinya gedung baru RSUD. Sebelum meninggalkan lokasi, Setya Novanto beserta rombongan DPR RI didampingi Bupati Karanganyar lakukan cek lokasi gedung baru. Demikian DISKOMINFO (ad/ay/yoga)

Read More
web

Laka Bis, Pemkab Karanganyar Gratiskan Biaya Pengobatan Rumah Sakit

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi saat menjenguk korban kecelakaan, yang masih dirawat di RSUD Karanganyar, Senin (27/02) pagi.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi saat menjenguk korban kecelakaan, yang masih dirawat di RSUD Karanganyar, Senin (27/02) pagi.

Karanganyar, Senin (27/02/2017)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengratiskan biaya pengobatan di RSUD Karanganyar, korban kecelakaan bis PO Solaris Jaya, yang terjadi pada Minggu (26/02), di tikungan Kali Banaran, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Hal itu dikatakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi  saat menjenguk korban kecelakaan, yang masih dirawat di RSUD Karanganyar, Senin (27/02) pagi.

“Kita bisa bebaskan semua kebutuhan mereka, tidak ada masalah, karena memang butuh dibantu. Berapa yang dibutuhkan, dikoordinasikan dengan RSUD agar mereka tidak dikenakan biaya, termasuk biaya operasi, disamping juga dari Jasa Raharja,” kata Bupati Karanganyar.

Selain itu, penanganan yang cepat terhadap korban kecelakaan rombongan bis dari Sidoarjo, Jawa Timur yang berencana rekreasi di objek wisata Tawangmangu.

Bupati juga menyampaikan turut berduka cita, atas nama Pemkab Karanganyar. Bagi yang meninggal dunia sejumlah 6 orang, jenazah sudah diantarkan sampai rumah masing masing, dan dikirim juga karangan bunga sebagai bentuk keprihatinan Pemkab Karanganyar.

Juliyatmono juga mengatakan sebelum memasuki jalan itu, akan diberi rambu baru agar kendaraan tidak melewati jalan itu, karena memang lokasi kecelakaan itu berada di jalan lama, dan berbahaya.

“Lokasi itu segera di evaluasi agar kendaraan luar kota tidak melalui jalur tersebut, karena sudah ada jalan alternatif (jalan tembus),” kata Bupati.

Dia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu, mengikuti petunjuk karena itu mengarahkan pengguna jalan.

“Jangan mengabaikan rambu, termasuk jika ada rambu agar tidak melewati jalan tersebut, supaya tidak terjadi kecelakaan,” katanya.

Bagi yang berpergian menuju Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar dari arah Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, atau sebaliknya, lebih baik melewati jalan alternatif,  karena jalan tidak begitu menanjak, halus, lebar dan tidak banyak tikungan tajam, walaupun demikian pengendara tetap menjaga kecepatan, jangan ngebut dan  tetap berhati-hati.

Sementara itu, ditempat yang sama, Direktur RSUD Karanganyar, dr Mariyadi mengatakan, sampai saat ini, Senin (27/02) yang masih dirawat sejumlah delapan orang.

“Ada tiga pasien yang akan di operasi karena patah tulang, namun menunggu kondisi tubuh untuk siap dilakukan tindakan operasi,”kata dr. Mariyadi.

Pada kesempatan itu, Direktur RSUD Karanganyar menegaskan bahwa yang meninggal dunia enam orang, tidak tujuh orang.

“Di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Karanganyar tidak ada yang meninggal dunia. Semua jenazah sudah diantar ke rumah masing-masing,” katanya. (pd)

Read More
aku

45 Orang Ikuti Operasi Katarak Gratis

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi saat menyemangati peserta operasi katarak gratis, Minggu (25/09) di RSUD Kabupaten Karanganyar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi saat menyemangati peserta operasi katarak gratis, Minggu (25/09) di RSUD Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Minggu (25/09/2016)

Sebanyak 45 orang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Karanganyar mengikuti operasi katarak gratis, yang di selenggarakan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Minggu (25/09) di RSUD Kabupaten Karanganyar.

Direktur RSUD Kabupaten Karanganyar, Mariyadi, mengatakan, operasi ini gratis kerjasama dengan (Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia) Perdami Cabang Yogyakarta.

“Penderita katarak bisanya diatas usia 50 tahun, jika dibawah itu bisa disebabkan berbagai macam, seperti diabetes. Lensa mata mengalami kekeruhan,” kata Mariyadi.

Dia juga menjelaskan, tahapan untuk operasi dimulai dari Puskesmas setempat, disitu dipilah apakah menderita penyakit mata katarak atau tidak. Kemudian, jika pasien menderita katarak, maka disarankan untuk operasi di RSUD Kabupaten Karanganyar.

“Disini masih di periksa ulang, apakah bisa di operasi. Bisa saja tensi darahnya naik, maka tidak bisa dilakukan penanganan lebih lanjut,” katanya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi, saat membuka acara mengatakan, penyelenggaraan ini sebagai salah satu kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar bagi warga.

“Ini sebagai program kepedulian kepada masyarakat, hari ini di fasilitasi pengobatan gratis. Kami juga mensarankan agar tidak takut, biasa saja, agar tensi darah tidak naik, dan bisa dioperasi,” katanya.

Pada operasi katarak ini, disediakan tujuh tempat tidur operasi, dan pelaksanaannya satu orang bisa sekitar 30 menit. pd

Read More
KOM_7932

Tekan AKI AKB, RSUD Karanganyar Siapkan PONEK dan PUG

kominfo

dr. Hadiasri Widyasari sekaligus istri dari Wakil Bupati Karanganyar (posisi tengah – jilbab hijau), saat cek lokasi PONEK dan POG di IGD RSUD Karanganyar, Selasa Siang (6/9)

Guna meningkatkan pelayanan perlindungan perempuan dan anak, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karanganyar fasilitasi Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Kompherensif (PONEK) dan Pengarusutamaan Gender (PUG).

Direktur RSUD Karanganyar, dr. G. Maryadi mengatakan RSUD Karanganyar sebagai Rumah Sakit berperan dalam lini kedua sebagai pusat rujukan bagi masyarakat. Peran besar harus dimainkan oleh Rumah Sakit dalam upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan angka Kematian Bayi (AKB) terutama di Kab. Karanganyar. Karena keterlambatan dalam “3 T” adalah keterlambatan dalam memberikan pelayanan, keterlambatan mengambil keputusan dan keterlambatan merujuk.

“Harus ada komitmen bersama untuk perlindungan perempuan dan anak, Dan program ini masuk salah satu program Kementerian Kesehatan yakni penurunan angka kematian ibu dan bayi, karena di Jawa Tengah sendiri, nilai AKI AKB masih tinggi khususnya di Kab. Brebes. Untuk itu harus ada koordinasi dengan puskesmas-puskesmas, bidan-bidan di daerah maupun bidan-bidan di Rumah Sakit yang sudah ada program PONEK,”terang dr. G. Mariyadi saat Revitalisasi Ponek dan PUG di Aula RSUD Karanganyar, Selasa (06/9/2016).

Ia juga menambahkan, usaha meningkatkan layanan terhadap maternal dan nonatal melalui upaya revitalisasi PONEK, dimana saat ini layanan PONEK telah terintegrasi, menyatu dan terpadu dalam layanan Instalasi Gawat Darurat, sehingga kecepatan dan ketepatan akses layanan dapat dioptimalkan, dengan tujuan dapat menekan kematian ibu dan anak serendah-rendahnya.

“Selain program PONEK, kami juga berupaya memberikan layanan secara terpadu dalam menangani korban kekerasan terhadap perempuan dan anak baik kekerasan fisik maupun kekerasan seksual dengan membuka shelter khusus, sehingga privasi terjamin, pasien lebih nyaman dalam penanganannya. Diperlukan kerjasama yang baik dengan pihak terkait, dalam hal penanganan non medis dan pendampingan korban, sehingga diharapkan peran dari Komisi Perlindungan Anak dan Perempuan” harapnya di hadapan peserta revitaslisasi PONEK dan PUG yang dihadiri Ketua KP2 A Karanganyar, Pejabat Struktural RSUD Karanganyar, Ketua DWP RSUD, Dinas Kesehatan, Kepala BP3 AKB, Kepala Puskesmas, Bidan Koordinator.

Sementara itu Ketua Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KP2A) Karanganyar, dr. Hadiasri Widyasari sekaligus istri dari Wakil Bupati Karanganyar, mengapresiasi dan menyambut baik program PONEK dan PUG di RSUD Karanganyar dengan harapan benar-benar dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

“RSUD Karanganyar sudah melangkah lebih jauh kedepan, menguatkan kita untuk berkomitmen bersama agar program PONEK ini terus dapat dilaksanakan dengan tujuan menurunkan AKI AKB, sesuai program Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yakni Jateng Gayeng Nginjen Wong Meteng untuk mendata sekaligus monitoring/memantau kondisi ibu pada masa kehamilan sampai melahirkan,” tandasnya.

Lebih lanjut, Hadiasri menyampaikan rasa keprihatinannya terhadap angka kekerasan perempuan dan anak yang terjadi, utamanya di wilayah Kab. Karanganyar.

“Maraknya pembuangan bayi baru lahir di wilayah Karanganyar, menjadikan perhatian dan kewajiban kita untuk bersinergi dalam menekan angka kematian bayi,”pesannya.

Berharap dengan adanya shelter kekerasan pada anak dan call center yang langsung dapat dihubungi dengan cepat, dapat membantu memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat.

“Shelter ASOKA yang berarti kesucian ini, setidaknya dapat menjadikan RSUD lebih membuka diri untuk merubah image kepada masyarakat sehingga timbul kepercayaan. Harapan saya, shelter ASOKA ini semoga saja tidak dapat dimanfaatkan, dalam artian jangan sampai ada korban kekerasan khususnya di wilayah Karanganyar,”harap Hadiasri Widyasari saat memberikan motivasinya. Demikian Dishubkominfo (ad/ind)

 

 

 

Read More