ROHADI WIDODO MENUTUP KEGIATAN MUSYDA MUHAMMADIYAH KARANGANYAR.

Karanganyar Senin 29 Februari 2016

Rangkaian Pembukaan Musyawarah Daerah Muhamadiyah Karanganyar yang berlangsung mulai anggal 25 sampai dengan 28 Februari 2016, secara resmi dibuka oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dan ditutup oleh wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo pada Minggu malam (28/2) kemarin.

Dalam sambutannya Rohadi Widodo mengatakan bahwa keberadaan Mumahamadiyah sebagai organisasi yang konsen terhadap pendidikan, kesehatan dan sosial serta menyebarkan syiar amar ma’ruf nahi munkar sangat berperan dalam upaya menyembangkan dan memajukan Kabupaten Karanganyar. Hal ini sejalan dengan prinsip bahwa mengembangkan dan memajukan sebuah daerah tidak selalu dibebankan kepada pemerintah saja, melainkan perlu keterlibatan semua elemen masyarakat secara luas.

“Melalui Musyda Muhamadiyah Kabupaten Karanganyar Periode Muktamar 47 Tahun 2015-2020 ini, Muhamadiyah harus berkomitmen dan berusaha lebih keras lagi untuk mengentaskan seluruh problem kehidupan di Indonesia terkhusus di Kabupaten Karanganyar melalui berbagai amal usahanya yang dirintis pada bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial,” tutur Rohadi Widodo sekaligus menutup Musda Muhamadiyah.

Diskominfo Karanganyar (kbl,umi)

 

Read More
DSC_0068

Pelatihan Administrasi PKK Se Kabupaten Karanganyar

kominfo

Ketua TP PKK Karanganyar, Siti Chomsyah Juliyatmono Saat Memberikan Sambutan di hadapan peserta pelatihan administrasi PKK, Senin (22/2)

Karanganyar, Senin 22 Februari 2016

Untuk memberikan pemahaman terkait pengadministrasian yang benar apa yang sesuai dengan aturan SOP agar tidak menimbulkan masalah kedepannya, Tim Penggerak PKK Karanganyar menyelenggarakan Pelatihan Administrasi yang diikuti TP PKK dari tingkat Desa, Kelurahan, Kecamatan se Kabupatenm Karanganyar, Senin (22/2) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Wakil Ketua TP PKK Karanganyar sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara, Hadiasri Widyasari Rohadi Widodo dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan terobosan baru program kegiatan PKK di Karanganyar dalam rangka memberikan pemahaman yang benar sekaligus pengerjaan administrasi agar cepat selesai dan tidak bermasalah.

“Ini baru kali pertama TP PKK Karanganyar mengadakan pelatihan administrasi yang mengikutsertakan TP PKK di tingkat Desa, Kelurahan se Kabupaten Karanganyar. Kami berharap peserta benar-benar memahami administrasi yang baik dalam artian jangan sampai menimbulkan masalah dan pengerjaan administrasi untuk dilakukan secara rutin, jangan wayangan. Semoga permasalahan-permasalahan terkait administrasi dapat diselesaikan dengan baik,” terangnya dihadapan peserta pelatihan.

Selanjutnya menurut Ketua TP PKK Karanganyar, Siti Chomsyah Juliyatmono menekankan bahwa administrasi merupakan kendali dari seluruh kegiatan baik tingkat Desa sampai Kabupaten.

“Kita tidak perlu jauh-jauh melakukan studi banding kaitannya dengan administrasi, justru di wilayah Karanganyar tepatnya di Desa Karanglo Kecamatan Tawangmangu adalah Desa terbaik secara administrasi untuk 10 program pokok PKK,” kata Siti Chomsyah.

Ia juga menambahkan pelatihan ini untuk dimanfaatkan dengan baik agar tidak ada kendala administrasi.

“Kalau sudah ada dukungan administrasi yang benar dari bawah (Desa, Kelurahan) maka secara otomatis tingkat Kabupaten tidak akan terkendala. Untuk itu mari kita bergerak lebih cepat, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut hadir Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo sekaligus membuka kegiatan pelatihan administrasi. Serta menghadirkan narasumber dari Pokja I sampai Pokja IV TP PKK Karanganyar, Bapermades Karanganyar tentang implementasi UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa dan penjelasan tentang penggunaan dana desa. Dishubkominfo Karanganyar (Ad/Ind/Uum).

Read More
Bukit Tasin Kembali Longsor

Bukit Tasin Kembali Longsor

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (paling kanan) saat meninjau dari dekat longsoran terbaru dari bukit tasin, Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso, Jumat (12/02)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (paling kanan) saat meninjau dari dekat longsoran terbaru dari bukit tasin, Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso, Jumat (12/02)

Karanganyar, Jumat (12/02/2016)
Setelah longsor dari Bukit Tasin yang terjadi dua kali beberapa hari lalu, kembali melongsorkan tanah dengan skala lebih banyak, Kamis (11/02) pukul 00.30 WIB dari pada sebelumnya.

Longsor susulan di Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso bahkan telah menimbun alat berat excavator yang sebelumnya untuk membuka jalan yang tertimbun longsor, 13 tiang listrik, satu rumah, lahan pertanian yang berada di lereng bukit dan menyebabkan meninggal hewan ternak berupa satu sapi dan tiga kambing.

Kepala Desa Beruk, Sartono menjelaskan lngsor tersebut terjadi pada Kamis malam. Intensitas hujan deras yang terus menguyur wilayah Jatiyoso mengakibatkan tanah di bukit Tasin menjadi labil.
“Luas longsor menjadi lebih besar sekitar 15 hektar, yang tidak jauh dari longsor sebelumnya,” kata Sartono.

Akibat longsor itu, akses jalan menuju Dusun Pengkok dan Pondok menjadi tertutup material tanah basah bercampur batu.

Saat meninjau di lokasi, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menjelaskan saat ini telah ditanggulangi dengan mengirimkan tiga unit genset untuk Dusun Pengkok dan Pondok yang terisolir, dan mendirikan dapur umum.

“Ada dua tempat pengungsian, bagi 80 KK dengan 250 an orang, di SD 1 Wonorejo, kemudian di Balai Desa Beruk dengan jumlah 300 an orang,” katanya.

Kemudian terkait dengan proses belajar bagi anak-anak didik di Desa tersebut, Rohadi mengatakan Sekolah diliburkan terlebih dahulu, karena yang terpenting keselamatan.

“Kita berikan dispensasi dan koordinasikan dengan Disdikpora Kabupaten Karanganyar, karena kondisinya bencana,” kata Rohadi. pd

Read More
DSC_0049

Tebar Bibit Ikan Untuk Pelestarian Sungai

Bupati Karanganyar Juliyatmono (membawa ember berwarna merah muda) saat menebar bibit ikan lele dan nila di Sungai Pokoh, Senin (08/02).  Foto : banu

Bupati Karanganyar Juliyatmono (membawa ember berwarna merah muda) saat menebar bibit ikan lele dan nila di Sungai Pokoh, Senin (08/02). Foto : banu

Karanganyar, Senin (08/02/2016)
Bupati Karanganyar Juliyatmono menebar ribuan bibit ikan sebagai bentuk pelestarian hayati sungai. Bibit ikan lele dan nila pun dilepas di Sungai Pokoh, Desa Pokoh, Kecamatan Tasikmadu, Selasa (08/02) sore.

Tak hanya Bupati, namun Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan sejumlah pejabat turut serta. Mereka bersama-sama menebar ribuan bibit ikan.

“Penebaran bibit ikan ini sebagai upaya pelestarian lingkungan terutama sungai-sungai di Kabupaten Karanganyar. Tahun kemarin kita juga menebar bibit ikan di beberapa sungai dan di waduk lalung,” kata Bupati Karanganyar.

Bupati juga meminta agar masyarakat tidak merusak ekosistem dengan melarang menyetrum ikan dan larangan mencemari sungai.

“Jangan merusak ekosistem, biarkan ikan-ikan itu berkembang,” kata Juliyatmono.pd

Read More
DSC_0067_2

PKL TerimaTenda dan Gerobak Gratis

Wakill Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyerahkan gerobak dagangan kepada salah satu PKL, Selasa (02/02) di halaman Setda Kabupaten Karanganyar

Wakill Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyerahkan gerobak dagangan kepada salah satu PKL, Selasa (02/02) di halaman Setda Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Selasa (02/02/2016)
Pedagang Kaki Lima (PKL) oleh Pemerintah Kabupaten (pemkab) mendapatkan bantuan berupa gerobak dagangan dan tenda secara gratis.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kabupaten Karanganyar, Larmanto, mengatakan sebanyak 59 PKL diberikan bantuan tersebut sebagai upaya menumbuhkan wirausaha mandiri, memberdayakan Industri Kecil Menengah dan meningkatkan pendapatanpedagang.

“Bantuan berupa tenda dan gerobak 15 unit untuk pedagang dari kantor KPUD Karanganyar sampai Bank Jateng, seputar alun-alun sebanyak 22 pedagang, Makam Pahlawan lima pedagang, di depan rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar sebanyak dua pedagang,” kata Larmanto, Selasa (02/02) di Setda Kabupaten Karanganyar, saat acara penyerahan secara simbolis.

Larmanto juga menjelaskan,selain ditempat-tempat tersebut, juga diberikan bantuan gerobak di Pujasera Popongan untuk 15 pedagang.

“Sedangkan sumber dana dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2015,”jelasnya.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo pada acara itu menyerahkan gerobak dan tenda PKL secara simbolis di halaman Setda KabupatenKaranganyar.

“Dengan adanya gerobak dan tenda seragam ini bias terlihat rapi dan seragam. Pemberian tenda gratis rencannya untuk semua PKL, namun bertahap,” kata Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo.

Rohadi Widodo juga berpesan agar tidak terpengaruh dengan orang yang mengaku bias mengurus dengan membayar.
“Pemberian tenda dan gerobak ini semuanya gratis, tidak dipunggut biaya,” jelasnya.pd

Read More
DSC_0144

190 Mahasiswa UNIVET BANTARA Sukoharjo KKN di Karanganyar

DSC_0151

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Saat Memberikan Pengarahan Kepada Peserta KKN, Senin (01/02)

Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo Prof Dr. Ir. Ali Mursyid  Wahyu Mulyono, MP saat sampaikan laporan pelaksanaan KKN di Hadapan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, SP dan beberapa pejabat SKPD terkait di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (01/02). Selama 2 bulan kedepan, mahasiswa peserta KKN Univet akan menunjukkan bhakti kepada masyarakat dengan merasakan hidup bermasyarakat di Kecamatan Jatipuro dan Kecamatan Jatiyoso yang kemudian disebar ke 19 desa.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dalam sambutannya menyambut baik dan berharap agar adik-adik peserta KKN dapat bersosialisasi dengan warga. Dengan adanya KKN ini diharapkan mampu membawa semangat jiwa muda mahasiswa dan menularkan ilmu yang dipelajari dibangku perkuliahan dalam membantu persoalan di desa.

“adik-adik mahasiswa peserta KKN, saya berharap kalian aktif dalam kegiatan kemasyarakatan seperti pertemuan warga, kerja bakti dan lain-lain. Dari kegiatan bermasyarakat tersebut akan banyak pelajaran yang bisa kalian ambil”, pesan Rohadi Widodo

Sebelum mengakhiri sambutannya, Rohadi Widodo juga berharap kepada peserta KKN untuk membantu mempromosikan Kabupaten Karanganyar terkhusus pariwisatanya. Dengan selfie selama berkunjung di Karanganyar dan meng upload nya ke media sosial secara tidak langsung memperkenalkan Karanganyar ke publik. Dishubkominfo Karanganyar (Ad/V3)

Read More
DSC_0011

DPRD Beri Ruang Aspirasi dan Kreasi

Kominfo

Teatrikal demo oleh Mahasiswa STSI Surakarta dan pengamanan oleh Satpol PP

Karanganyar, Senin 18 Januari 2016
Mendengarkan sekaligus menampung aspirasi merupakan salah satu bentuk pelayanan publik. Untuk itu DPRD Kabupaten Karanganyar sebagai wakil rakyat daerah membuat ruang /tempat aspirasi yang berlokasi di Halaman depan Kantor Sekretariat Dewan Kabupaten Karanganyar. Dalam rangka hari jadi DPRD Kabupaten Karanganyar yang ke 65 Tahun sekaligus penandatanganan peresmian panggung aspirasi dan kreasi oleh Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto dan didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Senin (18/01/2016) disaksikan segenap Forkompinda, Anggota Dewan serta jajaran Kepala SKPD dilingkungan Karanganyar.
Sekretaris DPRD Karanganyar Sujarno sekaligus Ketua Penyelenggara menyampaikan bahwa berdasar Keputusan Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 003.03 Tahun 2015 tentang Penetapan Hari Jadi Dewan Perwakilan Daerah Karanganyar yang jatuh tepat pada tanggal 24 Januari 2016 besok, maka peresmian panggung aspirasi ini merupakan bagian dari rangkaian acara HUT DPRD Kabupaten Karanganyar ke 65 Tahun. “Ini pertama kalinya HUT DPRD Karanganyar diperingati. Sebagai wujud peringatan HUT DPRD ke 65 ini maka Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Karanganyar membuat Panggung aspirasi dan kreasi yang menghabiskan dana kurang lebih 148 juta rupiah yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2015,” jelas Sujarno pada saat menyampaikan laporannya.

Kominfo

Sumanto Ketua DPRD di dampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo meresmikan Panggung Aspirasi dan Kreasi di DPRD Kabupaten Karanganyar

Sementara itu Ketua DPRD Sumanto dalam sambutannya menyatakan bahwa panggung ini sebagai bentuk pelayanan masyarakat agar bisa menyampaikan aspirasi. ”Demo yang biasanya dilakukan oleh masyarakat tanpa tempat hanya ada pengamanan saja, maka dengan diresmikannya panggung aspirasi ini bisa digunakan untuk menampung aspirasi disamping kita juga menyiapkan lengkap dengan sound system serta makan minum,” terang Sumanto yang disambut tepuk tangan para hadirin. “Saya minta kepada komisi-komisi yang membidangi untuk dapat melayani aspirasi bila memang ada demo dari masyarakat.Karena kita hidup di era Reformasi dan Demokrasi yang memberikan ruang kepada kita untuk saling bertukar pikiran sehingga menghasilkan pemikiran atau keputusan yang bisa dibanggakan oleh masyarakat Karanganyar. Harapan kami dengan panggung aspirasi ini dapat memberikan pelayanan masyarakat, mari kita jemput bola karena ini adalah tugas dan kewenangan kita sebagai Wakil Rakyat. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik untuk semuanya,” pesan Sumanto.
Sumanto juga menambahkan bahwa ada tiga fungsi sebagai Wakil Rakyat yakni Fungsi Legislasi, Anggaran dan Pengawasan. Berdasar hasil penelusuran tim ahli sejarah dan Akademi dari UNS tanggal 24 Januari 1951 merupakan hari lahirnya DPRD Karanganyar. Ini kali pertama di tahun 2016 HUT DPRD Karanganyar ke 65 diperingati. Berbagai rangkaian acara digelar diantaranya Festival burung berkicau (17/01/2016) di Lapangan Kantor DPRD Karanganyar, Lomba Lari 10 KM (19/01/2016) Start dan finish dari Lapangan Belakang DPRD Karanganyar, Lomba renang Tingkat Provinsi (22 s/d 24/01/2016) di Kolam renang Intanpari Karanganyar dan Pagelaran seni wayang kulit (24/01/2016) malam di Halaman DPRD Karanganyar.
Selanjunya Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dalam sambutannya menyampaikan semoga adanya panggung aspirasi tersebut dapat digunakan masyarakat untuk berkreasi seperti lomba pidato, pentas seni, dsb. Mudah-mudahan berbagai agenda yang digelar dapat menjadikan DPRD Karanganyar semakin berencana dan semakin maju.
Acara peresmian tersebut dimeriahkan dengan tari Jaipong Banjidor Tahok dan treatikal demo yang dipersembahkan oleh Mahasiswa STSI Surakarta serta penampilan Band Hip-hop NDX AKA Familia. Ad/Bn/Ind/Tt

Read More
aku

Tiap Jumat Dilarang Merokok

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil BUpati Karanganyar Rohadi Widodo membuka tirai baliho Gerakan Jumat Sehat, Larangan Merokok Di Hari Jumat dan Layanan SAPAMas, di Kabupaten Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil BUpati Karanganyar Rohadi Widodo membuka tirai baliho Gerakan Jumat Sehat, Larangan Merokok Di Hari Jumat dan Layanan SAPAMas, di Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Jumat (08/01/2016)
Setiap hari Jumat, di Kabupaten Karanganyar diberlakukan larangan merokok dimanapun tempatnya, dan untuk satu hari penuh. Kebijakan tersebut mulai berlaku Jumat (08/01/2016) setelah dilaunching oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Larangan merokok itu juga tertuang di Keputusan Bupati Karanganyar Nomor 180/34 Tahun 2016 Tentang Gerakan Jumat Sehat dan Larangan Merokok Di Hari Jumat.

Diharapkan, dapat mencegah dampak buruk asap rokok baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kesehatan, guna terwujudnya derajat kesehatan masyarakat optimal serta tumbuh kembangnya generasi muda yang berkualitas.

Seusai senam bersama yang diikuti sekitar 500 orang dari SKPD, BUMD, TNI, dan Polri di Plasa Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Bupati Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo secara resmi mencanangkan gerakan tersebut, dengan membuka tirai baliho.

“Setiap hari Jumat tidak boleh merokok, sesusah apapun, seberat apapun, kita ingin memberikan keteladanan bagi anak-anak kita betapa udara yang sehat, sejuk menjadi hak semua warga masyarakat,” kata Bupati.

Bupati juga mengatakan setiap Jumat tidak boleh merokok di semua lingkungan. Minimal di kantor-kantor, kantor pelayanan, di desa, Kecamatan, di desa-desa.

“Kita bersama-sama sosialisasikan laranganan itu. Jumat sebaiknya untuk berolah raga dengan baik,” katanya.

Dia juga menambahkan, apapun itu harus dimulai dan sukseskan supaya udara sejuk dan bersih walaupun itu tidak ada sangsi khusus, namun hanya sangsi moral.

SAPAMas
Pada kesempatan itu juga di launching SAPAMas (Sistem Informasi Penampungan Aspirasi Masyarakat).

Kepala Bagian Pengelolaan Data Elektronik (PDE) Setda Kabupaten Karanganyar Dahono mengatakan layanan masyarakat ini memakai sistem SMS (Short Message Service).

“Masyarakat dapat mengirimkan aspirasi ke nomor 0811 262 9999. Aspirasi dapat berupa komentar, saran, kritik, aduan, dan aduan,” kata Dahono di lokasi acara.pd

Read More
DSC_0048 copy

Bangun Dua Pasar, Butuh Anggaran Rp 27 M

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat berbincang dengan pedagang pasar Nglano, Kecamatan Tasikmadu

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat berbincang dengan pedagang pasar Nglano, Kecamatan Tasikmadu

Karanganyar, Kamis (07/01/2016)
Rencana membangun dua pasar tradisional dibutuhkan dana besar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar meminta bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi Jawa Tengah untuk membangun Pasar Nglano, Kecamatan Tasikmadu, dan Pasar Matesih, Kecamatan Matesih.

“Dibutuhkan dana Rp. 27 Miliar untuk dua pasar itu. Pengajuan Bankeu juga disertai Detail Engineering Design (DED),” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, Selasa (05/01) saat meninjau Pasar Nglano.

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo bersama rombongan dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) melihat langsung kondisi pasar. Mereka juga memasuki lorong-lorong sempit tiap sudut pasar tradisional itu.

“Kita lihat bersama, pasar yang seluas 11.449 meter persegi ini sudah tidak layak. Orang-orang saat belanja juga tidak nyaman,” kata Bupati.

Pemkab dalam membangun pasar akan dibuat seperti semi mall, bersih, nyaman sehingga pedagang dan pembeli juga senang.

“Di Pasar Nglano dibutuhkan Rp 16 miliar sedangkan Pasar Matesih Rp 11 miliar. Nantinya akan bangunan seluruhnya namun tetap satu lantai,” katanya.

Selama proses pembangunan berlangsung, akan dibangun pasar darurat untuk relokasi sementara di Lapangan Ngijo, bagi 1.200 pedagang Pasar Nglano. Sedangkan 1.350 pedagang pasar Matesih ditempatkan di Lapangan Matesih.

Lurah Pasar Nglano, Suwandi mengatakan, bangunan Pasar Nglano belum pernah direnovasi sama sekali. Kerusakan terparah di bagian utara seperti lantai hancur, atap ambrol dan bangunan kios melapuk.

“Sebanyak 500-an pedagang aktif berjualan dari total yang tercatat 1.000 lebih,” katanya. pd

Read More
DSC_0117 (2)

Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)

kominfo

Wakil Bupati sekaligus Ketua P4GN Rohadi Widodo, menyampaikan arahannya dalam sosialisasi di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar, Selasa (15/12/2015).

Karanganyar, Selasa 15 Desember 2015

Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik bekerjasama dengan Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Sosialisasi P4GN. Sosialisasi berlangsungdi Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar, Selasa (15/12/2015). Sosialisasi diikuti oleh Pengurus, Anggota GOW, serta siswa-siswi SMP dan SMA/SMK Kabupaten Karanganyar.

Sosialisasi menghadirkan tiga narasumber yaitu, Rohadi Widodo selaku Wakil Bupati Karanganyar sekaligus Ketua P4GN, Iptu Murtiyoko dari Kasat Narkoba Polres Karanganyar serta pemerhati narkoba dr. Kinik Darsono dari DKK Sragen.

Materi yang disampaikan oleh Ketua P4GN Rohadi Widodo yaitu tentang menyikapi kebijakan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba. “Narkoba itu harus diperhatikan dan perlu adanya upaya-upaya penanggulangan narkoba tidak lepas dari tanggung jawab kita bersama”, kata Rohadi Widodo saat menyampaikan arahannya.

Rohadi Widodo juga menekankan bahwa “pertahanan keluarga itu sangat penting dan juga perhatian orang tua terhadap putra-putrinya dengan upaya yang dilakukan seperti character building di sekolah”. Harapannya supaya, anak-anak Indonesia bisa menjadi generasi yang lebih baik lagi dan tidak tertinggal.

kominfo

dr. Kinik Darsono sebagai pemerhati narkoba dari DKK Sragen saat memberikan penjelasan tentang bahaya rokok dan narkoba.

Dalam sosialisasi tersebut dr. Kinik Darsono  menjelaskan bahwa yang paling berbahaya untuk anak-anak remaja yaitu Narkoba dan Rokok. Indonesia merupakan perokok terbesar di dunia nomor 3 dan 80% adalah perokok dibawah SD. Kuncinya supaya terhindar dari narkoba, miras, rokok, judi, dan seks bebas adalah menjadikan keluarga yang Sakinah, Mawadhah, Warohmah.

kominfo

Salah satu narasumber dalam sosialisasi Iptu Murtiyoko dari Kasat Narkoba Polres Karanganyar.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Karanganyar Iptu Murtiyoko juga memberikan beberapa penjelasan tentang bahaya-bahaya narkoba kepada para peserta sosialisasi terutama siswa-siswi SMP dan SMA, supaya mereka mengetahui akan bahaya bila mengkonsumsi narkoba.Uum/Wn

Read More