dsc_0104

Rohadi Widodo : Karya Ilmiah sebagai Bentuk Penguatan SDM

kominfo

Karya ilmiah adalah Karya Hebat Anak Bangsa. Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat beri motivasi kepada peserta lomba karya tulis ilmiah, Kamis (10/11).

Bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November sekaligus menyambut HUT Kabupaten Karanganyar ke-99 “Maju dan Cerdas”. Kantor Perpustakaan dan Arsip Karanganyar mengadakan Lomba Karya Tulis Ilmiah yang diikuti pelajar tingkat SMP/SMA/SMK dan umum, Kamis (10/11/2016) di SMU Muhammadiyah 1 Karanganyar.

Pada lomba yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menyampaikan seiring dengan perkembangan IT yang  semakin pesat  seperti wa, bbm, fb, twitter, Line, Instagram. Banyak berita/informasi yang bersifat hoax.

“Disinilah dibutuhkan karya-karya ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan. Karya-karya original dari anak-anak didik kita bukan plagiat,”jelas Wabup dihadapan para peserta lomba.

Wabup juga mengatakan untuk lomba Krenova Subosukowonosraten, Karanganyar meraih juara I dan berharap dari juara krenova tersebut sebagai gerbang Kabupaten Karanganyar mendapatkan Nobel. Karena memang harapan kita adalah anak-anak Karanganyar khususnya dapat mengenyam pendidikan tinggi.

“Alhamdulillah, lebih dari 1200 siswa kita diterima di Perguruan Tinggi Negeri. Harus kita syukuri bersama dan menjadi kebanggaan Kab. Karanganyar,”tuturnya.

Ditambahkannya dengan karya –karya ilmiah dapat menjadi karya-karya hebat, membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu mempertahankan Indonesia sebagai NKRI untuk bangsa yang hebat.

“Karya ilmiah lebih menguatkan diri baik dari segi leader maupun keilmuannya,”tandas Rohadi Widodo sekaligus memberi motivasi kepada para peserta.

kominfo

Abadikan Gambar : Para Peserta Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori Pelajar, Umum dan Tim Juri Foto Bersama Wakil Bupati, Rohadi Widodo.

dsc_0127

Pada kegiatan lomba karya tulis ilmiah tersebut menghadirkan Juri sebagai tim penilai yakni Drs. Waluyo Dwi Basuki ( Asisten Administrasi Setda Karanganyar), Susamti, SS, MM (Kepala Kantor Perpus dan arsip Karanganyar), Drs. Agam Bintoro (Sekretaris Bappeda Karanganyar), Dr. Uning (Pengawas Sekolah) Sholihin (Kepala Unit Perpustakaan UNS).

Sementara itu dilaporkan Kepala Kantor Perpus dan arsip Karanganyar, Susamti, ada dua belas karya yang akan dipresentasikan pada lomba kali ini, yakni enam dari kategori umum dan enam kategori pelajar.

Adapun dua belas Judul Karya ilmiah tersebut diantaranya: Pemberdayaan Perpustakaan dan Internet Mewujudkan Generasi Emas Kabupaten Karanganyar, Perpustakaan Makmur Generasi Cerdas, Pemanfaatan Cerita Rakyat sebagai Bahan Pembelajaran untuk Mewujudkan Karanganyar Maju dan Cerdas, Karanganyar Maju dan Cerdas dengan “Kaca Tungguku” (Suka Membaca Satu Minggu Satu Buku), Empowerment Of the Library Melalui Library Way Stop Dalam Rangka Meningkatkan Minat Baca Masyarakat untuk Mewujudkan Karanganyar Maju dan Cerdas (SMA Negeri Kebakramat), Writing Learning Center (SMA Negeri 1 Karanganyar), Potensi Permainan Tradisional sebagai Wahana Pendidikan Karakter Bagi Generasi Muda Karanganyar (SMP Muhammadiyah Darul Arqom), Kampung Baca : Tawaran Solutif Tumbuh Kembangkan Minat Baca Masyarakat  Menuju Karanganyar Maju dan Cerdas (SMP Muhammadiyah Darul Arqom), Perpustakaan dan Kantin Emperan untuk Memberdayakan Perpustakaan SMP Negeri 3 Jatiyoso (SMP Negeri 3 Jatiyoso), Pelestarian Tembang Dolanan Jawa untuk Mewujudkan Generasi Muda Karanganyar yang Berkarakter (SMP Muhammadiyah Darul Arqom).

Demikian Dishubkominfo (ft/ind)

 

 

 

 

Read More
dsc_0126

Bupati Bersama Wakil Bupati Karanganyar Buka Adventure Trail

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Wakil Bupati Karanganayar Rohadi Widodo membuka kegiatan Adventure Trail yang bertemakan “Karanganyar Indah dan Menginspirasi,” Minggu (6/11), di Lapangan Ngemplak Karangpandan.

Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Karanganyar yang ke-99, Bupati Karanganyar bersama Wakil Bupati Karanganyar membuka kegiatan Adventure Trail, Minggu (6/11), di Lapangan Ngemplak Karangpandan. Adventure Trail kali ini bertemakan “Karanganyar Indah dan Menginspirasi”.

Kegiatan ini diikuti oleh beberapa jajaran SKPD Kabupaten Karanganyar dan dari kalangan komunitas trail dari berbagai daerah di Indonesia, yang berjumlah hingga 1.500 peserta.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyampaikan bahwa, Pemerintah memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. Untuk para peserta kami mengucapkan terima kasih yang telah ikut andil dalam kegiatan ini dan selamat mengikuti. “Semoga kegiatan ini sukses, berkah, dan berhasil,” ujar Juliyatmono.

dsc_0136

Peserta adventure trail kali ini akan memperebutkan sepuluh sepeda motor yang telah disediakan oleh panitia dan sebagai hadiah utama yaitu satu buah mobil. Namun untuk memperoleh hadiah tersebut, peserta trail harus melewati semua tanjakan yang ada pada rute dari Karangpandan sampai dengan Ngargoyoso.

Demikian Dishubkminfo (adt/ir/us/vvi/amal)

Read More
kom_1179

Karanganyar Menuju Kabupaten Ramah Lansia

Rohadi Widodo buka Seminar Sehari yang diadakan oleh KOMDA Lansia (Komisi Daerah Masa Lanjut Usia) Kabupaten Karanganyar, Rabu pagi (2/11) di Aula Gedung Panti Asuhan Aisyiyah Karanganyar. Seminar ini bertujuan untuk “Bagaimana menjaga kesehatan para lansia”, yang langsung dipaparkan oleh Dokter spesialis Geriatri yaitu dr. Fatihati. Seminar untuk kalangan Lansia ini diikuti sekitar 100 peserta, yang dihadiri oleh para pensiunan PNS, veteran, pengelola program Puskesmas di daerah Karanganyar.

Kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo memberi sambutan sekaligus membuka Seminar Sehari, Rabu pagi (2/11), di Aula Gedung Panti Asuhan Aisyiyah Karanganyar.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, menyampaikan bahwa Komda Karanganyar harus membuat program tentang Lansia yang nantinya akan dianggarkan dalam anggaran daerah dan membuat Lansia di Kabupaten Karanganyar ini makmur dan hidup sehat.

“Bukti Pemkab Karanganyar peduli dengan Lansia selain membuat Perda Ramah Lansia, juga tiap SKPD dibuat jalur khusus untuk para Lansia dan anak-anak, contohnya seperti di RSUD Karanganyar dan Dispendukcapil,” ujar Rohadi Widodo dalam sambutannya.

Demikian Dishubkominfo (ad/ira/amal)

Read More
dsc_7635

Wakil Bupati Karanganyar Beri Kuliah Umum di APEKA

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo memberikan kuliah umum didepan mahasiswa Akademi Peternakan Karanganyar (APEKA), sebagai bagian pengenalan kehidupan kampus, Selasa (18/10) pagi.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo memberikan kuliah umum didepan mahasiswa Akademi Peternakan Karanganyar (APEKA), sebagai bagian pengenalan kehidupan kampus, Selasa (18/10) pagi.

Karanganyar, Selasa (18/10/2016)

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo memberikan kuliah umum didepan mahasiswa Akademi Peternakan Karanganyar (APEKA), sebagai bagian pengenalan kehidupan kampus, Selasa (18/10) pagi.

Didalam kuliah umum itu, Wakil Bupati Rohadi Widodo menjelaskan perkembangan peternakan dan pertanian di masa yang akan datang semakin maju dan canggih. Di contohkan olehnya kalau panen padi setahun sebanyak dua kali, dengan teknologi bisa saja panen tiga kali hingga empat kali setahun.

“Ada lagi dengan sistem SRI, menanam padi dengan pola maju, bukan cara mundur. Untuk itu mahasiswa APEKA bisa mengikuti dan menggunakan teknologi baru atau mempunyai gagasan yang bermanfaat,” kata Wakil Bupati.

Tak hanya itu saja, APEKA bisa mengedukasi masyarakat agar peternak bisa mandiri, misalnya saja membuat olahan makan konsentrat dengan HCS, dengan harapan peternak kita menjadi hebat.

Selain itu, dia menjelaskan, orang pertanian harus bisa menjual tanpa kehilangan barang, yaitu salah satunya dengan membuka wisata perternakan, jika kurang modal maka sebaiknya membentuk komunitas kolektif agar menghasilkan sesuatu yang efisien.

Sementara itu ditempat yang sama, Direktur APEKA Damaryanto Widharto dalam sambutannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan pengenalan kampus di mulai dari kunjungan ke Balai Pangan Karanganyar, Perusahaan susu di Salatiga, pemupukan tanaman di area taman air mancur dan sekitar alun-alun Karanganyar.

Kuliah umum itu sebagai rangkaian dan acara penutup masa pengenalan kampus. Kegiatan tersebut  diikuti oleh mahasiswa dari semester satu hingga lima yang berjumlah sekitar 200 mahasiswa. (Vv/us)

Read More
dsc_0092

Wujudkan Transparansi Anggaran, Pemkab Adakan Pelatihan Siskeudes

Dishubkominfo

Laporan dari Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah, di Hotel Pondok Asri Tawangmangu, Senin (10/10/2016)

Dalam rangka mendorong terwujudnya pengelolaan keuangan desa yang transparan, akuntabel dan partisipatif sebagaimana amanat UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, khususnya Pengelolaan Keuangan Desa. Pemkab Karanganyar bekerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengadakan pelatihan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) selama empat hari yang dimulai hari ini, Senin (10/10/2016) di Hotel Asri, Tawangmangu. Kegiatan pelatihan diikuti 178 peserta terdiri dari admin Kabupaten, Kecamatan dan Desa yang dibagi menjadi dua angkatan.

Dalam arahanya sekaligus membuka pelatihan Bintek (Bimbingan Teknologi) Pelatihan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) se Kabupaten Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menekankan pentingnya pelatihan Siskeudes yakni agar Pemkab mudah dalam menyusun anggaran, membuat transparansi anggaran tertib sehingga dalam penggunaan alokasi dana semakin terbuka untuk masyarakat dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan pemerintah desa/daerah terpapar dengan jelas.

Dishubkominfo

Sambutan Wakil Bupati Rohadi Widodo, dalam Pelatihan Siskeudes se Kab. Karanganyar

“Dengan pelatihan Siskeudes yang diadakan pagi sampai malam selama empat hari, peserta bisa betul-betul mengaplikasikan. Akhir tahun ini Pemkab akan meluncurkan aplikasi komando center dengan nama “Komando Samber Nyawa”, yang bekerja sama dengan telkom yang telah terkoneksi 177 desa/kalurahan sehingga informasi tersebut bisa diakses oleh siapapun secara detail “, Ujar Wakil Bupati Karanganyar.

Sementara itu dalam laporannya, Asisten Pemerintah Sekretaris Daerah Nunung Susanto menjelaskan tujuan Bintek Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan teknis Perangkat Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang meliputi perencanaan, penganggaran, penatausahaan dan pembukuan dengan menggunakan Aplikasi Siskeudes.

Aplikasi Siskeudes adalah suatu aplikasi yang disusun dan dikembangkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai pelaksanaan Permendagri No. 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

Dishubkominfo (ind/ad/vvi)

Read More
kom_9503

Launching Sentra Pelayanan Lansia

kominfo

Suasana Senam Lansia di Jalan lawu saat car free day

Karanganyar-Pemkab Karanganyar bersama Dinsosnakertrans pada minggu pagi (09/10) bertempat di Jalan lawu me-Launching Sentra Layanan Lansia, yang diresmikan secara langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo. Adapun acara diawali dengan senam lansia yang diikuti oleh sekitar 100-an lansia kemudian dilanjutkan dengan pelayanan kesehatan gratis.

Dalam sambutannya, Rohadi Widodo mengatakan Pemerintah mendukung kegiatan ini, yang nanti akan dibuatkan Perda tentang lansia.

“Nantinya setiap SKPD harus ada sentra layanan lansia, yaitu dibuatkan tempat-tempat khusus bagi lansia”, ujar Rohadi Widodo.

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat melaunching Sentra Layanan Lansia, minggu pagi (09/10).

Ditambahkan pula Sentra Layanan lansia yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali sampai bulan Desember. Harapan ke depan, di tahun 2017 acara tersebut dapat diadakan rutin setiap satu minggu sekali, dan acaranya tidak hanya senam saja, tetapi juga berkunjung ke wisata-wisata yang ada di daerah Karanganyar. Demikian Dishubkominfo (ad/irov/us/vivi/amalia)

Read More
dsc_0096

KPA Karanganyar Ajak Warga Peduli HIV AIDS

kominfo

Wakil Bupati sekaligus Ketua KPA Karanganyar (tengah) bersama Sekretaris KPA, Djatmiko (kanan) dan kabid P2PL Dinkes Karanganyar (kiri), Fathkul Munir saat menyampaikan upaya pengendalian penyebaran virus HIV AIDS, Senin (26/9).

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Karanganyar Meminta Peran Aktif Masyarakat Dalam Pengendalian HIV AIDS. Langkah ini sebagai upaya untuk menekan penyebaran HIV AIDS di Kabupaten Karanganyar. Hal itu diungkapkan Ketua KPA Kab. Karanganyar sekaligus Wakil Bupati Rohadi Widodo pada Program Pencegahan HIV Melalui Tranmisi Seksual (PMTS), Senin (26/9/2016) di Ruang Pertemuan SFA Karanganyar.

“Semua kab/kota mengalami peningkatan HIV AIDS di masing masing wilayah. Berbagai upaya untuk penurunan HIV AIDS  kita lakukan, salah satunya setiap pasangan calon pengantin untuk cek kesehatan dan donor darah sebagai antisipasi terjangkitnya virus HIV AIDS,” kata Ketua KPA Karanganyar, Rohadi Widodo dihadapan para peserta Program PMTS yang diikuti SKPD, TNI, POLRI, LSM Pendampingan dan pihak terkait.

Pada kesempatan tersebut, disampaikan beberapa wilayah yang terindikasi sebagai tempat penyebaran virus HIV AIDS di Kabupaten Karangayar. Wilayah tersebut meliputi Karangpandan, Dangkrong Tasikmadu, Jumantono, Jumapolo, Jatipuro, dan  Jatiyoso.

“Empat (4) J menjadi wilayah yang rawan, karena banyak  komunitas  Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) ataupun waria dan ini sangat sensitif sekaligus penyebaran virus HIV AIDSnya cenderung lebih cepat . Ini harus menjadi perhatian khusus, karena tugas kita juga melindungi orang-orang yang sehat,”tandas Rohadi Widodo

Wabup menambahkan pihaknya hingga kini terus berupaya menekan penyebaran HIV AIDS di Kabupaten Karangayar.

“Harapan kami, 87 desa dari 177 desa/kalurahan yang terbentuk WP (Warga Peduli) HIV AIDS untuk bersama melakukan upaya pencegahan penyebaran HIV AIDS,”pesannya.

Dilaporkan data terakhir per Juni 2016 sebanyak 401 orang telah positif terjangkit HIV AIDS. Dan itupun yang terdata. Kemungkinan yang tidak terdata oleh kita bisa mencapai dua setengah kali jumlahnya.

”Seperti fenomena gunung es lebih dari itu, hanya yang tampak saja yang diketahui. Bahaya HIV AIDS ini luar biasa dibandingkan dengan narkoba. Tingkat mematikannya luar biasa dan berdampak buruk untuk kehidupannya,”tambah Rohadi Widodo.

Ia juga menghimbau kepada Kementerian Agama  (Kemenag) agar di Masjid-Masjid, Gereja dan tempat ibadah lainnya untuk menyampaikan materi tentang bahaya perzinaan. Yang mana perzinaan bukan hal yang tabu lagi. Secara kultur juga harus dibangun. Dengan demikian untuk menjadi perhatian semua pihak dalam berbagai upaya membatasi penyebaran  HIV AIDS.

Sementara itu dari Dinas Kesehatan Karanganyar, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Fathkul Munir mengatakan HIV AIDS pada saat ini epidemi terkonsentrasi. Ada tiga (3) tingkatan epidemi yakni tinggi, terkonsentrasi dan rendah.

“Di Jawa Tengah khususnya Karanganyar masuk tingkatan terkonsentrasi. Dan semoga kita tetap bisa pertahankan di konsentrasi,”harapnya.

Ditambahkannya, tujuan Pengendalian HIV AIDS dan Infeksi Menular Seks (IMS) dalam istilah Getting Three Zeroes yakni menurunkan jumlah kasus baru HIV, menurunkan angka kematian serta menurunkan stigma dan diskriminasi sehingga mampu menguatkan kualitas hidup ODHA.

Disamping itu ada program empat (4) pilar PMTS di Indonesia  meliputi perubahan perilaku beresiko, promosi dan distribusi kondom yang berkisanambungan, lingkungan yang kondusif dan layanan IMS dan HIV AIDS yang layak.

Sementara  untuk warga yang terindikasi mengidap virus HIV AIDS, RSUD Karanganyar telah menyediakan fasilitas berupa layanan konseling dan test sukarela (VCT). Identitas penderita HIV AIDS dijamin kerahasiaanya.

Demikian Dishubkominfo (adt/ind)

Read More
kom_8319

Rohadi Widodo : Teladani Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam mentaati perintah Allah

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan khotbahnya di hadapan warga yang melaksanakaan sholat Idul Adha di Lapangan Gawanan Colomadu, Senin Pagi (12/9)

Ribuan warga Gawanan dengan khusyuk mengikuti Sholat Idul Adha yang berlangsung di Lapangan Desa Gawanan Kecamatan Colomadu, Senin Pagi (12/9) yang di Imami oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dan khotib Wakil Bupati Rohadi Widodo. Pelaksanaan Sholat Idul Adha sendiri tersebar di 617 lokasi di 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar. Dalam pesan khotbah nya, Rohadi menegaskan pentingnya warga masyarakat untuk meneladani apa yang telah dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

“Keteladanan yang bisa dicontoh adalah ketaatan Nabi Ismail akan perintah Bapaknya Nabi Ibrahim dalam melaksanakan perintah yang diberikan Allah”, ujar Rohadi

Ditambahkan pula bahwa dalam menjalankan perintah Allah pasti ada godaan setan, demikian pula Nabi Ibrahim dan dilemparkanlah setan itu oleh Nabi Ibrahim. Untuk itu, kita senantiasa harus berupaya untuk menghindari bujuk rayu setan.

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono (memakai jas dan peci hitam, deret ketiga dari kanan) mengkurbankan satu ekor sapi sesaat setelah melaksanakan sholat Idul Adha di Lapangan Gawanan Colomadu, Senin Pagi (12/9)

Selesainya melaksanakan Sholat, Bupati Karanganyar Juliyatmono menyerahkan 1 ekor sapi kepada ketua Lembaga Pendidikan dan Pengamalan Agama LP2A) Islam. Sementara itu pelaksanaan kurban tingkat Kabupaten Karanganyar tahun ini mengalami peningkatan, untuk sapi berjumlah 4.321 (naik 113 ekor) sedangkan kurban kambing sebanyak 9.021 (naik 514 ekor).

Demikian Dishubkominfo (ad)

Read More
DSC_0005

Karanganyar Targetkan Penanggulangan Kemiskinan Capai 11,73 Persen

 

kominfo

Pimpin Rakor Penanggulangan Kemiskinan : Wakil Bupati, Rohadi Widodo (tengah) didampingi Kepala Bappeda dan Kepala BPS Karanganyar, Rabu (31/8).

Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Karanganyar harus melalui dua pendekatan yakni pendekatan mikro dan kultur. Hal tersebut dikemukakan oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Karanganyar saat memimpin langsung Rakor Penanggulangan Kemiskinan, Rabu (31/8/2016) di Ruang Podang I Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar.

“Harapan saya dan Bupati untuk tahun 2018 bagaimana caranya harus bisa sampai dibawah sepuluh persen ( 10% ). Sesungguhnya untuk jumlah orangnya dengan Kabupaten yang lain, kita kalahnya dengan Surakarta saja.

kominfo

Rohadi Widodo selaku Ketua TPPKD Kabupaten saat memaparkan data jumlah penduduk miskin tiap-tiap Kecamatan se Kab. Karanganyar.

Sukoharjo sudah sembilan persen ( 9% ) tetapi jumlah penduduk miskinnya lebih banyak di Sukoharjo karena prosentasenya juga lebih besar dan jumlah total penduduknya juga banyak,” terangnya.

Ia juga menyampaikan, Mojogedang merupakan daerah tertinggi jumlah penduduk miskinnya baik rumah tangga, jiwa maupun prosentasenya.

“Kalau yang di Jaten terkecil prosentasenya tetapi jumlahnya lebih cenderung yang di Jenawi sama dengan yang di Mojogedang. Artinya pendekatannya melalui mikro berdasar Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) dan kultur masyarakat seperti sanitasi, pola hidup bersih dan sehat (PHBS), penanggulangan rawan penyakit, akses air, sumur dalam/dangkal, Pansimas serta taraf pendidikan harus terus ditingkatkan lagi terlebih sekarang pendidikan sudah gratis semua dari mulai SD sampai SMU/SMK. Karena jika pendidikan masyarakat semakin tinggi akan berparadigma berbeda sehingga angka kemiskinan otomatis akan berkurang,” jelas Rohadi Widodo dihadapan sejumlah peserta Rakor yang diikuti SKPD terkait serta Camat se Kabupaten Karanganyar.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karanganyar, Sundoro mengatakan bahwa di Kab. Karanganyar telah dilakukan program kegiatan penanggulan kemiskinan dan berhasil untuk terus menekan jumlah penduduk miskin.

“Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2002 penanggulangan kemiskinan di Karanganyar 17,30 persen. Berdasar BPS Provinsi Jawa Tengah, Tahun 2014 Karanganyar capai 12,62 persen dibawah Prov. Jateng yakni 13,58 persen dan penanggulangan kemiskinan di Karanganyar mencapai 10,96 persen di tingkat Nasional.

Diharapkan tahun 2016 Karanganyar dalam penanggulangan kemiskinan terus ditekan hingga mencapai 12,20 persen sampai dengan 11,73 persen,” kata Sundoro dalam lap[orannya.

Untuk itu perlu melibatkan peran pemerintah dan daerah guna mendukung program penanggulangan kemiskinan berdasar Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) tahun 2015 sebagai acuan penanggulangan kemiskinan di daerahnya masing-masing.

“Tujuan rapat koordinasi ini untuk evaluasi dan melakukan validasi data PBDT setiap tiga (3) bulan sekali di kecamatan-kecamatan yang hasilnya diserahkan kepada Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) yang selanjutnya diserahkan ke BAPPEDA,

Untuk itu perlu peran aktif dari kecamatan dan pelaporannya diketahui oleh masing-masing camat, karena data ini sangat penting,” harap Sundoro.

Demikian Dishubkominfo (ind)

 

Read More
DSC_0020

Pembukaan Diklat Teknis Pengelolaan Aset Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun 2016

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya dihadapan peserta Diklat Teknis Pengelolaan Aset Daerah , Senin pagi (29/08)

Karanganyar, Senin (29/08/2016)

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, membuka secara resmi Diklat Teknis Pengelolaan Aset Daerah bagi aparatur yang membidangi Pengelolaan Aset Daerah, di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar, Senin (29/08),  di Gedung Graha Pindusita, Agro Wisata Sondokoro PG Tasikmadu Karanganyar.

Diklat tersebut diikuti sebanyak 40 orang, dan berlangsung selama 10 hari kerja dan peserta tidak diasramakan dari tanggal 29 Agustus 2016 hingga 09 Septembaer 2016, Para peserta di wajibkan mengikuti diklat selama kurikulum 80 jam pelajaran, dengan metode Ceramah/Tanya Jawab, Diskusi kelompok dan Simulasi/Role Playing. Sedangkan tenaga pengajar dari Sekretaris Daerah Kab. Karanganyar, BPKP Provinsi Jawa Tengah, Inspektorat Kab. Karanganyar, DPPKAD Kab. Karanganyar, Badan Diklat Provinsi Jawa Tengah dan Badan Kepegawaian Daerah Kab. Karanganyar.

Dengan adanya diklat ini, diharapkan terwujudnya aparatur yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan serta kompetensi dalam pengelolaan aset daerah, menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa, memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat, dan menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati mengatakan Aset itu penting ketika kita mencatat dengan betul maka kita menyelamatkan negara ini, jika pencatatan kita salah dan tidak tercatat sebagai aset kita berarti aset negara bisa hilang. Mudah-mudahan dengan pelaksanaan diklat pengelolaan aset daerah ini semuannya berjalan dengan lancar, normal dan kedepan lebih baik lagi.

Demikian Dishubkominfo (Ft/Adt)

Read More