Venue Pon 2020 (2)

Tahun 2020, Dua Venue PON XX Berpusat di Karanganyar

Venue Pon 2020 (2)

Juliatmono Bercengkrama Dengan Nugroho, Ketua Rombongan Tim Penjaringan dan Penyaringan PON, Rabu Pagi [12/02]

Rohadi Widodo, Wakil Bupati Karanganyar menyambut tim penjaringan dan penyaringan PON Pusat,sambutan ini berkenaan dengan pelaksanaan PON ke XX tahun 2020 di jawa tengah. Acara ini berhubungan dengan tinjauan ke beberapa venue pelaksanaan kegiatan PON yang berada didaerah Kab. Karanganyar yakni venue untuk perlombaan Paralayang dan Sepeda Gunung. (Rabu, 12/02)

“Dalam pelaksanaan PON ke-XX yang bertempat di Jawa Tengah ini, terdapat 11 Kabupaten yang menjadi pusat pelaksanaan PON dan Kab.Karanganyar menjadi salah satu dari ke-11 Kabupaten terpilih ” ungkap I Nugroho selaku Ketua Rombongan Tim Penjaringan dan Penyaringan PON pusat.

Venue Pon 2020 (1)

Rohadi Widodo Wabup Karanganyar Saat Menyambut Tim Penjaringan dan Penyaringan PON XX di Ruang Anthurium Rumdin Bupati Karanganyar, Rabu Pagi [12/02]

Kegiatan ini bertujuan untuk menyurvei secara nyata beberapa venue yang akan digunakan sebagai tempat pelaksanaan PON ke- XX tahun 2020 yang diantaranya terdapat di Kab. Karanganyar.

“Kami akan meninjau venue-venue tersebut secara langsung dan keputusan ini akan ditetapkan tanggal 8 Maret 2020 dimana dari 6 Provinsi, Jawa Tengah menjadi tuan rumah PON ke-XX tahun 2020.” Lengkapnya. ad+v3+in

Read More
aku1 copy

Wabup Rohadi Ciptakan Hattrick

BUpati Karanganyar Juliyatmono nomor punggung 15 mengejar bola dengan lawan, saat pertandingan laga persahabatan antara kesebelasan Pemkab Karanganyar dengan Pemerintah Kecamatan Mojogedang, di lapangan Desa Sewurejo, Kamis (06/02) sore.

Bupati Karanganyar Juliyatmono nomor punggung 15 mengejar bola dengan lawan, saat pertandingan laga persahabatan antara kesebelasan Pemkab Karanganyar dengan Pemerintah Kecamatan Mojogedang, di lapangan Desa Sewurejo, Kamis (06/02) sore.

aku1 copy

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, nomor punggung 3 (baju putih) merebut bola

Karanganyar, Jumat (07/02/2014)

Layaknya pemain sepak bola profesional, Wakil Bupati Karanganyar  Rohadi Widodo mampu menunjukkan kehebatannya.

Pertandingan sepak bola tersebut  merupakan laga persahabatan antara kesebelasan pejabat di Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang di motori Bupati Juliyatmono melawan pejabat di lingkungan Kecamatan Mojogedang , di lapangan Desa Sewurejo, Mojogedang, Kamis (06/02) sore.

Pertandingan yang berlangsung seru dan ditonton ratusan warga Desa Sewurejo. Sejak  kickoff dimulai, pada menit-menit awal, Pemkab Karanganyar mendapat serangan dari Kecamatan Mojogedang.

Akhirnya, Kecamatan Mojogedang mendapat gol pertama yang dilesakkan Narmo pada menit 7 setelah membangun serangan dari tengah.

Tak mau ketinggalan, Pemkab Karanganyar lewat kerjasama yang bagus terus menggempur benteng pertahanan lawan.

Umpan dari tengah akhirnya dapat menjebol gawang lawan oleh Rohadi Widodo pada menit ke 15.

Setelah berlangsung imbang, tak mengendorkan semangat kedua kesebelasan. Giliran Kecamatan Mojogedang pada menit ke 25 lewat tendangan dari sayap kiri menambah gol ke dua oleh Tarno.

Menjelang turun minum, kedudukan menjadi  2-1. Kerjasama antara Juliyatmono dengan Rohadi Widodo menambah pundi gol, setelah Wabup mendapat  umpan silang dari Bupati.  Kini,dua gol telah dimasukkan oleh Rohadi Widodo.

Sampai turun minum kedudukan menjadi imbang 2-2 oleh kedua kesebelasan.             

Memasuki babak kedua, kini giliran Pemkab Karanganyar mengambil alih permainan. Namun sampai menit ke 25 serangan demi serangan tak mampu menambah gol. Bahkan Juliyatmono dan Rohadi Widodo selalu berusaha menambah keunggulan sampai jatuh bangun.

Kemelut di depan gawang akhirnya menambah gol lewat sundulan Rohadi Widodo, penjaga gawang tak mampu menangkap bola.

Sampai pertandingan selesai, Pemkab Karanganyar tetap mempertahankan keunggulan 3-2.pd

 

Read More

Puluhan Pedagang Buah Dapat Tenda

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo saat memberikan bantuan berupa tenda dan drobok kepada 40 pedagang buah, Senin (31/12)

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo saat memberikan bantuan berupa tenda dan drobok kepada 40 pedagang buah, Senin (31/12)

Karanganyar, Selasa (31/12/2013).

Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan buah di pinggir jalan wilayah Kecamatan Karanganyar Kota menerima bantuan berupa tenda dan drobok.

Pemberian gratis tersebut untuk 40 pedagang khusus berasal dari Kabupaten Karanganyar. “Bantuan ini jangan dijual dan untuk dipergunakan sebaik-baiknya,” kata Utomo Sidi, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Karanganyar, Senin (30/12).

Hal senada juga dikatakan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan agar dapat digunakan sebaik baiknya untuk meningkatkan pendapatan. “Kalau berdagang ditata dengan baik, ramah dan rapi sehingga pembeli tertarik,” kata Juliyatmono.

Berkaitan dengan hal tersebut Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan menciptakan 10.000 wirausahawan yang nantinya diharapkan dapat meningkatakan kesejahteraan dan kemandirian. pd

Read More

Hari Pertama Kerja, Bupati Juliyatmono Kunjungi Colomadu

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo saat bertemu dengan Muspicam, Kepala Desa dan Kepala Sekolah Kecamatan Colomadu, Senin (16/12)

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo saat bertemu dengan Muspicam, Kepala Desa dan Kepala Sekolah Kecamatan Colomadu, Senin (16/12)

Karanganyar, Selasa (17/12/2013)

Pasca dilantik pada Minggu (15/12),  Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo mengunjungi Colomadu untuk berkantor.

Dihadapan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Muspicam, Kepala Desa, Kepala Sekolah, Bupati Juliyatmono menjelaskan prioritas Colomadu dan Gondangrejo nantinya secara infrasruktur dibereskan. “Setelah itu partisispasi masyarakat untuk memiliki Karanganyar dan kontribsusi segala aspek kemasayarakat sangat tinggi,” kata Juliyatmono, saat di Kantor Kecamatan Colomadu, Senin (16/12) siang.

Dia yakin dengan pembenahan berbagai infrastruktur dapat meningkatkan tingkat ekonomi masyarakat dan mendatangkan investor.

“Colomadu ini jalur vital, dekat dengan bandara. Dengan memberikan fasilitas yang lengkap wisatawan yang lewat bisa mampir,” ujarnya. pd

Read More

Gubernur Jawa Tengah Melantik Bupati-Wakil Bupati Karanganyar

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melantik dan mengambil sumpah Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo di Taman Pancasila, Karanganyar, Minggu (15/12).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melantik dan mengambil sumpah Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo periode 2013-2018,  di Taman Pancasila, Karanganyar, Minggu (15/12).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyematkan tanda pangkat Bupati Karanganyar Juliyatmono

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyematkan tanda pangkat Bupati Karanganyar Juliyatmono

Read More

Bupati-Wakil Bupati Karanganyar Terpilih Pakai Fasilitas Lama

Pasangan bupati dan wakil bupati terpilih, Juliyatmono-Rohadi Widodo setelah resmi dilantik akan tetap memakai fasilitas lama. Mereka tak akan mengalokasikan anggaran besar-besaran untuk membeli berbagai fasilitas baru bagi kepala daerah.

Bupati terpilih, Juliyatmono, mengatakan dirinya tetap akan memakai fasilitas lama kepala daerah seperti rumah dinas maupun mobil dinas. Pihaknya juga tak akan mengalokasikan anggaran untuk membeli perabotan rumah tangga atau keperluan lainnya yang tak berguna. “Fasilitas yang ada kan sudah representatif. Harus diberdahayagunakan sebaik mungkin,” katanya saat ditemui di Gedung DPRD Karanganyar, Rabu (30/10/2013).

 Menurutnya, pembelian perlengkapan rumah dinas hanya memboroskan anggaran daerah. Anggaran itu bisa dialihakan untuk membiayai program lain yang menyentuh langsung kalangan masyarakat seperti pendidikan dan kesehatan.

 Setelah resmi dilantik, Juliyatmono bakal memprioritaskan turun lapangan ke setiap pedesaan. Hal ini dilakukan untuk menyerap aspirasi maupun keluhan masyarakat di wilayah pedesaan. Sehingga bisa langsung dicari solusi alternatif untuk merampungkan persoalan tersebut. “75 persen saya akan di lapangan untuk menyerap keluhan masyarakat. Saya pribadi orang lapangan,” jelasnya.

 Soal rencana pembangunan jangka panjang, Yuli menjelaskan percepatan pembangunan akan difoskuskan di wilayah pedesaan terutama infrastruktur. Bila tak ada lagi keluhan warga pedesaan maka pembangunan baru dialihkan ke wilayah perkotaan.

 Selain itu, proyek pembangunan jangka panjang akan dilakukan secara bertahap. Pihaknya akan menyelesaikan sejumlah pekerjaan rumah yang belum rampung digarap semasa pemerintahan bupati sebelumnya. “Pembangunan itu tak boleh terputus bila belum tuntas maka akan diselesaikan secara bertahap. Misalnya proyek pembangunan jalan tembus Tawangmangu-Magetan akan dirampungkan tahun ini. Sementara pembangunan fly over akan dimulai lagi awal 2014 mendatang,” terang Yuli.

 Hal senada juga diungkapkan wakil bupati terpilih, Rohadi Widodo. Menurutnya, saat ini, fasilitas kepala daerah masih mendukung saat menjalankan tugas menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, tak perlu ada penambahan fasilitas mewah bagi kepala daerah karena tugas utamanya mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan masyarakat.

sumber : http://www.solopos.com/2013/10/31/bupati-wakil-bupati-karanganyar-terpilih-pakai-fasilitas-lama-461089

Read More

Birokrasi Karanganyar Berbelit Diubah Total

Pola birokrasi pemerintahan yang ruwet dan berbelit-belit akan diubah total mulai dari kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Karanganyar hingga tingkat kelurahan. Hal ini dilakukan untuk mempermudah akses pelayanan terhadap masyarakat.

Hal ini dikemukakan bupati yang memenangi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Karanganyar, Juliyatmono di sela-sela acara senam massal tasyakuran pasangan Juliyatmono-Rohadi Widodo (Yuro) di Alun-alun Karanganyar, Minggu (29/9/2013) pagi.

 Dirinya akan mengubah budaya birokasi peemrintahan bahwa para pejabat sulit ditemui masyarakat. “Saya pribadi orang lapangan jadi nanti saya akan banyak turun lapangan di tengah-tengah masyarakat. Kultur birokrasi peemrintahan harus diubah total,” katanya.

 Yuli-panggilan akrabnya, siap memberikan suri teladan kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Karanganyar agar memprioritaskan pelayanan terhadap masyarakat secara cepat dan sesuai prosedur. Menurutnya, kultur birokrasi peemrintahan harus diubah mulai sekarang.

 Setelah dilantik, Yuli berkomitmen akan turun lapangan untuk menyerap aspirasi maupun keluhan masyarakat. Aspirasi maupun keluhan masyarakat akan menjadi rujukan dan pertimbangan sebelum mengambil kebijakan pemerintahan.

 “Tak hanya mengantor di wilayah Colomadu sekali sepekan namun saya akan lebih banyak menemui masyarakat. Seperti apa permasalahan dan keluhan masyarakat kecil?” jelasnya.

 Disinggung program unggulan, Yuli menjelaskan pihaknya akan memprioritaskan pelayanan pendidikan gratis di Bumi Intanpari. Selama ini, paradigma pendidikan selalu berorientasi pada pembangunan sarana dan prasarana seperti gedung.

 Paradigma pendidikan itu mutlak diubah dengan mengedepankan mutu dan kualitas pendidikan. “Selama ini yang diperhatikan hanya pembangunan gedung yang bagus, namun tak menjamah mutu pendidikan. Kondisi itu akan diubah dengan anggaran pendidikan yang cukup.”

 Sementara calon wakil bupati, Rohadi Widodo, menyatakan pihaknya akan bekerja sama dengan para investor untuk menanamkan modalnya di sektor pariwisata. Potensi pariwisata di Karanganyar cukup tinggi.

 Agenda wisata yang digelar di setiap objek wisata akan dikembangkan agar jumlah wisatawan baik domestik maupun mancanegara meningkat. “Tentunya akses infrastruktur menuju objek wisata akan diperbaiki secara bertahap. Sarana dan prasarana di objek wisata juga akan diperbaiki,” pungkasnya.

 Rangkaian tasyakuran kemenangan pasangan Yuro pada Pilkada diawali dengan senam massal di Alun-alun Karanganyar. Selanjutnya, pasangan yang diusung empat partai politik (parpol) tersebut menemui simpatisan dan pendukungnya di Lapangan Karangmojo, Tasikmadu. Terakhir, mereka melakukan jalan sehat bersama warga Desa Ngringo, Jaten.

Read More

Pilkada Sebentar Lagi

Tentukan Pilihan Anda

Tentukan Pilihan Anda

(Dari kiri)  Aris Wuryanto-Wagiyo Ahmad Nugroho (AYO), pasangan nomer urut dua yakni Paryono-Dyah Shintawati (PASTI), dan Juliyatmono-Rohadi Widodo (YURO) bakal bersaing dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar periode 2013-2018, Minggu (22/9) mendatang.

Read More

Pemkab diminta beri keringanan pembayaran PBB warga miskin

Kalangan DPRD Karanganyar meminta kepada Pemkab Karanganyar agar warga miskin yang hanya memiliki beberapa bidang tanah, diberikan keringanan untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Pasalnya bila pembayaran PBB bagi warga miskin disamakan dengan yang lain, maka akan membebani.  DPRD juga mengusulkan supaya diadakan pendataan luasan tanah yang dimiliki warga miskin, sehingga penghitungannya akurat.

Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan lantaran Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dari PBB pun pendataannya tidak akurat, maka masyarakat pun juga berat dan enggan untuk membayarnya.  Apalagi bila kenaikannya tiba-tiba dan tidak ada pemberitahuan sebelumnya, nilai Juliyatmono, tentu akan sangat membebani masyarakat.

“Dalam kebijakan yang menyangkut warga miskin, setiap pasal dalam Perda tetap ada keringanan. Pembebasan dan penghapusan pun diakomodir di dalam pasal,” ujar Juliyatmono saat ditemui, akhir pekan kemarin.

Masyarakat yang hanya memiliki jumlah bidang tanah dengan batasan tertentu, bisa diakomodasi dan diberikan keringanan atau pembebasan. Menurutnya, tanah yang dimiliki oleh warga miskin itu berkisar antara 50-60 meter persegi.

Data warga miskin itu, lanjutnya, tidak mengacu pada data warga miskin yang dimiliki oleh dinas, misalnya data rumah tangga sasaran (RTS) yang menerima beras miskin (Raskin), maupun data warga yang memiliki rumah tak layak huni (RTLH). Tanah milik warga miskin itu nantinya akan diklasifikasi sesuai dengan luasan tanahnya.

Hal senada juga diutarakan Wakil Ketua DPRD yang lain, Rohadi Widodo. Ia mengatakan bahwa pemkab perlu memberikan sosialisasi keringanan bagi warga miskin terkait dengan pembayaran PBB.

Soal penghitungannya langsung dikelola oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) atau instansi terkait lainnya untuk memberikan keringanan tersebut.

Read More