DSC_0077

Lomba Rampak Bedug Jelang Malam Takbiran

Salah satu kelompok peserta saat tampil di Lomba Rampak Bedug  Kabupaten Karanganyar Tahun 2015, Kamis (16/07) di halaman Masjid Agung Karanganyar.

Salah satu kelompok peserta saat tampil di Lomba Rampak Bedug Kabupaten Karanganyar Tahun 2015, Kamis (16/07) di halaman Masjid Agung Karanganyar.

Karanganyar, Kamis (16/07/2015)
Menjelang malam takbiran untuk menyambut Idul Fitri 1436 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar mengadakan Lomba Rampak Bedung.

Lomba tersebut diikuti sebanyak 17 kelompok, masing-masing mewakili 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, berlangsung di halaman Masjid Agung Karanganyar, Kamis (16/07) siang.

Ketua Panitia Lomba Rampak Bedug Abdul Muid menjelaskan lomba ini telah berlangsung selama lima tahun.

“Masing-masing kelompok pada babak awal diberi waktu selama 10 menit untuk tampil. Aspek penilaian meliputi kefasihan lafal, kemerduan, dan keutuhan suara,” ujar Abdul Muid.

Kemudian dikatakannya lebih lanjut, diambil enam terbaik untuk babak final yang dilangsungkan malam nanti, dengan waktu 15 menit untuk setiap kelompok. Diambil juara 1,2,3 dan Harapan 1,2,3

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo berkesempatan membuka acara tersebut dengan ditandai pemukulan bedug.

Saat acara pembukaan, Rohadi Widodo mengatakan dengan adanya lomba ini bisa melestarikan seni Islami.

“Mudah-mudahan bisa menambah keimanan dan kecintaan kita pada seni Islam,” pungkasnya. pd

Read More
DSC_0055

Juli 2015 ZIS Karanganyar Tembus 1 Miliar

Baznas sebagai wadah yang memfasilitasi kita untuk berzakat, wajib kita syukuri. Karena jika tidak ada wadah seperti Baznas, harta kita akan habis sebelum di zakati.

“ Mudah-mudahan dengan adanya ini akan memperlancar pembersihan harta kita. Dan semoga orang sadar dengan menzakati sebagian hartanya untuk disalurkan kepada yang ber-hak, maka akan jauh lebih baik dan membuka jalan menuju surga Allah SWT,” jelas Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan pengarahan dihadapan PNS di lingkungan Karanganyar pada Sarasehan Baznas Kabupaten Karanganyar, Selasa (14/07) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Lebih lanjut Rohadi menyampaikan bahwa pada bulan Juli 2015 ini utamanya PNS dilingkungan Karanganyar telah menerima gaji ke-13, Rapelan kenaikan gaji 6% dari bulan Januari sampai dengan Juli 2015, Kesejahteraan Pegawai bagi Guru menerima sertifikasi.

“ Himbauan Pemerintah Karanganyar dari kesemuanya yang diterima untuk di zakati melalui Baznas ini. Alhamdulillah, laporan yang saya terima dari Pengurus Baznas untuk bulan Juli 2015, Zakat Infak Shodaqoh (ZIS) Karanganyar menembus Rp. 1 Miliar. Ini merupakan peningkatan ZIS yang luar biasa dan saya berharap ini akan terus meningkat di bulan-bulan selanjutnya,” harap Rohadi.

Sebelumnya di tempat dan waktu yang sama Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo didampingi Ketua Baznas Kabupaten Karanganyar bersama Forum Komunikasi Pimpinan daerah (Forkopimda) Karanganyar memberangkatkan Pendistribusian Beras Zakat sebanyak 23 ton yang akan didistribusikan ke Takmir-takmir Masjid se Kabupaten Karanganyar untuk dibagikan kepada fakir miskin dan warga kurang mampu di wilayah Karanganyar.

“ Barusan saya bersama Pengurus Baznas dan Forkopimda melepas keberangkatan pendistribusian beras zakat Baznas Karanganyar. Pengumpulan zakat fitrah pada tahun ini mengalami peningkatan dari 22 ton menjadi 23 ton. Yang mana akan disalurkan sampai ke yang berhak menerima sehingga tidak terjadi desak-desakan /injak-injakan, yang pada tahun-tahun sebelumnya zakat fitrah kita kumpulkan di Masjid Agung,” terang Rohadi Widodo.  ind/ft

Read More
aku

Pemudik Gratis Tiba di Karanganyar, Disambut Wabup Rohadi

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (baju putih berpeci) saat menyambut kedatangan pemudik gratis dari Jakarta, Minggu (12/07) pukul 03.00 WIB di Plasa Alun-alun Karanganyar

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (baju putih berpeci) saat menyalami menyambut kedatangan pemudik gratis dari Jakarta, Minggu (12/07) pukul 03.00 WIB di Plasa Alun-alun Karanganyar

Karanganyar, Minggu (12/07/2015)
Rombongan pemudik gratis yang Sabtu (11/07/2015) diberangkatkan Bupati Karanganyar Juliyatmono di Taman Mini Indonesia Indah, telah tiba di Kabupaten Karanganyar.

Kedatangan sebanyak 705 pemudik dengan menaiki 15 armada bis, yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar pukul 03.00 WIB disambut langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Forkopimda, dan beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Karanganyar, Minggu (12/07) di Pelataran Santai (Plasa) Alun-alun Karanganyar.

Ke 705 pemudik yang menggunakan fasilitas gratis itu tergabung dalam Paguyuban Warga Karanganyar (Pagaranyar) berada di Jakarta.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menuturkan mudik gratis ini sudah ke dua kalinya bekerjasama dengan Pagaranyar.

“Tahun 2014 kemarin, kita memfasilitasi dengan 10 bis. Namun tahun ini ditambah armadanya menjadi 15 bis dengan biaya APBD Kabupaten Karanganyar dibawah Rp. 200 juta,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, kepada pemudik Rohadi Widodo mengatakan Kabupaten Karanganyar kini telah semakin berkembang.

“Jalan-jalan sudah halus. Mari bersama-sama membangun Karanganyar yang kita cintai ini,” ajaknya.

Mayoritas, lanjutnya para pemudik itu adalah warga Kecamatan Jatiyoso, Jatipuro, Jumapolo, dan Jumantono yang bekerja di Jakarta sebagai pedagang. pd

Read More
DSC_0031

Wabup Rohadi Cek Angkutan Lebaran

Wakil Bupati Rohadi Widodo (baju batik) didampingi petugas dari Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar saat memeriksa roda bis PO Rosalia Indah, Sabtu (11/07) saat di Kantor Pusat PO tersebut.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (baju batik) didampingi petugas dari Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar saat memeriksa roda bis PO Rosalia Indah, Sabtu (11/07) saat di Kantor Pusat PO tersebut.

Karanganyar, Sabtu (11/07/2015)
Wakil Bupati (Wabup) Karanganyar Rohadi Widodo memantau kelaikan angkutan lebaran tahun 2015 di pool bis.

Saat di Kantor Pusat PO Rosalia Indah, Desa Palur, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Wabup Rohadi Widodo didampingi petugas Pemeriksa Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar memeriksa kelengkapan kendaraan, seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan pemecah kaca.

Tak hanya itu saja, juga diperiksa roda, sein, wiper, klakson, lampu. Kemudian jika sudah dianggap laik, maka bis itu ditempel stiker “Laik Jalan Angkutan Lebaran Tahun 2015”.

Wabup Rohadi Widodo mengatakan dengan pemberian stiker tersebut penumpang bisa nyaman dan aman.

“Kendaraan harus laik jalan sesuai standar yang telah ditentukan,” ujarnya.

Menurut Asisten Presiden Direktur PO Rosalia Indah, Eko Sumarso menuturkan angkutan lebaran tahun ini pihaknya  mempersiapkan sebanyak 280 bis, dan ditambah lagi sebanyak 100 armada bis.

“Sekitar 90 persen bis sudah dipasang GPS. Posisi bis dimana kita bisa tahu. Keberangkatan dan kedatangan bisa dipantau. Jadi bisa sesuai jadwal,” ujarnya.

Kemudian juga dilakukan pemantauan di pol PO Langsung Jaya, Desa Dagen, Kecamatan Jaten. “Ada sekitar 24 bis yang disewa untuk mengangkut karyawan pabrik di Serang, Banten. Masih ada 15 bis lagi yang melayani trayek seperti biasa,” ujar Dirun, Pengawal Bis PO Langsung Jaya.pd

Read More
DSC_0005

Bahagia Sampai Tua Tanpa Miras dan Narkoba

Ketua BNK Kabupaten Karanganyar Rohadi Widodo saat membacakan sambutan Kepala Badan Narkotika Nasional pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional, Jumat (26/06)

Ketua BNK Kabupaten Karanganyar Rohadi Widodo saat membacakan sambutan Kepala Badan Narkotika Nasional pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional, Jumat (26/06)

Karanganyar, Jumat (26/06/2015)
Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Kabupaten Karanganyar diadakan dengan memberikan pemahaman kepada ratusan PNS tentang bahaya narkoba
Dalam peringatan itu, Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Karanganyar Rohadi Widodo menuturkan penanganan narkoba di Kabupaten Karanganyar dari berbagai karakter building ternyata banyak di kalangan pelajar yang menyalahgunakan narkotik.
“Setelah dirunut ternyata ada salah satu sebab, karena kehidupan keluarga yang tidak harmonis, entah dari orang tua atau di dalam keluarganya,” ujar Rohadi Widodo, Jumat (26/06) di halaman Setda Kabupaten Karanganyar, saat acara tersebut.
Dihadapan ratusan PNS, Wakil Bupati Karanganyar itu mengharapkan mereka bisa menjaga keharmonisan keluarga masing-masing dan lingkungan.
“Dengan upaya mencegah sedini mungkin, sehingga terhindar dari pengaruh miras dan narkoba,” ujarnya.
Rohadi Widodo saat membacakan sambutan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) mengatakan dalam rangka penanganan penyalahgunaan dan pecandu narkotika tidak ada jalan lain kecuali melalui upaya pemulihan atau rehabilitasi.
“Berdasarkan hasil riset nasional tahun 2014, diperkirakan angka prevalensi penyalahguna narkotika di Indonesia sebesar 2,1 persen atau terdapat kurang lebih empat juta penduduk yang menjadi penyalahguna narkotika,” katanya.
Dia juga mengatakan, jumlah tersebut belum diimbangi dengan ketersediaan layanan rehabilitasi ketergantungan yang memadai. Saat ini hanya mampu memberikan layanan kepada keurang lebih 18 ribu orang.
“Upaya pemulihan ketergantungan narkotika sangat dibutuhkan kesadaran dan keteguhan hati dari mereka sendiri dan keluarga,” ujarnya.
Oleh karena itu kepada seluruh lapisan masyarakat untuk membangun dan menjaga keharmonisan keluarga. Keluarga yang sehat, kuat dan harmonis merupakan modal pokok bagi bangsa Indonesia dalam mewujudkan ketahanan nasional sekaligus menjadi landasan pokok pelaksanaan agenda-agenda pembangunan bangsa. pd

Read More
aku (2) copy

Lantunan Ayat Suci Al Quran Terdengar di Setiap SKPD

Para PNS di Dinsosnakertrans Kabupaten Karanganyar saat mengaji di aula beberapa waktu lalu

Para PNS di Dinsosnakertrans Kabupaten Karanganyar saat mengaji di aula beberapa waktu lalu

Karanganyar, Jumat (26/06/2015)

Selama bulan ramadhan tahun 2015 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menghimabu agar setiap PNS muslim di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mengaji.

Dimulai dari setelah apel pagi pukul 07.45 WIB, lalu dilanjutkan untuk membaca Al Quran maupun terjemahan selama satu jam. Mereka berkumpul di aula masing-masing, kemudian bila sudah bisa membaca huruf arab maka untuk membacanya dan dengan terjemahannya.
Namun bila ada yang belum bisa, boleh membaca huruf latin dengan terjemahan, atau hanya terjemahannya saja.

“Kegiatan mengaji ini merupakan Gerakan Karanganyar Bertakwa Tahun 2015. Acara itu juga telah diselenggarakan pada tahun 2014 kemarin,” kata Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Karanganyar, Kamis (25/06)

Untuk memantau pelaksanaan mengaji itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo mendatangi setiap SKPD, namun keduanya berpencar. “Kita ingin memastikan bagaimana pelaksanaan di SKPD masing-masing,” ujar Wakil Bupati Rohadi Widodo.

Ternyata dari kunjungan di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut), Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), dan di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) terlihat antusias PNS untuk mengaji.

“Diawali yang duduk dari depan membacanya, yang lain menyimpak dulu, kemudian bergantian,” jelas Rohadi Widodo. Dengan begitu, lanjut dia setiap PNS harapannya dapat memahami dari setiap ayat tersebut. Tidak hanya itu saja namun juga dapat menjadi pedoman hidup baginya.

“Diharapkan di bulan baik ini kualitas pemahaman agama bisa meningkat, sehingga dapat membentuk pribadi yang lebih baik. Dalam menjalankan tugas dapat lebih efektif dan produktif,” jelas Bupati Juliyatmono, Kamis (18/06) di ruang Podang, Setda Kabupaten Karanganya, saat Launching Karanganyar Bertakwa.

Harapannya, lanjut Bupati dengan proses pembiasaan ini akan terbentuk kualitas individu yang lebih baik. pd

Read More
Dishubkominfo

Juli 2015 Karanganyar Mendapat Bagian Grojogan Sewu

Dishubkominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyampaikan sambutan pada kunker Komisi B dan D DPRD Kab.Kudus

Menteri Kehutanan Republik Indonesia Zulkifli Hasan di era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, penyerahan Grojogan Sewu Tawangmangu secara de facto sebagai TWA (Taman Wisata Alam) yang kemudian kita tindaklanjuti secara administratif di Pemerintahan Presiden Joko Widodo melalui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya. Dari kementerian tersebut mendatangkan tim independen yang pada akhirnya Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Provinsi akan mendapatkan bagian pendapatan dari Grojogan Sewu yang memang berlokasi di wilayah Karanganyartepatnya di daerah wisata Tawangmangu, yang selama ini Karanganyar tidak mendapatkan apa-apa dari potensi wisata tersebut bahkan hanya mendapatkan sisa-sisa kotoran/sampah dari para pengunjung wisata Grojogan Sewu milik Perhutani yang dikelola oleh PT. Duta Indonesia Jaya.

“ Mulai 15 juli 2015, Karanganyar akan mendapat bagian dari pengelolaan Grojogan Sewu, meskipun hanya dari retribusi Rp. 2000,-/tiket masuk untuk hari Senin-Sabtu dan Minggu/hari libur Rp. 7500,- dan itu lumayan untuk peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Karanganyar, yang memang kita perjuangkan terus selama ini,” terang Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menjelaskan upaya Pemkab Karanganyar untuk mendapatkan bagi hasil dari potensi wisata Grojogan Sewu tersebut saat menerima kunjungan kerja Komisi B dan D DPRD Kab. Kudus, Rabu (24/06) di Ruang Podang II Setda Karanganyar.

Lebih lanjut terkait dengan potensi wisata PurbakalaMuseum Dayu milik Perhutani yang berada di wilayah Karanganyar tepatnya daerah Gondangrejo, Karanganyar mendapatkan bagian 60 persen dan 40 persen untuk Purbakala.

Pada kesempatan tersebut disampaikan pula mengenai pemberian dana hibah yang sekarang sudah tidak bisa diberikan. “ Tahun kemarin kita masih bisa memberikan bantuan kepada KUBE (Kelompok Usaha Bersama) yang ada di wilayah Karanganyar, masing-masing mendapat sepuluh juta rupiah. Untuk tahun ini dana hibah tidak bisa diberikan kecuali untuk peribadatan dan pendidikan. Karena bantuan bukan bentuk uang melainkan wujud barang, seperti contohnya bantuan untuk pengerajin batik kayu, kita membantu memberikan alat-alat yang dibutuhkan,” terang Rohadi Widodo. (ind/ft)

Read More
DSC_0102

Jelang Puasa, Bupati Pantau Harga di Pasar

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memantau harga-harga makanan di pasar Tegalgede, Jumat (12/06)

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memantau harga-harga makanan di pasar Tegalgede, Jumat (12/06)

Karanganyar, Jumat (12/06/2015)
Menjelang bulan Ramadhan tahun 2015 yang tinggal beberapa hari lagi, Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo memantau harga-harga kebutuhan masyarakat di pasar.
Hasil pantauan sementara dari pasar Tegalgede, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar, diketahui tidak ada kenaikan harga yang signifikan.
“Harga masih normal, belum ada lonjakan harga yang tinggi,” kata Bupati Juliyatmono, Jumat (12/06) pagi di Pasar Tegalgede.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta barang-barang yang dijual belikan bersih dan sehat, apalagi bulan puasa dan mendekati Lebaran nanti permintaan tinggi.
“Jangan sampai pedagang menggunakan berbagai cara untuk meraup untung yang besar, itu yang harus dihindari. Tetap harus menjaga konsumen dan harga tidak melampui harga normal,” jelas Juliyatmono.
Dia juga menyinggung dengan hukum pasar, kalau rata-rata harga standar namun ada yang tinggi, maka pedagang itu akan ditinggalkan pembeli.
“Sebaiknya menjual dagangan dipastikan sehat dan harga normal,” katanya.
Terkait ketersediaan beras, Bupati Juliyatmono menuturkan jumlah pasokan beras tidak mengkhawatirkan karena di Kabupaten Karanganyar surplus beras.
“Saat ini habis panen. Masyarkat ada yang menyimpan, kecuali yang warga di perkotaan atau yang tidak punya lahan biasanya membeli beras,” tandasnya.pd

Read More
DSC_0039

Muhi dan Rock Parade, Bupati Juliyatmono Ikut Ngerock

Bupati Karanganyar Juliyatmono (berseragam keki, kiri) dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (berseragam keki, kanan) saat tampil di Muhi dan Rock Parade, di Alun-alun Karanganyar, Senin (08/06)

Bupati Karanganyar Juliyatmono (berseragam keki, kiri) dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (berseragam keki, kanan) saat tampil di Muhi dan Rock Parade, di Alun-alun Karanganyar, Senin (08/06)

Karanganyar, Senin (08/06/2015)
Gelaran Muhi dan Rock Parade Power Of Rock yang berlangsung di Alun-alun Kabupaten Karanganyar terasa lebih semarak, karena Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo pun ikut ngerock, Senin (08/06).
Tak tangung-tanggung, pasangan itu kompak menyanyikan tiga lagu sekaligus, antara lain Lagu Desaku yang diubah menjadi nuansa rock, kemudian Rumah Kita (God Bless), dan Semut Hitam (God Bless).
Juliyatmono dan Rohadi Widodo tampil bersama dalam parade musik rock yang diselenggarakan DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Karanganyar, PDM Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar, dan SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar.
“Saya pikir anak-anak muda perlu diberi image bahwa musik rock tidak identik dengan hal-hal yang negatif. Musik rock ternyata bisa dikemas dengan baik seperti ini” kata Juliyatmono disela-sela acara
Menurutnya musik rock adalah lagu panggilan jiwa untuk mengebrak kemapanan dan merupakan sarana untuk mengembangkan bakat minat pecinta musik. “Ini tentunya anak muda diberi ruang dan boleh mengekspresikan. Justru jangan sampai tidak diberikan tempat untuk mengekspresikan,” kata Juliyatmono.
Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Munfarid menuturkan parade musik rock ini merupakan salah satu metode dakwah dengan sasaran khusus pemuda dan masyarakat Karanganyar secara luas melalui musik rock.
“Musik rock jika dicermati secara seksama justru liriknya banyak keteladanan untuk direnungkan bersama,” ujarnya.
Pada acara tersebut, selain Muhi Band, juga tampil empat grup musik yakni Roman City, Seven Soul, Liberty, dan D’Diamond. pd

Read More
DSC_1544

Karanganyar Tumbangkan Perlawanan Wartawan

kominfo

Proses Terjadinya Gol Kedua Pemkab Karanganyar Yang Dicetak Oleh Rohadi Widodo

kominfo

Suasana Pertandingan Antara Pemkab Karanganyar Dengan Siwo PWI Surakarta

Ini terjadi dalam pertandingan Turnamen Sepakbola Korpri dalam rangka peringatan HUT Pemkot Surakarta. Turnamen berlangsung selama 2 hari mulai tanggal 6 s/d 7 Juni 2015 di Stadion Manahan Solo. Adapun peserta terdiri atas Pemkab Karanganyar, Siwo PWI Surakarta, Pemkab Klaten, Pemkab Sukoharjo, PT. PLN (Persero) Surakarta, Pemkab Boyolali, Pemkab Wonogiri, dan Pemkot Surakarta. Syarat untuk mengikuti turnamen ini adalah harus berusia diatas 40 tahun. Dan tadi berkesempatan langsung dibuka oleh Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo dan dihadiri juga Wakil Walikota Surakarta beserta SKPD terkait di Pemkot Surakarta

Kembali ke pertandingan pada Jumat Pagi (05/06) tadi yang mempertemukan tim kesebelasan Pemkab Karanganyar dan Siwo PWI Surakarta yang pemain-pemainnya adalah wartawan yang bertugas di Karesidenan Surakarta berlangsung seru. Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo berhasil mengacak-acak pertahanan tim lawan hingga kewalahan. Pertandingan ini sendiri akhirnya dimenangi oleh Kab. Karanganyar dengan skor 5 gol berbalas satu untuk tim Siwo PWI Surakarta, dengan Rohadi mencetak hatrick masing-masing pada menit 3, 9 dan 45. Untuk 2 gol lainnya dicetak oleh bunuh diri Lilik  menit 24 dan Agung 47. ad

Read More